Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Kucing Tidak Mau Makan Begini Solusinya!
Kucing Tidak Mau Makan? Begini Solusinya!
2 mins read
Umumnya, setiap kucing menyukai momen waktu makannya, terlebih lagi saat Anda memberikan makanan favoritnya. Tapi, ada kalanya juga kucing kesayangan Anda mendadak tidak mau makan, atau terlihat lemas. Ada banyak penyebab kucing tidak mau makan, mulai dari karakter pribadinya, jenis makanan yang diberikan, hingga kondisi kesehatannya. Untuk mengetahui alasan mengapa kucing tidak mau makan dan bagaimana cara mengatasi kucing tidak mau makan, yuk simak informasi berikut! Kucing sosialis dan kucing individualis Jika Anda memiliki beberapa kucing dan memberikan makanan kucing dalam wadah yang sama, cobalah untuk menyajikan makanan mereka di wadah yang terpisah. Berbagi wadah makanan dengan kucing lain bisa menjadi salah satu alasan kucing tidak mau makan, apalagi jika salah satu kucing lebih agresif dibandingkan yang lainnya. Pergunakan mangkok makan berbahan keramik atau stainless steel Mangkok makanan yang berbahan plastik dapat mempengaruhi aroma makanan kucing, oleh karena itu disarankan menggunakan mangkok makan berbahan keramik atau stainless steel. Atur jadwal makan Sebagai pemilik kucing, kita selalu ingin memastikan bahwa kucing kesayangan kita mendapatkan asupan yang cukup dan mendapatkan makanan yang cukup dengan cara memberikan makanan berlebih di wadahnya. Baca Juga : Kucing Tidak Mau Makan: Penyebab dan Cara Mengatasinya Padahal, sisa makanan ini justru bisa menjadi sumber snack tambahan di sela-sela waktu yang membuatnya menjadi tidak terlalu lapar di waktu makan dan menjadikan jadwal makannya berantakan. Untuk mengatasinya, cobalah untuk memberikan porsi makan yang sesuai dan berikan di jam makan yang teratur. Dengan begini, ia akan menjadi lebih antusias dan merasa lapar di setiap waktu makan. Memberikan porsi makan yang pas untuk setiap waktu juga bisa meminimalisir makanan tersedia dan memastikan ia selalu mendapatkan makanan yang segar setiap waktunya. Makanan untuk kucing tidak mau makan Jika sudah coba mengganti mangkok makanannya dan menentukan jadwal makan namun kucing tidak mau makan juga, Anda bisa memberikan kombinasi makanan kering dan makanan basah, dimana makanan untuk kucing tidak mau makan sebaiknya memiliki aroma dan rasa tang kuat yang disediakan oleh makanan basah. Selain itu tekstur yang lunak dan lembut juga bisa menambah nafsu makan kucing. Cek rekomendasi makanan basah kucing dari Purina di sini. Kucing tidak mau makan dan lemas Memang ada banyak alasan kucing tidak mau makan, dan sebagian besar tidak perlu membuat Anda khawatir. Namun, jika tetap ada kucing tidak mau makan dan lemas, hal ini merupakan kondisi yang perlu diperhatikan. Kucing yang tiba-tiba lemas dan tidak mau makan bisa menjadi salah satu indikasi adanya penyakit, mulai dari sakit gigi sampai penyakit serius. Jika kucing tidak mau makan dan lemas, segeralah berkonsultasi ke dokter. Selain penyakit kesehatan, salah satu alasan kucing tidak mau makan dan lemas adalah stres, bisa karena lingkungan yang tidak nyaman, dan sedang menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Untuk kucing yang stres juga sangat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter, dan cobalah membuatnya nyaman di lingkungan tersebut dengan rutin melakukan bonding time seperti bermain bersama. Nah, itu tadi informasi mengenai kucing tidak mau makan. Jika hal ini terus berlanjut, segera konsultasikan masalah tersebut dengan dokter hewan agar mencegah kondisi yang lebih parah dan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Perilaku & Pelatihan
Jenis Makanan Kucing yang Perlu Diketahui
Jenis Makanan Kucing yang Perlu Diketahui
2 mins read
Jenis makanan kucing ada berbagai macam, mulai dari berdasarkan teksturnya, jenis dagingnya, manfaatnya, sampai dengan usia dan kondisi kesehatannya. Banyak pemilik kucing yang masih bingung memilih jenis makanan kucing. Agar tidak bingung, yuk simak ulasan jenis jenis makanan kucing yang dapat membantu Anda menentukan pilihan berikut ini! Macam makanan kucing berdasarkan teksturnya Berdasarkan teksturnya, jenis makanan kucing ada tiga, yaitu makanan basah, semi masah, dan makanan kering. Jenis makanan kucing ini tentunya dipengaruhi dengan kandungan air di dalamnya; makanan kering biasanya mengandung 6-10%, semi basah mengandung 35% air dan makanan basah mengandung hingga 80% kadar air. Biasanya, makanan kering disediakan dalam potongan kecil yang mudah dikonsumsi oleh kucing. Makanan kering menjadi makanan yang praktis karena mudah disajikan dan dapat bertahan lama di ruangan. Beda halnya dengan makanan semi basah dan makanan basah, dibandingkan dengan makanan kering, jenis makanan kucing yang satu ini disarankan untuk sekali penyajian saja. Jika terlalu lama ditinggalkan di ruangan, ia mudah basi. Jenis makanan kucing sesuai umur Jenis makanan kucing selanjutnya juga dibedakan sesuai dengan umur, mengingat kebutuhan dan perkembangan pada tahapan usia tertentu membutuhkan nutrisi yang berbeda-beda juga. Anak kucing membutuhkan asupan nutrisi yang dapat mengoptimalkan daya tahan tubuh dan mendukung pertumbuhannya, seperti kandungan kolostrum dan juga DHA. Selain itu, anak kucing juga membutuhkan jenis makanan kucing yang dapat memudahkannya untuk mengunyah, seperti PRO PLAN Cat Kitten Makanan Basah Anak Kucing Salmon . Begitu pula dengan kucing dewasa, kucing senior dan juga kucing hamil atau kucing menyusui. Semuanya membutuhkan nutrisi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pastikan untuk memberikan makanan kucing sesuai dengan usianya, ya! Baca juga : Jenis Makanan Kucing yang Penting Diberikan untuk Kucing Jenis makanan kucing sesuai kebutuhannya Setiap kucing memiliki kondisi dan kebutuhannya masing-masing, ada kucing rumahan, ada kucing dengan pencernaan sensitif, kucing yang disteril, dan kondisi kesehatan lainnya. Berbagai kondisi tersebut tentunya mempengaruhi kebutuhan jenis makanan kucing, contohnya, kucing rumahan, biasanya ia membutuhkan makanan dengan rendah kalori dan formula yang dapat mengurangi hairball seperti PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Indoor Hairball Control Chicken . Sedangkan, untuk kucing yang disteril, ia membutuhkan perhatian lebih akan berat badannya, oleh karena itu ia membutuhkan L-Carnitine untuk membantu membakar lemak yang digunakan sebagai sumber energi. Salah satu jenis makanan kucing yang sudah disteril adalah PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sterilised Weight Loss Salmon Tuna yang tidak hanya bisa menjaga berat badan, namun juga menjaga kesehatan ginjal. Snack kucing Yes, kucing juga suka snack lho, apalagi snack yang renyah dan kaya rasa. Snack adalah jenis makanan kucing yang diberikan sebagai selingan makanan utamanya dan sebagai penambah nutrisi hariannya. Tak jarang, pemilik kucing memilih snack yang memiliki manfaat ekstra, misal snack yang juga dapat menjaga kesehatan gigi. Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai jenis jenis makanan kucing yang perlu diketahui. Anda bisa memberikan makanan yang disukai kucing dari Purina. Ingin tahu apa saja jenis makanan kucing sesuai umur dan jenis makanan kucing lainnya? Cek di sini, ya!
Kebutuhan Anak Kucing
Pentingnya Perawatan Kucing Setelah Steril
Pentingnya Perawatan Kucing Setelah Steril
2 mins read
Pernah lihat kucing dengan sayatan pada bagian telinganya? Hal ini merupakan salah satu tanda bahwa kucing tersebut sudah disteril. Pertanyaannya, apa sih steril kucing itu? Apa manfaatnya dan apa saja yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan steril kucing? Yuk, cari tahu di artikel berikut ini! Apa itu steril kucing? Steril kucing adalah proses pembedahan pada bagian organ reproduksi untuk menghentikan perkembangbiakan secara permanen. Steril kucing ini merupakan termasuk operasi bedah yang bisa dilakukan pada kucing jantan dan juga kucing betina. Untuk sterilisasi kucing betina termasuk dengan pengangkatan rahim dan ovarium yang menyebabkan prosesnya sedikit lebih rumit dibandingkan kucing jantan. Manfaat steril kucing Melihat tingginya perkembangan populasi kucing, banyak pencinta kucing, yang memutuskan untuk melakukan steril kucing. Beberapa manfaat steril kucing di antaranya sebagai berikut: • Mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, terutama untuk kucing peliharaan yang dibebaskan dan sering bergaul dengan kucing liar. • Mencegah perilaku tertentu pada kucing jantan. Biasanya, saat masa birahi, kucing jantan cenderung suka berkeliaran, berkelahi dan juga memberikan penandaan aroma yang intens. • Mencegah beberapa penyakit tertentu, seperti kanker testis, tumor, leukimia dan lain-lain. Hal yang perlu diperhatikan sebelum steril kucing Steril kucing umumnya dilakukan setelah ia berumur 6 bulan. Sebelum dilakukan steril, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan kesehatan pada kucing untuk menentukan apakah proses steril kucing bisa dilakukan atau tidak. Baca juga : Berbagai Hal Tentang Steril Kucing yang Perlu Diketahui Jika ia sudah lolos pemeriksaan, kucing diharuskan berpuasa makanan dari 10-12 jam sebelumnya untuk meminimalisir potensi komplikasi. Karena proses steril kucing jantan lebih sederhana, biasanya kucing jantan bisa segera pulang ke rumah beberapa jam setelah operasi, atau paling tidak rawat inap satu hari, sedangkan kucing betina harus rawat inap selama beberapa hari. Perubahan yang terjadi setelah steril kucing Saat masa birahi, biasanya kucing jantan seringkali berkeliaran dan juga pergi dari rumah. Setelah disteril, kucing jantan menjadi lebih jinak sehingga keinginan untuk berkeliaran dan berkelahi dengan kucing lain menjadi berkurang. Justru, ia menjadi lebih penyayang dengan kucing lain, baik jantan dan juga betina. Biaya steril kucing Biaya steril kucing berbeda-beda, tergantung tempat, jenis kelamin dan juga rasnya, biaya steril kucing lokal biasanya lebih terjangkau dibandingkan kucing ras. Untuk biaya steril kucing sendiri beragam, sesuai dengan klinik yang melaksanakannya, untuk itu, kalian bisa bertanya estimasi biaya ke klinik hewan terdekat. Perawatan kucing setelah steril Setelah kucing kesayangan Anda kembali ke rumah, berikut beberapa perawatan yang bisa Anda lakukan: • Tempatkan kucing di dalam kandang, minimalisir mengajak bermain / lari-larian agar jahitan atau lukanya cepat kering. • Berikan minuman obat atau oles yang telah diresepkan dokter. • Konsultasikan dengan dokter hewan kapan kucing yang sudah di steril boleh mandi. • Berikan minimal 2 jam setelah operasi dan makan 4 jam setelah operasi • Ganti makanan kucing dengan makanan khusus kucing yang sudah disteril untuk membantu kesehatan dan juga menjaga berat badannya. Steril kucing sekarang ini tidak hanya dilakukan oleh pemilik kucing kepada kucing peliharaannya, tapi banyak juga pencinta hewan melakukan program steril kucing gratis atau steril kucing massal untuk kucing liar demi meminimalisir populasi kucing yang tidak terkendali. Untuk kucing yang sudah disteril, sebaiknya segera ganti makanannya dengan makanan yang sudah diformulasikan untuk kucing disteril seperti PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sterilised Weight Loss Salmon Tuna yang bisa menjaga kesehatan ginjal, menjaga berat badan dan juga untuk metabolisme yang baik.
Perilaku & Pelatihan
/artikel/kucing/pemberian-makan/snack-kucing
Snack Kucing untuk Nutrisi Tambahan Kucing Kesayangan
2 mins read
Selain makanan utama, kucing juga menyukai waktu snack, lho. Pertanyaannya, apakah semua makanan bisa dijadikan snack untuk kucing? Lalu, apa saja hal yang perlu diperhatikan sebelum memberikan snack pada kucing? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini! Makanan manusia sebagai snack kucing Saat makan, tanpa sadar sering kali kita memberikan potongan makanan tersebut untuk anabul kesayangan. Memang, potongan makanan tersebut berasal dari potongan salmon, atau potongan daging ayam. Tapi, makanan manusia pada dasarnya mengandung kalori dan garam yang tinggi dan tidak memiliki nutrisi yang dibutuhkan untuk kucing. Memberikan makanan manusia sebagai snack justru bisa meningkatkan risiko sakit perut, apalagi terdapat beberapa makanan beracun untuk kucing, seperti bawang putih dan bawang bombay. Oleh karena itu, hindari memberikan makanan manusia untuk kucing kesayangan Anda. Porsi harian snack atau treats untuk kucing Camilan untuk kucing pada dasarnya digunakan sebagai selingan dari makanan utamanya. Memberikan cemilan kucing tentunya mempengaruhi porsi makanan utamanya. Jika Anda memberikan snack, pastikan Anda mengurangi jumlah kalori dalam makanan utamanya. Selain itu, pastikan juga tidak memberikan treats lebih dari 10% jumlah kalori hariannya. Baca juga : Snack Kucing Terbaik: Panduan, Tips dan Rekomendasi Apakah susu termasuk treats untuk kucing? Memberikan susu untuk kucing bukanlah hal yang asing. Tapi sebenarnya, kandungan laktosa pada susu tidak bersahabat bagi sistem pencernaan kucing. Makanya, tidak jarang banyak kucing mengalami diare setelah minum susu sapi. Jika Anda ingin memberikan susu, pilihlah susu khusus kucing yang mengandung rendah laktosa dan mengandung kalori. Susu sendiri juga bukan merupakan pengganti air putih. Meski ia minum susu, kucing Anda juga perlu minum air putih yang cukup. Justru, jika Anda memberikan susu, Anda perlu menyesuaikan asupan kalori hariannya dari sumber makanan yang lain. Cemilan kucing sebagai bagian dari latihan dan rutinitas Treats untuk kucing bisa menjadi bentuk hadiah untuk kucing kesayangan Anda setelah melakukan aktivitas atau rutinitas tertentu, baik habis mandi atau bahkan potong kuku. Memberikan cemilan setelah rutinitas akan membantu kucing lebih cepat terbiasa dengan kegiatan tersebut. Mengatasi kucing yang sering meminta makanan Mendengarkan kucing rewel minta makanan saat kita sedang makan adalah hal yang mengganggu, terutama jika ia sampai naik-naik ke meja makan. Untuk hal ini, penting untuk melatih sang kucing sedini mungkin mengenai perbedaan makanan dengan beberapa cara berikut: • Abaikan kucing saat Anda sedang makan • Hindari memberikan sisa makanan Anda pada kucing agar ia tidak tergoda akan makanan manusia • Selalu bersihkan sisa makanan di meja agar ia tidak mencoba mencium atau mencicipi makanan tersebut • Berikan ia makan dengan piring khusus. Jika Anda berbagi piring, bisa jadi kucing kesayangan Anda mengira makanan yang tersisa di piring tersebut adalah makanan untuknya juga. • Jauhkan kucing dari dapur saat Anda masak Tips memberikan treats untuk kucing: • Anak kucing tidak membutuhkan snack kucing • Pastikan Anda menyediakan air minum di sekitarnya • Ingat untuk mengurangi porsi makan utamanya jika Anda memberikan snack • Pilih snack dengan nutrisi yang seimbang Nah, itu dia beberapa panduan untuk memberikan treats untuk kucing. Ada banyak rekomendasi snack kucing yang bagus, salah satunya Party Mix makanan kucing yang menawarkan beragam varian. Cek berbagai rekomendasi snack kucing di sini!
Makanan & Nutrisi
Jenis-Jenis Makanan Anjing
Jenis-Jenis Makanan Anjing: Basah atau Kering?
3 mins read
Waktu makan adalah waktu yang paling menyenangkan untuk anjing kesayangan Anda. Tak jarang, begitu ia mencium atau melihat makanan favoritnya, ia langsung berlari menghampiri sambil menggoyangkan ekornya. Tapi, gimana dengan pemilik anjing baru, ya? Jenis makanan anjing yang mana yang harus diberikan untuk sang anjing karena belum mengetahui kebutuhannya dan kesukaannya? Apakah ia lebih suka makanan basah? Atau makanan kering? Sebelum Anda memutuskan makanan apa yang akan diberikan, simak informasi berikut ini terlebih dahulu! Hidrasi dalam jenis makanan anjing Secara umum, jenis makanan anjing ada dua, yaitu basah dan kering. Keduanya memiliki nutrisi dan kandungan yang sama-sama baik untuk anjing kesayangan Anda, namun memiliki beberapa perbedaan. Perbedaan yang jelas terlihat dari makanan basah dan kering ini adalah kandungan airnya. Makanan basah mengandung lebih banyak air dibandingkan makanan kering. Banyaknya kandungan air ini membuat tekstur makanan basah lebih lunak dan memiliki aroma yang lebih kuat. Kandungan air di dalam makanan basah ini memang terkesan memperbesar porsi makan sang anjing, tapi kandungan air ini bisa membantu mempertahankan rasa kenyang dengan lebih lama. Selain itu, kandungan air ini juga baik sebagai sumber hidrasi, apalagi kalau sang anjing suka malas minum air putih. Namun, baik makanan kering maupun basah, pastikan untuk selalu sedia air bersih di sekitarnya, ya! Makanan kering tahan lebih lama di luar ruangan Dari segi ketahanan, makanan basah memiliki ketahanan yang lebih rendah dibandingkan makanan kering. Makanan basah diformulasikan untuk segera dihabiskan. Makanan basah cenderung lebih cepat rusak jika didiamkan terlalu lama di ruangan, beda dengan makanan kering yang memiliki ketahanan lebih. Untuk anjing yang tidak segera menghabiskan makanannya, memberikan makanan kering adalah opsi terbaik. Baca juga : Berbagai Jenis Makanan Anjing yang Bisa Menjadi Pilihan Selain itu, penyimpanan makanan kering juga relatif lebih mudah, cukup disimpan di wadah tertutup di ruangan bersuhu sejuk. Makanya, makanan kering seringkali dijual dalam ukuran yang besar, yang memudahkan Anda untuk menyimpannya dalam waktu lama. Porsi dalam jenis makanan anjing Makanan kering biasanya dijual dalam porsi atau ukuran yang besar yang membuat Anda perlu mengukur porsinya setiap kali penyajian. Tapi, tak perlu khawatir, mengukur makanan kering cukup mudah kok dengan menggunakan sendok, scoop atau gelas. Beda halnya dengan makanan basah, biasanya jenis makanan anjing yang satu ini dijual dalam kemasan sekali makan. Jenis makanan anjing tekstur kering untuk kesehatan gigi Yup, kesehatan gigi anjing kesayangan juga perlu diperhatikan, lho! Untuk menjaga kesehatan gigi, makanan kering memberikan manfaat yang lebih besar yang melatih otot gigi dan juga rahangnya. Selain memberikan makanan kering untuk menjaga kesehatan gigi anjing kesayangan Anda, Anda juga bisa memberikan DENTALIFE® Small & Medium Dog Dental Dog Chews . Jenis makanan anjing untuk anjing senior Semakin tua anjing, semakin menurun juga kondisi kesehatannya, terlebih lagi indera penciuman dan kekuatan giginya. Biasanya, anjing senior akan lebih menyukai makanan basah karena memiliki aroma yang lebih kuat. Selain itu, perlu juga diberikan makanan yang dapat menunjang fungsi otak pada anjing senior seperti Pro Plan Adult 7+ Bright Mind Selain aromanya, tekstur lembut dari makanan basah ini juga bisa memudahkan anjing senior untuk mengunyah dan menelan makanan. Jadi, makanan yang baik untuk anjing senior adalah makanan basah. Nah, itu dia beberapa ulasan singkat mengenai makanan sehat untuk anjing. Pada dasarnya, makanan basah dan kering sama-sama baik untuk anjing, namun kembali lagi ke kebiasaannya, kondisinya dan juga usianya ya. Untuk Anda yang sedang mencari rekomendasi makanan sehat untuk anjing dengan tekstur yang sesuai dengan kondisi serta umurnya, cek link berikut untuk rekomendasinya!
Makanan & Nutrisi
Hal-hal yang Perlu Diketahui Seputar Makanan Basah Kucing
Hal-hal yang Perlu Diketahui Seputar Makanan Basah Kucing
2 mins read
Makanan basah kucing adalah jenis makanan yang disukai kucing karena aromanya yang kuat dan sangat menggoda. Makanan basah kucing biasanya dijual dalam kemasan kaleng dan juga plastik. Untuk lebih jelasnya, yuk kenali lebih lanjut mengenai makanan basah kucing berikut! Kandungan dalam makanan kucing basah Perbedaan signifikan antara makanan kering dan makanan basah kucing adalah kandungan air yang ada di dalamnya. Makanan kucing basah mengandung 80% air yang membuat teksturnya lebih lunak dan lembut. Makanan basah kucing biasanya mengandung daging segar yang dikombinasikan dengan vitamin dan mineral. Cara menyimpan makanan basah kucing Makanan basah didesain untuk sekali saji dan segera dihabiskan, karena makanan basah sifatnya cepat basi. Jika kucing Anda tidak segera menghabiskan makanan basahnya dalam waktu 1-2 jam setelah disajikan, agar tidak terkontaminasi bakteri. Ada beberapa alasan atau kondisi saat makanan yang sudah dibuka kemasannya tidak segera dihabiskan, baik karena ia mengkonsumsi makanan campuran dengan makanan kering, ia berganti makanan, atau ia tidak nafsu makan. Jika hal ini terjadi, Anda bisa menyimpan makanan yang sudah dibuka kemasannya di dalam kulkas dengan maksimum waktu 24 jam (1 hari). Apabila dalam waktu 24 jam makanan tersebut tidak dihabiskan, segera buanglah makanan tersebut untuk menghindari bakteri yang berkembang. Untuk makanan kucing yang masih belum terbuka dan masih tersegel dengan baik, Anda bisa menyimpannya di tempat yang sejuk. Baca juga : Macam-macam Makanan Terbaik untuk Kucing Cara menyajikan makanan basah kucing Karena makanan basah kucing disimpan dalam lemari es, tentunya Anda tidak bisa menyajikan makanannya begitu saja sesaat keluar dari lemari es, karena kucing kesayangan Anda tidak menyukai makanan yang dingin. Sebaiknya, diamkan makanan beberapa waktu di suhu ruangan sebelum disajikan untuk anabul kesayangan. Jika memungkinkan, Anda juga bisa menghangatkannya sebentar di microwave, atau menyeduh sedikit air panas ke dalam makanannya untuk membuat makanannya lebih hangat. Jika saat waktu makan masih ada sisa makanan sebelumnya, bersihkanlah terlebih dahulu sisa makanan tersebut sebelum menambahkan makanan yang baru. Mencampurkan makanan basah yang lama dan yang baru dapat memicu adanya kontaminasi, terlebih lagi jika sisa makanan basah tersebut sudah lebih dari 1-2 jam. Kelebihan dan kekurangan makanan basah kucing Dengan kandungan air yang tinggi, makanan basah kucing memiliki manfaat yang baik untuk menjaga asupan cairan kucing kesayangan Anda, terutama untuk kucing dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti ginjal, diabetes, dan penyakit lainnya. Disamping itu, makanan basah kucing juga memiliki aroma yang kuat dan rasa yang lebih enak bagi kucing yang dapat meningkatkan nafsu makan, terlebih lagi jika ia sedang malas makan dan juga untuk kucing yang sudah senior. Itu dia berbagai hal yang perlu Anda ketahui seputar makanan basah kucing. Makanan basah kucing terbaik hadir dengan berbagai varian yang beragam, mulai dari salmon, daging ayam, tuna, yang tersedia untuk anak kucing dan juga kucing dewasa. Cek rekomendasi makanan basah kucing terbaik di sini!
Makanan & Nutrisi
5 Rekomendasi Makanan Sehat untuk Kucing
5 Rekomendasi Makanan Sehat untuk Kucing
2 mins read
Memiliki kucing peliharaan yang sehat dan bahagia pasti menjadi dambaan setiap pencinta kucing. Kucing yang sehat bisa memiliki rambut yang indah, mata yang bersih, nafsu makan baik, dan juga dapat memberikan kebahagiaan kepada pemiliknya. Nah, salah satu cara agar kucing gemuk dan sehat adalah dengan memberikan makanan sehat kucing yang sesuai dengan kebutuhan dan juga usianya. Yuk, simak berbagai makanan sehat untuk kucing yang bisa menjadi cara agar kucing gemuk dan sehat ini! Daging sebagai asupan protein Makanan sehat untuk kucing mengandung protein yang cukup sebagai sumber nutrisinya. Nah, daging merupakan salah satu sumber protein yang juga bisa menjadi cara agar kucing gemuk dan sehat. Daging ayam, salmon dan tuna adalah beberapa jenis daging yang umumnya diberikan pada kucing. Ikan, makanan sehat kucing yang paling familiar Rasanya, hampir setiap kucing menyukai ikan, baik itu tuna, salmon, dan jenis ikan lainnya. Ikan memang merupakan salah satu makanan sehat untuk kucing karena kandungan Omega 3-nya yang baik untuk kesehatan jantung dan ginjal. Makanya, sering kali ikan menjadi sumber protein utama pada berbagai makanan sehat untuk kucing, baik untuk makanan basah maupun makanan kering. Baca juga : Cara Memilih Makanan Sehat untuk Kucing Kesayangan Anda Kucing juga boleh makan telur lho! Selain daging ayam, kucing juga boleh makan telur lho sebagai sumber proteinnya. Telur merupakan salah satu bahan makanan sehat untuk kucing yang mudah ditemukan dan juga memiliki nilai gizi yang tinggi untuk kebutuhan nutrisi kucing kesayangan. Berikan snack sebagai selingan makanan yang sehat untuk kucing Selain makanan utama, Anda juga bisa memberikan snack sebagai selingan. Snack kucing tersedia dengan berbagai pilihan dan juga varian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan juga kondisi kesehatan kucing kesayangan Anda, baik untuk kesehatan gigi dan mulut, ginjal, dan lain-lain. Untuk memberikan snack kucing, usahakan untuk memperhatikan porsinya. Setiap snack kucing memiliki takaran porsi yang berbeda-beda sesuai dengan berat badan dan usia kucing kesayangan Anda. Oleh karena itu, pastikan untuk membaca petunjuk penyajian ya! Makanan yang tidak boleh dimakan kucing Susu yang baik untuk konsumsi kita sehari-hari, belum tentu baik untuk kucing, karena kebanyakan kucing tidak toleransi terhadap laktosa, baik susu sapi atau olahannya. Justru, pada beberapa kucing, konsumsi susu sapi dan olahannya dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Selain susu dan olahannya, hindari juga memberikan makanan mentah untuk kucing, seperti telur mentah, daging mentah atau ikan mentah. Bahan-bahan tersebut berisiko tercemar Salmonella yang menyebabkan permasalahan perut pada kucing kesayangan Anda. Jadi, pastikan untuk memberikan daging yang sudah matang untuk kucing kesayangan Anda, ya! Cara memilih makanan sehat untuk kucing Jika Anda memberikan makanan kaleng atau kemasan, baik itu makanan basah atau kering, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan saat memilih makanan sehat untuk kucing. Berikut beberapa panduan memilih makanan sehat untuk kucing: • Memiliki sumber protein dan lemak hewani. • Mengandung biji-bijian sebagai sumber karbohidrat yang baik untuk kucing yang dapat digunakan sebagai sumber energi. • Berikan makanan basah jika kucing Anda tidak mengkonsumsi air putih yang cukup. • Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tiap kucing Nah, itu dia panduan memberikan makanan sehat untuk kucing yang dapat menjadi cara agar kucing gemuk dan sehat. Dengan memberikan nutrisi yang seimbang, kucing kesayangan Anda pun juga ikut bahagia. Yuk, cek berbagai rekomendasi makanan sehat untuk kucing di sini!
Perilaku & Pelatihan
Fancy Feast: Makanan Favorit Kucing Sehari-Hari
Fancy Feast: Makanan Favorit Kucing Sehari-Hari
2 mins read
Fancy Feast adalah salah satu makanan kucing yang paling sering ditemukan di internet dan menjadi rekomendasi pada pemilik anabul. Tak heran, Fancy Feast memang memiliki aroma kuat yang dapat menarik perhatikan kucing kesayangan Anda seketika. Tapi, selain aromanya yang menggoda, apa saja sih fakta-fakta, kelebihan dan juga kandungan yang ada pada Fancy Feast ini? Yuk kita bahas lebih lanjut! Fancy Feast, makanan basah takaran mudah Dari teksturnya, makanan kucing terbagi dua, makanan kering dan juga basah. Seperti yang kita ketahui, makanan basah disajikan dalam satu porsi untuk setiap waktu makan untuk menjaga kualitas dan juga aromanya. Nah, untuk memudahkan Anda dalam penyajian makanan basah, Fancy Feast didesain khusus untuk takaran yang sesuai. Untuk setiap jenis Fancy Feast memiliki takaran yang berbeda-beda, Anda bisa melihat panduan takaran pada kalengnya. Takaran ini tergantung dengan usia dan juga berat badan kucing Anda, contohnya untuk Fancy Feast kitten, satu kaleng berisi dua porsi makan yang bisa disajikan untuk makanan pagi dan juga malam. Tanpa harus memisahkan takaran pada wadah, Anda hanya perlu membagi takaran menjadi dua, menyajikannya ke dalam piring saji, dan menyimpan sisanya untuk nanti malam. Fancy Feast Kitten vs Fancy Feast Adult Fancy Feast Kitten dan Fancy Feast adult memiliki kandungan nutrisi yang berbeda dan sudah disesuaikan sesuai dengan tahapan usia kucing; Fancy Feast kitten diformulasikan dengan kandungan nutrisi yang dapat mendukung pertumbuhan anak kucing, sedangkan Fancy Feast adult diformulasikan dengan kandungan nutrisi yang dapat menjaga kesehatan kucing dewasa. Fancy Feast Inspirations Fancy Feast juga menyediakan varian “Fancy Feast Inspirations”, yaitu makanan kucing basah yang terinspirasi dari resep gourmet chef yang tentunya mengandung nutrisi seimbang, menyehatkan dan juga melezatkan. Makanan kucing Fancy Feast tersedia dalam berbagai varian Bisa dibilang, kucing adalah salah satu hewan yang pemilih. Selain pemilih akan tekstur makanannya, ia juga suka memilih protein pada makanannya, ada yang suka ayam, ada yang suka salmon, ada yang suka tuna, dan lain-lain. Untuk memenuhi keinginan kucing kesayangan Anda, makanan kucing Fancy Feast tersedia dengan berbagai varian, yaitu: • Fancy Feast Inspirations Tuna Courgette Wholegrain Rice, • Fancy Feast Adult Gravy Lovers Chicken, • Fancy Feast Adult Gravy Lovers Chicken Wet Cat Food,dan masih banyak lagi. Selain itu, makanan kucing Fancy Feast juga tersedia dalam tiga pilihan tekstur yang lezat, yaitu: • Gravy Lovers: Potongan daging kecil dan dilengkapi dengan kuah yang lezat untuk membuat kucing semakin lahap makan. • Grilled: Potongan daging yang dipanggang secara perlahan sehingga menciptakan rasa yang sempurna. • Classic: Potongan daging cincang yang diproses secara khusus sehingga memiliki tekstur daging yang lembut. Anda bisa mengganti-ganti variannya sesekali untuk menjaga nafsu makan kucing kesayangan Anda. Kapan kucing harus diberikan makanan basah? Makanan basah dapat diberikan kapan saja karena makanan basah yang sudah diformulasikan dengan baik, seperti Fancy Feast memiliki nutrisi yang lengkap dan seimbang, asalkan pemberiannya mengikuti takaran penyajian yang ada pada kemasan. Namun, ada kasus tertentu dimana pemberian makanan basah dapat dilakukan: • Ketika kucing merasa bosan dengan makanan kering • ketika kucing terlihat kurang asupan air minumnya • ketika kucing tidak enak badan sehingga tidak memiliki nafsu makan yang baik Itu dia ulasan singkat tentang Fancy Feast yang bisa menjadi makanan sehari-hari kucing kesayangan Anda. Purina Fancy Feast Indonesia tersedia dalam kemasan pouch dan juga kemasan Fancy Feast kaleng.
Makanan & Nutrisi
Panduan Memilih Makanan Kucing Persia
Panduan Memilih Makanan Kucing Persia
2 mins read
Jika ini kali pertama Anda memiliki kucing, memilih makanan kucing menjadi perjalanan yang menyenangkan sekaligus membingungkan, terlebih lagi jika Anda memiliki kucing Persia. Kucing Persia adalah salah satu kucing yang sangat menggemaskan dengan rambut yang tebal dan panjang yang membuatnya terlihat sangat lucu. Untuk pertama kali, wajar jika Anda merasa bingung memilih makanan kucing Persia. Untuk membantu Anda, berikut panduan memilih makanan kucing Persia yang bisa dicoba. Nutrisi pada makanan kucing Persia Kucing Persia, atau bahkan seluruh kucing pada umumnya membutuhkan makanan dengan kualitas tinggi untuk menjaga kesehatan dan membuatnya tetap bahagia. Makanan dengan kualitas tinggi ini memiliki kandungan nutrisi, protein, asam lemak esensial, karbohidrat, mineral dan vitamin yang seimbang. Untuk memastikan kucing Persia Anda mendapatkan nutrisi yang seimbang, penting untuk selalu membaca panduan di setiap label kemasan makanan. Cara memilih makanan kucing Persia Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih makanan untuk kucing kesayangan Anda, mulai dari usia, kondisi kesehatan dan juga kebutuhan nutrisinya. Untuk memilih makanan kucing Persia, berikut hal yang perlu dipertimbangkan: Makanan rumahan vs makanan kemasan Makanan rumahan mungkin bisa lebih dipercaya karena Anda tau betul kandungan dan kebersihannya. Namun, sulit menjaga konsistensi kandungan makanan dalam makanan rumahan. Berbeda dengan makanan kemasan yang memang sudah diformulasikan khusus oleh para ahlinya. Makanan kucing berdasarkan usianya Makanan anak kucing dan makanan kucing dewasa tentu berbeda, secara kebutuhannya pun juga berbeda. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih makanan kucing Persia sesuai dengan usianya. Untuk anak kucing, pastikan Anda memberikan makanan dengan kandungan protein, kalsium, magnesium, phosphorus, zinc dan zat besi yang tinggi untuk pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat. Sedangkan, untuk kucing senior, ia membutuhkan kandungan kalori yang rendah namun membutuhkan makanan dengan aroma yang rasa yang lebih kuat. Makanan kucing Persia berdasarkan kondisi kesehatannya Jenis makanan kucing Persia juga memiliki beragam sesuai dengan kondisi kesehatannya. Dengan gaya hidup yang berbeda, tentunya kucing Persia memiliki kondisi kesehatan yang berbeda pula. Oleh karena itu, berikan makanan kucing Persia sesuai dengan kondisi kesehatannya, contohnya untuk kucing yang sudah disteril, biasanya ia membutuhkan makanan yang fokus untuk kesehatan kenaikan berat badan dan juga permasalahan pembuangan air kecilnya. Begitu juga untuk kucing diabetes atau kondisi gastrointestinal atau hypoallergenic membutuhkan makanan yang berbeda-beda juga. Makanan basah vs makanan kering Selain kondisi kesehatannya, Anda juga bisa memilih makanan kucing Persia berdasarkan jenis makanannya, baik itu makanan basah dan juga makanan kering. Pada umumnya, makanan kucing Persia yang kering biasanya terasa lebih garing dan lebih mudah untuk ditakar dan disajikan dan baik untuk melatih kondisi kesehatan gigi dan gusinya, sedangkan makanan kucing Persia yang basah biasanya lebih memiliki rasa dan aroma yang lebih kuat dan dapat meningkatkan kandungan air dalam tubuhnya. Treats makanan kucing Persia Di samping makanan utamanya, Anda juga bisa memberikan treats untuk kucing Persia kesayangan Anda. Treats untuk kucing biasanya baik untuk meningkatkan ikatan antara keduanya. Namun, untuk memberikan treats, pastikan Anda juga sudah memberikan makanan dengan nutrisi yang pas setiap harinya. Nah, itu dia panduan memilih makanan kucing Persia yang bisa menjadi pertimbangan Anda. Untuk memilih makanan kucing Persia kesayangan Anda, pastikan juga untuk mempertimbangkan kondisi kesehatan dan juga kebutuhannya.
Makanan & Nutrisi
Kucing Muntah Makanan? Berikut Penjelasannya!
Kucing Muntah Makanan? Berikut Penjelasannya!
3 mins read
Beberapa pemilik kucing sudah terbiasa melihat kucingnya muntah, mulai dari karena ia makan terlalu banyak, atau terlalu banyak bergerak atau bermain sesaat setelah makan. Namun, jika kucing Anda muntah makanan terus menerus, bisa jadi itu merupakan tanda-tanda penyakit yang serius yang tidak bisa dibiarkan. Jika kucing kesayangan Anda muntah terus menerus, segeralah periksa ke dokter. Untuk lebih jelasnya, yuk simak berbagai hal seputar kondisi kucing muntah berikut. Mengenal kucing muntah Muntah merupakan proses pengeluaran isi lambung secara paksa melalui mulut. Biasanya, sebelum muntah, kucing memberikan beberapa tanda-tanda, seperti meneteskan air liur, menjilat bibir dan menelan berlebihan sebelum akhirnya ia muntah. Kenapa kucing muntah makanan Penyebab kucing muntah yang umum adalah karena ia terlalu banyak makan, atau bergerak terlalu cepat sesaat setelah makan, atau juga karena hairball, atau gumpalan rambut. Kucing terbiasa dengan self grooming dengan cara menjilat-jilat bagian tubuhnya. Nah, untuk kucing dengan rambut yang tebal, rambut tersebut bisa saja tertelan, dan saat jumlahnya terlalu banyak, hal tersebut akan menyumbat saluran pencernaannya dan membuatnya muntah. Namun, disamping itu, penyebab kucing muntah bisa juga merupakan tanda-tanda penyakit yang serius. Berikut ini beberapa penyebabnya: • Akumulasi gumpalan rambut (hairball) • Makan terlalu cepat • Perubahan pola makan atau jenis makanan yang berbeda dengan transisi yang terlalu cepat • Menelan benda asing • Alergi terhadap suatu kandungan makanan • Infeksi saluran pencernaan karena virus, bakteri atau parasit • Tumor perut • Penyakit lain seperti ginjal, hati, pankreas atau yang lainnya. Perawatan kucing saat muntah makanan Jika Anda menyadari kucing muntah, segera periksa kondisinya, mulai dari suhu tubuhnya hingga kotorannya. Jika ia mengalami demam dan diare, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menjauhkan barang-barang yang mungkin menjadi alasan kucing menjadi muntah, dan juga menyimpan makanannya selama beberapa jam kedepan. Setelah kucing muntah makanan, usahakan untuk menjaga hidrasinya dengan menyediakan air minum yang cukup. Setelah ia berhenti muntah, perlahan-lahan berikan ia makanan untuk mengembalikan energinya. Dalam kondisi ini, hindari kucing kesayangan Anda mengkonsumsi makanan manusia untuk mencegahnya mengalami sakit perut lagi. Tanda serius kucing muntah Pada dasarnya, beberapa penyebab kucing muntah adalah karena ia terlalu banyak bergerak setelah makan, atau makan terlalu banyak. Namun, penyebab kucing muntah makanan lainnya juga bisa merupakan tanda-tanda penyakit yang serius. Untuk itu, berikut beberapa tanda serius yang perlu diperhatikan: • Ada darah pada muntah kucing • Frekuensi muntah yang sering • Demam atau terlihat depresi • Sering mencoba muntah namun tidak bisa keluar • Terlihat kesakitan • Gusi pucat Jika kucing Anda mengalami tanda-tanda tersebut, hal ini bisa merupakan tanda penyakit serius. Untuk itu, segera periksakan kucing kesayangan Anda ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Makanan untuk kucing muntah Jika kucing Anda muntah, berikut beberapa makanan yang bisa diberikan untuknya: • Makanan dengan kualitas tinggi dengan bahan-bahan yang mudah dicerna untuk mengurangi mengurangi beban kerja lambung dan membantu meningkatkan toleransi makanan jika terjadi gastritis, dan • Pembatasan jumlah sumber protein untuk mengurangi risiko reaksi alergi atau reaksi gastrointestinal yang merugikan, yang dapat menyebabkan muntah Selain itu, jika Anda sudah memeriksakan kucing kesayangan Anda ke dokter, dokter hewan Anda akan menyarankan makanan yang cocok berdasarkan penyebabnya. Berikut salah satu contoh makanan kucing untuk perut yang sensitif: PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sensitive Skin & Stomach Salmon Tuna. Nah, itu dia beberapa penjelasan dan penyebab kucing muntah makanan memang karena gaya hidup, namun tidak jarang kucing muntah juga merupakan tanda-tanda penyakit yang serius. Jika Anda melihat adanya tanda-tanda yang mengkhawatirkan, segera kunjungi dokter hewan.
Kesehatan

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 56
  • Halaman 57
  • Halaman 58
  • Halaman 59
  • Halaman 60
  • Halaman 61
  • Halaman 62
  • Halaman 63
  • Halaman 64
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.