Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Hal yang Perlu Diketahui Tentang Steril Kucing
Hal yang Perlu Diketahui Tentang Steril Kucing
2 mins read
Untuk Anda yang memiliki kucing dan sering membiarkan kucing bermain di luar rumah pasti sering mempertimbangkan untuk steril kucing. Biasanya, orang mempertimbangkan steril kucing dengan tujuan agar ia tidak sering hamil. Lalu, apakah steril kucing hanya tentang itu saja? Apakah ada manfaat steril kucing lainnya? Apakah kucing yang sudah steril bisa birahi? Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel berikut ini! Pengertian Steril Kucing Steril kucing adalah operasi kecil yang dapat dilakukan paling awal saat anak kucing berumur minimal 6 bulan untuk menghentikan proses reproduksi kucing. Steril kucing betina dilakukan dengan pengangkatan ovarium dengan proses yang sedikit lebih rumit dibandingkan steril kucing jantan yang dilakukan pengangkatan testis. Tentunya, steril kucing ini juga termasuk dalam bagian operasi dan dilakukan oleh dokter hewan yang berpengalaman dan membutuhkan beberapa prosedur yang harus dijalani. Biasanya, syarat steril kucing termasuk dengan usia, berat badan, kondisi kesehatan, dan harus berpuasa. Manfaat Steril Kucing Baik untuk kucing jantan ataupun betina, keduanya memiliki memberikan manfaat steril kucing yang diberikan, yaitu: Berikut manfaat steril kucing jantan: • Mengurangi risiko kanker testis. Untuk manfaat ini, disarankan untuk melakukan steril kucing sebelum ia berusia 6 bulan. • Menghindari risiko bertengkar dengan kucing lain karena memperebutkan betina. • Mengurangi risiko penyakit menular seperti leukimia atau FIV. Sedangkan, berikut manfaat steril kucing betina: • Mengurangi risiko tumor kelenjar susu dan tumor ovarium. • Menurunkan risiko infeksi rahim kucing. • Menghindari kucing hamil, terutama untuk kucing yang sering bermain di luar. Efek Steril Kucing Setelah operasi steril kucing, tentunya kucing kesayangan Anda masih terlihat lemas karena obat bius yang diberikan. Jangan khawatir, dalam hitungan hari, ia akan kembali normal. Efek steril kucing yang paling terlihat adalah perubahan pada siklus hormonnya. Oleh karena itu, efek steril kucing salah satunya adalah membuat kucing menjadi lebih tenang dan jika disteril pada usia 6 bulan, kebiasaan spraying dapat dicegah. Sedangkan, efek steril kucing betina biasanya membuatnya menjadi lebih jinak dan jarang kabur dari rumah karena ia sudah tidak memiliki hasrat untuk mencari pasangan. Selain itu, efek steril kucing juga terlihat dari perubahan berat badannya. Biasanya setelah steril, kucing menjadi kurang berenergi sehingga membuatnya sering jarang bergerak dan membuatnya tumbuh lebih gemuk. Birahi pada Kucing Steril Seringkali menjadi pertanyaan, apakah kucing yang sudah steril bisa birahi. Normalnya, setelah disteril atau dikebiri, kucing tersebut tidak lagi memproduksi hormon seksual. Namun, terkadang, jika steril kucing dilakukan saat ia mencapai usia reproduksi, setelah steril kucing masih ada sisa-sisa hormon tersebut yang seiring berjalannya waktu akan memudar dan kemudian menghilang. Jadi untuk menjawab pertanyaan apakah kucing yang sudah steril bisa birahi, jawabannya adalah tidak. Jika dalam beberapa minggu setelah steril kucing ditemukan ia menunjukkan perilaku seksual, segeralah berkunjung ke dokter hewan karena hal tersebut bisa jadi merupakan ciri-ciri adanya permasalahan kesehatan, seperti tumor yang membutuhkan penanganan secepatnya. Sekarang, Anda sudah mengetahui berbagai hal yang penting mengenai steril kucing, baik efek steril kucing betina, dan juga sudah mengetahui apakah kucing yang sudah disteril bisa birahi. Jika Anda memutuskan untuk melakukan steril kucing, jangan lupa juga untuk memberikannya makanan yang sudah diformulasikan khusus untuk kucing yang sudah disteril, seperti PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sterilised Weight Loss Salmon Tuna yang bisa membantu menjaga berat badan dan juga kesehatan ginjal.
Kebutuhan Anak Kucing
Cara Merawat Anjing
Cara Merawat Anjing
2 mins read
Hewan peliharaan adalah hewan yang dipelihara, dirawat dan bahkan diperlakukan sebagai teman atau bahkan keluarga. Biasanya, hewan peliharaan yang paling sering ditemukan adalah anjing dan juga kucing. Meskipun sama-sama hewan peliharaan, namun cara merawat anjing dan cara merawat hewan kucing tentunya memiliki perbedaan. Untuk Anda yang memiliki anjing, kali ini kita akan membahas cara merawat anjing, mulai dari permainan yang bisa dilakukan, sampai dengan cara merawat anjing senior. Mengajarkan Anak-Anak Cara Merawat Anjing Sebagai anggota keluarga di rumah, tentunya anak-anak juga ingin memiliki ikatan dengan anjing kesayangan. Mengajarkan anak-anak cara merawat anjing memang membutuhkan waktu dan juga kesabaran dan tergantung dengan usia serta kemampuan mereka. Hal yang paling mudah dalam mengajarkan anak-anak cara merawat anjing adalah dengan membiarkannya untuk bermain dengan anjing kesayangan. Bermain bersama bisa menjadi waktu bonding yang pas untuk anak-anak dan anjing peliharaan, bisa dimulai dari bermain petak umpet sampai keduanya nyaman dan bahkan memiliki hubungan yang dekat. Selain bermain dengan anjing, kita juga bisa mengajarkan anak-anak cara merawat anjing dengan olahraga. Misalnya, ajak anak-anak untuk jalan pagi, Anda bisa membiarkan anak-anak untuk menentukan lokasi atau tempatnya. Dengan begini, anak-anak juga akan menyukai waktu tersebut. Cara Merawat Anjing Senior Cara merawat anjing senior tentunya berbeda dengan anjing dewasa. Anjing senior membutuhkan tempat dan lingkungan yang nyaman. Memastikan mereka tinggal dan tidur di kamar atau tempat tidur yang bersih, bebas dari bau dan kebisingan bisa meningkatkan kenyamanan mereka. Pastikan juga untuk membersihkan wadah makanannya agar ia selalu nyaman. Selain itu, anjing senior juga membutuhkan quality time, baik bermain bersama, bercanda, atau mengajaknya jalan-jalan. Saat lelah, anjing senior juga membutuhkan relaksasi, jadi boleh-boleh saja sesekali memberikan pijatan kecil untuk membuat tubuhnya nyaman. Memastikan ia bebas dari stres juga merupakan salah satu cara merawat anjing senior yang penting. Saat sudah senior, ada beberapa hal yang bisa membuatnya stress, mulai dari tempat yang terlalu bising, suasana baru, lapar, atau bahkan saat Anda lupa quality time dengannya. Saat stress, ia akan mudah dan sering menggonggong. Permainan untuk Anjing Peliharaan Anjing sangat menikmati waktu bermain. Di momen inilah ia bisa berolahraga sekaligus bisa menjadi momen bonding dengan anjing peliharaan. Berikut beberapa permainan untuk hewan peliharaan anjing yang bisa Anda coba: • Tarik menarik, baik itu tali ataupun boneka. • Lempar tangkap. Permainan ini bisa dimulai dari bola, frisbee, dan juga mainan kesukaannya. Untuk mengajari permainan ini, Anda bisa mulai melempar barang dalam jarak dekat kemudian menunggunya untuk mengambil barang dan tersebut dan mintalah barang tersebut ke tangan Anda kembali. Permainan ini membutuhkan beberapa kali latihan, saat ia sudah paham, cobalah untuk memperjauh lemparan. • Petak umpet. Permainan yang satu ini bisa dilakukan oleh anak-anak dan juga orang dewasa. Sama seperti lempar tangkap, permainan petak umpet membutuhkan latihan dan juga beberapa kata yang dimengerti oleh anjing kesayangan Anda. Cara Merawat Anjing vs Cara Merawat Hewan Kucing Saat memiliki hewan peliharaan, tentunya kesehatan dan kebahagiaannya menjadi hal yang utama. Cara merawat anjing dan cara merawat hewan kucing memang sedikit berbeda, berdasarkan jenisnya, usianya dan juga kondisi kesehatannya. Apapun hewan peliharaan yang Anda miliki, pastikan untuk memberikannya kasih sayang dengan penuh untuk menjaganya selalu bahagia dengan memastikan waktu quality time dan juga bercanda serta bersenang-senang!
Perilaku & Pelatihan
Cara Merawat Anjing Setelah Operasi
Cara Merawat Anjing Setelah Operasi
3 mins read
Operasi anjing adalah hal yang membutuhkan perhatian, baik untuk operasi sterilisasi anjing atau operasi anjing karena penyakit. Sebagai pemilik anjing, Anda perlu memberinya perhatian, mulai dari proses operasi sampai dengan masa pemulihannya. Sebagai panduan Anda, berikut cara merawat anjing setelah operasi. Masa Pemulihan Operasi Anjing Jangka waktu pemulihan untuk setiap anjing berbeda-beda, tergantung juga dengan jenis operasi yang dijalani, baik itu operasi sterilisasi anjing, operasi gigi, operasi benjolan dan operasi lainnya. Untuk operasi sterilisasi anjing, biasanya memerlukan waktu 4-7 hari sampai luka operasinya kering, tergantung anjing betina atau jantan. Setelah itu, disarankan agar anjing yang baru saja operasi sterilisasi untuk memakai E-collar (Elizabethan collar) untuk mencegahnya menjilati luka bekas operasi sterilisasi anjing. Tak hanya itu, anjing yang baru dioperasi juga tetap perlu menjalani check up setelah 2-3 hari dan 7-10 hari setelahnya. Selain operasi sterilisasi anjing, beberapa anjing juga harus mengalami operasi scaling gigi yang biasanya diperlukan untuk anjing yang memiliki karang gigi yang sangat tebal dan merusak gigi dan gusi. Saat operasi scalling gigi, terkadang dokter hewan juga harus mencabut gigi yang rusak akibat karang gigi. Setelah operasi scaling gigi dan untuk menjaga agar giginya tetap bersih dan sehat, Anda bisa memberikannya DENTALIFE Small & Medium Dog Dental Dog Chews untuk membantu mengurangi pembentukan karang gigi. Untuk operasi benjolan yang harus segera diangkat, biasanya masa pemulihannya berbeda-beda, tergantung dengan lokasi dan juga ukuran benjolannya. Umumnya, masa pemulihan operasi benjolan membutuhkan waktu 10-14 hari, namun untuk benjolan yang lebih besar dan lokasi yang lebih sulit akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Untuk beberapa jenis operasi serius, seperti operasi jaringan lunak seperti operasi perut, tulang dan juga sendi membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk pulih. Operasi anjing jaringan lunak biasanya akan pulih dalam waktu 2-3 minggu dan pemulihan penuh akan memakan waktu kurang lebih 6 minggu. Sedangkan, operasi tulang dan ligamen jauh lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih, biasanya memakan waktu 8-12 minggu, atau bahkan 6 bulan untuk situasi yang lebih rumit. Menjemput Anjing Setelah Operasi Setelah selesai operasi anjing, biasanya anjing Anda akan terlihat sedikit mengantuk karena pengaruh obat bius yang diberikan. Selesai operasi, biasanya anjing kesayangan Anda akan diberikan beberapa obat-obatan, seperti pereda nyeri, antibiotik dan juga anti inflamasi. Saat sampai di rumah, wajar jika anjing kesayangan Anda terlihat lemas dan mengantuk. Cara merawat anjing setelah operasi adalah dengan memberikan ia ruangan yang tepat untuk beristirahat. Memberi Makan Anjing Setelah Operasi Memberi makan anjing setelah operasi sedikit berbeda dari biasanya, karena ia mungkin akan merasa sedikit mual karena obat bius yang didapatkan. Untuk mengatasinya, sajikan porsi makan sedikit demi sedikit, atau bisa juga meminta rekomendasi makanan setelah operasi anjing kepada dokter hewan. Biasanya, ada beberapa makanan khusus untuk operasi tertentu, dan pastikan juga ia memiliki kandungan air yang cukup. Mengganti Perban Anjing Setelah Operasi Selain memperhatikan makanan dan juga pola hidupnya, cara merawat anjing setelah operasi juga perlu memperhatikan perban yang dikenakan. Untuk memaksimalkan kesembuhan luka, pastikan perban selalu dalam keadaan kering dan bersih. Rutinlah cek kondisi perbannya untuk memastikan kondisi lukanya dan mengetahui jika ada aroma yang tidak sedap atau ada pembengkakan. Jika ada hal-hal yang mengkhawatirkan, segeralah berkonsultasi ke dokter. Menggunakan E-collar Setelah Operasi Menggunakan kerah plastik atau yang biasa disebut E-collar (Elizabethan collar) adalah salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menghindari sang anjing menggigit, menjilat atau menggaruk lukanya sendiri. Biasanya, ada 2 jenis E-collar, yang berbahan plastik atau yang berbahan kain. Manapun yang Anda pilih pastikan ukurannya sesuai dengan ukuran kepala dan moncong anjing Anda. Jangan sampai memberikan terlalu kecil maupun terlalu besar. Penting untuk memastikan sang anjing menggunakan E-collars ini terutama saat malam, atau saat ia sendirian. Nah, itu dia cara merawat anjing setelah operasi yang bisa dilakukan di rumah. Cara merawat anjing setelah operasi tentunya berbeda-beda tergantung dengan jenis operasinya, yang terpenting, kasih sayang dan perhatian akan membuatnya pulih lebih cepat.
Kesehatan
Cara Merawat Anjing Senior
Cara Merawat Anjing Senior
3 mins read
Seperti layaknya orang yang bertambah usia, mungkin akan terlihat perubahan fisik pada anjing kesayangan Anda yang sudah beranjak senior, mulai dari pergerakan yang lambat sampai dengan tumbuhnya uban. Hal ini merupakan hal yang normal pada anjing yang sudah beranjak usia. Untuk memudahkan Anda, berikut cara merawat anjing senior. Kapan Anjing Dikategorikan Sebagai “Senior”? Usia senior pada anjing berbeda-beda tergantung ras ukurannya. Karena biasanya, anjing ras kecil usia senior 9 tahun, sedangkan anjing ras medium dan ras besar usia 7 tahun. Perubahan Pada Anjing Senior Seiring bertambahnya usia, anjing senior akan sangat menikmati waktunya bersantai. Pastikan ia memiliki tempat yang hangat, nyaman dan juga tenang untuknya beristirahat. Cara merawat anjing senior yang juga penting adalah dengan selalu menyediakan air bersih di berbagai tempat agar ia selalu terhidrasi. Saat anjing bertambah usia, kondisi kesehatannya juga pasti berubah. Penting untuk melakukan pemeriksaan anjing senior secara berkala, terutama bagian persendiannya yang membuatnya tak lagi lincah seperti sebelumnya. Selain itu, nutrisi anjing senior juga perlu diperhatikan. Demi kesehatannya, perhatikan berat badan anjing senior agar ia tidak mengalami obesitas. Obesitas pada anjing senior bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan pemeriksaan anjing yang rutin, menjaganya tetap berolahraga ringan, dan juga memperhatikan makanan untuk anjing senior dengan kandungan yang tepat. Semakin tua, kualitas indera anjing senior juga mungkin akan melemah, seperti pendengaran dan penglihatan yang melemah. Untuk itu, usahakan untuk tidak mengejutkannya, misalnya berteriak atau menyalakan lagu dengan kencang saat ia tertidur. Nutrisi Anjing Senior Metabolisme anjing senior berbeda dengan anjing dewasa dan juga anak anjing. Oleh karena itu, nutrisi anjing senior pun juga berbeda. Dimulai dari usia tujuh tahun, biasanya nafsu makan anjing senior akan menurun dan juga ia bergerak lebih sedikit. Pergerakan yang minim ini juga membuat anjing senior tidak membutuhkan energi yang terlalu banyak. Energi yang terlalu banyak dengan pergerakan yang minim justru akan menambah lemak dan berat badannya. Nutrisi anjing senior yang baik adalah makanan yang mengandung nutrisi lengkap dan seimbang serta makanan yang mudah dicerna. Dengan melemahnya indera penciuman anjing senior, biasanya ia juga kehilangan nafsu makan. Saat menyajikan makanan untuk anjing senior, cobalah untuk memberikan kombinasi tekstur dan juga rasa dalam makanannya. Untuk meningkatkan nafsu makannya, cobalah untuk menghangatkan makanan terlebih dahulu sebelum disajikan untuk meningkatkan aromanya. Dalam menyajikan makanan untuk anjing dewasa, berikan porsi sedikit namun sering. Pemeriksaan Anjing Senior Secara alamiah, kesehatan anjing senior akan berkurang dan melemah, baik karena bertambahnya usia atau memang karena permasalahan tertentu. Agar bisa mengetahuinya lebih awal dan memberikan penanganan yang tepat, lakukanlah pemeriksaan anjing secara rutin. Berikut beberapa pemeriksaan anjing yang perlu dilakukan oleh anjing senior: • Kulit dan kuku Anjing senior membutuhkan grooming yang lebih intensif untuk menjaga kesehatan kulit dan juga kukunya, terutama untuk anjing yang memiliki rambut tebal dan panjang. Anjing senior juga membutuhkan mandi secara rutin, namun pastikan untuk menggunakan air hangat untuk membuatnya nyaman dan rutin cek bagian kukunya. • Kesehatan gigi Anjing senior cenderung memiliki permasalahan gusi dan juga plak. Oleh karena itu, rutin lakukan pemeriksaan anjing ke dokter gigi untuk mengecek kondisi giginya. Makanan untuk Anjing Senior Kebutuhan nutrisi anjing senior berbeda dengan anjing dewasa. Berikan makanan untuk anjing senior yang bisa memberikannya nutrisi anjing sesuai dengan usianya. Untuk meningkatkan kesadaran dan daya ingat serta menjaga kesehatan sendi anjing yang aktif, berikan PRO PLAN Dog Adult 7+ Bright Mind Medium & Large Chicken untuk anjing ras sedang dan besar, sedangkan untuk anjing ras kecil berikan PRO PLAN Dog Adult 7+ Bright Mind Small & Mini Chicken. Nah, itu dia cara merawat anjing senior beserta makanan untuk anjing senior dan juga pemeriksaan anjing senior yang bisa dilakukan. Yuk tetap jaga anjing senior kita tetap sehat dan juga bahagia.
Kebutuhan Senior
Berapa Lama Kucing Tidur Fakta Menarik Tentang Pola Tidur Kucing
Cara Merawat Anak Kucing
3 mins read
Perawatan anak kucing saat grooming pastinya berbeda dengan perawatan kucing dewasa. Cara merawat anak kucing saat grooming bukan hanya bertujuan untuk membuatnya terlihat rapih saja, tapi juga untuk membantunya menghilangkan rambut yang rontok dan membuat kulitnya tetap sehat. Proses perawatan anak kucing ini juga bisa meningkatkan ikatan dan juga membuat rutinitas grooming sejak dini hingga bermanfaat pada perawatan kucing kedepannya menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Terlebih lagi, anak kucing sangat menyukai belaian lembut, dan saat membelai tubuhnya dengan sisir, mereka pasti akan ketagihan. Sebagai pemula, mungkin Anda bingung bagaimana cara merawat anak kucing, mulai dari saat anak kucing mandi sampai dengan perawatan rambutnya. Untuk membantu Anda, yuk simak cara merawat anak kucing berikut ini! Cara Perawatan Kucing dengan Menyisir Rambutnya Jadwal menyisir rambut biasanya tergantung dengan kondisi rambut anak kucing itu sendiri. Biasanya, kucing dengan rambut pendek butuh disisir dalam waktu sekali seminggu, beda halnya dengan kucing dengan rambut yang tebal. Perawatan kucing rambut tebal ini perlu perawatan setiap hari untuk menjaga kesehatan dan keindahan rambutnya. Berikut cara menyisir rambut anak kucing: • Letakan anak kucing di atas pangkuan, cobalah untuk membuatnya nyaman sambil mencoba menyisir rambutnya sekali-kali dengan perlahan. • Mulai menyisir rambut secara perlahan, mulai dari bagian belakang, setelah itu ke samping. • Berikan pujian saat anak kucing nurut dan tidak rewel. • Sesekali, ganti dengan belaian untuk meningkatkan bonding dan kenyamanannya. • Pada tahap awal, Anda bisa melakukan perawatan anak kucing ini hanya untuk beberapa saat. Semakin ia terbiasa, tingkatkan waktu perawatannya. • Setelah anak kucing terbiasa dengan perawatan ini, Anda bisa mulai menyisir bagian perut, buntut, telinga dan bagian sensitif lainnya. • Pastikan untuk selalu menyisir rambut anak kucing dengan kelembutan untuk menjaganya tetap nyaman dan rileks. Selama proses perawatan anak kucing ini, momen ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengecek kondisi kesehatannya, seperti: • Mengecek bagian telapak kaki dan juga kuku. • Saat ia semakin nyaman, cobalah untuk sekali-kali melihat bagian telinga dan juga mulutnya. • Selalu akhiri momen perawatan kucing atau saat anak kucing mandi dengan belaian, atau bisa juga dengan treats. Cara Memotong Kuku Anak Kucing Anak kucing yang suka memanjat pohon atau menggaruk-garuk biasanya sudah memiliki kuku yang terasah. Namun, untuk anak kucing rumahan, kuku yang sudah terlalu panjang harus dipotong agar tidak merusak barang atau melukai orang. Berikut cara memotong kuku anak kucing: • Mulai kenalkan kebiasaan memotong kuku sedini mungkin. Untuk awal, Anda bisa berpura-pura memotong kukunya dengan menekan sedikit bagian kakinya untuk melihat bagian cakarnya. • Cek bagian kukunya, jika terlihat adanya kuku yang tumbuh ke dalam, segera berkonsultasi ke dokter hewan, karena ia mungkin membutuhkan perawatan medis. Cara Anak Kucing Mandi Sebagian besar kucing memang tidak membutuhkan mandi, namun sedikit perawatan rambut tentunya bisa menjaga kesehatan rambutnya juga. Sebagai pemula, mungkin Anda menemukan kesulitan akan cara anak kucing mandi, jika ragu, Anda bisa meminta bantuan groomer. Tapi, jika Anda ingin melakukannya sendiri, berikut tips yang bisa dilakukan: • Gunakan air hangat. • Mandikan anak kucing dengan perlahan. • Perhatikan tanda-tanda stress atau takut. • Berhati-hati agar shampoo tidak mengenai telinga dan mata. • Jika tidak memungkinkan untuk anak kucing mandi, cukup basuh bagian yang perlu dibersihkan. • Pastikan tidak ada sisa shampoo saat membilas. • Keringkan tubuh anak kucing dengan handuk. Hindari menggunakan hair dryer jika ia belum terbiasa. • Mandikan anak kucing secara bergantian dan terpisah. Tips Perawatan Anak Kucing Waktu kecil adalah momen yang paling tepat untuk mengajarkan rutinitas untuk mereka, baik itu membiasakan anak kucing mandi dan juga menyisir rambut. Anda bisa membantu memberikan pengalaman baik ini dengan mengajaknya untuk bersantai di meja sambil membelainya perlahan dan menyisir rambutnya. Setelah itu, Anda bisa memberikannya camilan atau treats agar ia semakin suka rutinitas ini. Sekarang, Anda sudah tau cara merawat anak kucing. Selain melakukan semua perawatan ini, pastikan juga Anda memberikan makanan kucing terbaik. Cek rekomendasi makanan kucing di sini.
Perilaku & Pelatihan
Cara Mengobati Kucing Jamuran
Cara Mengobati Kucing Jamuran
3 mins read
Jamur pada kucing, baik itu jamur pada telinga kucing ataupun bagian tubuh lainnya adalah penyakit yang paling sering ditemukan. Jamur pada kucing ini harus segera diobati, karena jamur pada telinga kucing ini menyebabkan rasa yang sangat gatal yang membuatnya menggaruk-garuk secara berlebihan dan bisa membuatnya terluka. Jamur adalah organisme parasit yang memakan inang sebagai makanannya. Biasanya, kucing bisa tertular jamur baik karena kontak melalui kulit. Bahkan, tak hanya berhenti pada kucing, jamur pada telinga kucing juga ada yang bisa menular ke manusia juga lho. Oleh karena itu, penting untuk mendeteksi adanya jamur pada kucing sejak dini dan penting untuk mengetahui cara mengobati kucing saat jamuran untuk membuatnya nyaman dan tidak menularkan kepada kucing lain, atau bahkan manusia. Berikut ini beberapa cara mengobati jamur pada kucing yang bisa dilakukan: Cara Mengobati Kucing Jamuran dengan Salep Cara mengatasi jamur pada kucing tentunya membutuhkan penanganan medis. Setelah membawa kucing kesayangan Anda ke dokter hewan, dokter akan memeriksa kondisinya dan juga memberikan obat jamur pada telinga kucing yang cocok untuknya. Biasanya, dokter hewan akan memberikan salep sebagai cara mengatasi jamur pada kucing yang cukup ampuh. Setelah pemakaian salep yang teratur, masa penyembuhan jamur pada telinga kucing ini membutuhkan waktu yang berbeda-beda, kurang lebih beberapa minggu hingga jamurnya benar-benar hilang. Cara Mengobati Kucing Jamuran dengan Bahan Alami Mengobati kucing jamuran juga bisa dengan menggunakan beberapa bahan alami, yaitu: • Cuka apel Tuang beberapa tetes cuka apel pada kapas, kemudian oleskan perlahan pada area yang terkena jamur, misalnya jamur pada telinga kucing. Olesi cuka apel ini selama beberapa kali sehari. • Pepaya mentah Selain cuka apel, mengobati kucing jamuran dengan bahan alami lainnya juga bisa menggunakan pepaya mentah dengan cara menggosokkannya ke bagian yang terkena jamur. • Kentang mentah dan garam Cara mengatasi jamur pada kucing dengan kentang mentah dan garam ini sedikit berbeda. Anda perlu mengupas kentang, kemudian membuat lubang di dalamnya dan mengisinya dengan garam. Setelah itu, diamkan sebentar hingga kentang mengeluarkan air atau jus dan gunakan jus tersebut sebagai olesan di bagian jamur pada kucing. • Minyak kelapa Minyak kelapa merupakan salah satu bahan antibakteri alami. Oleh karena itu, minyak kelapa dipercaya dapat menjadi cara mengobati kucing jamuran. Oleskan sedikit minyak kelapa ke bagian yang terkena jamur. Cara Mengobati Kucing Jamuran dengan Shampoo Setelah menggunakan salep atau bahan alami sebagai cara mengobati kucing jamuran, ada baiknya juga untuk mengganti perawatan hariannya dengan bahan-bahan yang antijamur. Anda bisa mengganti shampoonya dengan shampoo anti jamur yang bisa membantu menghilangkan jamur dan membuat rambutnya terasa segar dan tidak gatal. Cara Mencegah Penularan Jamur Kucing Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jamur pada kucing baik itu jamur pada telinga kucing atau bagian lain bisa menular kepada kucing lain atau bahkan manusia. Oleh karena itu, saat kucing Anda sudah terindikasi terinfeksi jamur, usahakan untuk mengisolasi kucing di kandang atau ruangan terpisah dan hindari terlalu banyak kontak fisik dengannya dan selalu pastikan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah berinteraksi dengan kucing yang memiliki jamur pada telinga kucing. Selain itu, jika Anda memiliki lebih dari satu kucing, periksakan kucing yang lainnya untuk mencegah penularan. Penting juga untuk mencuci dan mendesinfeksi berbagai perlengkapan kucing dan juga perabotan di rumah yang mungkin tersentuh oleh kucing tersebut. Nah, itu dia cara mengobati kucing jamuran yang bisa Anda lakukan di rumah. Jamur kucing memang seringkali ditemukan dan bisa disembuhkan. Yang terpenting, selalu jaga kebersihan dan juga konsultasikan ke dokter hewan untuk pengobatan yang tepat!
Perilaku & Pelatihan
Seputar Pakan Anjing Rumahan
Seputar Pakan Anjing Rumahan
2 mins read
Anjing yang bahagia adalah anjing yang mendapatkan perhatian cukup dan juga mendapatkan gizi yang seimbang. Untuk memberikan gizi yang seimbang, tentunya ia membutuhkan pakan anjing atau makanan anjing yang berkualitas. Di samping pakan anjing kemasan, Anda kini juga dapat menemukan berbagai resep makanan anjing rumahan di internet. Lalu, apakah makanan anjing rumahan tersebut aman dikonsumsi dan lebih baik daripada pakan anjing kemasan? Untuk lebih jelasnya, simak artikel berikut! Memberikan Pakan Anjing Buatan Rumahan Terkadang kita merasa ingin mencoba resep makanan anjing rumahan. Namun ternyata banyak dokter hewan yang meragukan nutrisi makanan anjing rumahan. Makanan anjing rumahan mungkin mengandung bahan makanan kesukaan anjing Anda, namun belum tentu makanan anjing rumahan tersebut mampu memenuhi kebutuhan nutrisinya seperti pakan anjing kemasan yang sudah diformulasikan khusus oleh ahli gizi. Manfaat Memberikan Makanan Anjing Rumahan Makanan anjing rumahan dapat membantu dalam anjing mengelola intoleransi makanan. Dengan mengolah sendiri makanan anjing rumahan, Anda dapat memilih dan menghindari bahan-bahan yang mungkin ada di pakan anjing sebelumnya yang tidak cocok untuk anjing kesayangan Anda. Baca Juga : Apa perbedaan PRO PLAN dan ALPO? Mana yang lebih baik untuk anjing saya? Namun, sekarang juga terdapat banyak pilihan pakan anjing komersial yang dapat mengelola alergi serta intoleransi terhadap makanan. Pakan anjing komersial juga telah diformulasikan khusus dengan nutrisi yang dibutuhkan anjing. Risiko Memberikan Pakan Anjing Rumahan Pada dasarnya, sulit memformulasikan makanan rumahan untuk anjing kesayangan. Makanan anjing rumahan hanya bisa menutupi kebutuhan kalori dasar dalam waktu yang singkat, tidak untuk jangka panjang karena kandungannya tidak seimbang untuk anjing kesayangan. Seringkali resep makanan anjing rumahan tidak dibuat oleh ahli gizi atau dokter hewan, bisa jadi resep makanan anjing rumahan tersebut memiliki tingkat nutrisi yang terlalu rendah, atau bahkan terlalu tinggi. Jika Anda menggunakan daging atau telur mentah dalam resep makanan anjing rumahan, tentunya, ada risiko anjing Anda terkena parasit tertentu atau terinfeksi bakteri seperti salmonella yang bisa jadi menular ke manusia. Di samping itu, sulit untuk mengukur takaran porsi dalam memberikan makanan anjing rumahan. Risikonya, Anda memberikan pakan anjing secara berlebihan, atau justru kurang. Baca Juga : Makanan untuk Anjing dengan Pencernaan Sensitif Selain itu, jika tidak dibuat oleh ahli gizi, resep makanan anjing rumahan bisa saja mengandung bahan yang tidak baik untuk anjing, seperti kacang macadamia, alpukat, bawang putih, ataupun bawang bombay yang bisa menyebabkan berbagai masalah perut, muntah, masalah hati, dan berbagai permasalahan yang lain. Mengingat pertimbangan di atas mengenai resep makanan anjing rumahan, sangat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter hewan atau ahli gizi anjing sebelum memberikan makanan anjing rumahan. Jika Anda ingin mencoba resep makanan anjing rumahan, pastikan resep tersebut dibuat secara khusus oleh seorang profesional dengan akreditasi yang jelas dan diakui. Nutrisi yang Dibutuhkan dalam Pakan Anjing Pakan anjing yang baik adalah makanan yang mengandung nutrisi penting bagi anjing, seperti protein, lemak, karbohidrat, serat, dan asam lemak esensial. Selain itu, anjing memiliki persyaratan untuk sejumlah mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Pakan anjing harus memiliki keseimbangan yang tepat sehingga dapat memenuhi syarat untuk menjadi makanan kesukaan anjing. Itu dia penjelasan mengenai pakan anjing yang baik untuk anjing kesayangan Anda. Saat memberikan makanan anjing rumahan, pastikan Anda menggunakan resep makanan anjing rumahan yang diformulasikan khusus oleh ahli gizi anjing. Cek di sini untuk pilihan pakan anjing kemasan yang sudah terjamin gizinya.
Makanan & Nutrisi
Pelajari Makanan Kucing Hamil Berikut Ini
Pelajari Makanan Kucing Hamil Berikut Ini
2 mins read
Jika Anda memiliki kucing betina dan tidak disteril, bisa jadi suatu saat kucing kesayangan Anda akan mengalami kehamilan. Saat kucing Anda hamil, hal yang perlu Anda perhatikan adalah memberikan perhatian moril, karena kucing hamil cenderung lebih manja dan membutuhkan perhatian ekstra. Oleh karena itu, kucing hamil sangat suka dibelai dan juga diajak main. Selain memberikan kebutuhan moril, penting juga untuk memberikan nutrisi yang baik untuk induk kucing dengan mengganti makanannya ke makanan kucing hamil untuk membantu pemenuhan nutrisi untuk kucing hamil. Lalu, apa sih makanan yang bagus untuk kucing hamil? Yuk perhatikan hal-hal penting ini saat memilih makanannya. Panduan Memilih Makanan Kucing Hamil Ketika Anda memberikan makanan kucing yang sedang hamil, perhatikan umur kandungannya. Pada awal kehamilan, Anda tidak perlu menambah porsi makannya karena justru itu bisa membuatnya mengalami risiko obesitas. Pada awal kehamilan, berilah porsi makan seperti biasanya. Dalam memilih makanan kucing hamil, pastikan nutrisi untuk kucing hamil terpenuhi, yaitu memiliki kandungan kaya protein, dengan begitu produksi susu yang dihasilkan akan lancar dan kebutuhan makan bayi dalam perut dapat dipenuhi. Baca Juga : Makanan Kucing Hamil Jaga nutrisi untuk kucing hamil dengan memberikan makanan yang memiliki kandungan protein dan lemak yang tinggi. Anda bisa memberikan makanan anak kucing kepada induk kucing yang sedang hamil karena kandungan protein dan lemak pada makana anak kucing tinggi, sehingga bisa memenuhi kebutuhan nutrisi kucing hamil yang tinggi.. Di awal masa kehamilan, induk kucing tidak membutuhkan porsi makan yang besar, namun seiring berjalannya waktu barulah ia membutuhkan tambahan energi sekitar 10% setiap minggunya. Hingga akhir masa kehamilannya, kebutuhan energi mereka akan meningkat sebanyak 70%. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk memberikan makanan kucing yang bagus untuk kucing hamil. Jenis Makanan Yang Cocok Untuk Kucing Hamil Ada beberapa jenis makanan khusus kucing hamil yang bisa Anda berikan untuk induk kucing. Salah satu pilihan jenis makanan yang bagus untuk kucing hamil adalah makanan kering (dry food): Makanan kering atau dry food tetap dapat diberikan kepada kucing yang sedang hamil. Banyak merk dry food untuk kucing hamil yang diformulasikan khusus sebagai makanan kucing hamil. Namun, penting untuk tetap memastikan jenis makanan tersebut dapat memberikan nutrisi untuk kucing hamil. Baca Juga : Saran Pemberian Makanan Kucing Proplan untuk Kucing Hamil Dalam memenuhi kebutuhan nutrisi untuk kucing hamil, Anda dapat memberikan makanan anak kucing atau kitten sebagai makanannya. Makanan kitten memiliki lebih banyak kandungan nutrisi yang dibutuhkan kucing hamil, salah satunya kolostrum. Anda dapat memilih Proplan untuk kucing hamil karena Proplan memiliki banyak varian makanan, seperti PRO PLAN Kitten Starter Makanan Kering Anak Kucing Salmon & Tuna atau PRO PLAN Kitten Makanan Basah Anak Kucing Chicken yang terbuat dari daging salmon dan tuna asli sebagai bahan baku utamanya. Kandungan kolostrum di dalamnya membantu mendukung perkembangan sistem imun kucing yang sedang hamil. Nutrisi penting seperti protein 43% juga baik untuk perkembangan janin kucing yang menurut AAFCO (The Association of American Feed Control Officials) membutuhkan minimal 30% protein. Nah, itu dia hal yang harus dilakukan ketika kucing sedang hamil dan juga makanan kucing hamil yang bisa menjaga dan menambah nutrisi sesuai dengan kebutuhannya. Yuk jaga induk kucing yang sedang hamil tetap bahagia dan sehat!
Makanan & Nutrisi
Panduan Memberikan Makanan Anjing Kecil
Panduan Memberikan Makanan Anjing Kecil
3 mins read
Anjing ras kecil memiliki tubuh yang mungil dan terlihat sangat menggemaskan. Ada berbagai jenis anjing ras kecil yang bisa menjadi pilihan Anda, di antaranya Cihuahua, Toy Poodle, Pomeranian, Shih Tzu, Yorkshire Terrier, Maltese, Papillon, dan banyak lagi. Untuk menunjang kesehatan dan juga perkembangan anjing ras kecil, Anda perlu memberikan makanan untuk anjing kecil yang mengandung nutrisi yang lengkap dan seimbang. Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan saat memberikan dog food untuk anjing kecil? Yuk simak artikel berikut! Porsi Makan Anjing Kecil Porsi makan adalah satu hal yang penting saat memberikan makanan anjing kecil. Pasalnya, jika dberikan makan berlebihan, perut anjing kecil akan terasa tidak nyaman dan malah memberikan tekanan pada rangka tubuhnya. Tapi, jika kurang makan, ia akan mengalami beberapa penyakit. Berikut adalah panduan dalam memberikan makanan anjing kecil: • Mulai dari masa transisi menyusui hingga menyapih (biasanya usia dua bulan): 4-6 kali makan sehari • Mulai usia dua hingga tiga bulan: 4 kali sehari • Mulai usia dewasa, disarankan anak anjing masih makan 3 kali sehari Baca Juga : Tips dan Panduan Memilih Makanan Anjing Kecil Perhatikan Kondisi Fisik Anjing kecil memiliki aktivitas fisik yang aktif yang seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman pada perutnya yang penuh. Anda dapat memilih waktu yang tepat dalam memberikan dog food untuk anjing kecil yaitu dengan memberikan jeda sekitar satu jam sebelum maupun sesudah aktivitas fisik. Ada baiknya membiasakan anjing kecil Anda untuk segera beristirahat setelah makan untuk menghindari risiko perut tidak nyaman atau bahkan kondisi-kondisi lain yang lebih serius, terutama dalam pemberian makanan anjing ras kecil. Bagi anjing ras berukuran besar pun dapat menimbulkan masalah karena perut mereka dapat membengkak dan terpuntir. Kondisi ini disebut gastric bloat (dan torsion) yang merupakan kondisi medis serius dan memerlukan penanganan dokter. Perhatikan Kondisi Tempat Makan Tidak hanya anjing kecil, anjing ras besar pun juga lebih nyaman makan di kondisi yang tepat. Saat memberikan makanan anjing kecil, usahakan untuk memilih tempat yang tenang dan jauh dari keramaian karena ia mudah terdistraksi dan mengganggu proses makan serta nafsu makannya yang malah membuatnya tidak menghabiskan makanannya. Anda juga dapat menjauhkan anjing kecil dari anjing lainnya saat makan. Hal ini dilakukan agar anjing kecil fokus pada makanannya dan tidak memakan makanan anjing lain. Baca Juga : Jenis-Jenis Makanan Anjing: Basah atau Kering? Kondisi Kesehatan Anjing Ras Kecil Setiap ras anjing memiliki risiko kesehatan yang berbeda-beda. Anjing ras kecil bisa menderita dislokasi tempurung lutut. Selain itu, anjing kecil juga memiliki metabolisme yang cepat yang berarti mereka membakar energi dengan cepat. Tidak hanya itu, anjing ras kecil memiliki perut yang kecil, sehingga sangat disarankan untuk memberinya makanan sedikit namun sering. Makanan untuk anjing ras kecil adalah makanan dengan ukuran yang kecil karena mereka memiliki mulut yang mungil. Cek di sini untuk rekomendasi makanan anjing kecil atau dog food untuk anjing kecil yang kaya akan manfaat untuk membantu tumbuh kembangnya. Tips Memberikan Makanan Anjing Kecil Saat memberikan makanan anjing kecil, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan: • Pilih makanan yang memenuhi nutrisinya • Pilih kibble yang sesuai dengan ukuran mulut dan gigi • Berikan makanan anjing kecil sesuai takarannya. Anjing ras kecil membakar lebih banyak kalori dibandingkan anjing besar, oleh karena itu, jika ia kekurangan makan, ia bisa mengalami beberapa risiko penyakit. • Hindari makanan manusia sebagai makanan untuk anjing kecil. Nah, itu dia beberapa panduan memberikan makanan anjing kecil dan juga tips memberikan makanan untuk anjing kecil yang bisa menjadi bahan pertimbangan Anda.
Makanan & Nutrisi
 Jenis Makanan Anjing yang Wajib Anda Ketahui
Jenis Jenis Makanan Anjing yang Wajib Anda Ketahui
3 mins read
Anjing terkenal dengan sifatnya yang setia kawan dan penyayang. Oleh karena itu, banyak orang yang menganggapnya sebagai bagian dari anggota keluarga. Sebagai bagian dari keluarga, pasti Anda ingin menjaga kesehatannya agar ia tumbuh bahagia dan terus bisa bersama kita. Untuk menunjang kesehatannya, tentunya ia membutuhkan makanan yang sehat dan bernutrisi. Oleh karena itu, yuk pelajari jenis makanan anjing berikut ini! Sebenarnya, anjing bisa memakan makanan manusia. Makanan yang boleh dimakan anjing antara lain mulai dari jeroan, daging tanpa lemak, kaldu tulang, telur, ikan salmon, hingga keju. Makanan-makanan ini mengandung protein hewani yang sangat berguna untuk pertumbuhan tulang dan pembentukan sel darah merah. Selain itu, anjing juga dapat memakan sayuran dan biji-bijian seperti brokoli, wortel, buncis, atau oatmeal. Sayuran dan biji-bijian bagi anjing dapat menunjang kebutuhan vitamin dan mineral pada anjing. Baca Juga : Jenis-Jenis Makanan Anjing: Basah atau Kering Memberikan makanan manusia untuk anjing memang dinilai praktis dan hemat biaya, tapi sebaiknya juga perhatian variasi makanannya untuk demi terpenuhinya nutrisi yang berguna untuk tumbuh kembangnya. Makanan manusia dapat menjadi alternatif, akan tetapi alangkah lebih baik Anda memberikan anjing jenis makanan dengan nutrisi lengkap dalam satu mangkuknya. Anda dapat mencoba jenis makanan untuk anjing yang dijual dipasaran karena makanan yang baik untuk anjing telah diformulasikan dengan baik oleh para ahli di luar sana. Berikut penjelasan mengenai jenis makanan untuk anjing yang perlu diperhatikan. • Dry Food • Jenis makanan yang satu ini terbuat dari campuran beberapa bahan, seperti daging, tulang ayam, biji-bijian, susu, hingga gandum. Semua bahan makanan tersebut diolah menjadi jenis makanan bentuk kering yang tentunya praktis untuk disajikan. Selain itu, jenis makanan anjing ini memiliki kandungan kalsium, protein, lemak, dan karbohidrat yang bermanfaat bagi tubuh anjing. Dry food juga dapat mencegah timbulnya plak pada gigi anjing dan dapat meningkatkan imunitas serta tumbuh kembang anjing menjadi lebih sehat karena makanan ini termasuk jenis makanan yang baik untuk anjing yang memiliki kelengkapan gizi dan memiliki aroma yang menggoda. • Dry food ini dapat dijadikan sebagai jenis makanan sehari-hari karena makanan ini memiliki nutrisi yang cukup lengkap di dalamnya. Jenis makanan ini juga dapat ditakar dengan mudah sesuai dengan usia dan juga berat badannya. PRO PLAN Dog Puppy Healthy Growth & Development Medium Chicken dapat menjadi rekomendasi jenis makanan anjing kering dengan kandungan Kolostrum dan DHA untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menutrisi otaknya • Wet Food • Wet food atau makanan basah memiliki komposisi daging, sayuran, telur, dan sejumlah bahan karbohidrat lainnya. Jenis makanan yang baik untuk anjing ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi sehingga harus diperhatikan penggunaannya. Makanan basah untuk anjing juga mengandung sekitar 70-80% kandungan air dengan aroma yang cukup menggugah selera dan cita rasa yang tinggi sehingga dapat meningkatkan nafsu makan pada anjing yang kurang berselera makan. • Makanan basah biasanya akan dikemas di dalam kaleng atau pouch. Biasanya, jenis makanan yang satu ini juga dijadikan sebagai topping pada makanan anjing maupun untuk makanan anak anjing. • Pada anjing yang sudah tua atau tidak nafsu makan, makanan basah juga kerap diberikan karena jenisini memiliki manfaat untuk menggugah selera makan anjing. Selain itu, wet food mampu menghidrasi anjing agar tidak kekurangan cairan sekaligus membantu melengkapi gizi dan nutrisi yang dibutuhkan anjing untuk menjaga tubuh dan ototnya agar tetap sehat. Nah, setelah mengetahui makanan yang baik untuk anjing dan makanan yang boleh dimakan anjing, Anda tidak perlu ragu lagi dalam memberikan makanan pada sahabat berkaki empat Anda. Pahamilah apa yang anjing Anda butuhkan dan cari informasi lebih lanjut mengenai makanan untuk anjing di sini.
Makanan & Nutrisi

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 54
  • Halaman 55
  • Halaman 56
  • Halaman 57
  • Halaman 58
  • Halaman 59
  • Halaman 60
  • Halaman 61
  • Halaman 62
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.