Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
4 Fakta Penting Perawatan Kucing Hamil atau Bunting
4 Fakta Penting Perawatan Kucing Hamil atau Bunting
2 mins read
Kucing Petlovers hamil atau bunting? Itu merupakan kabar yang menyenangkan! Nah, tahukah Pet Lovers bahwa cara merawat kucing betina yang sedang bunting sangat berbeda dengan kucing dewasa pada umumnya. Pet Lovers pasti sudah memiliki banyak pertanyaan seputar perawatan kucing bunting di rumah. Yuk, ketahui bagaimana cara merawat kucing hamil atau bunting selengkapnya! Fakta #1: Bolehkah Kucing Hamil atau Bunting Dimandikan? Pet Lovers pasti sudah pernah mendengar beberapa mitos tentang bahaya memandikan kucing yang sedang bunting. Contohnya, memandikan kucing bisa menyebabkan keguguran atau membuat janin tidak berkembang dengan baik. Mitos seperti ini pasti membuat Pet Lovers merasa cemas dan takut untuk memandikan kucing bunting. Padahal, kucing bunting sebenarnya boleh dimandikan. Memandikan kucing membuatnya lebih bersih dan sehat, karena terbebas dari kotoran dan kutu. Pet Lovers bisa melakukan dua cara mandi untuk perawatan kucing hamil atau bunting, yaitu: • Mandi kering, yaitu mandi dengan mengelap rambut kucing menggunakan handuk. Cara mandi ini bisa dilakukan pada kucing yang sebentar lagi akan melahirkan. • Mandi basah, yaitu mandi dengan menggunakan air yang mengalir. Cara mandi ini cocok dilakukan kepada kucing yang usia kebuntingannya masih muda. Namun, Pet Lovers wajib berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter hewan ya, sebab mandi basah rentan menyebabkan kucing stres dan menimbulkan kontraksi. Fakta #2: Apakah Kucing Hamil atau Bunting Boleh diberi Obat? Hal ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter hewan. Memberikan obat oles seperti obat kutu, obat telan seperti obat cacing, juga vaksin kepada kucing yang sedang bunting harus sesuai dengan anjuran dokter hewan. Perlu Pet Lovers ketahui bahwa penyakit kutu dan cacing yang dialami oleh induk kucing bisa diturunkan kepada anak-anaknya. Jadi, lakukanlah pengobatan sesuai rekomendasi dokter hewan, ya. Fakta #3: Apa Makanan yang Tepat untuk Kucing Hamil atau Bunting? Kucing bunting cenderung memiliki nafsu makan yang lebih banyak dari kucing dewasa pada umumnya. Hal ini dikarenakan kucingmu membutuhkan protein dan energi yang lebih tinggi untuk perkembangan janin di dalam kandungannya. Jenis makanan kucing yang cocok untuk kucing bunting adalah makanan anak kucing (kitten). Kenapa? Makanan anak kucing (kitten) memiliki lebih banyak kandungan nutrisi yang dibutuhkan kucing bunting, salah satunya kolostrum. Oleh sebab itu, Pro Plan Kitten Starter, Pro Plan Wet Kitten Chicken, dan Pro Plan Wet Kitten Salmon cocok diberikan kepada kucing yang sedang hamil atau bunting. Pro Plan Kitten Starter terbuat dari daging salmon dan tuna asli sebagai bahan baku utamanya. Kandungan kolostrum di dalamnya membantu mendukung perkembangan sistem imun kucing yang sedang bunting. Nutrisi penting seperti protein 43% juga baik untuk perkembangan janin kucing bunting yang menurut AAFCO (The Association of American Feed Control Officials) membutuhkan minimal 30% protein. Nah, untuk Pro Plan Wet Kitten Chicken dan Pro Plan Wet Kitten Salmon, kandungan DHA di dalamnya amat baik untuk mendukung kesehatan tubuh kucing. Kandungan antioksidan di dalamnya juga dapat menjaga kekebalan tubuh kucing selama masa kebuntingan. Kamu bisa mendapatkan produk Pro Plan Kitten ini di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Fakta #4: Adakah Makanan yang Perlu Dihindari Kucing Hamil atau Bunting? Kucing yang sedang bunting membutuhkan banyak asupan nutrisi, sehingga makanan apapun, baik makanan kucing dalam kemasan berbentuk kering maupun basah, bisa diberikan kepada kucing kesayangan. Meski begitu, Pet Lovers perlu tahu kondisi kesehatan pencernaan kucing kesayangan. Apabila kucing Pet Lovers memiliki perut yang sensitif, kamu perlu memberikan makanan kucing yang sesuai dengan anjuran dari dokter hewan.
Perilaku & Pelatihan
Jenis Makanan Kucing Setelah Steril
Jenis Makanan Kucing Setelah Steril
3 mins read
Tahukah kamu, kucing yang sudah disteril perlu diberikan makanan khusus agar kesehatannya senantiasa terjaga. Salah satu caranya adalah memberikan jenis makanan kucing yang diformulasikan khusus untuk kucing disteril. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya. Pentingnya Kucing Disteril Meski kucing terhitung dewasa pada usia 1 tahun, kucingmu bisa hamil pada usia 6-7 bulan, lho. Oleh karena itu, dokter hewan umumnya menyarankan proses steril untuk dilakukan sejak kucingmu berusia 6 bulan. Dengan melakukan sterilisasi, kucingmu akan terhindar dari kebuntingan yang tidak direncanakan dan juga melindunginya dari berbagai penyakit. Mulai dari kanker payudara hingga infeksi pada organ reproduksi. Selain itu, kucingmu juga tidak akan sering pergi dari rumah untuk mencari pasangan. Perubahan perilaku ini tentu akan meminimalkan kemungkinan kucing terluka karena tertabrak kendaraan maupun perkelahian dengan kucing di sekitar rumah. Lalu, bagaimana proses sterilisasinya? Pada kucing betina, proses sterilisasi dilakukan dengan mengangkat rahim dan ovarium. Pada kucing jantan, proses ini dilakukan dengan pengangkatan testis. Prosedur sterilisasi pada kucing jantan cenderung lebih sederhana dan tidak membutuhkan jahitan. Mengapa Perlu Mengganti Makanan Setelah Disteril? Nyatanya, kucing yang telah disteril membutuhkan asupan yang berbeda dari sebelumnya. Jenis makanan kucing yang diberikan harus dapat memenuhi kebutuhan asupan hariannya setelah proses sterilisasi. Tapi, mengapa makanan kucing tersebut perlu diganti? Penjelasannya adalah sebagai berikut: 1. Mencegah Kelebihan Berat Badan Kucing yang disteril akan mengalami perubahan fisiologis dalam waktu 48 jam setelah disteril. Nafsu makan kucing akan meningkat hingga 30 persen karena ia kurang mampu mengatur rasa lapar. Pada saat yang sama, kebutuhan energi hariannya berkurang. Jika pola makannya tidak disesuaikan, kucingmu berisiko tinggi mengalami obesitas. Obesitas ini juga bisa berdampak pada masalah persendian hingga meningkatkan risiko diabetes. 2. Mencegah Penyakit Saluran Kencing Bagian Bawah Kucing yang telah disteril berisiko lebih tinggi mengalami penyakit saluran kencing bagian bawah atau FLUTD (Feline Lower Urinary Tract Disease). Hal ini dikarenakan kucing yang disteril berisiko mengalami obesitas yang juga bisa menyebabkan gangguan pada saluran kencing bagian bawah. 3. Menghindari Risiko Infeksi atau Tumor Rahim Pada kucing betina, proses sterilisasi dapat membantu meminimalkan risiko infeksi atau tumor pada rahim. Biasanya kucing betina yang sudah disteril akan lebih memilih untuk tinggal di rumah karena sudah tidak mencari pasangan di luar yang mungkin dapat menyebabkan infeksi atau tumor pada rahim. Itu sebabnya kucing yang disteril cenderung hidup lebih lama daripada kucing yang tidak disteril. Cara Memilih Makanan Kucing Setelah kucing disteril, Pet Lovers perlu mengetahui cara memilih makanan kucing yang baik untuk bisa memenuhi kebutuhan asupan hariannya. Selain itu, kucing yang disteril membutuhkan pola makan dan jenis makanan kucing yang berbeda agar berat badannya terkontrol. Perlu Pet Lovers ketahui bahwa kucing yang disteril membutuhkan L-Carnitine untuk membantu membakar lemak yang digunakan sebagai sumber energi. Kucing yang mendapat asupan L-Carnitine berat badannya lebih cepat turun dibanding kucing yang tidak mendapatkan asupan L-Carnitine. Sebuah penelitian menyatakan bahwa dalam waktu 18 minggu, kucing yang gemuk dan diberi asupan L-Carnitine berat badannya berkurang sebanyak 20 persen. Mengingat kucing yang sudah menjalani program steril juga perlu dikontrol berat badannya, pilihlah jenis makanan kucing dengan kandungan serat yang dapat membantu kucing merasa mudah kenyang seperti Pro Plan Weight Loss. Sterilised. Pro Plan Weight Loss. Sterilised kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan sebagai pilihan untuk makanan kucing setelah disteril. Kandungan di dalamnya membantu menjaga kesehatan kucing dewasa yang sudah disteril serta membantu menurunkan berat badan kucing, sehingga terhindar dari obesitas. Pro Plan Weight Loss. Sterilised terbuat dari ikan salmon dan tuna asli, 31% lebih rendah lemak, dan diperkaya dengan Probiotik aktif untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan kebalan tubuh kucing. L-Carnitine di dalamnya juga membantu menjaga berat badan kucing agar terhindar dari obesitas. Kamu bisa mendapatkan Pro Plan Weight Loss Sterilised di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Nyatanya, kucing yang sudah disteril membutuhkan asupan khusus untuk menjaga kesehatannya. Bila sudah waktunya, sebaiknya segera bawa kucing ke dokter untuk disteril, ya. Jangan lupa, berikan makanan kucing yang sesuai seperti yang telah dipaparkan di atas agar berat badan kucing tetap terkontrol. Semangat terus merawat kucing kesayanganmu!
Kesehatan
4 Tips Memilih Makanan Anjing untuk Si Picky Eater
4 Tips Memilih Makanan Anjing untuk Si Picky Eater
3 mins read
Supaya anjingmu tumbuh sehat, ia tentu perlu makan secara teratur dengan porsi sesuai ukuran badannya. Misalnya, jika anjingmu adalah anjing berukuran kecil atau mini, tentu makanan anjing yang dipilih memang diperuntukkan bagi anjing berukuran tersebut. Lalu, bagaimana jika anjingmu termasuk tipe pemilih makanan atau picky eater? Supaya kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi, ketahui penyebab anjing pilih-pilih makanan dan hal yang bisa Pet Lovers lakukan untuk mengatasinya. Penyebab Anjing Pilih-pilih Makanan Anjing yang pilih-pilih makanan bisa jadi sedang mengalami gangguan kesehatan sehingga nafsu makannya pun hilang. Namun, selain karena adanya penyakit, ternyata ada penyebab lain sehingga anjing pilih-pilih makanan, yaitu: • Faktor ras. Anjing ras kecil seperti Toy Poodle, Shih Tzu, Pug, Pomeranian, dan anjing mini lainnya cenderung pemilih dan memiliki nafsu makan yang tidak stabil. • Faktor kebiasaan. Anjing yang rewel saat memilih makanan bisa juga terjadi karena Pet Lovers memanjakannya. Jangan lupa, anjing adalah hewan yang cerdas, dan mereka tahu kalau pemiliknya akan khawatir atau memberikan perhatian ekstra saat ia sulit makan. Oleh karena itu, kebiasaan ini sebaiknya tidak dibiarkan. Bila dibiasakan, anjingmu akan cenderung menjadi anjing yang manja. Tips Memberikan Makanan untuk Anjing Picky Eater Setelah mengetahui penyebab umum anjing pilih-pilih makanan, saatnya Pet Lovers mengetahui cara memberikan makanan untuk anjingmu yang picky eater. Jenis makanan anjing yang diberikan tentu perlu disesuaikan dengan usia, kondisi, serta ukuran anjing. Misalnya, makanan anjing dewasa berukuran mini tentu berbeda dengan makanan anak anjing maupun makanan anjing berukuran medium. Oleh karena itu, inilah beberapa tips yang bisa dicoba: 1. Tetap Konsisten pada Jadwal Makan yang Dibuat Cobalah untuk membuat jadwal makan dan berikan anjingmu makanan sesuai waktu yang telah ditentukan. Bagaimanapun, anjing tidak akan menahan lapar terlalu lama. Ia tetap akan makan apa yang Pet Lovers berikan begitu ia memahami bahwa ketika waktu makannya berakhir, ia tidak akan mendapatkan makanan lagi. Selain itu, untuk memastikan porsinya tetap sama, Pet Lovers bisa menggunakan gelas takar. Ingat, konsistensi adalah kunci bagi anjing agar dapat belajar mematuhi jadwal makan tersebut. 2. Perhatikan Lokasi Pemberian Makan Hindari memberikan makanan anjing di meja makan yang biasa kamu gunakan bersama keluarga. Anjingmu bisa tergoda untuk memilih apa yang ada di meja makan daripada makanan anjing yang seharusnya ia lahap. Hal ini sekaligus juga untuk menghindari anjing punya kebiasaan meminta makanan yang tidak baik untuk kesehatannya. Lokasi pemberian makanan anjing yang direkomendasikan adalah di tempat datar, seperti di lantai, dengan menggunakan mangkuk makanan. Jadi, makanannya tidak disebar langsung di atas lantai, ya. 3. Hindari Memberikan Makanan Manusia yang Sedang Dikonsumsi Pisahkan makanan anjing dengan menu yang Pet Lovers konsumsi bersama keluarga. Jika dibiasakan tak dipisah, anjing bisa berpikiran bahwa makanan yang dikonsumsi Pet Lovers juga bisa ia makan. Selain membentuk kebiasaan yang buruk, memberikan makanan yang sedang Pet Lovers konsumsi juga bisa memicu keracunan atau gangguan kesehatan lainnya pada anjing. Oleh karena itu, biasakan untuk tidak memberikan makanan yang sedang disantap untuk dicicipi anjingmu, ya. 4. Berikan Makanan Anjing yang Kaya Nutrisi dan Menggugah Selera Agar anjing terhindar dari kebiasaan pilih-pilih makanan, usahakan untuk memberikannya makanan yang menggugah selera, mulai dari rasa maupun teksturnya. Jangan lupa, makanan anjing tersebut juga harus mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan anjing kesayanganmu. Contohnya, Pro Plan Fussy & Beauty. Pro Plan Fussy & Beauty merupakan makanan yang lengkap dan seimbang untuk anjing dewasa berukuran mini yang pemilih dan sulit makan. Pro Plan Fussy & Beauty kaya akan protein dan lemak sehingga dapat menjaga massa otot pada anjing yang picky eater. Selain itu, tingginya kandungan protein dan lemak ini memberikan cita rasa yang disukai anjing. Pro Plan Fussy & Beauty juga memiliki bentuk kibble yang beragam sehingga memberikan tekstur yang berbeda dan menggugah selera anjing untuk makan. Pro Plan Fussy & Beauty juga diformulasikan khusus dengan kandungan mineral dan asam amino yang tinggi untuk membantu meningkatkan pigmentasi rambut secara alami dan membuat rambut anjing menjadi berkilau. Kamu bisa mendapatkan Pro Plan Fussy & Beauty di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Perlukah Khawatir Saat Anjing Menjadi Picky Eater? Perlu diketahui bahwa anjing tidak akan berlama-lama menjadi picky eater, karena tentu saja ia merasa lapar dan ingin makan. Apalagi, bila Pet Lovers mencoba tips di atas. Namun, jika anjing kesayangan Pet Lovers tidak makan secara teratur dan enggan melahap makanannya setidaknya sekali dalam sehari hingga tubuhnya kurus, rambutnya tidak berkilau, serta diikuti gejala seperti lemas dan demam, Pet Lovers sebaiknya segera membawanya ke dokter hewan untuk diperiksa. Dengan asupan makanan anjing yang tepat dan tips di atas, tentunya anjing kesayangan Pet Lovers akan terhindar dari kebiasaan pilih-pilih makanan. Kuncinya, Pet Lovers tidak boleh menyerah, tetap konsisten, dan hindari memanjakan anjing agar ia juga tidak memiliki kebiasaan yang kurang baik. Semoga tipsnya membantu!
Kesehatan
4 Alasan Memberikan Pet Food untuk Kucingmu
4 Alasan Memberikan Pet Food untuk Kucingmu
3 mins read
Apa makanan kucing yang biasa kamu berikan untuk kucingmu, Pet Lovers? Sebagian orang mungkin masih memberikan makanan manusia maupun homemade food dibanding makanan kucing dalam kemasan atau pet food. Nah, perlu kamu ketahui bahwa makanan yang diformulasikan khusus seperti pet food punya berbagai kelebihan, lho. Oleh karena itu, Pet Lovers perlu memahami tips memberi makanan kucing yang bisa memberikan manfaat optimal untuk pertumbuhannya. Mengapa Memilih Pet Food? Pet Lovers perlu memperhatikan jenis makanan kucing yang masuk ke dalam tubuh kucingmu agar nutrisinya terpenuhi. Sayangnya, asupan makanan yang diberikan kepada kucing di rumah bisa jadi kurang optimal. Misalnya, jenis makanan rumahan yang diberikan merupakan makanan berbumbu atau makanan sehari-hari untuk manusia, seperti nasi dan ikan goreng. Jenis makanan ini tentu tidak tepat untuk kucingmu. Oleh sebab itu, tips memberi makanan kucing yang bisa Pet Lovers terapkan adalah memberikan pet food, karena pet food memiliki keunggulan berikut ini: 1. Lebih Praktis Dengan menyediakan pet food di rumah, Pet Lovers tidak perlu lagi menyiapkan waktu khusus untuk memasak makanan kucing kesayangan. Selain sudah matang, pet food lebih praktis karena bisa langsung dituangkan ke dalam wadah makanan kucing saat waktu makan kucingmu tiba. 2. Nutrisinya Terukur Kebutuhan nutrisi anak kucing, kucing dewasa, dan kucing senior tentu berbeda-beda. Nah, dalam pet food, kandungan nutrisi seperti protein, lemak, dan nutrisi lainnya sudah diukur sebaik mungkin sehingga sesuai dengan kebutuhan kucingmu sesuai usianya. Makanan kucing kemasan yang baik akan membedakan jumlah kebutuhan nutrisi berdasarkan tahapan usianya. Misalnya, berdasarkan rekomendasi AAFCO, anak kucing dan kucing bunting setidaknya membutuhkan 30% protein, sementara kucing dewasa membutuhkan minimal 26% protein. Semua takaran tersebut akan lebih mudah diberikan melalui pet food. 3. Dapat Disesuaikan dengan Usia dan Gaya Hidup Selain dari faktor usia, gaya hidup juga menjadi penentu kebutuhan nutrisi kucingmu. Misalnya, kucing rumahan (indoor) tentu memiliki gaya hidup yang berbeda dengan kucing yang sering bermain di luar rumah. Oleh sebab itu, makanan kucing yang diberikan juga harus disesuaikan. Bagaimanapun, kebutuhan nutrisi kucing berubah seiring bertambahnya usia dan kondisi kesehatannya. Nah, pet food biasanya menyediakan makanan kucing dengan kandungan yang lengkap dan seimbang serta memenuhi persyaratan AAFCO. 4. Tersedia dalam Bentuk Kering dan Basah Kelebihan lainnya adalah pet food tersedia dalam dua bentuk, yaitu makanan kering (dry food) dan makanan basah (wet food). Makanan kering umumnya punya kibble yang bervariasi dan lebih bertekstur sehingga bisa memberikan pengalaman makan yang menarik bagi kucingmu, sementara makanan basah mengandung lebih banyak air dan memiliki aroma yang menggugah selera kucing. Keempat kelebihan pet food di atas bisa menjadi pertimbanganmu saat memilih makanan basah maupun makanan kering terbaik untuk kucingmu. Sebagai rekomendasi, Pet Lovers bisa memilih untuk memberikan Pro Plan kepada kucing kesayanganmu. Pro Plan memiliki berbagai varian makanan kucing basah maupun kering untuk segala tahapan usia dan berbagai gaya hidup kucing. Misalnya, Pro Plan Kitten Starter dan Pro Plan Kitten yang diperkaya Kolostrum untuk membantu perkembangan sistem imun tubuh anak kucing; serta Pro Plan Adult all variant yang diperkaya Probiotik Aktif untuk mendukung kesehatan pencernaan serta daya tahan tubuh kucing dewasa. Selain itu, Pro Plan juga membantumu memenuhi kebutuhan nutrisi kucing yang memiliki kebutuhan tertentu, seperti Pro Plan Weight Loss. Sterilised bagi kucing yang sudah disteril; Pro Plan Sensitive Skin & Stomach bagi kucing yang memiliki kulit dan perut sensitif; dan masih banyak lagi. Seluruh varian Pro Plan dry food kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang telah ditingkatkan. Kamu juga bisa mengombinasikannya dengan Pro Plan wet food untuk pemberian nutrisi yang lebih optimal. Setelah mengetahui tips memberi makanan kucing di atas, kini Pet Lovers bisa mulai memberikan asupan yang sesuai bagi kebutuhan nutrisi kucing kesayangan Pet Lovers. Dengan demikian, pertumbuhan kucing Pet Lovers bisa optimal dan terhindar dari gangguan kesehatan. Nah, untuk lebih praktis dan mudahnya, Pet Lovers bisa memilih pet food seperti Pro Plan sebagai asupan harian kucing kesayangan. Kamu bisa mendapatkannya di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia.
Makanan & Nutrisi
7 Penyebab Mata Kucing Berair
7 Penyebab Mata Kucing Berair
3 mins read
Ketika anak kucing mengeluarkan air mata, Pet Lovers mungkin khawatir. Apakah mata kucing berair adalah pertanda kucingmu mengalami gangguan kesehatan atau ini adalah hal yang normal? Pet Lovers bisa mengetahuinya dari hal-hal berikut! Penyebab Mata Kucing Berair Pet Lovers perlu mengetahui berbagai penyebab mata kucing berair agar bisa meminimalisir anak kucing kesayangan mengalaminya. Berikut penjelasannya! 1. Genetik Mata berair pada anak kucing juga bisa disebabkan oleh faktor anatomi. Ras kucing berhidung pesek seperti kucing Persia, Himalayan, dan Exotic Shorthair memiliki mata yang berair karena punya hidung yang pesek, sehingga air mata tidak dapat dibuang secara normal melalui saluran yang menghubungkan mata dan hidung. 2. Iritasi Mata Iritasi juga bisa menyebabkan mata kucing berair. Usahakan agar anak kucing terhindar dari aktivitas yang dapat melukai area matanya, sehingga terhindar dari iritasi. 3. Infeksi bakteri dan Cacingan Konjungtivitis pada kucing disebabkan oleh bakteri Chlamydophila felis atau Chlamydia dan menyerang mata serta saluran pernapasan bagian atas (hidung atau tenggorokan). Jika tak segera diobati maka akan menyebar ke paru-paru. Selain itu, mata anak kucing yang terlihat berair dan matanya sulit terbuka bisa disebabkan oleh cacing mata Thelazia californiensis dan Thelazia callipaeda. Keduanya merupakan parasit yang ditemukan pada kucing dan menyerang saluran air mata serta saluran konjungtiva di bawah kelopak mata. Lalat kotoran atau lalat rumah biasanya menjadi inang perantara dan menyimpan larva cacing mata ini. 4. Infeksi Pernapasan Penyebab umum kotoran mata pada anak kucing adalah infeksi saluran pernapasan atas. Ini bisa terjadi karena infeksi virus seperti feline calicivirus, penyakit pernapasan menular, pneumonitis atau rinotrakheitis (virus herpes), bakteri, dan protozoa. Gejalanya bisa ringan dan berkembang menjadi sesuatu yang sangat serius, dan mungkin termasuk keluarnya cairan mata yang lengket dan bernanah. 5. Alergi Selain karena saluran air mata yang tersumbat atau produksi air mata yang berlebihan, ternyata mata kucing berair juga bisa disebabkan oleh alergi yang ditandai dengan anak kucing bersin dan terlihat mengusap-usap matanya karena gatal. Konsultasikan dengan dokter hewan mengenai apa yang perlu dilakukan bila memang penyebabnya adalah alergi. 6. Kontak dengan Benda Asing Mata kucing berair juga bisa disebabkan oleh masuknya benda asing ke dalam mata, misalnya benda tajam atau debu. Jadi, sebisa mungkin hindari anak kucing dari penyebab infeksi mata ini. 7. Tercakar Saudaranya Saat Bermain Saat bermain dengan saudaranya, bisa saja mata anak kucing terluka hingga infeksi dan berair. Jangan lupa juga untuk secara rutin melakukan grooming agar kuku anak kucing tidak membahayakan saudaranya. Tips Mengatasi Mata Kucing yang Berair Bila anak kucing terlanjur mengalami kondisi mata yang berair, Pet Lovers bisa melakukan hal-hal berikut ini sebagai pertolongan pertama di rumah. 1. Bersihkan Mata Anak Kucing Secara Rutin Pet Lovers bisa membersihkan mata dan lipatan daerah mata secara rutin setidaknya 2-3 kali sehari menggunakan kapas dan air hangat. Hindari obat tetes atau pencuci yang dijual bebas, kecuali dokter hewan yang meresepkannya. 2. Jaga Lingkungan Tetap Bersih Usahakan lingkungan sekitar tempat tinggal anak kucing selalu bersih dan rapi. Bagaimanapun juga, mata kucing berair bisa disebabkan oleh infeksi bakteri atau debu. Hal ini untuk menjaga agar kondisi mata anak kucing tidak terlalu parah. 3. Berikan Nutrisi yang Tepat Untuk meminimalkan gangguan kesehatan yang menyebabkan mata kucing berair, Pet Lovers perlu memberikan anak kucing makanan dengan kolostrum untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Misalnya, Pro Plan Kitten Starter. Pro Plan Kitten Starter yang diformulasikan sebagai makanan untuk anak kucing mulai usia 3-5 minggu hingga 6 bulan terbuat dari daging salmon dan tuna asli sebagai bahan baku utamanya. Selain mudah dilembutkan dengan air, Pro Plan Kitten Starter juga diperkaya kolostrum yang membantu perkembangan sistem imun tubuh pada anak kucing serta nutrisi penting lain untuk mendukung pertumbuhannya, seperti kandungan DHA yang dapat menunjang perkembangan mata dan otak. Kamu bisa mendapatkan Pro Plan Kitten Starter di official store Pro Plan di Lazada, Shopeedan Tokopedia. Demikianlah beberapa penyebab mata kucing berair dan tips untuk mengatasinya. Kini Pet Lovers telah mengetahui dan bisa lebih menjaga anak kucing agar terhindar dari kondisi gangguan kesehatan pada matanya.
Kesehatan
Lemas yang Perlu PetLovers Waspadai
6 Penyebab Anjing Lemas yang Perlu PetLovers Waspadai
3 mins read
Memasuki usia senior, yakni di atas 7 tahun, tubuh anjing kesayanganmu mungkin mengalami penurunan fungsi. Bahkan, ia bisa menjadi kurang aktif karena merasa lemas, hingga kesulitan berjalan. Apa faktor penyebab anjing lemas yang mungkin dialami oleh anjing seniormu dan bagaimana cara menolongnya? Penyebab Anjing Senior Lemas dan Kesulitan Berjalan Pet Lovers, ketahui beberapa penyebab anjing seniormu lemas dan terlihat kurang bersemangat. Hal-hal di bawah ini mungkin pernah dialami oleh anjing kesayangan Pet Lovers: 1. Mengalami Degenerative Myelopathy (DM) Mielopati degeneratif (DM) merupakan menurunnya fungsi saraf tulang belakang yang pada akhirnya berdampak pada masalah komunikasi antara otak dan anggota tubuh. Kondisi ini biasa ditemukan pada anjing berusia 8-14 tahun. Pada kondisi ini, anjing senior akan terlihat terhuyung-huyung atau menyeret kakinya saat berjalan. Bahkan, setelah 6-12 bulan, anjing yang mengalami kondisi ini secara bertahap akan kehilangan fungsi anggota tubuh depannya yang ditandai dengan anjing sulit berdiri atau berjalan. 2. Penurunan Fungsi Otak Salah satu penyebab anjing lemas adalah karena fungsi otaknya yang semakin menurun seiring bertambahnya usia. Sama seperti manusia, anjing senior juga mengalami degenerasi fungsi otak yang akan membuatnya jadi lemas, kurang aktif, tidak fokus, dan juga pikun. 3. Obesitas Saat frekuensi aktivitas menurun, anjing senior pun rentan menderita obesitas. Jika sudah mengalami obesitas, maka anjing senior akan makin kesulitan untuk mengangkat tubuhnya, sehingga terkesan lemas dan sulit untuk berjalan. 4. Sendi dan Masalah Persendian Seiring bertambahnya usia, kesehatan sendi dan tulang pun akan ikut melemah. Itu sebabnya di usia senior, anjing terlihat tidak bergairah dan kesulitan untuk berjalan. 5. Kurang Aktif dan Lebih Banyak Tidur Semakin tua usia anjing, energinya pun semakin turun sehingga tingkat aktivitasnya lebih rendah. Kondisi ini adalah bagian dari proses penuaan yang normal. Seiring bertambahnya usia, anjing juga cenderung tidur lebih lama dan lebih sering. 6. Nafsu Makan Berkurang Kurangnya nafsu makan merupakan penyebab anjing lemas yang cukup sering terjadi. Ketika nafsu makan anjing senior berkurang, tentu asupan energi yang masuk juga tidak optimal. Bahkan, anjing yang kurang nafsu makan juga malas untuk beraktivitas. Lakukan Ini Saat Anjing Senior Lemas Yuk, coba lakukan beberapa tips berikut ini untuk membantu anjing Kembali aktif dan otaknya berfungsi dengan baik. 1. Lakukan Pemeriksaan Rutin ke Dokter Hewan Buatlah jadwal untuk pemeriksaan ke dokter guna mengetahui kondisi fisik dan organ dalam anjing seniormu. Walaupun tidak terlihat ada masalah kesehatan, Pet Lovers sebaiknya tetap rutin melakukan pemeriksaan ke dokter hewan agar lebih waspada dan terhindar dari penyebab anjing lemas. 2. Ajak Anjing Senior Melakukan Aktivitas Fisik Pet Lovers bisa berkonsultasi dengan dokter hewan tentang program latihan untuk menjaga anjing senior tetap aktif. Anjing senior yang beraktivitas fisik secara teratur memiliki tingkat stres yang lebih rendah, sehingga lebih bahagia. Kondisi ini juga akan memengaruhi nafsu makannya. 3. Cek Asupan Nutrisinya Asupan nutrisi merupakan hal yang tak kalah penting untuk mendukung aktivitas dan fokus anjing senior kesayangan Pet Lovers. Pastikan anjing seniormu mendapatkan pola makan seimbang yang dirancang untuk usianya. Pola makan yang sehat dan asupan glukosamin dapat membantu anjing senior Pet Lovers tetap aktif dan terhindar dari penyebab anjing lemas. Nah, kandungan glukosamin yang penting untuk menjaga kesehatan persendian anjing senior ini bisa didapatkan dari Pro Plan Adult 7+ Bright Mind. Pro Plan Adult 7+ Bright Mind diformulasikan khusus untuk anjing yang memasuki masa tua di umur 7 tahun ke atas untuk mencegah tanda-tanda penuaan yang tidak selalu terlihat pada anjing senior. Formula BRIGHT MIND dalam Pro Plan Adult 7+ hadir dengan kandungan minyak botani yang kaya akan MCT (Medium Chain Triglycerides). Minyak MCT dapat digunakan sebagai energi tambahan bagi otak anjing dan terbukti membantu meningkatkan fokus serta daya ingat dalam 30 hari pemakaian. Selain itu, kandungan protein yang tinggi dan glukosamin di dalamnya dapat mendukung kesehatan otot, tulang, dan sendi pada anjing senior. Pro Plan Adult 7+ Bright Mind hadir dalam dua varian sesuai ukuran anjing senior, yaitu Pro Plan Adult 7+ Bright Mind Small & Mini dan Pro Plan Adult 7+ Bright Mind Medium & Large. Keduanya bisa kamu dapatkan di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Itulah beberapa hal yang ternyata bisa jadi penyebab anjing lemas, terutama di usia senior. Pet Lovers kini bisa lebih menjaga anjing senior kesayangan agar terhindar dari kondisi yang semakin memburuk di usianya yang tak muda lagi.
Kebutuhan Senior
4 Penyebab Kucing Mencret dan Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan
4 Penyebab Kucing Mencret dan Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan
3 mins read
Pet Lovers, saat kucingmu diare, tentu ia akan merasa tidak nyaman bahkan rentan lemas hingga dehidrasi. Oleh sebab itu, ayo kenali penyebab kucing mencret atau diare dan pertolongan pertama yang bisa Pet Lovers lakukan. Penyebab Kucing Mencret 1. Perubahan Pola Makan Perubahan pola makan yang diberikan kepada kucing kesayangan bisa menjadi salah satu penyebab kucing mencret. Misalnya, saat Pet Lovers sedang memberikan makanan baru secara tiba-tiba, tanpa melakukan masa transisi pada kucing. Selain itu, satu atau lebih bahan baku dalam makanan baru mungkin tidak cocok dengan kucing Petlovers. 2. Alergi Makanan Kucing juga bisa memiliki alergi terhadap makanan. Meskipun tidak terlalu umum, beberapa kucing mungkin alergi terhadap kandungan protein. Pet Lovers bisa berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai hal ini. 3. Keracunan Makanan Hati-hati, asupan yang tidak tepat juga bisa jadi penyebab kucing mencret. Mulai dari makanan atau camilan yang kedaluwarsa hingga makanan manusia yang beracun bagi kucing. Beberapa makanan manusia yang bisa membuat kucing keracunan adalah cokelat, bawang-bawangan, hingga telur mentah. 4. Virus Penyebab kucing mencret berikutnya adalah infeksi yang disebabkan oleh virus seperti Feline Panleukopenia Virus (FPV) dan virus leukemia. Selain itu, bakteri seperti Salmonella dan Campylobacter serta parasit seperti Giardia, Tritrichomonas dan Coccidian juga bisa jadi penyebab diare. Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan Nah Pet Lovers, setelah mengetahui penyebab kucing mencret, berikut ini adalah pertolongan pertama yang dapat dilakukan : • Berikan Asupan Air Kucing dengan diare perlu minum air dalam jumlah yang cukup untuk mencegah dehidrasi. Isi mangkuk air kucing kesayangan dengan air bersih dan pertimbangkan untuk menambahkan mangkuk ekstra yang berisi kaldu ayam atau sapi yang diencerkan. Pastikan kucing Pet Lovers meminum kuah kaldu segera setelah disajikan mengingat kaldunya mudah terkontaminasi bakteri bila tidak segera diminum. Cara lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan asupan air kucing adalah mengalihkannya dari makanan kering ke makanan basah. Untuk memulainya, Pet Lovers memberikan kucing kesayangan makanan kucing yang basah (wet food) dulu. Kemudian sebagai variasi, Pet Lovers juga dapat mencampurkan satu atau dua sendok makan air hangat ke dalam makanan basahnya . • Makanan Kucing yang Mengandung Probiotik Aktif Populasi bakteri sehat dalam saluran usus kucing nyatanya juga diperlukan untuk menjaga kesehatan pencernaan tetap terjaga. Terkadang, ketika gangguan pencernaan muncul, diare pada kucing akan berlanjut bahkan setelah gangguan awal seperti stres telah teratasi. Oleh karena itu, Pet Lovers bisa memberikan makanan kucing yang mengandung probiotik untuk mengembalikan populasi bakteri baik dalam usus kucing, sehingga kesehatan pencernaan kembali normal. Misalnya, memberikan Pro Plan Sensitive Skin & Stomach dan Pro Plan Wet Sensitive. Pro Plan Sensitive Skin & Stomach kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan bagi kucing dewasa dengan pencernaan serta kulit yang sensitif. Tak hanya dibuat dari ikan salmon dan tuna asli, Pro Plan Sensitive Skin & Stomach juga diperkaya probiotik aktif yang baik untuk menjaga kesehatan saluran cerna. Bahan baku yang digunakan berkualitas tinggi dan mudah dicerna, sehingga tidak memperberat kerja usus. Selain itu, bentuk kibble-nya yang lebih bervariasi juga memberikan tekstur dan membantu membersihkan plak pada gigi, serta meningkatkan selera makan kucing kesayanganmu. Bila Pet Lovers memilih makanan basah untuk meningkatkan asupan air pada kucingmu, kamu bisa memberikan Pro Plan Wet Sensitive. Pro Plan Wet Sensitive dengan kadar air 80% dibuat dari bahan baku berkualitas tinggi dengan tingkat kecernaan tinggi yang dapat membantu kucing berperut sensitif seperti kucingmu untuk mendapatkan nutrisi optimal. Kamu bisa mendapatkan kedua varian produk ini di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Demikianlah beberapa hal yang bisa jadi penyebab kucing mencret. Setelah mengetahuinya, Pet Lovers kini bisa lebih menjaga kucing kesayangan agar terhindar dari penyakit diare dan juga mengetahui cara untuk pertolongan pertama yang bisa dilakukan. Jika diare terjadi dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam 1 hari, segera bawa ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kesehatan
Dog feeding
Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Anjing - Buah Berbahaya
3 mins read
Pet Lovers mungkin sudah menyiapkan makanan anak anjing terbaik untuk hewan peliharaan. Namun, mengingat ia tinggal di rumah bersama keluarga dan melihat kebiasaan makan anggota keluarga, sangat mungkin bila ia tertarik dengan makanan manusia, seperti buah dan sayur. Apakah anjing boleh makan jeruk? Apakah anjing boleh makan jambu? atau Apakah anjing boleh makan salak? Petlovers beberapa buah dan sayur seperti pisang, mangga, jeruk, mentimun, atau wortel mungkin aman bila tak sengaja dikonsumsi anjing kecilmu. Namun, beberapa sayur dan buah berikut harus dihindari agar anak anjingmu tidak mengalami gangguan kesehatan, karena merupakan makanan yang tidak boleh dimakan anjing. Jenis Buah yang Harus Dihindari Berikut ini adalah beberapa buah yang tidak boleh untuk anjing kesayangan Pet Lovers, karena termasuk dalam buah yang tidak boleh dimakan anjing. 1. Alpukat Meskipun alpukat merupakan buah yang menyehatkan bagi Pet Lovers, sebaiknya lebih berhati-hati saat Pet Lovers membuang kulit dan daun alpukat. Sebab, kulit dan daun alpukat mengandung persin yang merupakan racun bagi anjing karena menyebabkan anjing muntah dan diare. 2. Ceri Makanan yang tidak boleh dimakan anjing selanjutnya adalah ceri. Biji ceri mengandung sianida yang beracun bagi anjing. Zat sianida ini dapat mengganggu peredaran oksigen pada sel darah anjing, sehingga anjing kesayangan Pet Lovers tidak bisa mendapatkan cukup oksigen. Jika anak anjing makan ceri, Pet Lovers harus waspada terhadap perubahan pupil yang membesar, ataupun saat anjing kesulitan bernapas dan gusinya memerah. Kondisi ini mungkin tanda-tanda anak anjing keracunan sianida. 3. Anggur Anggur maupun kismis (anggur kering) sangat beracun bagi anak anjing dari ras apapun. Faktanya, mengonsumsi anggur berisiko menyebabkan gagal ginjal mendadak pada anak anjing. Jadi, Pet Lovers perlu memperhatikan buah berbahaya yang merupakan makanan yang tidak boleh dimakan anjing ini agar tidak ada di sekeliling anak anjing kesayangan Pet Lovers, ya! Sayur yang Harus Dihindari Selain buah, nyatanya sayur jenis tertentu juga termasuk makanan yang tidak boleh dimakan anjing. Berikut ini adalah penjelasannya: 1. Jamur Anak anjing harus menghindari makanan apapun yang mengandung jamur. Meskipun hanya 50-100 dari 50.000 spesies jamur di seluruh dunia yang diketahui beracun, sebaiknya Pet Lovers tidak mengambil risiko. Selain dapat menyebabkan gangguan kesehatan, jamur bahkan bisa menyebabkan kematian jika dikonsumsi anak anjing. 2. Bawang Baik itu bawang merah, bawah putih, bawang bombay, daun bawang, maupun bagian dari tumbuhan bawang lainnya tidak boleh ada dalam jangkauan anak anjing. Mengonsumsi bawang bisa menyebabkan sel darah merah anak anjing pecah dan mengakibatkan muntah, diare, sakit perut, dan mual. Keracunan bawang bisa terjadi lebih serius pada ras anjing Jepang seperti Akita dan Shiba Inu. 3. Tomat Tomat matang umumnya relatif aman untuk anak anjing. Meski demikian, bagian dari tanaman tomat yang berwarna hijau, yakni daun dan batangnya, mengandung zat beracun yang disebut solanin dan berbahaya untuk anak anjingmu. Jadi, Pet Lovers harus berhati-hati saat mengolah makanan berbahan dasar tomat atau menaruh belanjaan tomat di rumah saat anak anjing sedang bermain. Bila Pet Lovers menanam pohon tomat di rumah, sebaiknya jauhkan anak anjingmu dari area tanaman tomat, ya. Tips Mencegah Anak Anjing Memakan Buah dan Sayur Berbahaya Pet Lovers bisa mencoba beberapa cara berikut ini untuk menghindarkan anak anjing kesayangan dari makanan yang tidak boleh dimakan anjing. 1. Jauhkan dari Jangkauan Hindari menyimpan bahan makanan yang tidak boleh dimakan anjing di tempat yang bisa ia jangkau. Sebaiknya, Pet Lovers menyimpan buah dan sayur tersebut di meja yang tinggi, di dalam wadah yang terkunci, atau di dalam kulkas. 2. Hindari Memakan Sayur dan Buah di Hadapan Anjing Anak anjing pasti akan penasaran saat melihat Pet Lovers memakan sesuatu. Dia akan mendekat dan mengendus hingga menggigitnya. Oleh sebab itu, sebaiknya Pet Lovers mengonsumsi makanan tersebut saat anjing istirahat atau tidak ada di sekelilingmu. 3. Berikan Anjing Makan Secara Teratur Rutin memberi makan bisa menjadi tips ampuh untuk menghindari anak anjing mencari-cari makanan sendiri. Oleh karena itu, agar anak anjing kesayanganmu tetap kenyang dan kebutuhan nutrisinya terpenuhi, berikan makanan anjing yang tepat seperti Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development. Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development hadir dalam tiga varian sesuai ukuran tubuh anak anjing, yaitu Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Small & Mini; Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Medium; dan Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Large. Ketiga varian Pro Plan Puppy ini sama-sama mengandung kolostrum yang terbukti secara ilmiah dapat mendukung sistem kekebalan tubuh anak anjing. Tak hanya itu, Pro Plan Puppy juga memiliki bentuk kibble yang mudah dihaluskan serta mudah dicerna sehingga memudahkan anak anjing untuk mengonsumsinya saat masa perkenalan makanan anjing. Kamu bisa mendapatkannya di official store Pro Plan di Shopee, Lazada, dan Tokopedia. Terakhir, Pet Lovers perlu ingat bahwa anak anjing akan mendekat setiap melihatmu makan dan ini hal yang wajar. Oleh sebab itu, Pet Lovers yang perlu mengontrol diri saat ingin mengonsumsi jenis makanan yang tidak boleh dimakan anjing.
Kesehatan
Cat grooming
Perlukah Memandikan Kucing Kesayangan? Cek Faktanya!
3 mins read
Tahukah Pet Lovers, kucing merupakan hewan yang umumnya menyukai kebersihan, sehingga rutin melakukan self grooming seperti menjilat rambutnya. Lalu, apakah perlu memandikan kucing dengan sampo secara rutin? Ayo cek faktanya! Apakah Kucing Perlu Sering Dimandikan? Pada dasarnya kucing tidak menyukai air. Apalagi, bagi kucing, mandi merupakan kegiatan yang sangat menegangkan hingga bisa membuat mereka stres. Bila memungkinkan, cukup bersihkan area yang kotor daripada membasahi seluruh tubuhnya. Meski demikian, ada kalanya kucing kesayanganmu tidak bisa membersihkan dirinya sendiri. Ketika tubuh kucing kesayanganmu berada dalam kondisi yang kotor setelah bermain di luar ruangan, memandikan kucing merupakan ide yang bagus untuk membersihkan tubuhnya. Cara Memandikan Kucing Kamu bisa memandikan kucing sendiri maupun dengan bantuan ahli. Bila sudah memutuskan untuk meminta bantuan groomer yang sudah berpengalaman, tetap mandikan kucingmu di rumah dengan alat mandi pribadi supaya lebih terjaga kebersihannya. Nah, bila kamu akan memandikan kucing sendiri, sebaiknya siapkan beberapa kebutuhan berikut: • Ember plastik besar, bak cuci, atau bak mandi (dilapisi dengan alas lantai anti selip) untuk digunakan sebagai tempat mandi kucing. • Sampo khusus untuk kucing. Hindari menggunakan sampo manusia karena tidak cocok untuk rambut dan kulit kucing. • Kondisioner kucing jika diperlukan. • Satu atau dua handuk. • Sikat atau sisir untuk membantu mengurai rambut yang kusut. Setelah semua alat untuk memandikan kucing sudah tersedia, Petlovers bisa melakukan tahapan ini: • Masukan kapas ke dalam telinga kucing untuk membuatnya tetap kering. Hal ini juga bisa meredakan stres, karena mencegah kucingmu mendengar dengan jelas. • Isi bak dengan air hangat secukupnya dan turunkan kucing dengan lembut ke dalam air. Hindari mengisi bak dengan terlalu banyak air karena bisa membuatnya semakin cemas. • Oleskan sedikit sampo dan air hangat ke area yang kotor saja. Jika akan memandikan seluruh tubuhnya, hindari bagian kepalanya dan sabuni seluruh tubuh termasuk ekor, bagian bawah, dan leher. • Jika sudah siap untuk dibilas, gunakan satu tangan untuk menyiram air secara perlahan dan tangan lainnya untuk melindungi mata dan telinga kucing. • Ulangi proses di atas jika Petlovers menggunakan kondisioner kucing. Pastikan sampo dan kondisioner dibilas sampai bersih supaya residunya tidak terjilat oleh kucingmu secara tak sengaja. • Setelah dibilas sampai bersih, gunakan handuk untuk mengeringkan rambutnya. Bila diperlukan, petlovers bisa juga mengeringkan rambut kucing kesayangan dengan hairdyer menggunakan suhu paling rendah untuk mempercepat proses pengeringan. • Untuk kucing yang memiliki rambut tebal dan panjang, Pet Lovers perlu menyisir rambutnya supaya tidak kusut dan menggumpal. • Terakhir, pastikan untuk memberi hadiah pada kucing karena telah berperilaku baik. Camilan, pujian, dan waktu bermain setelahnya dapat membantunya mengenali waktu mandi, sehingga memudahkan proses memandikan kucing di lain waktu. Pet Lovers juga bisa menjadikan waktu setelah mandi sebagai jam makan, dan bisa berikan Pro Plan Adult untuk kucing kesayangan. Makanan kering Pro Plan Adult kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan untuk kucing berusia 1 tahun ke atas. Formula yang baru ini hadir dalam dua varian, yaitu Pro Plan Adult dengan Formula Ayam dan Pro Plan Adult dengan Formula Salmon. Formulanya mengandung probiotik aktif untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan kekebalan tubuh kucing. Selain itu, Pro Plan Adult juga mengandung arginin, antioksidan, dan omega 3 yang diformulasikan untuk menjaga kesehatan ginjal kucing dewasa. Keduanya menggunakan daging asli sebagai bahan utamanya. Selain makanan kering, kamu juga bisa memberikan makanan basah Pro Plan Wet Adult untuk mendukung pemenuhan nutrisi optimal kucing kesayanganmu. Ketiga varian Pro Plan Adult ini bisa kamu dapatkan di Lazada, Sho-pee, dan Tokopedia. Memandikan kucing sebenarnya tidak sulit. Namun, saat kucingmu ketakutan, mungkin saja ia mencoba menggigit atau mencakar Pet Lovers. Jika hal ini sering terjadi, sebaiknya Pet Lovers meminta bantuan dari groomer berpengalaman, ya.
Kesehatan
4 Ciri-ciri Kucing Sakit yang Perlu PetLovers Tahu
4 Ciri-ciri Kucing Sakit yang Perlu PetLovers Tahu
3 mins read
Setelah memasuki usia senior, sangat wajar bila kondisi kesehatan kucing mulai menurun dan rentan sakit. Nah, saat kucing senior sakit, Pet Lovers bisa melihatnya dari perubahan perilaku. Jadi, ciri-ciri kucing sakit tak hanya dilihat dari muntah, diare, atau suhu tubuh yang meningkat. Bila kucing Pet Lovers melakukan hal tak biasa atau menunjukkan perilaku ini, bisa jadi ia sedang dalam kondisi tidak sehat dan membutuhkan pertolongan. Yuk, simak penjelasan ciri-ciri kucing sakit berikut! 1. Makan Sangat Banyak atau Tidak Menghabiskan Makanannya Kucing senior yang merasa tidak enak badan biasanya tidak mau makan. Namun, beberapa penyakit juga dapat menyebabkan nafsu makan meningkat. Nafsu makan yang meningkat dapat disebabkan oleh gangguan endokrin, seperti diabetes atau bahkan hipertiroidisme; atau masalah malabsorpsi nutrisi seperti kanker usus atau penyakit radang usus. Jika kucing senior kesayanganmu tidak makan dengan benar lebih dari 24 jam, segera cari pertolongan dari dokter hewan. Nafsu makan yang tidak seperti biasanya tersebut bisa jadi ciri-ciri kucing sakit. 2. Sering Tidur Secara umum, kucing senior memiliki tingkat energi yang rendah, tetapi jika kucing seniormu tingkat aktivitasnya lebih rendah dari biasanya, bisa saja itu merupakan ciri-ciri kucing sakit. Jadi, jika Petlovers menemukan kucing senior kesayangan lebih banyak tidur daripada biasanya dan kehilangan minat untuk bermain, Petlovers perlu mendatangi dokter hewan untuk tahu keadaan dari kucing kesayangan. 3. Enggan Didekati Kucing senior yang tiba-tiba enggan didekati dan lebih suka bersembunyi bisa menjadi salah satu ciri-ciri kucing sakit. Bersembunyi dapat dikaitkan dengan semua jenis penyakit kucing dan bisa juga menjadi tanda cedera, stres, kecemasan, atau ketakutan. Setiap kucing memang perlu istirahat dan terkadang memilih sendiri. Tetapi, jika kucing senior Pet Lovers mulai memiliki kebiasaan bersembunyi dalam jangka waktu yang lama —terutama jika ada perubahan dalam kebiasaan makan dan minum serta perilaku lainnya— inilah saatnya untuk berkonsultasi dengan dokter hewan. Dengan begitu, Pet Lovers bisa mengetahui penyakit apa yang diderita oleh kucing senior kesayangan. 4. Self Grooming Secara Berlebihan atau Malas Self Grooming Kucing senior yang kurang enak badan cenderung tidak merawat dirinya atau self grooming dengan baik. Oleh karena itu, biasanya Pet Lovers akan melihat rambut yang berantakan atau berminyak, rambut yang kusut, atau gumpalan rambut yang rontok. Dalam beberapa kasus, Petlovers akan melihat perbedaan kilau rambut atau peningkatan jumlah ketombe. Sementara itu, kucing senior yang merawat dirinya sendiri secara berlebihan juga bisa menjadi ciri-ciri kucing sakit. Perawatan yang berlebihan mungkin merupakan reaksi terhadap masalah kulit seperti alergi; adanya parasit seperti kutu atau tungau; ataupun munculnya nyeri seperti yang disebabkan oleh artritis; masalah kandung kemih; atau respons terhadap stres. Jika aktivitas tersebut mulai meresahkan, Petlovers perlu mendatangi dokter hewan untuk bisa berkonsultasi lebih lanjut. Sembari berkonsultasi pada dokter hewan, pastikan Pet Lovers tetap menjaga asupan nutrisi optimal untuk kucing seniormu. Misalnya, memberikan Pro Plan Adult Senior 7+ dan Pro Plan Wet Adult 7+. Pro Plan Adult 7+ hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan untuk kucing usia 7 tahun ke atas. Terbuat dari ikan salmon dan tuna asli, formula Pro Plan adult 7+ juga diperkaya dengan probiotik aktif untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengandung formulasi LONGEVIS yang terbukti secara ilmiah membantu meningkatkan kualitas hidup kucing, sehingga dapat memperpanjang usia kucing senior. Sementara itu, Pro Plan Wet Adult 7+ mengandung nutrisi dengan formulasi serat inulin, prebiotik, dan antioksidan untuk mendukung kesehatan fungsi organ pada kucing di atas usia 7 tahun. Kamu bisa mendapatkan keduanya di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Itu tadi merupakan beberapa ciri-ciri kucing sakit yang bisa Pet Lovers waspadai pada kucing seniormu. Jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter hewan bila menemukan perilaku yang tak biasa pada kucing seniormu, ya.
Kesehatan

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 54
  • Halaman 55
  • Halaman 56
  • Halaman 57
  • Halaman 58
  • Halaman 59
  • Halaman 60
  • Halaman 61
  • Halaman 62
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.