Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Seputar Kehamilan Kucing yang Perlu Diketahui
Seputar Kehamilan Kucing yang Perlu Diketahui
2 mins read
Kucing adalah salah satu hewan mamalia yang bisa hamil sebanyak lima kali dalam setahun. Namun, idealnya kehamilan kucing hanya terjadi satu atau dua kali saja dalam setahun untuk waktu pemulihan yang maksimal. Anda yang baru pertama kali mendampingi masa kehamilan pada kucing, penting untuk mengetahui beberapa hal mengenai kehamilan kucing, termasuk dengan berapa lama masa kehamilan pada kucing dan juga tanda kucing melahirkan. Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel berikut! Apa saja tanda adanya kehamilan kucing? Di masa awal kehamilan, ia jarang menunjukan tanda-tanda fisik kehamilannya hingga mencapai beberapa minggu. Namun, berikut beberapa tanda fisik yang menunjukan bahwa adanya kehamilan yang bisa ditemukan setelah usia kehamilan 2-3 minggu. • Setelah 15-18 hari, bagian putingnya terlihat membesar dan berwarna merah yang dikenal dengan sebutan “pinking up”. • Mirip seperti kehamilan pada manusia, adanya “morning sickness” yang ditandai dengan mual. • Bagian perut membesar • Bertambahnya berat badan, sekitar 1-2 kg (tergantung jumlah anak kucing yang dikandung) • Nafsu makan yang bertambah yang menyebabkan peningkatan berat badan • Lebih sering mendengkur dan terlihat lebih manja dan mencari perhatian Beberapa tanda fisik di atas bisa mendeteksi adanya kehamilan pada kucing. Namun, beberapa tanda di atas juga bisa merupakan tanda-tanda penyakit fisik yang lain. Untuk mengetahui lebih jelasnya apakah sedang terjadi adanya kehamilan atau tidak, lakukan pengecekan ultrasound ke dokter hewan. Dalam pengecekan ultrasound ini Anda juga dapat mengetahui berapa banyak jumlah anak kucing yang sedang dikandung. Berapa lama masa kehamilan kucing? Umumnya, berapa lama masa kehamilan pada masing-masing kucing berbeda-beda. Masa kehamilan pada kucing bisa berlangsung 61 hari sampai 72 hari, namun idealnya, masa kehamilan biasanya sekitar 63-67 hari. Tidak ada tanda pasti kapan masa kehamilan ini akan berakhir, oleh karena sebaiknya Anda memperhatikan tanda kucing melahirkan agar bisa mendampinginya. Apa saja tanda kucing akan melahirkan? Alamiahnya, setiap kucing bisa mengatasi proses melahirkannya sendiri. Namun, ada baiknya Anda juga bersiaga di dekatnya saat mendekati waktu melahirkan, baik untuk membuatnya tetap nyaman dan juga berjaga-jaga jika adanya komplikasi atau permasalahan serius. • Berikut tanda kucing melahirkan yang umum terjadi: • Menolak makan • Terlihat gelisah dan mencari tempat yang terpencil • Suhu tubuhnya menurun menjadi sekitar 37.8°C dalam 12-23 jam sebelum melahirkan • Tepat sebelum melahirkan, sang induk terdengar lebih berisik, gelisah dan juga semakin sering menjilati tubuhnya • Tanda kucing melahirkan yang paling terlihat adalah adanya kontraksi yang diikuti dengan cairan yang keluar dari vaginanya. Umumnya, cairan ini merupakan tanda yang normal, namun jika cairan yang keluar berwarna hitam dan bertekstur kental atau berwarna seperti darah, segera hubungi dokter hewan terdekat • Setelah cairan tersebut keluar, induk kucing kemudian akan segera melahirkan anak-anak kucing. Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa umumnya setiap kucing bisa mengatasi proses melahirkannya sendiri, sehingga Anda tidak perlu membantunya. Namun, tugas Anda adalah melihat adanya cairan yang berubah warna, atau jika sang induk mengejan tanpa mengeluarkan anak kucing untuk bisa segera menghubungi dokter hewan. Di masa kehamilan kucing, mereka juga membutuhkan nutrisi yang tepat untuk mempersiapkan dirinya untuk melahirkan. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kebutuhan kucing hamil adalah dengan memberikan makanan yang tepat. Makanan anak kucing bisa menjadi makanan kucing hamil yang tepat. Cek berbagai rekomendasi makanan anak kucing di sini.
Perilaku & Pelatihan
Gigi Anjing: Struktur dan JenisnyaGigi Anjing: Struktur dan Jenisnya
Ketombe Pada Anjing? Jangan Khawatir, Berikut Panduannya!
2 mins read
Ketombe pada anjing adalah hal yang mungkin terdengar asing, namun percayalah ini merupakan hal yang normal dan seringkali terjadi pada anjing. Sama seperti manusia, ketombe pada anjing memberikan dampak yang tidak nyaman untuknya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab ketombe pada anjing dan ciri-cirinya agar mengetahui cara menghilangkan ketombe pada anjing. Penyebab Ketombe Pada Anjing Pada dasarnya, ketombe adalah hal yang umum terjadi pada binatang karena produksi minyak kulit. Biasanya, produksi minyak berlebih bisa mempengaruhi kesehatan kulitnya yang bisa menyebabkan butiran kulit kering yang disebut dengan ketombe. Tak hanya itu, ketombe pada anjing juga bisa saja terjadi karena kondisi sebaliknya, yaitu produksi minyak yang terlalu sedikit menyebabkan iritasi kulit. Selain itu, berikut ini beberapa penyebab ketombe pada anjing yang sering ditemukan: • Diet yang tidak seimbang, contohnya kekurangan kandungan vitamin, air atau asam lemak yang bisa menjaga kesehatan kulit • Under dan over grooming atau rutinitas grooming yang tidak cocok • Cuaca yang kering karena sedikitnya kelembapan udara yang menyebabkan kulit sang anjing menjadi kering. • Jika anjing Anda masih kecil dan tidak pernah mengalami permasalahan lain selain ketombe, bisa jadi hal ini terjadi karena adanya alergi musiman atau alergi karena lingkungan. • Infeksi bakteri atau jamur. Untuk mengatasi penyebab ketombe pada anjing yang satu ini mungkin dibutuhkan penanganan yang tepat dari dokter. Cara Mendeteksi Ketombe Pada Anjing Ketombe pada dasarnya sangat mudah ditemukan. Saat Anda melihat adanya butiran putih yang menempel pada rambutnya, cobalah untuk segera mengecek kondisi kulitnya secara menyeluruh. Jika ia terlihat sering menjilat, menggigit atau menggaruk kulitnya, biasanya akan terlihat kemerahan atau iritasi di sekitar kulitnya. Di beberapa kasus, ketombe pada anjing juga dapat menyebabkan aroma tidak enak, kerontokan dan juga luka atau koreng. Jika Anda melihat ada tanda-tanda kurang nyaman atau berbeda dari anjing kesayangan Anda, segeralah berkonsultasi pada dokter. Ras Anjing yang Paling Mudah Terkena Ketombe Setiap anjing bisa saja memiliki ketombe, namun ada beberapa ras anjing yang lebih mudah terkena ketombe karena jenis kulitnya dan juga rambutnya yang panjang, seperti golden retrievers, Cavalier King Charles spaniels, Yorkshire terriers, Jack Russell terriers dan Norfolk terriers karena memiliki kulit yang lebih sensitif. Oleh karena itu, disarankan untuk rutin mengecek kondisi kulit dan juga rambut anjing kesayangan Anda, terutama anjing dengan rambut yang panjang dan tebal. Cara Menghilangkan Ketombe Pada Anjing Ketombe pada anjing memberikan ketidaknyamanan padanya, oleh karena itu, berikut beberapa cara mengatasi ketombe pada anjing yang bisa dilakukan: • Pastikan gizi yang seimbang yang mengandung vitamin yang dibutuhkan. Cek berbagai rekomendasi makanan anjing yang penuh nutrisi dan gizi di sini. • Gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara di rumah • Coba mengubah atau mengganti rutinitas grooming-nya dan lihat apakah ada perubahan • Jika beberapa cara di atas tidak memberikan perubahan, sebaiknya berkonsultasi ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai ketombe pada anjing. Biasanya, ketombe pada anjing ini juga dialami oleh anjing dengan kulit yang sensitif. Untuk anjing dengan kulit yang sensitif, Anda bisa mengganti makanannya dengan varian dari Pro Plan yang bisa mengatasi permasalahan kulit sensitifnya. Yuk jaga kondisi kulit anjing kesayangan Anda agar terbebas dari ketombe pada anjing!
Perilaku & Pelatihan
Gigi Anjing: Struktur dan JenisnyaGigi Anjing: Struktur dan Jenisnya
Gigi Anjing: Struktur dan Jenisnya
2 mins read
Gigi anjing juga memiliki struktur yang sesuai dengan jenis dan juga kebutuhannya, mulai untuk mengunyah, merobek makanan dan juga fungsi lainnya. Untuk lebih lanjutnya, yuk kenali struktur gigi pada anjing dan juga jenisnya di artikel berikut! Jumlah Gigi Anjing Umumnya, gigi pada anjing dewasa berjumlah 42, dengan 20 gigi di bagian atas dan 22 di bagian bawah. Sebagian besar anjing memiliki jumlah gigi yang sama. Jika gigi di anjing Anda berjumlah kurang lebih 42, hal itu terjadi karena giginya patah atau tanggal yang biasanya terjadi karena ia mengunyah benda-benda yang terlalu keras, seperti batu atau metal, serta bisa juga karena masalah kesehatan yang mengganggu pertumbuhan gigi. Berbeda dengan anjing dewasa, anak anjing memiliki 28 gigi susu, dengan 14 gigi di bagian atas dan 14 lagi di bagian bawahnya. Seiring bertambahnya usia, bagian gigi ini akan tanggal dan tumbuh menjadi gigi permanen yang berjumlah 42. Jenis Gigi Anjing Sama seperti manusia, jenis gigi pada anjing juga berbeda-beda dengan struktur gigi yang sudah tertata sesuai dengan fungsi dan juga penggunaannya. Jenis gigi yang pertama adalah gigi seri. Gigi seri berukuran kecil yang terdapat di bagian depan. Jenis gigi seri ini berfungsi untuk mengorek-ngorek dan mengikis makanan. Biasanya, gigi seri ini juga mereka gunakan untuk mengangkat kutu yang ada di rambutnya. Kedua, gigi taring. Struktur gigi pada anjing ini menempatkan gigi taring berjumlah empat buah dengan dua di bagian atas dan dua lagi di bagian bawah. Struktur gigi pada anjing menunjukan bahwa gigi taring terletak di antara gigi seri dan gigi geraham. Jenis gigi yang satu ini berfungsi untuk mencabik-cabik makanan, seperti daging. Selain itu, gigi taring ini juga digunakan untuk menggenggam mainan, seperti mainan, tulang atau tongkat. Ketiga, gigi geraham depan. Gigi geraham depan berfungsi untuk mengunyah makanan. Makanya, saat anjing sedang makan, terlihat ia mengunyah dari bagian samping mulutnya, hal ini terjadi karena struktur gigi bagian gigi geraham depan yang berfungsi sebagai pengunyah makanan. Jumlah gigi geraham depan ini ada 16, yaitu 8 di bagian atas dan 8 di bagian bawah. Terakhir, gigi geraham belakang. Jenis gigi yang satu ini berfungsi untuk menghancurkan makanan yang memiliki tekstur keras atau yang sulit dikunyah, seperti biskuit atau makanan anjing yang kering. Dari struktur gigi di anjing, terlihat bahwa gigi geraham belakang terletak di bagian paling belakang gigi. Cara Mengetahui Umur Anjing dari Gigi Gigi anjing memang bisa menunjukan usianya. Berikut cara mengetahui umur anjing dari giginya: • 6-8 minggu: semua gigi susunya sudah lengkap • 7 bulan: semua gigi sudah berganti menjadi gigi permanen yang berwarna putih bersih • 1-2 tahun: warna gigi terlihat lebih kusam dan bagian belakang sudah mulai menguning • 3-5 tahun: terlihat adanya karang gigi yang menunjukan tanda-tanda perlunya pengecekan kondisi kesehatan gigi anjing • 5-10 tahun: adanya berbagai gangguan gigi • 10-15 tahun: terlihat tanggalnya beberapa gigi Untuk menjaga kesehatan giginya, Anda bisa memberikan snack gigi seperti DENTALIFE® Small & Medium Dog Dental Dog Chews dengan tekstur berpori kenyal yang berfungsi untuk membersihkan gigi dan mengurangi pembentukan karang gigi. Untuk perawatan gigi anjing kesayangan Anda, berikan snack gigi ini sekali sehari. Yuk perhatikan kesehatan gigi anjing kesayangan Anda dengan melakukan pengecekan rutin ke dokter.
Perilaku & Pelatihan
Ciri Ciri Anjing Melahirkan & Cara Membantunya
Ciri Ciri Anjing Melahirkan & Cara Membantunya
3 mins read
Masa kehamilan anjing hanya berlangsung selama kurang lebih 2 bulan. Tentunya waktu ini merupakan momen yang singkat untuk belajar berbagai hal mengenai kehamilan anjing. Namun, tak perlu khawatir, dalam artikel ini kita akan membahas tentang tanda anjing akan melahirkan dan juga apa saja cara membantu anjing melahirkan. Ciri Ciri Anjing Mau Melahirkan Berikut tanda anjing akan melahirkan yang perlu Anda waspadai: Pertama, suhu tubuh yang menurun, dari 38.5°C ke 37°C yang umumnya terjadi 12-24 jam sebelum anjing melahirkan. Oleh karena itu, penting untuk mengecek suhu tubuh anjing Anda setiap dua kali sehari di masa akhir kehamilannya untuk mengetahui tanda anjing akan melahirkan. Tanda anjing akan melahirkan yang kedua adalah biasanya ia terlihat kurang beristirahat dan mengurung diri di tempat yang sepi dan juga tenang. Tak jarang, dalam fase ini, sang induk terlihat seperti mengacak-ngacak tempat tidurnya. Biasanya, ini merupakan tanda anjing akan melahirkan dalam waktu 12-24 jam. Selain itu, ciri ciri anjing mau melahirkan juga menunjukan bahwa ia memindahkan sarang yang sudah Anda siapkan untuknya. Jika ia memindahkan sarangnya tersebut, biarkanlah. Disamping itu, mendekati waktu melahirkan, anjing akan terlihat kekurangan nafsu makan. Untuk itu, pastikan Anda menyediakan air minum di sekitarnya untuk menghindari dehidrasi. Mendekati detik-detik melahirkan, induk anjing akan terlihat menggigil, kontraksi, gemetar atau terengah-tengah yang menunjukan bahwa proses persalinannya sedang terjadi. Saat ini, cobalah untuk berjaga-jaga di dekatnya dan membuatnya tetap nyaman serta tenang. Cara Membantu Anjing Melahirkan Dua minggu sebelum anjing melahirkan, ia akan membuat atau mencari sarang sebagai tempat ketenangannya. Cara membantu anjing melahirkan yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyediakan whelping box yang sudah dilengkapi dengan kain, handuk dan atau selimut. Pastikan whelping box tersebut berukuran cukup besar untuk sang induk dan juga anaknya. Untuk kenyamanan sang induk, Anda juga bisa meletakan mainan favoritnya. Selain membuat sarang, cara membantu anjing melahirkan lainnya juga bisa dilakukan dengan cara berjaga-jaga di sekitarnya saat anjing melahirkan. Anda bisa menyimpan nomor telepon dokter hewan terdekat agar ia juga bisa berjaga-jaga jika ada permasalahan selama proses anjing melahirkan. Cara Membantu Anak Anjing yang Baru Dilahirkan Saat anjing sedang melahirkan, pastikan Anda tidak mengganggunya, namun Anda bisa membantu beberapa anak anjing yang baru saja lahir dengan beberapa hal berikut: • Bantu bersihkan bagian tubuh anak anjing yang baru lahir saat induknya masih sibuk melahirkan anak yang lainnya. Anda bisa membersihkan tubuhnya dengan kain yang bersih. • Bersihkan cairan yang mungkin menutupi bagian kepala anak anjing jika belum dibersihkan induknya. Bersihkan dengan menggunakan jari yang bersih, terutama pada bagian mulut dan hidung. • Jika sang induk masih sibuk melahirkan anak selanjutnya, Anda bisa membantu memotong tali pusar. Pastikan Anda mempelajari cara memotong tali pusar dengan benar. • Setelah anjing melahirkan, pastikan Anda menyediakan litter box yang cukup besar untuk sang induk dan juga anak-anaknya. Selain itu, jika Anda memindahkan anak anjing ke tempat yang berbeda dari induknya, pastikan Anda menyediakan perlengkapan yang bisa membuatnya tetap hangat. Tanda Permasalahan dalam Proses Anjing Melahirkan Umumnya, setiap anjing bisa melakukan proses melahirkan sendiri. Namun, berikut tanda permasalahan dalam proses anjing melahirkan yang perlu diwaspadai: • Tidak ada anak anjing yang lahir setelah 20-30 menit kontraksi • Tidak ada anak anjing yang lahir setelah 4 jam adanya perubahan cairan vagina • Gagal melahirkan setelah 24 jam penurunan suhu tubuh sang induk • Lemah kontraksi dengan kondisi masih ada anak anjing lain yang belum lahir • Adanya tanda-tanda anjing akan melahirkan lagi setelah 12 jam Nah, itu dia beberapa tanda anjing akan melahirkan dan cara membantu anjing melahirkan. Yuk berikan perhatian yang cukup dan menjaganya tetap tenang agar bisa melalui proses persalinan ini dengan lancar.
Perilaku & Pelatihan
Antibiotik untuk Kucing
Antibiotik untuk Kucing
2 mins read
Antibiotik untuk kucing biasanya umum diberikan jika adanya kondisi tertentu yang dialami oleh kucing kesayangan Anda, seperti sehabis melakukan operasi, atau adanya infeksi serius yang membutuhkan penanganan khusus. Manfaat antibiotik untuk kucing adalah untuk membunuh bakteri dan juga menangani infeksi tersebut. Tentunya, antibiotik untuk kucing ini hanya bisa diresepkan oleh dokter hewan. Untuk Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai antibiotik untuk kucing, yuk simak artikel berikut! Pentingnya Dosis Antibiotik yang Aman untuk Kucing Antibiotik yang aman untuk kucing adalah antibiotik yang diberikan dengan sesuai dan juga dengan dosis yang tepat oleh dokter hewan. Untuk menentukan dosis antibiotik untuk kucing, biasanya para dokter akan menentukan berdasarkan berat badannya, gejala, kondisi kesehatan secara umum dan juga obat-obatan lain yang sedang dikonsumsi. Efek Samping Antibiotik pada Kucing Setiap antibiotik biasanya memiliki efek samping yang berbeda-beda. Berikut beberapa efek samping antibiotik pada kucing yang mungkin terjadi: • Lemah lesu • Mual • Kehilangan nafsu makan • Muntah • Diare • Meneteskan air liur Berbagai efek samping antibiotik pada kucing ini umum terjadi, namun jika Anda melihat adanya tanda-tanda yang mencurigakan segeralah berkonsultasi pada dokter hewan terdekat. Manfaat Antibiotik untuk Kucing Memberikan antiobiotik untuk kucing yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan juga dosisnya adalah hal yang sangat krusial. Ada beberapa manfaat antibiotik untuk kucing yang mungkin akan diberikan oleh dokter hewan untuk kucing kesayangan Anda, seperti mengatasi beberapa infeksi, seperti infeksi telinga, permasalahan kulit dan juga infeksi saluran pernafasan dan saluran kemih. Atau, ada juga antibiotik yang digunakan untuk berbagai jenis bakteri, mulai dari mengatasi permasalahan kulit, kandung kemih, dan infeksi darah. Kapan Antibiotik untuk Kucing Diperlukan? Saat kucing kesayangan Anda didiagnosa memiliki infeksi bakteri yang tidak bisa hilang dengan sendirinya, biasanya dokter hewan akan memberikan antibiotik untuk menghindari risiko infeksi yang lebih parah dan bahkan bisa menjadikan komplikasi. Biasanya, infeksi seperti infeksi kulit atau dermatitis, infeksi bakteri telinga, infeksi saluran kemih, infeksi yang berhubungan dengan gigi, diare karena bakteri spesifik dan juga luka karena perkelahian kucing serta setelah adanya operasi kucing membutuhkan antibiotik. Apakah antibiotik manusia bisa diberikan untuk kucing? Beberapa jenis antibiotik untuk kucing memang sama seperti antibiotik untuk manusia. Idealnya, dokter hewan akan memberikan antibiotik untuk kucing yang memang sudah diformulasikan khusus. Namun, untuk beberapa kondisi tertentu atau saat antibiotik untuk kucing tersebut tidak tersedia, mungkin saja dokter hewan akan memberikan antibiotik manusia. Nah, itu dia beberapa hal seputar antibiotik yang aman untuk kucing serta manfaat dan juga efek sampingnya. Setiap antibiotik memang memberikan efek samping yang berbeda-beda, jika ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan, segeralah berkonsultasi pada dokter hewan.
Perilaku & Pelatihan
15 Fakta Tentang Anjing yang Menarik untuk Diketahui
15 Fakta Tentang Anjing yang Menarik untuk Diketahui
3 mins read
Pemilik anjing atau sedang mempertimbangkan untuk memiliki anjing? Yuk ketahui berbagai fun fact anjing yang menarik untuk diketahui ini! 1. Hidung anjing basah untuk bisa menyerap aroma kimia Mungkin Anda sudah pernah memperhatikan sebelumnya bahwa sebagian besar hidung anjing memang basah. Hal ini terjadi bukan karena kelainan dan juga bukan tanpa sebab, karena fakta tentang anjing yang satu ini menunjukan bahwa hidung anjing basah agar ia lebih mudah menyerap aroma kimia. Kelembapan atau cairan pada hidungnya memiliki khasiat untuk menyerap zat kimia tersebut. Saat mereka menjilat hidungnya, saat itulah sang anjing sedang meneliti jenis aroma tersebut. 2. Anjing ras Newfoundlands adalah anjing penjaga pantai terbaik Ras anjing yang satu ini memang tidak terlihat kekar dan menyeramkan, namun percayalah akan fakta tentang anjing ini bahwa ras Newfoundlands merupakan anjing penjaga terbaik, karena mereka memiliki rambut yang anti air dan kaki yang berselaput. Awalnya, mereka merupakan penolong para nelayan dan juga menolong orang-orang yang tenggelam. 3. Lagu The Beatles “A Day in the Life” memiliki frekuensi yang hanya bisa didengar anjing Fun fact anjing yang satu ini memang membuat heran. Katanya, di akhir lagu ‘A Day in the Life’ ada sebuah frekuensi yang hanya bisa didengar oleh anjing. Penasaran? Coba putar lagu ini dan lihat reaksi anjing Anda! 4. Tiga anjing selamat dalam tragedi kapal Titanic Fakta anjing yang mungkin sebelumnya belum pernah Anda dengar adalah mengenai tragedi kapal Titanic ini. Pasalnya, dalam tragedi tersebut ada tiga anjing yang selamat, salah satunya jenis Pomeranian dan Pekingese. 5. Indera penciuman anjing pelacak bisa digunakan sebagai bukti di pengadilan Menurut berita yang dilansir oleh PBS, indera penciuman anjing pelacak sangat akurat yang bahkan bisa digunakan sebagai bukti di pengadilan. Bahkan, fakta tentang anjing yang tak kalah menarik adalah jenis anjing ini bisa mengikuti jejak yang berumur 300 tahun! 6. Anjing tertinggi mencapai 111 cm Siapa sangka bahwa fakta tentang anjing berikutnya adalah mengenai tinggi badan anjing. Menurut rekor, anjing tertinggi mencapai 111 cm lho! Predikat ini dipegang oleh seekor anjing ras Great Dane bernama Zeus. 7. Basenji tidak menggonggong, tapi yodel Hm, menarik ya fun fact anjing berikutnya bahwa tidak semua anjing ternyata menggonggong lho. Salah satu ras anjing ini ternyata tidak menggonggong, tapi mereka yodel, yaitu seperti bernyanyi, berteriak atau merengek. 8. Greyhound bisa mengalahi Cheetah untuk lari jarak jauh Ras anjing Greyhond ini ternyata merupakan pelari jarak jauh yang handal yang bahkan bisa mengalahi Cheetah. Greyhound ini bisa berlari 35 kmj hingga 11 km. 9. Seekor anjing pernah menemani orang buta mendaki gunung Fakta tentang anjing yang satu ini memang sangat menyentuh. Menurut sejarah, tahun 1990 lalu, ada tuna netra yang mendaki gunung yang ditemani dengan anjing penjaganya, yaitu Orient. 10. Ewoks di ‘Star Wars’ terinspirasi dari anjing Jika Anda pecinta ‘Star Wars’ mungkin Anda akan senang dengan fun fact about dog yang satu ini, yaitu Ewoks terinspirasi dari anjing keluarganya. 11. 30% anjing Dalmatians tuli sebelah Siapa yang suka dengan anjing ras yang satu ini? Fakta tentang anjing Dalmatians ternyata banyak dari mereka yang tuli sebelah, dan anjing Dalmatians dengan totol hitam yang lebih besar biasanya memiliki risiko tuli yang lebih kecil. 12. Saluki adalah ras anjing yang paling tua Menurut cerita, 7000SM lalu ada sebuah anjing yang mirip dengan Saluki. 13. Chow Chow dan Shar-Pei memiliki lidah berwarna hitam Unik ya, tapi ternyata fakta tentang anjing Chow Chow dan Shar-Pei menunjukan bahwa mereka memiliki lidah yang hitam yang terjadi karena hal yang masih belum diketahui. 14. Anjing memiliki tiga kelopak mata Fakta tentang anjing yang satu ini memang tidak banyak yang tau, bahwa anjing memiliki kelopak mata ketiga yang dikenal sebagai ‘haw’ menjaga matanya dan memastikan ia tidak kering. 15. African Hunting, pemburu terhebat di dunia Ras anjing yang satu ini memiliki tingkat kesuksesan 50-70% yang membuatnya sebagai pemburu handal. Nah, itu dia beberapa fakta tentang anjing yang menarik untuk diketahui. Jadi makin yakin untuk memiliki anjing di rumah ya?
Perilaku & Pelatihan
Rekomendasi Nama Anjing Betina Lucu
Nama Anjing Betina yang Cantik: Temukan Nama yang Cocok untuk Anabul Kesayangan
5 mins read
Mencari rekomendasi nama anjing merupakan salah satu hal yang menyenangkan saat baru mendapatkan anjing sebagai anggota keluarga baru. Biasanya, sang pemilik anjing akan mencari rekomendasi nama anjing betina atau jantan beberapa waktu sebelum anjing tersebut datang ke rumah. Untuk Anda yang sedang mencari rekomendasi nama yang keren dan lucu, berikut beberapa rekomendasinya: Pilihan Nama Anjing Betina Lucu • Princess • Nama yang satu ini sangat cocok untuk anjing yang punya kepribadian layaknya princess. Nama anjing yang ini cocok untuk anjing yang kalem dan tidak suka bermain di luar rumah. • Goldie • Goldie adalah salah satu nama anjing perempuan yang seringkali ditemukan pada anjing dengan warna rambut cokelat keemasan. • Luna • Luna berarti “bulan” dalam bahasa Latin. Luna ini juga jadi salah satu rekomendasi nama yang lucu yang cocok untuk anjing yang manis dan juga kalem. • Gucci • Kalau yang satu ini adalah rekomendasi nama anjing betina yang sangat fashionable dan juga berkelas. Sama seperti brand Gucci, biasanya anjing betina dengan nama Gucci ini juga punya gaya yang hi class. • Chloe • Kalau yang satu ini adalah rekomendasi nama yang sangat fashionable dan juga berkelas. Sama seperti brand Gucci, biasanya anjing betina dengan nama Gucci ini juga punya gaya yang hi class. • Lexi • Punya anjing betina yang pemberani? Lexi bisa menjadi pilihan yang pas. • Tiffany • Sering menjadi pilihan nama anjing betina di televisi, Tiffany ini juga cocok jadi pilihan Anda. Cara Memilih Nama Anjing Betina Sebenarnya, tidak ada peraturan untuk memilih nama yang sesuai. Namun, ada beberapa rekomendasi yang bisa Anda coba dalam memilih nama yang bagus. Biasanya, nama yang bagus adalah nama yang singkat yang tidak lebih dari dua suku kata. Hal ini berguna untuk memudahkan Anda dalam memanggilnya. Nama yang terlalu panjang bisa membuat anjing Anda kurang peka. Selain itu, nama yang bagus adalah nama dengan pengucapan yang jelas. Ada berbagai nama dengan pengejaan yang rumit yang bagus, namun terkadang hal tersebut tidak efektif untuk memanggil anjing. Saat memilih nama untuk anjing, usahakan juga untuk tidak memilih nama yang mirip dengan kata-kata perintah karena bisa membingungkannya.. Biasanya, kata-kata perintah yang seringkali diajarkan untuk anjing adalah “sit”, “stay” dan juga “no”. Oleh karena itu, nama-nama yang mirip dengan kata perintah seperti Sid, Snatch dan juga Joe adalah nama nama yang sebaiknya tidak dipilih. Saat sudah mendapatkan calon nama yang mungkin cocok, cobalah untuk mempraktekkannya di depan anjing. Anda bisa mengucapkan nama tersebut dengan lantang di dekat dan jauh dari anjing Anda untuk mengetahui apakah nama tersebut mudah didengar. Terakhir, lihat respon anjing Anda. Coba untuk mengucapkan calon nama tersebut di depan anjing Anda dan lihat responnya. Kalau ia mengibaskan ekornya atau terlihat bersemangat, berarti ia juga suka dengan nama yang Anda pilih. Tapi, kalau ia terlihat mengabaikan nama yang Anda panggil, berarti Anda perlu mencari nama yang lain yang ia juga suka. Nah, itu dia beberapa tips memilih nama untuk anjing dan juga rekomendasi nama anjing betina lucu yang bisa menjadi pertimbangan Anda.
Kebutuhan Anak Anjing
Mata Kucing Berair: Penyebab & Cara Mengatasinya
Mata Kucing Berair: Penyebab & Cara Mengatasinya
3 mins read
Air mata adalah salah satu cara kucing untuk melindungi matanya. Cairan tersebut berguna untuk menyingkirkan debu, serpihan dan juga menjaga bola mata agar tetap lembap. Walaupun air mata tidak pernah berhenti berproduksi dan menjadi hal yang alami, namun hal ini tentunya berbeda dengan mata kucing berair, terutama jika cairannya terlihat lebih kental. Bisa dibilang, kucing yang mengeluarkan air mata secara normal dan mata kucing berair adalah dua hal berbeda yang perlu diperhatikan. Jika mata kucing berair terus, hal tersebut merupakan sebuah tanda bahwa ada yang salah. Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel berikut! Penyebab Mata Kucing Berair Jika Anda memperhatikan mata kucing berair terus, berikut beberapa permasalahan yang mungkin terjadi: • Konjungtivitis Konjungtivitis atau “mata pink” adalah salah satu penyebab mata kucing berarti yang seringkali ditemukan. Biasanya, kondisi ini menyebabkan peradangan di sekitar mata yang membuat salah satu matanya menjadi merah, bengkak dan juga lebih sensitif. Konjungtivitis bisa terjadi karena beberapa penyebab, mulai dari infeksi, alergi atau karena debu. Penyebab mata kucing berair ini memang menular, namun kondisi ini bisa kembali normal dengan penanganan dokter yang tepat. Jika Anda melihat mata kucing berair terus, segeralah berkonsultasi ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan. • Infeksi Saluran Pernapasan Atas Penyebab mata kucing berair selanjutnya bisa disebabkan karena kondisi infeksi saluran pernapasan atas. Hal ini terjadi karena berbagai hal, mulai dari calicivirus, herpesvirus, bakteri atau protozoa. Untuk mendeteksi penyebab mata kucing berair ini, dibutuhkan tes lab yang dilakukan di dokter hewan. • Alergi Iya, kucing juga bisa mengalami alergi lho. Alergi ini bisa menjadi penyebab mata kucing berair. Alergi ini bisa terjadi karena serbuk sari, jamur, debu, obat-obatan tertentu, parfum dan juga produk pembersih. • Tukak mata Jika mata kucing berair dan terlihat ia menyipitkan matanya, bisa jadi itu tanda tukak mata, yaitu kerusakan pada permukaan mata. Saat tukak menjadi penyebab mata kucing berair terus, ia akan akan terlihat sering menggosok kepalanya, dan matanya terlihat merah dan sakit. • Mata kering Ada beberapa kondisi dimana kucing memiliki produksi air mata yang sedikit yang menyebabkan iritasi dan juga luka di bagian permukaan. Hal ini menyebabkan mata kucing terlihat merah dan sakit dan mengeluarkan cairan kekuningan dan lengket. Jika dibiarkan, mata kering ini bisa menyebabkan kebutaan. • Epiphora Penyebab mata kucing berair lainnya bisa jadi karena Epiphora, yaitu adanya permasalahan pada saluran air mata yang tersambung ke bagian hidung. Umumnya, hal ini terjadi karena penyumbatan, tapi bisa juga karena sinusitis atau rhinitis. Kucing dengan Wajah Datar Kucing dengan wajah datar seperti kucing Persia biasanya seringkali mengalami mata yang berair, hal ini terjadi karena struktur wajahnya. Makanya, kucing dengan wajah datar cenderung bisa mengalami Epiphora karena moncongnya yang pendek, tengkorak yang bulat, dan mata yang menonjol. Kapan Harus Membawa Kucing ke Dokter Saat mata kucing berair dan ia terasa kesakitan, segeralah berkonsultasi ke dokter hewan. Penanganan yang cepat bisa membantu kucing Anda kembali sehat dengan normal. Beberapa ras kucing memang memiliki risiko masalah mata yang lebih tinggi, oleh karena itu penting untuk rutin melakukan pengecekan ke dokter hewan. Cara Mengobati Mata Kucing Berair Jika penyebab mata kucing berair karena adanya benda asing, cara mengobati mata kucing berair yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengangkat benda asing tersebut yang mungkin menyangkut di matanya. Tapi, untuk kondisi lainnya, cara mengobati mata kucing berair karena kondisi yang lebih serius membutuhkan bantuan dokter hewan. Nah, itu dia penyebab mata kucing berair dan juga cara mengobati mata kucing berair terus. Jika Anda mengkhawatirkan kondisi kucing Anda, segeralah berkonsultasi ke dokter hewan.
Kesehatan
Cara Merawat Anakan Kucing yang Baru Lahir
Cara Merawat Anakan Kucing yang Baru Lahir
2 mins read
Merawat anak kucing bukanlah hal yang mudah. Sama seperti bayi yang baru lahir, anak kucing membutuhkan perhatian, kasih sayang dan juga perawatan yang maksimal. Saat kucing masih kecil, tubuhnya masih belum kuat, tulangnya belum terbentuk dan kebiasaannya pun juga belum terbentuk. Jika induk kucing ada di sekitarnya, cara merawat anakan kucing pasti menjadi lebih mudah, namun jika induk kucing tidak ada, merawat anak kucing menjadi sedikit lebih menantang. Untuk membantu Anda merawat anak kucing, yuk simak tipsnya berikut ini! Jangan pisahkan induk kucing dengan anaknya Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk merawat anak kucing yang baru lahir adalah memberikannya tempat untuk tidur. Jika ada induk kucing di sekitarnya, pastikan tempat tidur tersebut cukup juga untuk sang induk dan jangan mencoba untuk memisahkan induk kucing dengan anaknya. Jaga anak kucing tetap hangat Saat kucing masih kecil, ia sangat membutuhkan kehangatan. Jika ada induknya, sang induk akan menjaga anak kucing tetap hangat dengan menggunakan tubuhnya. Namun, jika tidak ada induk kucing, Anda harus menjaga kucing masih kecil tetap hangat dengan menggunakan selimut, menyediakan kardus atau bantal sebagai tempatnya untuk tidur. Jika tidak cukup, Anda juga bisa menggunakan lampu di sekitarnya untuk menghangatkan. Berikan susu pengganti ASI Cara merawat anakan kucing yang baru lahir tanpa induk adalah dengan juga memberikannya susu. Namun, susu yang diberikan untuk anak kucing ini adalah susu formula pengganti ASI yang memang sudah diformulasikan khusus untuk anak kucing. Susu pengganti ASI ini ada yang berbentuk bubuk ada juga yang cair. Berikan makanan yang kaya akan nutrisi Merawat anak kucing tidak lepas dari memberikan nutrisi yang tepat. Saat kucing masih kecil, ia membutuhkan banyak pertumbuhan dalam tubuhnya, mulai dari pertumbuhan tulang, gigi dan juga matanya. Oleh karena itu, penting memberikan makanan yang kaya akan nutrisi, seperti PRO PLAN Cat Kitten Starter Makanan Kering Anak Kucing Salmon & Tuna yang bisa menjaga sistem imun tubuh dan mendukung kesehatan tulang, gigi dan juga otot. Ajarkan ia menggunakan kotak pasir Anak kucing belajar semua hal dari induknya. Begitu induknya tidak ada, ia perlu belajar dari sumber lain. Jika Anda berniat untuk merawat anak kucing yang tidak punya induk, tentunya Anda perlu mengajarkannya menggunakan pasir kotoran. Sebaiknya, ajarkan ia menggunakan pasir kotoran saat kucing masih kecil untuk membuatnya terbiasa lebih cepat. Cara mengajarkan kucing masih kecil untuk menggunakan pasir kotoran adalah dengan meletakkannya di atas pasir setiap kali ia habis makan atau minum susu. Selain meletakannya, Anda juga perlu mengajarkannya untuk mengubur kotorannya tersebut dengan perlahan mengarahkan cakarnya untuk menggali pasir. Rutin lakukan vaksinasi kesehatan Mengingat kucing masih kecil terbilang cukup lemah akan penyakit, oleh karena itu penting untuk rutin melakukan vaksinasi kesehatan. Ada berbagai vaksinasi kucing yang sesuai dengan usianya untuk mencegahnya dari berbagai penyakit, mulai dari distemper, herpes dan juga rabies. Cara merawat kucing kecil dari sisi kebersihan Anak kucing juga membutuhkan perawatan kebersihan. Setelah ia makan, seka wajahnya dengan lap basah yang bersih untuk membersihkannya dari sisa-sisa makanannya. Kenalkan ia dengan kebersihan, hal ini juga akan memudahkan Anda saat mengenalkannya dengan rutinitas mandi yang nantinya akan ia lalui. Nah, itu dia beberapa cara merawat anakan kucing yang bisa Anda lakukan di rumah. Intinya, dengan induk ataupun tanpa induk kucing, Anda bisa merawat anak kucing di rumah kok. Yang terpenting, berikan perawatan anak kucing dengan kesabaran dan ketelitian ya!
Kebutuhan Anak Kucing
Tips & Cara Adopsi Kucing
Tips & Cara Adopsi Kucing
2 mins read
Berniat untuk memelihara kucing di rumah? Adopsi kucing adalah salah satu cara yang tepat, karena di luar sana, ada banyak sekali kucing yang terlantar, tidak memiliki rumah dan kesulitan mencari makan. Untuk Anda yang berniat untuk mengadospsi kucing, berikut cara adopsi kucing yang bisa dilakukan dan juga tips memilih kucing adopsi yang pas untuk di rumah. Cara Adopsi Kucing Hal pertama yang bisa Anda lakukan dalam proses adopsi kucing adalah mencari shelter kucing. Di Indonesia ada banyak sekali shelter atau penampungan kucing yang melindungi kucing kelaparan, kucing terlantar, atau bahkan kucing dengan kondisi tertentu. Carilah informasi penampungan kucing secara online, kemudian kunjungi salah satu yang dekat dengan lokasi Anda. Umumnya, setiap tempat penampungan kucing memang membutuhkan orang-orang yang ingin mengadopsi kucing untuk memberikan rumah bagi kucing-kucing tersebut. Saat mendatangi tempat penampungan kucing tersebut, Anda bisa berkonsultasi dengan petugas di sana untuk membantu Anda mendapatkan kucing yang sesuai dengan kriteria. Cara adopsi kucing di shelter kucing juga cukup mudah, hanya perlu mengisi formulir dan beberapa dokumen, kemudian Anda bisa membawa pulang kucing adopsi tersebut. Pertimbangan Memilih Kucing Adopsi Saat mendatangi tempat penampungan kucing, Anda bisa memilih kucing adopsi yang pas dengan kondisi dan juga kepribadian yang cocok dengan keluarga. Biasanya, sedikit banyaknya, petugas di tempat penampungan kucing bisa memberikan informasi latar belakang kucing yang ada di sana. Selain latar belakang, Anda juga bisa memilih kucing adopsi berdasarkan rasnya. Setelah mendapatkan pilihan ras kucing yang tepat, tahapan proses adopsi kucing selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengecek kondisi kesehatannya. Baik itu anak kucing ataupun kucing dewasa, berikut beberapa kondisi kesehatan yang perlu dipastikan: • Kondisi mata yang bersih dan jernih • Hidung yang bersih, sedikit basah dan tanpa tanda-tanda bersin • Telinga yang bersih dan berwarna merah muda, dengan bintik hitam dan coklat tua • Bagian perut • Bagian belakang yang memastikan bahwa ia tidak sedang diare • Bagian rambut yang sehat • Kaki yang lurus dan terbentuk dengan baik untuk memudahkan mereka bergerak dan lompat-lompat Tips Memilih Kucing Adopsi Selain preferensi, baik itu ras dan kepribadian kucing, berikut ini juga ada beberapa tips memilih kucing adopsi yang sesuai dengan kondisi Anda untuk kenyamanan bersama: • Apakah rumah Anda memiliki taman yang luas? Jika Anda tinggal di apartment, sebaiknya pilihlah kucing rumahan. • Seberapa sibuk Anda? Jika Anda jarang ada di rumah, pilih kucing adopsi dengan perawatan grooming yang mudah dan jarang. • Apakah ada anjing atau kucing adopsi lain di rumah? Beberapa kucing memang bisa cocok dengan hewan peliharaan lain, namun tidak semuanya. • Apakah ada anak kecil di rumah? Terkadang, beberapa shelter kucing bisa memberikan informasi apakah kucing adopsi tersebut cocok dengan anak kecil atau bayi. • Siapkan biaya yang perlu dikeluarkan. Sebelum adopsi kucing, perlu diperhatikan bahwa akan ada biaya tambahan dalam pengeluaran bulanan Anda, mulai dari biaya makan kucing adopsi, sampai perawatan dan juga pengecekan kesehatannya. Untuk Anda yang ingin memelihara kucing, mengadopsi kucing adalah cara yang tepat, karena bisa memberikan rumah dan perlindungan untuk kucing-kucing yang terlantar. Saat baru tiba di rumah, kucing adopsi tersebut mungkin akan mengalami sulit makan karena perubahan baru ini, namun seiring berjalannya waktu, ia akan terbiasa dengan rumah barunya dan akan kembali nafsu makan lagi. Oleh karena itu, pastikan ia selalu mendapatkan makanan yang penuh nutrisi. Cek rekomendasi makanan kucing di sini.
Kebutuhan Anak Kucing

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 51
  • Halaman 52
  • Halaman 53
  • Halaman 54
  • Halaman 55
  • Halaman 56
  • Halaman 57
  • Halaman 58
  • Halaman 59
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.