Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
5 Rekomendasi Makanan Sehat untuk Kucing
5 Rekomendasi Makanan Sehat untuk Kucing
2 mins read
Memiliki kucing peliharaan yang sehat dan bahagia pasti menjadi dambaan setiap pencinta kucing. Kucing yang sehat bisa memiliki rambut yang indah, mata yang bersih, nafsu makan baik, dan juga dapat memberikan kebahagiaan kepada pemiliknya. Nah, salah satu cara agar kucing gemuk dan sehat adalah dengan memberikan makanan sehat kucing yang sesuai dengan kebutuhan dan juga usianya. Yuk, simak berbagai makanan sehat untuk kucing yang bisa menjadi cara agar kucing gemuk dan sehat ini! Daging sebagai asupan protein Makanan sehat untuk kucing mengandung protein yang cukup sebagai sumber nutrisinya. Nah, daging merupakan salah satu sumber protein yang juga bisa menjadi cara agar kucing gemuk dan sehat. Daging ayam, salmon dan tuna adalah beberapa jenis daging yang umumnya diberikan pada kucing. Ikan, makanan sehat kucing yang paling familiar Rasanya, hampir setiap kucing menyukai ikan, baik itu tuna, salmon, dan jenis ikan lainnya. Ikan memang merupakan salah satu makanan sehat untuk kucing karena kandungan Omega 3-nya yang baik untuk kesehatan jantung dan ginjal. Makanya, sering kali ikan menjadi sumber protein utama pada berbagai makanan sehat untuk kucing, baik untuk makanan basah maupun makanan kering. Baca juga : Cara Memilih Makanan Sehat untuk Kucing Kesayangan Anda Kucing juga boleh makan telur lho! Selain daging ayam, kucing juga boleh makan telur lho sebagai sumber proteinnya. Telur merupakan salah satu bahan makanan sehat untuk kucing yang mudah ditemukan dan juga memiliki nilai gizi yang tinggi untuk kebutuhan nutrisi kucing kesayangan. Berikan snack sebagai selingan makanan yang sehat untuk kucing Selain makanan utama, Anda juga bisa memberikan snack sebagai selingan. Snack kucing tersedia dengan berbagai pilihan dan juga varian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan juga kondisi kesehatan kucing kesayangan Anda, baik untuk kesehatan gigi dan mulut, ginjal, dan lain-lain. Untuk memberikan snack kucing, usahakan untuk memperhatikan porsinya. Setiap snack kucing memiliki takaran porsi yang berbeda-beda sesuai dengan berat badan dan usia kucing kesayangan Anda. Oleh karena itu, pastikan untuk membaca petunjuk penyajian ya! Makanan yang tidak boleh dimakan kucing Susu yang baik untuk konsumsi kita sehari-hari, belum tentu baik untuk kucing, karena kebanyakan kucing tidak toleransi terhadap laktosa, baik susu sapi atau olahannya. Justru, pada beberapa kucing, konsumsi susu sapi dan olahannya dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Selain susu dan olahannya, hindari juga memberikan makanan mentah untuk kucing, seperti telur mentah, daging mentah atau ikan mentah. Bahan-bahan tersebut berisiko tercemar Salmonella yang menyebabkan permasalahan perut pada kucing kesayangan Anda. Jadi, pastikan untuk memberikan daging yang sudah matang untuk kucing kesayangan Anda, ya! Cara memilih makanan sehat untuk kucing Jika Anda memberikan makanan kaleng atau kemasan, baik itu makanan basah atau kering, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan saat memilih makanan sehat untuk kucing. Berikut beberapa panduan memilih makanan sehat untuk kucing: • Memiliki sumber protein dan lemak hewani. • Mengandung biji-bijian sebagai sumber karbohidrat yang baik untuk kucing yang dapat digunakan sebagai sumber energi. • Berikan makanan basah jika kucing Anda tidak mengkonsumsi air putih yang cukup. • Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tiap kucing Nah, itu dia panduan memberikan makanan sehat untuk kucing yang dapat menjadi cara agar kucing gemuk dan sehat. Dengan memberikan nutrisi yang seimbang, kucing kesayangan Anda pun juga ikut bahagia. Yuk, cek berbagai rekomendasi makanan sehat untuk kucing di sini!
Perilaku & Pelatihan
Fancy Feast: Makanan Favorit Kucing Sehari-Hari
Fancy Feast: Makanan Favorit Kucing Sehari-Hari
2 mins read
Fancy Feast adalah salah satu makanan kucing yang paling sering ditemukan di internet dan menjadi rekomendasi pada pemilik anabul. Tak heran, Fancy Feast memang memiliki aroma kuat yang dapat menarik perhatikan kucing kesayangan Anda seketika. Tapi, selain aromanya yang menggoda, apa saja sih fakta-fakta, kelebihan dan juga kandungan yang ada pada Fancy Feast ini? Yuk kita bahas lebih lanjut! Fancy Feast, makanan basah takaran mudah Dari teksturnya, makanan kucing terbagi dua, makanan kering dan juga basah. Seperti yang kita ketahui, makanan basah disajikan dalam satu porsi untuk setiap waktu makan untuk menjaga kualitas dan juga aromanya. Nah, untuk memudahkan Anda dalam penyajian makanan basah, Fancy Feast didesain khusus untuk takaran yang sesuai. Untuk setiap jenis Fancy Feast memiliki takaran yang berbeda-beda, Anda bisa melihat panduan takaran pada kalengnya. Takaran ini tergantung dengan usia dan juga berat badan kucing Anda, contohnya untuk Fancy Feast kitten, satu kaleng berisi dua porsi makan yang bisa disajikan untuk makanan pagi dan juga malam. Tanpa harus memisahkan takaran pada wadah, Anda hanya perlu membagi takaran menjadi dua, menyajikannya ke dalam piring saji, dan menyimpan sisanya untuk nanti malam. Fancy Feast Kitten vs Fancy Feast Adult Fancy Feast Kitten dan Fancy Feast adult memiliki kandungan nutrisi yang berbeda dan sudah disesuaikan sesuai dengan tahapan usia kucing; Fancy Feast kitten diformulasikan dengan kandungan nutrisi yang dapat mendukung pertumbuhan anak kucing, sedangkan Fancy Feast adult diformulasikan dengan kandungan nutrisi yang dapat menjaga kesehatan kucing dewasa. Fancy Feast Inspirations Fancy Feast juga menyediakan varian “Fancy Feast Inspirations”, yaitu makanan kucing basah yang terinspirasi dari resep gourmet chef yang tentunya mengandung nutrisi seimbang, menyehatkan dan juga melezatkan. Makanan kucing Fancy Feast tersedia dalam berbagai varian Bisa dibilang, kucing adalah salah satu hewan yang pemilih. Selain pemilih akan tekstur makanannya, ia juga suka memilih protein pada makanannya, ada yang suka ayam, ada yang suka salmon, ada yang suka tuna, dan lain-lain. Untuk memenuhi keinginan kucing kesayangan Anda, makanan kucing Fancy Feast tersedia dengan berbagai varian, yaitu: • Fancy Feast Inspirations Tuna Courgette Wholegrain Rice, • Fancy Feast Adult Gravy Lovers Chicken, • Fancy Feast Adult Gravy Lovers Chicken Wet Cat Food,dan masih banyak lagi. Selain itu, makanan kucing Fancy Feast juga tersedia dalam tiga pilihan tekstur yang lezat, yaitu: • Gravy Lovers: Potongan daging kecil dan dilengkapi dengan kuah yang lezat untuk membuat kucing semakin lahap makan. • Grilled: Potongan daging yang dipanggang secara perlahan sehingga menciptakan rasa yang sempurna. • Classic: Potongan daging cincang yang diproses secara khusus sehingga memiliki tekstur daging yang lembut. Anda bisa mengganti-ganti variannya sesekali untuk menjaga nafsu makan kucing kesayangan Anda. Kapan kucing harus diberikan makanan basah? Makanan basah dapat diberikan kapan saja karena makanan basah yang sudah diformulasikan dengan baik, seperti Fancy Feast memiliki nutrisi yang lengkap dan seimbang, asalkan pemberiannya mengikuti takaran penyajian yang ada pada kemasan. Namun, ada kasus tertentu dimana pemberian makanan basah dapat dilakukan: • Ketika kucing merasa bosan dengan makanan kering • ketika kucing terlihat kurang asupan air minumnya • ketika kucing tidak enak badan sehingga tidak memiliki nafsu makan yang baik Itu dia ulasan singkat tentang Fancy Feast yang bisa menjadi makanan sehari-hari kucing kesayangan Anda. Purina Fancy Feast Indonesia tersedia dalam kemasan pouch dan juga kemasan Fancy Feast kaleng.
Makanan & Nutrisi
Panduan Memilih Makanan Kucing Persia
Panduan Memilih Makanan Kucing Persia
2 mins read
Jika ini kali pertama Anda memiliki kucing, memilih makanan kucing menjadi perjalanan yang menyenangkan sekaligus membingungkan, terlebih lagi jika Anda memiliki kucing Persia. Kucing Persia adalah salah satu kucing yang sangat menggemaskan dengan rambut yang tebal dan panjang yang membuatnya terlihat sangat lucu. Untuk pertama kali, wajar jika Anda merasa bingung memilih makanan kucing Persia. Untuk membantu Anda, berikut panduan memilih makanan kucing Persia yang bisa dicoba. Nutrisi pada makanan kucing Persia Kucing Persia, atau bahkan seluruh kucing pada umumnya membutuhkan makanan dengan kualitas tinggi untuk menjaga kesehatan dan membuatnya tetap bahagia. Makanan dengan kualitas tinggi ini memiliki kandungan nutrisi, protein, asam lemak esensial, karbohidrat, mineral dan vitamin yang seimbang. Untuk memastikan kucing Persia Anda mendapatkan nutrisi yang seimbang, penting untuk selalu membaca panduan di setiap label kemasan makanan. Cara memilih makanan kucing Persia Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih makanan untuk kucing kesayangan Anda, mulai dari usia, kondisi kesehatan dan juga kebutuhan nutrisinya. Untuk memilih makanan kucing Persia, berikut hal yang perlu dipertimbangkan: Makanan rumahan vs makanan kemasan Makanan rumahan mungkin bisa lebih dipercaya karena Anda tau betul kandungan dan kebersihannya. Namun, sulit menjaga konsistensi kandungan makanan dalam makanan rumahan. Berbeda dengan makanan kemasan yang memang sudah diformulasikan khusus oleh para ahlinya. Makanan kucing berdasarkan usianya Makanan anak kucing dan makanan kucing dewasa tentu berbeda, secara kebutuhannya pun juga berbeda. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih makanan kucing Persia sesuai dengan usianya. Untuk anak kucing, pastikan Anda memberikan makanan dengan kandungan protein, kalsium, magnesium, phosphorus, zinc dan zat besi yang tinggi untuk pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat. Sedangkan, untuk kucing senior, ia membutuhkan kandungan kalori yang rendah namun membutuhkan makanan dengan aroma yang rasa yang lebih kuat. Makanan kucing Persia berdasarkan kondisi kesehatannya Jenis makanan kucing Persia juga memiliki beragam sesuai dengan kondisi kesehatannya. Dengan gaya hidup yang berbeda, tentunya kucing Persia memiliki kondisi kesehatan yang berbeda pula. Oleh karena itu, berikan makanan kucing Persia sesuai dengan kondisi kesehatannya, contohnya untuk kucing yang sudah disteril, biasanya ia membutuhkan makanan yang fokus untuk kesehatan kenaikan berat badan dan juga permasalahan pembuangan air kecilnya. Begitu juga untuk kucing diabetes atau kondisi gastrointestinal atau hypoallergenic membutuhkan makanan yang berbeda-beda juga. Makanan basah vs makanan kering Selain kondisi kesehatannya, Anda juga bisa memilih makanan kucing Persia berdasarkan jenis makanannya, baik itu makanan basah dan juga makanan kering. Pada umumnya, makanan kucing Persia yang kering biasanya terasa lebih garing dan lebih mudah untuk ditakar dan disajikan dan baik untuk melatih kondisi kesehatan gigi dan gusinya, sedangkan makanan kucing Persia yang basah biasanya lebih memiliki rasa dan aroma yang lebih kuat dan dapat meningkatkan kandungan air dalam tubuhnya. Treats makanan kucing Persia Di samping makanan utamanya, Anda juga bisa memberikan treats untuk kucing Persia kesayangan Anda. Treats untuk kucing biasanya baik untuk meningkatkan ikatan antara keduanya. Namun, untuk memberikan treats, pastikan Anda juga sudah memberikan makanan dengan nutrisi yang pas setiap harinya. Nah, itu dia panduan memilih makanan kucing Persia yang bisa menjadi pertimbangan Anda. Untuk memilih makanan kucing Persia kesayangan Anda, pastikan juga untuk mempertimbangkan kondisi kesehatan dan juga kebutuhannya.
Makanan & Nutrisi
Kucing Muntah Makanan? Berikut Penjelasannya!
Kucing Muntah Makanan? Berikut Penjelasannya!
3 mins read
Beberapa pemilik kucing sudah terbiasa melihat kucingnya muntah, mulai dari karena ia makan terlalu banyak, atau terlalu banyak bergerak atau bermain sesaat setelah makan. Namun, jika kucing Anda muntah makanan terus menerus, bisa jadi itu merupakan tanda-tanda penyakit yang serius yang tidak bisa dibiarkan. Jika kucing kesayangan Anda muntah terus menerus, segeralah periksa ke dokter. Untuk lebih jelasnya, yuk simak berbagai hal seputar kondisi kucing muntah berikut. Mengenal kucing muntah Muntah merupakan proses pengeluaran isi lambung secara paksa melalui mulut. Biasanya, sebelum muntah, kucing memberikan beberapa tanda-tanda, seperti meneteskan air liur, menjilat bibir dan menelan berlebihan sebelum akhirnya ia muntah. Kenapa kucing muntah makanan Penyebab kucing muntah yang umum adalah karena ia terlalu banyak makan, atau bergerak terlalu cepat sesaat setelah makan, atau juga karena hairball, atau gumpalan rambut. Kucing terbiasa dengan self grooming dengan cara menjilat-jilat bagian tubuhnya. Nah, untuk kucing dengan rambut yang tebal, rambut tersebut bisa saja tertelan, dan saat jumlahnya terlalu banyak, hal tersebut akan menyumbat saluran pencernaannya dan membuatnya muntah. Namun, disamping itu, penyebab kucing muntah bisa juga merupakan tanda-tanda penyakit yang serius. Berikut ini beberapa penyebabnya: • Akumulasi gumpalan rambut (hairball) • Makan terlalu cepat • Perubahan pola makan atau jenis makanan yang berbeda dengan transisi yang terlalu cepat • Menelan benda asing • Alergi terhadap suatu kandungan makanan • Infeksi saluran pencernaan karena virus, bakteri atau parasit • Tumor perut • Penyakit lain seperti ginjal, hati, pankreas atau yang lainnya. Perawatan kucing saat muntah makanan Jika Anda menyadari kucing muntah, segera periksa kondisinya, mulai dari suhu tubuhnya hingga kotorannya. Jika ia mengalami demam dan diare, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menjauhkan barang-barang yang mungkin menjadi alasan kucing menjadi muntah, dan juga menyimpan makanannya selama beberapa jam kedepan. Setelah kucing muntah makanan, usahakan untuk menjaga hidrasinya dengan menyediakan air minum yang cukup. Setelah ia berhenti muntah, perlahan-lahan berikan ia makanan untuk mengembalikan energinya. Dalam kondisi ini, hindari kucing kesayangan Anda mengkonsumsi makanan manusia untuk mencegahnya mengalami sakit perut lagi. Tanda serius kucing muntah Pada dasarnya, beberapa penyebab kucing muntah adalah karena ia terlalu banyak bergerak setelah makan, atau makan terlalu banyak. Namun, penyebab kucing muntah makanan lainnya juga bisa merupakan tanda-tanda penyakit yang serius. Untuk itu, berikut beberapa tanda serius yang perlu diperhatikan: • Ada darah pada muntah kucing • Frekuensi muntah yang sering • Demam atau terlihat depresi • Sering mencoba muntah namun tidak bisa keluar • Terlihat kesakitan • Gusi pucat Jika kucing Anda mengalami tanda-tanda tersebut, hal ini bisa merupakan tanda penyakit serius. Untuk itu, segera periksakan kucing kesayangan Anda ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Makanan untuk kucing muntah Jika kucing Anda muntah, berikut beberapa makanan yang bisa diberikan untuknya: • Makanan dengan kualitas tinggi dengan bahan-bahan yang mudah dicerna untuk mengurangi mengurangi beban kerja lambung dan membantu meningkatkan toleransi makanan jika terjadi gastritis, dan • Pembatasan jumlah sumber protein untuk mengurangi risiko reaksi alergi atau reaksi gastrointestinal yang merugikan, yang dapat menyebabkan muntah Selain itu, jika Anda sudah memeriksakan kucing kesayangan Anda ke dokter, dokter hewan Anda akan menyarankan makanan yang cocok berdasarkan penyebabnya. Berikut salah satu contoh makanan kucing untuk perut yang sensitif: PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sensitive Skin & Stomach Salmon Tuna. Nah, itu dia beberapa penjelasan dan penyebab kucing muntah makanan memang karena gaya hidup, namun tidak jarang kucing muntah juga merupakan tanda-tanda penyakit yang serius. Jika Anda melihat adanya tanda-tanda yang mengkhawatirkan, segera kunjungi dokter hewan.
Kesehatan
Cara Menghilangkan Kutu pada Kucing yang Tepat
Cara Menghilangkan Kutu pada Kucing yang Tepat
2 mins read
Kucing kutuan adalah hal yang umum ditemukan. Namun, jika kutu tersebut ada pada kucing kesayangan Anda, pasti rasanya meresahkan. Jika Anda merasa khawatir kucing Anda memiliki kutu, berikut cara menghilangkan kutu pada kucing dan penjelasan singkat mengenai kutu kucing. Mengenal kutu pada kucing Kutu kucing adalah salah satu jenis kutu yang paling sering ditemukan pada kucing. Tapi, tidak jarang kutu landak dan kutu kelinci juga dialami oleh kucing kesayangan Anda. Seperti kutu pada manusia, kutu kucing juga menyebabkan gatal dan dapat menyebabkan beberapa alergi dan bahkan bisa berkembang yang bisa mempengaruhi kesehatan kucing kesayangan Anda. Biasanya, kutu kucing berwarna cokelat gelap dengan ukuran 1-2mm. Kutu kucing ini berkembang biak pada lingkungan yang hangat dan lembap. Kutu kucing mungkin tidak bisa terlihat secara kasat mata pada tubuh kucing, namun Anda mungkin bisa menemukan kutu kucing pada karpet, atau menemukan bintik hitam saat Anda menyisir rambut kucing kesayangan Anda. Untuk mengetahui apakah bintik hitam tersebut bersumber dari kutu, Anda bisa meletakkannya pada tissue basah. Jika ia berubah warna menjadi merah, bintik tersebut bersumber dari kutu kucing. Penyebab kucing kutuan • Ada beberapa penyebab kucing kutuan, salah satunya: • Tertular dari tempat umum • Hewan peliharaan lain di rumah • Bermain-main di taman • Pindah ke rumah baru yang memiliki kutu Ciri-ciri kucing kesayangan Anda memiliki kutu Kucing kesayangan Anda mungkin memiliki rambut yang tebal, oleh karena itu tentu sulit untuk melihat dan mengecek secara kasat mata apakah kucing kesayangan Anda termasuk kucing kutuan. Namun, Anda bisa melihat dari ciri-cirinya. Ciri-ciri kucing kutuan adalah • sering menggaruk • mengalami rambut rontok berlebihan yang menyebabkan kebotakan • Iritasi kulit • gusi pucat • bintik hitam pada kasur atau rambutnya Cara menghilangkan kutu pada kucing Ada beberapa cara menghilangkan kutu pada kucing, seperti menggunakan bedak anti kutu, semprotan anti kutu, kalung anti kutu, spot on treatment, dan obat-obatan. Untuk mengetahui perawatan mana yang tepat untuk menghilangkan telur kutu kucing atau menghilangkan kutu pada kucing kesayangan Anda, disarankan untuk berkonsultasi pada dokter hewan. Cara menghilangkan kutu pada kucing hamil dan cara menghilangkan kutu pada kucing dewasa atau anak-anak berbeda. Untuk itu, pastikan Anda berkonsultasi pada dokter hewan untuk mendapatkan cara menghilangkan kutu pada kucing yang tepat. Membasmi kutu kucing pada barang-barang di rumah Kucing Anda sudah mendapatkan perawatan untuk membasmi kutu kucing? Sekarang, waktunya membasmi kutu kucing pada barang-barang di rumah. Mungkin kucing Anda sudah terbebas dari kutu, namun kutu-kutu dan telur kutu tersebut bisa jadi sudah tersebar di rumah. Untuk itu, selain memberikan perawatan kutu pada kucing Anda, penting juga untuk membasmi kutu kucing yang mungkin masih ada pada barang-barang di rumah. Hal ini dilakukan untuk menghindari perkembangan telur kutu dan menularkannya kembali pada kucing Anda. Untuk membasmi kutu kucing di rumah, Anda bisa menggunakan semprotan anti kutu. Anda bisa menggunakan semprotan ini untuk membersihkan karpet sebelum divakum. Namun, ingat untuk menyemprot vacuum bag dengan semprotan anti kutu untuk menghindari perkembangan kutu di dalam vacuum bag tersebut. Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai kutu pada kucing dan juga cara menghilangkan kutu pada kucing. Dengan perawatan yang tepat, Anda bisa membasmi kutu kucing, baik di tubuhnya dan juga di lingkungan rumah.
Kesehatan
Cara Membersihkan Telinga Kucing
Cara Membersihkan Telinga Kucing
2 mins read
Pada dasarnya, kucing adalah hewan yang cukup menjaga kebersihan. Tapi, ada kalanya ia membutuhkan bantuan untuk membersihkan bagian-bagian yang sulit dijangkau, salah satunya telinga. Para kucing tidak bisa membersihkan telinganya sendiri, oleh karena itu ia membutuhkan bantuan Anda untuk membantu membersihkan telinga kucing. Perlu diketahui, menjaga kebersihan telinga kucing itu penting, untuk mencegah infeksi dan permasalahan telinga lainnya. Untuk membantu Anda membersihkan telinga kucing, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan beserta cara membersihkan telinga kucing yang bisa dilakukan. Seberapa sering telinga kucing harus dibersihkan? Idealnya, Anda perlu memeriksa kondisi telinga kucing Anda secara berkala. Selain itu mengecek kebersihan juga untuk kesehatan. Setidaknya, periksa kondisi telinga kucing Anda sekitar seminggu sekali. Setiap kucing memiliki kebiasaan yang berbeda-beda, dan kebiasaan inilah yang akan mempengaruhi seberapa sering Anda perlu membersihkan telinga kucing kesayangan Anda. Telinga kucing yang sering bermain di luar biasanya lebih cepat kotor dibandingkan telinga kucing rumahan. Jika kucing Anda sering dibiarkan main di luar rumah, Anda perlu membersihkan telinga kucing lebih rutin karena banyaknya debu dan kotoran yang menjadi tempat bermainnya. Hal yang perlu diperhatikan saat membersihkan telinga kucing Saat membersihkan telinga kucing, Anda perlu memperhatikan berbagai hal untuk mengetahui apakah kucing kesayangan Anda mengalami infeksi. Beberapa ciri-ciri infeksi yang umum terjadi adalah: • Aroma yang menyengat • Kulit bersisik • Sering menggaruk-garuk telinga • Bagian menggelap di sekitar telinga • Kotoran telinga kucing yang menumpuk • Rasa tidak nyaman ketika telinga disentuh Jika kucing Anda mengalami beberapa ciri-ciri di atas, sebaiknya segeralah konsultasi ke dokter untuk pengecekan lebih lanjut. Tips membersihkan telinga kucing Salah satu tips yang perlu diperhatikan dalam membersihkan telinga kucing adalah dengan membersihkan telinganya sedini mungkin. Jika Anda mengenalkan rutinitas ini sejak kecil, kucing kesayangan Anda akan lebih cepat terbiasa dan tentunya memudahkan Anda untuk membersihkan telinganya saat ia sudah dewasa. Selain itu, saat membersihkan telinga kucing, usahakan cari waktu saat ia sedang merasa rileks untuk membuatnya merasa nyaman dan tidak memberontak saat telinganya dibersihkan. Saat ia merasa nyaman, cara membersihkan telinga kucing yang bisa Anda lakukan adalah dengan membuka lebar bagian telinganya agar bisa melihat kotoran telinga kucing secara maksimal. Untuk memudahkan, Anda bisa menggunakan senter. Cara membersihkan telinga kucing Cara membersihkan telinga kucing sebenarnya cukup mudah. Pertama, siapkan pembersih telinga kucing atau alat pembersih telinga kucing yang bisa Anda dapatkan di dokter hewan terdekat. Setelah itu, aplikasikan pembersih telinga kucing pada bola-bola kapas dan bersihkan telinga kucing secara perlahan untuk menghilangkan kotorannya. Untuk membersihkan telinga kucing, hindari menggunakan produk yang diformulasikan untuk manusia, atau produk yang mengandung alkohol. Hal ini bisa membuat kulitnya iritasi. Selain itu, pastikan juga Anda tidak meninggalkan apapun di dalam telinganya, seperti cairan pembersih yang berlebihan, atau serat-serat kapas yang tertinggal. Pastikan telinga kucing Anda sudah bersih. Setelah telinga kucing Anda selesai dibersihkan, Anda bisa memberikannya treats untuk membuatnya nyaman kembali dan terbiasa dengan rutinitas tersebut. Nah, itu dia cara membersihkan telinga kucing yang bisa Anda lakukan di rumah. Jika Anda mengalami kesulitan untuk membersihkan telinga kucing, atau ia terasa memberontak atau bahkan tidak nyaman setelah telinganya dibersihkan, sebaiknya segera kunjungi dokter hewan terdekat untuk melakukan pengecekan.
Kesehatan
Tips dan Panduan Memilih Makanan Anjing Kecil
Tips dan Panduan Memilih Makanan Anjing Kecil
2 mins read
Pernah melihat anjing yang terlihat sudah tua namun ukuran badannya terlihat kecil? Anjing tersebut merupakan anjing dari ras kecil, yang rata-rata berat badannya ketika dewasa tidak sampai 10 kg. Meskipun mengkonsumsi makanan yang banyak, atau usianya sudah tua, ukuran anjing ras kecil ini tetap terlihat kecil. Cihuahua, Pomeranian, Yorkshire Terrier, Shih Tzu dan Maltese adalah beberapa jenis anjing kecil yang seringkali ditemukan. Secara penampilan, anjing kecil ini memang sangat menggemaskan dan sangat lucu untuk dipelihara. Untuk Anda yang baru memiliki anjing kecil untuk pertama kalinya, yuk simak tips dan panduan memilih makanan anjing kecil berikut. Ukuran dog food untuk anjing kecil Anjing kecil memiliki ukuran gigi dan mulut yang kecil, oleh karena itu, untuk memudahkannya dalam mengambil makanan dan mengunyah, berikan makanan anjing yang sudah diformulasikan untuk anjing ras kecil. Porsi makanan anjing ras kecil Anjing ras kecil memiliki ukuran lambung yang kecil, oleh karena itu mereka tidak bisa makan dalam porsi yang besar. Berikan makanan anjing ras kecil secara berkala dengan porsi yang kecil. Makanan protein tinggi untuk makanan anjing kecil Anjing ras kecil memiliki metabolisme yang lebih cepat dibandingkan anjing ras besar. Nah, karena itulah anjing ras kecil membutuhkan makanan dengan kandungan protein yang tinggi dan lemak yang cukup untuk menunjang kebutuhan nutrisi hariannya sehingga kesehatan anjing ras kecil tetap terjaga. Rekomendasi makanan anjing ras kecil • DENTALIFE® Mini Dog Dental Dog Chews untuk menjaga kesehatan gigi dan membantu membersihkannya dengan maksimal. • PRO PLAN Dog Adult Sensitive Skin & Coat Small & Mini Salmon untuk menjaga kulit yang sehat dan menjaga rambut yang kuat dan berkilau dan mengurangi kerontokan. • PRO PLAN Dog Adult 7+ Bright Mind Small & Mini Chicken untuk meningkatkan sistem imun tubuh anjing senior. • PRO PLAN Dog Puppy Healthy Growth & Development Small & Mini Chicken untuk anak anjing dan juga induk anjing. • PRO PLAN Dog Adult Fussy & Beauty Small & Mini Chicken untuk menjaga keindahan rambut, membersihkan gigi dan menjaga nafas segar. Untuk rekomendasi makanan anjing ras kecil lainnya, kunjungi link berikut. Nah, itu dia beberapa tips, panduan dan rekomendasi dalam memilih makanan untuk anjing kecil. Yuk berikan nutrisi yang tepat untuk kesehatan mereka!
Makanan & Nutrisi
Snack Kucing Terbaik: Panduan, Tips dan Rekomendasi
Snack Kucing Terbaik: Panduan, Tips dan Rekomendasi
2 mins read
Sama seperti manusia, kucing juga ternyata menyukai snack lho. Snack merupakan makanan ringan yang dikonsumsi di sela-sela waktu makanan utamanya. Snack kucing untuk apa? Memberikan cemilan untuk kucing memiliki manfaat sebagai selingan atau nuansa baru dalam rutinitas makanannya. Mengkonsumsi makanan yang sama setiap hari tentunya bisa membuat mereka bosan, oleh karena itu, pemberian snack atau camilan ini juga yang dapat menjadi momen untuk mendekatkan kucing dan pemiliknya karena dapat memberikan nuansa baru bagi mereka. Jenis cemilan untuk kucing Snack kucing tersedia dengan berbagai pilihan sesuai dengan kebutuhannya, contohnya snack untuk kesehatan gigi, seperti DENTALIFE® Dental Chicken Cat Snack dan DENTALIFE® Dental Salmon Cat Snack yang telah teruji secara ilmiah untuk mengurangi pembentukan karang gigi, memiliki kandungan kalsium dan taurine untuk merawat gigi, serta tekstur berpori dan crunchy yang dapat membantu membersihkan gigi secara efektif. Tips memilih cemilan untuk kucing Untuk memberikan snack terbaik, berikut beberapa tips yang bisa Anda coba: • Pilih snack sesuai dengan kebutuhannya Jika pada gigi kucingmu sudah terbentuk plak/karang gigi, maka kamu bisa berikan snack yang mampu membersih gigi seperti DENTALIFE® Dental Chicken Cat Snack atau DENTALIFE® Dental Salmon Cat Snack • Pilih snack dengan aroma yang menggugah selera Kucing merupakan salah satu hewan dengan indera penciuman yang tajam. Semakin kuat aromanya, semakin tinggi pula nafsu makannya. Makanya, mereka sangat suka snack dengan aroma yang kuat. • Pastikan memberikan snacksesuai dengan aturan penyajian. Pada kemasan cemilankucing sudah tertera panduan porsi penyajian. Pastikan kamu sudah mengikuti panduan tersebut yah agar berat badan kucingmu dapat terjaga ideal. • Pilih snackdengan rasa yang beragam Tips yang satu ini ampuh untuk menjaga nafsu makan kucing kesayangan Anda. Salah satu contoh snackdengan rasa yang beragam adalah Cemilan Kucing FRISKIES Party Mix Classic yang bisa menambah nafsu makan kucing kesayangan Anda. Berapa kali sehari kucing boleh makan snack? Biasanya, porsi snack kucing ditentukan dengan berat badan dan juga kondisi kesehatannya. Umumnya, porsi ideal cemilan kucing adalah tidak boleh lebih dari 20% dari asupan kalori hariannya. Contohnya, untuk DENTALIFE® Dental Chicken Cat Snack, Anda bisa memberikan 17 butir setiap harinya untuk kucing dewasa dengan berat 2,3kg atau lebih, atau memberikan FRISKIES Party Mix Beachside 10-15gr per hari untuk kucing dengan berat 2-4kg. Nah, itu dia panduan, tips dan juga rekomendasi untuk memberikan snack kucing untuk anabul kesayangan Anda. Penting juga untuk memperhatikan snack kucing untuk umur berapa agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kucing Anda. Yuk pilih snack terbaik untuk meningkatkan nafsu makan dan memberikan nutrisi terbaik untuk kucing kesayangan.
Makanan & Nutrisi
Panduan untuk Memberikan Makanan Kucing Dewasa
Panduan untuk Memberikan Makanan Kucing Dewasa
3 mins read
Kucing kesayangan Anda sudah menginjak satu tahun? Selamat! Kucing Anda baru saja melangkah menjadi kucing dewasa! Setelah memasuki usia satu tahun, kucing Anda bisa dikatakan sudah menjadi kucing dewasa. Mengingat kucing dewasa membutuhkan kadar protein, lemak dan minyak, mineral, vitamin dan karbohidrat yang berbeda saat masih kitten, sekarang saatnya Anda memilih makanan kucing dewasa yang tepat. Untuk membantu Anda, berikut panduannya: Cara Memilih Makanan untuk Kucing Dewasa Bolehkah kucing dewasa makan makanan anak kucing (kitten)? Pada dasarnya, anak kucing (kitten) dan kucing dewasa membutuhkan nutrisi yang berbeda, oleh karena itu makanannya pun juga berbeda. Dalam memilih makanan kucing dewasa, prioritaskan gaya hidup, kondisi dan usia kucing kesayangan Anda. Anda bisa memberikan makanan basah atau kering, atau bahkan mencampurkan keduanya dalam sajikan makanan. Ada beberapa kucing yang lebih suka makan makanan basah dan sebaliknya. Anda bisa coba memberikan dua jenis makanan tersebut bergantian untuk mengetahui makanan kucing dewasa mana yang ia lebih suka. Makanan Kucing Dewasa Berdasarkan Kebutuhannya Beda gaya hidup, beda juga kebutuhan makanannya. Berikut beberapa tips memberikan makanan kucing dewasa berdasarkan kebutuhannya: • Untuk kucing rumahan, berikan makanan rendah kalori dan formula yang dapat mengurangi hairballs • Untuk kucing yang sudah disterilisasi, berikan ia formula yang tepat untuk menjaga berat badannya • Setiap kucing memiliki rasa kesukaannya masing-masing, setelah mendapatkan jenis makanan kucing dewasa mana yang ia pilih, Anda juga bisa mengenalkannya dengan berbagai rasa makanan Menyajikan Makanan untuk Kucing Dewasa Kucing memiliki kebiasaan makan sedikit namun dengan frekuensi yang sering. Sebaiknya, atur jam makan kucing dewasa yang sama setiap harinya, mengingat mereka juga sangat terbiasa dengan rutinitas. Soal porsinya, makanan kucing dewasa berbeda-beda, tergantung ras, kebutuhan dan berat badannya. Sebaiknya, perhatikan berat badannya secara berkala. Dalam menyajikan makanan basah, pastikan makanan basah disajikan dengan suhu ruangan atau dihangatkan terlebih dahulu sebelumnya. Pasalnya, aroma makanan akan semakin kuat ketika sudah dihangatkan dan memudahkan makanannya untuk dicerna. Jika Anda menyimpan makanannya di dalam kulkas dan menggunakan microwave, pastikan suhunya tidak terlalu panas. Perlu diperhatikan juga bahwa makanan basah lebih cepat basi, oleh karena itu hindari menyimpan makanan basah lebih dari 24 jam setelah dibuka, sekalipun disimpan di kulkas. Berbeda dengan makanan basah, makanan kering dapat tahan seharian. Untuk penyimpanan, simpan di kotak bersih dan kering. Treats untuk Kucing Dewasa Pada dasarnya, dalam makanan kucing dewasa yang lengkap, kucing Anda tidak lagi membutuhkan suplemen tambahan. Namun, snack ini baik sebagai teknik pendekatan atau momen bonding yang tepat. Dalam memberikan snack, pastikan treats tersebut tidak mengandung lebih dari 10% kalori hariannya. Minuman untuk Kucing Dewasa Selain memilih makanan kucing dewasa yang tepat, Anda juga perlu menjaga hidrasinya, terutama saat ia hanya mengkonsumsi makanan kering. Untuk itu, pastikan untuk selalu menyediakan air bersih di sekitarnya. Letakan wadah air bersih ini jauh dari wadah makanannya. Beberapa orang berpikir bahwa kucing dewasa membutuhkan susu setelah ia disapih, tapi sebenarnya tidak. Anda tidak perlu memberikan susu sebagai pengganti air mineral, karena beberapa kucing alergi terhadap kandungan gula dalam susu yang dapat menyebabkan diare. Makanan yang Tidak Boleh Diberikan pada Kucing Dewasa Beberapa kucing suka mengambil sisa makanan Anda, padahal, faktanya, makanan manusia tidak baik untuk kucing, mengingat makanan manusia mengandung tinggi kalori namun rendah nutrisi bagi kucing. Oleh karena itu, hindari memberikan kucing makanan manusia dan juga makanan apapun yang mengandung bawang bombay. Tips Memberikan Makanan untuk Kucing Dewasa • Kucing hidup dengan rutinitas yang sama, jadi buatlah rutinitas tersebut sedini mungkin • Atur tempat dan jam makan kucing dewasa yang sama setiap harinya. • Berikan makanan untuk kucing dewasa di tempat yang tenang • Jauhi tempat makan dari tempat pembuangan kotorannya (litter box) • Pilih wadah yang mudah dibersihkan • Jika Anda memiliki lebih dari satu kucing, pastikan mereka memiliki wadah makannya masing-masing yang diletakan di tempat terpisah. Berikut pilihan makanan basah untuk kucing dewasa yang bisa menjadi bahan pertimbangan sesuai kebutuhan sang kucing.
Makanan & Nutrisi
Makanan Kucing Kecil: Tips dan Panduannya
Makanan Kucing Kecil: Tips dan Panduannya
2 mins read
Bingung harus memberikan makanan kucing kecil atau kitten yang seperti apa karena ada banyak pilihan formula dan rasa? Tenang, berikut beberapa panduan dan tips yang bisa membantu Anda memilih makanan untuk kucing kecil kesayangan Anda. Saat memilih makanan kucing kecil atau kitten, seringkali kita dibingungkan dengan jenisnya, mulai dari makanan basah, makanan kering, sampai dengan makanan tanpa biji-bijian, belum lagi dengan pilihan rasanya. Namun, makanan kucing kecil atau kitten terbaik adalah makanan yang diformulasikan khusus sesuai dengan usianya, yaitu dengan kandungan protein, kalsium, magnesium, phosphorous, zinc dan zat besi yang tinggi. Selain itu, makanan kucing kecil juga sebaiknya mengandung vitamin C dan E. Keuntungan Memberikan Makanan Kering • Lebih mudah ditakar • Lebih tahan lama • Membantu menjaga kesehatan gigi karena membuatnya mengunyah dengan aktif • Makanan kering yang berukuran kecil lebih mudah dikunyah dan ditelan Berikut pilihan makanan kucing kecil kering yang bisa Anda coba. Keuntungan Memberikan Makanan Basah • Aroma yang lebih kuat daripada makanan kering • Tekstur yang lebih lembut dari makanan kering • Kandungan air yang tinggi Cara Memberikan Makanan Kucing Kecil atau Kitten Kucing hidup dengan kebiasaan. Oleh karena itu, buatlah ia terbiasa dengan rutinitas sedini mungkin. Sajikan makanan di tempat dan waktu yang sama setiap harinya untuk membuatnya terbiasa. Selain itu, pastikan juga untuk menyajikan makanan di wadah yang selalu bersih. Pilih wadah yang mudah dibersihkan. Beberapa kucing juga cukup pemilih akan wadah makanannya, untuk itu Anda bisa coba beberapa jenis wadah makanan. Penting juga untuk diingat jika Anda memiliki lebih dari satu kucing untuk menyediakan wadah makanan dan minuman yang terpisah agar mereka tidak saling berebut dan bisa mendapatkan ketenangan masing-masing saat makan. Pisahkan wadah makanan mereka masing-masing. Porsi Makanan untuk Kucing Kecil atau Kitten Setelah disapih, kucing kecil akan mulai mengkonsumsi makanan. Berikut panduan untuk memberikan porsi makanan untuk kucing kecil atau kitten: • Sesaat setelah disapih, berikan makanan kucing kecil empat kali dengan porsi kecil setiap harinya. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa menyajikan makanan tiga kali setiap harinya • Semakin ia tumbuh, kurangi makanannya menjadi tiga kali sehari. Saat ia sudah berusia enam bulan, Anda bisa memberikan makanan dua kali sehari saja • Pastikan untuk selalu membaca instruksi di balik kotak makanannya. Penting juga untuk menjaga berat badannya yang stabil Treats untuk Kucing Kecil Makanan utama yang lengkap sebenarnya tidak lagi membutuhkan suplemen tambahan. Namun, snacks dapat menjadi cara yang tepat untuk meningkatkan keakraban dengan sang kucing. Selain itu penting juga untuk memperhatikan treats yang diberikan untuk kucing kecil Anda, karena tidak semua treats diperuntukkan untuk anak kucing. Minuman untuk Kucing Kecil atau Kitten Beberapa orang berpikiran bahwa sesaat setelah ia disapih, kucing kecil membutuhkan susu untuk penggantinya. Nyatanya, beberapa anak kucing alergi dengan kandungan gula di dalam kemasan susu dan air putih saja cukup untuk menjadi minuman untuk kucing kecil. Penting untuk menjaga hidrasi kucing kesayangan Anda, oleh karena itu pastikan persediaan air mineral ada di sekitarnya. Mengganti Makanan Kucing Kecil Ke Makanan Dewasa Saat badannya sudah besar, kucing kesayangan Anda mungkin terlihat sudah dewasa, padahal saat usianya masih dibawah satu tahun, ia masih merupakan kucing kecil. Berikut beberapa panduan dan tips untuk memberikan makanan kucing yang masih kecil. Anda bisa memberikannya makanan basah atau kering sesuai dengan kebutuhan dan kesukaannya.
Makanan & Nutrisi

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 51
  • Halaman 52
  • Halaman 53
  • Halaman 54
  • Halaman 55
  • Halaman 56
  • Halaman 57
  • Halaman 58
  • Halaman 59
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.