Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Makanan Kucing Dewasa
3 mins read
Kucing Anda baru berulang tahun yang pertama? Inilah waktu pencarian makanan kucing dewasa dimulai. Saat berusia dibawah satu tahun, Anda masih bisa memberikan makanan anak kucing untuknya. Namun, setelah menginjak satu tahun, ia sudah memiliki kebutuhan yang berbeda, dan sudah waktunya mengganti makanannya menjadi makanan kucing dewasa untuk menjaganya tetap sehat dan penuh nutrisi. Untuk menjaga kesehatannya, kucing Anda membutuhkan asupan protein, lemak, minyak, mineral, vitamin dan karbohidrat dengan kandungan yang tepat. Tentunya, makanan kucing dewasa yang baik adalah makanan dengan kandungan tersebut dengan porsi yang pas, kecuali kucing kesayangan Anda mengalami kondisi kesehatan tertentu sehingga ia membutuhkan makanan yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel berikut! Tips Mengganti Makanan ke Makanan Kucing Dewasa Jika sebelumnya ia hanya makanan untuk anak kucing, mengganti makanannya ke makanan kucing dewasa tentunya membutuhkan adaptasi. Adaptasi ini dibutuhkan untuk menjaga kesehatan perutnya. Untuk mengganti makanan anak kucing ke makanan kucing dewasa, berikut hal yang bisa dilakukan: • Tambahkan sedikit makanan kucing dewasa ke dalam makanan normalnya • Perlahan-lahan, tambahkan porsi makanan kucing dewasa dan kurangi porsi makanan sebelumnya untuk mempermudah masa transisi. Setiap kucing membutuhkan waktu yang berbeda-beda hingga makanannya berganti sepenuhnya. Jadi, bersabar ya! Makanan Kucing Dewasa vs Makanan Kucing Senior Kucing memiliki tiga tahapan usia, yaitu anak-anak, dewasa dan juga senior. Saat sudah memasuki usia ke-tujuh, kucing kesayangan Anda bukanlah dewasa, melainkan sudah menjadi senior. Kucing senior membutuhkan makanan kucing senior karena perubahan kesehatan dan juga kondisinya yang membuatnya membutuhkan nutrisi berbeda dari yang makanan kucing dewasa berikan. Saat kucing kesayangan Anda sudah memasuki usia ke-7, penting untuk segera memberikannya makanan kucing senior. Berbeda dengan makanan kucing dewasa, makanan kucing senior mengandung protein yang tinggi serta memiliki kandungan vitamin E. Selain itu, biasanya makanan kucing senior juga berukuran yang lebih kecil dengan tekstur yang lebih lembut, mengingat kualitas inderanya berkurang seiring bertambahnya usia. Salah satu makanan kering kucing yang bagus untuk kucing senior adalah PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Senior LONGEVIS Salmon & Tuna yang baik untuk menjaga kesehatan ginjal. Rekomendasi Makanan Kucing Dewasa Memilih makanan kucing dewasa memang membutuhkan banyak riset dan juga rekomendasi. Ada dua pilihan jenis makanan kucing dewasa yang bisa Anda berikan, yaitu makanan basah dan juga makanan kering. Anda bisa mengenalkan kedua pilihan ini kepada kucing kesayangan Anda untuk mengetahui mana pilihan makanan yang ia sukai. Ada banyak pilihan makanan kering kucing yang bagus sesuai dengan kondisi kebutuhannya, seperti PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sensitive Skin & Stomach Salmon Tuna, untuk kucing dengan kulit yang sensitif, PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Indoor Hairball Control Chicken, untuk kucing rumahan yang sering mengalami permasalahan dengan hairball, dan juga PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sterilised Weight Loss Salmon Tuna untuk kucing yang sudah disteril. Berapa Banyak Porsi Makan Kucing? Setelah memiliki opsi makanan kucing dewasa, mungkin pertanyaan setelahnya yang muncul adalah “berapa banyak porsi makan kucing dewasa?”. Porsi makan kucing dewasa itu berbeda-beda, hal ini tergantung dengan berat badan, ras dan juga gaya hidup kucing Anda, karena ini berhubungan dengan berat badan. Untuk lebih pastinya, cobalah cek rekomendasi dokter hewan untuk mengetahui berapa banyak porsi makan kucing yang ia butuhkan. Itu dia pilihan makanan kucing dewasa, tips mengganti makanan kucing dan juga berapa banyak porsi makan kucing yang bisa Anda berikan. Dengan artikel ini, semoga Anda bisa menemukan rekomendasi makanan kucing dewasa yang pas sesuai dengan kesukaan kucing Anda.
Kenapa Kucing Suka Berantem Berikut Cara Mengatasinya
Kenapa Kucing Suka Berantem? Berikut Cara Mengatasinya!
2 mins read
Kucing berantem seringkali terdengar dan juga terlihat menyeramkan, terlebih lagi jika terjadi terus menerus. Berikut ini beberapa alasan kenapa kucing suka berantem dan juga cara menghentikan kucing berantem yang bisa Anda lakukan. Kenapa kucing berantem? Ada beberapa alasan kenapa kucing berantem, mulai dari wilayah kekuasaan, sikap agresif, dan juga bermain-main. Berikut ini beberapa alasan kenapa kucing berantem yang seringkali terjadi. Pertama, karena wilayah kekuasaan. Wilayah kekuasaan bisa menjadi alasan kenapa kucing berantem. Hal terjadi pada kucing yang tinggal di luar rumah, yang khawatir akan kucing lain mengambil wilayahnya, dan tak jarang juga terjadi pada kucing yang tinggal dalam satu atap. Para kucing menandai wilayah kekuasaannya dengan aroma, termasuk rumah Anda. Nah, biasanya beberapa kucing yang hidup dalam satu atap seringkali berantem karena hal tersebut. Kedua, biasanya kenapa kucing suka berantem karena memang beberapa kucing pada dasarnya memiliki sikap yang agresif yang umumnya terjadi pada kucing jantan. Tak jarang, kucing jantan berantem dengan adik atau kakaknya, atau bahkan mengajak berantem kucing asing. Alasan ketiga kenapa kucing berantem adalah karena diawali dengan bermain-main. Kadang, ada kucing yang awalnya hanya bercanda saja, namun tanpa sadar bercandanya yang agresif tersebut bisa memicu adanya pertengkaran. Jika hal ini mengkhawatirkan, cara agar kucing tidak berantem yang bisa Anda lakukan adalah dengan memisahkan kucing-kucing tersebut secara aman dan penuh strategi, terutama jika sedang merebutkan betina di musim kawini. Cara Menghentikan Kucing yang Bertengkar Melihat kucing bertengkar bukanlah hal yang menyenangkan, terutama jika itu terjadi pada dua atau lebih kucing peliharaan Anda. Saat melihat kucing bertengkar, mungkin hal reflek pertama yang akan Anda lakukan adalah mencoba memisahkan mereka, namun di sinilah Anda perlu berhati-hati, karena mereka bisa menjadi agresif pada Anda seperti menggigit atau mencakar. Sebagai opsinya, Anda bisa mengalihkan perhatian mereka, yaitu dengan hal yang mereka sukai atau dengan suara-suara yang akan menarik perhatian mereka dan menghentikan perkelahian. Cara agar kucing tidak berantem di luar rumah Kadang, saat kucing Anda berkeliaran di luar rumah, ia bisa diserang oleh kucing lain, apalagi jika kucing Anda lembut yang kemungkinan besar tidak akan membalas atau melawannya. Berikut ini beberapa cara agar kucing tidak berantem atau tidak diserang di luar rumah: • Jaga agar kucing tetap di dalam rumah • Cari tau kucing yang suka menyerang kucing Anda. Jika kucing tersebut merupakan kucing seseorang, beritahu pemiliknya akan perilaku kucing tersebut • Anda juga bisa melakukan steril kucing untuk mencegah kucing agar tidak berantem di luar rumah. Jika kucing Anda terus saja berkelahi, baik dengan kucing lain di rumah atau dengan kucing asing, sudah saatnya Anda mencari solusi jangka panjang untuk hal tersebut. Biasanya, kucing yang terus menerus berkelahi memiliki kelemahan sosialisasi yang bisa diatasi dengan: • Pengecekan ke dokter, karena bisa jadi kucingmu menjadi agresif karena ada masalah kesehatan, seperti adanya luka atau rasa sakit pada tubuhnya. • Bawa ke ahli perilaku hewan untuk melatih sikap agresifnya. • Lakukan steril kucing untuk mengurangi keagresifannya. Kucing adalah hewan individualis yang kurang nyaman tinggal dengan sekumpulan kucing lain, baik itu sedikit atau banyak. Oleh karena itu, jika Anda memiliki beberapa hewan peliharaan dalam satu rumah, pastikan Anda menyediakan berbagai kebutuhannya secara terpisah yang bisa menjadi cara agar kucing tidak berantem karena berebut makanan, minuman, atau mainan.
Perilaku & Pelatihan
Jerawat Kucing - Penyebab dan Cara Mengatasinya
Jerawat Kucing: Penyebab dan Cara Mengatasinya
2 mins read
Jerawat kucing memang terdengar aneh, namun hal tersebut merupakan hal yang umum terjadi. Namun, jerawat pada kucing ini umumnya masih belum diketahui penyebabnya. Jika Anda melihat adanya jerawat pada kucing, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan: Bentuk Jerawat Dagu Kucing Jerawat dagu kucing juga berupa benjolan kecil yang diikuti dengan komedo hitam dan putih. Tapi, biasanya jerawat kucing lebih terlihat seperti kotoran dibandingkan jerawat, makanya sedikit sulit untuk mendeteksi adanya jerawat pada kucing ini. Pada beberapa kasus, jerawat pada kucing ini bisa menyebabkan kerontokan, kemerahan atau bahkan bisa menyebabkan berdarah. Biasanya, jerawat kucing terjadi pada bagian dagu, pipi dan juga dekat bibir. Terkadang, sulit membedakan jerawat kucing dan juga koreng pada kucing, jika Anda menduga bahwa koreng pada kucing tersebut merupakan jerawat kucing, segeralah berkonsultasi ke dokter hewan. Penyebab Jerawat Kucing Pada dasarnya, penyebab jerawat kucing ini juga masih menjadi tanda tanya besar. Beberapa ahli mengatakan bahwa jerawat kucing atau juga yang sering disebut dengan follicular keratinization terjadi karena folikel rambut yang terhambat karena tingginya produksi keratin atau protein di dalam kulitnya. Jerawat pada kucing pada umumnya ditemukan di daerah dagu, oleh karena itu jerawat pada kucing seringkali disebut sebagai jerawat dagu kucing. Selain karena keratin, jerawat kucing yang muncul di dagu muncul karena: • Wadah plastik yang digunakan kucing untuk makan dan minum • Grooming yang tidak bersih, terutama untuk kucing senior • Beberapa penyakit serius, seperti: sistem imun yang lemah, stres, alergi makanan, hormon yang tidak seimbang dan kelenjar sebaceous hiperaktif. Cara Menghilangkan Jerawat Kucing Jika Anda yakin benar adanya jerawat pada kucing kesayangan Anda, hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mengeceknya di dokter hewan. Biasanya, jerawat pada kucing akan hilang sendirinya, namun pada beberapa kondisi, Anda perlu memberikan perawatan lebih. • Cara menghilangkan jerawat kucing yang pertama adalah dengan membersihkan area sekitarnya dengan chlorhexidine antibacterial. Bersihkan bagian jerawat kucing beberapa kali sehari hingga breakout-nya memudar. • Selain dibersihkan, cara menghilangkan jerawat kucing selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan kompres air hangat untuk mengurangi pembengkakan. • Asam lemak seperti omega-3 juga bisa membantu menjaga kesehatan kulit • Mengganti mangkok plastik dengan mangkok keramik atau stainless • Menggunakan shampoo antibakterial atau anti fungal • Memberikan gel pereda jerawat kucing • Untuk beberapa kasus, dokter hewan juga merekomendasikan untuk memberikan antibiotik atau antiradang untuk mengurangi pembengkakan Untuk berbagai cara menghilangkan jerawat kucing ini, pastikan Anda sudah berkonsultasi ke dokter hewan agar memastikan Anda memberikan perawatan yang tepat. Apakah Jerawat Kucing Bisa Muncul Lagi? Pada beberapa kondisi, jerawat kucing bisa muncul lagi. Anda bisa mengurangi risikonya dengan memastikan kebersihan kulit sang kucing. Jika jerawat kucing muncul terlalu sering, Anda bisa berdiskusi dengan dokter hewan untuk penanganan yang efektif. Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai jerawat kucing sekaligus penyebab jerawat kucing dan juga cara menghilangkan jerawat kucing. Walaupun jerawat kucing bisa hilang dengan sendirinya, namun usahakan untuk menjaga kebersihan kucing untuk mengurangi risiko jerawat kucing datang lagi. Untuk bantu menghindari jerawat pada kucing, Anda bisa memberikan PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Fussy & Beauty Salmon atau PRO PLAN Cat Makanan Basah Kucing Dewasa Derma Plus Salmon yang mengandung Omega-3 dan 6 yang tinggi, untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut kucingmu. Selamat mencoba!
Kesehatan
Waktu & Tips Memandikan Kucing
Waktu & Tips Memandikan Kucing
3 mins read
Seperti yang kita ketahui, kucing bisa membersihkan tubuhnya sendiri. Terkadang, hal tersebut sudah cukup, namun untuk beberapa kondisi, Anda perlu memandikan kucing karena noda atau kotoran yang tidak bisa mereka bersihkan sendiri. Jika Anda merasa ini waktu memandikan kucing, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui seputar memandikan kucing, mulai dari berapa kali memandikan kucing, waktu memandikan kucing dan juga bagaimana cara memandikan kucing. Berapa kali memandikan kucing? Idealnya, waktu memandikan kucing dilakukan setiap 4-6 minggu sekali, tergantung seberapa sering kucing membersihkan tubuhnya, kondisi tempat tinggalnya dan juga rasnya. Untuk kucing yang sering main di luar rumah, biasanya memiliki kebutuhan yang lebih besar untuk dimandikan. Selain kucing yang sering bermain di luar, Anda juga perlu memandikan kucing yang obesitas dan juga kucing yang sudah senior. Untuk kucing dengan ras tanpa rambut, Anda perlu memandikan kucing sekali seminggu karena mereka memiliki produksi minyak yang berlebih. Perlengkapan yang dibutuhkan untuk memandikan kucing Untuk memastikan proses memandikan kucing berjalan dengan mudah, pastikan Anda sudah menyiapkan perlengkapan ini di dalam kamar mandi: • Baskom, ember besar atau wastafel • Shampoo kucing yang tidak mengandung parfum dan zat kimia yang terlalu keras • Conditioner khusus kucing jika dibutuhkan • Satu atau dua buah handuk • Sisir kucing Bagaimana cara memandikan kucing? Sebagai pemula, wajar jika Anda merasa bingung dan khawatir untuk memandikan kucing. Berikut panduan bagaimana cara memandikan kucing yang bisa Anda lakukan: Pertama, pilih waktu yang tepat, yaitu saat ia merasa nyaman, lelah atau sedang merasa manja. Saat ia sedang tidak merasa nyaman, hal tersebut bisa mempersulit proses memandikan kucing. Kedua, persiapkan kucing dengan memotong kukunya untuk menghindari risiko tercakar. Setelah itu, sisir rambut kucing untuk menghilangkan kulit mati dan juga rambut yang rontok. Pada tahap ini, Anda juga bisa menggunakan kapas untuk menutupi bagian telinganya agar tidak masuk air saat mandi. Ketiga, siapkan semua kebutuhan dekat jangkauan. Anda bisa menggunakan keset karet sebagai alas sang kucing agar ia tidak terpeleset saat berdiri yang juga bisa membuatnya merasa lebih nyaman. Saat membasuh bagian tubuh kucing yang terluka atau iritasi, sebaiknya Anda menggunakan sarung tangan untuk kenyamanan pribadi. Setelah semuanya siap, Anda bisa mulai memandikan kucing. Untuk memandikan kucing, gunakan air hangat (tidak terlalu panas) yang kemudian dibasuh perlahan ke tubuh kucing. Setelah itu, gunakan shampoo dan bersihkan bagian tubuh kucing secara perlahan. Pada bagian wajah, bersihkan dengan menggunakan kain bersih yang sudah dibasahi. Setelah selesai, balut tubuh kucing dengan menggunakan handuk besar dan kemudian keringkan. Untuk mengeringkan tubuh kucing, hair dryer bisa menjadi opsi, asal digunakan dengan suhu yang tidak terlalu pasar. Tips Memandikan Kucing Untuk mempermudah momen memandikan kucing, berikut beberapa tips memandikan kucing yang bisa Anda perhatikan: • Tutup keran air, karena sebagian kucing merasa tidak nyaman dengan suara air mengalir • Gunakan keset karet sebagai alas • Hindari menggunakan shower yang mungkin bisa menakutinya, sebagai pengganti, gunakan gayung • Setiap kucing berbeda-beda, jadi sebaiknya lakukan patch test untuk shampoo tersebut sebelum mengaplikasikannya ke seluruh tubuh • Kurangi suara-suara yang mungkin bisa membuat kucing tidak nyaman • Jika kucing tidak menyukai suara hair dryer, keringkan tubuh kucing dengan handuk yang lembut Ada baiknya juga untuk memberikan snack atau treat setelah memandikan kucing. Ini bisa menjadi tips memandikan kucing yang membuatnya mengingat hal tersebut sebagai pengalaman yang positif dan memudahkan proses memandikan kucing kemudian hari. Nah, itu dia beberapa hal mengenai waktu dan tips memandikan kucing. Meskipun kucing bisa membersihkan tubuhnya sendiri, namun untuk beberapa kondisi Anda perlu membantu memandikannya. Yuk jaga kebersihan kucing kesayangan Anda!
Perilaku & Pelatihan
Seputar Kehamilan Kucing yang Perlu Diketahui
Seputar Kehamilan Kucing yang Perlu Diketahui
2 mins read
Kucing adalah salah satu hewan mamalia yang bisa hamil sebanyak lima kali dalam setahun. Namun, idealnya kehamilan kucing hanya terjadi satu atau dua kali saja dalam setahun untuk waktu pemulihan yang maksimal. Anda yang baru pertama kali mendampingi masa kehamilan pada kucing, penting untuk mengetahui beberapa hal mengenai kehamilan kucing, termasuk dengan berapa lama masa kehamilan pada kucing dan juga tanda kucing melahirkan. Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel berikut! Apa saja tanda adanya kehamilan kucing? Di masa awal kehamilan, ia jarang menunjukan tanda-tanda fisik kehamilannya hingga mencapai beberapa minggu. Namun, berikut beberapa tanda fisik yang menunjukan bahwa adanya kehamilan yang bisa ditemukan setelah usia kehamilan 2-3 minggu. • Setelah 15-18 hari, bagian putingnya terlihat membesar dan berwarna merah yang dikenal dengan sebutan “pinking up”. • Mirip seperti kehamilan pada manusia, adanya “morning sickness” yang ditandai dengan mual. • Bagian perut membesar • Bertambahnya berat badan, sekitar 1-2 kg (tergantung jumlah anak kucing yang dikandung) • Nafsu makan yang bertambah yang menyebabkan peningkatan berat badan • Lebih sering mendengkur dan terlihat lebih manja dan mencari perhatian Beberapa tanda fisik di atas bisa mendeteksi adanya kehamilan pada kucing. Namun, beberapa tanda di atas juga bisa merupakan tanda-tanda penyakit fisik yang lain. Untuk mengetahui lebih jelasnya apakah sedang terjadi adanya kehamilan atau tidak, lakukan pengecekan ultrasound ke dokter hewan. Dalam pengecekan ultrasound ini Anda juga dapat mengetahui berapa banyak jumlah anak kucing yang sedang dikandung. Berapa lama masa kehamilan kucing? Umumnya, berapa lama masa kehamilan pada masing-masing kucing berbeda-beda. Masa kehamilan pada kucing bisa berlangsung 61 hari sampai 72 hari, namun idealnya, masa kehamilan biasanya sekitar 63-67 hari. Tidak ada tanda pasti kapan masa kehamilan ini akan berakhir, oleh karena sebaiknya Anda memperhatikan tanda kucing melahirkan agar bisa mendampinginya. Apa saja tanda kucing akan melahirkan? Alamiahnya, setiap kucing bisa mengatasi proses melahirkannya sendiri. Namun, ada baiknya Anda juga bersiaga di dekatnya saat mendekati waktu melahirkan, baik untuk membuatnya tetap nyaman dan juga berjaga-jaga jika adanya komplikasi atau permasalahan serius. • Berikut tanda kucing melahirkan yang umum terjadi: • Menolak makan • Terlihat gelisah dan mencari tempat yang terpencil • Suhu tubuhnya menurun menjadi sekitar 37.8°C dalam 12-23 jam sebelum melahirkan • Tepat sebelum melahirkan, sang induk terdengar lebih berisik, gelisah dan juga semakin sering menjilati tubuhnya • Tanda kucing melahirkan yang paling terlihat adalah adanya kontraksi yang diikuti dengan cairan yang keluar dari vaginanya. Umumnya, cairan ini merupakan tanda yang normal, namun jika cairan yang keluar berwarna hitam dan bertekstur kental atau berwarna seperti darah, segera hubungi dokter hewan terdekat • Setelah cairan tersebut keluar, induk kucing kemudian akan segera melahirkan anak-anak kucing. Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa umumnya setiap kucing bisa mengatasi proses melahirkannya sendiri, sehingga Anda tidak perlu membantunya. Namun, tugas Anda adalah melihat adanya cairan yang berubah warna, atau jika sang induk mengejan tanpa mengeluarkan anak kucing untuk bisa segera menghubungi dokter hewan. Di masa kehamilan kucing, mereka juga membutuhkan nutrisi yang tepat untuk mempersiapkan dirinya untuk melahirkan. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kebutuhan kucing hamil adalah dengan memberikan makanan yang tepat. Makanan anak kucing bisa menjadi makanan kucing hamil yang tepat. Cek berbagai rekomendasi makanan anak kucing di sini.
Perilaku & Pelatihan
Gigi Anjing: Struktur dan JenisnyaGigi Anjing: Struktur dan Jenisnya
Ketombe Pada Anjing? Jangan Khawatir, Berikut Panduannya!
2 mins read
Ketombe pada anjing adalah hal yang mungkin terdengar asing, namun percayalah ini merupakan hal yang normal dan seringkali terjadi pada anjing. Sama seperti manusia, ketombe pada anjing memberikan dampak yang tidak nyaman untuknya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab ketombe pada anjing dan ciri-cirinya agar mengetahui cara menghilangkan ketombe pada anjing. Penyebab Ketombe Pada Anjing Pada dasarnya, ketombe adalah hal yang umum terjadi pada binatang karena produksi minyak kulit. Biasanya, produksi minyak berlebih bisa mempengaruhi kesehatan kulitnya yang bisa menyebabkan butiran kulit kering yang disebut dengan ketombe. Tak hanya itu, ketombe pada anjing juga bisa saja terjadi karena kondisi sebaliknya, yaitu produksi minyak yang terlalu sedikit menyebabkan iritasi kulit. Selain itu, berikut ini beberapa penyebab ketombe pada anjing yang sering ditemukan: • Diet yang tidak seimbang, contohnya kekurangan kandungan vitamin, air atau asam lemak yang bisa menjaga kesehatan kulit • Under dan over grooming atau rutinitas grooming yang tidak cocok • Cuaca yang kering karena sedikitnya kelembapan udara yang menyebabkan kulit sang anjing menjadi kering. • Jika anjing Anda masih kecil dan tidak pernah mengalami permasalahan lain selain ketombe, bisa jadi hal ini terjadi karena adanya alergi musiman atau alergi karena lingkungan. • Infeksi bakteri atau jamur. Untuk mengatasi penyebab ketombe pada anjing yang satu ini mungkin dibutuhkan penanganan yang tepat dari dokter. Cara Mendeteksi Ketombe Pada Anjing Ketombe pada dasarnya sangat mudah ditemukan. Saat Anda melihat adanya butiran putih yang menempel pada rambutnya, cobalah untuk segera mengecek kondisi kulitnya secara menyeluruh. Jika ia terlihat sering menjilat, menggigit atau menggaruk kulitnya, biasanya akan terlihat kemerahan atau iritasi di sekitar kulitnya. Di beberapa kasus, ketombe pada anjing juga dapat menyebabkan aroma tidak enak, kerontokan dan juga luka atau koreng. Jika Anda melihat ada tanda-tanda kurang nyaman atau berbeda dari anjing kesayangan Anda, segeralah berkonsultasi pada dokter. Ras Anjing yang Paling Mudah Terkena Ketombe Setiap anjing bisa saja memiliki ketombe, namun ada beberapa ras anjing yang lebih mudah terkena ketombe karena jenis kulitnya dan juga rambutnya yang panjang, seperti golden retrievers, Cavalier King Charles spaniels, Yorkshire terriers, Jack Russell terriers dan Norfolk terriers karena memiliki kulit yang lebih sensitif. Oleh karena itu, disarankan untuk rutin mengecek kondisi kulit dan juga rambut anjing kesayangan Anda, terutama anjing dengan rambut yang panjang dan tebal. Cara Menghilangkan Ketombe Pada Anjing Ketombe pada anjing memberikan ketidaknyamanan padanya, oleh karena itu, berikut beberapa cara mengatasi ketombe pada anjing yang bisa dilakukan: • Pastikan gizi yang seimbang yang mengandung vitamin yang dibutuhkan. Cek berbagai rekomendasi makanan anjing yang penuh nutrisi dan gizi di sini. • Gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara di rumah • Coba mengubah atau mengganti rutinitas grooming-nya dan lihat apakah ada perubahan • Jika beberapa cara di atas tidak memberikan perubahan, sebaiknya berkonsultasi ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai ketombe pada anjing. Biasanya, ketombe pada anjing ini juga dialami oleh anjing dengan kulit yang sensitif. Untuk anjing dengan kulit yang sensitif, Anda bisa mengganti makanannya dengan varian dari Pro Plan yang bisa mengatasi permasalahan kulit sensitifnya. Yuk jaga kondisi kulit anjing kesayangan Anda agar terbebas dari ketombe pada anjing!
Perilaku & Pelatihan
Gigi Anjing: Struktur dan JenisnyaGigi Anjing: Struktur dan Jenisnya
Gigi Anjing: Struktur dan Jenisnya
2 mins read
Gigi anjing juga memiliki struktur yang sesuai dengan jenis dan juga kebutuhannya, mulai untuk mengunyah, merobek makanan dan juga fungsi lainnya. Untuk lebih lanjutnya, yuk kenali struktur gigi pada anjing dan juga jenisnya di artikel berikut! Jumlah Gigi Anjing Umumnya, gigi pada anjing dewasa berjumlah 42, dengan 20 gigi di bagian atas dan 22 di bagian bawah. Sebagian besar anjing memiliki jumlah gigi yang sama. Jika gigi di anjing Anda berjumlah kurang lebih 42, hal itu terjadi karena giginya patah atau tanggal yang biasanya terjadi karena ia mengunyah benda-benda yang terlalu keras, seperti batu atau metal, serta bisa juga karena masalah kesehatan yang mengganggu pertumbuhan gigi. Berbeda dengan anjing dewasa, anak anjing memiliki 28 gigi susu, dengan 14 gigi di bagian atas dan 14 lagi di bagian bawahnya. Seiring bertambahnya usia, bagian gigi ini akan tanggal dan tumbuh menjadi gigi permanen yang berjumlah 42. Jenis Gigi Anjing Sama seperti manusia, jenis gigi pada anjing juga berbeda-beda dengan struktur gigi yang sudah tertata sesuai dengan fungsi dan juga penggunaannya. Jenis gigi yang pertama adalah gigi seri. Gigi seri berukuran kecil yang terdapat di bagian depan. Jenis gigi seri ini berfungsi untuk mengorek-ngorek dan mengikis makanan. Biasanya, gigi seri ini juga mereka gunakan untuk mengangkat kutu yang ada di rambutnya. Kedua, gigi taring. Struktur gigi pada anjing ini menempatkan gigi taring berjumlah empat buah dengan dua di bagian atas dan dua lagi di bagian bawah. Struktur gigi pada anjing menunjukan bahwa gigi taring terletak di antara gigi seri dan gigi geraham. Jenis gigi yang satu ini berfungsi untuk mencabik-cabik makanan, seperti daging. Selain itu, gigi taring ini juga digunakan untuk menggenggam mainan, seperti mainan, tulang atau tongkat. Ketiga, gigi geraham depan. Gigi geraham depan berfungsi untuk mengunyah makanan. Makanya, saat anjing sedang makan, terlihat ia mengunyah dari bagian samping mulutnya, hal ini terjadi karena struktur gigi bagian gigi geraham depan yang berfungsi sebagai pengunyah makanan. Jumlah gigi geraham depan ini ada 16, yaitu 8 di bagian atas dan 8 di bagian bawah. Terakhir, gigi geraham belakang. Jenis gigi yang satu ini berfungsi untuk menghancurkan makanan yang memiliki tekstur keras atau yang sulit dikunyah, seperti biskuit atau makanan anjing yang kering. Dari struktur gigi di anjing, terlihat bahwa gigi geraham belakang terletak di bagian paling belakang gigi. Cara Mengetahui Umur Anjing dari Gigi Gigi anjing memang bisa menunjukan usianya. Berikut cara mengetahui umur anjing dari giginya: • 6-8 minggu: semua gigi susunya sudah lengkap • 7 bulan: semua gigi sudah berganti menjadi gigi permanen yang berwarna putih bersih • 1-2 tahun: warna gigi terlihat lebih kusam dan bagian belakang sudah mulai menguning • 3-5 tahun: terlihat adanya karang gigi yang menunjukan tanda-tanda perlunya pengecekan kondisi kesehatan gigi anjing • 5-10 tahun: adanya berbagai gangguan gigi • 10-15 tahun: terlihat tanggalnya beberapa gigi Untuk menjaga kesehatan giginya, Anda bisa memberikan snack gigi seperti DENTALIFE® Small & Medium Dog Dental Dog Chews dengan tekstur berpori kenyal yang berfungsi untuk membersihkan gigi dan mengurangi pembentukan karang gigi. Untuk perawatan gigi anjing kesayangan Anda, berikan snack gigi ini sekali sehari. Yuk perhatikan kesehatan gigi anjing kesayangan Anda dengan melakukan pengecekan rutin ke dokter.
Perilaku & Pelatihan
Ciri Ciri Anjing Melahirkan & Cara Membantunya
Ciri Ciri Anjing Melahirkan & Cara Membantunya
3 mins read
Masa kehamilan anjing hanya berlangsung selama kurang lebih 2 bulan. Tentunya waktu ini merupakan momen yang singkat untuk belajar berbagai hal mengenai kehamilan anjing. Namun, tak perlu khawatir, dalam artikel ini kita akan membahas tentang tanda anjing akan melahirkan dan juga apa saja cara membantu anjing melahirkan. Ciri Ciri Anjing Mau Melahirkan Berikut tanda anjing akan melahirkan yang perlu Anda waspadai: Pertama, suhu tubuh yang menurun, dari 38.5°C ke 37°C yang umumnya terjadi 12-24 jam sebelum anjing melahirkan. Oleh karena itu, penting untuk mengecek suhu tubuh anjing Anda setiap dua kali sehari di masa akhir kehamilannya untuk mengetahui tanda anjing akan melahirkan. Tanda anjing akan melahirkan yang kedua adalah biasanya ia terlihat kurang beristirahat dan mengurung diri di tempat yang sepi dan juga tenang. Tak jarang, dalam fase ini, sang induk terlihat seperti mengacak-ngacak tempat tidurnya. Biasanya, ini merupakan tanda anjing akan melahirkan dalam waktu 12-24 jam. Selain itu, ciri ciri anjing mau melahirkan juga menunjukan bahwa ia memindahkan sarang yang sudah Anda siapkan untuknya. Jika ia memindahkan sarangnya tersebut, biarkanlah. Disamping itu, mendekati waktu melahirkan, anjing akan terlihat kekurangan nafsu makan. Untuk itu, pastikan Anda menyediakan air minum di sekitarnya untuk menghindari dehidrasi. Mendekati detik-detik melahirkan, induk anjing akan terlihat menggigil, kontraksi, gemetar atau terengah-tengah yang menunjukan bahwa proses persalinannya sedang terjadi. Saat ini, cobalah untuk berjaga-jaga di dekatnya dan membuatnya tetap nyaman serta tenang. Cara Membantu Anjing Melahirkan Dua minggu sebelum anjing melahirkan, ia akan membuat atau mencari sarang sebagai tempat ketenangannya. Cara membantu anjing melahirkan yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyediakan whelping box yang sudah dilengkapi dengan kain, handuk dan atau selimut. Pastikan whelping box tersebut berukuran cukup besar untuk sang induk dan juga anaknya. Untuk kenyamanan sang induk, Anda juga bisa meletakan mainan favoritnya. Selain membuat sarang, cara membantu anjing melahirkan lainnya juga bisa dilakukan dengan cara berjaga-jaga di sekitarnya saat anjing melahirkan. Anda bisa menyimpan nomor telepon dokter hewan terdekat agar ia juga bisa berjaga-jaga jika ada permasalahan selama proses anjing melahirkan. Cara Membantu Anak Anjing yang Baru Dilahirkan Saat anjing sedang melahirkan, pastikan Anda tidak mengganggunya, namun Anda bisa membantu beberapa anak anjing yang baru saja lahir dengan beberapa hal berikut: • Bantu bersihkan bagian tubuh anak anjing yang baru lahir saat induknya masih sibuk melahirkan anak yang lainnya. Anda bisa membersihkan tubuhnya dengan kain yang bersih. • Bersihkan cairan yang mungkin menutupi bagian kepala anak anjing jika belum dibersihkan induknya. Bersihkan dengan menggunakan jari yang bersih, terutama pada bagian mulut dan hidung. • Jika sang induk masih sibuk melahirkan anak selanjutnya, Anda bisa membantu memotong tali pusar. Pastikan Anda mempelajari cara memotong tali pusar dengan benar. • Setelah anjing melahirkan, pastikan Anda menyediakan litter box yang cukup besar untuk sang induk dan juga anak-anaknya. Selain itu, jika Anda memindahkan anak anjing ke tempat yang berbeda dari induknya, pastikan Anda menyediakan perlengkapan yang bisa membuatnya tetap hangat. Tanda Permasalahan dalam Proses Anjing Melahirkan Umumnya, setiap anjing bisa melakukan proses melahirkan sendiri. Namun, berikut tanda permasalahan dalam proses anjing melahirkan yang perlu diwaspadai: • Tidak ada anak anjing yang lahir setelah 20-30 menit kontraksi • Tidak ada anak anjing yang lahir setelah 4 jam adanya perubahan cairan vagina • Gagal melahirkan setelah 24 jam penurunan suhu tubuh sang induk • Lemah kontraksi dengan kondisi masih ada anak anjing lain yang belum lahir • Adanya tanda-tanda anjing akan melahirkan lagi setelah 12 jam Nah, itu dia beberapa tanda anjing akan melahirkan dan cara membantu anjing melahirkan. Yuk berikan perhatian yang cukup dan menjaganya tetap tenang agar bisa melalui proses persalinan ini dengan lancar.
Perilaku & Pelatihan
Antibiotik untuk Kucing
Antibiotik untuk Kucing
2 mins read
Antibiotik untuk kucing biasanya umum diberikan jika adanya kondisi tertentu yang dialami oleh kucing kesayangan Anda, seperti sehabis melakukan operasi, atau adanya infeksi serius yang membutuhkan penanganan khusus. Manfaat antibiotik untuk kucing adalah untuk membunuh bakteri dan juga menangani infeksi tersebut. Tentunya, antibiotik untuk kucing ini hanya bisa diresepkan oleh dokter hewan. Untuk Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai antibiotik untuk kucing, yuk simak artikel berikut! Pentingnya Dosis Antibiotik yang Aman untuk Kucing Antibiotik yang aman untuk kucing adalah antibiotik yang diberikan dengan sesuai dan juga dengan dosis yang tepat oleh dokter hewan. Untuk menentukan dosis antibiotik untuk kucing, biasanya para dokter akan menentukan berdasarkan berat badannya, gejala, kondisi kesehatan secara umum dan juga obat-obatan lain yang sedang dikonsumsi. Efek Samping Antibiotik pada Kucing Setiap antibiotik biasanya memiliki efek samping yang berbeda-beda. Berikut beberapa efek samping antibiotik pada kucing yang mungkin terjadi: • Lemah lesu • Mual • Kehilangan nafsu makan • Muntah • Diare • Meneteskan air liur Berbagai efek samping antibiotik pada kucing ini umum terjadi, namun jika Anda melihat adanya tanda-tanda yang mencurigakan segeralah berkonsultasi pada dokter hewan terdekat. Manfaat Antibiotik untuk Kucing Memberikan antiobiotik untuk kucing yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan juga dosisnya adalah hal yang sangat krusial. Ada beberapa manfaat antibiotik untuk kucing yang mungkin akan diberikan oleh dokter hewan untuk kucing kesayangan Anda, seperti mengatasi beberapa infeksi, seperti infeksi telinga, permasalahan kulit dan juga infeksi saluran pernafasan dan saluran kemih. Atau, ada juga antibiotik yang digunakan untuk berbagai jenis bakteri, mulai dari mengatasi permasalahan kulit, kandung kemih, dan infeksi darah. Kapan Antibiotik untuk Kucing Diperlukan? Saat kucing kesayangan Anda didiagnosa memiliki infeksi bakteri yang tidak bisa hilang dengan sendirinya, biasanya dokter hewan akan memberikan antibiotik untuk menghindari risiko infeksi yang lebih parah dan bahkan bisa menjadikan komplikasi. Biasanya, infeksi seperti infeksi kulit atau dermatitis, infeksi bakteri telinga, infeksi saluran kemih, infeksi yang berhubungan dengan gigi, diare karena bakteri spesifik dan juga luka karena perkelahian kucing serta setelah adanya operasi kucing membutuhkan antibiotik. Apakah antibiotik manusia bisa diberikan untuk kucing? Beberapa jenis antibiotik untuk kucing memang sama seperti antibiotik untuk manusia. Idealnya, dokter hewan akan memberikan antibiotik untuk kucing yang memang sudah diformulasikan khusus. Namun, untuk beberapa kondisi tertentu atau saat antibiotik untuk kucing tersebut tidak tersedia, mungkin saja dokter hewan akan memberikan antibiotik manusia. Nah, itu dia beberapa hal seputar antibiotik yang aman untuk kucing serta manfaat dan juga efek sampingnya. Setiap antibiotik memang memberikan efek samping yang berbeda-beda, jika ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan, segeralah berkonsultasi pada dokter hewan.
Perilaku & Pelatihan
15 Fakta Tentang Anjing yang Menarik untuk Diketahui
15 Fakta Tentang Anjing yang Menarik untuk Diketahui
3 mins read
Pemilik anjing atau sedang mempertimbangkan untuk memiliki anjing? Yuk ketahui berbagai fun fact anjing yang menarik untuk diketahui ini! 1. Hidung anjing basah untuk bisa menyerap aroma kimia Mungkin Anda sudah pernah memperhatikan sebelumnya bahwa sebagian besar hidung anjing memang basah. Hal ini terjadi bukan karena kelainan dan juga bukan tanpa sebab, karena fakta tentang anjing yang satu ini menunjukan bahwa hidung anjing basah agar ia lebih mudah menyerap aroma kimia. Kelembapan atau cairan pada hidungnya memiliki khasiat untuk menyerap zat kimia tersebut. Saat mereka menjilat hidungnya, saat itulah sang anjing sedang meneliti jenis aroma tersebut. 2. Anjing ras Newfoundlands adalah anjing penjaga pantai terbaik Ras anjing yang satu ini memang tidak terlihat kekar dan menyeramkan, namun percayalah akan fakta tentang anjing ini bahwa ras Newfoundlands merupakan anjing penjaga terbaik, karena mereka memiliki rambut yang anti air dan kaki yang berselaput. Awalnya, mereka merupakan penolong para nelayan dan juga menolong orang-orang yang tenggelam. 3. Lagu The Beatles “A Day in the Life” memiliki frekuensi yang hanya bisa didengar anjing Fun fact anjing yang satu ini memang membuat heran. Katanya, di akhir lagu ‘A Day in the Life’ ada sebuah frekuensi yang hanya bisa didengar oleh anjing. Penasaran? Coba putar lagu ini dan lihat reaksi anjing Anda! 4. Tiga anjing selamat dalam tragedi kapal Titanic Fakta anjing yang mungkin sebelumnya belum pernah Anda dengar adalah mengenai tragedi kapal Titanic ini. Pasalnya, dalam tragedi tersebut ada tiga anjing yang selamat, salah satunya jenis Pomeranian dan Pekingese. 5. Indera penciuman anjing pelacak bisa digunakan sebagai bukti di pengadilan Menurut berita yang dilansir oleh PBS, indera penciuman anjing pelacak sangat akurat yang bahkan bisa digunakan sebagai bukti di pengadilan. Bahkan, fakta tentang anjing yang tak kalah menarik adalah jenis anjing ini bisa mengikuti jejak yang berumur 300 tahun! 6. Anjing tertinggi mencapai 111 cm Siapa sangka bahwa fakta tentang anjing berikutnya adalah mengenai tinggi badan anjing. Menurut rekor, anjing tertinggi mencapai 111 cm lho! Predikat ini dipegang oleh seekor anjing ras Great Dane bernama Zeus. 7. Basenji tidak menggonggong, tapi yodel Hm, menarik ya fun fact anjing berikutnya bahwa tidak semua anjing ternyata menggonggong lho. Salah satu ras anjing ini ternyata tidak menggonggong, tapi mereka yodel, yaitu seperti bernyanyi, berteriak atau merengek. 8. Greyhound bisa mengalahi Cheetah untuk lari jarak jauh Ras anjing Greyhond ini ternyata merupakan pelari jarak jauh yang handal yang bahkan bisa mengalahi Cheetah. Greyhound ini bisa berlari 35 kmj hingga 11 km. 9. Seekor anjing pernah menemani orang buta mendaki gunung Fakta tentang anjing yang satu ini memang sangat menyentuh. Menurut sejarah, tahun 1990 lalu, ada tuna netra yang mendaki gunung yang ditemani dengan anjing penjaganya, yaitu Orient. 10. Ewoks di ‘Star Wars’ terinspirasi dari anjing Jika Anda pecinta ‘Star Wars’ mungkin Anda akan senang dengan fun fact about dog yang satu ini, yaitu Ewoks terinspirasi dari anjing keluarganya. 11. 30% anjing Dalmatians tuli sebelah Siapa yang suka dengan anjing ras yang satu ini? Fakta tentang anjing Dalmatians ternyata banyak dari mereka yang tuli sebelah, dan anjing Dalmatians dengan totol hitam yang lebih besar biasanya memiliki risiko tuli yang lebih kecil. 12. Saluki adalah ras anjing yang paling tua Menurut cerita, 7000SM lalu ada sebuah anjing yang mirip dengan Saluki. 13. Chow Chow dan Shar-Pei memiliki lidah berwarna hitam Unik ya, tapi ternyata fakta tentang anjing Chow Chow dan Shar-Pei menunjukan bahwa mereka memiliki lidah yang hitam yang terjadi karena hal yang masih belum diketahui. 14. Anjing memiliki tiga kelopak mata Fakta tentang anjing yang satu ini memang tidak banyak yang tau, bahwa anjing memiliki kelopak mata ketiga yang dikenal sebagai ‘haw’ menjaga matanya dan memastikan ia tidak kering. 15. African Hunting, pemburu terhebat di dunia Ras anjing yang satu ini memiliki tingkat kesuksesan 50-70% yang membuatnya sebagai pemburu handal. Nah, itu dia beberapa fakta tentang anjing yang menarik untuk diketahui. Jadi makin yakin untuk memiliki anjing di rumah ya?
Perilaku & Pelatihan

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 51
  • Halaman 52
  • Halaman 53
  • Halaman 54
  • Halaman 55
  • Halaman 56
  • Halaman 57
  • Halaman 58
  • Halaman 59
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.