Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Seputar Makanan Basah Kucing
Seputar Makanan Basah Kucing
2 mins read
Seperti yang sudah diketahui, makanan kucing ada dua jenis, yaitu makanan basah dan makanan kering. Kedua jenis makanan kucing ini bisa memberikan manfaat dan nutrisi yang dibutuhkan oleh kucing kesayangan. Hanya saja, keduanya memiliki tekstur yang berbeda, makanan kering memiliki tekstur yang crunchy yang baik untuk kesehatan gigi kucing, sedangkan makanan basah kucing memiliki tekstur yang lembut dan lebih lunak yang bisa meningkatkan nafsu makan si kucing. Nah, di artikel kali ini, kita akan membahas lebih lanjut seputar makanan basah kucing. Untuk lebih jelasnya, baca sampai habis ya! Keunggulan Makanan Basah Kucing Satu hal yang membedakan makanan basah kucing dan makanan kering adalah kandungan air di dalamnya. Makanan basah kucing mengandung 80% air yang membuat teksturnya lebih lunak dan lembut. Kandungan air ini bisa membantu menjaga kandungan cairan dalam tubuh yang berguna untuk menjaga metabolismenya. Selain kandungan air, makanan basah kucing juga memiliki aroma yang lebih kuat. Makanya, makanan basah ini cocok untuk kucing yang sedang mengalami penurunan nafsu makan, baik karena ada kondisi kesehatan atau alasan yang lain. Cara Penyajian & Penyimpanan Makanan Basah untuk Kucing Kemasan makanan kering biasanya berukuran besar dan bisa disimpan lama setelah dibuka, kenapa makanan basah untuk kucing hanya tersedia dalam kemasan kecil ya? Hal ini terjadi karena makanan basah untuk kucing didesain untuk sekali saji dan segera dihabiskan karena sifatnya yang cepat basi. Makanan kucing basah ini biasanya disajikan hanya di waktu makannya karena harus dihabiskan dalam waktu 1-2 jam agar tidak terkontaminasi bakteri. Untuk alasan tertentu yang membuat Anda menyajikan makanan setengah porsi dari kemasannya, Anda bisa menyimpannya di kulkas dalam waktu 24 jam. Setelah disimpan di kulkas, Anda bisa menyajikannya kembali dengan menunggu sebentar di luar ruangan agar suhunya lebih hangat. Sedangkan, untuk makanan basah kucing yang belum dibuka atau masih disegel bisa disimpan di tempat sejuk. Rekomendasi Makanan Basah untuk Kucing Makanan basah kucing bisa diberikan untuk kebutuhan sehari-hari. Tak jarang juga, makanan kucing basah ini diformulasikan khusus untuk beberapa kondisi tertentu, seperti: • PRO PLAN Cat Makanan Basah Kucing Dewasa Urinary Tract Health Chicken untuk mendukung kesehatan saluran kemih dengan kandungan serat insulin, asam lemak omega 3 dan juga antioksidan yang bisa melindungi saluran kemih dan peradangan serta membantu meningkatkan kekebalan tubuh. • PRO PLAN Cat Makanan Basah Kucing Dewasa Sensitive Chicken untuk kucing dengan pencernaan yang sensitif. Mengandung serat inulin, prebiotik dan juga asam lemak omega 3 dengan tingkat kecernaan yang tinggi. Makanan Basah untuk Kucing Indoor Sering menjadi pertanyaan apakah makanan basah bisa untuk kucing indoor? Sebenarnya, boleh-boleh saja memberikan makanan basah untuk kucing indoor, apalagi dengan kondisi tertentu untuk meningkatkan nafsu makannya. Namun, pastikan makanan tersebut sudah diformulasikan khusus untuk kucing indoor karena sebaiknya makanan kucing indoor mengandung manfaat yang dapat mengurangi potensi hariball, mengandung kalori yang lebih rendah, dan juga formula yang dapat mengurangi bau pada kotoran kucing, seperti PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Indoor Hairball Control Chicken. Jika Anda ingin memberikan makanan basah untuk kucing indoor, pastikan untuk menyajikannya sesuai dengan takaran yang dianjurkan. Itu dia berbagai hal yang perlu diketahui mengenai makanan basah kucing. Makanan basah untuk kucing hadir dengan berbagai rasa, mulai dari salmon, daging ayam dan juga tuna yang tersedia untuk berbagai usia. Cek rekomendasi makanan basah kucing di sini.
Makanan & Nutrisi
Makanan Sehat untuk Kucing
Makanan Sehat Kucing: Pilihan Terbaik untuk Nutrisi Optimal
2 mins read
Kucing yang sehat dan bahagia membutuhkan makanan yang sehat. Makanan sehat untuk kucing terdiri dari makanan utama, camilan, dan tidak jarang juga termasuk dengan susu kucing. Makanan sehat untuk kucing berbeda-beda pengertiannya, sesuai dengan usia, ukuran, dan juga kondisi kesehatannya. Untuk memberikan makanan sehat untuk kucing, penting untuk mengetahui kebutuhan tubuhnya dan juga kondisi kesehatannya. Kali ini, kita akan membahas seputar makanan sehat untuk kucing, seperti camilan dan juga susu untuk kucing. Untuk lebih lanjut, yuk simak artikel berikut! Camilan untuk kucing Camilan kucing adalah salah satu makanan tambahan yang bisa memberikan tambahan nutrisi untuk kebutuhan kucing sehari-hari. Walaupun enak dan lezat, camilan kucing ini perlu disajikan sesuai dengan takarannya dan tidak boleh menjadi pengganti makanan utama, karena camilan ini sifatnya hanya sebagai pelengkap makanan sehat untuk kucing saja. Bolehkah kucing minum susu? Seringkali menjadi pertanyaan, bolehkan kucing boleh minum susu? Jawabannya boleh, kucing boleh minum susu asalkan susu tersebut berasal dari ASI induknya atau merupakan susu pengganti yang memang diformulasikan untuk kucing. Perlu diperhatikan bahwa kucing boleh minum susu, asalkan susu tersebut bukanlah susu yang berasal dari kambing atau sapi, karena sebagian besar kucing intoleran terhadap laktosa. Saat kucing minum susu sapi atau kambing, ia bisa diare atau bahkan muntah. Jika tidak ada induk kucing yang bisa memberikannya ASI, pastikan hanya memberikan susu dengan kandungan yang memang dikhususkan untuk anak kucing. Susu pengganti ini mengandung kandungan yang tepat sesuai kebutuhan anak kucing. Kandungan susu untuk kucing Kucing boleh minum susu sesuai dengan kebutuhannya. Susu untuk anak kucing, kucing dewasa dan kucing senior memiliki kandungan yang berbeda, karena perbedaan usia ini menentukan nutrisi yang dibutuhkan oleh mereka. Anak kucing membutuhkan kandungan protein dan lemak yang tinggi, serta kandungan laktoferin yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Sedangkan, untuk kucing dewasa, pilih susu rendah lemak namun tinggi protein. Beda halnya dengan kucing lanjut usia atau kucing senior, pilihlah susu dengan kandungan lemak yang rendah namun menawarkan banyak manfaat kesehatan. Jenis susu kucing Ada dua jenis susu kucing yang bisa didapatkan di luar, yaitu susu cair dan susu bubuk. Kucing boleh minum susu dengan jenis apapun asal sesuai dengan usianya. Biasanya, susu bubuk menjadi pilihan susu kucing dengan harga yang lebih ekonomis, sedangkan susu cair biasanya menjadi pilihan yang lebih praktis karena tidak perlu diseduh dan ditakar. Cara mendapatkan susu kucing Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kucing boleh minum susu. Selain ASI induknya, susu kucing yang boleh diminum adalah KMR atau Kitten Milk Replacer. Anda bisa mendapatkan jenis susu ini di pet shop atau bisa juga di klinik hewan. Memberikan susu khusus anak kucing juga termasuk dalam makanan sehat untuk kucing yang membantu pertumbuhannya. Pastikan untuk selalu memperhatikan kandungan dalam makanan sehat untuk kucing untuk memastikan kebutuhannya terpenuhi. Cek berbagai rekomendasi makanan sehat untuk kucing di sini.
Makanan & Nutrisi
Makanan Kucing Kecil dan Nutrisi yang Dibutuhkannya
Makanan Kitten: Nutrisi Terbaik untuk Pertumbuhan Kucing Kecil
2 mins read
Saat masih kecil, anak kucing perlu diberikan makanan kucing kecil yang bisa menunjang kebutuhan nutrisi dan perkembangannya. Saat masih kecil, ia membutuhkan makanan kucing kecil selama satu tahun pertamanya. Untuk Anda yang baru memiliki anak kucing, yuk simak panduan memberikan makanan kucing kecil, termasuk nutrisi kucing yang dibutuhkan dan juga kebutuhan hariannya! Nutrisi kucing kecil yang dibutuhkan Makanan kucing kecil biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil yang disesuaikan dengan kenyamanan dan kondisi mulut anak kucing. Selain itu, nutrisi dalam makanan kucing kecil juga berbeda, karena saat masih kecil, kucing membutuhkan energi dan juga perkembangan yang pesat. Berikut nutrisi kucing kecil yang dibutuhkan yang seharusnya ada pada makanan kucing kecil: • Kucing membutuhkan kandungan protein yang tinggi. Saat masih kecil, kucing membutuhkan kandungan protein yang lebih tinggi lagi dan juga tambahan asam amino yang penting seperti arginin, lisin dan metionin yang bisa membantu perkembangannya dengan pesat. • Kebutuhan makan kucing per hari membutuhkan nutrisi taurine dan choline. • Anak kucing membutuhkan kandungan lemak yang bisa mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Ini menjadi salah satu bahan dalam kebutuhan makanan kucing per hari. • Untuk menunjang perkembangan tulang dan giginya, anak kucing membutuhkan kandungan kalsium dan phosphorus. • DHA menjadi nutrisi kucing kecil yang dibutuhkan untuk perkembangan otak dan juga penglihatannya. • Sebagai kebutuhan makan kucing per hari, ia membutuhkan vitamin dan mineral. Namun, anak kucing membutuhkan lebih banyak lagi kandungan magnesium, tembaga, yodium dan vitamin A. Perlukah anak kucing minum susu? Saat masih baru lahir hingga berusia 3-4 minggu, anak kucing minum susu ASI dari induknya. Namun, untuk anak kucing yang tidak memiliki induk, Anda bisa memberikannya susu pengganti yang diformulasikan khusus untuk anak kucing. Setelah ia berusia 6-8 minggu dan sudah disapih, anak kucing mendapatkan nutrisinya dari makanan kucing kecil atau makanan anak kucing tersebut. Perlu diperhatikan bahwa anak kucing membutuhkan susu, namun susu ini hanya berasal dari ASI induknya atau berasal dari susu pengganti yang diformulasikan khusus sebagai makanan kucing kecil. Namun, hindari memberikan susu sapi atau susu kambing kepada anak kucing karena tidak memberikan kandungan yang sempurna untuk kucing kecil dan bisa menyebabkan permasalahan perut. Pilihan makanan kucing kecil Ada dua jenis pilihan makanan kucing kecil, yaitu makanan basah dan makanan kering. Kedua jenis makanan ini bisa memberikan nutrisi kucing kecil yang tepat sesuai dengan usianya. Berikut beberapa rekomendasi makanan kucing kecil yang bisa menjadi pilihan: • FRISKIES Kitten Discoveries: makanan kucing kecil yang dilengkapi dengan susu dan protein untuk perkembangan tulang yang kuat. • Pro Plan Kitten Starter untuk anak kucing dengan usia 3 minggu hingga 6 bulan yang bisa mendukung sistem imun tubuh dan mendukung pertumbuhannya. • Pro Plan Wet Kitten untuk anak kucing mulai dari usia empat minggu - satu tahun yang mengandung DHA untuk perkembangan otak dan mata serta antioksidan untuk kekebalan tubuh. Yuk penuhi nutrisi kucing kecil dengan memberikan makanan kucing kecil yang tepat untuk perkembangan dan pertumbuhannya yang pesat!
Makanan & Nutrisi
Makanan Kucing Kecil Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir
Makanan Kucing Kecil & Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir
2 mins read
Menambahkan anak kucing sebagai anggota baru di keluarga adalah hal yang menyenangkan, apalagi saat ia masih kecil yang membuatnya lucu dan menggemaskan. Tapi, sebagai pemilik kucing baru lahir, tentunya hal ini menjadi pembelajaran baru untuk Anda yang membutuhkan persiapan. Kira-kira, bagaimana sih cara merawat anak kucing baru lahir, termasuk cara memilih makanan untuk kucing kecil? Yuk simak artikel ini untuk mengetahuinya lebih lanjut! Keperluan Kucing yang Masih Kecil Jika Anda sudah pernah memiliki kucing sebelumnya, baik itu kucing dewasa, tentunya keperluan kucing ini sebagian besar sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Berikut beberapa keperluan kucing yang masih kecil yang perlu disiapkan: • Pet carrier untuk membawa kucing kemana-mana, misalnya dari tempat asalnya ke rumah, atau bahkan saat membawanya ke tempat grooming atau dokter hewan. • Dua buah mangkuk; satu untuk makanan dan satu untuk minumannya. Pastikan mangkok yang digunakan terbuat dari keramik atau stainless steel. Pilihlah ukurannya yang pas agar memudahkan Anda saat menyajikan makanan kucing kecil di wadahnya. • Tempat buang air. • Tempat tidur yang nyaman. • Berbagai keperluan kucing untuk grooming, apalagi untuk kucing rambut panjang. • Scratching Post atau mainan untuk mengasah kukunya agar mengalihkan perhatian dari mencakar atau menggaruk perabotan di rumah. • Makanan anak kucing. Jika induknya ada di rumah, usahakan untuk memberikan makanan anak kucing yang sama seperti induknya untuk membuatnya lebih mengenali makanan tersebut. Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir Saat anak kucing baru tiba di rumah, biarkan ia keluar dari pet cargo-nya dengan sendirinya. Setelah keluar dari pet cargo, ia mungkin akan menjelajah seisi rumah atau bahkan bersembunyi. Di saat inilah biarkan ia memiliki waktunya sendiri. Di awal masa kedatangannya, ia mungkin akan merasakan sedikit stres karena hal yang baru, dan wajar saja jika ia sedikit tidak mau makan. Cara merawat anak kucing baru lahir juga sebaiknya membuatnya tetap berada di dalam rumah selama 2-3 minggu awal. Setelah ia sudah menemukan kenyamanan di rumah, barulah kenalkan ia dengan berbagai rutinitas, mulai dari gunting kuku dan lain sebagainya. Cara Menidurkan Anak Kucing Untuk anak kucing yang baru datang ke rumah, mungkin ia akan sedikit kewalahan dan kebingungan. Tak heran, di masa ini, anak kucing mengalami sulit tidur. Cara menidurkan anak kucing yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengajaknya bermain di siang hari untuk membuatnya merasa lelah, lalu memberikan makan di waktu sebelum tidur dan menyalakan lagu-lagu relaksasi. Seperti manusia, mendengarkan musik relaksasi juga bisa menjadi cara menidurkan anak kucing lho. Makanan Kucing Kecil Cara merawat anak kucing baru lahir tidak luput dari makanan yang bergizi. Untuk memberikan makanan kucing kecil, pastikan Anda mempertimbangkan beberapa hal berikut: Pertama, pilih makanan kucing kecil yang memang diformulasikan khusus sebagai makanan untuk kucing kecil. Biasanya, makanan kucing kecil ini memiliki ukuran yang lebih kecil dan tekstur yang lebih halus. Kedua, Anda juga bisa memilih makanan kucing kecil yang membantu menjaga kesehatan pencernaannya, karena sistem pencernaan anak kucing ini masih berkembang. Ketiga, pilih makanan kucing kecil yang memiliki nutrisi yang mampu menunjang kesehatan dan perkembangan anak kucing, seperti PRO PLAN Cat Kitten Makanan Basah Anak Kucing Salmon, atau FELIX Kitten Makanan Basah Anak Kucing rasa Ayam. Nah, itu dia beberapa hal yang bisa Anda terapkan sebagai cara merawat kucing baru lahir, termasuk cara menidurkan anak kucing, menyiapkan keperluan kucing baru lahir sampai dengan memilih makanan kucing kecil.
Makanan & Nutrisi
Makanan Kucing Friskies: Favorit Setiap Kucing
Makanan Kucing Friskies: Favorit Setiap Kucing
2 mins read
Makanan kucing Friskies adalah salah satu merk makanan kucing yang paling terkenal dan juga banyak dicari. Makanan Kucing Friskies dilengkapi dengan nutrisi seimbang dan juga kandungan penting untuk kesehatan dan perkembangan kucing kesayangan Anda. Selain itu, makanan kucing Friskies juga mudah didapatkan dimana-mana dan hadir dengan berbagai varian rasa yang lezat. Untuk lebih lengkapnya mengenai makanan kucing Friskies, yuk simak artikel ini lebih lanjut! Makanan Kucing Friskies Mengandung Nutrisi Terbaik Makanan kucing Friskies adalah makanan kucing yang menjamin kualitas dan nutrisi yang ada di dalamnya untuk menjaga kesehatan dan juga kebahagiaan kucing kesayangan Anda. Friskies selalu menjaga kualitas setiap produknya sesuai standar dengan nutrisi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan kucing kesayangan Anda. Selain mengutamakanan nutrisi dan juga kandungan, makanan kucing Friskies juga hadir dengan berbagai varian dengan rasa yang lezat yang bisa menjaga nafsu makan kucing kesayangan Anda. Kandungan yang Ada Pada Makanan Kucing Friskies Setiap makanan kucing Friskies mengandung bahan-bahan yang bisa melengkapi kebutuhan nutrisi sang kucing, mulai dari protein dan karbohidrat. Lalu, apa sih kandungan dalam makanan kucing Friskies yang memiliki nutrisi seimbang? • Protein untuk menjadi sumber energi dan melindungi tubuhnya. • Vitamin dan mineral untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya. • Karbohidrat sebagai sumber energi, seperti nasi dan jagung. Pilihan Makanan Kucing Friskies Makanan kucing Friskies hadir dengan nutrisi yang seimbang dengan beragam pilihan rasa dan variasi. Berikut beberapa pilihan makanan kucing Friskies yang bisa menjadi pertimbangan Anda: • FRISKIES Kitten Discoveries, makanan kucing Friskies untuk anak kucing ini diformulasikan dengan rasa ayam, ikan, sayuran, biji-bijian utuh, dan ada kandungan susu yang bisa memaksimalkan pertumbuhan anak kucing. • FRISKIES Indoor Delights, untuk kucing rumahan dan juga mengurangi hairball pada kucing rumahan. • FRISKIES Surfin & Turfin Favourites untuk kucing yang suka rasa-rasa ikan dengan nutrisi seimbang. • FRISKIES Meaty Grills dengan kombinasi rasa sapi, ayam, domba, kalkun dan sayur-sayuran yang pasti menjadi favorit kucing kesayangan Anda. • FRISKIES Seafood Sensations, untuk kucing yang suka seafood. Selain menjadi makanan sehari-hari, Friskies juga memiliki varian untuk camilan atau snack sebagai selingan makanannya. Makanan kucing Friskies Party Mix memiliki beberapa varian rasa, yaitu Classic, Beachside dan Mixed Grill. Untuk memberikan camilan Friskies, pastikan Anda mengikuti panduan porsi yang sesuai dengan berat badan kucing kesayangan. Untuk berat badan 2-4kg, berikan maksimum 15gr per hari, sedangkan untuk kucing dengan berat 4-6kg hanya membutuhkan porsi 15-20gr per hari, sedangkan untuk berat 6kg, Anda bisa memberikannya 20gr per hari. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa membaca panduan pemberian makanan ini pada kemasan camilan Friskies makanan kucing. Cara Memilih Makanan Kucing Friskies untuk Kucing Kesayangan Bingung cara memilih makanan kucing Friskies terbaik untuk kucing kesayangan Anda? Dalam memilih Friskies makanan kucing, hal yang perlu diperhatikan adalah jenis daging yang disukainya. Untuk mengetahui hal yang satu ini, tentunya ia perlu dikenalkan dengan beberapa jenis daging yang bisa ia konsumsi. Setelah mengetahui daging favoritnya, Anda bisa memberikannya makanan kucing Friskies sesuai dengan daging favoritnya. Perlu diperhatikan saat Anda mencoba mengganti makanan kucing, pastikan untuk melakukan transisi perlahan untuk membantunya beradaptasi dengan jenis makanannya yang baru. Mengganti makanannya secara mendadak bisa berpengaruh terhadap kesehatan perutnya, bahkan bisa membuatnya diare. Jadi, sudah yakin kan dengan makanan kucing Friskies? Yuk berikan makanan kucing dengan nutrisi seimbang dan gizi yang tepat untuk menjaga kesehatan kucing kesayangan kita!
Makanan & Nutrisi
Makanan Kesukaan Kucing
Makanan Kesukaan Kucing
2 mins read
Kelihatannya, kucing adalah hewan yang suka makanan apa saja, karena ia seringkali kedapatan makan makanan yang ada di meja makan atau bahkan di tempat sampah. Sebenarnya, hal itu terjadi karena rasa keingintahuannya yang tinggi, kalau ditanya, sebenarnya sih kucing juga punya pilihan makanan kesukaannya sendiri lho. Penasaran dengan apa makanan kesukaan kucing? Yuk simak artikel berikut! 1. Daging Daging ayam dan daging sapi adalah jenis daging-dagingan yang menjadi makanan kesukaan kucing. Selain rasanya yang gurih, daging juga mengandung protein yang tinggi yang menyehatkan untuk kucing. Meskipun daging menjadi makanan kesukaan kucing, pastikan Anda menyajikan makanan kesukaan kucing yang satu ini dengan matang ya, karena daging yang masih mentah bisa menyebabkan kucing sakit perut. 2. Ikan Sering melihat kucing tertarik dengan masakan ikan yang ada di meja makan? Hal ini karena ikan merupakan salah satu makanan kesukaan kucing. Selain rasanya yang nikmat, ikan juga mengandung omega 3 yang baik untuk nutrisi kucing. Beberapa makanan kesukaan kucing yang mengandung ikan adalah: Proplan Makanan Kucing Kering Dewasa Sensitive Skin & Stomach Salmon Tuna dan Proplan Makanan Kucing Kering Kucing Dewasa Fussy & Beauty Salmon. 3. Karbohidrat Makanan kucing adalah makanan yang mengandung gizi yang seimbang. Tak hanya daging-dagingan, biasanya makanan kesukaan kucing juga mengandung karbohidrat yang sesuai dengan porsi makan kucing. Kandungan karbohidrat yang sering ditemukan pada makanan kucing adalah jagung, nasi dan juga gandum. 4. Sayur dan Buah-Buahan Untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, kucing juga membutuhkan kandungan sayur dan buah-buahan. Contoh sayuran dan buah-buahan yang bisa diberikan sebagai makanan kucing adalah pisang, stroberi, melon dan juga apel. Untuk cara penyajiannya, Anda bisa memotong-motong buah-buahan ini hingga berukuran kecil-kecil agar mudah untuk dikonsumsi. Untuk buah-buahan yang berbiji, pastikan Anda membuang bijinya terlebih dahulu agar ia tidak tersedak. Sedangkan untuk sayuran, sayuran yang bisa diberikan kucing sebagai makanan kucing adalah labu dan juga wortel. 5. Snack Kucing Di sela-sela waktu makan utamanya, kucing juga suka mengkonsumsi snack lho. Snack kucing ini bisa dijadikan sebagai selingan waktu makanan utamanya yang fungsinya seringkali dijadikan sebagai hadiah atau treats yang diberikan untuk kucing saat ia melakukan suatu hal, misalnya sehabis grooming, sehabis berolahraga, atau hal-hal lainnya. Karena rasanya yang sangat lezat, snack menjadi salah satu makanan kesukaan kucing. Namun, karena sifatnya sebagai tambahan, Anda juga perlu menyesuaikan porsi makan kucing regulernya. Saat Anda memberikan snack kucing, Anda juga perlu mengurangi porsi makan kucing regulernya agar ia tidak kelebihan kalori. Untuk memberikan snack kucing, pastikan tidak lebih dari 10% dari jumlah kalori hariannya. Itu dia berbagai makanan kesukaan kucing yang seringkali kita temukan. Anda bisa menemukan berbagai nama atau jenis makanan kucing yang mengandung bahan-bahan makanan kesukaan kucing seperti yang sudah disebutkan di atas.. Dengan memberikan makanan kesukaan kucing sesuai dengan porsi makan kucing, kita bisa membantu menjaga kesehatan kucing dan membantu memastikan ia mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
Perilaku & Pelatihan
Kucing Muntah Makanan Sendiri? Yuk Ketahui Penyebabnya!
Kucing Muntah Makanan Sendiri? Yuk Ketahui Penyebabnya!
2 mins read
Saat kucing muntah makanan, berarti ia sedang menunjukan bahwa ada suatu hal yang tidak benar dalam perutnya, baik karena sakit perut, permasalahan kesehatan yang serius, atau karena pola makan yang tidak benar. Namun, apapun alasannya, sebagai pemilik kucing pasti bingung saat melihat kucing muntah makanannya sendiri. Untuk mengetahui penyebab kucing muntah makanan, yuk simak artikel berikut! Penyebab Kucing Muntah Makanan Untuk mengetahui apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi kucing muntah makanannya sendiri, ada baiknya kita mencari tahu terlebih dahulu penyebab kucing muntah makanannya. Berikut beberapa kemungkinan penyebab kucing muntah makanannya sendiri: • Makan terlalu banyak • Makan terlalu banyak adalah penyebab kucing muntah makanan yang paling sering ditemukan. Biasanya, kucing akan memuntahkan makanan karena adanya refleks peregangan di perut dan muntah merupakan cara untuk mengeluarkan makanan yang tidak bisa dicerna. Makanya, penting untuk memberikan makanan kucing sesuai dengan porsinya untuk menghindari makan yang terlalu banyak. • Terlalu aktif setelah makan • Tidak hanya kucing, manusia pun juga akan merasa mual dan sakit perut jika langsung melakukan kegiatan yang terlalu aktif sesaat setelah makan. Biasanya, bermain atau berlari-larian menjadi penyebab kucing muntah setelah makan, karena saat itu isi perutnya naik ke atas dan menyebabkannya muntah. Jadi, ajari ia untuk tenang sesaat setelah makan dan hindari mengajaknya bermain setelah ia makan. • Makan rumput • Kucing Anda sering bermain di luar rumah dan sering kedapatan makan rumput? Bisa jadi ini penyebab kucing muntah makanan. Biasanya, jika memang rumput menjadi penyebab kucing muntah, Anda akan menemukan sisa-sisa rumput di dalam muntahan kucing. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan jika terjadi sesekali. • Alergi makanan • Alergi makanan juga bisa menjadi salah satu penyebab kucing muntah makanan. Namun, butuh bantuan dokter hewan untuk memastikan bahwa alergi menjadi alasan utama kucing muntah makanan. Jika iya, mungkin Anda akan diminta untuk mengganti makanan kucing ke merk atau jenis yang cocok untuknya, contohnya makanan untuk perut yang sensitif seperti PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sensitive Skin & Stomach Salmon Tuna. • Masalah kesehatan • Permasalahan perut juga menjadi penyebab kucing muntah makanan, seperti sembelit yang menyebabkannya sulit buang air besar. Sama seperti alergi makanan, untuk memastikan penyebab kucing muntah yang satu ini, Anda butuh pengecekan ke dokter hewan. Cara Mengatasi Kucing Muntah Makanan Sesaat setelah Anda mengetahui bahwa kucing muntah makanan, segeralah bantu ia untuk mengistirahatkan perutnya dengan tidak memberikannya makan dan minum selama 4-6 jam. Namun, untuk terus menjaganya tetap terhidrasi, Anda bisa memberikannya beberapa sendok makan air setiap 30 menit sekali. Selama waktu tersebut, cobalah untuk memperhatikan kondisi kucing. Jika dalam waktu 6 jam kondisinya membaik dan tidak muntah lagi, cobalah berikan air putih. Jika responnya baik, Anda bisa kembali menyajikan makanan kucing dalam porsi kecil dan perlahan seiring berjalannya waktu hingga porsi makannya kembali normal. Kapan Harus Khawatir Kucing Muntah Makanan? Jika kucing muntah karena kebanyakan makan atau terlalu aktif setelah makan, Anda tidak perlu khawatir karena ia akan kembali normal dalam hitungan jam. Namun, jika kucing muntah makanan dalam waktu yang lama dan tidak berhenti serta ia tidak bisa makan dan minum, segeralah bawa kucing Anda ke dokter hewan, terutama jika muntah kucing berbau busuk atau bahkan bercampur darah. Nah, itu dia beberapa penyebab kucing muntah makanan dan berbagai hal yang bisa dilakukan jika kucing muntah setelah makan.
Kesehatan
Cara Merawat Anjing Seputar Kesehatan Gigi
Sikat Gigi Anjing: Panduan Merawat Kesehatan Gigi Anjing
3 mins read
Tahukah Anda bahwa kesehatan gigi termasuk sebagai salah satu hal penting yang menyangkut kesehatan anjing kesayangan Anda? Tak jarang, permasalahan gigi ini menyebabkan permasalahan yang serius karena dibiarkan terlalu lama karena banyak yang lupa bahwa menjaga kesehatan gigi juga merupakan cara merawat anjing yang penting. Untuk merawat anjing dengan kesehatan gigi yang baik, yuk simak cara merawat anjing berikut! Berbagai Permasalahan Gigi Anjing yang Sering Ditemukan Gigi dan gusi yang sehat membantu menjaga nafsu makanan anjing kesayangan Anda, karena ia bisa mengunyah dengan nyaman. Tapi, kalau gigi anjing sakit, meskipun diberikan makanan kesukaanya, ia tidak bisa menikmatinya. Alhasil, ia menjadi kehilangan nafsu makan, kekurangan berat badan serta mempengaruhi metabolisme tubuhnya. Kesehatan gigi anjing tidak hanya berhubungan dengan kondisi mulut, namun gigi anjing yang sakit juga bisa mempengaruhi kesehatan organnya, karena bakteri yang masuk ke dalam aliran darah yang mempengaruhi kondisi hati, ginjal dan juga jantungnya. Berikut beberapa permasalahan seputar gigi anjing: • Penumpukan plak dan tar, yaitu zat yang terbentuk oleh bakteri. Semakin lama, plak ini akan menyebabkan bau dan menyebabkan kerusakan gigi dan iritasi gusi. Plak adalah salah satu permasalahan pada gigi anjing yang perlu diatasi secepatnya, karena jika dibiarkan, plak akan mengeras menjadi karang gigi yang semakin sulit untuk dihilangkan. • Penyakit periodontal, atau penyakit gusi dan tulang yang mengelilingi gigi karena kondisi plak dan karang gigi anjing yang terlalu lama dibiarkan. • Infeksi mulut yang diakibatkan oleh periodontal yang jika semakin parah bisa menyebabkan pembengkakan wajah dan kelainan bentuk anatomi. • Fraktur gigi, yaitu gigi retak atau patah karena ia mengunyah terlalu keras. • Permasalahan pada gigi anjing yang tidak ditangani bisa menyebabkan kerusakan organ karena infeksi yang masuk ke aliran darah, terutama karena kondisi gusi yang iritasi. Cara Merawat Gigi Anjing Ada beberapa perawatan gigi anjing yang bisa dilakukan. Pertama, dengan rutin membersihkan gigi anjing untuk menghindari pembentukan plak dan juga karang gigi. Selain itu, cara membersihkan gigi anjing selanjutnya juga bisa dengan memberikan makanan yang bisa membantu membersihkan gigi. Cara Membersihkan Gigi Anjing Kesehatan gigi anjing bisa dijaga dengan rutin membersihkannya untuk mengurangi perkembangan plak dan juga tartar. Idealnya, Anda perlu membersihkan gigi anjing setiap hari. Untuk memudahkan Anda dan anjing kesayangan, sangat disarankan untuk mulai rutin menyikat gigi anjing sedini mungkin, saat ia masih memiliki gigi susu. Setelah usianya 4-6 bulan, giginya akan tanggal dan digantikan oleh gigi dewasa. Awalnya, menyikat gigi anjing mungkin bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, cara membersihkan gigi anjing yang bisa dilakukan oleh pemula adalah dengan menggosokkan giginya dengan kain yang lembut secara perlahan. Pada tahap ini, cobalah untuk menjaganya tetap nyaman serta rileks. Pada awal pengenalan rutinitas ini, Anda tidak perlu menyikat gigi anjing terlalu lama, karena umumnya saat masih kecil ia belum memiliki plak, yang terpenting rutin untuk membuatnya terbiasa. Setelah selesai, berilah treats atau camilan sebagai hadiah untuk mereka. Setelah ia terbiasa dengan rutinitas ini, mulailah perkenalkan ia dengan sikat gigi yang lembut. Cara menyikat gigi anjing dalam pada tahap ini belum membutuhkan pasta gigi. Saat menggunakan sikat gigi, bersihkan juga bagian bawah gusinya secara perlahan. Sudah terbiasa dengan sikat gigi? Sekarang waktunya mengenalkan pasta gigi. Cara membersihkan gigi anjing dengan pasta gigi adalah dengan menggunakan pasta gigi dengan kandungan enzim yang diformulasikan khusus untuk anjing dengan perasa seperti daging dan juga mint. Rasa-rasa tersebut adalah rasa kesukaan anjing yang bisa membuatnya nyaman saat sikat gigi. Mengingat menjaga kebersihan gigi anjing adalah hal yang penting. Coba rutin lakukan cara membersihkan gigi anjing dan juga cara menyikat gigi anjing sebagai bagian dari cara merawat anjing!
Kesehatan
Bulu Kucing Rontok? Berikut Cara Mengatasinya!
Bulu Kucing Rontok? Berikut Cara Mengatasinya!
2 mins read
Bulu kucing rontok? Sering melihat rambut kucing bertebaran di rumah? Jangan khawatir, berikut ini kita akan membahas seputar bulu kucing rontok termasuk dengan penyebab dan cara mengatasinya. Pada dasarnya, ada banyak penyebab bulu kucing rontok, mulai dari faktor internal dan juga eksternal. Untuk lebih lanjutnya, yuk simak artikel berikut! Kenapa Bulu Kucing Rontok? Ada beberapa penyebab bulu kucing rontok, yang pertama karena alergi, baik karena makanan, gigitan serangga, ataupun debu. Biasanya, alergi ini menyebabkan rasa gatal yang tidak tertahankan, untuk meredakannya, para kucing menjilati bulunya hingga rontok dan bahkan adanya bintik-bintik kebotakan. Penyebab bulu kucing rontok yang kedua adalah adanya kutu dan tungau. Sama seperti alergi, saat adanya kutu atau tungau, kucing merasa gatal dan akan menjilati rambutnya hingga rontok. Parahnya, kutu dan tungau ini bisa menyebabkan kucing benar-benar menjilati rambutnya hingga rambutnya tercabut hingga dari bagian akarnya. Ketiga, bulu kucing rontok bisa jadi juga karena adanya rasa sakit atau nyeri. Biasanya ia menjilati bagian persendian yang sakit untuk mengurangi rasa nyeri, namun tanpa sadar, kebiasaan ini justru membuat bulu kucing rontok. Penyebab bulu kucing rontok selanjutnya adalah karena stres, bisa jadi karena adanya anggota keluarga baru di rumah, atau baru pindah rumah. Saat ia merasa tidak nyaman atau merasa stres, kucing akan menggaruk bagian perutnya yang menyebabkan bulu kucing rontok. Selain penyebab di atas, bulu kucing rontok juga terjadi karena ia menderita penyakit tertentu. Untuk mengetahui hal ini, penting untuk mencari tahu lebih lanjut dengan memeriksakannya ke dokter. Cara Agar Bulu Kucing Tidak Rontok Ternyata, rambut kucing memiliki perawatan khusus lho. Berikut beberapa cara agar bulu kucing tidak rontok: • Sikat rambut kucing secara teratur, terutama untuk kucing berambut tebal. Rutin menyikat rambut ini bisa membuat rambut kucing lebih lembut, terawat dan mudah diatur sehingga akan mengurangi bulu kucing rontok. • Mandikan kucing secara rutin untuk menjaga kebersihannya. Kebersihan yang buruk bisa menjadi penyebab bulu kucing rontok. • Ubah pola makan kucing dan berikan makanan dengan kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6 untuk menjaga bulu yang sehat mencegah bulu kucing rontok lagi. • Pastikan ia mendapatkan asupan air yang cukup untuk menjaganya tetap terhidrasi. • Siapkan tempat tidur yang nyaman, karena terkadang stres menjadi pemicu bulu kucing rontok. Jika Anda sudah melakukan berbagai hal di atas namun bulu kucing masih rontok, cobalah segera mengeceknya ke dokter hewan, karena beberapa penyebab bulu kucing rontok juga karena penyakit serius. Cara Menyisir Rambut Kucing Rutin menyisir bulu kucing bisa menjadi cara agar bulu kucing tidak rontok. Rutin menyisir rambut kucing menjadikannya lebih halus dan tidak kusut atau menggumpal. Gunakan sisir kucing saat menyisir rambut kucing secara perlahan dan usahakan untuk menyisir seluruh bagian rambut kucing. Saat menyisirnya, Anda juga bisa menggunakan waktu ini untuk bermain atau bercanda. Jadi, tidak hanya merawat rambut, Anda juga bisa sambil quality time dengannya. Jadi, ada berbagai penyebab bulu kucing rontok, mulai dari faktor internal dan juga eksternalnya. Agar bulu kucing tidak rontok, rutinlah menyisir dan merawat rambut kucing kesayangan serta menjaga kebersihannya. Untuk kucing yang mengalami hairball, Anda juga bisa memberikannya PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Fussy & Beauty Salmon.
Kesehatan
Penyebab Anjing Muntah
Penyebab Anjing Muntah
2 mins read
Gangguan pada sistem pencernaan anjing merupakan salah satu penyebab anjing muntah. Saat anjing muntah, pastilah kita menjadi panik. Ada berbagai penyebab anjing muntah, mulai dari hal yang sederhana, sampai dengan alasan mengkhawatirkan yang membutuhkan penanganan dokter. Untuk lebih lanjutnya, yuk simak penyebab anjing muntah berikut ini! Keracunan Penting untuk mengetahui makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dimakan oleh anjing, karena beberapa bahan makanan bisa menyebabkan gangguan saluran pencernaan anjing dan menjadi penyebab anjing muntah. Seringkali ditemukan anjing keracunan dan muntah karena makan cokelat atau tanaman. Hal ini terjadi karena terkadang anjing merasa penasaran dengan benda-benda yang ada di depan matanya dan tertarik untuk mencobanya. Makan benda asing Tidak hanya memakan makanan yang tidak seharusnya, memakan benda asing juga menjadi penyebab anjing muntah, seperti makan kaos kaki, sampah, atau bahkan kotoran binatang lain. Reaksi makan benda asing ini tentunya berbeda-beda pada setiap anjing. Jika ia menunjukan reaksi negatif atau terlihat tidak enak badan, segera berkonsultasilah ke dokter. Makan terlalu cepat Sama seperti manusia, makan terlalu cepat bisa memberikan dampak buruk. Anjing yang makan terlalu cepat bisa menjadi penyebab anjing muntah dan mempengaruhi sistem pencernaan anjing. Jika anjing kesayangan Anda muntah sekali dan setelahnya terlihat baik-baik saja, bisa jadi penyebab anjing muntah karena ia makan terlalu cepat dan sakit perut. Tak perlu khawatir, dalam beberapa saat, anjing bisa kembali ceria seperti biasanya. Cacingan Penyebab anjing muntah selanjutnya yang mungkin terjadi adalah adanya cacing pada perut anjing yang seringkali ditemukan pada anjing yang sering main di luar rumah. Cacing dapat masuk ke dalam tubuh anjing melalui berbagai organ, mulai dari usus, jantung, hati, ginjal atau bahkan otot. Selain muntah, biasanya cacingan pada anjing ini menyebabkan diare, feses yang bercampur darah, penurunan berat badan, perut membuncit dan juga perubahan perilaku yang menjadi lesu dan banyak diam. Jika Anda melihat tanda-tanda anjing cacingan, segeralah mengunjungi dokter hewan untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Stress Anjing juga memiliki perasaan. Saat ia merasa stress, baik karena pindah rumah, adanya anggota baru dalam keluarga, atau perubahan makanan yang mendadak, hal tersebut bisa menyebabkan masalah pada sistem pencernaan anjing yang menjadi penyebab anjing muntah. Jika stress menjadi penyebab anjing muntah, quality time-lah yang menjadi salah satu cara mengatasi anjing muntah. Buatlah lebih banyak waktu bermain dengan anjing kesayangan Anda untuk membuatnya kembali nyaman. Gangguan pencernaan pada sistem pencernaan anjing Gangguan pencernaan pada sistem pencernaan anjing menjadi penyebab utama anjing muntah. Selain muntah, biasanya gangguan pencernaan pada sistem pencernaan anjing ini bisa menyebabkan kekurangan nafsu makan, kelebihan gas, sembelit, diare dan juga kesulitan menelan karena pencernaan pada sistem pencernaan anjing dapat membuat iritasi lambung dan usus. Gangguan pencernaan ini dapat terjadi karena beberapa alasan, mulai dari perubahan mendadak dalam pola makan, trauma, makan sembarangan, racun, alergi, parasit, obat-obatan dan juga infeksi. Ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan pencernaan pada sistem pencernaan anjing, mulai dari makanan anjing khusus untuk perut sensitif, perawatan medis sampai dengan operasi perut. Itu dia berbagai penyebab anjing muntah karena adanya gangguan pada sistem pencernaan anjing. Dengan memberikan perawatan anjing dan menjaga saluran pencernaan anjing, ia pasti akan kembali sehat seperti semula. Untuk perawatan anjing dengan sistem pencernaan anjing yang sensitif, Anda bisa memberikannya PRO PLAN Dog Adult Sensitive Digestion All Size Lamb dengan kandungan sumber prebiotik yang terbukti secara klinis dapat memperbaiki keseimbnagan mikroflora usus.
Kesehatan

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 50
  • Halaman 51
  • Halaman 52
  • Halaman 53
  • Halaman 54
  • Halaman 55
  • Halaman 56
  • Halaman 57
  • Halaman 58
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.