Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Kenali Leptospira pada Anjing
Kenali Leptospira pada Anjing
2 mins read
Leptospira adalah salah satu penyakit pada anjing yang mematikan. Leptospira adalah infeksi bakteri zoonosis yang dapat menular, baik pada manusia dan juga pada anjing lainnya. Simak artikel berikut untuk mencegah dan mengobati leptospira pada anjing. Penyakit leptospira pada anjing Penyakit leptospirosis adalah infeksi bakteri yang menyebar melalui tikus. Bakteri leptospira ini merupakan bakteri yang berbahaya dan fatal untuk anjing. Penyebaran bakteri leptospira ini paling sering ditemukan pada lingkungan basah yang ditularkan lewat air dan urin, baik saat berenang, minum, atau bersentuhan. Bakteri leptospira ini bisa menembus kulit yang rusak dan juga lewat permukaan rongga mulut. Saat sudah terkontaminasi dengan bakteri leptospira ini, walaupun terlihat sehat, anjing ini akan menjadi carrier atau pembawa penyakit yang bisa menularkannya ke manusia atau anjing lain. Gejala leptospirosis pada hewan Cedera ginjal akut merupakan gejala leptospirosis yang umum terjadi pada anjing. Disamping itu, berikut beberapa gejala leptospirosis pada hewan lainnya: • Demam tinggi yang berlangsung beberapa saat • Otot sakit yang menyebabkan lemas untuk bergerak • Terlihat lemah • Stres atau depresi • Kehilangan nafsu makan • Muntah dan diare • Batuk • Hidung berair • Warna urin yang pekat atau gelap • Dehidrasi Pengobatan leptospirosis pada anjing Saat terlihat adanya gejala leptospirosis pada hewan ini, sangat disarankan untuk segera membawanya ke dokter untuk dilakukan pengecekan. Biasanya, dokter akan melakukan tes darah, profil darah dan juga urin untuk mengetahui kondisinya agar dapat menentukan cara pengobatan leptospirosis yang tepat. Umumnya, berikut pengobatan leptospirosis pada anjing yang diberikan oleh dokter: • Antibiotik • Rehidrasi untuk mencegah dehidrasi • Obat-obatan untuk mengatasi gejala, seperti diare dan muntah Selain itu, selama masa pengobatan leptospirosis pada anjing, anjing yang terkontaminasi bakteri ini akan diisolasi dan akan diberi perawatan khusus untuk mencegah penularannya. Cara menghindari leptospirosis pada anjing Mengingat leptospira pada anjing adalah hal yang membahayakan, Anda bisa menghindari penyakit pada anjing ini dengan menghindari area-area yang menjadi sarang tikus. Setelah rumah sudah dipastikan bebas dari tikus, maka Anda wajib melakukan vaksinasi terhadap anjing kesayangan. Vaksinasi bakteri leptospira ini merupakan vaksin wajib yang bisa dilakukan sejak usia enam sampai delapan minggu, namun umumnya vaksinasi ini diberikan saat anjing berusia 11-13 minggu dengan vaksin booster pada usia 15-17 minggu. Bakteri leptospira pada anjing ini sangatlah berbahaya yang bisa menyebabkan kematian. Jika Anda melihat adanya tanda-tanda atau gejala leptospirosis pada hewan, segeralah membawanya ke dokter hewan untuk menghindari penyebaran kepada manusia atau anjing lainnya dan juga untuk memberikan penanganan lebih awal untuknya. Untuk menjaga kesehatan anjing kesayangan, berikan anjing makanan dengan penuh nutrisi yang sesuai dengan kebutuhannya. Cek rekomendasi makanan untuk anjing di sini.
Kesehatan
Cara Mengobati Scabies pada Kucing
Cara Mengobati Scabies pada Kucing
2 mins read
Scabies adalah salah satu penyakit kulit pada kucing. Penyebab scabies pada kucing ini adanya kontak fisik dengan kucing yang tertular, atau dengan barang-barang yang memiliki tungau scabies. Penyakit scabies pada kucing ini menimbulkan rasa gatal, iritasi dan juga kulit berkerak. Umumnya, penyakit scabies pada kucing ini ditunjukkan dengan gejala sering menggaruk, menggigit dan menjilat tubuh, rambut rontok, kulit iritasi dan kemerahan dan juga adanya luka atau koreng pada kulit. Jika gejala awal scabies pada kucing ini ada pada kucing kesayangan Anda, simak artikel berikut untuk mengetahui cara mengobati scabies pada kucing. Pisahkan kucing yang terkena scabies Penyakit scabies pada kucing adalah penyakit yang menular. Oleh karena itu, jika Anda memiliki lebih dari satu kucing di rumah dan salah satunya terkena scabies, segeralah memisahkan kucing yang terkena scabies ini dari kucing lainnya. Pisahkan kucing yang terkena scabies di ruangan yang berbeda, dengan tempat makan dan juga tempat minum yang berbeda untuk menghindari penularan kuman atau tungau scabies. Ketahui sumber tungau scabies Jika kucing Anda sudah terindikasi terkena scabies, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mencari tahu sumber tungau scabies tersebut. Untuk mengetahuinya, Anda bisa meninjau kembali perubahan gaya hidup atau kebiasaan dari kucing kesayangan Anda, misalnya baru saja pulang dari tempat grooming, atau akhir-akhir ini kucing kesayangan Anda sering bermain dengan kucing liar. Bisa jadi, scabies tersebut datang dari kucing liar, atau kucing lain dari tempat grooming, karena penyakit scabies pada kucing ini adalah penyakit yang menular. Lakukan sterilisasi kandang kucing Cara mengobati scabies pada kucing yang perlu dilakukan adalah dengan mensterilisasi kandang kucing. Dalam tahap ini, Anda bisa membersihkan kandang kucing dengan menggunakan air dan sabun. Namun, untuk pembersihan yang lebih maksimal, Anda bisa menggunakan cairan desinfektan. Selain kandang kucing, cara membersihkan scabies pada kucing yang lebih terjamin adalah dengan membersihkan mainan dan juga tempat tidurnya. Anda bisa menggunakan penyedot debu, atau membersihkan sarung bantalnya dengan menggunakan mesin cuci. Gunakan shampo anti kutu atau anti tungau Cara menghilangkan scabies pada kucing selanjutnya juga bisa dengan menggunakan shampo anti kutu saat memandikan kucing kesayangan Anda. Bersihkan tubuh kucing dengan menggunakan shampo anti kutu ini seminggu sekali untuk hasil yang maksimal. Shampo anti kutu atau anti tungau ini tidak hanya bisa membantu membasmi kutu dan tungaunya, namun juga akan meredakan rasa gatal pada kulitnya. Berikan obat tetes kutu Cara mengobati scabies pada kucing berikutnya adalah dengan memberikan obat tetes kutu. Pada umumnya, pengobatan scabies pada kucing melibatkan penggunaan obat anti-parasit seperti obat tetes kutu yang mengandung bahan aktif seperti selamectin atau fipronil. Obat tetes ini biasanya diberikan langsung di kulit kucing, biasanya di belakang leher atau pangkal ekor. Obat tetes tersebut membantu membunuh parasit kutu dan mencegah perkembangan lebih lanjut. Penting untuk mengikuti petunjuk dokter hewan dengan cermat dan memberikan dosis obat sesuai dengan yang direkomendasikan. Jika ada efek samping atau masalah lain setelah memberikan obat tetes kutu, segera hubungi dokter hewan untuk mendapatkan saran lebih lanjut. Pasalnya, scabies pada kucing tidak menular pada manusia, namun kutu scabies bisa masuk ke dalam kulit manusia yang menyebabkan gatal-gatal, iritasi dan juga kemerahan yang tentunya tidak nyaman. Jadi, jika melihat adanya gejala awal scabies kucing segeralah mencari cara mengobati scabies pada kucing. Tidak lupa, untuk penyembuhan yang lebih efektif, berikan juga makanan yang penuh nutrisi. Cek rekomendasi berbagai makanan kucing di sini.
Kesehatan
Begini Cara Mengawinkan Kucing yang Tepat
Begini Cara Mengawinkan Kucing yang Tepat
3 mins read
Sering mencari perhatian, menaikkan tubuh bagian belakang, dan sering mencoba kabur dari rumah adalah beberapa ciri-ciri kucing birahi. Jika kucing kesayangan Anda sudah menunjukkan tanda-tanda birahi dan Anda tidak ingin melakukan steril kucing, sekarang merupakan waktu yang tepat untuk memulai proses kucing kawin. Cara mengawinkan kucing tentunya membutuhkan proses, mulai dari perkenalan, adaptasi, pendekatan sampai akhirnya proses kucing kawin berlangsung. Anda bisa saja mengawinkan kucing dengan kucing manapun, baik kucing yang sudah dikenal ataupun kucing yang baru kenal. Cara mengawinkan kucing baru kenal membutuhkan waktu pendekatan dan adaptasi yang lebih banyak. Untuk Anda yang ingin mengawinkan kucing kesayangan dengan kucing pilihan Anda, berikut beberapa langkah yang perlu dilakukan. Lakukan perkenalan melalui kandang yang terpisah Cara mengawinkan kucing baru kenal ataupun sudah kenal adalah dengan melakukan perkenalan terlebih dahulu. Perkenalan ini dilakukan dengan cara memasukkan kedua kucing ke dalam kandang yang berbeda namun bersebelahan, pastikan mereka bisa melihat satu sama lain untuk mendatangkan ketertarikan. Saat proses pendekatan ini, hindari langsung menyatukan mereka dalam satu kandang, karena keduanya belum saling percaya, justru bisa dianggap sebagai musuh dan menyebabkan perkelahian. Kenali tanda-tanda ketertarikan satu sama lain Setelah mereka sudah terbiasa dengan satu sama lain, langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah mengenali tanda-tanda ketertarikan satu sama lain. Kucing betina yang tertarik dengan lawan jenisnya akan mengeong dengan keras, sedangkan kucing jantan yang tertarik dengan betinanya akan menunjukan kejantanannya dengan tujuan menarik perhatian betinanya. Saatnya berinteraksi dalam satu kandang yang sama Saat tanda-tanda ketertarikan sudah terlihat, kemudian biarkanlah keduanya berinteraksi dengan menyatukannya dalam satu kandang yang sama. Hal ini bertujuan untuk mereka mengenal lebih dekat. Dalam proses kucing kawin ini, berikan mereka waktu sekitar 3-5 jam untuk bermain dan berkenalan, setelah itu pisahkan kembali ke dalam kandangnya masing-masing. Hal ini bertujuan untuk menggoda kedua kucing, lalu kemudian persatukan kembali keduanya dalam kandang yang sama. Proses ini akan digunakan kedua kucing untuk saling mengenali aroma tubuh satu sama lain dan meningkatkan kenyamanan serta kepercayaan antar keduanya. Proses kucing kawin Setelah dipersatukan dalam kandang, kedua kucing akan melakukan proses kawin. Proses kucing kawin yang berhasil terlihat dari sang jantan yang menciumi area kelamin kucing betina, kemudian menaikkan bagian punggung kucing betina dan menggigit tengkuknya. Saat proses kucing kawin ini terjadi, biasanya kucing betina akan mengeong dengan keras, yang kemudian dilanjutkan dengan kucing betina yang membersihkan bagian tubuhnya. Saat perkawinan kucing ini, pastikan keduanya melakukan proses kucing kawin dengan benar. Terkadang, kucing betina mengalami kesulitan untuk menemukan posisi yang tepat yang menyebabkan proses perkawinan gagal. Jika hal ini terjadi, jangan ragu untuk membantu mereka membenarkan posisinya. Pastikan kedua kucing tetap bersama untuk proses kawin yang kedua Sering menjadi pertanyaan, kucing kawin berapa kali? Jawabannya bisa berkali-kali, tergantung dengan ketertarikan keduanya. Jika proses perkawinan pertama lancar, bukan hal yang tidak mungkin mereka akan melakukan proses kawin lagi di hari kedua. Pisahkan setelah proses kucing kawin selesai Setelah masa birahi berakhir, biasanya kucing betina akan bersikap galak. Oleh karena itu, segera pisahkan kedua kucing setelah proses kawin berakhir. Setelah itu, tunggulah tanda-tanda apakah kucing betina tersebut berhasil hamil atau tidak. Nah, itu dia cara mengawinkan kucing dan juga proses kucing kawin yang bisa dicoba. Sebelum mulai mengawinkan kucing, pastikan kucing kesayangan Anda sudah memasuki usia yang cukup dan dalam kondisi sehat. Setelahnya, berikan juga makanan yang penuh nutrisi, ya! Yuk, cek rekomendasi berbagai makanan kucing di sini.
Perilaku & Pelatihan
9 Cara Melatih Kucing Agar Nurut
9 Cara Melatih Kucing Agar Nurut
3 mins read
Salah satu hal menyenangkan yang bisa dilakukan dengan kucing adalah melatihnya, baik itu melatih kucing agar nurut, atau bahkan melatih kucing untuk melakukan beberapa aktivitas atau trik. Untuk Anda yang ingin melatih kucing agar nurut, yuk simak 9 cara melatih kucing yang bisa Anda coba di rumah! Berikan pelatihan sedini mungkin Semua hal lebih mudah dilakukan sedini mungkin, begitu juga halnya dengan melatih kucing. Mengaplikasikan cara melatih kucing sedini mungkin membuat mereka lebih mudah mengerti dan membiasakan diri. Saat sudah dewasa, kucing cenderung sudah terbentuk dan memiliki kebiasaannya sendiri yang membuatnya lebih sulit untuk dilatih. Lakukan pendekatan emosional Sebagai hewan peliharaan, kucing akan lebih mudah dilatih saat sudah merasakan pendekatan emosional. Cara melatih kucing lewat pendekatan emosional ini bisa dilakukan dengan cara sering mengelusnya dan rutin mengajaknya bermain, memberikan sinyal bahwa Anda memperhatikan dan menyayanginya. Melalui pendekatan emosional ini, kucing akan merasa nyaman di dekat Anda dan akan lebih mudah untuk dilatih. Panggil kucing dengan namanya Selain mengelusnya, memanggil kucing dengan namanya juga menjadi salah satu cara melatih kucing melalui pendekatan emosional. Dalam tahap awal, sang kucing akan membutuhkan waktu untuk mengerti dan mengenali namanya sendiri, seiring berjalannya waktu, ia akan menghampiri saat namanya dipanggil. Bangun kebiasaan Kucing adalah hewan yang nyaman dengan rutinitas. Cara melatih kucing yang bisa dicoba adalah dengan membangun kebiasaan atau rutinitas. Perlu diperhatikan juga, kucing adalah hewan yang mudah bosan, jadi cara agar kucing nurut adalah dengan membangun kebiasaan dengan durasi sebentar namun sering. Berikan hadiah Cara membuat kucing nurut yang paling umum adalah dengan memberikannya hadiah. Contohnya, berikan snack kesukaannya setelah ia selesai melakukan rutinitas potong kuku. Dengan begitu, ia akan mengingat bahwa rutinitas tersebut merupakan kegiatan yang menyenangkan dan memudahkan Anda untuk melatihnya melakukan kegiatan yang lain. Salah satu contoh snack kucing yang bisa dijadikan pilihan adalah FRISKIES Party Mix Classic. FRISKIES Party Mix Classic mengandung sereal gandum utuh, olahan daging, minyak nabati, vitamin, mineral & asam amino. Tersedia dalam rasa Classic Tuna, Chicken & Bonito, FRISKIES Party Mix Classic merupakan salah satu pilihan tepat yang bisa Anda berikan untuk kucing kesayangan. Mulai latih kucing dengan hal yang sederhana Selain melatih kucing agar nurut, Anda juga bisa melatih kucing untuk melakukan beberapa hal, misalnya melatihnya untuk mengambil bola atau melatihnya untuk melompat lingkaran plastik. Cara melatih kucing bisa dimulai dengan hal yang sederhana, contohnya dengan melatihnya untuk berdiri saat memberikan snack. Saat melatih kucing, Anda bisa menyelipkan instruksi dengan bahasa manusia, karena salah satu cara melatih kucing agar mengerti bahasa manusia adalah dengan melakukan prakteknya. Berikan instruksi yang sama Untuk memudahkan kucing mengerti instruksi yang Anda berikan, pastikan Anda menggunakan instruksi yang sama, mulai dari bahasa yang digunakan dan juga bahasa tubuh yang diperlihatkan. Hal ini juga bisa dilakukan oleh anggota keluarga yang lain yang bisa membantu melatih kucing. Hindari gangguan saat sedang melatih kucing Cara melatih kucing yang efektif adalah dengan menjaga konsentrasinya. Saat melatih kucing, pastikan tidak ada kucing lain di sekitaran ruangan yang sedang bermain, atau tidak ada anggota keluarga lain yang memanggil-manggil namanya. Pastikan ia hanya mendengar instruksi dari satu orang untuk memudahkannya fokus. Alihkan fokusnya saat ia melakukan kesalahan Mengingat pendekatan emosional adalah hal yang penting bagi kucing, penting untuk selalu menjaga kepercayaannya. Salah satu hal yang perlu dihindari untuk menjaga kepercayaan dan kenyamanan ini adalah hukuman. Hukuman merupakan hal yang bisa menjauhkan pendekatan emosional saat melatih kucing yang membuatnya sulit menuruti keinginan Anda di kemudian hari. Cara melatih kucing saat ia melakukan kesalahan adalah dengan mendistraksinya, bukan menghukumnya. Misalnya, saat melihat sang kucing mencakar-cakar sofa, Anda bisa memberikan mainan khusus scratching untuk mendistraksinya agar berhenti mencakar sofa. Nah, itu dia beberapa cara melatih kucing agar nurut dan juga melatih kucing agar mengerti bahasa manusia agar bisa melakukan beberapa aktivitas. Selain itu, jangan lupa berikan makanan bernutrisi untuk kesayangan, seperti Fancy Feast adult. Keduanya memiliki kandungan nutrisi yang berbeda dan sudah disesuaikan sesuai dengan tahapan usia kucing; Fancy Feast kitten diformulasikan dengan kandungan nutrisi yang dapat mendukung pertumbuhan anak kucing, sedangkan Fancy Feast adult diformulasikan dengan kandungan nutrisi yang dapat menjaga kesehatan kucing dewasa. Selamat mencoba!
Perilaku & Pelatihan
Waspada Distemper pada Anjing
Waspada Distemper pada Anjing
2 mins read
Distemper pada anjing adalah kondisi penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan dampak fatal. Untuk Anda yang baru memiliki anjing, waspadalah pada distemper pada anjing dan ketahui pencegahannya. Apa itu distemper pada anjing? Distemper adalah kondisi yang disebabkan oleh virus yang menyebabkan diare dan batuk parah pada anjing. Distemper pada anjing ini bisa menular kepada anak anjing dan anjing dewasa, namun umumnya karena kekebalan tubuhnya yang masih lemah, anak anjing akan lebih mudah terserang distemper virus ini. Awalnya, distemper virus ini akan menyerang bagian pernafasan dan kemudian menyerang organ lain, seperti otak. Penyebab distemper pada anjing Distemper pada anjing menular melalui bersin, batuk atau kontak langsung dengan air liur, urin dan juga darah anjing yang terkena distemper virus. Ada berbagai cara penyebaran distemper pada anjing, seperti berbagi mangkuk air minum dan juga tempat makan. Distemper pada anjing ini adalah hal yang perlu diwaspadai saat Anda memiliki lebih dari satu anjing di rumah dan juga untuk anjing yang sering bermain di luar rumah. Waspadai juga jika ada anjing lain atau anjing liar yang masuk ke dalam rumah atau pekarangan rumah. Selain itu, distemper pada anjing juga menyebar dengan mudah karena bisa menempel pada pakaian dan kemudian menular pada anjing lain. Hal ini juga mungkin saja terjadi di lingkungan petshop dan juga di tempat bermain anjing. Gejala klinis distemper pada anjing Umumnya, anjing yang terkena distemper virus akan menimbulkan gejala berikut: • Suhu badan tinggi • Diare dan adanya masalah pencernaan • Muntah • Lesu dan kehilangan nafsu makan • Depresi • Bersin, batuk dan adanya masalah pernapasan Jika dibiarkan, gejala klinis distemper pada anjing ini bisa menyebabkan kondisi fatal. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kondisi yang berbeda dari anjing kesayangan Anda dan segeralah membawanya ke dokter. Berikut beberapa gejala klinis distemper pada anjing yang serius: • Terlihat kesulitan bernapas, bersin, batuk dan juga ingusan. • Diare dan muntah • Adanya penebalan pada bagian hidung dan telapak kaki • Anjing mengalami kedutan dan paralisa alat gerak dan adanya batuk tertahan • Mata berair Obat distemper pada anjing Sampai sekarang ini, belum ada obat distemper pada anjing. Penanganan yang diberikan atas gejala distemper pada anjing masih bersifat berdasarkan gejala. Biasanya dokter akan memberikan antibiotik dan antiradang untuk mengatasi gejala dna infeksi bakteri yang mempengaruhi imun tubuhnya. Untuk kondisi anjing yang lemah seperti tidak mau makan, muntah dan diare biasanya akan diberikan infus untuk meningkatkan kondisi tubuhnya. Jika dibutuhkan, dokter juga akan memberikan obat syaraf. Cara mencegah distemper virus Distemper virus adalah hal yang membahayakan untuk anjing. Salah satu cara untuk mencegah distemper pada anjing adalah dengan memberikan vaksinasi distemper. Vaksinasi ini merupakan vaksinasi wajib yang dilakukan pada usia enam hingga delapan minggu dengan booster pada usia 11-13 minggu. Itu dia penjelasan singkat mengenai distemper pada anjing termasuk juga dengan gejala klinis distemper pada anjing dan cara pencegahannya. Penyebaran virus ini bisa terjadi dengan cepat, oleh karena itu penting untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan anjing kesayangan Anda dan lakukan pengecekan rutin di dokter. Untuk menjaga kesehatan tubuh dan nutrisi yang maksimal untuk anjing kesayangan Anda, berikanlah makanan anjing dengan kualitas tinggi. Cek berbagai rekomendasi makanan anjing di sini.
Kesehatan
Manfaat Catnip untuk Kucing yang Bisa Membuat Ketagihan
Manfaat Catnip untuk Kucing yang Bisa Membuat Ketagihan
2 mins read
Catnip adalah sebuah tanaman yang masih merupakan bagian dari keluarga tanaman mint. Bagi manusia, catnip ini bisa digunakan sebagai bahan pembuatan teh yang baik untuk meredakan sakit kepala dan mengatasi insomnia. Nah, tak hanya itu, ternyata catnip juga bisa memberikan dampak pada kucing lho. Bagi kucing, tanaman ini memberikan efek yang berbeda, bahkan dikenal sebagai tanaman yang membuat kucing kecanduan. Lalu, kenapa kucing suka catnip dan apa manfaat catnip untuk kucing? Berikut penjelasannya. Kenapa kucing suka catnip? Catnip memiliki senyawa aktif yang menimbulkan reaksi energik untuk kucing. Kucing yang menghirup atau mengendus catnip bisa memberikan efek tenang, tapi juga bisa membuat kucing menjadi hiperaktif, karena catnip ini menstimulasi otak kucing. Tak jarang, saat berada di dekat tanaman catnip, biasanya kucing akan berperilaku lebih aktif. Manfaat catnip untuk kucing yang memberikan efek ketenangan ini hanya akan dirasakan oleh kucing yang berusia lebih dari satu tahun; anak kucing tidak akan bereaksi apapun, kecuali karena kondisi genetik tertentu. Pengaruh catnip pada kucing Bahan kimia yang terdapat pada catnip ini akan mempengaruhi fungsi otak yang membuat kucing memberikan respon secara instan yang memberikan pusat kenikmatan pada otak kucing. Tentunya, catnip ini memberikan pengaruh besar pada kucing saat menciumnya, namun tidak semua kucing bisa terpengaruh oleh catnip ini, karena pengaruh catnip pada kucing juga tergantung dengan kondisi genetik kucing tertentu. Berikut beberapa pengaruh catnip pada perilaku kucing yang terlihat: • Memicu birahi • Menggosok-gosok kepala dan tubuh • Lompat-lompat • Guling-gulingan • Mengeluarkan air liur Manfaat catnip untuk kucing Menurut penelitian, kucing telah menyukai catnip sejak lama, hal ini terjadi karena adanya manfaat catnip untuk kucing, yaitu melindunginya dari serangga dan juga parasit lainnya. Seiring berjalannya waktu dan adanya proses evolusi, kucing merasa nyaman dengan catnip yang juga bisa membuatnya mendapatkan ketenangan lebih. Selain itu, manfaat catnip untuk kucing juga sebagai cara untuk mengatasi kecemasan, baik karena perubahan kebiasaan atau kondisi di rumah, atau bisa juga digunakan sebagai stimulus atau sebagai instruksi pelatihan, misalnya memberikan catnip pada mainan penajam kukunya yang membuatnya tertarik, atau bisa juga memberikan catnip pada mainan lempar tangkapnya yang bisa melatih kegiatan olahraganya. Jika dikonsumsi, ada manfaat catnip untuk kucing yang didapatkan, yaitu pada saluran pencernaannya. Cara memberikan catnip pada kucing Dari sekian banyak manfaat catnip untuk kucing, tentunya Anda juga perlu waspada dengan jumlahnya. Cara memberikan catnip pada kucing untuk efek yang positif perlu ditakar, karena terlalu banyak catnip dapat menyebabkan muntah, diare dan juga kesulitan berjalan. Untuk mendapatkan efek yang diinginkan, pastikan Anda berkonsultasi ke dokter hewan untuk mengetahui cara memberikan catnip pada kucing yang tepat, baik dari frekuensi dosis dan juga jumlah dosisnya. Nah, itu dia penjelasan mengenai catnip dan juga manfaat catnip untuk kucing. Sejauh ini, dengan penggunaan yang tepat, catnip bisa memberikan manfaat untuk kucing sebagai bagian dari pelatihan. Untuk lebih jelaskan, mintalah rekomendasi dari dokter untuk mengetahui cara memberikan catnip pada kucing yang benar.
Kesehatan
Anjing Kawin Tidak Bisa Lepas
Anjing Kawin Tidak Bisa Lepas? Begini Penjelasannya!
2 mins read
Cara anjing kawin memang sedikit unik. Saat memasuki klimaksnya, anjing jantan dan betina terkadang mengalami kesulitan untuk melepaskan diri. Hal inilah yang seringkali disebut dengan anjing kawin susah lepas, atau gancet. Kondisi anjing kawin susah lepas ini bisa saja terjadi selama beberapa menit, yang tentunya mengundang perhatian orang. Lalu, kenapa anjing kawin susah lepas dan apa yang perlu dilakukan? Untuk lebih jelasnya, simak artikel berikut ini. Penyebab gancet pada anjing Kondisi anjing kawin tidak bisa lepas ini adalah kondisi yang terjadi saat alat kelamin anjing jantan terikat pada alat kelamin betina. Penyebab gancet pada anjing ini terjadi karena adanya pembesaran ukuran penis yang bahkan mencapai dua kali lipat dan seakan-akan terkunci dan tidak dapat ditarik. Setelah proses perkawinan selesai, biasanya anjing jantan dan betina akan terlepas dengan sendirinya. Cara anjing kawin Umumnya, proses anjing kawin memakan waktu sekitar 5 sampai dengan 30 menit dan anjing jantan bisa ereksi selama kurang lebih satu jam. Dalam proses perkawinan yang umum, biasanya anjing jantan akan melakukan penetrasi kepada betina dari belakang. Namun, dalam beberapa kondisi, ada juga saatnya kedua anjing berputar dan saling membelakangi. Gerakan ini bisa berlangsung selama 15-45 menit dan merupakan salah satu gerakan yang aman yang melindungi keduanya dari serangan. Pada posisi ini, kedua anjing menghadap ke arah luar, seakan-akan membentuk sistem pertahanan dari anjing jantan lain yang ingin kawin dengan sang betina. Jarak perkawinan anjing Perkawinan anjing biasanya dilakukan dua kali dengan jarak satu hari. Dengan perhitungan tersebut, bisa dibilang bahwa anjing jantan bisa kawin 15 kali dalam satu bulan. Sedangkan, anjing betina biasanya hanya bisa birahi dua kali dalam satu tahun. Oleh karena itu, banyak pemilik anjing betina yang memanfaatkan waktu birahi ini dengan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kesempatan hamil untuk anjing betina. Apa yang harus dilakukan saat anjing kawin susah lepas? Saat melihat anjing kawin tidak bisa lepas, sebagian orang berpikiran bahwa kedua anjing tersebut sedang membutuhkan bantuan, makanya tak jarang banyak orang yang mengusir atau berusaha memisahkan keduanya. Padahal, hal ini merupakan hal yang natural. Sebaiknya, biarkan kedua anjing tersebut, karena jika diganggu atau dipisahkan secara paksa, hal tersebut bisa menyebabkan luka pada kelamin kedua anjing tersebut. Pada posisi anjing kawin tidak bisa lepas, ada kondisi dimana betina menggonggong karena merasa tidak nyaman. Saat hal ini terjadi, bantulah tenangkan anjing betina agar ia tidak melepaskan diri dari sang jantan dan menunggu sampai proses ejakulasi selesai. Saat selesai ejakulasi, ukuran penis anjing jantan akan kembali normal dan otot vagina betina akan lebih rileks dan membuat keduanya bisa saling melepaskan diri. Kesimpulannya, kondisi anjing kawin tidak bisa lepas adalah kondisi umum yang natural yang tidak membutuhkan bantuan manusia, karena keduanya akan melepaskan diri dengan sendirinya dan ini merupakan bagian dari cara anjing kawin. Dalam masa birahi dan proses perkawinan, anjing betina dan anjing jantan membutuhkan nutrisi yang tepat untuk menjaga kesehatannya masing-masing. Oleh karena itu, berikan anjing makanan dengan penuh nutrisi yang sesuai dengan kebutuhannya. Cek rekomendasi makanan untuk anjing di sini.
Kesehatan
Temui Kelompok Anjing Terrier
Temui Kelompok Anjing Terrier
3 mins read
Dua ratus lima ras anjing yang diakui oleh American Kennel Club berkompetisi untuk mendapatkan gelar Best In Show di Westminster Kennel Club Dog Show, yang dipersembahkan oleh Purina® PRO PLAN®.
Ras Baru Ditambahkan ke Pertunjukan Anjing Westminster 2020: Azawakh
Ras Baru Ditambahkan ke Pertunjukan Anjing Westminster 2020: Azawakh
1 min read
Pada tahun 2020, Westminster Kennel Club Dog Show dengan bangga menyambut ras baru dalam kompetisi tahun ini, yaitu Azawakh.
Temui Kelompok Penggembala
Temui Kelompok Penggembala
2 mins read
Ribuan anjing datang ke New York City setiap tahunnya untuk berkompetisi di Westminster Kennel Club Dog Show, yang dipersembahkan oleh Purina® PRO PLAN®.

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 47
  • Halaman 48
  • Halaman 49
  • Halaman 50
  • Halaman 51
  • Halaman 52
  • Halaman 53
  • Halaman 54
  • Halaman 55
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.