Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
 Pertunjukan Anjing Westminster 2021 Menyambut Jenis Baru
Pertunjukan Anjing Westminster 2021 Menyambut Jenis Baru
2 mins read
Empat ras baru telah diakui oleh American Kennel Club (AKC), sehingga memenuhi syarat untuk berkompetisi dalam ajang bergengsi 145th Annual Westminster Kennel Club Dog Show yang dipersembahkan oleh Purina Pro Plan. Bergabung dengan 204 ras terhormat lainnya, anjing-anjing yang telah mencatatkan sejarah ini termasuk Barbet, Biewer Terrier, Dogo Argentino, dan Belgian Laekenois. Jadi, apa yang membuat ras-ras ini begitu istimewa? Temui mereka di bawah ini.
Anjing Sembelit? Semua yang Perlu Kamu Tahu Tentang Masalah Pencernaan Anjing
Anjing Sembelit? Semua yang Perlu Kamu Tahu Tentang Masalah Pencernaan Anjing
8 mins read
Sebagai pemilik anjing, terkadang Anda bisa saja terobsesi dengan kotoran anjing. Mulai dari warnanya, hingga bentuk dan konsistensinya, Anda mungkin bertanya-tanya apakah normal. Panduan kami tentang kotoran anjing bertujuan untuk menjawab semua pertanyaan Anda dan banyak lagi. Setiap anjing pasti buang air besar, hal ini benar adanya. Kotoran anjing mungkin terlihat seperti hal yang biasa-biasa saja; tetapi tahukah Anda bahwa kotoran anjing Anda dapat menjadi indikator yang baik untuk kesehatan anjing Anda secara keseluruhan dan bahkan mencegah beberapa masalah kesehatan di kemudian hari jika Anda tahu apa yang harus diperhatikan? Itulah mengapa di Purina (dan di klinik dokter hewan Anda!) kami ingin membahas secara pribadi tentang pengalaman terkait kotoran anjing. Lain kali saat Anda berjalan-jalan dengan anjing Anda, perhatikan baik-baik kotoran anjing Anda - dengan cara ini Anda akan dapat mengetahui informasi penting yang ingin disampaikan oleh anjing Anda kepada Anda.
Kesehatan
Berat Badan dan Kondisi Tubuh Anjing yang Sehat
Berat Badan dan Kondisi Tubuh Anjing yang Sehat
9 mins read
Anda mencintai anjing Anda apa adanya, jadi Anda mungkin tidak akan terlalu khawatir jika ukuran dan berat badannya bertambah. Tapi dari sudut pandang kesehatan, ukuran sangatlah penting! Meskipun menimbang anjing Anda dan memantau berat badannya secara teratur adalah hal yang bagus, ini dapat menjadi rumit karena ada banyak variasi antar ras dan tidak selalu mudah untuk mengetahui mana yang tepat untuk hewan peliharaan Anda. Di situlah penilaian kondisi tubuh anjing dapat membuat segalanya lebih mudah. Apa itu skor kondisi tubuh anjing? Penilaian kondisi tubuh anjing memungkinkan Anda menilai jumlah lemak anjing Anda, ini mudah dilakukan di rumah tanpa alat, dan dapat mengidentifikasi masalah pada anjing yang kelebihan berat badan sebelum menunjukkan perubahan yang besar. Terlebih lagi, cara ini berlaku untuk hampir semua jenis anjing, sehingga Anda dapat dengan mudah memeriksanya selain dengan berkunjung ke dokter hewan apakah mereka besar, kecil, kurus, atau memiliki rambut yang tebal! Mengapa skor kondisi tubuh anjing penting? Memiliki seekor anjing berarti juga memperhatikan skor tubuh anjing Anda dan berupaya mempertahankan skor 'ideal’ di angka empat atau lima di semua tahap kehidupan anjing Anda. Ini juga dapat mengurangi risiko masalah kesehatan yang terkait dengan memiliki anjing yang kelebihan berat badan. Seperti radang sendi, penyakit jantung, dan bahkan diabetes, yang tidak hanya akan membuat tagihan dokter hewan yang besar tetapi juga anjing yang tidak bahagia dan tidak nyaman. Ada lebih banyak alasan untuk membuatnya sehat dan bugar! Seperti manusia, masing-masing anjing memproses makanannya dengan cara yang sedikit berbeda, terutama bergantung pada usia dan tingkat aktivitasnya. Jika anjing Anda mendapatkan lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkannya, kelebihan kalori tersebut dapat disimpan sebagai lemak, yang dalam kasus terburuk dapat menyebabkan obesitas pada anjing. "Mempelajari cara melakukan skor kondisi tubuh untuk hewan peliharaan Anda, dan secara teratur menilai ini dengan kombinasi pemberian nutrisi dan olahraga yang tepat, akan memastikan Anda melakukan yang terbaik untuk kesehatan dan kesejahteraan hewan peliharaan Anda", kata Zara Boland, dokter hewan Purina.
Kesehatan
Perbandingan Usia Kucing dan Manusia
Perbandingan Umur Kucing dan Manusia
2 mins read
Tahukah Anda bahwa perhitungan usia kucing dan manusia itu berbeda? Satu tahun manusia bukan berarti sama dengan satu tahun kucing. Untuk mengetahui usia kucing, yuk simak cara menghitung usia kucing berikut ini! Cara Menghitung Usia Kucing Sebelum menghitung usia kucing, ada baiknya untuk mengetahui bahwa ada perbandingan usia kucing dan manusia. Satu tahun usia manusia sama dengan tujuh tahun kucing. Meskipun sulit untuk menghitung perbandingan usia kucing dan manusia secara ilmiah, namun sudah disepakati bahwa dua tahun usia kucing sama seperti 25 tahun pertama manusia. Setelah itu, satu tahun usia manusia sama dengan empat tahun kucing. Jadi, tahun pertama kucing sama dengan 15 tahun manusia, lalu tahun kedua kucing sama dengan sembilan tahun usia manusia. Jika ditotal, kucing yang berusia dua tahun setara dengan 24 tahun dalam perhitungan usia manusia. Setelah itu, satu tahun usia kucing sama dengan empat tahun manusia. Harapan Hidup Kucing Seperti yang sudah pernah dijelaskan sebelumnya bahwa harapan hidup kucing berbeda-beda, tergantung dengan jenis kelamin, gaya hidup, lingkungan, dan juga kondisi kesehatannya. Biasanya, kucing rumahan hidup lebih lama dibandingkan kucing liar. Kucing rumahan bisa hidup selama 16-18 tahun, bahkan beberapa ada yang bisa bertahan hingga 20 tahun. Harapan hidup kucing juga bergantung dengan rasnya, beberapa ras secara natural bisa bertahan hidup lebih lama dibandingkan yang lama. Menurut sejarah, Siamese dan Manx adalah dua ras yang hidup paling lama, salah satunya bisa bertahan hidup hingga usia 34 tahun. Cara Mengetahui Usia Kucing Menghitung perbandingan usia kucing dan manusia memang tidak sederhana. Oleh karena itu, ada cara lain untuk mengetahui usia kucing, yaitu dengan melihat tanda-tanda berikut. Pertama, Anda bisa mengetahui usia kucing lewat kondisi giginya, yaitu: • Gigi anak kucing baru akan tumbuh sekitar usia dua sampai empat minggu. • Gigi permanen kucing akan tumbuh saat usia empat bulan. • Jika ditemukan adanya plak atau tartar pada beberapa gigi, biasanya itu menunjukan usia kucing yang mencapai satu sampai dua tahun. • Jika plak atau tartar ditemukan pada seluruh gigi, umumnya, kucing tersebut berusia tiga sampai lima tahun, • Gigi yang tanggal merupakan tanda usia yang lebih tua, biasanya berusia 10-15 tahun. Kedua, usia kucing juga akan terlihat dari kondisi matanya. Kucing yang masih dini atau muda biasanya menunjukan tanda-tanda penglihatan yang baik. Setelah usia 12 tahun, biasanya kondisi mata kucing akan mulai berkurang, salah satunya terlihat tidak lagi cerah dan jelas. Selain itu, kucing senior juga biasanya sudah mulai mengeluarkan cairan dari matanya, atau mata berair. Ketiga, cara mengetahui usia kucing juga bisa terlihat dari otot dan tulangnya. Saat masih muda, biasanya kucing sangat aktif berlarian dan juga bermain-main yang membuatnya memiliki otot yang tulang yang kuat. Jika Anda melihat adanya kucing yang sudah kehilangan otot, atau bahkan kulit yang bergelambir atau sudah tidak bergairah untuk bermain dan berlari-hari, hal ini bisa menunjukan tanda-tanda usia senior. Terakhir, cara mengetahui usia kucing yang bisa dilakukan adalah dengan menyentuh bagian rambutnya. Biasanya, kucing yang masih muda memiliki rambut yang lembut, sedangkan kucing senior memiliki rambut yang lebih tebal, sedikit kasar dan juga memiliki tambahan uban. Nah, itu dia perbandingan usia kucing dan manusia serta cara menghitung usia kucing yang bisa Anda lakukan. Anda bisa meningkatkan harapan hidup sang kucing dengan menjaganya tetap bahagia dan juga memberikan makanan yang penuh nutrisi. Dapatkan berbagai rekomendasi makanan kucing sesuai kebutuhannya di sini.
Perilaku & Pelatihan
Mengenali Jenis Anjing Pomeranian
Mengenali Jenis Anjing Pomeranian
2 mins read
Anjing Pomeranian atau yang sering disebut sebagai anjing Pom adalah salah satu jenis anjing yang populer karena penampilannya yang lucu dan menggemaskan. Namun sayangnya, penampilannya ini menyimpan banyak rahasia di dalamnya, yaitu salah satunya kondisi kesehatannya. Walaupun kelihatannya menggemaskan, namun jenis anjing Pomeranian ini ternyata rentan terhadap beberapa jenis penyakit. Untuk Anda yang tertarik untuk mengadopsi jenis anjing Pomeranian, yuk kenali lebih lanjut mengenai jenis anjing ini! Umur Anjing Pomeranian Jenis anjing Pomeranian ini bisa menjadi teman hidup yang pas, karena umur anjing Pomeranian bisa mencapai 16 tahun atau lebih. Dari segi bobot, ia bisa tumbuh hingga 18 cm dengan bobot 1,3 hingga 3,2 kilogram. Sayangnya, jenis anjing Pomeranian ini rentan terhadap beberapa penyakit. Untuk itu, penting untuk rutin melakukan pengecekan ke dokter hewan untuk memastikan kesehatannya. Kesehatan Anjing Pomeranian Jenis anjing Pomeranian terkenal sebagai anjing yang rentan terhadap beberapa penyakit, diantaranya: • Tracheal Collapse • Tracheal Collapse adalah masalah kesehatan yang seringkali ditemukan pada jenis anjing Pomeranian. Hal ini terjadi karena bagian leher dan tenggorokannya yang sangat kecil yang juga ditambah dengan pemakaian kalung, atau saat pemakaian rantai anjing yang menambah tekanan pada bagian tersebut. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa menggunakan harness dibandingkan rantai leher untuk mengurangi risiko penyakit ini. Terkadang, penyakit ini juga merupakan penyakit keturunan, makanya sebaiknya ketahuilah keturunan anjing yang akan Anda adopsi. • Dislokasi patella • Penyakit yang satu ini seringkali ditemukan pada anjing ras kecil, saat tempurung lututnya terlepas atau keluar dari tempatnya sebelum ia kembali seperti semula. Hal ini terjadi karena formasi tulang yang tidak normal yang biasanya juga terjadi karena adanya kecelakaan atau cedera. Anjing dengan kondisi ini biasanya suka terlihat berlari atau berjalan dengan tiga kaki, lalu tak lama kemudian akan menggunakan keempat kakinya. • Hipoglikemia • Kondisi kesehatan anjing yang satu ini biasanya terjadi pada anak anjing yang berusia kurang dari tiga bulan. Penyakit ini terjadi karena penurunan kadar gula darah yang mendadak. Penyakit ini terlihat dengan adanya kelemahan, kekurangan nafsu makan, bergetar, dan bahkan kejang-kejang. Untuk mengurangi risiko kondisi kesehatan anjing yang satu ini, pastikan Anda memberikan nutrisi yang tepat sesuai dengan kebutuhannya, seperti PRO PLAN Dog Adult Sensitive Skin & Coat Small & Mini Salmon yang diformulasikan khusus untuk anjing ras kecil. • Katarak • Jenis anjing Pomeranian sangat rentan terhadap penyakit yang satu ini. Kondisi ini menyebabkan mata yang redup yang membuatnya berwarna abu-abu atau putih. • Reverse Sneezing • Kondisi kesehatan anjing yang satu ini memang sedikit unik. Hal ini terjadi karena adanya iritasi pada hidung, reaksi alergi seperti asap, debu dan juga parfum. Biasanya, kondisi ini akan berhenti dengan sendirinya. Namun, jika melihat kondisi ini yang tidak kunjung berhenti, segeralah berkonsultasi ke dokter hewan. Cara Merawat Jenis Anjing Pomeranian Selain memperhatikan kesehatan anjing, cara perawatan anjing Pomeranian ini sebenarnya cukup mudah dan sama seperti jenis anjing pada umumnya. Namun, karena jenis anjing yang satu ini memiliki rambut yang lebat, tentunya Anda perlu memperhatikan kesehatan dan keindahan rambutnya. Terlebih lagi, bagian rambutnya seringkali ada di bagian telinga, oleh karena itu, perlu perhatian lebih khusus saat membersihkan telinganya untuk memastikannya benar-benar bersih. Nah, itu dia ulasan singkat mengenai jenis anjing Pomeranian. Siapa yang tertarik untuk mengadopsinya?
Kutu Anjing dan Cara Menghilangkannya
Kutu Anjing dan Cara Menghilangkannya
2 mins read
Kutu adalah parasit yang paling sering ditemukan pada anjing. Tentunya, kutu merupakan parasit yang membuat anjing tidak nyaman dan juga bisa menyebabkan berbagai hal lain. Jika Anda mendeteksi adanya kutu anjing pada anjing kesayangan Anda, jangan khawatir, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan. Sekilas Tentang Kutu Anjing Biasanya, kutu anjing berukuran 1-22mm yang bisa bertahan hingga 7-14 hari, termasuk dengan hari bertelurnya. Dalam sehari, kutu betina bisa melahirkan 40 telur kutu yang tentunya berkembang dengan sangat cepat. Kutu-kutu ini bisa bertebaran di tempat tidur, karpet, dan berbagai furnitur lain di rumah. Jika tidak diatasi, kutu anjing ini akan terus berkembang dan bahkan bisa menyebabkan permasalahan kulit untuk anjing. Kutu anjing ini paling sering terlihat saat musim panas, yang bisa menyebabkan kulit gatal dan juga alergi. Cara Mendeteksi Adanya Kutu Anjing Dengan kasat mata, kutu anjing susah dilihat karena mereka suka menggigit di area yang tersembunyi. Untuk mengetahuinya, Anda perlu menyisir rambut anjing secara rutin dan mengecek di sela-sela tubuhnya, seperti sela-sela jari, sela-sela telapak kaki (paw), telinga dan lipatan-lipatan tubuh lainnya. Selain itu, kutu anjing menyebabkan gatal yang membuat anjing kesayangan Anda jadi sering menggaruk-garuk, menyebabkan bulu rontok, dan bahkan risiko jangka panjangnya bisa menyebabkan kebotakan. Jika Anda melihat tanda-tanda ini, segeralah melakukan pengecekan. Cara Menghilangkan Kutu Anjing Anda membutuhkan bantuan dokter hewan untuk bisa memberikan cara membasmi kutu anjing yang tepat. Biasanya, saat Anda membawa anjing kesayangan ke dokter hewan, ia akan diberikan beberapa jenis obat, beberapa diantaranya adalah: • Obat bubuk atau bedak • Obat semprotan yang digunakan tepat pada bagian sasaran • Kerah anjing yang digunakan untuk menghindari sang anjing menjilat, menggaruk dan menggigit bagian rambutnya yang bisa menyebabkan kebotakan. Namun, menggunakan kerah anjing tanpa perawatan lain biasanya kurang efektif, karena bisa menyebabkan iritasi. • Obat spot-on yang biasanya diaplikasikan di bagian atas lehernya untuk membasmi kutu dan telur kutu. Selain itu, masih ada beberapa cara menghilangkan kutu anjing dengan obat-obatan dan injeksi jika obat-obatan lainnya tidak bekerja dengan maksimal. Berkonsultasilah ke dokter untuk mengetahui pengobatan mana yang tepat untuk anjing kesayangan Anda. Tips Menghilangkan Kutu Anjing Cara menghilangkan kutu anjing yang bisa dilakukan adalah dengan berkonsultasi ke dokter. Setelah itu, dokter hewan akan memberikan produk yang sudah teruji dan aman untuk digunakan oleh anjing kesayangan Anda. Jika Anda memiliki anjing dan kucing di rumah, hindari memberikan mereka obat yang sama, karena cara membasmi kutu anjing dan kucing tentunya berbeda. Selain memberikan pengobatan pada anjing itu sendiri, Anda juga perlu menjaga kebersihan rumah untuk membasmi kutu anjing yang tersisa. Untuk menghilangkan kutu anjing secara menyeluruh, pastikan Anda membersihkan berbagai furnitur di rumah, seperti karpet, sofa, sarung bantal dan juga tempat tidur anjing Anda. Cuci barang-barang tersebut dengan air panas dan disinfektan. Untuk karpet, Anda bisa menyemprotkan cairan pembersih kutu pada vacuum sebelum membersihkannya. Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai kutu anjing dan juga cara menghilangkan kutu anjing yang bisa Anda lakukan di rumah. Kesimpulannya , untuk menghilangkan kutu anjing, Anda membutuhkan perawatan khusus pada sang anjing dan juga perlu menjaga kebersihan di rumah untuk menghindari kutu atau telur kutu yang berterbangan.
Kebutuhan Anak Anjing
Kenapa Anjing Tidak Boleh Makan Coklat?
Kenapa Anjing Tidak Boleh Makan Coklat?
2 mins read
Setiap pemilik anjing biasanya sudah familiar bahwa anjing tidak boleh makan coklat. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah kenapa anjing tidak boleh makan coklat? Seberapa buruk risiko yang akan terjadi jika anjing makan coklat? Mengingat coklat adalah makanan sehari-hari yang umumnya ada di setiap rumah, dan bisa saja terjatuh ke lantai dan tidak sengaja terjilat oleh anjing kesayangan Anda. Dengan mengetahui bahwa anjing tidak boleh makan coklat, ada baiknya Anda lebih berhati-hati saat makan coklat di rumah. Secara umum, tidak semua anjing langsung menunjukan sakit, muntah atau risiko lainnya setelah makan coklat, namun tetap saja hal tersebut tidak baik untuk anjing. Kenapa anjing tidak boleh makan coklat? Coklat memiliki kandungan theobromine yang baik sebagai metabolisme manusia, namun tidak untuk anjing. Oleh karena itu, menelan makanan yang mengandung theobromine bisa menjadi bahaya untuk anjing. Apakah ada tipe coklat yang lebih berbahaya? Beberapa coklat mengandung kandungan theobromine yang lebih tinggi. Biasanya, dark chocolate dan coklat masak mengandung cocoa yang paling tinggi, sedangkan coklat susu dan coklat putih mengandung kandungan theobromine yang lebih rendah. Menurut artikel pada VCA Animal Hospitals, untuk anjing berbobot 19 kg, biasanya 28 gram coklat sudah bisa meracuninya. Sayangnya, tidak ada ukuran pasti berapa banyak kandungan coklat yang bisa menyebabkan penyakit serius untuk anjing. Namun, jika Anda mencurigai anjing kesayangan Anda menelan bahkan sedikit saja, segeralah berkonsultasi ke dokter hewan terdekat. Ciri-Ciri Keracunan coklat Pada Anjing Terkadang, sulit mendeteksi kapan coklat tidak sengaja menelan coklat, baik karena remahan coklat yang jatuh ke lantai, atau penyebab lainnya. Jika Anda baru saja mengkonsumsi coklat dan mencurigai anjing kesayangan Anda keracunan coklat, cobalah untuk memperhatikannya selama 24 jam, karena waktu tersebut biasanya ia akan menunjukan ciri-ciri yang signifikan. Berikut beberapa ciri-ciri keracunan coklat: • Malas atau lemas • Kurang istirahat • Bernafas cepat • Peningkatan detak jantung • Lebih sering buang air kecil • Muntah • Diare • Kejang Biasanya, ciri-ciri anjing makan coklat yang paling sering ditemukan adalah muntah. Jika Anda ragu seberapa banyak coklat yang dimakan, segeralah berkonsultasi ke dokter. Apa yang harus dilakukan jika anjing makan coklat? Jika anjing kesayangan Anda makan coklat tanpa sengaja dan tanpa Anda ketahui sampai ia muntah atau menunjukan gejala lainnya, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan: Pertama, tetap tenang dan jangan panik agar kita selaku pemilik bisa memberikan bantuan yang tepat. Kedua, pastikan coklat jenis apa dan seberapa banyak yang dimakan oleh anjing Anda, karena ada beberapa jenis coklat yang dicampur kacang seperti kacang macademia yang juga beracun bagi anjing. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dokter hewan memberikan penanganan sesuai jenis coklat dan jumlah yang dimakan. Ketiga, segera bawa anjing Anda ke klinik hewan terdekat untuk pengecekan lebih lanjut oleh dokter hewan. Alternatif camilan untuk anjing Meskipun anjing tidak boleh makan coklat, masih ada beberapa cara lain untuk memberikan hadiah camilan untuk anjing kesayangan Anda. coklat adalah camilan yang menyenangkan untuk manusia, namun para anjing lebih menyukai tasty bone dan biskuit yang memang diformulasikan khusus untuk anjing. Setelah mengetahui bahwa anjing tidak boleh makan coklat dan kenapa anjing tidak boleh makan coklat, cobalah untuk lebih berhati-hati saat mengkonsumsi coklat di rumah. Setiap anjing memiliki reaksi yang berbeda-beda karena daya tahan tubuh yang juga berbeda-beda, oleh karena itu perhatikan gejala dan juga reaksi yang mungkin akan mereka tunjukan.
Perilaku & Pelatihan
Kucing Demam Kenali Gejala dan Cara Penanganan yang Tepat!
Kucing Demam? Kenali Gejala dan Cara Penanganan yang Tepat!
3 mins read
Sama seperti manusia, kucing juga bisa mengalami demam. Namun, tentunya demam kucing memiliki ciri-ciri yang berbeda. Untuk Anda yang baru memiliki kucing, ada baiknya untuk memperhatikan berbagai hal seputar demam kucing sehingga Anda mengetahui cara mengobati kucing demam di kemudian hari. Penyebab Kucing Demam Penyebab kucing demam yang paling sering ditemukan adalah karena infeksi yang biasanya masuk lewat mulut, hidung, mata atau tenggorokan. Kucing demam ini biasanya terjadi sebagai respon respon tubuh untuk melawan infeksi yang menyerang tubuh. Selain hal-hal musiman tersebut, kucing demam juga bisa menjadi penanda bahwa adanya penyakit serius yang sedang dialami. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kondisinya dan segera melakukan pengecekan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ciri Ciri Kucing Demam Ciri ciri kucing demam bisa menjadi peringatan adalah saat ia kehilangan selera makan dan minum yang terjadi lebih dari 24 jam. Saat ia kehilangan nafsu makan, tentu tubuhnya menjadi lebih lemas dan kurang tenaga. Untuk benar-benar mengetahui bahwa kucing demam, hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan pengecekan menggunakan termometer yang dimasukkan ke dalam anus kucing. Jika suhu tubuhnya berada di angka 39.3 derajat Celcius atau lebih, segeralah berkonsultasi ke dokter hewan. Cara Mengobati Kucing Demam Saat melihat ciri ciri kucing demam, selanjutnya pasti ada pertanyaan, kucing demam dikasih apa? Hal pertama yang aman untuk dilakukan adalah melakukan pengecekan ke dokter. Sang dokter akan melakukan pengecekan dan memberikan penanganan yang tepat untuk kucing Anda sesuai dengan kebutuhan dan juga kondisi kesehatannya. Biasanya, saat kucing demam, dokter akan memberikan cairan obat untuk penurun panasnya. Pertolongan Pertama Saat Kucing Demam Jika Anda berada di situasi yang tidak memungkinkan untuk bertemu dokter hewan, Anda bisa melakukan beberapa pertolongan pertama yang bisa dilakukan sebagai cara mengobati kucing demam, yaitu: • Letakan kucing di tempat yang dingin, gelap dan berlantai sejuk, karena kucing menurunkan suhu tubuhnya lewat kelenjar minyak dan keringat. Dengan bersentuhan dengan lantai yang sejuk, perlahan suhu tubuhnya juga akan menurun. • Gunakan kipas angin untuk membantu menurunkan suhu ruangan dan menurunkan suhu tubuhnya secara perlahan. Setelah memungkinkan, segeralah membawa kucing Anda ke dokter untuk dilakukan pengecekan, terutama untuk menghindari adanya penyakit serius yang membutuhkan pertolongan cepat. Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai kucing demam dan cara mengobati kucing demam. Pastikan untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan kucing kesayangan Anda dan berikan makanan yang penuh nutrisi. Untuk kucing dengan pencernaan sensitif, Anda bisa memberikan PRO PLAN Cat Makanan Basah Kucing Dewasa Sensitive Chicken yang mendukung penyerapan nutrisi yang unggul dan mengandung asam lemak omega 3 yang membantu mengurangi rasa tidak nyaman di kulit.
Kesehatan
Berapa Lama Kucing Hidup
Berapa Lama Kucing Bisa Hidup?
2 mins read
Sebagai pecinta kucing, mungkin Anda bertanya-tanya tentang berapa lama kucing hidup? Pada dasarnya, kucing memiliki masa hidup yang kurang lebih sama. Perbedaan masa hidup kucing berbeda-beda tergantung dengan situasi lingkungannya, gaya hidupnya, kesehatan dan juga banyak faktor lain. Contohnya, kucing rumahan dan kucing liar memiliki masa hidup yang berbeda karena gaya hidupnya pun juga berbeda. Untuk Anda yang penasaran dengan berapa lama kucing hidup, yuk lanjutkan membaca. Berapa lama kucing bisa hidup secara general? Usia kucing dan manusia memiliki perhitungan yang berbeda. Pada umumnya, kucing bisa hidup selama 10-15 tahun yang sama dengan 56-76 tahun usia manusia. Sama seperti manusia, jangka hidup ini juga tergantung dengan beberapa faktor. Kucing liar: kucing hidup berapa lama? Kucing liar biasa hidup di alam terbuka, mereka suka mengeksplorasi berbagai tempat dan juga berbagai hal. Walaupun positif, namun hal ini juga memiliki risikonya sendiri. Biasanya, kucing liar tanpa pengawasan memiliki usia yang lebih pendek. Jadi, berapa lama kucing bisa hidup? Kucing liar tanpa pemilik atau tanpa pengawas biasanya hidup sekitar 7 tahun. Hal ini terjadi karena kucing liar bisa memiliki risiko hilang, makan makanan beracun seperti tanaman, berkelahi dengan kucing lain, atau terjadi kecelakaan seperti tertabrak kendaraan. Jika Anda memiliki kucing liar di rumah, usahakan untuk mengawasinya, salah satunya dengan memberikan makan secara teratur dan menjaganya tetap berada di dalam rumah saat malam hari. Jangka waktu hidup kucing rumahan Berbeda dengan kucing liar, kucing rumahan menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah. Dengan kondisi rumahan, pastinya ia hidup dengan penuh kenyamanan dan juga kehangatan. Umumnya, kucing rumahan memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan kucing liar, yaitu kecil kemungkinan untuk berkelahi dengan kucing lain, sampai dengan kecil kemungkinan untuk tertabrak mobil. Dengan keadaan tersebut membuat kucing rumahan bisa bertahan hidup hingga 10-15 tahun. Faktor yang mempengaruhi jangka hidup kucing Secara general, berikut beberapa faktor yang mempengaruhi jangka hidup kucing: • Lingkungan yang aman dan nyaman • Makanan yang sehat • Kesehatan, termasuk check up rutin, vaksinasi, pemberian obat cacing dan obat kutu • Genetik • Status strelisisai Cara Meningkatkan Masa Hidup Kucing Setelah mengetahui usia general kucing dan juga faktor apa saja yang membedakan, tentunya kita mempertanyakan “apakah ada cara untuk meningkatkan masa hidup mereka?”. Dengan kasih sayang dan perhatian, tentu saja Anda bisa meningkatkan masa hidup kucing kesayangan Anda. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan: • Rutin vaksinasi untuk melindunginya dari berbagai penyakit • Pengecekan kesehatan rutin • Diet yang seimbang yang sesuai dengan kebutuhannya. Untuk kucing rumahan yang membutuhkan hairball care, berikan PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Indoor Hairball Control Chicken, untuk kucing dengan pencernaan sensitif, Anda bisa memberikan PRO PLAN Cat Makanan Basah Kucing Dewasa Sensitive Chicken, dan PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Senior LONGEVIS Salmon & Tuna untuk kucing yang berusia di atas 7 tahun. • Pastikan ia berada di tempat yang aman dan nyaman, terutama di malam hari dan rutin lakukan pengecekan apakah ada kucing liar lain yang sering mengganggu kucing kesayangan Anda. • Olahraga rutin untuk menjaga kesehatannya • Jaga kesehatan mentalnya, salah satunya dengan mengajaknya bermain Nah, sekarang Anda sudah mengetahui berapa lama kucing hidup. Dengan begitu, yuk lakukan beberapa hal yang bisa meningkatkan jangka hidup kucing kesayangan Anda dengan memastikannya aman, nyaman, sehat dan juga penuh nutrisi.
Perilaku & Pelatihan
Abses Pada Kucing Penyebab dan Cara Mengobatinya
Memahami Abses pada Kucing: Gejala, Penyebab, dan Tindakan yang Harus Dilakukan
5 mins read
Abses bisa dialami oleh setiap kucing kapan saja. Jika Anda memiliki kucing di rumah, terlebih lagi ia sering bermain di luar, abses bisa jadi terjadi pada kucing Anda. Untuk itu, yuk simak penjelasan mengenai abses pada kucing, termasuk penyebab dan cara mengobatinya! Apa itu Abses pada Kucing? Penyakit abses pada kucing adalah infeksi yang terjadi pada area kulit dan juga jaringan di bawahnya. Hal ini terjadi karena adanya bakteri yang masuk, baik melalui luka gigitan atau tusukan. Abses pada kucing ini mengandung bakteri dan juga sel darah putih. Abses pada kucing ini mudah diobati, namun harus dilakukan sesegera mungkin sebelum infeksinya menyebar lebih luas. Penyebab Abses pada Kucing Penyebab abses pada kucing yang paling umum adalah luka cakaran atau gigitan dari binatang lain, biasanya karena berkelahi. Saat terkena gigitan atau cakaran, bakteri dari gigi atau cakaran langsung masuk yang berakibat infeksi. Mengingat kulit kucing biasanya sembuh dengan cepat, biasanya luka tersebut akan segera rapat dan terperangkap di bawah kulit yang membuatnya berkembang di dalam lapisan kulit. Selain berkelahi, benda-benda tajam lainnya juga bisa menjadi penyebab abses pada kucing, seperti tusukan paku. Abses pada kucing juga bisa terjadi pada wajah. Biasanya, hal ini terjadi karena abses pada gigi, yaitu infeksi yang terjadi di dalam gusi. Infeksi ini umumnya diakibatkan karena masalah higienitas atau permasalahan mulut dan gigi lainnya. Tanda Adanya Abses pada Kucing Pembengkakan adalah tanda adanya abses pada kucing yang paling sering ditemukan. Namun, biasanya itu bukan merupakan tanda pertama yang terlihat, melainkan tahap ketika infeksi tersebut menyebar atau berkembang. Oleh karena itu, perhatikan beberapa tanda berikut ini: • Pembengkakan • Kemerahan • Terlihat kesakitan • Rambut rontok di sekitar area terinfeksi • Kesulitan berjalan jika abses terjadi pada organ motorik Jika abses pada kucing sudah menyebar, Anda akan melihat beberapa tanda-tanda berikut ini: • Kucing menjadi tidak aktif • Nafsu makan menurun • Demam • Jika abses terjadi di area mulut akan ada nafas yg bau dan produksi air liur yang tidak terkontrol • Keluarnya nanah pada area abses Jika menemukan tanda-tanda di atas, segeralah berkonsultasi ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan sesegera mungkin sebelum luka dan infeksinya menyebar lebih luas. Cara Mengobati Abses pada Kucing Cara mengobati abses pada kucing tergantung dengan ukuran infeksi itu sendiri. Biasanya, dokter hewan akan membersihkan bagian luka dan memberikan antibiotik serta obat penghilang rasa sakit. Untuk untuk kasus abses yang parah, operasi dibutuhkan sebagai cara mengobati abses pada kucing. Sedangkan, untuk abses pada gigi kucing, biasanya akan dilakukan pencabutan gigi pada gigi yang bermasalah tersebut. Selama masa penyembuhan, pastikan juga Anda menjaga kebersihan lingkungannya selama kurang lebih dua minggu sampai ia kembali pulih. Idealnya, abses pada kucing mudah diobati. Namun, beberapa kondisi abses pada kucing perlu perhatian lebih, terlebih lagi jika luka tersebut terinfeksi dari kucing lain yang bisa menyebarkan penyakit, seperti Feline Immunodefficiency Virus (FIV) dan/atau Feline Leukimia Virus (Fe LV) atau bahkan rabies yang juga bisa menular ke manusia. Oleh karena itu, usahakan untuk melakukan vaksin kucing untuk meminimalisir risiko penyakit menular tersebut. Untuk menghindari risiko abses pada kucing, hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan meminimalisir waktu kucing bermain di luar rumah dan juga memperhatikan kondisi kucing di sekitaran rumah Anda. Usahakan juga untuk rutin mengecek kondisi kucing kesayangan Anda, jika ia menunjukan tanda-tanda yang berbeda, segera lakukan pengecekan atau bawa ke dokter hewan untuk mendapatkan perhatian lebih.
Kesehatan

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 43
  • Halaman 44
  • Halaman 45
  • Halaman 46
  • Halaman 47
  • Halaman 48
  • Halaman 49
  • Halaman 50
  • Halaman 51
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.