Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Pyometra Pada Kucing: Penyebab, Gejala, dan Cara Menanganinya
Pyometra Pada Kucing: Penyebab, Gejala, dan Cara Menanganinya
2 mins read
Pyometra pada kucing merupakan kondisi serius yang perlu menjadi pertimbangan jika Anda tidak melakukan steril pada kucing. Lalu, apa itu pyometra pada kucing dan apa saja penyebabnya? Simak artikel berikut untuk lebih lanjutnya. Apa itu pyometra pada kucing Pyometra pada kucing adalah kondisi infeksi rahim kucing yang serius pada kucing betina. Kondisi ini biasanya terjadi karena infeksi bakteri , biasanya beberapa minggu setelah kucing betina birahi. Pyometra pada kucing ini merupakan kondisi yang serius yang membutuhkan bantuan dari dokter hewan. Biasanya, penanganan pyometra pada kucing ini akan meliputi operasi bedah untuk mengeluarkan uterus yang terinfeksi. Penyebab pyometra pada kucing Ada beberapa penyebab pyometra pada kucing, yaitu: • Lapisan rahim kucing yang menebal pada kucing birahi dan peningkatan progesteron yang tidak normal yang membuat rahim tidak bisa mengeluarkan kelebihan darah dan jaringan yang melapisi rahim. • Kista dan bakteri karena penebalan lapisan pada rahim yang terjadi berkali-kali tanpa adanya kehamilan. Kista ini akan mengeluarkan cairan yang memungkinkan adanya pertumbuhan bakteri penyebab infeksi dan perkembangan nanah. • Kucing senior dengan lapisan rahim yang menebal • Kucing dengan lapisan rahim yang tidak normal Ciri ciri pyometra pada kucing Gejala pyometra pada kucing diawali dengan gejala ringan, namun akan memburuk seiring berjalannya waktu. Berikut beberapa ciri ciri pyometra kucing: • Kucing keluar cairan dari kelamin (biasanya darah) • Kucing menjilati alat kelaminnya secara berlebihan • Lesu dan anoreksia • Diare dan muntah • Terlihat lebih sering buang air kecil Jenis jenis pyometra pada kucing Ada dua jenis pyometra pada kucing, yaitu pyometra terbuka dan tertutup. Pyometra terbuka menandakan serviks yang terbuka, sedangkan pyometra tertutup menunjukan kondisi serviks yang tertutup. Pada pyometra kucing terbuka, biasanya akan terlihat kemaluan kucing berdarah dan bernanah. Cairan ini bisa saja tidak terlihat karena kucing akan lebih sering menjilati alat kelaminnya untuk membersihkannya. Namun, cairan ini mungkin bisa terlihat di tempat tidur atau furnitur di rumah. Sedangkan, pada pyometra kucing tertutup, leher rahim ini akan tertutup dan menyebabkan nanah terperangkap di dalam. Saat nanah tidak bisa keluar, hal ini menyebabkan rahim yang membengkak dan pecah yang menyebabkan berdarah. Saat ini terjadi, kucing akan terlihat dehidrasi, lesu dan tidak mau makan. Baik pyometra terbuka dan tertutup, keduanya sama-sama mempengaruhi fungsi ginjal yang menyebabkan kucing menjadi lebih sering buang air kecil. Pyometra pada kucing merupakan kondisi yang serius. Salah satu cara untuk menghindari pyometra pada kucing betina adalah dengan mensterilkannya agar ia tidak mengalami masa birahi. Jika Anda melihat adanya tanda-tanda pyometra pada kucing, seperti kemaluan kucing berdarah atau kucing keluar cairan dari kelamin, pastikan untuk segera membawanya ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Kesehatan
Jenis-jenis Anjing Peliharaan Lucu dan Menggemaskan
Jenis-jenis Anjing Peliharaan Lucu dan Menggemaskan
2 mins read
Ada banyak jenis jenis anjing yang setia dan juga menjadi teman di rumah dengan penampilan yang lucu dan menggemaskan. Penasaran dengan berbagai jenis anjing lucu? Yuk simak artikel berikut! Pomeranian Jenis anjing peliharaan dengan ciri khas rambut yang panjang, tebal dan juga bagian tubuh depan yang menggemaskan ini menjadi salah satu pilihan anjing lucu untuk bergabung di keluarga. Selain menggemaskan, jenis anjing yang satu ini juga dipercaya cerdas, ramah dan juga mudah dilatih. Shih Tzu Pernah melihat anjing dengan rambut yang sering di-styling? Anjing jenis shih tzu ini bintangnya. Dengan rambut yang panjang dan lebat dengan wajah yang lucu, rambut anjing shih tzu ini seringkali dikuncir kuda, atau bahkan ditambahkan dengan jepitan. Maltese Tertarik untuk melakukan styling pada rambut anjing? Selain Shih Tzu, ada juga nih jenis anjing peliharaan lucu yang bisa kamu pertimbangkan, yaitu Maltese. Maltese ini terkenal sebagai anjing kecil yang energik dan juga protektif. Corgi Jenis anjing peliharaan yang cerdas ini terkenal dengan telinga yang besar dan wajah yang menggemaskan. Jenis anjing corgi ini merupakan anjing yang sangat mudah untuk dilatih dan mudah beradaptasi. Chihuahua Chihuahua ini dikenal sebagai anjing yang paling kecil di dunia dengan kepala dan telinga yang besar. Tak hanya itu, jenis anjing peliharaan yang satu ini juga terkenal ramah dengan anak-anak lho. Poodle Jenis anjing yang satu ini memiliki ciri khas rambut yang ikal dan lebat. Oleh karena itu, rambut anjing poodle ini juga seringkali di-styling dengan jepitan atau kuncir rambut. Bulldog Bulldog merupakan jenis anjing peliharaan yang sangat mudah dikenali. Ciri khas bulldog ini adalah kepala yang besar dan tubuh yang kecil dengan hidung yang pesek. Bulldog juga memiliki ekspresi wajah yang datar yang membuatnya terlihat sangat menggemaskan. Pug Secara penampilan, jenis anjing peliharaan yang satu ini mirip dengan bulldog, hanya saja pug memiliki ukuran tubuh yang lebih pendek dengan bobot yang lebih ringan. Selain itu, jenis anjing pug memiliki telinga yang mengarah ke bawah, sedangkan telinga anjing bulldog cenderung besar. Dari segi kepribadian, jenis anjing pug ini terlihat aktif dan senang bermain-main. Beagle Tak hanya lucu, jenis anjing yang satu ini juga dikenal memiliki penciuman yang tajam. Jika dilatih dengan rutin, jenis anjing beagle ini bisa jadi anjing pelacak atau anjing penjaga lho. Cavalier King Charles Spaniel Untuk Anda yang sering berada di rumah, jenis anjing Cavalier King Charles Spaniel ini bisa menjadi hewan peliharaan yang cocok, karena jenis anjing yang satu ini terbilang cukup manja dan selalu ingin berada di dekat orang-orang yang dikenalnya. Dachshund Jenis anjing peliharaan yang satu ini memiliki ukuran tubuh yang lucu, yaitu tubuh yang panjang dengan kaki yang pendek. Seringkali dikenal dengan nama “Sausage Dog”, Dachshund ini juga dikenal ramah dengan hewan lain, termasuk kucing. Nah, itu dia jenis jenis anjing peliharaan yang lucu yang bisa menjadi pertimbangan Anda. Dari berbagai pilihan di atas, kira-kira jenis anjing mana yang menjadi perhatian Anda?
Perbandingan Umur Anjing dan Manusia: Cara Menghitung yang Benar
Perbandingan Umur Anjing dan Manusia: Cara Menghitung yang Benar
2 mins read
Berapa lama umur anjing bisa hidup? Bagaimana cara menghitung umur anjing yang benar? Beberapa pertanyaan ini seringkali didengar. Untuk Anda yang penasaran, yuk simak pembahasannya di artikel berikut ini! Cara menghitung umur anjing dengan usia manusia Satu tahun anjing sama dengan 15 tahun usia manusia Cara menghitung umur anjing berbeda dengan menghitung umur manusia. Satu tahun pertama bagi anjing merupakan 15 tahun usia manusia. Hal ini tentunya berpengaruh pada perkembangan, kecerdasan dan juga kondisi kesehatan. Anjing yang berusia dua tahun sama dengan 24 tahun usia manusia Saat anjing memasuki usia kedua, usianya sama dengan 24 tahun usia manusia. Hal ini terjadi karena saat memasuki usia kedua, usia anjing ditambahkan sembilan tahun lagi. Bisa dibilang, tahun pertama anjing sama dengan 15 tahun usia manusia, lalu saat usia anjing dua tahun ditambahkan dengan sembilan tahun usia manusia. Setelah usia anjing tiga tahun, kalikan usia anjing dengan lima tahun usia manusia Jika tahun pertama usia anjing sama dengan 15 tahun usia manusia, tahun kedua sama dengan sembilan tahun usia manusia, tahun selanjutnya sama dengan 5 tahun usia manusia. Jadi, jika usia anjing lima tahun, berarti: Tahun pertama: 1 x 15 = 15 Tahun kedua: 1 x 9 = 9 Tahun ketiga, keempat dan kelima: 3 x 5 = 15 Jadi, saat usia anjing tiga tahun sama dengan 39 tahun usia manusia. Cara menghitung umur anjing lewat kondisi gigi Anjing yang memiliki gigi susu lengkap umumnya berusia 6-8 minggu Cara menghitung umur anjing yang masih kecil bisa dilihat dengan kondisi giginya. Jika anjing tersebut memiliki gigi susu yang lengkap, umumnya anjing tersebut berusia 6-8 minggu. Anjing dengan gigi permanen yang lengkap umumnya berusia 7-8 bulan Jika Anda melihat anjing dengan gigi permanen yang sudah lengkap dengan warna putih yang bersih, kemungkinan besar anjing tersebut berusia tujuh bulan atau lebih. Anjing dengan gigi kusam dan gigi belakang yang menguning berusia satu tahun Jika kondisi gigi anjing sudah mulai kusam dengan kondisi gigi bagian belakang yang sudah mulai menguning, umumnya ini menunjukkan usia anjing satu tahun atau lebih. Anjing yang sudah memiliki karang gigi umumnya berusia 3-5 tahun Selanjutnya, jika anjing sudah memiliki kondisi gigi dengan karang gigi yang cukup banyak, umumnya ini menunjukkan usia anjing yang memasuki 3-5 tahun. Pada usia ini, anjing membutuhkan perawatan intensif untuk kondisi giginya. Anjing yang sudah memiliki permasalahan gigi umumnya sudah berusia 5-10 tahun Semakin tua, kondisi gigi akan semakin melemah. Jika Anda menemukan anjing dengan berbagai permasalahan gigi, bisa jadi usia anjing tersebut sudah memasuki 5- 10 tahun, terutama untuk anjing tanpa pemeriksaan gigi yang rutin. Anjing yang sudah ompong biasanya berusia 10-15 tahun Sama seperti manusia, anjing yang sudah senior akan lebih mudah kehilangan gigi. Jika Anda melihat anjing yang sudah ompong, hal ini menunjukkan usianya yang lebih dari 10 tahun. Itu dia cara menghitung umur anjing yang bisa Anda lakukan. Selain kondisi gigi, usia anjing juga bisa diketahui dengan kondisi kesehatannya. Tentunya, untuk mengetahui kondisi kesehatannya tentu Anda membutuhkan bantuan dokter. Itu dia perbandingan umur anjing dan manusia. Untuk menjaga agar selalu sehat, jangan lupa untuk memberikan makanan dengan nutrisi terbaik dan juga melakukan vaksin rutin yang bisa menjaga daya tahan tubuhnya.
Apa Itu Grooming Kucing? Inilah Tujuan, Jenis, Serta Prosedur Melakukannya
Apa Itu Grooming Kucing? Inilah Tujuan, Jenis, Serta Prosedur Melakukannya
2 mins read
Grooming kucing adalah perawatan penting yang didapatkan oleh kucing. Lalu, apa itu grooming kucing dan apa sih manfaat grooming kucing? Untuk lebih lanjutnya, yuk simak artikel berikut. Apa itu grooming kucing? Grooming kucing adalah perawatan atau kegiatan yang dilakukan untuk merawat tubuh kucing. Perawatan tubuh ini termasuk dengan perawatan kulit, rambut, kuku dan bahkan telinganya. Selain kebersihan, tujuan grooming adalah untuk mencegah kutu dan parasit, mencegah permasalahan hairball, mencegah rambut tersangkut dan kusut, mencegah kuku terlalu panjang dan juga membuat penampilan kucing tetap indah. Grooming kucing mulai usia berapa? Seringkali menjadi pertanyaan grooming kucing mulai usia berapa? Pada dasarnya, sangat disarankan untuk melakukan grooming kucing sedini mungkin. Memang, saat masih kecil, anak kucing mungkin tidak membutuhkan perawatan yang menyeluruh, namun hal ini akan membiasakan kucing dengan grooming dan memudahkan Anda untuk melakukan grooming saat ia dewasa nanti. Selain itu, grooming kucing juga bisa dimanfaatkan sebagai bonding time yang bisa meningkatkan kedekatan Anda dengan kucing kesayangan dan mendapatkan kepercayaan lebih besar dari sang kucing. Apa saja langkah grooming kucing? Perawatan grooming kucing ini meliputi perawatan kulit dan kuku, telinga, serta gigi. Dalam prosesnya, setiap bagian tubuh kucing akan dibersihkan, dipotong kukunya dan juga dirapikan penampilannya. Untuk perawatan kulit dan bulu, biasanya proses ini meliputi memandikan dan menyisir rambut kucing, kemudian memeriksa kondisi kulitnya untuk mengetahui apakah ada penyakit atau kondisi kulit tertentu. Bahkan, dalam proses ini juga bagian rambut kucing akan diperiksa apakah memiliki kutu. Selanjutnya, proses diikuti dengan menyedot rambut mati kucing dengan menggunakan alat khusus. Selanjutnya, grooming kucing ini juga dilanjutkan dengan perawatan telinga yang dimulai dengan membersihkan kotoran telinga untuk meminimalisir infeksi dan menjaga telinga kucing agar tetap bersih. Kemudian, proses grooming kucing ini dilanjutkan dengan perawatan kaki dan kuku. Biasanya, bagian kuku kucing seringkali tersangkut kotoran atau bahkan rumput, terutama kucing dengan kuku yang panjang. Oleh karena itu, tujuan grooming adalah untuk memotong kuku kucing dan juga membersihkan bagian kakinya dari kotoran yang menempel. Langkah terakhir dari grooming kucing adalah dengan melakukan perawatan gigi. Perawatan gigi ini diikuti dengan menyikat gigi kucing. Untuk langkah grooming kucing yang satu ini bisa Anda lakukan di petshop atau bisa juga rutin dilakukan di rumah. Berapa kali waktu grooming kucing? Kucing adalah hewan yang bisa membersihkan dirinya sendiri. Namun, ia juga membutuhkan bantuan kita untuk menjaga kebersihan bagian tertentu tubuhnya. Oleh karena itu, sangat direkomendasikan untuk melakukan grooming kucing 4-6 minggu sekali untuk menjaga kesehatan rambutnya. Selain itu, disarankan juga untuk melakukan grooming standar di rumah, seperti membersihkan telinga kucing, memotong kuku kucing dan juga menyisir rambut kucing. Jika Anda membutuhkan bantuan, grooming tersebut juga bisa dilakukan di petshop lho. Berapa biaya grooming kucing? Biaya grooming kucing biasanya berada di kisaran hargga Rp100.000 sampai dengan Rp400.000, berbeda-beda tergantung dengan perawatan yang dilakukan dan juga ukuran kucing. Mengingat ada banyaknya manfaat grooming kucing yang bisa dirasakan oleh kucing kesayangan Anda, yuk rutin untuk grooming kucing agar ia tetap sehat, bersih dan juga indah!
Kesehatan
Penyebab Kucing Muntah Bening Berbusa dan Tips Perawatannya
2 mins read
Kucing muntah bening berbusa adalah hal yang seringkali ditemukan, terlebih lagi untuk kucing yang sering bermain di luar rumah. Kenapa kucing bisa muntah berbusa? Ada banyak penyebab kucing muntah bening dan berbusa yang mungkin terjadi. Untuk lebih lanjutnya, yuk simak artikel berikut! Gangguan pencernaan Penyebab kucing muntah bening berbusa yang paling sering ditemukan adalah adanya gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan ini juga bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah karena kucing terlambat makan. Saat kucing terlambat makan, gas dalam perutnya akan menumpuk dan membuat perutnya iritasi serta menyebabkan rasa mual dan muntah. Saat kondisinya sudah melemah, kucing akan muntah putih berbusa yang juga akan diikuti dengan rasa lemas. Selain karena terlambat makan, gangguan pencernaan ini juga bisa disebabkan karena tertelan rambutnya. Saat kucing menjilati tubuhnya, tanpa sadar banyak rambut yang tertelan dan membuatnya tersedak serta menumpuk di tenggorokannya. Saat sudah menumpuk, biasanya kucing muntah busa putih sebagai trik untuk mengeluarkan rambutnya. Iritasi karena gangguan perut Sebagai hewan dengan rasa penasaran yang tinggi, kucing seringkali mencoba memasukkan berbagai benda ke dalam mulutnya, bisa jadi binatang lain, atau bahkan kotoran dan pasir. Saat benda-benda asing tersebut tidak bisa diproses dalam tubuhnya, kucing akan mengalami gangguan perut dan iritasi yang menyebabkan kucing muntah berbusa untuk mengeluarkan benda tersebut. Biasanya, kucing muntah busa putih ini juga diikuti dengan lesu, dehidrasi dan juga kehilangan nafsu makan. Radang usus Sebagian besar penyebab muntah berbusa pada kucing adalah karena permasalahan perut dan sekitarnya. Radang usus menjadi penyebab kucing muntah busa putih dan diikuti dengan diare dan dekompensasi kronis. Untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi penyebab ini, Anda membutuhkan diagnosis dan bantuan dokter hewan. Diabetes Kucing muntah bening berbusa biasanya disebabkan juga karena kucing minum air terlalu banyak. Kandungan air yang terlalu banyak ini biasanya disebabkan karena kucing yang sering minum. Kucing yang sering minum ini seringkali juga menjadi salah satu penyebab kucing diabetes. Nah, jika Anda melihat kucing yang sering minum dan sering buang air disertai dengan kucing muntah bening berbusa, cobalah untuk segera membawanya ke dokter hewan untuk dilakukan pengecekan. Jika kucing Anda terindikasi adanya diabetes, dokter akan memberikan insulin dan mengubah pola makannya. Infeksi parasit Infeksi parasit ini seringkali ditemukan pada anak kucing yang belum mengkonsumsi obat cacing. Parasit ini seringkali menyebabkan kucing muntah bening berbusa dan menyebabkan diare. Jika parasit menjadi penyebab kucing muntah putih, biasanya dokter akan memberikan obat cacing. Apa yang harus dilakukan saat kucing muntah bening berbusa? Jika kucing muntah busa sesekali, hal tersebut merupakan hal yang biasa. Namun, jika kucing muntah bening berbusa beberapa kali dalam sehari, segeralah mengambil tindakan. Walaupun kucing muntah busa putih bisa sembuh sendirinya, namun kucing yang muntah berbusa terlalu banyak, ditambah lagi dengan gejala tidak nafsu makan dan diare, hal ini bisa menyebabkan dehidrasi dan memperburuk kondisinya. Sebelum terlambat, segeralah membawa kucing ke dokter hewan untuk dilakukan pengecekan agar kucing mendapatkan obat muntah yang tepat, baik itu infus, atau obat lainnya. Untuk kucing dengan pencernaan yang sensitif, Anda juga bisa coba mengganti makanannya yang diperkaya dengan kandungan yang sesuai kebutuhannya, seperti PRO PLAN Cat Makanan Basah Kucing Dewasa Sensitive Chicken. PRO PLAN ini mengandung serat inulin dan prebiotik untuk membantu penyerapan nutrisi dan juga menyeimbangkna mikroflora dalam usus. Cek berbagai rekomendasi makanan kucing lainnya di sini.
Kesehatan
Kenapa Kucing Suka Tidur Ini Penyebab dan Tanda yang Perlu Diwaspadai
Kenapa Kucing Suka Tidur? Ini Penyebab dan Tanda yang Perlu Diwaspadai
3 mins read
Pada dasarnya, kucing merupakan hewan predator yang menyimpan energi dengan beristirahat. Makanya, tak jarang Anda melihat kucing tidur terus, apalagi saat siang hari. Selain karena hukum alamnya, ternyata ada juga lho berbagai penyebab kenapa kucing suka tidur. Untuk lebih lanjutnya, yuk simak artikel berikut! Kucing tidur karena bosan Saat bosan, Anda akan melihat kucing tidur terus. Bahkan, saat bosan, kucing bisa tidur lebih dari 12 jam dalam sehari. Kondisi inibiasanya ditemukan untuk kucing yang seringkali sendirian di rumah karena tidak ada teman bermain. Jika Anda seringkali beraktivitas di luar rumah, cobalah untuk menyediakan berbagai mainan interaktif yang bisa menjaga aktivitas kucing walaupun sedang sendirian di rumah. Menjaga kucing tetap aktif juga bisa meminimalisir tingkat stres lho. Kucing tidur terus menjadi tanda-tanda kucing depresi Berhubungan dengan poin sebelumnya, jika kucing dibiarkan bosan dan tidak bergairah untuk beraktivitas, hal ini bisa menyebabkan depresi. Awalnya, sulit membedakan kucing tidur terus karena bosan atau depresi. Namun, Anda bisa memperhatikan tingkah laku dan juga semangatnya saat diajak main. Selain kucing tidur terus, depresi pada kucing juga bisa terlihat jika ia menghindar dari Anda, atau bahkan kekurangan nafsu makan dan kekurangan gairah untuk beraktivitas. Musim dingin menjadi musim favorit bagi kucing untuk tidur Sama seperti manusia, kucing juga merasa nyaman berleyeh-leyeh di kasurnya saat cuaca dingin atau musim hujan. Jadi, jangan heran saat kucing tidur terus saat musim dingin atau musim hujan. Obesitas menyebabkan kucing tidur terus Selain bosan, penyebab kenapa kucing suka tidur dalam waktu yang lama juga bisa terjadi karena adanya permasalahan kesehatan, seperti obesitas dan juga kekurangan vitamin. Kucing yang mengalami obesitas biasanya akan memiliki gejala lesu, kehilangan berat badan dan juga penurunan nafsu makan. Saat ia memiliki gejala tersebut, tentunya ia akan merasa lemas dan ingin tidur terus. Durasi tidur kucing semakin berkurang seiring bertambah dewasa Jika diperhatikan, anak kucing akan menghabiskan 90% waktunya untuk tidur. Hal ini terjadi karena anak kucingmemiliki otak dan sistem saraf pusat yang masih berkembang. Jika Anda melihat anak kucing tidur terus, hal tersebut merupakan hal yang normal. Seiring bertambahnya usia dan energi, anak kucing akan mengurangi jam tidurnya. Kucing yang sakit atau terluka lebih sering tidur Penyebab kenapa kucing suka tidur lainnya adalah karena ketidaknyamanan. Ketidaknyamanan ini bisa terjadi karena ia sakit atau sedang terluka. Untuk mengetahui penyebab kenapa kucing suka tidur berlebihan adalah dengan memperhatikan bagian tubuhnya untuk mencari apakah adanya luka, dan juga mengecek kondisi tubuh serta buang airnya. Jika ada hal yang berbeda, segeralah membawanya ke dokter. Kenapa kucing suka tidur di dekat kita? Kucing yang tidur di dekat kita adalah tanda-tanda kenyamanan. Selain karena ia mencari kehangatan, kucing yang tidur di dekat kita menandakan bahwa ia merasa aman dan terjaga. Bisa dibilang, ini juga menandakan bahwa kucing tersebut memberikan kepercayaan pada Anda. Mengingat tidur panjang merupakan hal yang wajar bagi kucing, cara mengatasi kucing tidur terus untuk meningkatkan aktivitasnya adalah dengan rutin mengajaknya bermain, berolahraga, dan juga menyediakan mainan interaktif untuknya. Jika kucing tidak mau makan dan tidur terus, kucing ngantuk atau bahkan kucing terlihat lesu, segeralah membawanya ke dokter untuk dilakukan pengecekan. Selain itu, jangan lupa untuk memberikan makanan kucing yang mengandung banyak nutrisi dan vitamin seperti FELIX Adult Makanan Basah Kucing Dewasa Rasa Tuna yang mengandung potongan daging dengan tekstur asli yang lembut dalam kuah jeli yang lezat, seperti makanan yang Anda masak sendiri​, vitamin D & E​, serta mineral seimbang & sumber Omega 6. Selamat mencoba!
Perilaku & Pelatihan
Kenali Jenis-jenis Keturunan Kucing di Dunia, Mana Favoritmu
Kenali Jenis-jenis Keturunan Kucing di Dunia, Mana Favoritmu?
3 mins read
Kucing adalah hewan menggemaskan yang tidak pernah bosan untuk diperbincangkan. Bicara tentang kucing, tentunya tidak lepas dengan ras kucing dan jenis jenis keturunan kucing yang ada di dunia. Kira-kira, apa saja sih jenis jenis keturunan kucing dan apa sajakah ras kucing terlucu di dunia? Yuk simak penjelasannya berikut! Kucing macan tutul Asia Keturunan kucing yang satu ini adalah keturunan kucing yang unik dengan penampilan yang mirip sekali dengan macan tutul. Bagian kulit ras kucing ini berwarna coklat, tembaga, perak atau abu-abu. Walaupun terlihat seperti hewan buas, namun nyatanya ras kucing yang satu ini terkenal sebagai keturunan kucing yang ramah, pintar dan mudah dilatih lho. Maine Coon Jika Anda melihat kucing dengan ukuran badan yang besar, bisa jadi itu merupakan keturunan kucing Maine Coon. Ras kucing yang satu ini memang terkenal dengan badannya yang besar dengan kepribadian yang tenang dan lembut. Namun menariknya, ras kucing ini pernah dinyatakan punah pada tahun 1950-an dahulu saat kepamorannya dikalahkan dengan berbagai kucing terlucu di dunia lainnya, seperti Persia dan Anggora. Untungnya, 11 tahun kemudian, ras kucing Maine Coon ini kembali populer. Siamese Siamese merupakan salah satu ras kucing domestik yang dikenal dengan tubuh yang ramping dan leher yang jenjang. Karena penampilannya yang cantik dan kepribadiannya yang ramah dan berani inilah, keturunan kucing Siamese menjadi salah satu ras kucing domestik yang populer. Kucing Siberian Kucing Siberian merupakan salah satu jenis jenis kucing dengan penampilan yang gagah dan juga menawan. Kucing Siberian ini berasal dari Rusia yang seringkali dikira sebagai kucing Persia karena rambutnya juga panjang. Sayangnya, kucing Siberia ini dikenal sebagai kucing dengan perkembangan yang lambat dengan membutuhkan waktu lima tahun untuknya berkembang sempurna menjadi dewasa. Ras kucing Ragdoll Keturunan kucing Ragdoll ini termasuk sebagai salah satu kucing terlucu di dunia. Dari penampilannya, ras kucing yang satu ini memiliki badan yang cenderung besar dengan rambut yang tebal dan lebat. Tak hanya itu, kecantikan kucing Ragdoll juga terlihat dari matanya yang berwarna biru safir dengan pipi yang bulat menggemaskan. Kucing Munchkin Nah, ini dia pemenang kucing terlucu di dunia. Keturunan kucing yang satu ini memiliki ukuran badan yang kecil dengan berat badan maksimum 4kg. Anak kucing terlucu di dunia ini memiliki ciri khas yang terlihat jelas dengan ukuran kakinya yang sangat pendek. Selain lucu, jenis kucing yang satu ini juga memiliki kepribadian menarik sebagai kucing domestik yang senang bermain lho. Russian Blue Keturunan kucing yang satu ini menjadi salah satu keturunan kucing yang populer di Indonesia. Kucing Russian Blue ini memiliki mata hijau dengan rambut yang berwarna abu-abu pekat dan rapi. American Curl Walaupun ukuran tubuhnya besar, namun jenis kucing yang satu ini termasuk sebagai kucing terlucu di dunia dengan bagian telinga yang ikal, besar dan melengkung. Selain itu, ras kucing yang satu ini juga dikenal dengan rambutnya yang halus dan lembut lho. Perbedaan berbagai keturunan kucing Ada banyak nama nama jenis kucing di dunia. Perbedaan jenis jenis kucing tersebut dikategorikan berdasarkan rasnya. Nah, ras ini pun juga dikelompokkan berdasarkan ukuran, gaya pemeliharaan, aktivitas, jenis rambut dan juga kepribadiannya. Untuk Anda yang ingin memelihara kucing sebagai kucing rumahan, tentunya kucing dengan kepribadian yang ramah, manja dan juga menggemaskan cocok sebagai teman di rumah. Perbedaan ras kucing ini juga akan mempengaruhi perawatannya dan juga kondisi kesehatan fisiknya. Salah satu bentuk perawatan terbaik yang bisa Anda berikan untuk kucing kesayangan Anda adalah dengan memberikannya makanan kucing yang tepat. Sebagai pilihan, Anda bisa memberikan makanan anak kucing yang kaya rasa dan juga kaya akan vitamin. Baik makanan basah dan kering, keduanya bisa diberikan untuk anak kucing Anda. Berikut beberapa rekomendasi makanan untuk anak kucing: • Fancy Feast Kitten Ocean Whitefish • FRISKIES Kitten Discoveries • Purina ONE Healthy Kitten | Makanan Kering Anak Kucing Untuk rekomendasi lainnya, cek berbagai pilihan makanan anak kucing di sini. Nah, itu dia jenis jenis keturunan kucing di dunia yang bisa menjadi anggota keluarga baru di rumah. Dari penjelasan macam macam ras kucing di atas, jenis keturunan kucing mana yang menarik perhatian Anda?
5 Penyebab Kucing Sembelit dan Cara Mengatasinya
5 Penyebab Kucing Sembelit dan Cara Mengatasinya
3 mins read
Sembelit adalah gangguan atau kesulitan buang air besar. Sama seperti manusia, sembelit pada kucing juga menyebabkan rasa yang tidak nyaman. Jika Anda melihat adanya tanda-tanda kucing sembelit, berikut beberapa penyebab yang mungkin menjadi pemicunya. Pola makan Pola makan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi siklus bab kucing. Pola makan ini berhubungan dengan kandungan dalam makanan yang dikonsumsi serta cara penggantian jenis makanan baru. Kandungan makanan yang mengandung sedikit serat bisa menjadi penyebab kucing sembelit, terutama ditambah lagi dengan kandungan air yang kurang. Kandungan makanan yang baik untuk menjaga kesehatan pembuangan air besar kucing adalah makanan dengan kandungan serat yang tinggi. Salah satu makanan kucing yang baik untuk menghindari kucing susah bab adalah PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sensitive Skin & Stomach Salmon Tuna yang diformulasikan dengan bahan baku yang mendukung toleransi makanan dan menjaga kesehatan ginjal. Penyakit serius Selain pola makan, penyakit serius juga menjadi penyebab kucing sembelit yang seringkali terjadi. Beberapa penyakit serius yang menyebabkan kucing sembelit adalah ginjal dan juga penyakit usus. Gangguan ginjal bisa menyebabkan dehidrasi serius yang mengakibatkan sembelit, sedangkan usus bisa menyebabkan kondisi feses yang sering yang menjadikan kucing susah bab. Kondisi usia kucing Usia kucing juga bisa menjadi salah satu faktor kucing susah bab. Kucing senior bisa mengalami ketidaknyamanan fisik yang membuatnya kehilangan semangat bergerak secara keseluruhan. Hal ini bisa menyebabkan kucing senior malas berjalan ke kotak pasir dan menahan air besar dan jangka panjangnya bisa menyebabkan kucing tidak bisa bab. Selain itu, beberapa kucing senior juga mengalami kesulitan untuk berjongkok karena membuat persendiannya tidak nyaman dan mempengaruhi kelenjar dubur. Saat kelenjar dubur membengkak, ini akan menyebabkan penyumbatan mekanis untuk pembuangan feses dan menyebabkan kucing sembelit. Kotak pasir yang tidak bersih Bisa dibilang, kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang cukup sensitif dan pemilih. Jika kucing merasa tidak nyaman dengan kotak pasirnya, ada kemungkinan ia merasa enggan untuk buang air besar. Jika ditahan dan terjadi secara lama, hal ini akan menyebabkan kucing susah bab. Oleh karena itu, rutinlah menjaga kebersihan kotak pasir sang kucing. Rambut yang termakan Kucing dengan rambut yang panjang dan tebal seringkali mengalami permasalahan rambut yang tersangkut atau tertelan. Rambut kucing yang tertelan ini bisa menjadi penyebab kucing sembelit. Jika Anda melihat adanya ciri ciri kucing sembelit pada kucing dengan rambut yang panjang, cobalah untuk meninjau kembali perawatan dirinya. Ciri ciri kucing sembelit Saat kucing susah bab, biasanya kucing jarang sekali menunjukan tanda-tandanya. Namun, jika diperhatikan, ada beberapa ciri ciri kucing sembelit yang umum ditemukan. Pertama, ukuran kotoran yang lebih kecil dari biasanya karena saat kucing sembelit, kotoran tersebut diproses dalam waktu terlalu lama yang menyebabkan ia kehilangan air dan membuat feses menjadi keras dan kering. Selain itu, tanda kucing susah bab juga terlihat dengan warna kotoran yang sangat gelap. Saat warna kotoran kucing lebih gelap, biasanya kucing akan merasa tidak nyaman atau kesulitan atau bahkan mengejan saat mengeluarkan kotorannya. Ketiga, ciri-ciri kucing sembelit yang juga bisa terlihat adalah kurangnya intensitas atau frekuensi kucing saat membuang air besar. Saat kucing sembelit, tentunya ia akan terlihat jarang buang air besar. Jika kucing kesayangan Anda sudah memiliki histori pencernaan yang sensitif, sebaiknya berikanlah ia makanan yang bisa menjaga sistem pencernaannya. Pastikan makanan kucing Anda mengandung sumber protein yang mudah dicerna dan diserap, seperti PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sensitive Skin & Stomach Salmon Tuna yang mengandung prebiotik untuk meningkatkan kesehatan saluran pencernaan. Dengan mengetahui penyebab kucing sembelit, Anda bisa mengetahui kapan kucing susah bab agar bisa memberikan perawatan untuk mengatasi kucing sembelit. Untuk mengetahui cara mengatasi kucing sembelit yang tepat, sangat disarankan untuk membawanya ke dokter hewan untuk dilakukan pengecekan.
Kesehatan
Penyebab dan Gejala Anjing Muntah Darah yang Perlu Diketahui
Penyebab dan Gejala Anjing Muntah Darah yang Perlu Diketahui
2 mins read
Anjing muntah darah merupakan kondisi yang mengkhawatirkan. Wajar jika Anda merasa panik saat melihat anjing muntah darah. Namun, penting juga untuk mengetahui berbagai hal berikut untuk membantu dokter mengetahui solusi tepat yang diberikan untuk anjing kesayangan Anda. Anjing muntah darah vs anjing batuk berdarah Jika Anda melihat adanya bercak darah yang keluar dari mulut anjing, penting untuk menganalisisnya terlebih dahulu. Jika darah yang keluar dari mulut anjing merupakan warna merah muda dengan bintik-bintik darah, biasanya ini terjadi karena adanya iritasi ringan. Sebaliknya, jika anjing muntah darah berwarna merah tua bergumpal, biasanya ini terjadi karena sudah dicerna sebagian oleh asam lambung. Biasanya, anjing muntah darah pekat ini berasal dari perut atau bagian atas saluran usus. Selain itu, penting juga untuk membedakan saat anjing batuk berdarah dengan anjing muntah darah. Perbedaan ini bisa terlihat dari cara anjing mengeluarkan darah tersebut. Biasanya, saat anjing muntah darah, Anda akan melihat dorongan kuat dari bagian perut sebelum darah dikeluarkan, sedangkan saat batuk berdarah, biasanya anjing akan meregangkan lehernya. Jika Anda tidak yakin, Anda bisa merekam video yang kemudian ditunjukkan ke dokter saat berkonsultasi. Penyebab anjing muntah darah Ada beberapa penyebab anjing muntah darah. Mengetahui penyebab anjing muntah darah ini akan memudahkan untuk mengetahui penanganan yang tepat. Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya: • Anjing yang muntah berkepanjangan dan tidak diobati yang menyebabkan iritasi dan pendarahan. • Parasit yang seringkali dialami oleh anjing yang tidak mengkonsumsi obat cacing. Biasanya, anjing muntah berdarah karena parasit ini juga akan diikuti dengan diare. • Infeksi bakteri seperti parvovirus. Infeksi bakteri ini sangat berbahaya jika dialami oleh anak anjing yang masih lemah. • Benda asing yang terjebak di perut, seperti tidak sengaja makan kaos kaki, mainan atau batu. • Benda tajam yang tidak sengaja tertelan dan terjebak di perut atau tenggorokan. • Racun yang tidak sengaja tertelan • Gastroenteritis hemoragik yang menyebabkan anjing muntah darah, anjing pup darah dan juga dehidrasi. • Bisul perut • Radang usus • Kanker Cara mengatasi anjing muntah darah Setelah mengetahui penyebab anjing muntah darah, biasanya dokter akan melakukan analisis pada kondisi tubuh anjing untuk mengetahui solusi yang tepat. Anjing muntah darah akan mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, dokter akan memberikan suntikan atau cairan untuk mengatasi dehidrasi tersebut. Kemudian, dokter juga akan memberikan obat untuk mengatasi inflamasi, atau memberikan suntikan anti mual jika dibutuhkan. Jika dibutuhkan, dokter juga akan memberikan obat anjing muntah dan tidak mau makan. Jika penyebab anjing muntah darah karena parasit, biasanya dokter akan memberikan obat yang bisa diminum untuk membunuh parasit tersebut. Jika penyebab anjing muntah berdarah karena adanya benda asing, biasanya dokter membutuhkan operasi bedah untuk mengeluarkan benda tersebut. Selebihnya, jika anjing muntah darah karena penyakit tertentu, hal ini membutuhkan perhatian intensif dari dokter seperti rawat inap. Untuk membantu mengembalikan stamina anjing, pastikan juga Anda memberikan makanan dengan nutrisi tinggi dan juga makanan yang bisa meningkatkan nafsu makannya. Cek rekomendasi makanan untuk anjing di sini.
Kesehatan
Kenapa Kucing Tidur Terus Ini Alasannya!
Kenapa Kucing Tidur Terus? Ini Alasannya!
2 mins read
Memelihara kucing di rumah untuk jadi teman bermain, tapi kok kucing tidur terus? Seperti hewan lainnya, kucing membutuhkan tidur untuk menjaga stamina dan kesehatannya. Memang, kelihatannya kucing tidur seharian. Lalu, apakah normal? Kenapa kucing tidur terus? Untuk lebih jelasnya, yuk baca artikel berikut! Kucing tidur 12-16 jam sehari Berbeda dengan manusia yang umumnya hanya membutuhkan tujuh jam untuk tidur, kucing menghabiskan sebagian besar harinya dengan tidur. Umumnya, kucing tidur 12-16 jam sehari. Hal ini terjadi karena kucing merupakan hewan pemburu yang menghabiskan banyak energi. Tidur inilah yang mengembalikan energi dan fokus kucing untuk berburu. Walaupun kucing sudah menjadi hewan peliharaan di rumah, namun pada dasarnya memang kucing tidur terus. Selain itu, anak kucing dan kucing senior juga menghabiskan lebih banyak waktu lagi untuk tidur. Anak kucing dan kucing senior bisa tidur sekitar 20 jam sehari. Waktu tidur yang panjang ini dibutuhkan oleh anak kucing untuk perkembangan dan pertumbuhannya. Sedangkan, bagi kucing senior, tidur ini merupakan penyebab dari kondisi kesehatannya dan kelemahan pergerakannya. Kucing tidak tidur panjang Secara akumulasi, kucing tidur 12-16 jam sehari, namun kucing tidak tidur dalam satu waktu yang bersamaan. Dalam sekali tidur, biasanya kucing akan beristirahat selama 15-30 menit dan kemudian beraktivitas kembali. Hal ini terjadi agar kucing tidak terlelap seutuhnya yang membantunya untuk tetap waspada. Kucing tidur terus untuk mengembalikan energinya Kucing sering tidur juga merupakan kucing aktif. Hal ini terjadi karena aktivitas membuat kucing menghabiskan banyak energi. Setelah beristirahat, kucing akan siap beraktivitas lagi. Kucing terjaga di malam hari Salah satu penyebab kenapa kucing tidur terus adalah karena kucing merupakan hewan yang terjaga di malam hari. Kucing memiliki jam yang berbeda dengan manusia. Pada dasarnya, kucing berburu di malam hari saat manusia sedang beristirahat. Tak heran, saat kita beraktivitas, kita melihat kucing tidur terus. Kucing sering tidur karena bosan Alasan lain kucing tidur terus juga bisa jadi karena ia bosan dan jarang diajak main. Kucing merupakan hewan yang aktif yang senang diajak beraktivitas, berlari-larian dan bermain. Jika kucing bosan, ia akan menghabiskan waktunya untuk tidur. Kucing tidur terus apakah stres? Ya, hal ini bisa saja terjadi. Penyebab kucing tidur terus bisa jadi karena ia stres atau sedang khawatir. Jika Anda melihat kucing lebih sering tidur dari biasanya, ini bisa menjadi salah satu ciri-ciri. Kucing tidur terus karena stres ini biasanya terjadi saat adanya kondisi baru, baik karena pindah rumah, kotak pasir baru, atau adanya anggota baru di rumah. Jika hal ini terjadi, cobalah untuk menenangkannya dan berikan ia perhatian lebih. Kucing tidur terus apakah sakit? Selain bosan, penyebab kucing tidur terus juga bisa jadi karena ia lemas dan tidak bertenaga karena sakit. Diabetes, kanker dan penyakit ginjal merupakan beberapa penyakit yang bisa menyebabkan kucing tidur terus. Jika Anda mengkhawatirkan kesehatannya, rutinlah membawanya ke dokter untuk pengecekan. Kucing tidur terus karena terluka Selain penyakit dalam, penyebab kenapa kucing tidur terus juga bisa jadi karena terluka, keseleo atau bahkan jatuh. Beristirahat merupakan cara kucing untuk mengembalikan imun tubuhnya. Jika Anda mengkhawatirkan kondisinya, ceklah bagian tubuhnya untuk mengetahui letak bagian lukanya. Jadi, pada dasarnya memang kucing tidur terus. Jika Anda memperhatikan kucing tidur seharian dengan perubahan perilaku, penurunan berat badan atau kehilangan nafsu makan, cobalah untuk membawanya ke dokter untuk mengecek kondisinya.
Perilaku & Pelatihan

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 43
  • Halaman 44
  • Halaman 45
  • Halaman 46
  • Halaman 47
  • Halaman 48
  • Halaman 49
  • Halaman 50
  • Halaman 51
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.