Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Cara Memilih Makanan Sehat untuk Kucing Kesayangan Anda
Cara Memilih Makanan Sehat untuk Kucing Kesayangan Anda
3 mins read
Bingung memilih makanan sehat kucing? Jangan khawatir, berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda mempertimbangkan makanan yang sehat untuk kucing kesayangan Anda. Umumnya, si kucing bisa menentukan sendiri makanan kesukaannya, tapi saat berhubungan dengan makanan yang sehat untuk kucing, pilihan bergantung pada Anda. Dalam memilih makanan kucing yang sehat, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan. Nutrisi dalam Makanan Kucing yang Sehat Sebelum memilih jenis makanan kucing mana yang akan dipilih, penting untuk membaca label bungkusnya terlebih dahulu. Kucing yang sehat dan bahagia membutuhkan makanan berkualitas tinggi dengan nutrisi seimbang, mulai dari protein, asam lemak esensial, karbohidrat, mineral dan vitamin. Kandungan protein adalah kandungan nutrisi yang harus diperhatikan saat memilih makanan kucing yang sehat. Cara Memilih Makanan Sehat Kucing Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih makanan untuk kucing, mulai dari usia, kondisi kesehatan, dan kebutuhan nutrisi. Berikut beberapa panduannya: Makanan Rumahan vs Makanan Kemasan Makanan rumahan memang terjamin kebersihannya dan dibuat dengan sungguh-sungguh, namun mengingat makanan rumahan disiapkan secara manual setiap kali, sulit untuk menjaga nutrisinya agar seimbang. Berbeda dengan makanan kemasan yang sudah diperhitungkan oleh sang ahli. Makanan Kucing Berdasarkan Usia Makanan terbaik untuk kucing adalah makanan yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan usianya. Anak kucing dan kucing dewasa memiliki kebutuhan yang berbeda, oleh karena itu kandungan makanannya pun juga berbeda. • Makanan untuk Anak Kucing Makanan sehat untuk anak kucing adalah makanan yang mengandung protein yang tinggi untuk perkembangannya, tentunya juga mengandung kalsium, magnesium, phosphorous, zinc dan zat besi untuk tulang dan gigi yang kuat. Selain itu, anak kucing juga membutuhkan makanan dengan kandungan vitamin untuk membantu meningkatkan sistem imunnya. • Makanan Sehat Kucing Dewasa Ada banyak makanan untuk kucing dewasa yang bisa Anda temukan, mulai dari campuran antara daging sapi, salmon, tuna dan juga daging ayam. Makanan yang sehat untuk kucing juga dapat dipilih berdasarkan kebutuhannya, contohnya untuk kucing rumahan, Anda bisa memberikannya PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Indoor Hairball Control Chicken. • Makanan Sehat Kucing Senior Makanan sehat kucing senior sebaiknya mengandung kalori yang rendah karena kucing senior cenderung lebih kalem dan sedikit bergerak. Selain itu, mengingat semakin tua usianya semakin berkurang juga indera perasanya, makanan yang sehat untuk kucing senior juga biasanya memiliki kandungan daging dan vitamin E yang lebih banyak, seperti PRO PLAN Pro Plan Cat Adult 7+ Longevis. Makanan yang Sehat untuk Kucing Berdasarkan Kondisi Kesehatannya Kucing dengan kondisi kesehatan tertentu membutuhkan makanan yang spesifik dan berbeda dengan kucing lainnya. Berikut beberapa makanan yang untuk kondisi kesehatan tertentu: • PRO PLAN Cat Urinary Care Chicken untuk menjaga kesehatan saluran kemih kucing dewasa. • PRO PLAN Sensitive Skin & Stomach Salmon Tuna untuk kucing dengan pencernaan sensitif. • PRO PLAN Sterilised Weight Loss Salmon Tuna menjaga kesehatan kucing dewasa yang sudah disteril maupun untuk bantu menurunkan berat badan kucing obesitas. • PRO PLAN Cat Indoor Hairball Control Chicken untuk menjaga kesehatan kucing rumahan dewasa. Makanan Basah atau Kering? Selain rasa dan kebutuhan, ada juga pilihan makanan basah atau kering untuk kucing kesayangan Anda. Makanan basah menjadi makanan favorit para kucing karena aromanya yang menggoda dan tekstur lembutnya yang nyaman untuk dikunyah dan dicerna. Makanan basah juga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan kucing.. Anda bisa memilih berbagai pilihan makanan basah di sini. Berbeda dengan makanan basah, makanan kering membuat kucing lebih aktif mengunyah yang bisa menjaga kesehatan gigi dan gusi dan tentunya lebih tahan lama untuk disimpan. Ada berbagai pilihan makanan kering yang bisa Anda coba berdasarkan kebutuhan sang kucing. Treats untuk Kucing Selain makanan utama, kucing juga sangat menyukai treats. Treats ini bisa menjadi cara yang tepat untuk meningkatkan ikatan antara Anda dan kucing kesayangan Anda. Dengan mengetahui berbagai pilihan makanan sehat untuk kucing, itu dapat menjadi cara agar kucing gemuk dan sehat.
Makanan & Nutrisi
Berbagai Jenis Makanan Anjing yang Bisa Menjadi Pilihan
Berbagai Jenis Makanan Anjing yang Bisa Menjadi Pilihan
2 mins read
Waktu makan adalah waktu favorit para anjing, baik itu saat memberikan makanan anjing kampung atau makanan untuk anjing kesayangan Anda. Coba saja perhatikan, setiap kali Anda membuka kotak makannya, atau menyajikan makanannya, pasti ia langsung loncat-loncat kegirangan. Baik jenis dog food basah atau kering, keduanya selalu menarik perhatian mereka. Jenis makanan anjing ada dua, yaitu makanan basah dan makanan kering. Makanan basah dan kering sama-sama memiliki nutrisi yang sempurna dan seimbang dan bisa mendukung kesehatan anjing kesayangan Anda. Tapi, memberikan jenis dog food basah atau kering juga tergantung dengan kebutuhan dan kondisi anjing kesayangan Anda. Jika Anda kesulitan menentukan jenis makanan anjing mana yang akan diberikan, berikut beberapa hal yang bisa menjadi panduan. Makanan Basah Mengandung Lebih Banyak Kandungan Air Jenis makanan anjing basah memiliki kandungan air yang lebih banyak dibandingkan jenis makanan anjing yang kering. Kandungan air dalam makanan ini menjadi sumber hidrasi yang cukup untuknya, terlebih lagi saat anjing Anda jarang atau tidak terlalu suka minum air putih. Tapi, meskipun jenis makanan basah memiliki kandungan air yang cukup, tetaplah sediakan air minum di sekitarnya. Dengan kandungan air yang lebih banyak pada makanan basah, biasanya porsi makanan anjing kesayangan Anda juga cenderung lebih banyak dibandingkan saat ia makan makanan kering. Anjing Senior Biasanya Lebih Suka Makanan Basah Mengingat indera perasa dan penciuman anjing senior semakin melemah, oleh karena itu biasanya anjing senior lebih menyukai jenis makanan basah, karena aromanya yang lebih kuat dibandingkan makanan kering. Aroma yang lebih kuat dan rasa yang lebih gurih dapat meningkatkan nafsu makan mereka. Selain itu, anjing senior juga umumnya lebih menyukai makanan basah karena lebih mudah untuk dikunyah dan ditelan, terlebih lagi jika kesehatan giginya sudah mulai menurun, memberikannya makanan basah menjadi alternatif yang tepat. Hal yang Perlu Diperhatikan Tentang Makanan Basah Kebanyakan anjing sering makan terburu-buru. Jika anjing Anda salah satunya, memberikan jenis makanan basah bisa menjadi solusi agar anjing Anda dapat makan perlahan. Namun, Anda juga perlu mempersiapkan diri jika anjing yang Anda miliki merupakan tipe yang berantakan saat makan. Mengingat makanan basah tidak tahan terlalu lama, simpanlah makanan anjing yang sudah dibuka ke dalam kulkas. Namun, Anda dapat hangatkan terlebih dahulu sebelum disajikan karena sebaiknya makanan basah disajikan dalam suhu ruangan. Makanan Kering Cenderung Lebih Tahan Lama Untuk anjing yang sering menunda waktu makan dan hanya suka mengendus-endus makanannya, sebaiknya berikanlah makanan kering, karena jenis makanan basah biasanya tidak tahan lama dan harus dikonsumsi sesegera mungkin. Berbeda dengan makanan anjing yang basah, makanan kering tidak perlu disimpan di dalam kulkas, cukup disimpan di kontainer kedap udara yang disimpan di ruangan kering dan sejuk. Selain itu, makanan kering juga cenderung bisa disimpan lebih lama. Makanan Kering Lebih Mudah Ditakar Biasanya, makanan kering tersedia dalam kemasan besar, namun, cukup mudah untuk Anda menakarnya dalam setiap sajian. Anda bisa menggunakan sendok dan ditimbang sesuai dengan rekomendasi penyajian. Makanan Kering Baik untuk Kesehatan Gigi Selain lebih rapih dibandingkan makanan basah, makanan kering juga ternyata baik untuk kesehatan gigi, mengingat makanan kering mengajarkan mereka untuk mengunyah lebih aktif. Namun, untuk anjing senior, mengunyah makanan kering bisa jadi tidak semenyenangkan itu, terutama saat mereka memiliki kondisi gigi tertentu. Berikut beberapa rekomendasi jenis dog food kering untuk menjadi pilihan Anda.
Makanan & Nutrisi
Perbedaan Makanan Basah dan Kering untuk Kucing
Perbedaan Makanan Basah dan Kering untuk Kucing
2 mins read
Topik ini jadi salah satu isu yang sering ditanyakan oleh Pet Lovers. Banyak dari mereka bingung untuk memilih makanan basah kucing atau makanan kering. Manfaat Makanan Kering untuk Kucing Sebenarnya, baik makanan basah kucing atau makanan kering sama-sama mempunyai fungsi dan manfaat masing-masing. Untuk makanan kering berikut beberapa manfaatnya: Menghindari Penyakit Periodontal Dibanding masalah gigi, mungkin banyak Pet Lovers yang lebih perhatian dengan masalah rambut atau pencernaan kucing. Padahal sebenarnya, hampir 80% kucing mengalami masalah pada mulut dan gigi. Ketika Pet Lovers rutin memberikan makanan kering untuk kucing, risiko terhadap masalah ini akan berkurang. Karena aktivitas mengunyah makanan kering bisa membersihkan gigi dari plak sehingga mencegah terbentuknya karang gigi yang dapat mengakibatkan adanya infeksi pada area mulut dan gigi. Kandungan TSPP (Tetrasodium Pyrophosphate) di dalam makanan kering dapat membantu mencegah pembentukan plak dari sisa makanan yang tertinggal di gigi kucingmu. Lebih Tahan Lama Makanan kering hanya mengandung maksimal 10% air, sehingga makanan kering lebih tahan lama dan tidak mudah terkontaminasi oleh bakteri selama penyimpanan dilakukan dengan baik dan benar. Adanya ziplock pada kemasan dapat membantu mengurangi resiko terjadinya kontaminasi bakteri dan menjaga kesegaran makanan. Manfaat Makanan Basah untuk Kucing Jika Pet Lovers sudah mengetahui apa saja manfaat makanan kering, sekarang giliran mengenal manfaat yang akan didapat kucing Pet Lovers ketika diberikan makanan basah. Apa saja? Membantu kucing terhidrasi Salah satu kebiasaan buruk kucing adalah rendahnya rangsangan haus, sehingga beresiko kurangnya asupan air. Kucing juga memiliki keterbatasan dalam melihat air yang tenang di dalam mangkuk minumnya, sehingga sering kali kucing Pet Lovers tidak menyadari keberadaan air di dalam mangkuk minumnya. Sebaliknya, mereka lebih menyukai minum dari air mengalir, seperti keran, atau tempat minum khusus yang mampu mengalirkan air setiap waktu. Nah, dengan memberikan makanan basah kucing lebih terhidrasi. Makanan basah kucing dapat membantu memenuhi kebutuhan air harian kucingmu karena makanan basah mengandung lebih dari 80% air. Lebih Disukai Kucing Makanan basah lebih disukai kucing. Pet Lovers tau alasannya? Ya. Karena makanan basah kucing memiliki aroma dan rasa yang kuat. Selain itu, makanan basah juga memiliki tekstur yang menyerupai daging sehingga makan basah lebih disukai kucing. Rekomendasi Makanan Basah untuk Kucing Makanan basah terbaik untuk kucing harus mengandung daging asli, tanpa bahan pewarna, perasa dan pengawet buatan. Untuk itu, Purina yang sudah berinovasi selama lebih dari 120 tahun untuk meningkatkan kualitas hidup kucing melalui nutrisi, kini menghadirkan variasi Pro Plan kucing dalam bentuk makanan basah, yang tersedia untuk kitten, kucing dewasa hingga kucing senior. Baik untuk kucing yang punya kebutuhan khusus di bagian rambutnya, pencernaan, hingga makanan basah untuk menjaga kesehatan saluran kemihnya.
Makanan & Nutrisi
Cara Mengobati Infeksi Saluran Pernapasan Pada Kucing
Cara Mengobati Infeksi Saluran Pernapasan Pada Kucing
2 mins read
Halo, drh. Tika. Dok, kitten saya sudah lama pilek. Kalo denger napasnya suka ada suara mirip anak kecil lagi pilek. Enaknya dikasih obat apa ya, Dok? Saat ini kitten saya baru berusia 5 bulan. Krisna Setya Oktaviana via Fan Page PRO PLAN Indonesia Jawaban: Penyebab Infeksi Pernapasan Infeksi saluran pernapasan pada kucing umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus. Selain itu, fungal atau jamur juga bisa menyebabkan infeksi di bagian saluran pernapasan. Penularan terjadi akibat adanya kontak dengan kucing yang sakit atau benda-benda yang sudah terkontaminasi lewat air liur, mata maupun hidung kucing yang sedang sakit. Gejala yang Muncul Bagaimana dengan gejala yang muncul akibat infeksi ini? Biasanya kucing akan demam, tidak nafsu makan, lemas, bersin, terdapat leleran (discharge) hidung, dan mata berair atau belekan. ika terjadi penyumbatan pada saluran pernapasan (terutama pada hidung) maka kucing akan terlihat kesulitan bernapas dan biasanya memilih bernapas melalui mulut. Beberapa kasus dapat berakibat fatal dan menyebabkan kematian. Cara Penyembuhan Pengobatan yang dilakukan umumnya bersifat symptomatically (berdasaran gejala yang muncul). Jika terdapat kontak mata, biasanya diberikan obat mata topikal berupa tetes ataupun salep. Pada kasus infeksi saluran pernapasan yang penyebab utamanya adalah bakteri, maka akan diberikan antibiotik yang spesifik. Jika terjadi penyumbatan pada saluran nafas maka terapi menggunakan nebulizer sangat dibutuhkan. Pet Lovers bisa melakukan perawatan dengan rutin membersihkan area mata, hidung dan mulut. Pemberian makanan lunak yang mudah dicerna serta aroma yang kuat akan merangsang nafsu makan kucing Pet Lovers. Pemberian vitamin nafsu makan juga terkadang sangat dibutuhkan. Jika kondisi kucing Pet Lovers sudah lemah dan penyakitnya bertambah parah maka sebaiknya kucing dirawat inap agar mendapat treatment intensif berupa pemberian cairan infus dan treatment lain yang dibutuhkan. Hindari pemberian obat flu manusia kepada kucing terutama obat yang mengandung paracetamol/acetaminophen. Hal tersebut dapat membahayakan kucing Pet Lovers. Narasumber: drh. Tika L. Putri, praktik di RS Hewan Ragunan, Jakarta Selatan. Pustaka: Barr, SC & Bowman DD. 2011. Blakwell’s Five-Minute Veterinary Consult Clinical Companion: Canine and Feline Infectious Diseases and Parasitology 2nd Ed. Wiley-Blackwell. Gough, A & Murphy, K. 2015. Differential Diagnosis in Small Animal Medicine 2nd Ed. Wiley- Blackwell. Yuill, C. Feline Upper Respiratory Infection. www.vcahospitals.com.
Kesehatan
Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Saluran Cerna Kucing
Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Saluran Cerna Kucing
2 mins read
Ditulis oleh: drh. Osye Syanita Alamsari, Dokter Hewan Praktisi Kucing di Klinik Hewan My Vets Pet Lovers, pada musim hujan biasanya banyak penyakit infeksius yang bisa menyerang kucing kesayanganmu. Penyakit yang biasanya menyerang kucing-kucing pada musim penghujan adalah penyakit saluran pernapasan (batuk, flu) dan penyakit saluran pencernaan (contohnya, diare non-spesifik, Virus Panleukopenia, dll). Ya, penyakit saluran pencernaan tak hanya disebabkan oleh pemilihan makanan kucing yang kurang tepat, tapi juga cuaca, Pet Lovers. Selain itu, cuaca yang sering berubah juga bisa menyebabkan kucing stres dan mengakibatkan daya tahan tubuh menurun. Tidak hanya daya tahan tubuh yang bisa menurun, cuaca dingin karena sering hujan dapat menyebabkan gangguan pada saluran cerna kucing, yaitu berupa diare. Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Saluran Cerna Kucing? Kucing adalah hewan karnivora yang artinya kucing membutuhkan protein lebih banyak dibanding karbohidrat dan lemak. Selain itu, sama seperti mamalia lainnya, kucing membutuhkan vitamin, mineral, dan zat-zat nutrisi lainnya. Namun, tahukah Pet Lovers kalau kucing memiliki keunikan pada mikroflora atau bakteri yang hidup di dalam saluran cernanya? Saluran cerna kucing memiliki flora bakteri yang spesifik dan unik, yang bisa berbeda-beda antara sesama kucing. Perbedaan ataupun variasi jenis bakteri di dalam saluran cerna kucing ditentukan oleh makanan kucing yang dikonsumsi sejak masa anakan. Pernahkah kucing Pet Lovers tiba-tiba mengalami diare saat makanannya diganti secara tiba-tiba? Hal tersebut disebabkan karena mickoflora bakteri di dalam saluran cernanya tidak dapat mencerna zat-zat nutrisi yang berbeda atau baru di dalam makanan kucing tersebut. Penyebab diare bukan hanya perubahan makanan kucing yang tiba-tiba, namun juga stres tinggi pada lingkungan, endoparasit saluran cerna contohnya cacing dan virus di pencernaan. Lalu, apa yang dapat Pet Lovers berikan kepada kucing kesayangan agar saluran cernanya terjaga kesehatannya? • Melakukan vaksinasi untuk mencegah kucing kesayangan terinfeksi virus saluran cerna contohnya Virus Panleukopenia. • Memberikan makanan kucingyang nutrisinya seimbang. • Menjaga keseimbangan mikroflora usus dengan memberikan probiotik secara rutin pada kucing yang memiliki pencernaan sensitif. Hasil penelitian pemberian probiotik pada kasus diare non-spesifik pada kucing-kucing shelter di Amerika Serikat telah menunjukkan bahwa kasus diare membaik lebih cepat pada kelompok kucing yang diberikan probiotik dibandingkan kelompok yang tidak diberikan. Pada kasus-kasus diare non-spesifik dan tidak ditemukan agen infeksius, saya pun sering menyarankan kepada para pasien saya untuk mendapat probiotik sebagai upaya untuk membantu mikroflora ususnya kembali seimbang. Namun, agar mendapatkan efek probiotik yang maksimal, Pet Lovers perlu memakai produk probiotik yang memang memiliki data-data bahwa produk tersebut mengandung organisme seperti yang diklaim oleh produk tersebut. Probiotik yang diberikan kepada kucing akan membantu menyediakan bakteri baik untuk pencernaan sekaligus membantu menjaga daya tahan tubuh karena probiotik juga dapat mempengaruhi sel-sel pertahanan tubuh di dalam saluran cerna. Oleh karena itu, efek probiotik juga akan mempengaruhi kesehatan tubuh kucing kesayangan secara keseluruhan. Sebagai pencegahan terhadap penyakit menular, rutinlah membawa kucing-kucing kesayangan Pet Lovers ke dokter hewan terdekat terutama untuk vaksinasi, pemberian obat cacing, pemeriksaan rutin, pemeriksaan gigi, dan lain-lain. Ingat bahwa kucing adalah hewan yang unik dan sangat kuat, mereka suka menyembunyikan sakitnya, dan saat Pet Lovers menyadarinya, sakitnya mungkin sudah menjadi parah. Jadi, tetap berikan makanan kucing yangtepat dan teratur sesuai kebutuhannya,serta periksakan kucing Pet Lovers ke dokter saat sakit, agar mendapat terapi yang tepat dan segera sehat kembali.
5 Tahap Pertumbuhan Anak Kucing yang Harus diketahui Petlovers Pemula
5 Tahap Pertumbuhan Anak Kucing yang Harus diketahui Petlovers Pemula
4 mins read
Tahukah, Pet Lovers? Anak kucing sangat membutuhkan peran induknya untuk bisa tumbuh dan berkembang menjadi kucing dewasa. Bila ini merupakan anak-anak kucing pertama yang kamu miliki, tentu Pet Lovers penasaran dengan tahap pertumbuhan kucing, bukan? Yuk, cari tahu! Tahap Pertumbuhan Anak Kucing 1. New Born Pada tahap pertumbuhan kucing yang baru lahir, biasanya kucing memiliki berat badan 50-150 gr, dan terlihat sehat jika dia mengeong dan menggeliat ketika ditangani. Penampilan fisiknya akan terlihat menggemaskan, karena matanya tertutup dan telinganya terlipat. Hal itulah yang membuat anak kucing new born tidak bisa melihat dan mendengar. Hal yang bisa dilakukan oleh anak kucing untuk menemukan induknya adalah dengan mencium aromanya. Anak kucing yang baru lahir juga tidak memiliki gigi. Hidung dan cakarnya akan berwarna merah muda cerah. Pada tahap pertumbuhan kucing ini, kucing new born juga belum bisa berjalan. Mereka akan bergerak dengan cara merangkak dan cenderung lebih suka tertidur dan menyusu ke induknya sepanjang hari. Kenyamanan kucing new born juga harus menjadi perhatian Pet Lovers. Berikan selimut yang hangat supaya dia merasa nyaman. ASI (Air Susu Induk) juga sangat diperlukan oleh anak kucing new born, terutama pada 72 jam pertama kelahiran anak kucing, karena induknya akan memproduksi kolostrum dalam air susunya. Seperti yang Pet Lovers ketahui kolostrum adalah nutrisi baik yang mengandung antibodi dan itu bisa membantu menjaga imunitas tubuh anak kucing. 2. Tahap Neonatal (Usia 1-2 Minggu) Pada tahap pertumbuhan kucing ini, anak kucing sudah mulai bisa membuka matanya, akan tetapi pandangannya masih buruk sehingga tidak bisa melihat jarak jauh. Telinganya sudah mulai terbuka menjadi bulat seperti telinga beruang, giginya masih belum tumbuh, dan anak kucing masih berusaha untuk menggunakan kakinya untuk bisa berjalan. Meskipun tubuhnya terlihat jauh lebih besar, akan tetapi anak kucing masih belum bisa mengkoordinasikan tubuhnya dengan baik. Normalnya bobot anak kucing diusia 1-2 minggu adalah 150-350 gr. Perlu Pet Lovers ingat, pada usia ini anak kucing harus tetap berada dekat dengan induknya. Bila anak kucing terpisah dari induknya, kamu perlu memberi susu formula khusus kucing kepada mereka setiap 3-4 jam setiap hari. 3. Tahap Nursing (Usia 3-4 Minggu) Kemampuan melihat dan mendengar anak kucing akan mulai membaik. Mereka sudah mulai bisa melihat dan mendengar dengan jelas. Gigi seri di depan mulut dan gigi taring pun juga sudah mulai terlihat. Bahkan, tubuh dan kakinya sudah mulai bisa terkoordinasi dengan baik. Pada tahapan ini kemampuan berjalan anak kucing semakin berkembang. Anak kucing akan mulai berjalan mengitari kotak pasir dan mulai sedikit bisa berlari dan tertarik dengan mainan, meskipun tidak terlalu lincah dan masih suka tidur. Bobot normal tubuh anak kucing diusia ini adalah 350-550 gr. Di usia ini pun Pet Lovers masih tetap harus mendekatkan anak kucing dengan induknya, atau berikan susu formula setiap lima jam sekali setiap hari. 4. Tahap Weaning (Usia 4-6 Minggu) Pada tahapan pertumbuhan kucing ini, pendengaran dan penglihatannya sudah mulai berkembang sepenuhnya. Telinganya juga tumbuh dan meruncing. Sementara giginya sudah mulai tumbuh lengkap. Pet Lovers sudah mulai bisa memberikan mainan kepada anak kucing kesayangan, karena pada tahap ini tubuhnya sudah mulai terkoordinasi dengan baik, sehingga mereka sudah mulai bisa berlarian dan melompat. Bobot normal pada usia ini yang harus dicapai oleh anak kucing adalah sekitar 550-750 gr. Perlu Pet Lovers tahu, pada usia di bawah 6 bulan anak kucing mengalami pertumbuhan anak kucing yang sangat pesat, sehingga dibutuhkan nutrisi protein tinggi, kalsium yang cukup, kandungan DHA, nutrisi untuk mendukung perkembangan sistem imun dan formulasi mudah dicerna. Nah, pada usia ini, anak kucing sudah mulai bisa diberikan makanan pendamping seperti Pro Plan Kitten Starter. Pro Plan Kitten Starter merupakan pilihan yang tepat untuk membantu Pet Lovers dalam mencukupi kebutuhan nutrisi anak kucing kesayangan khususnya yang berusia di bawah 6 bulan, karena diperkaya dengan kolostrum yang terbukti secara ilmiah dapat membantu mampu menjaga imunitas anak kucing. Kandungan protein di dalamnya yang tinggi hingga 43% baik untuk perkembangan anak kucing. Apalagi, Pro Plan Kitten Starter mudah dilembutkan dan direhidrasi dengan diberikan air, sehingga cocok untuk anak kucing yang baru belajar makan. Selain itu, kandungan kolostrum di dalamnya juga dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan, sehingga anak kucing terhindar dari masalah saluran pencernaan. Pro Plan Kitten Starter hadir dengan varian formula salmon dan tuna yang dibuat dari daging asli sebagai bahan baku utamanya. Kamu bisa mendapatkan produk Pro Plan Kitten Starter di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Selain memberikan Pro Plan Kitten Starter, kamu juga bisa mengombinasikan makanan kucingmu dengan Pro Plan Kitten Wet Kitten Salmon atau Pro Plan Wet Kitten Chicken. 5. Tahap Growing (Usia 6 Minggu ke Atas) Pada tahap ini warna mata kucing sudah mulai berubah menjadi warna mata dewasa, seperti hijau, kuning, coklat atau biru, dan bentuk telinga sudah mulai proporsional. Giginya pun juga sudah mulai lengkap dan sempurna. Tubuhnya juga sudah terkoordinasi dengan sangat baik. Waktu tidurnya sudah mulai berkurang dan anak kucing sudah mulai menghabiskan waktunya dengan bermain, seperti meloncat, memanjat pohon, dan berlarian dengan percaya diri. Pada tahapan ini kucing juga sudah mulai aktif bersosialisasi. Bobot tubuhya akan terus bertambah dan mencapai 750-950 gr. Pada usia ini juga Pet Lovers sudah bisa memberikan vaksin dan juga obat cacing kepada anak kucing kesayangan, dan juga perawatan lainnya seperti grooming. Mulailah memotong kuku dan menyisir rambut kucing. Pet Lovers juga sudah bisa memberikan banyak mainan untuk membantu anak kucing kesayangan agar tetap lincah. Nah Pet Lovers, sudah jelas kan, tentang tahapan perkembangan anak kucing kesayangan. Dan Perlu Pet Lovers tahu, jika anak kucing memasuki usia 9 minggu, tubuhnya akan terus berkembang hingga mencapai usia dewasa pada umur satu tahun. Ketika anak kucingmu menyentuh usia 6 bulan, Pet Lovers pun sudah bisa mulai mengganti makanannya dari Pro Plan Kitten Starter ke Pro Plan Kitten hingga anak kucing berusia satu tahun. Jangan lupa lakukan masa transisi makanan minimal 7 hari untuk menghindari terjadinya masalah pada saluran pencernaanya.
Kesehatan
3 Cara Mengobati Kucing Luka Karena Berkelahi
3 Cara Mengobati Kucing Luka Karena Berkelahi
3 mins read
Tahukah Petlovers jika berkelahi adalah sifat alami yang dimiliki oleh kucing? Masalah batas kekuasaan dan pasangan merupakan penyebab umum yang membuat kucing berkelahi. Apalagi kucing jantan yang belum disteril. Oleh karena itu, bila kucingmu termasuk kucing yang suka bermain di luar rumah dan berkelahi dengan kucing lain, Pet Lovers harus siap melakukan pertolongan pertama dan mengetahui cara mengobati infeksi luka pada kucing jika ia terluka. Perlu Petlovers ketahui, lebih dari 90% luka yang terinfeksi disebabkan oleh kucing yang berkelahi. Jika luka itu tidak tertangani dengan baik, akan menimbulkan infeksi karena kontaminasi bakteri. Infeksi tersebut kemudian akan menimbulkan demam pada kucing dan terkadang diikuti munculnya nanah pada area luka. Yuk simak, apa saja cara mengobati infeksi luka pada kucing yang perlu Pet Lovers lakukan sebagai pertolongan pertama untuk mengobati kucing luka. 1. Cek Seluruh Bagian Tubuh Ketika Pet Lovers melihat kucing kesayangan telah berkelahi dengan kucing lainnya, Pet Lovers bisa langsung melihat kondisi tubuhnya. Perhatikan setiap lekuk tubuh kucing dengan teliti. Cek apakah ada darah di tubuhnya, karena hal itu merupakan tanda umum jika kucing terluka. Jika tidak ada darah, cek lagi apakah ada pembengkakan di bagian tubuhnya, rambut yang rontok parah, hingga terlihat kulitnya atau bekas cakaran atau yang lain. Jangan lupa cek area mata untuk melihat apakah ada luka pada bola mata ataupun kelopak matanya. Merawat kucing yang terluka tidaklah mudah. Pet Lovers harus melakukannya dengan penuh kasih sayang, karena seringkali kucing akan memberontak dan mengamuk ketika dirawat lukanya. Berikan makanan kesukaan sebagai hadiah karena kucing kesayangan sudah mau dirawat dengan baik sangat perlu dilakukan. Hal ini bisa dijadikan salah satu trik jitu mengobati luka pada kucing. 2. Bersihkan Luka dan Hentikan Pendarahan Ketika Pet Lovers sudah mengecek seluruh bagian tubuh dan menemukan ada luka sayatan atau luka memar, Pet Lovers bisa lakukan beberapa hal berikut sebagai tindakan pertolongan pertama di rumah. Segera bersihkan luka dengan kasa atau kain bersih dengan air bersih atau dengan antiseptik, dan usahakan untuk tidak menggunakan kapas. Setelah itu, tutup luka dengan kain kasa yang bersih. Begitulah cara mengobati infeksi luka pada kucing. Apabila terjadi pendarahan ringan, Pet Lovers bisa memberikan sedikit tekanan pada luka kemudian menutupnya, atau bisa juga dengan mengangkat tubuh yang mengalami pendarahan di atas ketinggian jantung. Hal itu dilakukan untuk membantu mencegah aliran darah ke tubuh yang mengalami pendarahan. Pet Lovers juga perlu menghindari pemberian alkohol dan hidrogen peroksida, karena hal itu justru akan membuat jaringan kulit yang terluka menjadi rusak. Bila Pet Lovers merasa tidak yakin dapat membersihkan luka kucing dengan baik, atau mungkin luka sayatan terlalu dalam hingga membuat kulit menganga dan pendarahan tidak mau berhenti, Pet Lovers harus segera membawa kucing kesayangan ke dokter hewan, supaya bisa segera ditangani dengan baik dan tidak terjadi infeksi yang membuat kucing menjadi demam dan lukanya bernanah. 3. Berikan E-collar Pemberian e-collar (Elizabethan collar) atau corong kepala adalah salah satu cara mengobati infeksi luka pada kucing karena dapat membantu supaya kucing tidak menjilati luka yang sudah diobati. Kenapa begitu? Luka yang diperban harus tetap dalam keadaan bersih dan kering. Perban yang basah bisa mengakibatkan masuknya bakteri ke dalam luka dan membuat infeksinya semakin parah. Nah, penjelasan di atas bisa membantu Pet Lovers tidak perlu terlalu panik ketika kucing kesayangan terluka. Akan tetapi, cara mengobati infeksi luka pada kucing tersebut di atas hanya dilakukan sebagai pertolongan pertama, ya. Pet Lovers tetap harus membawanya ke dokter hewan agar kucing kesayangan bisa ditangani dengan baik. Hal ini dikarenakan pemberian obat-obatan tetap diperlukan untuk kucing supaya lukanya bisa cepat sembuh. Salah satu pertolongan lanjutan yang bisa dilakukan oleh Pet Lovers supaya kucing kesayangan tidak lagi berkelahi adalah dengan melakukan strerilisasi. Sterilisasi ini dapat mencegah kucing kesayangan berkelahi dengan kucing lainnya. Selain itu, sterilisasi juga bisa mencegah timbulnya beberapa penyakit seperti kanker prostat pada kucing jantan ataupun radang rahim pada kucing betina. Oleh karena itu, berikan makanan kucing khusus untuk kucing yang telah disteril seperti Pro Plan Weight Loss. Sterilised. Pro Plan Weight Loss. Sterilised merupakan makanan yang pas diberikan kepada kucing kesayangan yang sudah disteril, karena makanan kucing ini mengandung lemak lebih rendah hingga 31% untuk menjaga berat badan, probiotik aktif, L-Carnitine untuk menjaga metabolisme tubuh, antioksidan yang sangat baik untuk pertahanan tubuh, dan nutrisi khusus untuk menjaga kesehatan ginjal dan saluran kemih. Pet Lovers bisa mendapatkan Pro Plan Weight Loss. Sterilised di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Jadi, asupan makanan untuk kucing juga perlu diperhatikan ya, saat mengobati kucing luka. Terutama saat kucing dalam masa penyembuhan setelah anggota tubuhnya terluka. Pet Lovers, bila kucing kesayangan terluka, lakukanlah langkah-langkah di atas. Dengan mengetahui cara mengobati infeksi luka pada kucing yang tepat, maka kucing kesayangan Pet Lovers lebih cepat pulih dari lukanya.
Kesehatan
White dog
Anjing Tidak Mau Makan? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasinya
3 mins read
Memiliki anjing dengan badan yang sehat dan tumbuh dengan baik adalah impian semua Pet Lovers. Akan tetapi, seringkali anjing kesayangan menolak makanannya. Kamu perlu tahu alasan kenapa anjing tidak mau makan dan bagaimana cara mengatasinya. Yuk, cari tahu! Alasan Anjing Tidak Mau Makan Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa anjing tidak mau makan atau anjing susah makan yang perlu Pet Lovers ketahui. Ayo cek, jangan-jangan salah satunya ada pada anjing kesayangan kamu. 1. Baru Selesai Vaksin Hampir semua anjing yang telah divaksin cenderung kehilangan nafsu makan, dan hal ini merupakan suatu hal yang wajar. Setelah divaksin, tubuh anjing merespon vaksinnya dan membentuk kekebalan dalam tubuh. Pet Lovers tidak perlu khawatir, karena hilangnya nafsu makan ini tidak berlangsung lama. Anjing dewasa maupun anak anjing tidak mau makan nantinya juga akan kembali mulai aktif dan mendapatkan nafsu makannya kembali. Pet Lovers hanya perlu selalu menyediakan minuman dan makanan kesukaannya, dan memastikan anjingmu memakan makanannya tersebut. 2. Kesehatan Gigi Terganggu Penyebab lain yang membuat anjing kesayangan mogok makan bisa karena kesehatan giginya yang terganggu. Misalnya karena infeksi pada gusi, infeksi pada area periodontal, maupun gigi yang goyang. Untuk mengatasi masalah ini Pet Lovers bisa memberikan makanan basah atau makanan kering yang diberi air dan lakukan pemeriksaan ke dokter hewan. 3. Sakit Sama seperti manusia yang kehilangan nafsu makan saat sakit, anjing pun juga akan merasakan hal yang sama. Pet Lovers dapat berikan makanan basah dalam kondisi suhu ruang untuk membuat aromanya kuat. Kalau memberikan makanan kering, Pet Lovers juga bisa melunakannya sedikit menggunakan air hangat. Bila nafsu makannya menurun disertai dengan diare dan muntah dalam kurun waktu 8- 12 jam, Pet Lovers sebaiknya segera membawa anjing kesayangan ke dokter hewan untuk mencegah terjadinya dehidrasi karena kehilangan cairan akibat diare dan muntah. Untuk membuat nafsu makan anjing kesayangan kembali Pet Lovers bisa mencoba makanan yang dihangatkan, atau memberi makan memakai tangan, karena terkadang anjing juga membutuhkan perhatian. Jika anjing sudah dibawa ke dokter hewan, biasanya dokter akan memberikan obat penambah nafsu makan untuk anjing kesayangan. 4. Pemilih Makanan / Picky Eater Banyak faktor yang membuat anjing kesayangan menjadi picky eater atau pemilih makanan. Bisa jadi alasan kenapa anjing tidak mau makan adalah karena faktor keturunan/ras dan juga faktor kebiasaan. Anjing ras kecil memang umumnya lebih pemilih makanan dibandingkan anjing berukuran medium atau besar. Selain itu, terlalu memanjakan anjing kurang baik dilakukan karena anjing yang manja akan susah menerima makanan baru, sehingga membuatnya menjadi picky eater. Bila anjingmu sulit makan, jangan menyerah untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Misalnya, untuk anjing picky eater yang berukuran mini, Pet Lovers bisa memberikan Pro Plan Fussy & Beauty yang pasti akan jadi makanan kesukaan anjing kesayangan. Pro Plan Fussy & Beauty merupakan makanan yang lengkap dan seimbang untuk anjing dewasa berukuran kecil dan mini yang pemilih dan sulit makan. Memiliki dua bentuk kibble, Pro Plan Fussy & Beauty memberikan tekstur yang berbeda dan membantu menjaga nafsu makan anjing agar tetap baik, asupan ini juga diformulasikan secara khusus untuk anjing yang sulit makan. Selain mengandung 30% protein, di dalamnya juga terdapat mineral dan asam amino yang tinggi untuk membantu meningkatkan pigmentasi rambut secara alami dan membuat rambut menjadi berkilau. Pet Lovers bisa mendapatkan produk Pro Plan Adult Fussy and Beauty di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Demikianlah beberapa alasan kenapa anjing tidak mau makan. Bila Pet Lovers melihat tanda-tanda tersebut ada pada anjing kesayangan, segera bawa ke dokter hewan untuk mengetahui apa yang harus dilakukan dan makanan apa yang sebaiknya diberikan.
Kesehatan
Penyebab FLUTD Pada Kucing dan Apa Makanan Kucing yang Tepat
Penyebab FLUTD Pada Kucing dan Apa Makanan Kucing yang Tepat
3 mins read
Pet Lovers tentu sangat ingin kucing kesayangan senantiasa sehat. Sayangnya, beberapa gangguan kesehatan sangat mungkin terjadi pada kucingmu. Salah satunya FLUTD atau penyakit saluran kemih bagian bawah. Feline Lower Urinary Tract Disease atau FLUTD adalah penyakit saluran kemih pada kucing yang memengaruhi kondisi kandung kemih dan uretra (saluran yang mengalirkan urine ke kandung kemih). Yuk, kenali fakta seputar gangguan kesehatan satu ini sehingga bisa menemukan solusinya. Termasuk apa makanan kucing yang tepat diberikan saat FLUTD menyerang kucingmu. Fakta #1: FLUTD Lebih Sering Terjadi pada Kucing Jantan FLUTD sangat sering terjadi pada kucing kesayangan dan lebih sering terjadi pada kucing jantan yang dikebiri ataupun tidak. Hal ini terjadi karena uretra kucing jantan lebih panjang dan sempit dibanding kucing betina. Fakta #2: Kucing yang Stres Rentan Mengalami FLUTD Faktor lingkungan seperti stres bisa menyebabkan kucing terkena FLUTD. Misalnya, stres karena perubahan rutinitas yang mendadak atau kurangnya aktivitas pada kucing rumahan. Tak hanya itu, beberapa hal berikut juga bisa menjadi penyebab kucing mengalami FLUTD: • Pembentukan batu kemih, yaitu kumpulan mineral yang terbentuk di saluran kemih kucing; • Infeksi saluran kemih yang disebabkan virus dan bakteri; • Penyakit diabetes dan hypertiroid pada kucing; • Kelainan anatomi, bisa karena kecelakaan atau juga bawaan lahir; dan • Usia kucing yang sudah tua dan kucing yang mengalami obesitas. Fakta #3: FLUTD Menurunkan Nafsu Makan Kucing Hati-hati, nafsu makan kucing yang berkurang bisa jadi salah satu tanda kucing kesayanganmu menderita FLUTD. Selain itu, hal-hal berikut ini juga merupakan ciri-ciri kucing menderita FLUTD: • Kucing sering keluar masuk kotak pasir tempat buang air kecil; • Terlihat kesakitan saat buang air kecil; • Terlalu sering menjilat area genitalnya; • Terdapat darah pada urine; • Urine yang keluar sedikit atau bahkan tidak ada; dan • Terlihat lesu dan tidak bersemangat Bila kucing Pet Lovers terlihat mengalami tanda-tanda tersebut, segera bawa ke dokter hewan untuk diperiksa. Fakta #4: Diagnosa FLUTD Dilakukan dengan Berbagai Pemeriksaan Saat Pet Lovers melihat tanda-tanda yang disebutkan di atas dan menginformasikannya kepada dokter hewan, kucingmu akan melalui berbagai pemeriksaan. Hal ini dibutuhkan untuk mendiagnosa penyakit dan mengetahui pengobatan yang tepat. Oleh karena itu, sebaiknya Pet Lovers tidak melakukan self-diagnose, ya. Saat Pet Lovers membawa kucingmu ke klinik hewan, umumnya dokter akan memeriksa keadaan perut kucing, dengan meraba lembut bagian perutnya untuk mengetahui apakah kandung kemihnya penuh atau tidak. Kemudian, dokter hewan juga mungkin melakukan tes darah untuk mengetahui apakah ada masalah dalam ginjalnya. Apabila dicurigai adanya pembentukan batu, dokter hewan juga akan melakukan rontgen atau USG untuk melihat apakah ada batu dalam saluran kemih kucingmu. Fakta #5: Kucing yang Menderita FLUTD Membutuhkan Makanan Khusus Dalam kasus FLUTD, jika Pet Lovers sudah berkonsultasi, biasanya dokter hewan akan menyarankan supaya kucing melakukan diet khusus. Misalnya, memberikan daftar apa makanan kucing yang boleh dikonsumsi serta makanan pantangan kucing atau makanan yang tidak boleh untuk kucing pada kondisi FLUTD. Diet yang tepat dan diimbangi asupan air minum yang cukup membantu urine menjadi sedikit asam sehingga dapat menghambat munculnya kristal struvite dan pembentukan batu pada ginjal. Sebagai rekomendasi, Pet Lovers bisa memberikan makanan kucing yang baik untuk kesehatan ginjal dan saluran kemihnya seperti Pro Plan Urinary Care & Pro Plan Urinary Tract Health. Pro Plan Urinary Care merupakan makanan kucing yang membantu mencegah kucing terkena FLUTD dan juga diperuntukkan bagi kucing yang sudah sembuh dari FLUTD. Dibuat dari daging ayam asli, Pro Plan Urinary Care membantu menjaga kesehatan saluran kemih dengan menurunkan p H urine dan menyediakan makanan yang rendah magnesium untuk mencegah terbentuknya batu atau kristal pada saluran kemih. Pro Plan Urinary Care juga mengandung Probiotik aktif untuk menjaga kekebalan dan kesehatan pencernaan kucingmu. Kamu juga bisa mengombinasikan pemberian makanan kering Pro Plan Urinary Care dengan makanan basah Pro Plan Urinary Tract Health. Pro Plan Urinary Tract Health mengandung Asam Lemak Omega 3 yang berfungsi mencegah peradangan pada saluran kemih dan membantu meningkatkan hidrasi untuk mendukung pengenceran urin serta kesehatan sistem kemih. Tak hanya itu, Pro Plan Urinary Tract Health juga mengandung antioksidan untuk membantu kucing meningkatkan kekebalan tubuh alami. Pet Lovers bisa mendapatkan Pro Plan Urinary Care dan Pro Plan Urinary Tract Health di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Nah, demikianlah penjelasan dan fakta seputar FLUTD atau penyakit saluran kemih bagian bawah. Setelah menyimak beberapa hal di atas, kini Pet Lovers mengetahui tanda-tanda FLUTD, penyebab, cara mengatasinya, hingga apa makanan kucing yang tepat diberikan pada kondisi tersebut. Harapannya, Pet Lovers bisa lebih memperhatikan kucing kesayangan agar terhindar dari FLUTD dulu, ya. Namun, bila timbul gejala, segera periksakan kucingmu ke dokter hewan.
Kesehatan
Kenali Penyakit Parvovirus yang Menyerang Anak Anjing & Pencegahannya
Kenali Penyakit Parvovirus yang Menyerang Anak Anjing & Pencegahannya
2 mins read
Perlu Pet Lovers ketahui, daya tahan tubuh anak anjing juga masih terus berkembang dan belum optimal. Oleh sebab itu, anak anjing sangat rentan terinfeksi penyakit. Salah satu jenis penyakit pada anjing adalah parvovirus atau lebih dikenal sebagai parvo. Yuk, ketahui lebih lanjut tentang hal ini, Pet Lovers! Parvovirus dan Gejalanya Parvo adalah virus DNA menular yang menyerang saluran pencernaan dan sumsum tulang belakang, sehingga menyebabkan penyakit pada anjing dewasa maupun anak anjing yang tidak divaksinasi. Gejala parvo pada anak anjing akan nampak tiga sampai tujuh hari setelah terinfeksi. Biasanya gejala yang ditunjukan pertama kali adalah kelesuan, anak anjing terlihat tidak bersemangat, dan nafsu makannya berkurang. Setelah itu, anak anjing akan mengalami demam. Ketika virus sudah mulai berkembang, anak anjing bisa mengalami muntah dan diare. Bila penyakit pada anjing seperti parvo tidak segera ditangani dengan baik, kondisi anak anjingmu dapat memburuk karena dehidrasi dan infeksi yang berlanjut. Penyebab Parvovirus Sesuai dengan namanya, parvovirus disebabkan oleh virus DNA yang mempengaruhi sel-sel tubuh dengan cepat. Anjing yang telah terinfeksi parvo dapat menyebarkan virus ini melalui kotoran dan muntahannya. Sayangnya, virus yang ada di kotoran dan muntahan ini dapat hidup lama di luar tubuh anjing, sehingga anjing lain dapat tertular dengan sangat cepat. Penanganan yang Bisa Dilakukan di Rumah Sayangnya, tidak ada pengobatan rumahan untuk penyakit parvo pada anjing. Ketika Petlovers menemukan gejala parvo pada anjing kesayangan, Petlovers perlu segera membawanya ke dokter hewan untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Pencegahan Parvovirus Parvo memang sangat berbahaya, tapi bukan berarti virus ini tidak bisa dicegah. Petlovers bisa melakukan pencegahan supaya penyakit pada anjing yang mematikan ini tidak dialami oleh anak anjing kesayangan. Pencegahan yang bisa Pet Lovers lakukan adalah melakukan vaksinasi saat anak anjing memasuki usia 8 minggu dan telah disapih. Vaksinasi ini juga perlu diulang setelah 4 minggu vaksin pertama dilakukan sampai anak anjing berusia 16 minggu. Setelah berusia 1 tahun, anjingmu perlu diberikan booster vaksin, dan vaksinasi ini diulangi setiap 1 tahun sekali. Konsultasikan jadwalnya pada dokter hewan yang biasa kamu kunjungi, ya. Selain rutin melakukan vaksinasi, Petlovers juga perlu meningkatkan daya tahan tubuh anak anjing dengan memberikan makanan anjing yang bergizi. Berilah anjingmu makanan yang kaya akan nutrisi, mengandung kolostrum, serta diformulasikan bagi anak anjing dengan pencernaan sensitif seperti Pro Plan Puppy Sensitive Digestion. Pro Plan Puppy Sensitive Digestion mengandung kolostrum yang memberikan nutrisi baik untuk perkembangan sistem imun yang sehat. Nutrisi di dalamnya diformulasikan khusus anak anjing yang memiliki pencernaan sensitif karena berasal dari daging domba (lamb), sehingga aman dikonsumsi anjing yang alergi ayam. Pro Plan Puppy Sensitive Digestion juga mengandung sumber prebiotik pilihan yang terbukti secara klinis dapat memperbaiki keseimbangan mikroflora usus dan memperbaiki konsistensi feses anjing. Pet Lovers bisa mendapatkan Pro Plan Puppy Sensitive Digestion di official store Pro Plan di Lazada dan Tokopedia. Nah, bila Pet Lovers memiliki anak anjing, cobalah untuk lebih memperhatikannya. Bila terdapat gejala penyakit pada anjing seperti parvo yang telah dipaparkan di atas, segera periksakan anjing ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan dini. Hal ini untuk menghindarkan anjing dari hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan lupa, berikan anak anjingmu asupan nutrisi yang optimal untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatannya, ya.
Kebutuhan Anak Anjing

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 53
  • Halaman 54
  • Halaman 55
  • Halaman 56
  • Halaman 57
  • Halaman 58
  • Halaman 59
  • Halaman 60
  • Halaman 61
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.