Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Pakan Anjing dan Nutrisi yang Dibutuhkan Anjing
Pakan Anjing dan Nutrisi yang Dibutuhkan Anjing
3 mins read
Dalam menjaga kesehatan dan juga kebahagiaan anjing, tentunya Anda perlu memberikan pakan anjing yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi anjing. Saat memberikan pakan anjing, tentunya kita perlu mempertimbangkan makanan yang mereka suka, baik itu makanan kering ataupun makanan basah anjing. Selain itu, dalam memberikan pakan anjing, penting juga untuk memastikan kandungan yang seimbang, baik dari protein, lemak / minyak, vitamin, mineral, karbohidrat dan juga air. Untuk menjaga nutrisi anjing, yuk simak artikel berikut dalam memberikan pakan anjing! Nutrisi yang Dibutuhkan oleh Anjing Sebelum memilih merk pakan anjing, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu nutrisi yang dibutuhkan oleh anjing: • Protein, sebagai nutrisi penting untuk sel, jaringan, organ, antibodi, pertumbuhan, reproduksi, dan masih banyak lagi. Protein dalam pakan anjing bisa didapatkan dari daging ayam, domba, kalkun, ikan, telur dan juga daging sapi. • Lemak untuk membantu memproduksi hormon dan membantu penyerapan vitamin. • Karbohidrat sebagai sumber serat terlarut dan serat tak larut. • Mineral untuk unsur struktur tulang dan gigi. • Vitamin untuk menunjang fungsi metabolisme. • Air, penyumbang 60-70% dari berat badan anjing dewasa. Kekurangan air bisa menyebabkan penyakit serius, bahkan kematian. Pastikan ia selalu mendapatkan akses air bersih. Pastikan Pakan Anjing Memiliki Nutrisi Lengkap Pakan anjing yang dapat memenuhi nutrisi anjing adalah makanan yang mengandung kandungan yang seimbang. Baik makanan kering dan juga makanan basah anjing, kedua jenis pakan anjing ini menyediakan kandungan penuh nutrisi yang baik untuk anjing kesayangan Anda. Sebelum memberikan pakan anjing, pastikan produk yang Anda sajikan sudah termasuk dalam “makanan lengkap” bukan “makanan pelengkap”. Makanan Basah Anjing Makanan basah anjing adalah salah satu jenis makanan yang banyak disukai anjing karena teksturnya yang lembut dan juga memiliki aroma lebih kuat yang bisa meningkatkan nafsu makan. Makanan basah anjing biasanya dapat ditemukan dalam kemasan ataupun kaleng. Saat sudah dibuka, Anda bisa menyimpan makanan basah anjing di dalam lemari es dalam waktu 24 jam. Waktu terbaik untuk menyajikan makanan basah anjing adalah tepat saat waktu makannya agar anjing kesayangan Anda bisa segera menyantap makanannya tersebut dan tidak meninggalkan makanannya terlalu lama. Meninggalkan makanan basah terlalu lama bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri yang tidak baik untuk perut anjing. Pakan Anjing Kering Selain makanan basah, anjing juga suka makanan kering. Makanan kering memiliki tekstur yang renyah dan juga gurih yang bisa membantu menjaga kesehatan gigi. Disamping itu, pakan anjing yang kering ini juga cukup mudah untuk disajikan dan bisa tahan seharian. Tips Mengubah Pakan Anjing Baik karena kesehatan, nafsu makan dan alasan lainnya yang menyebabkan Anda harus mengganti pakan anjing, usahakan untuk melakukan transisi ini secara perlahan. Biasanya, transisi pergantian ini terjadi dalam waktu 7-10 hari karena pergantian makanan secara mendadak bisa menyebabkan permasalahan perut untuk anjing kesayangan Anda. Tips yang satu ini penting dilakukan saat sedang mengganti makanan basah anjing ke makanan kering, atau bahkan mengganti merk pakan anjing. Makanan Tambahan untuk Anjing Makanan tambahan seperti camilan atau treats merupakan salah satu cara yang bisa digunakan untuk menjalin ikatan dengan satu sama lain. Namun, memberikan treats atau camilan terlalu banyak justru bisa mengganggu pola makan yang juga berakibat buruk juga kesehatannya. Untuk memberikan treats atau camilan, pastikan untuk memberinya dalam porsi tidak lebih dari 10% dari kalori hariannya. Makanya, sangat disarankan untuk membaca cara penyajian makanan sebelum memberikan pakan anjing atau memberikan treats agar ia tidak mengkonsumsi terlalu banyak dari seharusnya. Setelah mengetahui berbagai hal seputar pakan anjing dan juga nutrisi anjing, yuk pastikan untuk memberinya makanan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Cek berbagai rekomendasi pakan anjing di sini.
Makanan & Nutrisi
Makanan Anjing - Apakah Anjing Boleh Makan Pisang
Makanan Anjing: Apakah Anjing Boleh Makan Pisang?
2 mins read
Pisang adalah buah-buahan yang sehat untuk manusia. Selain praktis, mudah dibawa kemana-mana, bisa dikreasikan untuk menjadi berbagai sajian dan juga bisa membuat kenyang, pisang juga salah satu buah-buahan yang mengandung serat yang baik. Bicara tentang makanan manusia, terkadang anjing kesayangan juga suka ikut penasaran dengan makanan yang kita makan, apalagi jika makanan tersebut seringkali ada di rumah dan mudah dijangkau. Nah, bicara tentang pisang, apakah pisang bisa dijadikan sebagai makanan anjing? Apa yang terjadi jika anjing makan pisang? Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel berikut! Apakah anjing boleh makan pisang? Jika Anda mempertanyakan apakah anjing boleh makan pisang, jawabannya boleh, pisang bisa menjadi makanan anjing. Nutrisi pada buah pisang dapat membantu menjaga kesehatan anjing kesayangan. Tetapi, bagian kulit pisang merupakan bagian yang sulit dicerna oleh anjing. Jika Anda ingin memberikan pisang untuk anjing, pastikan untuk mengupas bagian kulitnya dan hanya memberikan bagian buah pisangnya saja. Apakah pisang baik sebagai makanan anjing? Pisang tidak mengandung hal yang berbahaya untuk anjing. Namun, bukan berarti pisang menjadi makanan anjing untuk sehari-hari. Selain itu, pisang juga mengandung gula alami yang jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan risiko diabetes untuk anjing. Jadi, bisa dibilang, anjing boleh makan pisang namun pisang tidak direkomendasikan sebagai makanan anjing sehari-hari. Hindari pisang untuk anjing saat memiliki permasalahan tertentu Dalam kondisi normal, pisang adalah buah-buahan yang aman dikonsumsi oleh anjing. Namun, untuk anjing dengan permasalahan tertentu seperti gastroenteritis dan diabetes, pisang tidak direkomendasikan disajikan sebagai makanan anjing karena justru akan menyebabkan permasalahan kesehatan pencernaan. Oleh karena itu, sangat direkomendasikan untuk melakukan pengecekan kondisi kesehatan anjing kesayangan Anda di dokter hewan sebelum memberikan pisang untuk anjing, pastikan juga porsi pisang yang diberikan sesuai dengan anjuran dokter hewan. Tips memberikan pisang untuk anjing Mengingat pisang bukanlah makanan yang baik untuk anjing dengan kondisi kesehatan tertentu, pastikan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu dan mengecek kondisi kesehatan anjing kesayangan Anda. Jika dokter hewan memperbolehkan anjing makan pisang, pastikan Anda menyajikan pisang sebagai makanan anjing dengan cara mengupas bagian kulitnya dan hanya memberikannya bagian dagingnya saja. Kulit pisang sangat sulit dicerna dan mengandung serat yang sangat tinggi yang justru bisa menyebabkan diare. Selain itu, mengingat pisang mengandung gula alami, pastikan untuk memberikan hanya sebesar 10%, tidak lebih, karena bisa mengganggu asupan hariannya. Untuk menyajikan pisang, Anda bisa memotongnya kecil-kecil, atau bisa juga menghancurkannya atau bahkan menyimpannya di lemari es yang bisa disajikan di siang hari. Hindari menyajikan pisang untuk anjing di malam hari karena bisa menyebabkan pembentukan lendir dan gangguan pencernaan. Pada dasarnya, anjing boleh makan pisang, namun hanya sebagai makanan selingan atau camilan, untuk makanan utamanya Anda bisa berikan varian produk Pro Plan Dog yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anjing Anda. Cek berbagai rekomendasi makanan anjing di sini.
Perilaku & Pelatihan
Kucing Tidak Mau Makan, Bolehkah Kucing Makan Nasi?
Kucing Tidak Mau Makan, Bolehkah Kucing Makan Nasi?
3 mins read
Momen saat kucing kesayangan kehilangan nafsu makan atau bahkan kucing tidak mau makan adalah menjadi momen yang penuh tantangan. Di momen inilah kita ditantang untuk berkreasi agar sang kucing memiliki nafsu makannya kembali agar ia tidak kehilangan berat badan dan kehilangan nutrisi. Namun, jika kucing tidak mau makan, apa yang harus kita lakukan? Apakah kucing seperti manusia yang bisa makan nasi? Bolehkah kucing makan nasi dengan sedikit lauk pauk agar ia memiliki nafsu makannya lagi? Nasi adalah sumber karbohidrat yang cukup disukai manusia. Dengan tambahan lauk dan sayuran, nasi menjadi pelengkap makanan yang sehat untuk sehari-hari. Lalu, apakah hal tersebut berlaku juga untuk kucing? Apa kucing boleh makan nasi? Untuk lebih lanjut, yuk simak artikel berikut! Bolehkah Kucing Makan Nasi? Saat melihat iklan makanan kucing, seringkali kita menemukan kandungan nasi dalam makanan kucing tersebut. Dari iklan tersebut dapat disimpulkan bahwa kucing bisa makan nasi, tentunya dengan porsi yang sedikit. Jika diberikan terlalu banyak, nasi bisa mengubah pola makan sang kucing dan bisa jadi menghambatnya mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Apakah Nasi Baik untuk Kucing? Setelah mengetahui kucing boleh makan nasi, pertanyaan selanjutnya adalah “apakah nasi baik untuk kucing? Pada dasarnya, kucing adalah hewan karnivora yang mana mereka makan semua jenis daging, namun tidak bisa mencerna semua biji-bijian. Berbeda dengan manusia, kucing tidak membutuhkan karbohidrat di dalam rangkaian makanannya. Oleh karena itu, kucing tidak perlu mengkonsumsi nasi karena itu tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya. Panduan Memberikan Nasi untuk Kucing Saat kucing tidak mau makan makanan hariannya, bisa jadi Anda terpikirkan untuk memberikannya nasi. Pada dasarnya, boleh-boleh saja kucing makan nasi, namun pastikan porsinya yang sangat sedikit dan pastikan nasi tersebut sudah dimasak hingga matang tanpa bumbu ataupun garam. Saat memberi kucing makan nasi, hindari memberikan nasi yang belum matang yang membuatnya sulit untuk dicerna dan bisa menyebabkan diare serta muntah-muntah. Sebagai panduan kucing makan nasi saat kucing tidak mau makan, Anda bisa mencampurkan sedikit nasi yang dicampurkan dengan makanan hariannya. Jika diberikan dengan porsi yang pas, kucing makan nasi bisa membantu meningkatkan pencernaan, membuat kotoran lebih padat dan meredakan diare serta mencegah dehidrasi karena nasi yang lembut dan empuk mudah dicerna oleh kucing. Selain itu, perhatikan juga jenis nasi yang diberikan. Kucing makan nasi apa saja, namun secara nutrisi, beras merah mengandung nutrisi yang lebih baik karena kandungan serat yang lebih tinggi. Saat kucing mengalami masalah pencernaan seperti diare dan sembelit, tak jarang dokter hewan akan merekomendasikan Anda untuk memberikan kucing makan nasi merah, tentunya dengan porsi yang sedikit untuk menghindari risiko obesitas dan juga risiko lainnya. Kapan Harus Melarang Kucing Makan Nasi? Jika nasi dimasak hingga matang dan disajikan dalam porsi sedikit, memberikan nasi untuk kucing bisa menjadi alternatif saat kucing tidak mau makan. Namun, Anda harus menghindari kucing makan nasi saat hal-hal berikut: • Nasi yang tidak masak sempurna karena sulit dicerna dan dapat menyebabkan perut kembung. • Saat kucing tidak terbiasa dengan nasi yang bisa membuatnya muntah atau mengalami masalah pencernaan. • Hindari anak kucing makan nasi karena bisa mempengaruhi perkembangannya. • Hindari memberikan kucing makan nasi yang dicampur dengan bumbu dan rempah, seperti nasi goreng, yang bisa menjadi racun bagi kucing. Jadi, nasi tidak direkomendasikan karena sejatinya kucing merupakan karnivora sejati. Oleh karena itu, sebaiknya mendapatkan makanan kucing yang tepat. Salah satu jenis makanan kucing yang dapat dijadikan pilihan adalah PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sensitive Skin & Stomach Salmon Tuna. PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sensitive Skin & Stomach Salmon Tuna mengandung berbagai nutrisi untuk bantu jaga kesehatan kucing kesayangan dengan kandungan beras yang sesuai dengan kebtuhan. Selamat mencoba!
Makanan & Nutrisi
Kucing Cacingan, Penyebab Kucing Diare yang Perlu Diperhatikan
Kucing Cacingan, Penyebab Kucing Diare yang Perlu Diperhatikan
2 mins read
Kucing memiliki perut yang cukup sensitif, terutama anak kucing. Tak jarang, kucing mengalami diare yang terjadi karena berbagai hal, salah satunya karena kucing cacingan. Untuk memahami seputar kucing cacingan yang bisa menjadi penyebab kucing diare, yuk simak artikel berikut! Anak Kucing Diare Karena Cacingan Kucing cacingan merupakan penyebab diare yang paling sering ditemukan. Kucing cacingan membutuhkan perawatan yang intensif, karena kucing cacingan bisa mencuri nutrisi pada kucing kesayangan Anda, dan bahkan bisa menular ke manusia. Penyebab kucing cacingan ini bisa terjadi karena adanya kontak kucing dengan telur cacing di kotoran, makanan atau hewan buruannya. Ada beberapa ciri-ciri kucing cacingan, yaitu tidak selera makan, sering haus, kehilangan berat badan, gusi berwarna putih, adanya cacing pada kotorannya, muntah-muntah, sering menyeret bagian pantatnya, rambut rontok dan kusam, diare dan juga sering merasa lapar, dan bahkan warna kotorannya berubah. Penyebab Anak Kucing Diare Karena masih kecil, tentunya pencernaan anak kucing juga masih sensitif, oleh karena itu anak kucing mudah terkena diare. Namun, kecil kemungkinan penyebab anak kucing diare karena makanan, karena pada dasarnya, di alam liar pun kucing memakan berbagai macam makanan. Kemungkinan paling besar penyebab kucing diare adalah karena kucing cacingan atau parasit usus kucing. Kucing cacingan ini sangat mudah ditemukan dan juga penularannya juga cukup cepat yang menyebabkan kucing dewasa dan anak kucing diare juga kehilangan nafsu makan. Penyebab Kucing Diare Selain anak kucing, kucing dewasa juga bisa mengalami diare. Ada beberapa penyebab kucing diare, yaitu: • Mengkonsumsi susu sapi • Ada yang berpendapat bahwa kucing membutuhkan kandungan susu sapi. Padahal, kucing tidak bisa mencerna susu sapi. Oleh karena itu, berikanlah milk replacer pada anak kucing yang sudah diformulasikan khusus untuk kucing yang bisa dicampur dengan makanannya sampai ia siap untuk mencerna makanan utuh. • Permasalahan makanan • Beberapa kucing juga memiliki permasalahan makanan, seperti alergi, intoleransi atau makan terlalu banyak bisa menjadi penyebab kucing diare. Selain itu, mengganti makanan secara mendadak atau tidak sesuai dengan anjuran bisa menjadi penyebab kucing diare. • Parasit, infeksi dan virus • Parasit usus kucing juga menjadi penyebab kucing diare yang paling sering ditemukan, baik karena cacing gelang dan cacing pita. Oleh karena itu, anak kucing perlu diberikan obat cacing pada usia 2 minggu dan berkala selama 2 minggu sekali sampai usianya 12 minggu. Selain parasit usus kucing, penyebab kucing diare lainnya juga bisa karena infeksi dan virus seperti salmonella. Penyebab kucing diare inilah yang cukup mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan dokter. • Stress karena lingkungan • Terkadang, stress juga bisa menjadi penyebab kucing diare, mulai karena pindah rumah, ada hewan peliharaan baru di rumah, atau bahkan saat ada anggota baru di keluarga. Biasanya, saat kucing kesayangan Anda mengalami stress karena lingkungan, yang ia butuhkan adalah waktu adaptasi yang lebih lama, Anda bisa membantunya dengan sering mengajaknya bermain dan bermanja-manja. Ciri-Ciri Kucing Diare Berikut ciri-ciri kucing diare karena kucing cacingan yang perlu diperhatikan dan membutuhkan penanganan dokter: • Muntah • Terlihat lelah • Kurangnya nafsu makan • Kotoran berwarna merah, hitam atau hijau dan berbau • Perubahan perilaku • Demam • Dehidrasi • Terlihat merasa sakit Nah, itu dia ulasan mengenai kucing cacingan yang seringkali menjadi penyebab kucing diare. Jika Anda menemukan tanda-tanda di atas, segeralah berkonsultasi ke dokter hewan agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Kesehatan
Jenis Makanan Kucing dan Cara Memilihnya
Jenis Makanan Kucing dan Cara Memilihnya
2 mins read
Memilih jenis makanan kucing yang tepat merupakan perjalanan tersendiri untuk kita, terlebih lagi sebagai pemilik kucing baru. Jenis jenis makanan kucing ini ada banyak pilihannya, mulai dari tekstur basah dan kering, manfaatnya, dan juga usia kucing tersebut. Nah, berikut ini kita akan memberikan penjelasan mengenai jenis jenis makanan kucing serta kandungan dan cara pemakaian makanan kucing. Yuk simak artikelnya! Makanan Basah Makanan basah atau wet food adalah jenis makanan kucing yang memiliki aroma yang kuat. Aroma yang kuat ini menjadikan jenis makanan basah yang satu ini sebagai favorit para kucing karena bisa meningkatkan nafsu makan. Dari segi kandungan, makanan basah memiliki kandungan air yang lebih banyak dibandingkan jenis makanan kering. Makanya, jenis makanan basah dianggap sebagai makanan yang baik untuk ginjal dan seluruh sistem kandungan kemih. Cek rekomendasi jenis makanan basah di sini. Dari segi penyajian, makanan basah ini disarankan untuk disajikan setiap kali makan dan tidak ditinggalkan terlalu lama di suhu ruang. Memberikan jenis makanan basah untuk kucing sangat disarankan untuk orang yang sering berada di rumah dan bisa menyajikan makanan 3x sehari untuk kucing tersebut. Makanan Kering Makanan kering atau dry food adalah salah satu jenis makanan kucing yang paling mudah untuk disajikan. Berbeda dengan jenis makanan basah yang harus segera dihabiskan saat disajikan, makanan kering ini bisa tahan di luar ruangan seharian. Makanya, untuk orang yang sering berkegiatan di luar rumah lebih sering menyediakan makanan kering untuk kucing kesayangannya. Sayangnya, jenis makanan kucing ini memiliki kandungan air yang sedikit. Jika Anda memutuskan untuk memberikan makanan kering untuk kucing Anda, pastikan untuk selalu menyajikan air minum di sekitarnya. Dari segi harga, jenis makanan kucing yang satu ini memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan jenis makanan basah. Disamping itu, jenis makanan kucing kering juga memiliki waktu simpan yang lebih lama lho. Makanya, makanan kering dianggap sebagai jenis makanan kucing yang paling praktis. Cek di sini untuk rekomendasi jenis makanan kucing yang kering. Cara Memilih Jenis Makanan Kucing Tidak hanya kandungan dan cara pemakaian makanan kucing yang menjadi pertimbangan, namun ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih jenis makanan kucing. Berikut beberapa cara memilih jenis makanan kucing: • Usia. Anak kucing, kucing dewasa dan kucing senior membutuhkan kadar protein yang berbeda. Anak kucing membutuhkan kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan kucing dewasa, sedangkan kucing senior membutuhkan kadar protein yang lebih rendah dibandingkan kucing dewasa. • Kebutuhan. Kucing rumahan, kucing liar, kucing hamil dan kucing yang sudah disterilisasi membutuhkan kandungan yang berbeda-beda dalam makanannya, karena kebutuhan dan gaya hidupnya pun juga berbeda. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kondisi kucing kesayangan Anda sebelum memilih jenis makanan kucing yang akan diberikan. • Budget. Memberikan makanan kucing bukan hanya sekali seminggu, namun setiap hari. Sama seperti membeli makan untuk diri sendiri, pastikan Anda memilih jenis makanan kucing yang sesuai dengan budget Anda untuk mengurangi seringnya berganti merk makanan kucing. Kandungan dan Cara Pemakaian Makanan Kucing Setiap jenis makanan kucing memiliki kandungan yang berbeda-beda, tergantung dengan manfaat yang ingin ditawarkan dan juga tahapan usianya. Untuk memilih kandungan yang tepat dalam makanan kucing, pastikan terlebih dahulu kondisi dan juga kebutuhan kucing kesayangan Anda. Nah, itu dia cara memilih jenis makanan kucing yang tepat untuk kucing kesayangan Anda. Sudahkah Anda menemukan pilihan makanan yang tepat untuk kucing di rumah?
Perilaku & Pelatihan
 Jenis Makanan Anjing yang Menjadi Kesukaannya
Jenis Jenis Makanan Anjing yang Menjadi Kesukaannya
2 mins read
Saat memilih jenis makanan untuk anjing, seringkali kita dibingungkan dengan banyaknya pilihan jenis makanan yang ada, baik dari rasanya, teksturnya, dan juga merknya. Nah, kali ini kita akan membahas tentang jenis makanan untuk anjing yang menjadi kesukaan, termasuk dengan nutrisi yang dibutuhkan anjing dan juga nama makanan anjing sesuai dengan kebutuhannya. Nutrisi yang Dibutuhkan Anjing Saat memilih makanan anjing, tentunya kita tidak bisa lepas dari nutrisi yang dibutuhkan anjing. Nutrisi yang sesuai pastinya memiliki rasa yang enak dan menjadi makanan kesukaan anjing. Berikut ini nutrisi yang dibutuhkan anjing yang sebaiknya ada dalam makananya: • Air untuk membantu pencernaan, menormalkan suhu tubuh dan mengangkut nutrisi. • Karbohidrat untuk menjadi sumber kalori. • Protein untuk membangun jaringan tubuh yang rusak. • Asam lemak untuk mencerdaskan otak dan meningkatkan fokus. • Vitamin dan mineral untuk memperlancar metabolisme serta menjaga kesehatan tulang dan gigi. Memilih makanan anjing yang baik tentunya yang memiliki kadar seimbang dari nutrisi kebutuhannya tersebut. Namun, kadar nutrisi tersebut berbeda-beda tergantung dengan kondisi dan juga kebutuhannya. Memilih Makanan Anjing Berdasarkan Teksturnya Makanan anjing berdasarkan teksturnya ada dua, yaitu makanan basah dan makanan kering. Kedua jenis makanan anjing ini tentunya diperkaya dengan nutrisi yang pas. Hanya saja, keduanya memiliki beberapa perbedaan. Dari segi tekstur dan aroma, makanan basah lebih lembut dan memiliki aroma yang lebih kuat dibandingkan makanan kering. Dari segi kesehatan, keduanya memberikan manfaat yang berbeda. Makanan anjing yang basah mengandung kadar air yang lebih tinggi, sehingga baik untuk kesehatan ginjal anjing Anda, terutama untuk anjing yang jarang minum air putih. Sedangkan, makanan anjing yang kering ini baik untuk kesehatan gigi karena teksturnya yang krunchy dan membantu menjaga kesehatan rahang dan juga gusinya. Kedua jenis makanan anjing ini bisa didapatkan sesuai dengan usia, kebutuhan dan juga kondisi kesehatannya. Makanan Kesukaan Anjing Anjing menyukai makanan dengan rasa yang nikmat dan aroma yang juga kuat. Berikut beberapa nama makanan anjing sesuai dengan kebutuhannya: • PRO PLAN Dog Puppy Sensitive Skin & Coat All Size Salmon untuk perawatan kulit dan juga rambut dengan isian daging ikan salmon favoritnya. • PRO PLAN Dog Adult Sensitive Digestion All Size Lamb dengan rasa daging domba yang mudah dicerna untuk anjing dengan pencernaan sensitif. • PRO PLAN Dog All Age Performance All Size Chicken untuk memberikan kadar protein dan lemak yang cukup untuk anjing yang aktif. Porsi Makan Anjing Anjing memiliki porsi makan yang berbeda-beda. Biasanya, perbedaan porsi makan anjing tergantung dengan usia dan ukuran badan, selain itu juga tergantung dengan tipe dan berat badannya. Anjing aktif dan anjing yang pasif membutuhkan porsi makan yang berbeda, tentunya porsi makan anjing aktif lebih banyak dibandingkan anjing pasif. Selain itu, porsi makan anjing juga tergantung dengan jenis makanan anjing yang diberikan, baik itu makanan basah atau makanan kering. Oleh karena itu, disarankan untuk membaca petunjuk cara penggunaan menyajikan makanan untuk anjing. Dengan mengetahui jenis makanan anjing, porsi makan anjing dan juga nama makanan anjing yang direkomendasikan, semoga Anda menjadi lebih mudah dalam menentukan mana makanan yang boleh dimakan anjing yang akan diberikan ya!
Makanan & Nutrisi
Hal yang Perlu Diketahui Tentang Steril Kucing
Hal yang Perlu Diketahui Tentang Steril Kucing
2 mins read
Untuk Anda yang memiliki kucing dan sering membiarkan kucing bermain di luar rumah pasti sering mempertimbangkan untuk steril kucing. Biasanya, orang mempertimbangkan steril kucing dengan tujuan agar ia tidak sering hamil. Lalu, apakah steril kucing hanya tentang itu saja? Apakah ada manfaat steril kucing lainnya? Apakah kucing yang sudah steril bisa birahi? Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel berikut ini! Pengertian Steril Kucing Steril kucing adalah operasi kecil yang dapat dilakukan paling awal saat anak kucing berumur minimal 6 bulan untuk menghentikan proses reproduksi kucing. Steril kucing betina dilakukan dengan pengangkatan ovarium dengan proses yang sedikit lebih rumit dibandingkan steril kucing jantan yang dilakukan pengangkatan testis. Tentunya, steril kucing ini juga termasuk dalam bagian operasi dan dilakukan oleh dokter hewan yang berpengalaman dan membutuhkan beberapa prosedur yang harus dijalani. Biasanya, syarat steril kucing termasuk dengan usia, berat badan, kondisi kesehatan, dan harus berpuasa. Manfaat Steril Kucing Baik untuk kucing jantan ataupun betina, keduanya memiliki memberikan manfaat steril kucing yang diberikan, yaitu: Berikut manfaat steril kucing jantan: • Mengurangi risiko kanker testis. Untuk manfaat ini, disarankan untuk melakukan steril kucing sebelum ia berusia 6 bulan. • Menghindari risiko bertengkar dengan kucing lain karena memperebutkan betina. • Mengurangi risiko penyakit menular seperti leukimia atau FIV. Sedangkan, berikut manfaat steril kucing betina: • Mengurangi risiko tumor kelenjar susu dan tumor ovarium. • Menurunkan risiko infeksi rahim kucing. • Menghindari kucing hamil, terutama untuk kucing yang sering bermain di luar. Efek Steril Kucing Setelah operasi steril kucing, tentunya kucing kesayangan Anda masih terlihat lemas karena obat bius yang diberikan. Jangan khawatir, dalam hitungan hari, ia akan kembali normal. Efek steril kucing yang paling terlihat adalah perubahan pada siklus hormonnya. Oleh karena itu, efek steril kucing salah satunya adalah membuat kucing menjadi lebih tenang dan jika disteril pada usia 6 bulan, kebiasaan spraying dapat dicegah. Sedangkan, efek steril kucing betina biasanya membuatnya menjadi lebih jinak dan jarang kabur dari rumah karena ia sudah tidak memiliki hasrat untuk mencari pasangan. Selain itu, efek steril kucing juga terlihat dari perubahan berat badannya. Biasanya setelah steril, kucing menjadi kurang berenergi sehingga membuatnya sering jarang bergerak dan membuatnya tumbuh lebih gemuk. Birahi pada Kucing Steril Seringkali menjadi pertanyaan, apakah kucing yang sudah steril bisa birahi. Normalnya, setelah disteril atau dikebiri, kucing tersebut tidak lagi memproduksi hormon seksual. Namun, terkadang, jika steril kucing dilakukan saat ia mencapai usia reproduksi, setelah steril kucing masih ada sisa-sisa hormon tersebut yang seiring berjalannya waktu akan memudar dan kemudian menghilang. Jadi untuk menjawab pertanyaan apakah kucing yang sudah steril bisa birahi, jawabannya adalah tidak. Jika dalam beberapa minggu setelah steril kucing ditemukan ia menunjukkan perilaku seksual, segeralah berkunjung ke dokter hewan karena hal tersebut bisa jadi merupakan ciri-ciri adanya permasalahan kesehatan, seperti tumor yang membutuhkan penanganan secepatnya. Sekarang, Anda sudah mengetahui berbagai hal yang penting mengenai steril kucing, baik efek steril kucing betina, dan juga sudah mengetahui apakah kucing yang sudah disteril bisa birahi. Jika Anda memutuskan untuk melakukan steril kucing, jangan lupa juga untuk memberikannya makanan yang sudah diformulasikan khusus untuk kucing yang sudah disteril, seperti PRO PLAN Cat Makanan Kering Kucing Dewasa Sterilised Weight Loss Salmon Tuna yang bisa membantu menjaga berat badan dan juga kesehatan ginjal.
Kebutuhan Anak Kucing
Cara Merawat Anjing
Cara Merawat Anjing
2 mins read
Hewan peliharaan adalah hewan yang dipelihara, dirawat dan bahkan diperlakukan sebagai teman atau bahkan keluarga. Biasanya, hewan peliharaan yang paling sering ditemukan adalah anjing dan juga kucing. Meskipun sama-sama hewan peliharaan, namun cara merawat anjing dan cara merawat hewan kucing tentunya memiliki perbedaan. Untuk Anda yang memiliki anjing, kali ini kita akan membahas cara merawat anjing, mulai dari permainan yang bisa dilakukan, sampai dengan cara merawat anjing senior. Mengajarkan Anak-Anak Cara Merawat Anjing Sebagai anggota keluarga di rumah, tentunya anak-anak juga ingin memiliki ikatan dengan anjing kesayangan. Mengajarkan anak-anak cara merawat anjing memang membutuhkan waktu dan juga kesabaran dan tergantung dengan usia serta kemampuan mereka. Hal yang paling mudah dalam mengajarkan anak-anak cara merawat anjing adalah dengan membiarkannya untuk bermain dengan anjing kesayangan. Bermain bersama bisa menjadi waktu bonding yang pas untuk anak-anak dan anjing peliharaan, bisa dimulai dari bermain petak umpet sampai keduanya nyaman dan bahkan memiliki hubungan yang dekat. Selain bermain dengan anjing, kita juga bisa mengajarkan anak-anak cara merawat anjing dengan olahraga. Misalnya, ajak anak-anak untuk jalan pagi, Anda bisa membiarkan anak-anak untuk menentukan lokasi atau tempatnya. Dengan begini, anak-anak juga akan menyukai waktu tersebut. Cara Merawat Anjing Senior Cara merawat anjing senior tentunya berbeda dengan anjing dewasa. Anjing senior membutuhkan tempat dan lingkungan yang nyaman. Memastikan mereka tinggal dan tidur di kamar atau tempat tidur yang bersih, bebas dari bau dan kebisingan bisa meningkatkan kenyamanan mereka. Pastikan juga untuk membersihkan wadah makanannya agar ia selalu nyaman. Selain itu, anjing senior juga membutuhkan quality time, baik bermain bersama, bercanda, atau mengajaknya jalan-jalan. Saat lelah, anjing senior juga membutuhkan relaksasi, jadi boleh-boleh saja sesekali memberikan pijatan kecil untuk membuat tubuhnya nyaman. Memastikan ia bebas dari stres juga merupakan salah satu cara merawat anjing senior yang penting. Saat sudah senior, ada beberapa hal yang bisa membuatnya stress, mulai dari tempat yang terlalu bising, suasana baru, lapar, atau bahkan saat Anda lupa quality time dengannya. Saat stress, ia akan mudah dan sering menggonggong. Permainan untuk Anjing Peliharaan Anjing sangat menikmati waktu bermain. Di momen inilah ia bisa berolahraga sekaligus bisa menjadi momen bonding dengan anjing peliharaan. Berikut beberapa permainan untuk hewan peliharaan anjing yang bisa Anda coba: • Tarik menarik, baik itu tali ataupun boneka. • Lempar tangkap. Permainan ini bisa dimulai dari bola, frisbee, dan juga mainan kesukaannya. Untuk mengajari permainan ini, Anda bisa mulai melempar barang dalam jarak dekat kemudian menunggunya untuk mengambil barang dan tersebut dan mintalah barang tersebut ke tangan Anda kembali. Permainan ini membutuhkan beberapa kali latihan, saat ia sudah paham, cobalah untuk memperjauh lemparan. • Petak umpet. Permainan yang satu ini bisa dilakukan oleh anak-anak dan juga orang dewasa. Sama seperti lempar tangkap, permainan petak umpet membutuhkan latihan dan juga beberapa kata yang dimengerti oleh anjing kesayangan Anda. Cara Merawat Anjing vs Cara Merawat Hewan Kucing Saat memiliki hewan peliharaan, tentunya kesehatan dan kebahagiaannya menjadi hal yang utama. Cara merawat anjing dan cara merawat hewan kucing memang sedikit berbeda, berdasarkan jenisnya, usianya dan juga kondisi kesehatannya. Apapun hewan peliharaan yang Anda miliki, pastikan untuk memberikannya kasih sayang dengan penuh untuk menjaganya selalu bahagia dengan memastikan waktu quality time dan juga bercanda serta bersenang-senang!
Perilaku & Pelatihan
Cara Merawat Anjing Setelah Operasi
Cara Merawat Anjing Setelah Operasi
3 mins read
Operasi anjing adalah hal yang membutuhkan perhatian, baik untuk operasi sterilisasi anjing atau operasi anjing karena penyakit. Sebagai pemilik anjing, Anda perlu memberinya perhatian, mulai dari proses operasi sampai dengan masa pemulihannya. Sebagai panduan Anda, berikut cara merawat anjing setelah operasi. Masa Pemulihan Operasi Anjing Jangka waktu pemulihan untuk setiap anjing berbeda-beda, tergantung juga dengan jenis operasi yang dijalani, baik itu operasi sterilisasi anjing, operasi gigi, operasi benjolan dan operasi lainnya. Untuk operasi sterilisasi anjing, biasanya memerlukan waktu 4-7 hari sampai luka operasinya kering, tergantung anjing betina atau jantan. Setelah itu, disarankan agar anjing yang baru saja operasi sterilisasi untuk memakai E-collar (Elizabethan collar) untuk mencegahnya menjilati luka bekas operasi sterilisasi anjing. Tak hanya itu, anjing yang baru dioperasi juga tetap perlu menjalani check up setelah 2-3 hari dan 7-10 hari setelahnya. Selain operasi sterilisasi anjing, beberapa anjing juga harus mengalami operasi scaling gigi yang biasanya diperlukan untuk anjing yang memiliki karang gigi yang sangat tebal dan merusak gigi dan gusi. Saat operasi scalling gigi, terkadang dokter hewan juga harus mencabut gigi yang rusak akibat karang gigi. Setelah operasi scaling gigi dan untuk menjaga agar giginya tetap bersih dan sehat, Anda bisa memberikannya DENTALIFE Small & Medium Dog Dental Dog Chews untuk membantu mengurangi pembentukan karang gigi. Untuk operasi benjolan yang harus segera diangkat, biasanya masa pemulihannya berbeda-beda, tergantung dengan lokasi dan juga ukuran benjolannya. Umumnya, masa pemulihan operasi benjolan membutuhkan waktu 10-14 hari, namun untuk benjolan yang lebih besar dan lokasi yang lebih sulit akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Untuk beberapa jenis operasi serius, seperti operasi jaringan lunak seperti operasi perut, tulang dan juga sendi membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk pulih. Operasi anjing jaringan lunak biasanya akan pulih dalam waktu 2-3 minggu dan pemulihan penuh akan memakan waktu kurang lebih 6 minggu. Sedangkan, operasi tulang dan ligamen jauh lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih, biasanya memakan waktu 8-12 minggu, atau bahkan 6 bulan untuk situasi yang lebih rumit. Menjemput Anjing Setelah Operasi Setelah selesai operasi anjing, biasanya anjing Anda akan terlihat sedikit mengantuk karena pengaruh obat bius yang diberikan. Selesai operasi, biasanya anjing kesayangan Anda akan diberikan beberapa obat-obatan, seperti pereda nyeri, antibiotik dan juga anti inflamasi. Saat sampai di rumah, wajar jika anjing kesayangan Anda terlihat lemas dan mengantuk. Cara merawat anjing setelah operasi adalah dengan memberikan ia ruangan yang tepat untuk beristirahat. Memberi Makan Anjing Setelah Operasi Memberi makan anjing setelah operasi sedikit berbeda dari biasanya, karena ia mungkin akan merasa sedikit mual karena obat bius yang didapatkan. Untuk mengatasinya, sajikan porsi makan sedikit demi sedikit, atau bisa juga meminta rekomendasi makanan setelah operasi anjing kepada dokter hewan. Biasanya, ada beberapa makanan khusus untuk operasi tertentu, dan pastikan juga ia memiliki kandungan air yang cukup. Mengganti Perban Anjing Setelah Operasi Selain memperhatikan makanan dan juga pola hidupnya, cara merawat anjing setelah operasi juga perlu memperhatikan perban yang dikenakan. Untuk memaksimalkan kesembuhan luka, pastikan perban selalu dalam keadaan kering dan bersih. Rutinlah cek kondisi perbannya untuk memastikan kondisi lukanya dan mengetahui jika ada aroma yang tidak sedap atau ada pembengkakan. Jika ada hal-hal yang mengkhawatirkan, segeralah berkonsultasi ke dokter. Menggunakan E-collar Setelah Operasi Menggunakan kerah plastik atau yang biasa disebut E-collar (Elizabethan collar) adalah salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menghindari sang anjing menggigit, menjilat atau menggaruk lukanya sendiri. Biasanya, ada 2 jenis E-collar, yang berbahan plastik atau yang berbahan kain. Manapun yang Anda pilih pastikan ukurannya sesuai dengan ukuran kepala dan moncong anjing Anda. Jangan sampai memberikan terlalu kecil maupun terlalu besar. Penting untuk memastikan sang anjing menggunakan E-collars ini terutama saat malam, atau saat ia sendirian. Nah, itu dia cara merawat anjing setelah operasi yang bisa dilakukan di rumah. Cara merawat anjing setelah operasi tentunya berbeda-beda tergantung dengan jenis operasinya, yang terpenting, kasih sayang dan perhatian akan membuatnya pulih lebih cepat.
Kesehatan
Cara Merawat Anjing Senior
Cara Merawat Anjing Senior
3 mins read
Seperti layaknya orang yang bertambah usia, mungkin akan terlihat perubahan fisik pada anjing kesayangan Anda yang sudah beranjak senior, mulai dari pergerakan yang lambat sampai dengan tumbuhnya uban. Hal ini merupakan hal yang normal pada anjing yang sudah beranjak usia. Untuk memudahkan Anda, berikut cara merawat anjing senior. Kapan Anjing Dikategorikan Sebagai “Senior”? Usia senior pada anjing berbeda-beda tergantung ras ukurannya. Karena biasanya, anjing ras kecil usia senior 9 tahun, sedangkan anjing ras medium dan ras besar usia 7 tahun. Perubahan Pada Anjing Senior Seiring bertambahnya usia, anjing senior akan sangat menikmati waktunya bersantai. Pastikan ia memiliki tempat yang hangat, nyaman dan juga tenang untuknya beristirahat. Cara merawat anjing senior yang juga penting adalah dengan selalu menyediakan air bersih di berbagai tempat agar ia selalu terhidrasi. Saat anjing bertambah usia, kondisi kesehatannya juga pasti berubah. Penting untuk melakukan pemeriksaan anjing senior secara berkala, terutama bagian persendiannya yang membuatnya tak lagi lincah seperti sebelumnya. Selain itu, nutrisi anjing senior juga perlu diperhatikan. Demi kesehatannya, perhatikan berat badan anjing senior agar ia tidak mengalami obesitas. Obesitas pada anjing senior bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan pemeriksaan anjing yang rutin, menjaganya tetap berolahraga ringan, dan juga memperhatikan makanan untuk anjing senior dengan kandungan yang tepat. Semakin tua, kualitas indera anjing senior juga mungkin akan melemah, seperti pendengaran dan penglihatan yang melemah. Untuk itu, usahakan untuk tidak mengejutkannya, misalnya berteriak atau menyalakan lagu dengan kencang saat ia tertidur. Nutrisi Anjing Senior Metabolisme anjing senior berbeda dengan anjing dewasa dan juga anak anjing. Oleh karena itu, nutrisi anjing senior pun juga berbeda. Dimulai dari usia tujuh tahun, biasanya nafsu makan anjing senior akan menurun dan juga ia bergerak lebih sedikit. Pergerakan yang minim ini juga membuat anjing senior tidak membutuhkan energi yang terlalu banyak. Energi yang terlalu banyak dengan pergerakan yang minim justru akan menambah lemak dan berat badannya. Nutrisi anjing senior yang baik adalah makanan yang mengandung nutrisi lengkap dan seimbang serta makanan yang mudah dicerna. Dengan melemahnya indera penciuman anjing senior, biasanya ia juga kehilangan nafsu makan. Saat menyajikan makanan untuk anjing senior, cobalah untuk memberikan kombinasi tekstur dan juga rasa dalam makanannya. Untuk meningkatkan nafsu makannya, cobalah untuk menghangatkan makanan terlebih dahulu sebelum disajikan untuk meningkatkan aromanya. Dalam menyajikan makanan untuk anjing dewasa, berikan porsi sedikit namun sering. Pemeriksaan Anjing Senior Secara alamiah, kesehatan anjing senior akan berkurang dan melemah, baik karena bertambahnya usia atau memang karena permasalahan tertentu. Agar bisa mengetahuinya lebih awal dan memberikan penanganan yang tepat, lakukanlah pemeriksaan anjing secara rutin. Berikut beberapa pemeriksaan anjing yang perlu dilakukan oleh anjing senior: • Kulit dan kuku Anjing senior membutuhkan grooming yang lebih intensif untuk menjaga kesehatan kulit dan juga kukunya, terutama untuk anjing yang memiliki rambut tebal dan panjang. Anjing senior juga membutuhkan mandi secara rutin, namun pastikan untuk menggunakan air hangat untuk membuatnya nyaman dan rutin cek bagian kukunya. • Kesehatan gigi Anjing senior cenderung memiliki permasalahan gusi dan juga plak. Oleh karena itu, rutin lakukan pemeriksaan anjing ke dokter gigi untuk mengecek kondisi giginya. Makanan untuk Anjing Senior Kebutuhan nutrisi anjing senior berbeda dengan anjing dewasa. Berikan makanan untuk anjing senior yang bisa memberikannya nutrisi anjing sesuai dengan usianya. Untuk meningkatkan kesadaran dan daya ingat serta menjaga kesehatan sendi anjing yang aktif, berikan PRO PLAN Dog Adult 7+ Bright Mind Medium & Large Chicken untuk anjing ras sedang dan besar, sedangkan untuk anjing ras kecil berikan PRO PLAN Dog Adult 7+ Bright Mind Small & Mini Chicken. Nah, itu dia cara merawat anjing senior beserta makanan untuk anjing senior dan juga pemeriksaan anjing senior yang bisa dilakukan. Yuk tetap jaga anjing senior kita tetap sehat dan juga bahagia.
Kebutuhan Senior

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 53
  • Halaman 54
  • Halaman 55
  • Halaman 56
  • Halaman 57
  • Halaman 58
  • Halaman 59
  • Halaman 60
  • Halaman 61
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.