Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Kucing? Cek 4 Hal Berikut!
Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Kucing? Cek 4 Hal Berikut!
2 mins read
Tahukah Pet Lovers? Salah satu gangguan kesehatan yang kerap dialami kucing adalah infeksi saluran kemih. Nah, supaya kucing kesayanganmu tetap sehat dan terhindar dari gangguan kesehatan satu ini, Pet Lovers perlu mengenali lebih jauh penyebab dan cara mencegahnya. Salah satu hal yang bisa diperhatikan adalah makanan kucing yang bagus untuk kesehatan saluran kemih. Penyebab Kucing Mengalami Infeksi Saluran Kemih Berikut ini adalah hal-hal yang dapat menyebabkan kucing kesayangan Pet Lovers mengalami infeksi saluran kemih. Jangan sampai kucing Pet Lovers mengalaminya, ya. • Kebutuhan Cairan Tidak Tercukupi Setiap kucing punya cara masing-masing untuk memenuhi kebutuhan cairannya. Meski begitu, kucing memiliki kecenderungan tidak dapat memenuhi kebutuhan cairannya secara optimal. Bila dilihat dari sejarahnya, kucing awalnya tinggal di gurun, sehingga secara genetik, rangsangan rasa hausnya rendah. Hal ini tetap bertahan meski kini kucing sudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Selain faktor genetik, kucing juga memiliki keterbatasan dalam melihat air yang tenang. Hal ini lah yang membuat kucing Pet Lovers berpotensi mengalami dehidrasi dan meningkatkan risiko infeksi saluran kemih. • Obesitas Makanan kucing yang bagus akan memberikan efek positif apabila diberikan dengan porsi yang tepat, sesuai jenis dan berat badannya. Sayangnya, pemberian makanan yang berlebih dan tidak diimbangi aktivitas fisik juga bisa membuat kucing mengalami obesitas. Ketika kucing mengalami obesitas, risiko mengalami berbagai gangguan kesehatan pun meningkat. Salah satunya infeksi saluran kemih karena kucing obesitas kesulitan untuk membersihkan area kemaluannya. Cara mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Kucing Kesayangan Agar kucing kesayangan Pet Lovers terhindar dari risiko infeksi saluran kemih, ayo lakukan beberapa cara berikut ini: • Penuhi Kebutuhan Cairannya Mengingat kucing punya rangsangan haus yang rendah, Pet Lovers perlu melakukan berbagai trik untuk memenuhi kebutuhan cairannya. Caranya, sediakan mangkuk minum di beberapa tempat di rumah yang sering dilewati kucing kesayangan. Kamu juga bisa menyediakan drinking fountain di tempat yang mudah dijangkau. Hal ini secara tidak langsung mempermudah kucing kesayangan Pet Lovers untuk sering minum dan terhindar dari infeksi saluran kemih. • Berikan Wet Food (Makanan Basah) Selain dari air minum, Pet Lovers juga bisa membantu kucing untuk memenuhi kebutuhan cairan harian yang diperlukan melalui makanan basah. Pastikan Pet Lovers juga memberikan makanan kucing yang bagus untuk kesehatan saluran kemih. Pro Plan Urinary Tract Health merupakan makanan basah untuk kucing dengan kadar air 80% yang mengandung asam lemak omega 3 untuk membantu melindungi saluran kemih dari peradangan; serat inulin untuk mendukung penyerapan nutrisi yang unggul; dan diformulasikan untuk meningkatkan kemampuan penyerapan air dalam tubuh kucing demi menjaga kesehatan saluran kemihnya. Tak hanya itu, Pro Plan Urinary Tract Health juga dikemas dalam ukuran yang pas untuk 1 porsi makan bagi kucing dengan berat badan 1,2 kg. Nah, kalau kucingmu punya berat badan 4 kg, Pet Lovers bisa memberikan ini makanan kucing yang bagus ini sebanyak 3,5 pouch untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya.
Kesehatan
5 Tips Mudah Cara Merawat Anak Anjing Tanpa Induk
5 Tips Mudah Cara Merawat Anak Anjing Tanpa Induk
3 mins read
Pet Lovers, mengadopsi anak anjing tanpa induk sebagai peliharaan baru di rumah tentu harus dibarengi dengan pengetahuan yang cukup. Hal ini supaya anak anjing dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Apalagi, jika anak anjing yang diadopsi berusia kurang dari 2 bulan. Padahal, di usia tersebut, anak anjing masih sangat membutuhkan kehadiran induknya. Oleh karena itu, yuk, simak cara merawat anak anjing tanpa induk yang perlu Pet Lovers ketahui! 1. Cek Kondisi Kesehatan Cara merawat anak anjing tanpa induk pertama yang perlu Pet Lovers lakukan adalah mengetahui kondisi kesehatannya. Tanyakan secara detail pada dokter hewan atau pemilik sebelumnya tentang jadwal vaksin yang perlu dilakukan. Selain itu, cek juga apakah anak anjing yang kamu adopsi memiliki penyakit bawaan atau gangguan kesehatan lain. 2. Jaga Suhu Tubuhnya Tetap Hangat Menjaga tubuh anak anjing untuk tetap hangat adalah sebuah prioritas. Biasanya anak anjing akan senang bergerombol dengan saudaranya dan mendekatkan tubuh mereka ke induknya supaya tetap hangat. Tapi, bagaimana dengan cara merawat anak anjing tanpa induk supaya tetap hangat? Petlovers bisa menjaga tubuh anak anjing tetap hangat dengan memberikan selimut. Selain itu, kantong kompres yang diisi air hangat dan diletakkan di bawah selimut juga merupakan solusi yang baik untuk bisa menambah rasa hangat pada tubuh anjing. Pilihan lainnya, Pet Lovers bisa menggunakan lampu penghangat. Biasanya, anak anjing yang baru lahir membutuhkan kehangatan sekitar kurang lebih 32 derajat Celcius. Setelah berusia 6 minggu, anak anjing sudah bisa menyesuaikan suhu ruangan. 3. Bersihkan Kotoran dengan Rutin Anak anjing membutuhkan rangsangan untuk bisa buang air kecil ataupun air besar setelah makan. Biasanya, induk anjing akan menjilati bagian bawah tubuh anaknya untuk merangsangnya membuang kotoran. Oleh karena itu, untuk cara merawat anak anjing tanpa induk supaya kebersihannya tetap terjaga, Petlovers perlu mengambil kapas dan basahi dengan sedikit air hangat, kemudian gosokkan dengan lembut pada perut bagian bawah dan anusnya. Seka dengan lembut apapun yang keluar. Setelah memasuki usia tiga sampai empat minggu, anak anjing biasanya sudah bisa membuang kotorannya sendiri. 4. Berikan Susu Secara Rutin Anak anjing yang baru lahir perlu diberi susu setiap dua hingga tiga jam sekali. Frekuensi menyusui akan menurun menjadi empat kali sehari setelah berusia 2-3 minggu. Mengingat di usia tersebut anak anjing umumnya masih menyusu ke induknya, cara merawat anak anjing tanpa induk yang masih menyusui tentu berbeda. Pet Lovers memerlukan botol dot untuk memberikan susu yang diformulasikan khusus untuk anak anjing. Pet Lovers juga tidak direkomendasikan memberikan susu sapi sebagai pengganti air susu induk anjing, ya. Hal ini dikarenakan pencernaan anak anjing masih sangat sensitif dan pemberian susu sapi dapat mengganggu kesehatan saluran pencernaannya. Selain menggunakan botol dot, Pet Lovers juga perlu memastikan suhu susunya tidak terlalu panas. Untuk mengeceknya, Pet Lovers bisa meneteskan susu ke pergelangan tangan bagian dalam. Bila sudah terasa hangat, susu siap diberikan ke anjing kesayanganmu. 5. Bantu Saat Proses Peralihan Ke Makanan Pendamping Anak anjing mulai dapat diberi makanan padat sebagai pendamping air susu induk mulai usia 4 minggu, dan mulai proses sapih saat berusia 6 minggu. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut air susu tidak lagi mencukupi kebutuhan nutrisinya. Nutrisi yang dibutuhkan oleh anak anjing yang perlu dipenuhi dari makanannya adalah protein, lemak, serat, vitamin, mineral, energi, dan air dalam jumlah yang sesuai dengan usia dan berat badannya. Di awal pemberian makanan padat, Pet Lovers bisa memberikan makanan anjing yang dilunakkan dengan air hangat sebagai proses adaptasi. Setelah itu, makanan anjing bisa diberikan tanpa dilunakkan sesuai porsi yang direkomendasikan untuk usia dan ukurannya. Nah, supaya kebutuhan nutrisi anak anjing terpenuhi hingga ia dewasa atau berusia 1 tahun, Pet Lovers perlu memilih makanan yang tepat, seperti Pro Plan Healthy Growth & Development. Pro Plan Healthy Growth & Development diformulasikan untuk anak anjing hingga berusia satu tahun dan tersedia dalam varian yang sesuai dengan ukuran tubuhnya, yaitu Small & Mini, Medium, dan Large. Pro Plan Healthy Growth & Development mengandung kolostrum yang kaya akan antibodi alami dan terbukti secara klinis membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak anjing. Tak hanya itu, kolostrum yang terkandung dalam Pro Plan Healthy Growth & Development juga membantu menyeimbangkan mikroflora dalam usus, sehingga bisa melindungi anak anjing kesayanganmu dari gangguan pencernaan.
Perilaku & Pelatihan
Sama-Sama Berambut Panjang, Ini 5 Perbedaan Kucing Angora dan Persia
Sama-Sama Berambut Panjang, Ini 5 Perbedaan Kucing Angora dan Persia
3 mins read
Kucing angora dan persia umumnya menjadi pilihan Pet Lovers yang menginginkan peliharaan berambut lebat dan panjang. Meski bagi awam kedua kucing ras ini terlihat mirip, Pet Lovers perlu tahu bedanya, supaya dapat memilih peliharaan yang sesuai dengan ekspektasi. Nah, berikut ini adalah beberapa perbedaan kucing angora dan persia yang perlu Pet Lovers ketahui. 1. Asal-usul Perbedaan kucing angora dan persia pertama adalah dari asal-usulnya. Di dunia internasional, kucing angora dikenal sebagai Turkish Angora, atau angora dari Turki. Jadi, meskipun di Indonesia banyak ditemukan kucing angora, asal kucing berambut lebat ini adalah dari wilayah Ankara, Turki Tengah. Sedangkan, kucing persia merupakan jenis kucing yang diketahui sudah ada sangat lama, dan tidak diketahui secara tepat kapan pertama kali dia muncul. Namun sesuai namanya, kucing persia berasal dari dataran Mesopotamia, yang kemudian berubah menjadi Persia, dan sekarang menjadi negara Iran. 2. Fitur Wajah dan Bentuk Tubuh Perbedaan kucing angora dan persia juga dapat dilihat dari wajah dan bentuk tubuhnya. Meskipun sekilas wajah dan perawakan kucing angora dan persia terlihat sama, tapi jika diperhatikan dengan teliti, mereka berbeda, lho. Kucing persia memiliki kepala bulat dengan wajah pendek dan hidung pesek, pipi tembam, mata bulat besar, dan telinga bulat kecil. Selain itu, Kucing Persia memiliki kaki yang pendek dan kuat untuk menopang tubuhnya yang kokoh. Sementara, kucing angora memiliki rambut yang lembut dan halus dengan kerangka ramping dan bertulang halus. Ekornya penuh dan meruncing. Berbeda dengan kucing persia yang bentuk hidungnya pesek dan telinga bulat kecil, kucing angora memiliki bentuk hidung yang meruncing, serta telinga yang tegak dan panjang. 3. Kelebatan rambut Pet Lovers, perbedaan kucing angora dan persia juga bisa dilihat dari rambutnya. Meski sama-sama memiliki rambut yang panjang dan lebat, tetap ada perbedaan yang mencolok di antara keduanya. Rambut kucing persia tidak sepanjang kucing angora, tapi cenderung lebat dan menutupi hampir semua tubuhnya. Sementara itu, kucing angora memiliki rambut yang panjang, halus, tapi hanya tebal di bagian ekornya, sehingga menyerupai ekor rubah. Nah, meski rambut angora dan persia merupakan hal genetik, tetap harus dirawat supaya terjaga kelebatan dan kelembutannya. Selain rutin menyisir rambut dan memandikan kucing kesayangan, Pet Lovers juga bisa memberikan makanan yang diformulasikan untuk rambut kucing yang sehat seperti Pro Plan Fussy & Beauty. Pro Plan Fussy & Beauty mengandung nutrisi untuk membantu meminimalkan kerontokan rambut kucing. Kandungan vitamin, mineral, dan protein di dalamnya membantu mewujudkan kulit sehat dan rambut berkilau dari kucing kesayangan Pet Lovers. Maka dari itu, Pro Plan Fussy & Beauty sangat cocok diberikan untuk kedua jenis kucing tersebut maupun kucing berambut panjang lainnya. 4. Karakter Sebagian besar peliharaan memiliki sifat penurut terhadap orang yang memeliharanya. Nah, baik kucing angora maupun persia, keduanya merupakan jenis kucing yang penurut. Perbedaan kucing angora dan persia dapat dilihat dari keaktifannya. Kucing angora jauh lebih aktif sementara kucing persia lebih suka berdiam di satu tempat. Perbedaan kucing angora dan persia juga dapat dilihat dari cara berjalannya. Kucing persia umumnya berjalan dengan lambat, angora adalah jenis kucing yang cara berjalannya lebih luwes. 5. Usia Perbedaan kucing angora dan persia juga dapat dilihat dari masa hidupnya. Kucing angora umumnya memiliki masa hidup 12-18 tahun, sementara kucing persia memiliki masa hidup yang lebih lama yaitu 15-20 tahun. Untuk mengoptimalkan masa hidup kedua jenis kucing ini, Pet Lovers perlu memberikan asupan nutrisi yang diformulasikan khusus bagi kucing senior, seperti Pro Plan Adult 7+ yang tersedia dalam varian wet food dan dry food. Pro Plan Adult 7+ mengandung formulasi unik yang membantu memperbaiki kualitas hidup juga memperpanjang umur kucing senior yang terdiri dari antioksidan, vitamin, probiotik, serta omega 3 dan 6. Apalagi, kucing di atas umur 7 tahun mulai mengalami perubahan metabolisme sehingga memerlukan makanan yang tinggi protein serta mudah dicerna seperti Pro Plan Adult 7+. Demikian beberapa perbedaan kucing angora dan persia yang perlu Pet Lovers ketahui. Kini Pet Lovers sudah tahu bedanya, kan? Selain belajar mengenal perbedaannya, Pet Lovers juga dianjurkan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter hewan agar makanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan kucing, baik dari segi takaran maupun nutrisi. Dengan nutrisi yang tepat, kucing kesayangan Pet Lovers bisa tumbuh sehat dan optimal.
Perilaku & Pelatihan
Ciri Anjing Obesitas dan Cara Mencegahnya
4 Ciri Anjing Obesitas dan Cara Mencegahnya
2 mins read
Menjaga kesehatan anjing kesayangan tentu menjadi salah satu prioritas Pet Lovers. Dengan kondisi badan yang sehat dan berat badan normal sesuai jenisnya, Pet Lovers bisa menghindari berbagai risiko kesehatan bagi anjing. Nah, salah satu ciri anjing yang tergolong sehat adalah tidak mengalami obesitas. Lalu, bagaimana ciri dan cara mencegahnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini! Ketahui Cirinya Ciri anjing obesitas yang dapat dilihat atau dirasakan Pet Lovers dari tubuhnya adalah sebagai berikut • Pada tulang rusuk anjing terlihat adanya lapisan lemak berlebih. Pada pinggang anjing juga terdapat timbunan lemak yang menumpuk di pangkal ekornya. Akibatnya, pinggang anjing hampir tidak terlihat. Pet Lovers pun akan kesulitan untuk meraba tulang rusuk anjing kesayangan karena terhalang lapisan lemak. • Perut anjing yang mengalami obesitas terlihat besar dan sedikit menggantung. Bahkan, lipatan perut juga tidak terlihat. • Ciri anjing obesitas lainnya adalah memiliki timbunan lemak yang sangat banyak di area dada, tulang belakang, dan pangkal ekor anjing. • Terdapat timbunan lemak di area sekitar leher. Meskipun terlihat menggemaskan, Pet Lovers harus memahami bahwa kondisi seperti ini merupakan ciri anjing obesitas dan tidak baik bagi kesehatan tubuhnya. Apa Penyebabnya? Setelah tahu ciri anjing obesitas, Pet Lovers juga perlu mengetahui penyebab seekor anjing mengalami obesitas. Berikut ini adalah penjelasannya: - Terlalu Banyak Makan Frekuensi makan yang terlalu sering atau porsi yang terlalu banyak mungkin saja terjadi bila Pet Lovers kurang yakin berapa banyak kalori yang dibutuhkan anjing untuk menjaga berat badannya agar tetap sehat dan ideal. - Sedikit Aktivitas Terlalu sedikit aktivitas atau olahraga adalah alasan umum anjing mengalami berat badan berlebih. Perlu Pet Lovers ketahui bahwa jumlah olahraga yang dibutuhkan anjing untuk berkembang bergantung pada ras, usia, dan ukurannya. Tetapi setidaknya, ajak anjing kesayangan Pet Lovers untuk berolahraga atau melakukan aktivitas selama 20-60 menit setiap harinya. - Menderita Penyakit Kronis Kondisi penyakit kronis seperti Cushing Syndrome (hyperadrenocortisism) dan atau hipotiroidsm adalah beberapa penyakit yang dapat menyebabkan obesitas pada anjing Pet Lovers. Oleh karena itu, rutin pengecekan kesehatan pada dokter hewan sangat disarankan untuk mencegah munculnya penyakit yang merugikan anjing kesayanganmu. Yuk, Cegah dengan Cara Ini! Setelah mengetahui ciri anjing obesitas dan penyebabnya, Pet Lovers tentu perlu tahu cara mencegahnya. Cara yang tepat untuk mencegah supaya anjing kesayangan Pet Lovers tidak mengalami obesitas adalah dengan melakukan kebiasaan hidup sehat. Ajak anjing melakukan olahraga secara rutin, berjalan-jalan santai dan cobalah untuk mengatur pola makan anjing kesayangan Pet Lovers. Untuk menjaga berat badan ideal pada anjing kesayangan Pet Lovers, berikan juga asupan makanan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisinya. Misalnya, Pro Plan Essential Health. Pro Plan Essential Health merupakan asupan yang lengkap dan seimbang, serta secara spesifik disesuaikan dengan ukuran anjing yang berbeda-beda agar pertumbuhannya optimal namun tetap terhindar dari kondisi obesitas. Oleh karena itu, Pro Plan Essential Health tersedia dalam varian small & mini (berat badan di bawah 10 kg), medium (berat badan 10-25 kg), dan large (berat badan di atas 25 kg). Pet Lovers bisa memilih varian yang sesuai dengan ukuran anjing kesayangan dan mengikuti rekomendasi porsi pemberian makan yang disarankan. Nah, semoga penjelasan di atas mampu membantu Pet Lovers untuk menjaga berat badan ideal anjing kesayangan, ya. Meski demikian, apabila anjing Pet Lovers sudah terlanjur memperlihatkan ciri anjing obesitas, Pet Lovers bisa segera menemui dokter hewan dan mintalah saran yang tepat untuk mengatasi obesitas pada anjing kesayangan. Jangan lupa untuk menjalankan saran dokter hewan dengan baik, agar obesitas pada anjing kesayangan dapat teratasi dengan baik.
Kesehatan
Cat feeding
Pastikan 3 Hal Ini Saat Memilih Makanan Anak Kucing
3 mins read
Di awal kelahirannya, anak kucing membutuhkan nutrisi yang cukup agar pertumbuhannya optimal. Saat anak kucing memasuki usia 3-4 minggu, Pet Lovers sudah mulai bisa memberikan makanan semi padat sebagai makanan pendamping yang ke depannya berperan sebagai pengganti susu untuk anak kucing ketika telah disapih total. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih makanan untuk anak kucing kesayanganmu. 1. Pilih Makanan yang Diformulasikan Khusus untuk Anak Kucing Perlu Pet Lovers ketahui bahwa makanan anak kucing berbeda dengan kucing dewasa. Anak kucing membutuhkan energi dua hingga tiga kali lipat lebih banyak dari kucing dewasa. Sayangnya, anak kucing terkadang tidak mendapatkan asupan makanan yang tepat, sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan energinya. Berdasarkan rekomendasi dari AAFCO (American Association of Feed Control Officials) atau Asosiasi Pejabat Pengawas Makanan Hewan di Amerika, kebutuhan minimal protein yang harus dipenuhi untuk anak kucing adalah sebesar 30%. Tak hanya itu, kebutuhan asam amino, mineral, dan vitamin pada anak kucing juga lebih tinggi dibandingkan kucing dewasa. Karena alasan inilah, sebagian besar ahli menyarankan Pet Lovers untuk memberi makanan pengganti susu untuk anak kucing yang diformulasikan secara khusus sampai usianya menginjak 1 tahun. Misalnya Pro Plan Kitten Starter yang mengandung protein sebesar 43% untuk menunjang pertumbuhan anak kucing. 2. Cek Nutrisi yang Mampu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Kucing Pet Lovers juga perlu memperhatikan makanan pengganti susu untuk anak kucing yang dikonsumsi, mengingat ia masih rentan terserang penyakit karena daya tahan tubuhnya belum optimal. Perlu Pet Lovers ketahui, saat masih menyusu ke induknya, anak kucing memperoleh asupan kolostrum yang mampu meningkatkan daya tahan tubuhnya. Kolostrum juga mengandung hormon pertumbuhan penting serta zat antibodi. Agar pertumbuhan dan daya tahan anak kucing optimal, Pet Lovers perlu memilih makanan pengganti susu untuk anak kucing yang juga mengandung kolostrum sebagai asupan penting untuk menjaga daya tahan tubuhnya, seperti Pro Plan Kitten Starter dan Pro Plan Kitten. Pro Plan Kitten Starter merupakan produk terbaru dari Pro Plan bagi anak kucing yang baru belajar makan, yaitu usia 3 minggu hingga 6 bulan. Sementara Pro Plan Kitten hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan, dan diformulasikan bagi anak kucing dengan usia hingga 1 tahun. Baik Pro Plan Kitten Starter maupun Pro Plan Kitten diperkaya kolostrum yang membantu mengoptimalkan daya tahan tubuh anak kucing kesayanganmu. Tak hanya itu, keduanya juga tinggi kalori dan diperkaya nutrisi penting lain seperti DHA dan mineral untuk mendukung pertumbuhan anak kucingmu. 3. Pilih Makanan Anak Kucing yang Bantu Menjaga Kesehatan Pencernaannya Tahukah, Pet Lovers? Anak kucing yang sistem pencernaannya masih berkembang ini juga rentan mengalami diare yang dipicu susu selain dari induknya. Oleh sebab itu, hindari memberikan susu lain untuk mengganti susu dari induknya sebelum berkonsultasi dengan dokter hewan. Selain itu, Pet Lovers juga bisa memastikan untuk memberi makanan pengganti susu untuk anak kucing yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaannya. Misalnya, wet food dan dry food yang mengandung serat inulin dan kolostrum. Perlu Pet Lovers ketahui, serat inulin dapat membantu penyerapan nutrisi, sementara kolostrum berperan sebagai prebiotik yang berfungsi menjaga kesehatan saluran pencernaan sekaligus menjaga daya tahan tubuh anak kucing kesayanganmu. Perhatikan Ini Saat Masa Sapih Anak Kucing Hal lain yang perlu Pet Lovers perhatikan saat mulai memperkenalkan makanan pengganti susu untuk anak kucing adalah waktu yang tepat untuk memberikan asupan wet food dan dry food. Pada minggu pertama disapih, Pet Lovers bisa memulai dengan memberikan wet food seperti Pro Plan Wet Kitten Salmon dan Pro Plan Wet Kitten Chicken karena gigi anak kucing yang berusia 1 bulan ini masih sangat kecil dan belum bisa mengunyah dry food dengan baik. Ketika giginya mulai tumbuh, Pet Lovers bisa mencampurkan wet food dengan dry food seperti Pro Plan Kitten Starter yang dilunakkan dengan sedikit air. Secara bertahap, tingkatkan jumlah asupannya. Setelah itu, Pet Lovers bisa mulai perlahan-lahan mengalihkan anak kucing ke makanan dewasa ketika dia berumur satu tahun, atau ketika dokter hewan menganjurkan untuk melakukannya. Nah, kini Pet Lovers sudah mulai memahami cara memilih makanan pengganti susu untuk anak kucing kesayangan, bukan? Selalu perhatikan asupan makanan dan masa transisi anak kucing yang sedang berada dalam masa sapih dari susu induk ke makanan wet food dan dry food, ya.
Kebutuhan Anak Kucing
Ingin Rambut Kucing Lebat dan Berkilau? Ikuti 3 Tips Berikut!
Ingin Rambut Kucing Lebat dan Berkilau? Ikuti 3 Tips Berikut!
4 mins read
Memiliki kucing yang berambut tebal dan berkilau adalah impian semua Pet Lovers. Apalagi, kalau kucingmu di rumah merupakan jenis kucing berambut tebal seperti Angora, Himalaya, Maine Coon, atau Ragdoll. Untuk jenis kucing tersebut tentu ada perawatan khusus yang dilakukan. Makanan kucing untuk bulu atau rambutnya yang cantik juga menjadi satu hal yang perlu diperhatikan. Pet Lovers pasti suka panik apabila kucing kesayangan mengalami kerontokan pada rambutnya dan menyisakan gumpalan rambut atau hairball di kursi atau perabotan rumah yang lainnya. Biasanya, Pet Lovers akan langsung beranggapan bahwa kucing sedang dalam kondisi tidak sehat. Padahal, kerontokan pada rambut kucing bisa saja terjadi akibat makanan yang tidak sesuai, selain juga bisa terjadi karena kucing sedang mengalami alergi, atau ada penyakit kulit lainnya. Di bawah ini adalah cara untuk menjaga rambut kucing agar tetap lebat dan berkilau. Yuk, simak penjelasannya! 1. Atur Berat Badan dan Pola Makan Kucing Memiliki kucing yang berisi tentu akan terlihat sangat menggemaskan dan menyenangkan. Akan tetapi, perlu Pet Lovers ketahui, berat badan yang berlebihan atau obesitas bisa memicu penyakit dan kerontokan rambut pada kucing. Hal ini dikarenakan kucing akan sulit untuk membersihkan tubuhnya sendiri saat dia mengalami obesitas. Selain itu, kucing juga akan malas bergerak. Tak hanya kucing yang kelebihan berat badan, kucing yang terlalu kurus juga perlu mendapatkan perhatian. Jika kucing tidak mendapatkan nutrisi yang cukup atau asupannya berkualitas buruk dan sulit dicerna, maka kucing akan kekurangan mineral dan vitamin penting. Padahal, vitamin dan mineral ini berperan untuk seluruh aspek kesehatan kucing, termasuk rambutnya. Nah, salah satu cara supaya kucing tidak mengalami obesitas atau kekurangan nutrisi hingga tubuhnya kurus adalah dengan mengatur pola makannya. Untuk kesehatan rambut, kulit dan tubuhnya, kucing membutuhkan diet dengan keseimbangan protein, lemak, dan serat yang baik. Memberikan makanan pada kucing pun juga tidak sembarangan. Umumnya, pemberian makanan pada kucing diberikan dua sampai tiga kali dalam sehari dengan takaran yang sesuai. Hal ini dilakukan supaya kebutuhan nutrisi pada kucing kesayangan terpenuhi dengan baik. Jadi, kondisi kesehatan kucing dapat terjaga dan kerontokan pada rambut kucing pun dapat dihindari. Untuk menjaga kesehatan rambut, kulit dan tubuh kucing, Pet Lovers membutuhkan makanan kucing untuk bulu atau rambut dengan takaran protein, lemak, dan serat yang baik. Jika kucing mengonsumsi makanan yang sulit dicerna, nutrisinya berisiko tidak terpenuhi, sehingga kucing kesayangan akan rentan kekurangan vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan supaya rambutnya terlihat tebal dan berkilau. Selain itu, makanan yang sulit dicerna juga berisiko menyebabkan kucing diare. Saat Pet Lovers memilih makanan kucing untuk bulu atau rambut yang lebat dan berkilau, perhatikan juga kandungan vitamin A, vitamin E, serta omega 6 dan omega 3 dalam komposisinya. Hal ini perlu diperhatikan agar kucing terhindar dari masalah kulit, dan rambut kucing bisa terjaga dengan baik. Nah, nutrisi sesuai takaran pada makanan kucing untuk bulu atau rambutnya ini dapat ditemukan pada Pro Plan Adult Fussy & Beauty, lho. Pro Plan Adult Adult Fussy & Beauty kaya akan protein dari salmon. Vitamin dan mineral dalam v juga membantu menjaga kesehatan kulit dan kilau rambut kucing serta mengurangi kerontokannya. 2. Berikan Jadwal Grooming Kucing Kesayangan yang Tepat Selain mengatur pola makan dan memilih makanan kucing untuk bulu atau rambut yang lebat dan berkilau, hal yang Pet Lovers perlu perhatikan selanjutnya adalah jadwal grooming. Sama seperti manusia, kucing juga perlu dibersihkan dengan cara grooming basah seperti mandi, dan grooming kering dengan cara dipotong kukunya serta disisir rambutnya. Hal ini dilakukan agar kucing tetap bersih dan terjaga kesehatan kulit serta rambutnya. Bila kucingmu sedang dalam kondisi tidak sehat, Pet Lovers cukup membersihkan rambut kucing dengan dilap basah lalu dikeringkan. Jadi, rambut kucing akan terlihat lebih rapi, terhindar dari kutu dan penyakit kulit, serta penampilannya tetap terjaga meski sedang kurang sehat. 3. Hindari Asupan yang Dapat Merusak Rambut Kucing Kucing kesayangan di rumah Pet Lovers juga ternyata punya “pantangan makanan” supaya rambutnya tidak rontok, lho. Salah satu makanan yang harus dihindari adalah telur mentah, karena adanya bakteri salmonella di dalamnya. Konsumsi telur mentah dalam jangka waktu yang lama dan jumlah yang banyak berisiko menyebabkan kucing mengalami peradangan pada kulit, rambut rontok, hingga pertumbuhan yang buruk karena kekurangan biotin. Oleh sebab itu, sebaiknya Pet Lovers memberikan makanan kucing untuk bulu atau rambut yang tepat, juga berkonsultasi dengan dokter hewan dalam pemberian makanan kucing untuk bulu atau rambut kucing yang berkilau dan lebat. Itu dia tiga hal yang bisa Pet Lovers pelajari dan pahami ketika memberikan makanan kucing untuk bulu atau rambut kucing agar sehat dan berkilau. Jadi, selain mengatur pola makan dan jadwal grooming, pastikan juga makanan yang dikonsumsi kucing kesayangan penuh nutrisi untuk tubuh dan juga rambutnya, seperti Pro Plan Adult Adult Fussy & Beauty, yang tersedia dalam varian dry food maupun wet food dengan rasa salmon yang disukai kucing. Optiderma dalam Pro Plan Adult Fussy & Beauty terbukti secara ilmiah dapat mencegah terbentuknya hairball atau gumpalan rambut dalam saluran cerna berkat kandungan serat pangan inulin yang dipilih secara khusus untuk sistem pencernaan kucing. Pro Plan Adult Fussy & Beauty juga membantu menguatkan rambut kucing sehingga mengurangi kerontokan dengan kandungan protein, omega 3, omega 6, zink, vitamin A, dan vitamin B kompleks di dalamnya.
Kesehatan
Pemilik Anjing Pemula, Perhatikan 4 Hal Ini Saat Memilih Makanan Peliharaanmu
Pemilik Anjing Pemula, Perhatikan 4 Hal Ini Saat Memilih Makanan Peliharaanmu
3 mins read
Pet Lovers, memiliki anjing peliharaan untuk pertama kalinya pasti terasa bersemangat. Tentunya, timbul juga berbagai pertanyaan tentang cara perawatannya. Salah satunya adalah pertimbangan saat memilih jenis makanannya. Tapi, tak perlu khawatir, karena tips di bawah ini bisa membantu Pet Lovers memilih varian produk sekaligus harga makanan anjing yang tepat untuk peliharaanmu. Yuk, simak penjelasannya. 1. Pilih Jenis Makanan yang Sesuai dengan Usia Anjing Pet Lovers, kebutuhan nutrisi pada anjing berbeda, disesuaikan dengan tahapan usianya. Hal ini pula yang menyebabkan harga makanan anjing menjadi bervariasi, meski diproduksi oleh merek dagang yang sama. Anjing membutuhkan makanan yang mengandung protein, lemak, dan serat yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan otot, tulang, dan pencernaannya. Misalnya, anak anjing membutuhkan protein dan kalori lebih banyak dibandingkan anjing dewasa. Hal itu dikarenakan anjing yang masih kecil membutuhkan nutrisi untuk masa pertumbuhannya. Sedangkan, anjing dewasa dan senior tidak membutuhkan kalori sebanyak anak anjing karena semakin tua usianya, metabolisme tubuhnya akan semakin menurun. Kebutuhan energinya juga berkurang mengingat aktivitasnya tidak seaktif ketika masih menjadi anak anjing. 2. Sesuaikan dengan Ukuran Tubuh Anjing Selain usianya, ukuran tubuh anjing juga berpengaruh pada harga makanan anjing. Kenapa? Hal ini karena pemberian makanan perlu disesuaikan dengan ukuran anjing yang Pet Lovers pelihara. Anjing Ras besar seperti Golden Retriever atau Labrador Retriever membutuhkan glukosamin yang lebih banyak untuk mendukung persendian yang sehat. Glukosamin sendiri adalah zat yang dapat membantu menjaga kesehatan persendian pada tulang. Bagaimana dengan anjing Ras kecil? Anjing Ras kecil seperti Poodle, Chihuahua, dan Shih Tzu memiliki rahang dan gigi yang kecil sehingga membutuhkan makanan yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran mulut dan giginya. Selain itu, jika Pet Lovers memberi makan anjing terlalu banyak atau pemberian tidak sesuai dengan ukurannya, bisa memperbesar risiko obesitas pada anjing. Karena, anjing yang mengalami obesitas juga rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan. Tentunya Pet Lovers tak ingin hal tersebut terjadi, bukan? 3. Perhatikan Kondisi Kesehatan Anjing Selain usia dan ukuran, kondisi kesehatan juga memengaruhi harga makanan anjing. Setiap anjing memiliki kondisi yang berbeda. Ada yang memiliki pencernaan dan kulit sensitif. Oleh karena itu, sebaiknya saat memilih makanannya, selain mempertimbangkan harga makanan anjing, pertimbangkan pula kondisi kesehatannya. Dengan mengunjungi dokter hewan secara berkala, Pet Lovers dapat mengetahui makanan anjing yang tepat sesuai kondisi kesehatan, sehingga risiko penyakit di masa depan dapat diminimalkan. 4. Tentukan Goal untuk Anjing Peliharaan Biasanya saat memelihara seekor anjing, Pet Lovers akan menentukan target tertentu. Misalnya, Pet Lovers menginginkan anjing dengan rambut berkilau, memiliki tulang kuat dan mampu berlari cepat, atau mampu melakukan kegiatan akrobatik. Nah, untuk mencapai target yang telah ditentukan, kebutuhan nutrisi anjing kesayangan Pet Lovers tentu perlu dipenuhi secara tepat. Selain melihat harga makanan anjing, Pet Lovers juga perlu mempertimbangkan kandungan nutrisinya. Misalnya, memberikan nutrisi lengkap dan seimbang dengan kombinasi yang tepat, seperti Pro Plan Essential Health. Pro Plan Essential Health merupakan kombinasi dari nutrisi terbaik yang secara spesifik disesuaikan dengan ukuran anjing yang berbeda-beda untuk mendukung kebutuhan spesifik mereka, dan menjaga kondisi optimal anjing. Oleh karena itu, Pro Plan Essential Health tersedia dalam varian small & mini (berat badan di bawah 10 kg), medium (berat badan 10-25 kg), dan large (berat badan di atas 25 kg). Meski kebutuhannya disesuaikan dengan ukuran anjing, ketiga varian Pro Plan Essential Health sama-sama memiliki nutrisi penting, seperti taurin untuk mendukung kesehatan fungsi jantung; mineral khusus untuk membantu mencegah pembentukan plak gigi yang seimbang; vitamin D dan asam lemak omega-3 untuk mendukung kesehatan gigi dan gusi; inulin (prebiotik dari akar chicory) yang terbukti menyeimbangkan mikroflora usus; dan antioksidan yang terbukti secara ilmiah meningkatkan kekebalan tubuh anjing kesayanganmu. Tak hanya itu, Pro Plan Essential Health juga diproduksi tanpa tambahan pewarna, perasa, dan pengawet untuk menjaga kesehatan anjingmu. Itulah hal-hal selain harga makanan anjing yang perlu kamu perhatikan saat memilih makanan anjing untuk pertama kalinya.
Kesehatan
Kandungan Makanan Kucing yang Bagus untuk Perawatan Rambut
Kandungan Makanan Kucing yang Bagus untuk Perawatan Rambut
3 mins read
Kondisi rambut kucing bisa menjadi salah satu tanda kesehatan yang perlu diperhatikan. Salah satu fungsi rambut adalah sebagai awal pelindung tubuh dari berbagai jenis bahaya lingkungan seperti bakteri, parasit, dan suhu yang dapat menyebabkan masalah pada kulit. Rambut kucing juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Namun, rambut kucing bisa mengalami kerontokan. Salah satu penyebabnya adalah kesalahan dalam memberikan makanan kucing. Makanan kucing yang bagus bisa membantu mengatasi masalah rambut rontok. Makanan kucing yang bagus harus mencakup nutrisi yang lengkap dan seimbang demi mendukung kesehatan kulit dan rambutnya. Beberapa kandungan yang bagus untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut kucing adalah • Protein Protein akan dipecah menjadi asam amino yang diperlukan oleh tubuh sebagai sumber energi. Selain itu, asam amino juga diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut agar terbebas dari masalah ataupun penyakit. Untuk merawat rambut kucing, kandungan protein yang disarankan oleh AAFCO adalah minimal 30% dan kandungan lemaknya 9%. • Asam Lemak Esensial Selain berperan sebagai sebagai sumber utama energi, asam lemak esensial, seperti Omega-3 dan Omega-6 juga merupakan kandungan yang penting untuk menjaga kesehatan rambut, kulit, serta metabolisme kucing. Kekurangan asam lemak Omega-3 dan Omega-6 pun bisa memberikan dampak buruk bagi rambut seperti warna rambut jadi memudar, terasa kering, dan mudah rontok. • Vitamin A, C dan E Selain Vitamin A, kandungan Vitamin C dan E juga diperlukan untuk menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh, berfungsi sebagai zat antioksidan, serta menjaga kesehatan rambut kucing. • Mineral Selain diperlukan oleh tubuh, kandungan mineral yang memadai juga dapat menjaga kesehatan kulit dan rambut pada kucing Pet Lovers. Mineral Selenium (Se) berfungsi sebagai antioksidan yang mampu melindungi kulit dari pengaruh radikal bebas, Zinc (Zn) dan Copper (Cu) yang berfungsi menjaga kesehatan kulit dan rambut. Tips & Trik Merawat Kucing untuk Menghindari Rambut Rontok Selain memperhatikan asupan makanan kucing yang bagus, Pet Lovers juga perlu melakukan berbagai langkah perawatan di bawah ini untuk membantu menghindari rambut kucing mengalami kerontokan. • Menyisir rambut kucing dengan sisir bergigi rapat bisa menjadi salah satu cara membuat rambut lebih lembut dan menghilangkan rambut rontok. Selain itu, dengan menyisir rambut bisa mengurangi hairball pada kucing. • Sikat rambut kucing secara teratur. Dengan begini bisa membantu mengurangi rambut kucing yang rontok. Untuk kucing dengan tipe rambut sedang hingga panjang, gunakan sisir slicker. Jika kucing berambut pendek, gunakan sisir dua sisi • Memandikan kucing secara rutin juga bisa membantu menjaga kesehatan kulit dan rambut, karena menghilangkan faktor-faktor penyebab masalah pada kulit dan rambut • Rambut rontok pada kucing juga bisa dicegah dengan mencukupi asupan air yang cukup. Jadi, pastikan selalu sediakan segar, air bersih, dan dingin untuk diminum oleh kucing Rekomendasi Makanan Kucing yang Bagus untuk Menjaga Kesehatan Rambut dari Pro Plan Salah satu makanan kucing yang bagus untuk membantu menjaga kesehatan rambut serta mencegah kerontokan adalah Pro Plan Adult Fussy & Beauty yang memiliki beberapa varian sebagai berikut: Pro Plan Adult Fussy & Beauty Pro Plan Adult Fussy & Beauty merupakan makanan kering untuk kucing yang di dalamnya terbuat dari salmon. Protein salmon yang berkualitas tinggi sebanyak 36%, kandungan Zinc 100mg/kg, Omega-3 sebanyak 0,6%, Omega-6 0,7% serta vitamin A dan Vitamin B kompleks untuk memberikan nutrisi terbaik kulit dan rambut sehat. Pro Plan Adult Fussy & Beauty Makanan kucing yang bagus selanjutnya adalah Pro Plan Adult Fussy & Beauty. Ini merupakan produk makanan basah untuk kucingdan mengandung salmon. Di dalamnya ada kandungan protein salmon yang berkualitas tinggi sebanyak 12,6%, kandungan Zinc sebanyak 30 mg dan Omega 3 dan 6 sebanyak 0,6% serta vitamin A dan Vitamin B kompleks untuk memberikan nutrisi terbaik kulit dan rambut sehat, sesuai dengan standar yang ditentukan oleh The Association of American Feed Control Officials (AAFCO) sehingga dapat membantu mengurangi kerontokan rambut dan mengontrol terbentuknya hairball.
Kesehatan
Jenis Produk dan Harga Makanan Kucing Pro Plan Wet yang Perlu PetLovers Ketahui
Jenis Produk dan Harga Makanan Kucing Pro Plan Wet yang Perlu PetLovers Ketahui
3 mins read
Dalam merawat kucing, Pet Lovers harus pastikan jika makanan yang diberikan setiap harinya mengandung nutrisi yang diperlukan kucing, berkualitas tinggi serta disesuaikan dengan tingkatan usia kucing. Dengan begini, bisa mendukung kesehatan dan kualitas hidupnya. Makanan berkualitas tinggi di sini dimaksudkan terbuat dari dagingasli, yang merupakan sumber protein dan sumber energi, memiliki kandungan serat yang memadai untuk mendukung kesehatan saluran pencernaan dengan menjaga keseimbangan bakteri baik didalam usus. Selain itu, kandungan asam lemak Omega-3, Omega-6 yang terkandung berfungsi sebagai anti inflamasi, mengandung antioksidan, tidak menggunakan pewarna dan juga perasa buatan, serta mengikuti kandungan nutrisi yang sesuai dengan standar yang ditentukan oleh The Association of American Feed Control Officials (AAFCO). Nutrisi yang Diperlukan Kucing Berdasarkan Usia • Anak kucing biasanya memerlukan kandungan seperti DHA, mineral dan vitamin serta protein dan lemak yang tinggi. DHA bagus untuk mendukung perkembangan penglihatan dan otaknya. Mineral dan vitamin, yang berperan sebagaiantioksidan yang bagus untuk ketahanan tubuh anak kucing. Sementara protein dan lemak berperan sebagai sumber kalori untuk membantu pertumbuhan anak kucing • Kucing dewasa (1-7 tahun) memerlukan kandungan antioksidan seperti vitamin C, E, Selenium (mineral) yang baik untuk menjaga ketahanan tubuh dan melawan radikal bebas pada kucing dewasa. Protein yang bagus untuk rambut, kulit, perkembangan otot serta kekebalan tubuhnya, karbohidrat berperan dalam serat yang baik untuk kesehatan pencernaannya, serta asam lemak esensial dari Omega 3 & Omega 6 yang berfungsi menjaga kesehatan saluran kemih, kulit dan rambut kucing. • Kucing senior (diatas 7 tahun) perlu diberikan antioksidan, kandungan lemak baik seperti Omega 3 dan Omega 6 yang berperan sebagai anti peradangan dan menjaga kesehatan persendian, ginjal, dan jantung serta protein untuk menjaga berat badannya tetap ideal Jenis Makanan Kucing Pro Plan Wet Berdasarkan Usia Pro Plan sebagai produsen makanan kucing dan anjing menyediakan berbagai pilihan yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan kucing. 4 Minggu – 1 Tahun Perlu dipahami jika saat anak kucing lahir hingga usia delapan minggu, ia sangat bergantung pada air susu induknya. Namun, di usia 4 minggu, anak kucing sudah bisa dikenalkan dengan makanan pendamping air susu, karena nutrisi dari air susu induk mulai tidak mencukupi kebutuhan nutrisi harian anak kucing. Pet Lovers bisa memberikan makanan basah Pro Plan Wet Kitten Chicken atau Pro Plan Wet Kitten Salmon. Beberapa kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya antara lain: • DHA yang bagus untuk perkembangan mata dan otak anak kucing • Kandungan antioksidan yang bagus untuk menjaga kekebalan tubuh anak kucing • Serat inulin yang bantu proses penyerapan nutrisinya • Nutrisi esensial yang bisa menjaga kesehatan gigi, otot, dan tulangnya Kucing Dewasa 1-7 Tahun Untuk menjaga bentuk tubuh ideal kucing yang sudah tumbuh dewasa, salah satu pilihan makanan yang bisa diberikan, yakni Pro Plan Wet Adultyang di dalamnya ada kandungan kalori dan protein yang seimbang. Kandungan utama lainnya yang ada dalam produk ini adalah serat makanan yang bisa meminimalisir terbentuknya hairball dan bagus untuk kesehatan pencernaannya. Ada juga inulin yang bisa mengurangi bau kotoran kucing. Di atas 7 Tahun atau Kucing Senior Bila Pet Lovers memiliki kucing yang usianya di atas 7 tahun, Pro Plan Wet Adult 7+ bisa jadi pilihan. Pro Plan Wet Adult 7+ terbuat dari bahan utama daging ayam asli yang berkualitas tinggi. Pada Pro Plan Wet Adult 7+ juga terdapat kandungan khusus yang dapat melindungi ginjal dan saluran kemih dari peradangan. Selain beberapa jenis di atas, masih banyak pilihan makanan kucing lain dari Pro Plan yang bisa dipilih. Sebaiknya, dalam memilih makanan kucing, pastikan Pet Lovers berkonsultasi pada dokter hewan agar makanan yang Pet Lovers berikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan kucing.
Makanan & Nutrisi
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengganti Makanan Kucing
4 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengganti Makanan Kucing
2 mins read
Semakin bertambah usia kucing, makanan yang biasa Pet Lovers berikan perlu disesuaikan. Anak kucing bisa diganti makanannya ke makanan kucing dewasa ketika usianya sudah mencapai 12 bulan agar mereka menerima nutrisi yang sesuai dengan tahapan usianya. Pet Lovers bisa lakukan secara perlahan proses transisi untuk mengubah makanan anak kucing ke makanan dewasa. Cara Mengganti Makanan Anak Kucing ke Makanan Kucing Dewasa Perlu dipahami jika kucing termasuk hewan yang mudah mengalami masalah pencernaan seperti muntah, diare, nafsu makannya berkurang, atau bahkan menolak makan bila makanannya diganti secara tiba-tiba. Maka dari itu, Pet Lovers harus mengenalkan kucing secara bertahap dari makanan yang dikonsumsi saat ini ke makanan baru, seperti yang tertera pada tabel berikut: Coba kurangi jumlah makanan kucing yang lama secara bertahap selama jangka waktu tujuh hari. Misalnya, di dua hari pertama, Pet Lovers beri makan kucing sebanyak 75% makanan yang saat ini diberikan dan 25% makanan baru. Di hari ketiga sampai empat, 50% makanan saat ini dan 50% makanan baru. Di hari kelima sampai enam, berikan 25% makanan saat ini dan 75% makanan baru. Di hari ketujuh beri kucing makanan baru sepenuhnya. Selama proses mengganti makanan tersebut, Pet Lovers perlu perhatikan perilaku kucing dan apakah ada reaksi negatif pada kesehatan pencernaannya. Tips Memberi Makanan Baru pada Kucing yang Beranjak Dewasa • Sebelum melakukantransisi saat memberikan makanan baru pada kucing yang beranjak dewasa, baiknya konsultasikan terlebih dulu ke dokter hewan. Tujuannya agar makanan kucing yang Pet Lovers berikan bisa memenuhi kebutuhan nutrisi kucing kesayangan • Berikan kucing makan di tempat yang tenang dan jauh dari kucing lainnya serta beri dia privasi • Pastikan di dalamnya ada kandungan protein, serat, asam lemak, karbohidrat, mineral dan antioksidan, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan The Association of American Feed Control Officials (AAFCO). Kandungan-kandungan tersebut bisa membantu kucing semakin sehat, otot dan tulangnya semakin kuat serta rambut yang halus dan berkilau • Simpan makanan kucing sesuai petunjuk yang ada dalam kemasan untuk menjaga kesegaran dan kualitas makanan kucing Proses transisi memberi makan anak kucing ke kucing dewasa merupakan sesuatu yang harus dilalui oleh Pet Lovers yang memang sejak awal memelihara anak kucing. Dengan memerhatikan proses transisi yang dilalui kucing tersebut dan memilih makanan kucing yang berkualitas, akan membuat kucing semakin sehat dan aktif. Sebagai rekomendasi, Pet Lovers bisa memilih Pro Plan yang mengandung nutrisi terbaik untuk menjaga kesehatan kucingmu. Pro Plan telah diformulasikan oleh lebih dari 500 peneliti melalui proses penelitian yang panjang dan terverifikasi. Salah satu produk Pro Plan yang bisa Pet Lovers pilih adalah Pro Plan Adult Chicken dan Pro Plan Adult Salmon yang diformulasikan secara spesifik untuk penggantian makanan kucing dewasa.
Makanan & Nutrisi

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 57
  • Halaman 58
  • Halaman 59
  • Halaman 60
  • Halaman 61
  • Halaman 62
  • Halaman 63
  • Halaman 64
  • Halaman 65
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami

Footer

  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.