Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
7 Penyebab Mata Kucing Berair
7 Penyebab Mata Kucing Berair
3 mins read
Ketika anak kucing mengeluarkan air mata, Pet Lovers mungkin khawatir. Apakah mata kucing berair adalah pertanda kucingmu mengalami gangguan kesehatan atau ini adalah hal yang normal? Pet Lovers bisa mengetahuinya dari hal-hal berikut! Penyebab Mata Kucing Berair Pet Lovers perlu mengetahui berbagai penyebab mata kucing berair agar bisa meminimalisir anak kucing kesayangan mengalaminya. Berikut penjelasannya! 1. Genetik Mata berair pada anak kucing juga bisa disebabkan oleh faktor anatomi. Ras kucing berhidung pesek seperti kucing Persia, Himalayan, dan Exotic Shorthair memiliki mata yang berair karena punya hidung yang pesek, sehingga air mata tidak dapat dibuang secara normal melalui saluran yang menghubungkan mata dan hidung. 2. Iritasi Mata Iritasi juga bisa menyebabkan mata kucing berair. Usahakan agar anak kucing terhindar dari aktivitas yang dapat melukai area matanya, sehingga terhindar dari iritasi. 3. Infeksi bakteri dan Cacingan Konjungtivitis pada kucing disebabkan oleh bakteri Chlamydophila felis atau Chlamydia dan menyerang mata serta saluran pernapasan bagian atas (hidung atau tenggorokan). Jika tak segera diobati maka akan menyebar ke paru-paru. Selain itu, mata anak kucing yang terlihat berair dan matanya sulit terbuka bisa disebabkan oleh cacing mata Thelazia californiensis dan Thelazia callipaeda. Keduanya merupakan parasit yang ditemukan pada kucing dan menyerang saluran air mata serta saluran konjungtiva di bawah kelopak mata. Lalat kotoran atau lalat rumah biasanya menjadi inang perantara dan menyimpan larva cacing mata ini. 4. Infeksi Pernapasan Penyebab umum kotoran mata pada anak kucing adalah infeksi saluran pernapasan atas. Ini bisa terjadi karena infeksi virus seperti feline calicivirus, penyakit pernapasan menular, pneumonitis atau rinotrakheitis (virus herpes), bakteri, dan protozoa. Gejalanya bisa ringan dan berkembang menjadi sesuatu yang sangat serius, dan mungkin termasuk keluarnya cairan mata yang lengket dan bernanah. 5. Alergi Selain karena saluran air mata yang tersumbat atau produksi air mata yang berlebihan, ternyata mata kucing berair juga bisa disebabkan oleh alergi yang ditandai dengan anak kucing bersin dan terlihat mengusap-usap matanya karena gatal. Konsultasikan dengan dokter hewan mengenai apa yang perlu dilakukan bila memang penyebabnya adalah alergi. 6. Kontak dengan Benda Asing Mata kucing berair juga bisa disebabkan oleh masuknya benda asing ke dalam mata, misalnya benda tajam atau debu. Jadi, sebisa mungkin hindari anak kucing dari penyebab infeksi mata ini. 7. Tercakar Saudaranya Saat Bermain Saat bermain dengan saudaranya, bisa saja mata anak kucing terluka hingga infeksi dan berair. Jangan lupa juga untuk secara rutin melakukan grooming agar kuku anak kucing tidak membahayakan saudaranya. Tips Mengatasi Mata Kucing yang Berair Bila anak kucing terlanjur mengalami kondisi mata yang berair, Pet Lovers bisa melakukan hal-hal berikut ini sebagai pertolongan pertama di rumah. 1. Bersihkan Mata Anak Kucing Secara Rutin Pet Lovers bisa membersihkan mata dan lipatan daerah mata secara rutin setidaknya 2-3 kali sehari menggunakan kapas dan air hangat. Hindari obat tetes atau pencuci yang dijual bebas, kecuali dokter hewan yang meresepkannya. 2. Jaga Lingkungan Tetap Bersih Usahakan lingkungan sekitar tempat tinggal anak kucing selalu bersih dan rapi. Bagaimanapun juga, mata kucing berair bisa disebabkan oleh infeksi bakteri atau debu. Hal ini untuk menjaga agar kondisi mata anak kucing tidak terlalu parah. 3. Berikan Nutrisi yang Tepat Untuk meminimalkan gangguan kesehatan yang menyebabkan mata kucing berair, Pet Lovers perlu memberikan anak kucing makanan dengan kolostrum untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Misalnya, Pro Plan Kitten Starter. Pro Plan Kitten Starter yang diformulasikan sebagai makanan untuk anak kucing mulai usia 3-5 minggu hingga 6 bulan terbuat dari daging salmon dan tuna asli sebagai bahan baku utamanya. Selain mudah dilembutkan dengan air, Pro Plan Kitten Starter juga diperkaya kolostrum yang membantu perkembangan sistem imun tubuh pada anak kucing serta nutrisi penting lain untuk mendukung pertumbuhannya, seperti kandungan DHA yang dapat menunjang perkembangan mata dan otak. Kamu bisa mendapatkan Pro Plan Kitten Starter di official store Pro Plan di Lazada, Shopeedan Tokopedia. Demikianlah beberapa penyebab mata kucing berair dan tips untuk mengatasinya. Kini Pet Lovers telah mengetahui dan bisa lebih menjaga anak kucing agar terhindar dari kondisi gangguan kesehatan pada matanya.
Kesehatan
Lemas yang Perlu PetLovers Waspadai
6 Penyebab Anjing Lemas yang Perlu PetLovers Waspadai
3 mins read
Memasuki usia senior, yakni di atas 7 tahun, tubuh anjing kesayanganmu mungkin mengalami penurunan fungsi. Bahkan, ia bisa menjadi kurang aktif karena merasa lemas, hingga kesulitan berjalan. Apa faktor penyebab anjing lemas yang mungkin dialami oleh anjing seniormu dan bagaimana cara menolongnya? Penyebab Anjing Senior Lemas dan Kesulitan Berjalan Pet Lovers, ketahui beberapa penyebab anjing seniormu lemas dan terlihat kurang bersemangat. Hal-hal di bawah ini mungkin pernah dialami oleh anjing kesayangan Pet Lovers: 1. Mengalami Degenerative Myelopathy (DM) Mielopati degeneratif (DM) merupakan menurunnya fungsi saraf tulang belakang yang pada akhirnya berdampak pada masalah komunikasi antara otak dan anggota tubuh. Kondisi ini biasa ditemukan pada anjing berusia 8-14 tahun. Pada kondisi ini, anjing senior akan terlihat terhuyung-huyung atau menyeret kakinya saat berjalan. Bahkan, setelah 6-12 bulan, anjing yang mengalami kondisi ini secara bertahap akan kehilangan fungsi anggota tubuh depannya yang ditandai dengan anjing sulit berdiri atau berjalan. 2. Penurunan Fungsi Otak Salah satu penyebab anjing lemas adalah karena fungsi otaknya yang semakin menurun seiring bertambahnya usia. Sama seperti manusia, anjing senior juga mengalami degenerasi fungsi otak yang akan membuatnya jadi lemas, kurang aktif, tidak fokus, dan juga pikun. 3. Obesitas Saat frekuensi aktivitas menurun, anjing senior pun rentan menderita obesitas. Jika sudah mengalami obesitas, maka anjing senior akan makin kesulitan untuk mengangkat tubuhnya, sehingga terkesan lemas dan sulit untuk berjalan. 4. Sendi dan Masalah Persendian Seiring bertambahnya usia, kesehatan sendi dan tulang pun akan ikut melemah. Itu sebabnya di usia senior, anjing terlihat tidak bergairah dan kesulitan untuk berjalan. 5. Kurang Aktif dan Lebih Banyak Tidur Semakin tua usia anjing, energinya pun semakin turun sehingga tingkat aktivitasnya lebih rendah. Kondisi ini adalah bagian dari proses penuaan yang normal. Seiring bertambahnya usia, anjing juga cenderung tidur lebih lama dan lebih sering. 6. Nafsu Makan Berkurang Kurangnya nafsu makan merupakan penyebab anjing lemas yang cukup sering terjadi. Ketika nafsu makan anjing senior berkurang, tentu asupan energi yang masuk juga tidak optimal. Bahkan, anjing yang kurang nafsu makan juga malas untuk beraktivitas. Lakukan Ini Saat Anjing Senior Lemas Yuk, coba lakukan beberapa tips berikut ini untuk membantu anjing Kembali aktif dan otaknya berfungsi dengan baik. 1. Lakukan Pemeriksaan Rutin ke Dokter Hewan Buatlah jadwal untuk pemeriksaan ke dokter guna mengetahui kondisi fisik dan organ dalam anjing seniormu. Walaupun tidak terlihat ada masalah kesehatan, Pet Lovers sebaiknya tetap rutin melakukan pemeriksaan ke dokter hewan agar lebih waspada dan terhindar dari penyebab anjing lemas. 2. Ajak Anjing Senior Melakukan Aktivitas Fisik Pet Lovers bisa berkonsultasi dengan dokter hewan tentang program latihan untuk menjaga anjing senior tetap aktif. Anjing senior yang beraktivitas fisik secara teratur memiliki tingkat stres yang lebih rendah, sehingga lebih bahagia. Kondisi ini juga akan memengaruhi nafsu makannya. 3. Cek Asupan Nutrisinya Asupan nutrisi merupakan hal yang tak kalah penting untuk mendukung aktivitas dan fokus anjing senior kesayangan Pet Lovers. Pastikan anjing seniormu mendapatkan pola makan seimbang yang dirancang untuk usianya. Pola makan yang sehat dan asupan glukosamin dapat membantu anjing senior Pet Lovers tetap aktif dan terhindar dari penyebab anjing lemas. Nah, kandungan glukosamin yang penting untuk menjaga kesehatan persendian anjing senior ini bisa didapatkan dari Pro Plan Adult 7+ Bright Mind. Pro Plan Adult 7+ Bright Mind diformulasikan khusus untuk anjing yang memasuki masa tua di umur 7 tahun ke atas untuk mencegah tanda-tanda penuaan yang tidak selalu terlihat pada anjing senior. Formula BRIGHT MIND dalam Pro Plan Adult 7+ hadir dengan kandungan minyak botani yang kaya akan MCT (Medium Chain Triglycerides). Minyak MCT dapat digunakan sebagai energi tambahan bagi otak anjing dan terbukti membantu meningkatkan fokus serta daya ingat dalam 30 hari pemakaian. Selain itu, kandungan protein yang tinggi dan glukosamin di dalamnya dapat mendukung kesehatan otot, tulang, dan sendi pada anjing senior. Pro Plan Adult 7+ Bright Mind hadir dalam dua varian sesuai ukuran anjing senior, yaitu Pro Plan Adult 7+ Bright Mind Small & Mini dan Pro Plan Adult 7+ Bright Mind Medium & Large. Keduanya bisa kamu dapatkan di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Itulah beberapa hal yang ternyata bisa jadi penyebab anjing lemas, terutama di usia senior. Pet Lovers kini bisa lebih menjaga anjing senior kesayangan agar terhindar dari kondisi yang semakin memburuk di usianya yang tak muda lagi.
Kebutuhan Senior
4 Penyebab Kucing Mencret dan Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan
4 Penyebab Kucing Mencret dan Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan
3 mins read
Pet Lovers, saat kucingmu diare, tentu ia akan merasa tidak nyaman bahkan rentan lemas hingga dehidrasi. Oleh sebab itu, ayo kenali penyebab kucing mencret atau diare dan pertolongan pertama yang bisa Pet Lovers lakukan. Penyebab Kucing Mencret 1. Perubahan Pola Makan Perubahan pola makan yang diberikan kepada kucing kesayangan bisa menjadi salah satu penyebab kucing mencret. Misalnya, saat Pet Lovers sedang memberikan makanan baru secara tiba-tiba, tanpa melakukan masa transisi pada kucing. Selain itu, satu atau lebih bahan baku dalam makanan baru mungkin tidak cocok dengan kucing Petlovers. 2. Alergi Makanan Kucing juga bisa memiliki alergi terhadap makanan. Meskipun tidak terlalu umum, beberapa kucing mungkin alergi terhadap kandungan protein. Pet Lovers bisa berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai hal ini. 3. Keracunan Makanan Hati-hati, asupan yang tidak tepat juga bisa jadi penyebab kucing mencret. Mulai dari makanan atau camilan yang kedaluwarsa hingga makanan manusia yang beracun bagi kucing. Beberapa makanan manusia yang bisa membuat kucing keracunan adalah cokelat, bawang-bawangan, hingga telur mentah. 4. Virus Penyebab kucing mencret berikutnya adalah infeksi yang disebabkan oleh virus seperti Feline Panleukopenia Virus (FPV) dan virus leukemia. Selain itu, bakteri seperti Salmonella dan Campylobacter serta parasit seperti Giardia, Tritrichomonas dan Coccidian juga bisa jadi penyebab diare. Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan Nah Pet Lovers, setelah mengetahui penyebab kucing mencret, berikut ini adalah pertolongan pertama yang dapat dilakukan : • Berikan Asupan Air Kucing dengan diare perlu minum air dalam jumlah yang cukup untuk mencegah dehidrasi. Isi mangkuk air kucing kesayangan dengan air bersih dan pertimbangkan untuk menambahkan mangkuk ekstra yang berisi kaldu ayam atau sapi yang diencerkan. Pastikan kucing Pet Lovers meminum kuah kaldu segera setelah disajikan mengingat kaldunya mudah terkontaminasi bakteri bila tidak segera diminum. Cara lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan asupan air kucing adalah mengalihkannya dari makanan kering ke makanan basah. Untuk memulainya, Pet Lovers memberikan kucing kesayangan makanan kucing yang basah (wet food) dulu. Kemudian sebagai variasi, Pet Lovers juga dapat mencampurkan satu atau dua sendok makan air hangat ke dalam makanan basahnya . • Makanan Kucing yang Mengandung Probiotik Aktif Populasi bakteri sehat dalam saluran usus kucing nyatanya juga diperlukan untuk menjaga kesehatan pencernaan tetap terjaga. Terkadang, ketika gangguan pencernaan muncul, diare pada kucing akan berlanjut bahkan setelah gangguan awal seperti stres telah teratasi. Oleh karena itu, Pet Lovers bisa memberikan makanan kucing yang mengandung probiotik untuk mengembalikan populasi bakteri baik dalam usus kucing, sehingga kesehatan pencernaan kembali normal. Misalnya, memberikan Pro Plan Sensitive Skin & Stomach dan Pro Plan Wet Sensitive. Pro Plan Sensitive Skin & Stomach kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan bagi kucing dewasa dengan pencernaan serta kulit yang sensitif. Tak hanya dibuat dari ikan salmon dan tuna asli, Pro Plan Sensitive Skin & Stomach juga diperkaya probiotik aktif yang baik untuk menjaga kesehatan saluran cerna. Bahan baku yang digunakan berkualitas tinggi dan mudah dicerna, sehingga tidak memperberat kerja usus. Selain itu, bentuk kibble-nya yang lebih bervariasi juga memberikan tekstur dan membantu membersihkan plak pada gigi, serta meningkatkan selera makan kucing kesayanganmu. Bila Pet Lovers memilih makanan basah untuk meningkatkan asupan air pada kucingmu, kamu bisa memberikan Pro Plan Wet Sensitive. Pro Plan Wet Sensitive dengan kadar air 80% dibuat dari bahan baku berkualitas tinggi dengan tingkat kecernaan tinggi yang dapat membantu kucing berperut sensitif seperti kucingmu untuk mendapatkan nutrisi optimal. Kamu bisa mendapatkan kedua varian produk ini di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Demikianlah beberapa hal yang bisa jadi penyebab kucing mencret. Setelah mengetahuinya, Pet Lovers kini bisa lebih menjaga kucing kesayangan agar terhindar dari penyakit diare dan juga mengetahui cara untuk pertolongan pertama yang bisa dilakukan. Jika diare terjadi dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam 1 hari, segera bawa ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kesehatan
Dog feeding
Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Anjing - Buah Berbahaya
3 mins read
Pet Lovers mungkin sudah menyiapkan makanan anak anjing terbaik untuk hewan peliharaan. Namun, mengingat ia tinggal di rumah bersama keluarga dan melihat kebiasaan makan anggota keluarga, sangat mungkin bila ia tertarik dengan makanan manusia, seperti buah dan sayur. Apakah anjing boleh makan jeruk? Apakah anjing boleh makan jambu? atau Apakah anjing boleh makan salak? Petlovers beberapa buah dan sayur seperti pisang, mangga, jeruk, mentimun, atau wortel mungkin aman bila tak sengaja dikonsumsi anjing kecilmu. Namun, beberapa sayur dan buah berikut harus dihindari agar anak anjingmu tidak mengalami gangguan kesehatan, karena merupakan makanan yang tidak boleh dimakan anjing. Jenis Buah yang Harus Dihindari Berikut ini adalah beberapa buah yang tidak boleh untuk anjing kesayangan Pet Lovers, karena termasuk dalam buah yang tidak boleh dimakan anjing. 1. Alpukat Meskipun alpukat merupakan buah yang menyehatkan bagi Pet Lovers, sebaiknya lebih berhati-hati saat Pet Lovers membuang kulit dan daun alpukat. Sebab, kulit dan daun alpukat mengandung persin yang merupakan racun bagi anjing karena menyebabkan anjing muntah dan diare. 2. Ceri Makanan yang tidak boleh dimakan anjing selanjutnya adalah ceri. Biji ceri mengandung sianida yang beracun bagi anjing. Zat sianida ini dapat mengganggu peredaran oksigen pada sel darah anjing, sehingga anjing kesayangan Pet Lovers tidak bisa mendapatkan cukup oksigen. Jika anak anjing makan ceri, Pet Lovers harus waspada terhadap perubahan pupil yang membesar, ataupun saat anjing kesulitan bernapas dan gusinya memerah. Kondisi ini mungkin tanda-tanda anak anjing keracunan sianida. 3. Anggur Anggur maupun kismis (anggur kering) sangat beracun bagi anak anjing dari ras apapun. Faktanya, mengonsumsi anggur berisiko menyebabkan gagal ginjal mendadak pada anak anjing. Jadi, Pet Lovers perlu memperhatikan buah berbahaya yang merupakan makanan yang tidak boleh dimakan anjing ini agar tidak ada di sekeliling anak anjing kesayangan Pet Lovers, ya! Sayur yang Harus Dihindari Selain buah, nyatanya sayur jenis tertentu juga termasuk makanan yang tidak boleh dimakan anjing. Berikut ini adalah penjelasannya: 1. Jamur Anak anjing harus menghindari makanan apapun yang mengandung jamur. Meskipun hanya 50-100 dari 50.000 spesies jamur di seluruh dunia yang diketahui beracun, sebaiknya Pet Lovers tidak mengambil risiko. Selain dapat menyebabkan gangguan kesehatan, jamur bahkan bisa menyebabkan kematian jika dikonsumsi anak anjing. 2. Bawang Baik itu bawang merah, bawah putih, bawang bombay, daun bawang, maupun bagian dari tumbuhan bawang lainnya tidak boleh ada dalam jangkauan anak anjing. Mengonsumsi bawang bisa menyebabkan sel darah merah anak anjing pecah dan mengakibatkan muntah, diare, sakit perut, dan mual. Keracunan bawang bisa terjadi lebih serius pada ras anjing Jepang seperti Akita dan Shiba Inu. 3. Tomat Tomat matang umumnya relatif aman untuk anak anjing. Meski demikian, bagian dari tanaman tomat yang berwarna hijau, yakni daun dan batangnya, mengandung zat beracun yang disebut solanin dan berbahaya untuk anak anjingmu. Jadi, Pet Lovers harus berhati-hati saat mengolah makanan berbahan dasar tomat atau menaruh belanjaan tomat di rumah saat anak anjing sedang bermain. Bila Pet Lovers menanam pohon tomat di rumah, sebaiknya jauhkan anak anjingmu dari area tanaman tomat, ya. Tips Mencegah Anak Anjing Memakan Buah dan Sayur Berbahaya Pet Lovers bisa mencoba beberapa cara berikut ini untuk menghindarkan anak anjing kesayangan dari makanan yang tidak boleh dimakan anjing. 1. Jauhkan dari Jangkauan Hindari menyimpan bahan makanan yang tidak boleh dimakan anjing di tempat yang bisa ia jangkau. Sebaiknya, Pet Lovers menyimpan buah dan sayur tersebut di meja yang tinggi, di dalam wadah yang terkunci, atau di dalam kulkas. 2. Hindari Memakan Sayur dan Buah di Hadapan Anjing Anak anjing pasti akan penasaran saat melihat Pet Lovers memakan sesuatu. Dia akan mendekat dan mengendus hingga menggigitnya. Oleh sebab itu, sebaiknya Pet Lovers mengonsumsi makanan tersebut saat anjing istirahat atau tidak ada di sekelilingmu. 3. Berikan Anjing Makan Secara Teratur Rutin memberi makan bisa menjadi tips ampuh untuk menghindari anak anjing mencari-cari makanan sendiri. Oleh karena itu, agar anak anjing kesayanganmu tetap kenyang dan kebutuhan nutrisinya terpenuhi, berikan makanan anjing yang tepat seperti Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development. Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development hadir dalam tiga varian sesuai ukuran tubuh anak anjing, yaitu Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Small & Mini; Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Medium; dan Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Large. Ketiga varian Pro Plan Puppy ini sama-sama mengandung kolostrum yang terbukti secara ilmiah dapat mendukung sistem kekebalan tubuh anak anjing. Tak hanya itu, Pro Plan Puppy juga memiliki bentuk kibble yang mudah dihaluskan serta mudah dicerna sehingga memudahkan anak anjing untuk mengonsumsinya saat masa perkenalan makanan anjing. Kamu bisa mendapatkannya di official store Pro Plan di Shopee, Lazada, dan Tokopedia. Terakhir, Pet Lovers perlu ingat bahwa anak anjing akan mendekat setiap melihatmu makan dan ini hal yang wajar. Oleh sebab itu, Pet Lovers yang perlu mengontrol diri saat ingin mengonsumsi jenis makanan yang tidak boleh dimakan anjing.
Kesehatan
Cat grooming
Perlukah Memandikan Kucing Kesayangan? Cek Faktanya!
3 mins read
Tahukah Pet Lovers, kucing merupakan hewan yang umumnya menyukai kebersihan, sehingga rutin melakukan self grooming seperti menjilat rambutnya. Lalu, apakah perlu memandikan kucing dengan sampo secara rutin? Ayo cek faktanya! Apakah Kucing Perlu Sering Dimandikan? Pada dasarnya kucing tidak menyukai air. Apalagi, bagi kucing, mandi merupakan kegiatan yang sangat menegangkan hingga bisa membuat mereka stres. Bila memungkinkan, cukup bersihkan area yang kotor daripada membasahi seluruh tubuhnya. Meski demikian, ada kalanya kucing kesayanganmu tidak bisa membersihkan dirinya sendiri. Ketika tubuh kucing kesayanganmu berada dalam kondisi yang kotor setelah bermain di luar ruangan, memandikan kucing merupakan ide yang bagus untuk membersihkan tubuhnya. Cara Memandikan Kucing Kamu bisa memandikan kucing sendiri maupun dengan bantuan ahli. Bila sudah memutuskan untuk meminta bantuan groomer yang sudah berpengalaman, tetap mandikan kucingmu di rumah dengan alat mandi pribadi supaya lebih terjaga kebersihannya. Nah, bila kamu akan memandikan kucing sendiri, sebaiknya siapkan beberapa kebutuhan berikut: • Ember plastik besar, bak cuci, atau bak mandi (dilapisi dengan alas lantai anti selip) untuk digunakan sebagai tempat mandi kucing. • Sampo khusus untuk kucing. Hindari menggunakan sampo manusia karena tidak cocok untuk rambut dan kulit kucing. • Kondisioner kucing jika diperlukan. • Satu atau dua handuk. • Sikat atau sisir untuk membantu mengurai rambut yang kusut. Setelah semua alat untuk memandikan kucing sudah tersedia, Petlovers bisa melakukan tahapan ini: • Masukan kapas ke dalam telinga kucing untuk membuatnya tetap kering. Hal ini juga bisa meredakan stres, karena mencegah kucingmu mendengar dengan jelas. • Isi bak dengan air hangat secukupnya dan turunkan kucing dengan lembut ke dalam air. Hindari mengisi bak dengan terlalu banyak air karena bisa membuatnya semakin cemas. • Oleskan sedikit sampo dan air hangat ke area yang kotor saja. Jika akan memandikan seluruh tubuhnya, hindari bagian kepalanya dan sabuni seluruh tubuh termasuk ekor, bagian bawah, dan leher. • Jika sudah siap untuk dibilas, gunakan satu tangan untuk menyiram air secara perlahan dan tangan lainnya untuk melindungi mata dan telinga kucing. • Ulangi proses di atas jika Petlovers menggunakan kondisioner kucing. Pastikan sampo dan kondisioner dibilas sampai bersih supaya residunya tidak terjilat oleh kucingmu secara tak sengaja. • Setelah dibilas sampai bersih, gunakan handuk untuk mengeringkan rambutnya. Bila diperlukan, petlovers bisa juga mengeringkan rambut kucing kesayangan dengan hairdyer menggunakan suhu paling rendah untuk mempercepat proses pengeringan. • Untuk kucing yang memiliki rambut tebal dan panjang, Pet Lovers perlu menyisir rambutnya supaya tidak kusut dan menggumpal. • Terakhir, pastikan untuk memberi hadiah pada kucing karena telah berperilaku baik. Camilan, pujian, dan waktu bermain setelahnya dapat membantunya mengenali waktu mandi, sehingga memudahkan proses memandikan kucing di lain waktu. Pet Lovers juga bisa menjadikan waktu setelah mandi sebagai jam makan, dan bisa berikan Pro Plan Adult untuk kucing kesayangan. Makanan kering Pro Plan Adult kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan untuk kucing berusia 1 tahun ke atas. Formula yang baru ini hadir dalam dua varian, yaitu Pro Plan Adult dengan Formula Ayam dan Pro Plan Adult dengan Formula Salmon. Formulanya mengandung probiotik aktif untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan kekebalan tubuh kucing. Selain itu, Pro Plan Adult juga mengandung arginin, antioksidan, dan omega 3 yang diformulasikan untuk menjaga kesehatan ginjal kucing dewasa. Keduanya menggunakan daging asli sebagai bahan utamanya. Selain makanan kering, kamu juga bisa memberikan makanan basah Pro Plan Wet Adult untuk mendukung pemenuhan nutrisi optimal kucing kesayanganmu. Ketiga varian Pro Plan Adult ini bisa kamu dapatkan di Lazada, Sho-pee, dan Tokopedia. Memandikan kucing sebenarnya tidak sulit. Namun, saat kucingmu ketakutan, mungkin saja ia mencoba menggigit atau mencakar Pet Lovers. Jika hal ini sering terjadi, sebaiknya Pet Lovers meminta bantuan dari groomer berpengalaman, ya.
Kesehatan
4 Ciri-ciri Kucing Sakit yang Perlu PetLovers Tahu
4 Ciri-ciri Kucing Sakit yang Perlu PetLovers Tahu
3 mins read
Setelah memasuki usia senior, sangat wajar bila kondisi kesehatan kucing mulai menurun dan rentan sakit. Nah, saat kucing senior sakit, Pet Lovers bisa melihatnya dari perubahan perilaku. Jadi, ciri-ciri kucing sakit tak hanya dilihat dari muntah, diare, atau suhu tubuh yang meningkat. Bila kucing Pet Lovers melakukan hal tak biasa atau menunjukkan perilaku ini, bisa jadi ia sedang dalam kondisi tidak sehat dan membutuhkan pertolongan. Yuk, simak penjelasan ciri-ciri kucing sakit berikut! 1. Makan Sangat Banyak atau Tidak Menghabiskan Makanannya Kucing senior yang merasa tidak enak badan biasanya tidak mau makan. Namun, beberapa penyakit juga dapat menyebabkan nafsu makan meningkat. Nafsu makan yang meningkat dapat disebabkan oleh gangguan endokrin, seperti diabetes atau bahkan hipertiroidisme; atau masalah malabsorpsi nutrisi seperti kanker usus atau penyakit radang usus. Jika kucing senior kesayanganmu tidak makan dengan benar lebih dari 24 jam, segera cari pertolongan dari dokter hewan. Nafsu makan yang tidak seperti biasanya tersebut bisa jadi ciri-ciri kucing sakit. 2. Sering Tidur Secara umum, kucing senior memiliki tingkat energi yang rendah, tetapi jika kucing seniormu tingkat aktivitasnya lebih rendah dari biasanya, bisa saja itu merupakan ciri-ciri kucing sakit. Jadi, jika Petlovers menemukan kucing senior kesayangan lebih banyak tidur daripada biasanya dan kehilangan minat untuk bermain, Petlovers perlu mendatangi dokter hewan untuk tahu keadaan dari kucing kesayangan. 3. Enggan Didekati Kucing senior yang tiba-tiba enggan didekati dan lebih suka bersembunyi bisa menjadi salah satu ciri-ciri kucing sakit. Bersembunyi dapat dikaitkan dengan semua jenis penyakit kucing dan bisa juga menjadi tanda cedera, stres, kecemasan, atau ketakutan. Setiap kucing memang perlu istirahat dan terkadang memilih sendiri. Tetapi, jika kucing senior Pet Lovers mulai memiliki kebiasaan bersembunyi dalam jangka waktu yang lama —terutama jika ada perubahan dalam kebiasaan makan dan minum serta perilaku lainnya— inilah saatnya untuk berkonsultasi dengan dokter hewan. Dengan begitu, Pet Lovers bisa mengetahui penyakit apa yang diderita oleh kucing senior kesayangan. 4. Self Grooming Secara Berlebihan atau Malas Self Grooming Kucing senior yang kurang enak badan cenderung tidak merawat dirinya atau self grooming dengan baik. Oleh karena itu, biasanya Pet Lovers akan melihat rambut yang berantakan atau berminyak, rambut yang kusut, atau gumpalan rambut yang rontok. Dalam beberapa kasus, Petlovers akan melihat perbedaan kilau rambut atau peningkatan jumlah ketombe. Sementara itu, kucing senior yang merawat dirinya sendiri secara berlebihan juga bisa menjadi ciri-ciri kucing sakit. Perawatan yang berlebihan mungkin merupakan reaksi terhadap masalah kulit seperti alergi; adanya parasit seperti kutu atau tungau; ataupun munculnya nyeri seperti yang disebabkan oleh artritis; masalah kandung kemih; atau respons terhadap stres. Jika aktivitas tersebut mulai meresahkan, Petlovers perlu mendatangi dokter hewan untuk bisa berkonsultasi lebih lanjut. Sembari berkonsultasi pada dokter hewan, pastikan Pet Lovers tetap menjaga asupan nutrisi optimal untuk kucing seniormu. Misalnya, memberikan Pro Plan Adult Senior 7+ dan Pro Plan Wet Adult 7+. Pro Plan Adult 7+ hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan untuk kucing usia 7 tahun ke atas. Terbuat dari ikan salmon dan tuna asli, formula Pro Plan adult 7+ juga diperkaya dengan probiotik aktif untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengandung formulasi LONGEVIS yang terbukti secara ilmiah membantu meningkatkan kualitas hidup kucing, sehingga dapat memperpanjang usia kucing senior. Sementara itu, Pro Plan Wet Adult 7+ mengandung nutrisi dengan formulasi serat inulin, prebiotik, dan antioksidan untuk mendukung kesehatan fungsi organ pada kucing di atas usia 7 tahun. Kamu bisa mendapatkan keduanya di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Itu tadi merupakan beberapa ciri-ciri kucing sakit yang bisa Pet Lovers waspadai pada kucing seniormu. Jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter hewan bila menemukan perilaku yang tak biasa pada kucing seniormu, ya.
Kesehatan
Hati-hati! Overgrooming Menyebabkan Rambut Kucing Rontok
Hati-hati! Overgrooming Menyebabkan Rambut Kucing Rontok
3 mins read
Untuk mendapatkan rambut kucing yang lembut, mengkilap, dan lebat, Pet Lovers mungkin perlu rutin melakukan grooming. Sayangnya, overgrooming atau grooming yang terlalu sering justru berdampak negatif terhadap kesehatan kulit dan menjadi salah satu penyebab bulu kucing rontok. Oleh sebab itu, Pet Lovers perlu tahu seperti apa grooming yang baik untuk kucing kesayangan. Yuk, simak penjelasan berikut ini! Apa Itu Overgrooming? Overgrooming adalah perawatan berlebihan yang terjadi pada kucing kesayangan dan bisa menjadi penyebab bulu kucing rontok atau kulitnya luka. Nah, ini bisa terjadi karena dua faktor, yaitu: • Faktor Eksternal: Terjadi saat Pet Lovers terlalu sering melakukan perawatan seperti memandikan dan menyisir rambut. • Faktor Internal: Terlihat saat kucing terlalu sering menjilati rambut dan menggigiti kulitnya. Overgooming karena faktor internal bisa terjadi saat kucingmu mengalami masalah kulit, seperti infeksi jamur, parasit, alergi maupun stres. Kenapa Overgrooming Sebaiknya Dihindari? Semua yang berlebihan itu tidak baik, termasuk perawatan kucing kesayangan. Terlalu sering menyisir rambut dan memandikan kucing bisa membuat rambutnya rontok dan kehilangan kilaunya. Sementara itu, saat kucing terlalu sering menjilati rambut atau menggigiti kulitnya akibat stres atau masalah kulit, kucingmu tak hanya akan mengalami kerontokan, tapi juga bisa iritasi hingga peradangan. Kapan Grooming Sebaiknya Dilakukan? Grooming atau membersihkan kucing bisa dilihat dari seberapa lebat rambut kucing kesayangan dan bagaimana aktivitasnya. Bila rambut kucingmu tidak terlalu lebat dan ia lebih sering menghabiskan waktu di dalam rumah, kamu bisa memandikannya 4-6 minggu sekali. Tapi, bila kucingmu berambut lebat dan suka bermain di luar rumah, ada kemungkinan kamu perlu membersihkannya lebih sering. Bahkan, bila ia jamuran, kamu bisa meminta rekomendasi dokter hewan untuk intensitas grooming yang dianjurkan. Solusi Supaya Tidak Terjadi Overgrooming Kucing secara alami suka menjaga kebersihan rambutnya. Kucing bisa menghabiskan hingga 50% waktunya untuk merawat diri. Oleh sebab itu, sebaiknya Pet Lovers membuat jadwal grooming untuk kucing kesayangan sehingga tidak terjadi overgrooming. Selain itu, untuk overgrooming internal, Pet Lovers perlu mengetahui penyebabnya terlebih dulu. Bila penyebab overgrooming internal adalah karena stres, kamu bisa menjauhkan kucingmu dari pemicu stres dan lebih sering mengajaknya bermain. Bila penyebabnya adalah jamur, parasit maupun infeksi lainnya, tentu kamu perlu berkonsultasi ke dokter hewan untuk memastikan penyebab infeksi, sehingga dapat memberikan pengobatan yang tepat. Kapan Perlu ke Dokter Hewan? Apabila kucing kesayangan masih sering melakukan overgrooming, Petlovers bisa membawanya ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jadi, dokter hewan dapat mencari tahu apakah overgrooming penyebab bulu kucing rontok merupakan jamur atau kutu, alergi, intoleransi makanan, atau ada masalah kesehatan lainnya. Penanganan jamur dan kutu tidak bisa dilakukan sendiri oleh Petlovers, oleh karena itu bantuan dari dokter hewan sangat diperlukan, sehingga kucing kesayanganmu bisa mendapatkan perawatan yang optimal. Nah, selain menjaga jadwal menyisir dan memandikan, serta kebersihan kulit dan rambut dari luar, Pet Lovers juga perlu menjaga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh mereka. Caranya, berikan makanan kucing yang diformulasikan untuk menjaga kesehatan dan kelembutan rambut kucing seperti dry food Pro Plan Fussy & Beauty dan wet food Pro Plan Derma Plus. Pro Plan Fussy & Beauty merupakan kemasan baru dari makanan kering Pro Plan Adult Derma Plus with Optiderma yang formulanya telah ditingkatkan. Formula Pro Plan Fussy & Beauty diperkaya asam lemak Omega 3 dan 6 juga tinggi protein untuk membantu mengurangi kerontokan, menjaga kilau dan kelembutan rambut kucing dewasa, serta serat yang dapat mengontrol pembentukan hair ball. Tak hanya dibuat dari ikan salmon asli sebagai bahan baku utama, bentuk kibble yang beragam pada Pro Plan Fussy & Beauty dapat memberikan tekstur berbeda dan membantu membersihkan plak pada gigi kucing. Pro Plan Fussy & Beauty juga mengandung Probiotik aktif untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan dan kekebalan tubuh kucing kesayanganmu. Kamu bisa mengombinasikan pemberian makanan keringnya dengan makanan basah Pro Plan Derma Plus untuk manfaat yang lebih optimal. Dapatkan kedua varian produknya di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Semoga informasi di atas bisa membantu kucing kesayangan Pet Lovers terhindar dari penyebab bulu kucing rontok, ya.
Kesehatan
5‌ ‌Jenis‌ ‌Asupan‌ ‌Tepat‌ ‌Saat‌ ‌Kucing‌ ‌Lemas‌ ‌Tidak‌ ‌Mau‌ ‌Makan‌ ‌
5‌ ‌Jenis‌ ‌Asupan‌ ‌Tepat‌ ‌Saat‌ ‌Kucing‌ ‌Lemas‌ ‌Tidak‌ ‌Mau‌ ‌Makan‌ ‌
3 mins read
Ada banyak hal yang menjadi faktor penyebab kucing lemas tidak mau makan, salah satunya adalah sistem pencernaan yang sensitif. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Petlovers supaya makanan yang dikonsumsi kucing kesayangan dapat dicerna dengan baik dan tidak membuatnya mengalami gangguan pencernaan. Kucing Lemas dan Penyebabnya Lemas adalah gejala umum yang terjadi saat kucing sedang sakit, dan salah satu penyebabnya adalah diare yang diakibatkan oleh kondisi perut sensitif. Oleh sebab itu, Pet Lovers perlu tahu penyebab yang membuat kucing kesayangan memiliki pencernaan yang sensitif. Pencernaan yang sensitif sendiri biasanya disebabkan oleh makanan yang sulit dicerna, reaksi sensitivitas (alergi) terhadap makanan atau bahan tambahan, dan perasa atau pengawet makanan. Selain itu, kurangnya asupan yang mengandung probiotik (bakteri baik) juga bisa menjadi penyebab kucing memiliki pencernaan yang sensitif. Ciri-Ciri Kucing yang Memiliki Pencernaan Sensitif Petlovers perlu memerhatikan secara berkala keadaan kucing kesayangan. Waspadai dan segera konsultasikan dengan dokter hewan saat kucingmu sering muntah, muntah bola rambut, berat badan menurun, dan ada perubahan pada kotorannya yang lebih sering bertekstur lembek. Hal itu bisa terjadi karena ada hal yang tidak beres pada pencernaannya. Bisa jadi kucing kesayangan Pet Lovers memiliki pencernaan yang sensitif. Jika keadaan itu tidak segera tertangani, maka kucing akan lemas dan susah untuk makan. Pencegahan terhadap kondisi kucing lemas tidak mau makan juga bisa Pet Lovers mulai dengan memberikan kucing asupan makanan yang tepat. Rekomendasi Makanan untuk Kucing yang Pencernaannya Sensitif Lalu, jenis makanan seperti apa yang baik untuk kucing dan menghindari kondisi kucing lemas tidak mau makan? Berikut ini adalah paparannya: • Makanan yang Tidak Memicu Reaksi Sensitivitas Kucing bisa mengalami reaksi sensitivitas terhadap makanan yang menyebabkan gangguan pencernaan. Dari semua komponen makanan, sumber protein adalah yang paling mungkin menyebabkan sensitivitas terhadap makanan. Pet Lovers bisa berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mengetahui asupan nutrisi yang baik untuk kucing kesayangan. • Makanan yang Mudah Dicerna Memilih makanan yang mudah dicerna adalah satu cara untuk membantu proses pencernaan kucing kesayangan. Dengan mengkonsumsi makanan yang mudah dicerna, tubuh kucing mampu memproses makanan tanpa kesulitan. Makanan basah merupakan salah satu pilihan tepat untuk Petlovers saat memberikan makanan pada kucing. Proses pemasakan khusus untuk protein dalam makanan basah bisa membantu membuat kandungan protein di dalamnya lebih mudah dicerna. • Makanan yang Memiliki Daya Cerna Tinggi Berbeda dengan makanan yang mudah dicerna karena proses pembuatannya, makanan yang memiliki daya cerna tinggi adalah makanan yang keseluruhan aspek dari makanannya ikut berpengaruh. Mulai dari pemilihan bahan baku pilihan, proses produksi, hingga nilai ash (kumulatif dari hasil pembakaran semua mineral) dalam komposisi, sehingga ada nilai akhir berapa tingkat daya cernanya. Semakin rendah angkanya, semakin tinggi pula tingkat daya cerna makanan tersebut. • Makanan yang Mengandung Probiotik Memberikan makanan yang mengandung probiotik sebagai bakteri baik juga tepat untuk kucing yang memiliki pencernaan yang sensitif atau saat kondisi kucing lemas tidak mau makan. Bakteri baik seperti Bacillus coagulans mampu menghambat perkembangan mikroorganisme jahat yang berbahaya bagi kucing. Kandungan probiotik tersebut sangat baik untuk kesehatan pencernaan serta mengatasi gangguan pencernaan pada kucing. • Makanan yang Diformulasikan Khusus untuk Kucing yang Pencernaanya Sensitif Kini Pet Lovers bisa memberikan makanan kucing yang diformulasikan khusus untuk kucing dengan pencernaan sensitif, seperti Pro Plan Sensitive Skin & Stomach. Pro Plan Sensitive Skin & Stomach kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan, menggunakan bahan baku pilihan, serta menggunakan cooking process khusus sehingga mudah dicerna dan tingkat daya cernanya tinggi. Pet Lovers juga bisa mengombinasikan makanan kering Pro Plan Sensitive Skin & Stomach dengan makanan basah Pro Plan Wet Sensitive untuk memberikan manfaat optimal bagi kucingmu yang memiliki pencernaan sensitif. Nah, Petlovers beberapa penjelasan di atas bisa menjadi perhatian khusus jika kucing lemas dan tidak mau makan. Segera konsultasikan dengan dokter hewan apabila kucing lemas tidak mau makan dan kondisinya tidak kunjung membaik.
Kesehatan
Pentingnya Makanan Kucing yang Mengandung Probiotik
Pentingnya Makanan Kucing yang Mengandung Probiotik
2 mins read
Tahukah Pet Lovers, bahwa sebagian besar sistem kekebalan kucing berada di saluran pencernaannya? Oleh sebab itu, menjaga kandungan bakteri baik di dalam saluran pencernaan kucing tetap seimbang adalah cara yang bagus untuk memastikan kucingmu tetap sehat. Salah satu cara melakukannya adalah dengan melengkapi kebutuhan asupan kucing dengan dry food kucing terbaik yang mengandung antioksidan. Selain itu, kandungan nutrisi yang tak kalah penting untuk diberikan kepada kucing kesayanganmu adalah probiotik. Kenapa? Simak penjelasannya di bawah ini. Apa Itu Probiotik? Probiotik adalah bakteri baik yang yang membantu meningkatkan keseimbangan mikroflora di usus dan mendukung kesehatan pada kucing secara keseluruhan. Mikroorganisme hidup ini dapat membantu mencegah berbagai penyakit, terutama yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Prebiotik dan probiotik terkadang mungkin membuat bingung karena terdengar dan terkesan serupa. Meski demikian, keduanya memiliki tujuan yang berbeda saat diberikan kepada peliharaan kesayangan Pet Lovers. Probiotik adalah bakteri baik yang memberikan manfaat baik untuk pencernaan kucing, sedangkan prebiotik merupakan sumber nutrisi bagi bakteri baik di dalam usus, sehingga dapat membantu pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan. Jadi, keberadaan prebiotik dalam makanan kucing dapat membantu mengoptimalkan manfaat probiotik bagi kucingmu. Bakteri baik dalam saluran pencernaan kucing mengubah beberapa gula menjadi asam organik (terutama asam laktat dan asetat), yang menurunkan p H dalam usus dan berfungsi menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya. Probiotik atau bakteri baik tersebut lah yang dibutuhkan oleh kucing Pet Lovers. Kandungan ini dapat ditambahkan pada formulasi dry food kucing terbaik. Manfaat Probiotik untuk Kucing Lalu, apa sajakah manfaat dari probiotik bila terdapat pada dry food kucing terbaik tersebut? Berikut ini penjelasannya. 1. Menjaga Kesehatan Pencernaan Probiotik, seperti Bacillus coagulans, baik untuk kesehatan karena mampu menjaga kesehatan saluran cerna dan mendukung kekebalan tubuh. 2. Membantu Mempertahankan Sistem Kekebalan Tubuh Kandungan probiotik juga dipercaya meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan. Probiotik tak hanya melindungi kucing dari risiko gangguan pencernaan seperti nafsu makan yang menurun, muntah, diare atau perubahan pada kotoran kucing, tapi juga membantu melindungi kucing dari risiko peradangan pada usus. 3. Berfungsi Sebagai Antiradang Probiotik mampu meregenerasi sel usus yang rusak karena probiotik mampu menghasilkan asam lemak rantai pendek yang berfungsi sebagai sumber energi bagi sel usus. Cara Memberikan Probiotik Pada Kucing Jika Pet Lovers melihat adanya perubahan konsistensi pada kotoran kucing, Pet Lovers bisa memberikan dry food kucing terbaik yang mengandung probiotik seperti Pro Plan Adult. Makanan kering Pro Plan Adult kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan untuk kucing berusia 1 tahun ke atas. Formulanya disesuaikan dengan kebutuhan kucing kesayanganmu dan menggunakan daging ayam, tuna, atau salmon asli sebagai bahan utamanya. Semua produk Pro Plan Adult juga mengandung probiotik aktif Bacillus coagulans 30 dan dapat memberikan manfaat positif pada kesehatan pencernaan dengan menyeimbangkan jumlah bakteri baik di usus kucing kesayangan, serta aman untuk dikonsumsi setiap hari. Seluruh varian makanan kucing Pro Plan Adult ini bisa kamu dapatkan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Nutrisi yang baik merupakan kunci pertumbuhan dan daya tahan tubuh kucing Pet Lovers. Oleh sebab itu, berikan asupan dry food kucing terbaik yang diperkaya probiotik untuk menjaga agar kesehatannya agar senantiasa prima, ya!
Kesehatan
4 Kondisi Mengapa Kucing Mendengkur
4 Kondisi Mengapa Kucing Mendengkur
2 mins read
Tahukah Pet Lovers alasan kenapa kucing mendengkur? Dengkuran pada kucing atau yang dikenal dengan istilah purring merupakan salah satu cara kucing berkomunikasi dengan pemiliknya. Jadi, supaya Pet Lovers tidak salah mengerti, yuk, kenali apa saja yang umumnya dikomunikasikan kucing melalui dengkurannya. 1. Mengekspresikan Rasa Nyaman Pet Lovers mungkin sudah terbiasa dengan kucing mendengkur saat mereka sedang duduk di karpet atau berbaring di tempat tidurnya. Kondisi ini adalah salah satu waktu paling umum bagi kucing untuk mendengkur, yang menandakan ia sedang dalam kondisi nyaman. Kucing mungkin juga mengeluarkan suara dengkuran saat dibelai atau saat mereka berbaring di dekat Pet Lovers. 2. Merasa Senang atau Gembira Biasanya, kucing terlihat rileks saat telentang, mata setengah tertutup, dan ekornya tidak bergerak-gerak. Jika kucing mendengkur, aman untuk berasumsi bahwa kucing berada di tempat yang menyenangkan. Suara dengkuran di situasi tersebut menandakan kucing Pet Lovers sedang bahagia. Tak hanya dalam keadaan rileks, saat melihat makanan dan juga melihat Pet Lovers pulang kerja, kucing yang mendengkur juga bisa diartikan sebagai ungkapan rasa senang. 3. Cara untuk Menenangkan Diri Penelitian menunjukkan bahwa kucingmendengkur juga bisa menjadi cara untuk tetap tenang dalam situasi yang penuh tekanan. Misalnya, kucing mungkin mendengkur selama pemeriksaan oleh dokter hewan sebagai cara untuk menenangkan diri dan meredakan ketakutannya. 4. Merasa Lapar Beberapa kucing mendengkur saat waktu makan tiba. Para peneliti mempelajari suara yang dibuat kucing rumahan saat mereka lapar dan saat makanan tidak ada di sekitar mereka. Ternyata, suara dengkurannya tidak sama. Saat mendengkur karena ingin makan, kucing menggabungkan dengkuran normal yang biasa disuarakan dengan tangisan atau suara mengeong yang tidak menyenangkan, seperti tangisan bayi manusia. Jadi, rasa lapar juga bisa jadi penyebab kenapa kucing mendengkur. Memberikan makanan tentu akan membuat kucing kesayangan merasa senang saat ia mendengkur karena merasa lapar. Oleh sebab itu, bila kucing kesayanganmu mulai mengeluarkan dengkuran lapar, kamu bisa memberikannya makanan kucing bergizi seperti Pro Plan Adult. Makanan kering Pro Plan Adult hadir dengan dua varian, yaitu Pro Plan Adult dengan Formula Ayam dan Pro Plan Adult dengan Formula Salmon. Kedua varian makanan kering ini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan untuk kucing dewasa serta menggunakan daging ayam dan salmon asli sebagai bahan utamanya. Selain itu, makanan kucing ini juga dilengkapi Probiotik aktif untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan daya tahan tubuh kucing kesayanganmu. Selain makanan kering, ada pula makanan basah seperti Pro Plan Wet Adult yang bisa kamu berikan kepada kucing kesayanganmu. Ketiga varian Pro Plan Adult ini bisa kamu dapatkan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia.
Perilaku & Pelatihan

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 60
  • Halaman 61
  • Halaman 62
  • Halaman 63
  • Halaman 64
  • Halaman 65
  • Halaman 66
  • Halaman 67
  • Halaman 68
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.