Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Cat grooming
Perlukah Memandikan Kucing Kesayangan? Cek Faktanya!
3 mins read
Tahukah Pet Lovers, kucing merupakan hewan yang umumnya menyukai kebersihan, sehingga rutin melakukan self grooming seperti menjilat rambutnya. Lalu, apakah perlu memandikan kucing dengan sampo secara rutin? Ayo cek faktanya! Apakah Kucing Perlu Sering Dimandikan? Pada dasarnya kucing tidak menyukai air. Apalagi, bagi kucing, mandi merupakan kegiatan yang sangat menegangkan hingga bisa membuat mereka stres. Bila memungkinkan, cukup bersihkan area yang kotor daripada membasahi seluruh tubuhnya. Meski demikian, ada kalanya kucing kesayanganmu tidak bisa membersihkan dirinya sendiri. Ketika tubuh kucing kesayanganmu berada dalam kondisi yang kotor setelah bermain di luar ruangan, memandikan kucing merupakan ide yang bagus untuk membersihkan tubuhnya. Cara Memandikan Kucing Kamu bisa memandikan kucing sendiri maupun dengan bantuan ahli. Bila sudah memutuskan untuk meminta bantuan groomer yang sudah berpengalaman, tetap mandikan kucingmu di rumah dengan alat mandi pribadi supaya lebih terjaga kebersihannya. Nah, bila kamu akan memandikan kucing sendiri, sebaiknya siapkan beberapa kebutuhan berikut: • Ember plastik besar, bak cuci, atau bak mandi (dilapisi dengan alas lantai anti selip) untuk digunakan sebagai tempat mandi kucing. • Sampo khusus untuk kucing. Hindari menggunakan sampo manusia karena tidak cocok untuk rambut dan kulit kucing. • Kondisioner kucing jika diperlukan. • Satu atau dua handuk. • Sikat atau sisir untuk membantu mengurai rambut yang kusut. Setelah semua alat untuk memandikan kucing sudah tersedia, Petlovers bisa melakukan tahapan ini: • Masukan kapas ke dalam telinga kucing untuk membuatnya tetap kering. Hal ini juga bisa meredakan stres, karena mencegah kucingmu mendengar dengan jelas. • Isi bak dengan air hangat secukupnya dan turunkan kucing dengan lembut ke dalam air. Hindari mengisi bak dengan terlalu banyak air karena bisa membuatnya semakin cemas. • Oleskan sedikit sampo dan air hangat ke area yang kotor saja. Jika akan memandikan seluruh tubuhnya, hindari bagian kepalanya dan sabuni seluruh tubuh termasuk ekor, bagian bawah, dan leher. • Jika sudah siap untuk dibilas, gunakan satu tangan untuk menyiram air secara perlahan dan tangan lainnya untuk melindungi mata dan telinga kucing. • Ulangi proses di atas jika Petlovers menggunakan kondisioner kucing. Pastikan sampo dan kondisioner dibilas sampai bersih supaya residunya tidak terjilat oleh kucingmu secara tak sengaja. • Setelah dibilas sampai bersih, gunakan handuk untuk mengeringkan rambutnya. Bila diperlukan, petlovers bisa juga mengeringkan rambut kucing kesayangan dengan hairdyer menggunakan suhu paling rendah untuk mempercepat proses pengeringan. • Untuk kucing yang memiliki rambut tebal dan panjang, Pet Lovers perlu menyisir rambutnya supaya tidak kusut dan menggumpal. • Terakhir, pastikan untuk memberi hadiah pada kucing karena telah berperilaku baik. Camilan, pujian, dan waktu bermain setelahnya dapat membantunya mengenali waktu mandi, sehingga memudahkan proses memandikan kucing di lain waktu. Pet Lovers juga bisa menjadikan waktu setelah mandi sebagai jam makan, dan bisa berikan Pro Plan Adult untuk kucing kesayangan. Makanan kering Pro Plan Adult kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan untuk kucing berusia 1 tahun ke atas. Formula yang baru ini hadir dalam dua varian, yaitu Pro Plan Adult dengan Formula Ayam dan Pro Plan Adult dengan Formula Salmon. Formulanya mengandung probiotik aktif untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan kekebalan tubuh kucing. Selain itu, Pro Plan Adult juga mengandung arginin, antioksidan, dan omega 3 yang diformulasikan untuk menjaga kesehatan ginjal kucing dewasa. Keduanya menggunakan daging asli sebagai bahan utamanya. Selain makanan kering, kamu juga bisa memberikan makanan basah Pro Plan Wet Adult untuk mendukung pemenuhan nutrisi optimal kucing kesayanganmu. Ketiga varian Pro Plan Adult ini bisa kamu dapatkan di Lazada, Sho-pee, dan Tokopedia. Memandikan kucing sebenarnya tidak sulit. Namun, saat kucingmu ketakutan, mungkin saja ia mencoba menggigit atau mencakar Pet Lovers. Jika hal ini sering terjadi, sebaiknya Pet Lovers meminta bantuan dari groomer berpengalaman, ya.
Kesehatan
4 Ciri-ciri Kucing Sakit yang Perlu PetLovers Tahu
4 Ciri-ciri Kucing Sakit yang Perlu PetLovers Tahu
3 mins read
Setelah memasuki usia senior, sangat wajar bila kondisi kesehatan kucing mulai menurun dan rentan sakit. Nah, saat kucing senior sakit, Pet Lovers bisa melihatnya dari perubahan perilaku. Jadi, ciri-ciri kucing sakit tak hanya dilihat dari muntah, diare, atau suhu tubuh yang meningkat. Bila kucing Pet Lovers melakukan hal tak biasa atau menunjukkan perilaku ini, bisa jadi ia sedang dalam kondisi tidak sehat dan membutuhkan pertolongan. Yuk, simak penjelasan ciri-ciri kucing sakit berikut! 1. Makan Sangat Banyak atau Tidak Menghabiskan Makanannya Kucing senior yang merasa tidak enak badan biasanya tidak mau makan. Namun, beberapa penyakit juga dapat menyebabkan nafsu makan meningkat. Nafsu makan yang meningkat dapat disebabkan oleh gangguan endokrin, seperti diabetes atau bahkan hipertiroidisme; atau masalah malabsorpsi nutrisi seperti kanker usus atau penyakit radang usus. Jika kucing senior kesayanganmu tidak makan dengan benar lebih dari 24 jam, segera cari pertolongan dari dokter hewan. Nafsu makan yang tidak seperti biasanya tersebut bisa jadi ciri-ciri kucing sakit. 2. Sering Tidur Secara umum, kucing senior memiliki tingkat energi yang rendah, tetapi jika kucing seniormu tingkat aktivitasnya lebih rendah dari biasanya, bisa saja itu merupakan ciri-ciri kucing sakit. Jadi, jika Petlovers menemukan kucing senior kesayangan lebih banyak tidur daripada biasanya dan kehilangan minat untuk bermain, Petlovers perlu mendatangi dokter hewan untuk tahu keadaan dari kucing kesayangan. 3. Enggan Didekati Kucing senior yang tiba-tiba enggan didekati dan lebih suka bersembunyi bisa menjadi salah satu ciri-ciri kucing sakit. Bersembunyi dapat dikaitkan dengan semua jenis penyakit kucing dan bisa juga menjadi tanda cedera, stres, kecemasan, atau ketakutan. Setiap kucing memang perlu istirahat dan terkadang memilih sendiri. Tetapi, jika kucing senior Pet Lovers mulai memiliki kebiasaan bersembunyi dalam jangka waktu yang lama —terutama jika ada perubahan dalam kebiasaan makan dan minum serta perilaku lainnya— inilah saatnya untuk berkonsultasi dengan dokter hewan. Dengan begitu, Pet Lovers bisa mengetahui penyakit apa yang diderita oleh kucing senior kesayangan. 4. Self Grooming Secara Berlebihan atau Malas Self Grooming Kucing senior yang kurang enak badan cenderung tidak merawat dirinya atau self grooming dengan baik. Oleh karena itu, biasanya Pet Lovers akan melihat rambut yang berantakan atau berminyak, rambut yang kusut, atau gumpalan rambut yang rontok. Dalam beberapa kasus, Petlovers akan melihat perbedaan kilau rambut atau peningkatan jumlah ketombe. Sementara itu, kucing senior yang merawat dirinya sendiri secara berlebihan juga bisa menjadi ciri-ciri kucing sakit. Perawatan yang berlebihan mungkin merupakan reaksi terhadap masalah kulit seperti alergi; adanya parasit seperti kutu atau tungau; ataupun munculnya nyeri seperti yang disebabkan oleh artritis; masalah kandung kemih; atau respons terhadap stres. Jika aktivitas tersebut mulai meresahkan, Petlovers perlu mendatangi dokter hewan untuk bisa berkonsultasi lebih lanjut. Sembari berkonsultasi pada dokter hewan, pastikan Pet Lovers tetap menjaga asupan nutrisi optimal untuk kucing seniormu. Misalnya, memberikan Pro Plan Adult Senior 7+ dan Pro Plan Wet Adult 7+. Pro Plan Adult 7+ hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan untuk kucing usia 7 tahun ke atas. Terbuat dari ikan salmon dan tuna asli, formula Pro Plan adult 7+ juga diperkaya dengan probiotik aktif untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengandung formulasi LONGEVIS yang terbukti secara ilmiah membantu meningkatkan kualitas hidup kucing, sehingga dapat memperpanjang usia kucing senior. Sementara itu, Pro Plan Wet Adult 7+ mengandung nutrisi dengan formulasi serat inulin, prebiotik, dan antioksidan untuk mendukung kesehatan fungsi organ pada kucing di atas usia 7 tahun. Kamu bisa mendapatkan keduanya di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Itu tadi merupakan beberapa ciri-ciri kucing sakit yang bisa Pet Lovers waspadai pada kucing seniormu. Jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter hewan bila menemukan perilaku yang tak biasa pada kucing seniormu, ya.
Kesehatan
Hati-hati! Overgrooming Menyebabkan Rambut Kucing Rontok
Hati-hati! Overgrooming Menyebabkan Rambut Kucing Rontok
3 mins read
Untuk mendapatkan rambut kucing yang lembut, mengkilap, dan lebat, Pet Lovers mungkin perlu rutin melakukan grooming. Sayangnya, overgrooming atau grooming yang terlalu sering justru berdampak negatif terhadap kesehatan kulit dan menjadi salah satu penyebab bulu kucing rontok. Oleh sebab itu, Pet Lovers perlu tahu seperti apa grooming yang baik untuk kucing kesayangan. Yuk, simak penjelasan berikut ini! Apa Itu Overgrooming? Overgrooming adalah perawatan berlebihan yang terjadi pada kucing kesayangan dan bisa menjadi penyebab bulu kucing rontok atau kulitnya luka. Nah, ini bisa terjadi karena dua faktor, yaitu: • Faktor Eksternal: Terjadi saat Pet Lovers terlalu sering melakukan perawatan seperti memandikan dan menyisir rambut. • Faktor Internal: Terlihat saat kucing terlalu sering menjilati rambut dan menggigiti kulitnya. Overgooming karena faktor internal bisa terjadi saat kucingmu mengalami masalah kulit, seperti infeksi jamur, parasit, alergi maupun stres. Kenapa Overgrooming Sebaiknya Dihindari? Semua yang berlebihan itu tidak baik, termasuk perawatan kucing kesayangan. Terlalu sering menyisir rambut dan memandikan kucing bisa membuat rambutnya rontok dan kehilangan kilaunya. Sementara itu, saat kucing terlalu sering menjilati rambut atau menggigiti kulitnya akibat stres atau masalah kulit, kucingmu tak hanya akan mengalami kerontokan, tapi juga bisa iritasi hingga peradangan. Kapan Grooming Sebaiknya Dilakukan? Grooming atau membersihkan kucing bisa dilihat dari seberapa lebat rambut kucing kesayangan dan bagaimana aktivitasnya. Bila rambut kucingmu tidak terlalu lebat dan ia lebih sering menghabiskan waktu di dalam rumah, kamu bisa memandikannya 4-6 minggu sekali. Tapi, bila kucingmu berambut lebat dan suka bermain di luar rumah, ada kemungkinan kamu perlu membersihkannya lebih sering. Bahkan, bila ia jamuran, kamu bisa meminta rekomendasi dokter hewan untuk intensitas grooming yang dianjurkan. Solusi Supaya Tidak Terjadi Overgrooming Kucing secara alami suka menjaga kebersihan rambutnya. Kucing bisa menghabiskan hingga 50% waktunya untuk merawat diri. Oleh sebab itu, sebaiknya Pet Lovers membuat jadwal grooming untuk kucing kesayangan sehingga tidak terjadi overgrooming. Selain itu, untuk overgrooming internal, Pet Lovers perlu mengetahui penyebabnya terlebih dulu. Bila penyebab overgrooming internal adalah karena stres, kamu bisa menjauhkan kucingmu dari pemicu stres dan lebih sering mengajaknya bermain. Bila penyebabnya adalah jamur, parasit maupun infeksi lainnya, tentu kamu perlu berkonsultasi ke dokter hewan untuk memastikan penyebab infeksi, sehingga dapat memberikan pengobatan yang tepat. Kapan Perlu ke Dokter Hewan? Apabila kucing kesayangan masih sering melakukan overgrooming, Petlovers bisa membawanya ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jadi, dokter hewan dapat mencari tahu apakah overgrooming penyebab bulu kucing rontok merupakan jamur atau kutu, alergi, intoleransi makanan, atau ada masalah kesehatan lainnya. Penanganan jamur dan kutu tidak bisa dilakukan sendiri oleh Petlovers, oleh karena itu bantuan dari dokter hewan sangat diperlukan, sehingga kucing kesayanganmu bisa mendapatkan perawatan yang optimal. Nah, selain menjaga jadwal menyisir dan memandikan, serta kebersihan kulit dan rambut dari luar, Pet Lovers juga perlu menjaga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh mereka. Caranya, berikan makanan kucing yang diformulasikan untuk menjaga kesehatan dan kelembutan rambut kucing seperti dry food Pro Plan Fussy & Beauty dan wet food Pro Plan Derma Plus. Pro Plan Fussy & Beauty merupakan kemasan baru dari makanan kering Pro Plan Adult Derma Plus with Optiderma yang formulanya telah ditingkatkan. Formula Pro Plan Fussy & Beauty diperkaya asam lemak Omega 3 dan 6 juga tinggi protein untuk membantu mengurangi kerontokan, menjaga kilau dan kelembutan rambut kucing dewasa, serta serat yang dapat mengontrol pembentukan hair ball. Tak hanya dibuat dari ikan salmon asli sebagai bahan baku utama, bentuk kibble yang beragam pada Pro Plan Fussy & Beauty dapat memberikan tekstur berbeda dan membantu membersihkan plak pada gigi kucing. Pro Plan Fussy & Beauty juga mengandung Probiotik aktif untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan dan kekebalan tubuh kucing kesayanganmu. Kamu bisa mengombinasikan pemberian makanan keringnya dengan makanan basah Pro Plan Derma Plus untuk manfaat yang lebih optimal. Dapatkan kedua varian produknya di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Semoga informasi di atas bisa membantu kucing kesayangan Pet Lovers terhindar dari penyebab bulu kucing rontok, ya.
Kesehatan
5‌ ‌Jenis‌ ‌Asupan‌ ‌Tepat‌ ‌Saat‌ ‌Kucing‌ ‌Lemas‌ ‌Tidak‌ ‌Mau‌ ‌Makan‌ ‌
5‌ ‌Jenis‌ ‌Asupan‌ ‌Tepat‌ ‌Saat‌ ‌Kucing‌ ‌Lemas‌ ‌Tidak‌ ‌Mau‌ ‌Makan‌ ‌
3 mins read
Ada banyak hal yang menjadi faktor penyebab kucing lemas tidak mau makan, salah satunya adalah sistem pencernaan yang sensitif. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Petlovers supaya makanan yang dikonsumsi kucing kesayangan dapat dicerna dengan baik dan tidak membuatnya mengalami gangguan pencernaan. Kucing Lemas dan Penyebabnya Lemas adalah gejala umum yang terjadi saat kucing sedang sakit, dan salah satu penyebabnya adalah diare yang diakibatkan oleh kondisi perut sensitif. Oleh sebab itu, Pet Lovers perlu tahu penyebab yang membuat kucing kesayangan memiliki pencernaan yang sensitif. Pencernaan yang sensitif sendiri biasanya disebabkan oleh makanan yang sulit dicerna, reaksi sensitivitas (alergi) terhadap makanan atau bahan tambahan, dan perasa atau pengawet makanan. Selain itu, kurangnya asupan yang mengandung probiotik (bakteri baik) juga bisa menjadi penyebab kucing memiliki pencernaan yang sensitif. Ciri-Ciri Kucing yang Memiliki Pencernaan Sensitif Petlovers perlu memerhatikan secara berkala keadaan kucing kesayangan. Waspadai dan segera konsultasikan dengan dokter hewan saat kucingmu sering muntah, muntah bola rambut, berat badan menurun, dan ada perubahan pada kotorannya yang lebih sering bertekstur lembek. Hal itu bisa terjadi karena ada hal yang tidak beres pada pencernaannya. Bisa jadi kucing kesayangan Pet Lovers memiliki pencernaan yang sensitif. Jika keadaan itu tidak segera tertangani, maka kucing akan lemas dan susah untuk makan. Pencegahan terhadap kondisi kucing lemas tidak mau makan juga bisa Pet Lovers mulai dengan memberikan kucing asupan makanan yang tepat. Rekomendasi Makanan untuk Kucing yang Pencernaannya Sensitif Lalu, jenis makanan seperti apa yang baik untuk kucing dan menghindari kondisi kucing lemas tidak mau makan? Berikut ini adalah paparannya: • Makanan yang Tidak Memicu Reaksi Sensitivitas Kucing bisa mengalami reaksi sensitivitas terhadap makanan yang menyebabkan gangguan pencernaan. Dari semua komponen makanan, sumber protein adalah yang paling mungkin menyebabkan sensitivitas terhadap makanan. Pet Lovers bisa berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mengetahui asupan nutrisi yang baik untuk kucing kesayangan. • Makanan yang Mudah Dicerna Memilih makanan yang mudah dicerna adalah satu cara untuk membantu proses pencernaan kucing kesayangan. Dengan mengkonsumsi makanan yang mudah dicerna, tubuh kucing mampu memproses makanan tanpa kesulitan. Makanan basah merupakan salah satu pilihan tepat untuk Petlovers saat memberikan makanan pada kucing. Proses pemasakan khusus untuk protein dalam makanan basah bisa membantu membuat kandungan protein di dalamnya lebih mudah dicerna. • Makanan yang Memiliki Daya Cerna Tinggi Berbeda dengan makanan yang mudah dicerna karena proses pembuatannya, makanan yang memiliki daya cerna tinggi adalah makanan yang keseluruhan aspek dari makanannya ikut berpengaruh. Mulai dari pemilihan bahan baku pilihan, proses produksi, hingga nilai ash (kumulatif dari hasil pembakaran semua mineral) dalam komposisi, sehingga ada nilai akhir berapa tingkat daya cernanya. Semakin rendah angkanya, semakin tinggi pula tingkat daya cerna makanan tersebut. • Makanan yang Mengandung Probiotik Memberikan makanan yang mengandung probiotik sebagai bakteri baik juga tepat untuk kucing yang memiliki pencernaan yang sensitif atau saat kondisi kucing lemas tidak mau makan. Bakteri baik seperti Bacillus coagulans mampu menghambat perkembangan mikroorganisme jahat yang berbahaya bagi kucing. Kandungan probiotik tersebut sangat baik untuk kesehatan pencernaan serta mengatasi gangguan pencernaan pada kucing. • Makanan yang Diformulasikan Khusus untuk Kucing yang Pencernaanya Sensitif Kini Pet Lovers bisa memberikan makanan kucing yang diformulasikan khusus untuk kucing dengan pencernaan sensitif, seperti Pro Plan Sensitive Skin & Stomach. Pro Plan Sensitive Skin & Stomach kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan, menggunakan bahan baku pilihan, serta menggunakan cooking process khusus sehingga mudah dicerna dan tingkat daya cernanya tinggi. Pet Lovers juga bisa mengombinasikan makanan kering Pro Plan Sensitive Skin & Stomach dengan makanan basah Pro Plan Wet Sensitive untuk memberikan manfaat optimal bagi kucingmu yang memiliki pencernaan sensitif. Nah, Petlovers beberapa penjelasan di atas bisa menjadi perhatian khusus jika kucing lemas dan tidak mau makan. Segera konsultasikan dengan dokter hewan apabila kucing lemas tidak mau makan dan kondisinya tidak kunjung membaik.
Kesehatan
Pentingnya Makanan Kucing yang Mengandung Probiotik
Pentingnya Makanan Kucing yang Mengandung Probiotik
2 mins read
Tahukah Pet Lovers, bahwa sebagian besar sistem kekebalan kucing berada di saluran pencernaannya? Oleh sebab itu, menjaga kandungan bakteri baik di dalam saluran pencernaan kucing tetap seimbang adalah cara yang bagus untuk memastikan kucingmu tetap sehat. Salah satu cara melakukannya adalah dengan melengkapi kebutuhan asupan kucing dengan dry food kucing terbaik yang mengandung antioksidan. Selain itu, kandungan nutrisi yang tak kalah penting untuk diberikan kepada kucing kesayanganmu adalah probiotik. Kenapa? Simak penjelasannya di bawah ini. Apa Itu Probiotik? Probiotik adalah bakteri baik yang yang membantu meningkatkan keseimbangan mikroflora di usus dan mendukung kesehatan pada kucing secara keseluruhan. Mikroorganisme hidup ini dapat membantu mencegah berbagai penyakit, terutama yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Prebiotik dan probiotik terkadang mungkin membuat bingung karena terdengar dan terkesan serupa. Meski demikian, keduanya memiliki tujuan yang berbeda saat diberikan kepada peliharaan kesayangan Pet Lovers. Probiotik adalah bakteri baik yang memberikan manfaat baik untuk pencernaan kucing, sedangkan prebiotik merupakan sumber nutrisi bagi bakteri baik di dalam usus, sehingga dapat membantu pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan. Jadi, keberadaan prebiotik dalam makanan kucing dapat membantu mengoptimalkan manfaat probiotik bagi kucingmu. Bakteri baik dalam saluran pencernaan kucing mengubah beberapa gula menjadi asam organik (terutama asam laktat dan asetat), yang menurunkan p H dalam usus dan berfungsi menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya. Probiotik atau bakteri baik tersebut lah yang dibutuhkan oleh kucing Pet Lovers. Kandungan ini dapat ditambahkan pada formulasi dry food kucing terbaik. Manfaat Probiotik untuk Kucing Lalu, apa sajakah manfaat dari probiotik bila terdapat pada dry food kucing terbaik tersebut? Berikut ini penjelasannya. 1. Menjaga Kesehatan Pencernaan Probiotik, seperti Bacillus coagulans, baik untuk kesehatan karena mampu menjaga kesehatan saluran cerna dan mendukung kekebalan tubuh. 2. Membantu Mempertahankan Sistem Kekebalan Tubuh Kandungan probiotik juga dipercaya meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan. Probiotik tak hanya melindungi kucing dari risiko gangguan pencernaan seperti nafsu makan yang menurun, muntah, diare atau perubahan pada kotoran kucing, tapi juga membantu melindungi kucing dari risiko peradangan pada usus. 3. Berfungsi Sebagai Antiradang Probiotik mampu meregenerasi sel usus yang rusak karena probiotik mampu menghasilkan asam lemak rantai pendek yang berfungsi sebagai sumber energi bagi sel usus. Cara Memberikan Probiotik Pada Kucing Jika Pet Lovers melihat adanya perubahan konsistensi pada kotoran kucing, Pet Lovers bisa memberikan dry food kucing terbaik yang mengandung probiotik seperti Pro Plan Adult. Makanan kering Pro Plan Adult kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan untuk kucing berusia 1 tahun ke atas. Formulanya disesuaikan dengan kebutuhan kucing kesayanganmu dan menggunakan daging ayam, tuna, atau salmon asli sebagai bahan utamanya. Semua produk Pro Plan Adult juga mengandung probiotik aktif Bacillus coagulans 30 dan dapat memberikan manfaat positif pada kesehatan pencernaan dengan menyeimbangkan jumlah bakteri baik di usus kucing kesayangan, serta aman untuk dikonsumsi setiap hari. Seluruh varian makanan kucing Pro Plan Adult ini bisa kamu dapatkan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Nutrisi yang baik merupakan kunci pertumbuhan dan daya tahan tubuh kucing Pet Lovers. Oleh sebab itu, berikan asupan dry food kucing terbaik yang diperkaya probiotik untuk menjaga agar kesehatannya agar senantiasa prima, ya!
Kesehatan
4 Kondisi Mengapa Kucing Mendengkur
4 Kondisi Mengapa Kucing Mendengkur
2 mins read
Tahukah Pet Lovers alasan kenapa kucing mendengkur? Dengkuran pada kucing atau yang dikenal dengan istilah purring merupakan salah satu cara kucing berkomunikasi dengan pemiliknya. Jadi, supaya Pet Lovers tidak salah mengerti, yuk, kenali apa saja yang umumnya dikomunikasikan kucing melalui dengkurannya. 1. Mengekspresikan Rasa Nyaman Pet Lovers mungkin sudah terbiasa dengan kucing mendengkur saat mereka sedang duduk di karpet atau berbaring di tempat tidurnya. Kondisi ini adalah salah satu waktu paling umum bagi kucing untuk mendengkur, yang menandakan ia sedang dalam kondisi nyaman. Kucing mungkin juga mengeluarkan suara dengkuran saat dibelai atau saat mereka berbaring di dekat Pet Lovers. 2. Merasa Senang atau Gembira Biasanya, kucing terlihat rileks saat telentang, mata setengah tertutup, dan ekornya tidak bergerak-gerak. Jika kucing mendengkur, aman untuk berasumsi bahwa kucing berada di tempat yang menyenangkan. Suara dengkuran di situasi tersebut menandakan kucing Pet Lovers sedang bahagia. Tak hanya dalam keadaan rileks, saat melihat makanan dan juga melihat Pet Lovers pulang kerja, kucing yang mendengkur juga bisa diartikan sebagai ungkapan rasa senang. 3. Cara untuk Menenangkan Diri Penelitian menunjukkan bahwa kucingmendengkur juga bisa menjadi cara untuk tetap tenang dalam situasi yang penuh tekanan. Misalnya, kucing mungkin mendengkur selama pemeriksaan oleh dokter hewan sebagai cara untuk menenangkan diri dan meredakan ketakutannya. 4. Merasa Lapar Beberapa kucing mendengkur saat waktu makan tiba. Para peneliti mempelajari suara yang dibuat kucing rumahan saat mereka lapar dan saat makanan tidak ada di sekitar mereka. Ternyata, suara dengkurannya tidak sama. Saat mendengkur karena ingin makan, kucing menggabungkan dengkuran normal yang biasa disuarakan dengan tangisan atau suara mengeong yang tidak menyenangkan, seperti tangisan bayi manusia. Jadi, rasa lapar juga bisa jadi penyebab kenapa kucing mendengkur. Memberikan makanan tentu akan membuat kucing kesayangan merasa senang saat ia mendengkur karena merasa lapar. Oleh sebab itu, bila kucing kesayanganmu mulai mengeluarkan dengkuran lapar, kamu bisa memberikannya makanan kucing bergizi seperti Pro Plan Adult. Makanan kering Pro Plan Adult hadir dengan dua varian, yaitu Pro Plan Adult dengan Formula Ayam dan Pro Plan Adult dengan Formula Salmon. Kedua varian makanan kering ini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan untuk kucing dewasa serta menggunakan daging ayam dan salmon asli sebagai bahan utamanya. Selain itu, makanan kucing ini juga dilengkapi Probiotik aktif untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan daya tahan tubuh kucing kesayanganmu. Selain makanan kering, ada pula makanan basah seperti Pro Plan Wet Adult yang bisa kamu berikan kepada kucing kesayanganmu. Ketiga varian Pro Plan Adult ini bisa kamu dapatkan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia.
Perilaku & Pelatihan
3 Ciri Anak Anjing Stres dan Penyebabnya
3 Ciri Anak Anjing Stres dan Penyebabnya
4 mins read
Adanya gangguan kesehatan maupun perubahan lingkungan sangat berpotensi membuat anak anjing kesayangan Pet Lovers jadi stres. Oleh sebab itu, supaya bisa membantunya mengatasi stres, Pet Lovers tentu perlu tahu terlebih dulu ciri-ciri anjing stres yang ditunjukkan, penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya. Yuk, simak penjelasannya! Ciri-Ciri Anak Anjing Mengalami Stres Berikut ini adalah ciri-ciri anjing stres yang perlu Pet Lovers ketahui. Sehingga, setiap timbul tanda-tanda di bawah ini pada anak anjing kesayanganmu, Pet Lovers bisa mengenalinya: • Menggeram Menggeram adalah cara yang paling mudah untuk mengetahui bahwa anak anjing merasa tidak nyaman dengan keadaan di sekitarnya. Anak anjing yang menggeram merupakan tanda bahwa ia memiliki perasaan terancam. Tanda ini adalah salah satu dari ciri-ciri anjing stres. • Merengek atau Menggonggong Saat anak anjing merasa stres, dia akan memberitahu kepada Pet Lovers dengan cara merengek. Hal ini merupakan respon otomatis yang mereka berikan saat anak anjing merasa cemas atau stres. • Muncul Bahasa Tubuh Tertentu Tanda stres lainnya yang harus diperhatikan antara lain whale eye (saat anjing menampakkan bagian putih matanya), telinga terselip, ekor terselip, punggung terangkat, menjilat bibir, menguap, dan terengah-engah. Anak anjing mungkin juga menghindari kontak mata atau membuang muka. Penyebab Anak Anjing Stres Penyebab peliharaanmu memperlihatkan ciri-ciri anjing stres ada beragam. Oleh sebab itu, apabila anak anjing kesayanganmu melalui pengalaman ini, bisa jadi itulah penyebab kemunculan stresnya. 1. Pindah Rumah Lingkungan yang baru membuat anak anjing harus kembali belajar beradaptasi dengan sekitarnya. Seperti hewan lainnya, anjing juga butuh waktu untuk terbiasa dengan lingkungan barunya dan perasaan cemas atau stres ini adalah hal yang wajar. 2. Terpisah dari Saudara dan Induknya Saat Diadopsi Secara fisik, anak anjing mungkin sudah siap diadopsi ketika tidak menyusu kepada induknya lagi. Tapi, secara emosional, ia tentu tetap memiliki ikatan dengan induk dan saudaranya. Oleh sebab itu, saat ia diadopsi dan berpisah dengan keluarganya, tentu ia bisa merasa sedih dan stres. Jadi, bila Pet Lovers mengadopsi anak anjing, cobalah berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mengetahui hal-hal yang perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan pemilik sebelumnya untuk mengetahui kebiasaan-kebiasaan kecil anak anjing untuk membantunya lebih nyaman di rumahmu. 3. Menaiki Kendaraan Anak anjing yang baru pertama kali naik motor maupun mobil tentu belum terbiasa dengan pengalaman tersebut. Jadi, wajar bila ia merasa cemas dan berperilaku tak seperti biasanya. Kendaraan yang melaju bisa dianggap sebagai lingkungan yang baru ia kenal pula, sehingga kondisi ini sangat mungkin membuatnya menunjukkan ciri-ciri anjing stres. 4. Bunyi Suara Keras Suara keras seperti petir, petasan, maupun klakson bisa membuat anak anjingmu terkejut. Nah, saat merasa terkejut, anak anjing juga bisa stres, lho. Terutama jika suara tersebut terjadi berulang-ulang dengan intensitas sama atau semakin tinggi. Tips Mencegah Stres pada Anak Anjing Cara terbaik untuk menenangkan anak anjing adalah dengan mengenali penyebab stres, kemudian menghilangkan atau meminimalkan pemicunya. Beberapa hal di bawah ini bisa Petlovers terapkan pada saat muncul ciri-ciri anjing stres pada anjing kesayanganmu. • Temukan Tempat yang Tenang untuk Anak Anjing Mencari tempat yang tenang bisa membantu anak anjing mengendalikan emosinya. Jadi, ketika merasa cemas atau stres, anak anjing bisa melarikan diri ke tempat yang aman dan nyaman untuknya. Misalnya, saat pindah ke rumah baru, Pet Lovers bisa membantu ia menemukan sudut rumah yang bisa dijadikan area aman untuknya. Caranya beragam. Mulai dari meletakkan mainan yang dibawa dari pemilik sebelumnya, menyediakan tempat tidur atau selimut yang nyaman, dan masih banyak lagi. • Tahan Keinginan untuk Terlalu Menghiburnya Secara naluri, Pet Lovers mungkin ingin memanjakan anak anjing yang stres agar merasa lebih nyaman. Sayangnya, bila dilakukan terus menerus, anak anjing akan menjadi manja dan ke depannya dapat mengalami kesulitan untuk mengatasi stres dengan baik. Pet Lovers bisa memberikannya belaian atau camilan, tapi sebaiknya lakukan sewajarnya. Akan lebih baik jika Pet Lovers membuat anak anjing melakukan kegiatan terlebih dahulu sebelum mendapatkan sesuatu. Misalnya, Pet Lovers bisa mengajarkan anak anjing untuk duduk sebelum dia mendapatkan camilan. Menanggapi perintah rutin akan mengalihkan perhatian anak anjing dan membantunya untuk mendapatkan emosi yang lebih stabil. • Lakukan Olahraga Rutin Olahraga dapat menjadi peredam stres untuk anak anjing kesayanganmu. Aktivitas fisik seperti berjalan atau bermain tangkap membantu anjing melepaskan ketegangan. Oleh sebab itu, kamu bisa meluangkan waktu sekitar 30 menit sehari untuk membantunya beraktivitas fisik secara rutin. Kapan Anak Anjing yang Stres Perlu Dibawa ke Dokter? Stres yang berkepanjangan bisa membawa dampak negatif bagi anak anjing Petlovers. Seringkali anak anjing yang stres akan kehilangan nafsu makan, sehingga membuat berat badan anak anjing kesayanganmu turun dan mudah sakit karena sistem imunnya menurun. Jika Pet Lovers mulai kewalahan dalam mengatasi masalah stres pada anak anjing kesayangan, kamu bisa meminta bantuan dari dokter hewan atau pelatih anjing yang berpengalaman. Itulah ciri-ciri anjing stres yang bisa Pet Lovers kenali dan cara mengatasinya. Selain memperhatikan kondisi psikis dari anak anjing, pastikan juga kondisi fisik dan kesehatannya selalu dalam kondisi baik. Pemberian makanan yang baik dan bernutrisi merupakan salah satu tanda kasih Pet Lovers kepada anjing kesayangan. Oleh sebab itu, selalu sediakan Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development untuk anak anjing kesayanganmu. Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development membantu Petlovers mencukupi kebutuhan nutrisi anak anjing supaya tetap terjaga dengan baik dan tersedia dalam tiga varian berdasarkan ukuran tubuhnya, yaitu Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Small & Mini; Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Medium; dan Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Large. Nutrisi khusus di dalam ketiga varian Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development diformulasikan khusus untuk anak anjing usia 3 minggu hingga 12 bulan pada anjing ras kecil hingga medium dan 24 bulan pada anjing ras besar. Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development juga diperkaya kolostrum sehingga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh anak anjing kesayanganmu. Kandungan DHA di dalamnya juga dapat mendukung masa pertumbuhannya. Kamu bisa mendapatkan Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development dan varian makanan anjing lainnya di official store Purina di Lazada. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Pet Lovers saat mengenali ciri-ciri anjing stres dan cara mengatasinya, sehingga anak anjingmu dapat tumbuh sehat dan bahagia!
Kebutuhan Anak Anjing
3 Penyebab Anak Kucing Sakit Mata dan Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan
3 Penyebab Anak Kucing Sakit Mata dan Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan
3 mins read
Sebagai salah satu indra yang punya peran penting, mata anak kucing perlu dijaga kesehatannya. Apabila anak kucing sakit mata, Pet Lovers perlu segera mengobatinya supaya aktivitas dan nafsu makannya tidak terganggu. Nah, salah satu penyakit anak kucing yang sering ditemui adalah konjungtivitis. Yuk, kenali ciri dan pertolongan pertama yang bisa Pet Lovers lakukan. Konjungtivitis: Tanda dan Penyebabnya Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva atau lapisan merah muda di sekitar bola anak mata kucing. Penyakit mata ini rentan terjadi pada anak kucing berusia kurang dari 6 bulan karena daya tahan tubuhnya belum berkembang optimal. Konjungtivitis diakibatkan oleh infeksi virus ataupun bakteri. Pada anak kucing yang sehat, biasanya mata terlihat bersih dan selaput konjungtiva matanya berwarna terlihat sedikit merah muda. Jadi, jika menemukan ciri-ciri di bawah ini, Pet Lovers perlu waspada dengan kesehatan anak kucing kesayangan. Tanda anak kucing sakit mata atau mengalami konjungtivitis adalah sebagai berikut: • Satu atau kedua mata anak kucing kesayangan terlihat merah dan bengkak; • Sensitif terhadap cahaya. Hal ini ditandai dengan seringnya anak kucing menyipitkan mata saat berada di tempat yang terlalu terang; dan • Mata mengeluarkan lendir atau kotoran mata yang berwarna putih kehijauan, berkaca-kaca, atau bertekstur kental. Penyebab anak kucing kesayangan menderita konjungtivitis pun berbeda-beda, antara lain: 1. Debu Petlovers perlu memperhatikan kegiatan bermain anak kucing kesayangan. Jangan biarkan anak kucing bermain di tempat yang penuh dengan debu. 2. Virus herpes Virus dapat menyebabkan anak kucing sakit mata, dan beberapa jenis virus yang paling umum ditemui sebagai penyebab sakit mata pada anak kucing adalah virus herpes. Memberi vaksin pada anak kucing merupakan cara terbaik untuk mencegahnya. 3. Bakteri Ada banyak jenis bakteri penyebab konjungtivitis pada anak kucing, misalnya seperti Chlamydia, Mycoplasma, Streptococci dan Staphylococci. Kucing kemungkinan akan terkena konjungtivitis akibat bakteri setidaknya satu atau dua kali dalam hidupnya. Pertolongan Pertama pada Anak Kucing Sakit Mata Lalu, bagaimana jika anak kucing kesayangan sudah memiliki ciri-ciri yang di atas? Inilah pertolongan pertama yang bisa Pet Lovers lakukan di rumah. • Sediakan bola kapas bersih, lalu celupkan ke dalam air bersih dan basuhkan secara perlahan ke sudut mata anak kucing dengan gerakan dari dalam ke luar. Hal ini bisa membantu Pet Lovers untuk membersihkan mata anak kucing kesayangan. Lakukan dengan sangat hati-hati. Ingat, gunakan bola kapas bersih dan berbeda untuk masing-masing mata supaya lebih steril. • Hindari memberikan obat tetes mata kepada anak kucing tanpa resep dokter, karena hal tersebut bisa berbahaya dan bisa memperburuk kondisi kesehatan mata anak kucingmu. Hindari juga memberikan sisa obat tetes mata yang mungkin dulu pernah digunakan saat anak kucing mengalami iritasi mata, sebelum konsultasi dengan dokter hewan. Jika dalam waktu 24 jam kondisi mata anak kucing masih tidak membaik atau matanya terlihat bengkak sehingga sulit melihat, segera kunjungi dokter hewan dan konsultasikan kondisi matanya supaya diberikan obat yang bisa mengobati sakit mata. Selain merawat mata anak kucing dari luar, pemberian makanan yang bernutrisi dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuhnya. Oleh karena itu, berikan makanan kucing seperti Pro Plan Kitten Starter yang diperuntukkan bagi anak kucing kesayanganmu. Pro Plan Kitten Starter merupakan produk terbaru dari Pro Plan dan berbeda dengan dry food Pro Plan Kitten yang telah ada. Pro Plan Kitten diperuntukkan bagi anak kucing berusia hingga 1 tahun, sementara Pro Plan Kitten Starter bisa diberikan pada anak kucing yang baru belajar makan, yaitu usia 3 minggu hingga 6 bulan. Pro Plan Kitten Starter terbuat dari daging salmon serta tuna asli sebagai bahan baku utama, dan kibble-nya mudah dilembutkan dengan air, sehingga memudahkan anak kucing yang sedang belajar makan. Tak hanya itu, Pro Plan Kitten Starter juga diperkaya kolostrum yang bisa membantu perkembangan sistem imun tubuh pada anak kucing serta nutrisi penting lain seperti kalori tinggi, DHA, dan mineral untuk mendukung pertumbuhannya. Pemberian Pro Plan Kitten Starter juga bisa dikombinasikan dengan Pro Plan Wet Kitten Chicken maupun Pro Plan Wet Kitten Salmon, lho. Kamu bisa mendapatkan produk-produk ini di official shop Purina di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Nah, itu dia informasi seputar tanda-tanda anak kucing sakit mata dan pertolongan pertama yang bisa Pet Lovers lakukan di rumah. Semoga anak kucingmu tumbuh sehat dan terhindar dari penyakit seperti konjungtivitis. Tentunya hal ini juga harus diimbangi dengan dukungan asupan nutrisi dari Pro Plan, ya.
Kebutuhan Anak Kucing
3 Rekomendasi Mainan untuk Kucing Rumahan
3 Rekomendasi Mainan untuk Kucing Rumahan
2 mins read
Tahukah Pet Lovers bahwa intensitas kucing rumahan untuk beraktivitas umumnya lebih rendah dibanding kucing pada umumnya? Untuk itu, Pet Lovers perlu menyediakan mainan untuk kucing dan mengajaknya bermain. Tak perlu seharian, cukup sekitar 20 menit per hari. Mengajak kucing bermain juga bisa memberikan banyak manfaat, lho. Mulai dari menghindarkan kucing dari stres hingga kegemukan. Rekomendasi Mainan untuk Kucing Petlovers tidak perlu membeli mainan mahal untuk bermain bersama kucing kesayangan. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi mainan untuk kucing yang bisa Pet Lovers pilih untuk beraktivitas di rumah. 1. Mainan Bertongkat Pet Lovers bisa mendapatkan mainan bertongkat untuk kucing di online shop atau pet shop kesayangan. Tapi, jika memiliki waktu luang, Petlovers bisa coba membuatnya sendiri. Bahan yang dibutuhkan hanya kayu atau bambu, dan berikan bulu di ujungnya. Cara bermain dengan mainan untuk kucing satu ini mudah. Pet Lovers cukup mengayunkan tongkat di depan kucing. Kucingmu akan menyukainya dan berusaha untuk meraih mainan di ujung tongkat dengan kaki bagian depannya. Bermain mainan tongkat ini bisa membuat kucing kesayangan Pet Lovers menjadi lebih lincah dan cekatan. 2. Bola Tak hanya anak kecil yang menyukai bola, anak kucing maupun kucing dewasa juga suka dengan mainan untuk kucing satu ini. Petlovers hanya perlu menyediakan bola kecil seukuran bola pingpong atau bola mainan warna-warni yang biasa ditemukan di toko mainan. Ajak kucing kesayangan untuk menangkap bola dengan cara menggelindingkannya. Kucing akan mengejar bola tersebut dan berusaha untuk menangkapnya. Bermain bola seperti ini memberikan manfaat bagi peliharaan Pet Lovers, yakni bisa membuat kucing menjadi lebih fokus. 3. Paper Bag/Kantong Kertas Paper bag atau kantong belanja bisa Pet Lovers jadikan pilihan mainan untuk kucing yang ekonomis. Untuk permainan ini, Petlovers hanya perlu menyediakan kantong belanja yang terbuat dari kertas. Perlu diingat, hindari menggunakan kantong plastik, karena bisa saja handler kantong yang lentur melilit leher kucing dan jika tertelan bisa berbahaya bagi kucing Pet Lovers. Kamu cukup meninggalkan kantong belanja di lantai dan biarkan kucing bermain di dalamnya atau menyobeknya dengan kuku. Tiga permainan di atas bisa Petlovers coba di rumah dengan kucing kesayangan. Tak butuh biaya mahal bukan untuk bisa menyediakan mainan untuk kucing? Setelah bermain, Petlovers bisa memberi kucing kesayangan makan sebagai hadiah. Misalnya, memberikan Pro Plan Indoor. Hair Ball Control. Pro Plan Indoor. Hair Ball Control merupakan pilihan yang baik untuk diberikan pada kucing rumahan. Daging ayam asli dengan kandungan kalori yang sesuai untuk kucing rumahan dan kombinasi serat inulin di dalamnya juga diperkaya dengan probiotik aktif untuk bantu menjaga sistem pencernaan dan mendukung kekebalan tubuhnya. Selain itu, serat inulin pada Pro Plan Indoor. Hairball Control mampu membantu mengurangi bau kotoran kucing hingga 24%. Pet Lovers bisa mendapatkan produk Pro Plan Indoor. Hairball Control di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Nyatanya, bergerak merupakan faktor penting bagi kesehatan kucing rumahan. Aktivitas bermain di rumah juga harus diimbangi dengan asupan yang bernutrisi dan mengandung zat yang dibutuhkan kucing Pet Lovers.
Perilaku & Pelatihan
4 Cara Menghilangkan Jamur Pada Anjing
4 Cara Menghilangkan Jamur Pada Anjing
4 mins read
Selain kutu, jamur merupakan salah satu pengganggu kesehatan kulit dan rambut anjing kesayangan Pet Lovers. Jangan biarkan kehadiran jamur membuatnya tak nyaman. Yuk, kenali ciri anjing jamuran dan apa yang bisa Pet Lovers lakukan di rumah sebagai cara menghilangkan jamur pada anjing yang efektif. Kenali Infeksi Jamur pada Anjing Infeksi jamur yang sering terjadi pada anjing adalah ringworm yang disebabkan oleh jamur Microspora sp. Spora dari jamur Microspora sp dapat menyebar melalui kontak langsung dan dapat menempel pada permukaan furnitur seperti tempat tidur, karpet, sofa, hingga pada peralatan perawatan anjing. Oleh karena itu, menjaga kebersihan bisa sebagai cara menghilangkan jamur. Anjing dapat terkena infeksi jamur bisa diakibatkan beberapa faktor, selain faktor kebersihan faktor usiapun berpengaruh. Anjing yang masih muda (pediatrik) maupun anjing senior (geriatric) cenderung lebih mudah terkena infeksi jamur. Karena anjing muda (pediatrik) belum memiliki pertahanan tubuh yang sempurna, sedangkan pada anjing geriatric pertahanan tubuhnya mulai menurun. Ciri Anjing Jamuran dan Penyebabnya Agar Pet Lovers juga memahami saat anjing kesayangan jamuran, perhatikan beberapa ciri anjing jamuran berikut ini: 1. Suka Menggaruk Menggaruk pada anjing merupakan hal yang normal. Namun, jika anjing menggaruk lebih dari 4-5 kali dalam sehari, Pet Lovers perlu waspada. Apalagi, bila muncul gejala seperti terdapat botak pada kulit; kulit yang ruam dan kemerahan, ataupun berketombe, Pet Lovers bisa konsultasikan ke dokter hewan apakah anjing Pet Lovers terinfeksi jamur atau tidak. 2. Rambut Rontok Walaupun rontok pada anjing bisa dikategorikan sebagai normal karena anjing memiliki periode shedding, tetapi jika rontok tersebut diikuti dengan kebotakan pada kulitnya bisa jadi itu merupakan ciri anjing yang terkena jamur. 3. Muncul Ketombe Kulit anjing yang mengalami jamuran biasanya kering dan bersisik, sehingga menimbulkan serpihan ketombe. Selain sebagai salah satu gejala jamuran, ketombe juga dapat membuat anjing Pet Lovers merasa gatal dan tidak nyaman. Beberapa ciri di atas merupakan tanda-tanda anjing kesayangan Pet Lovers mengalami jamuran. Selain itu, anjing jamuran juga bisa disebabkan oleh imunitas yang rendah dan faktor kebersihan lingkungan tempat tinggal. Jamur juga bisa menyebar melalui kontak langsung, misalnya jika anjing bersentuhan langsung dengan hewan yang terinfeksi atau menyentuh benda yang terkontaminasi seperti sofa, sisir, mangkuk makanan, alas tidur, atau karpet. Jamur yang menempel pada benda-benda tersebut bisa bertahan hingga 18 bulan dan biasanya menyebar melalui rambut anjing yang rontok. Cara Menghilangkan Jamur pada Anjing Setelah Pet Lovers mengetahui ciri-ciri anjing yang mengalami jamuran, Pet Lovers juga perlu mengetahui apa yang perlu dilakukan untuk menyembuhkannya. 1. Lakukan Pengobatan dengan Terapi Topikal dan Oral Dokter hewan mungkin akan merekomendasikan pengobatan dengan krim, salep atau sampo obat untuk membantu mengobati dan mengendalikan infeksi. Cara ini disebut terapi topikal. Selain itu, potong rambut anjing di sekitar area yang terkena jamur untuk mempermudah perawatan. Terapi topikal ini bisa memakan waktu beberapa bulan untuk menghilangkan infeksi jamur secara total. Untuk pengobatan melalui oral atau obat yang diminum, anjing Pet Lovers mungkin akan membutuhkan obat anti jamur yang harus dikonsumsi setiap harinya. Pemberian obat ini harus dengan rekomendasi atau resep dari dokter hewan. Konsumsi obat biasanya memerlukan waktu hingga satu bulan atau bahkan lebih, tergantung tingkat keparahan infeksi jamur. 2. Pastikan Rambut Anjing Selalu Kering Pet Lovers harus memastikan rambut anjing selalu dalam kondisi kering agar pertumbuhan jamur tidak meluas, mengingat jamur menyukai area lembap. Sehabis memandikan anjing dengan sampo obat, segera keringkan rambutnya. Tips ini cukup efektif sebagai cara menghilangkan jamur. 3. Selalu Jaga Kebersihan Lingkungan Jamur bisa saja terdapat pada furnitur atau peralatan rumah tangga di sekitar tempat tinggal anjing selama berbulan-bulan. Oleh sebab itu, cara menghilangkan jamur di anjing yang tak kalah penting adalah membersihkan area sekitar anjing beraktivitas secara berkala, dan pastikan tidak ada rambut anjing yang tertinggal. Selama masa perawatan anjing, Pet Lovers bisa menyedot debu dan membersihkan tempat tidur anjing secara berkala. Bila perlu, kamu bisa menggunakan disinfektan untuk membersihkan area rumah. 4. Berikan Anjingmu Asupan Nutrisi yang cukup Asupan nutrisi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit anjing agar terhindar dari infeksi jamuran. Oleh sebab itu, berikan anjing kesayangan Pet Lovers nutrisi yang dibutuhkan, seperti yang terdapat pada Pro Plan Adult Sensitive Skin & Coat. Pro Plan Adult Sensitive Skin & Coat tersedia dalam tiga varian sesuai ukuran dan usia anjing, yaitu Pro Plan Adult Sensitive Skin & Coat Puppy All Size; Pro Plan Adult Sensitive Skin & Coat Adult Small & Mini; dan Pro Plan Adult Sensitive Skin & Coat Adult Medium & Large. Sumber protein di dalam Pro Plan Adult Sensitive Skin & Coat merupakan bahan pilihan dari daging ikan salmon yang mengandung asam lemak esensial omega 3 yang baik untuk kesehatan kulit dan rambut. Selain itu, kandungan mineral Zinc dan Selenium juga ditambahkan untuk mencegah kerontokan rambut dan menguatkan folikel rambut serta memperkuat daya tahan kulit agar tidak mudah terkena masalah kulit, salah satunya infeksi jamur. Nutrien dalam Pro Plan Adult Sensitive Skin & Coat juga membantu mengurangi kerontokan rambut yang berlebihan serta menguatkan folikel rambut. Pro Plan Adult Sensitive Skin & Coat bisa Pet Lovers dapatkan juga melalui berbelanja di official shop Purina di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Demikian beberapa informasi penting yang Pet Lovers perlu ketahui seputar penyakit infeksi jamur serta cara menghilangkan jamur pada anjing.
Kesehatan

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 60
  • Halaman 61
  • Halaman 62
  • Halaman 63
  • Halaman 64
  • Halaman 65
  • Halaman 66
  • Halaman 67
  • Halaman 68
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.