Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
 Lama Anjing Hamil Kenali Tanda
Berapa Lama Anjing Hamil? Kenali Tanda-Tanda
3 mins read
Merawat anjing bunting untuk pertama kalinya mungkin akan menjadi pengalaman baru untuk Pet Lovers. Oleh sebab itu, Pet Lovers perlu memperhatikan apa saja perubahan yang umumnya terjadi di periode kebuntingan tertentu, sesuai dengan usia kehamilan anjing. Periode Anjing Bunting Anjing bunting selama kurang lebih 62-64 hari atau sekitar dua bulan. Meski demikian, masa bunting anjing bisa bervariasi tergantung ras dan ukuran anak anjing dalam kandungan. Masa anjing bunting perlu Pet Lovers ketahui untuk memastikan nutrisi dan perawatan kesehatan anjing dan anak anjing yang akan lahir nantinya dilakukan secara maksimal. Ciri Anjing yang Bunting Pet Lovers perlu mengetahui anjing kesayanganmu tengah berada pada periode yang mana dari usia kehamilan anjing. Dengan demikian, Pet Lovers bisa lebih maksimal dalam merawat anjing yang bunting. Berikut ini adalah rincian periodenya. 1. Periode Pertama (hari 1-21) Pada periode awal ini, biasanya perubahan fisik pada anjing yang sedang bunting tidak terlalu terlihat. Tapi seiring dengan bertambahnya usia kebuntingan, perut sang induk akan semakin membesar. Jika Pet Lovers mengetahui kapan anjing tersebut kawin, sekitar 2-3 minggu setelahnya Pet Lovers bisa memeriksakan anjing ke dokter hewan untuk mengetahui apakah bunting atau tidak. 2. Periode Kedua (hari 22-42) Di periode kedua ini nafsu makan anjing yang bunting akan meningkat dan puting susu akan terlihat agak membesar. Beberapa anjing mungkin akan mengalami fase morning sickness akibat perubahan hormonnya, sehingga tingkat aktivitasnya mulai menurun. Pada hari ke 22-35 (kira-kira usia kehamilan anjing 4 minggu), di dalam perut anjing mulai terbentuk kantung berisi cairan, sehingga perut anjing juga akan semakin membesar. Biasanya, di periode ini dokter hewan akan merekomendasikan pemeriksaan USG untuk mengecek detak jantung janin. 3. Periode Ketiga (hari 43-63) Pada periode ini, biasanya dokter hewan akan melakukan pemeriksaan X-ray, tepatnya ada hari ke-55 untuk mengetahui jumlah anak anjing yang akan dilahirkan. Selama beberapa hari terakhir dari usia kehamilan anjing, akan mulai timbul kondisi anjing kehilangan nafsu makan, yang biasanya terjadi pada hari ke-61 atau 62. Menjelang persalinan, anjing akan menunjukkan perilaku gelisah seperti mondar-mandir, nafas terengah-engah, atau mulai berkeliling mencari tempat yang menurutnya nyaman. Selain itu, suhu tubuhnya pun akan menurun saat 24 jam sebelum persalinan. Untuk mendukung pertumbuhan janin anak anjing, Pet Lovers juga harus memastikan asupan nutrisi anjingmu terpenuhi selama usia kehamilan anjing berlangsung. Nutrisi yang tidak terpenuhi secara optimal selama anjing bunting bisa membahayakan kondisi janin. Saat berat badan anjing meningkat pada minggu-minggu akhir usia kehamilan anjing, dokter hewan biasanya akan merekomendasikan untuk meningkatkan asupan nutrisi secara bertahap, sampai anjing mengonsumsi 35-50 persen lebih banyak dari biasanya. Tingkatkan porsi nutrisinya secara perlahan dan beri makan anjing dengan porsi kecil namun sering. Sebagai rekomendasi, Pet Lovers bisa memberikan Pro Plan All Age Performance untuk anjing bunting kesayanganmu. Pro Plan All Ages Performance merupakan asupan yang lengkap dan seimbang untuk anjing yang sedang bunting dan menyusui karena kandungan protein dan lemaknya yang cukup tinggi. Kombinasi protein 30% dan lemak 21% di dalamnya juga membantu memenuhi nutrisi anjing saat bunting. Pro Plan All Ages Performance bisa Pet Lovers dapatkan di official shop Kamu bisa mendapatkan makanan anjing Pro Plan All Ages Performance dengan mudah melalui official store Pro Plan di Lazada. Merawat anjing bunting perlu perhatian khusus. Oleh sebab itu, selama usia kehamilan anjing berlangsung, Pet Lovers juga harus proaktif mencari tahu perawatan dan nutrisi terbaik yang sebaiknya diberikan.
Perilaku & Pelatihan
Ventral Alopecia – Is it Dermatological, Behavioral, or Medical?
Ventral Alopecia – Is it Dermatological, Behavioral, or Medical?
3 mins read
By Danny W. Scott Presented at the 9th World Congress of Veterinary Dermatology, Sydney, October 2020 Alopecia atau kebotakan pada kucing merupakan masalah yang cukup sering dikeluhkan oleh pemilik kucing. Walaupun tidak bersifat fatal, masalah ini seringkali mengganggu pemilik dari segi estetik, karena semua pemilik pasti sangat ingin agar bulu kucingnya terlihat lebat, mulus dan indah. Kebotakan dapat terjadi di bagian mana saja dari tubuh kucing. Kali ini kita ingin memfokuskan perhatian kita hanya pada kebotakan yang terjadi di bagian dada dan perut kucing yang tidak disertai gejala klinis berupa radang, kemerahan, sisik, kerak, dll. pada kulitnya. Kebotakan pada bagian dada dan perut kucing dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang dapat dikelompokkan dalam: (a) faktor yang berasal dari kulit (dermatological), (b) faktor yang berkaitan dengan penyakit umum yang terjadi pada tubuh kucing (medical) dan (c) faktor masalah tingkah laku (behavioural). Seperti yang terlihat pada Gambar 2, penyebab yang paling sering dalam kelompok dermatological adalah atopic dermatitis dan food allergy, dalam kelompok medical yang paling sering adalah hyperthyroidisme, sedangkan dalam kelompok behavioral adalah behavioral (psychogenic) overgroomning. Dari berbagai laporan dijumpai bahwa pada dasarnya 97% masalah kulit ini terutama berkaitan dengan masalah alergi dan hanya 3% akibat bulu rontok. Karena itu pada awal pemeriksaan kasus semacam ini, kita harus dapat memastikan apakah kebotakan tersebut akibat bulu rontok atau overgrooming akibat rasa gatal. Pemeriksaan tersebut biasanya meliputi penggalian tentang riwayat terjadinya penyakit, pemeriksaan fisik (baik yang berkaitan dengan kulit maupun bagian tubuh lainnya) dan trichografi (pemeriksaan kondisi bulu/rambut di bawah mikroskop) untuk memastikan apakah kebotakan terjadi karena rontok dengan sendirinya atau akibat overgrooming. Perlu diperhatikan bahwa pemilik seringkali tidak tahu apakah botaknya akibat rontok dengan sendirinya atau overgrooming, karena kucing biasanya melakukan tindakan groomingnya secara sembunyi-sembunyi. Untuk membuktikan adanya overgrooming, kita dapat meraba adanya bulu yang patah di daerah yang botak, melihat kucing memuntahkan hair ball, atau mendapati adanya kandungan serat bulu dalam fesesnya. Bukti yang paling meyakinkan tentunya diperoleh dari hasil pemeriksaan trichografi. Kasus dimana bulu rontok dengan sendirinya. Mula-mula kita harus memastikan bahwa bulu di daerah yang bermasalah mudah dicabut atau tidak, dengan melakukan pencabutan di beberapa tempat dan membandingkan antara daerah yang bermasalah dan yang tampak sehat. Pada pemeriksaan trichografi kita akan melihat apakah bulu rontok dengan sendirinya, yaitu sebagian besar ujung rambutnya runcing dan kurang mengandung melanine (fase telogen), atau rontok akibat trauma, yaitu sebagian besar dalam fase anagen (akarnya bulat dan banyak mengandung melanin) (Gambar 3). Penyebab utama kondisi ini adalah hyperadrenocorticism (Cushing’s disease), yang dapat terjadi secara spontan akibat kelainan kelenjar pituitary (80%) atau adrenal atau iatrogenik, sebagai akibat penggunaan obat-obatan glukokortikoid atau progesteron secara berlebihan. Biasanya, diagnosanya ditetapkan berdasarkan riwayat penyakit dan pemeriksaan fisik yang menyeluruh. Dalam hal ini, hasil pemeriksaan darah dan urinalisis tidak banyak membantu untuk menentukan diagnosa karena hasilnya sangat bervariasi. Penyebab lain dari kondisi ini adalah Feline Paraneoplastic Alopecia, yang berkaitan dengan berbagai penyakit tumor ganas. Dalam hal ini riwayat penyakit dan pemeriksaan fisik dapat mengarahkan diagnosa, yang apabila dilanjutkan dengan biopsi kulit akan dapat memastikan adanya penyakit tertentu. Sayangnya, pemeriksaan darah dan pemeriksaan radiologis tidak banyak membantu untuk menentukan jenis tumor penyebabnya. Diagnosa pasti hanya bisa dilakukan setelah dilakukan exploratory laparotomy dan/atau nekropsi. Pada kasus ini, pemeriksaan trichografi menunjukkan adanya kekerdilan dari folikel rambutnya disertai penebalan lapisan permukaan kulit. Prognosa kondisi ini biasanya buruk. Kasus dimana bulu rontok akibat trauma. Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 45,8% kucing penderita atopic dermatitis dan 41,7% kucing yang mengalami food allergy dermatitis mengalami kebotakan pada bagian dada dan perutnya yang tidak disertai oleh keradangan akibat overgrooming karena merasa gatal pada kulitnya. Bulu pada bagian yang botak terlihat dalam berbagai ukuran panjang, yang tidak mungkin terjadi pada rambut yang mengalami kerontokan secara bersamaan. Rambut di daerah tersebut juga tidak mudah dicabut. Jika diperiksa dibawah mikroskop, kulit di daerah tersebut tampak normal, sehingga kita tidak dapat memastikan penyebab alerginya. Pada kucing yang tidak sembuh dengan pemberian obat-obatan anti alergi, kita harus waspada terhadap adanya parasit pada permukaan kulitnya (ectoparasit), khususnya Demodex gatoi dan Otodectes sp.. Diagnosanya ditetapkan dengan melakukan penggalian riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, kerokan permukaan kulit, uji apung feses dan melihat responnya terhadap terapi dengan antiparasit. Penyebab kebotakan akibat trauma yang terakhir adalah behavioral (psychogogenic) alopecia yang terjadi akibat kucing menjilati bulunya secara berlebihan karena merasa cemas atau tidak nyaman. Diagnosanya bisa ditetapkan setelah kita menyingkirkan semua kemungkinan penyebab alergi kulit pada kucing. Dengan pendekatan secara sistematik seperti di atas diharapkan diagnosa masalah kebotakan pada bagian dada dan perut kucing dapat ditetapkan secara lebih akurat. Editor: Iwan Willyanto, Drh, MSc, Ph D In I Veterinary Service, Surabaya
Kesehatan
Makanan Kucing Rendah Magnesium Untuk Kesehatan Saluran Kemih
Makanan Kucing Rendah Magnesium Untuk Kesehatan Saluran Kemih
3 mins read
Salah satu gangguan kesehatan yang umum dialami kucing adalah infeksi saluran kemih. Oleh sebab itu, salah satu hal yang Pet Lovers bisa lakukan untuk menjaga kesehatan saluran kemihnya adalah dengan memperhatikan asupan air serta nutrisi dari makanannya. Berikut informasi yang bisa membantu menjaga kesehatan saluran kemih kucing, termasuk juga seperti apa makanan kucing terbaik yang sebaiknya Pet Lovers pilih. Penyebab Infeksi Saluran Kemih Pada Kucing Salah satu kondisi yang dapat menimbulkan gangguan saluran kemih pada kucing adalah urolithiasis. Urolithiasis adalah kondisi saat mineral menumpuk, sehingga akhirnya membentuk batu di dalam saluran dan kandung kemih kucingmu. Kondisi ini dapat ditelaah lebih lanjut dan ditangani secara medis oleh dokter hewan. Selain itu, gangguan saluran kemih nyatanya juga bisa terjadi akibat cedera atau adanya tumor di saluran kemih. Cedera pada tulang belakang bisa merusak saraf yang mengontrol kandung kemih. Hal ini biasanya terjadi pada kucing yang mengalami trauma seperti kecelakaan di jalan raya. Nah, bila kucing kesayangan Pet Lovers mengalaminya, faktor asupan makanan juga penting untuk diperhatikan. Lalu, apa makanan kucing yang bisa mengatasi kondisi gangguan saluran kemih ini atau makanan kucing rendah magnesium? Rekomendasi Makanan Kucing Terbaik untuk Kesehatan Saluran Kemih Berikut ini adalah beberapa nutrisi yang sebaiknya ada di dalam asupan makanan kucing kesayangan Pet Lovers agar terhindar dari gangguan saluran kemih. 1. Rendah Magnesium Asupan magnesium yang terlalu tinggi bisa menyebabkan gangguan saluran kemih. Oleh sebab itu, Pet Lovers sebaiknya memilih makanan kucing rendah magnesium, yaitu sekitar 0,08%. 2. Mengandung Asam Lemak Omega 3 Asam lemak omega 3 penting sebagai anti radang pada berbagai organ tubuh, termasuk ginjal dan saluran kemih. Tak salah jika makanan kucing dengan asam lemak omega 3 diandalkan sebagai rekomendasi makanan kucing terbaik untuk mencegah masalah pada saluran kemih. Asupan omega 3 ini juga sering diberikan pada hewan yang mengalami permasalahan pada ginjal. 3. Kandungan Protein yang Cukup dan Seimbang Protein perlu diberikan dengan kadar yang cukup dan seimbang. Jadi, berikan kucing kesayangan Pet Lovers asupan makanan dengan protein yang cukup dan mudah dicerna. Jika Pet Lovers bingung dalam memilih seperti apa makanan kucing yang sebaiknya diberikan untuk memenuhi kebutuhan ginjalnya, konsultasikan dengan dokter hewan. 4. Tinggi Kadar Air Konsumsi air yang cukup dapat menjaga p H urin serta mengurangi kemungkinan iritasi pada saluran kemih. Jadi, meningkatkan asupan air pada kucing adalah salah satu cara penting untuk menjaga kesehatan saluran kemihnya. Selain dari air minum, asupan air juga dapat diperoleh melalui makanan basah. Pet Lovers dapat memberikan makanan basah untuk kucingmu yang mengandung kadar air hingga 80%. Itulah lima hal yang perlu Pet Lovers cek saat bertanya-tanya apa makanan kucing terbaik untuk menjaga kesehatan saluran kemihnya. Sebagai rekomendasi makanan kucing, kamu juga bisa memberikan peliharaanmu makanan kering Pro Plan Urinary Care dan makanan basah Pro Plan Urinary Tract Health. Pro Plan Urinary Care merupakan varian dry food terbaru dari Pro Plan untuk membantu menjaga kesehatan saluran kemih kucing dewasa dan merupakan makanan kucing rendah magnesium. Dibuat dari daging ayam asli, Pro Plan Urinary Care merupakan makanan kucing dewasa yang rendah magnesium, yaitu 0,08%, sehingga dapat membantu menjaga kesehatan ginjal dan meminimalkan gangguan saluran kemih. Tak hanya itu, Pro Plan Urinary Care juga mengandung probiotik untuk menjaga kekebalan dan kesehatan pencernaan. Pro Plan Urinary Tract Health sendiri merupakan varian wet food untuk menjaga kesehatan saluran kemih kucingmu. Pro Plan Urinary Tract Health memiliki kandungan air hingga 80%; asam lemak omega 3 untuk melindungi saluran kemih dari peradangan; serat inulin untuk mendukung penyerapan nutrisi; serta antioksidan untuk membantu menjaga kekebalan tubuh kucing. Kamu bisa mendapatkan Pro Plan Urinary Care dan Pro Plan Urinary Tract Health di official store Pro Plan di Lazada. Semoga informasi ini menjawab pertanyaan Pet Lovers tentang apa makanan kucing terbaik untuk kesehatan saluran kemih peliharaanmu, ya. Selamat menjaga kesehatan kucingmu dengan memberikan nutrisi yang tepat, cukup, dan seimbang!
Kesehatan
4 Cara Mudah Menghilangkan Kutu Anjing
4 Cara Mudah Menghilangkan Kutu Anjing
3 mins read
Tahukah Pet Lovers, kutu anjing tak hanya bisa hidup di tubuh hewan kesayanganmu, tapi juga di area rumah yang lain, yang biasa disebut kutu loncat atau pinjal. Oleh sebab itu, berikut hal yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan kutu anjing. Selain itu, Petlovers juga perlu perhatikan nutrisi untuk kulit dan rambutnya agar meminimalisir terjadinya reaksi akibat gigitan kutu. Ciri Tubuh Anjing yang Terdapat Kutu Pet Lovers, saat anjingmu terlihat mulai sering menggaruk-garuk atau terdapat ruam kemerahan, cobalah memeriksa kondisi kulit dan rambutnya. Saat terlihat bintik hitam dan putih pada rambut, yang merupakan tanda kulit anjing terinfeksi kutu, Pet Lovers perlu segera mengatasinya. Bila tak segera diatasi, anjing berisiko mengalami anemia karena kehilangan banyak darah. Bisakah Kutu Anjing Menular pada Manusia? Bila penularan yang dimaksud adalah kutu anjing hidup di tubuh manusia, jawabannya adalah tidak. Hal ini dikarenakan kutu anjing merupakan spesies yang hanya bisa hidup dan berkembangbiak di rambut anjing. Namun, kutu anjing tetap bisa menggigit manusia karena bisa merayap dari rambut ke alas tidur anjingmu, ke tempat tidur Pet Lovers, ke sofa, ke karpet, dan ke tempat lain yang sering dijadikan tempat beraktivitas peliharaanmu. Saat kutu menggigit dan menghisap darah manusia, akan terasa sensasi gatal. Bila digaruk, kulit Pet Lovers akan mengalami infeksi kulit. Untuk menghindarinya, pastikan anjing kesayangan dan lingkungan rumah Pet Lovers terbebas dari kutu anjing. Cara Menghilangkan Kutu Anjing Supaya kulit dan rambut anjingmu kembali sehat, lakukan hal-hal berikut ini untuk menghilangkan kutu anjing: 1. Lakukan Perawatan Secara Rutin Pet Lovers perlu melakukan perawatan secara berkala, terutama pada punggung, leher, ekor, sela-sela jari dan lipatan tubuh anjing, yang merupakan tempat kutu dan telur hinggap. Pet Lovers juga bisa memandikan anjing dengan air hangat dan shampoo secara rutin, sebab shampoo cukup efektif untuk membunuh kutu. Selain itu, Pet Lovers juga bisa membeli sisir kutu untuk membersihkan rambut anjing dari kutu atau telurnya. Jangan lupa gunakan sarung tangan saat menyisir rambut anjing, ya. 2. Gunakan Obat Kutu Berikan anjing obat kutu untuk membasminya. Kamu bisa berkonsultasi kepada dokter hewan dan meminta resep obat yang cocok untuk menghilangkan kutu anjing pada peliharaan kesayanganmu. 3. Bersihkan Tempat Tinggal dan Tempat Beraktivitas Anjing Bersihkan kandang dan tempat lain yang sering jadi lokasi aktivitas anjing di rumah. Mulai dari tempat tidur dan selimutnya, sofa, karpet, hingga tempat tidur Pet Lovers – apabila anjingmu juga sering menemanimu di kamar. Lingkungan yang bersih adalah pertahanan pertama anjing Pet Lovers untuk terhindar dari serangan kutu. Kamu juga bisa memangkas rumput secara teratur, tutup tempat sampah, dan vakum karpet secara berkala. Cuci tempat tidur anjing dan pel lantai secara teratur. Terakhir, untuk menghilangkan kutu anjing, usahakan untuk menjaga lingkungan rumah sekering mungkin. 4. Asupan Nutrisi yang Tepat Berikan anjing asupan makanan yang tepat sebagai langkah maksimal menghilangkan kutu anjing, seperti Pro Plan Sensitive Skin & Coat. Pro Plan Sensitive Skin & Coat juga bisa menjadi andalanmu sebagai makanan anjing . Hal ini dikarenakan Pro Plan Sensitive Skin & Coat dengan formula OPTIDERMA untuk menurunkan potensi terjadinya reaksi kulit akibat gigitan kutu dan mengandung paduan nutrisi penting seperti asam amino, asam lemak omega 3 dan 6, zink, serta multivitamin yang mendukung kesehatan kulit dan keindahan rambut anjing kesayanganmu. Pro Plan Sensitive Skin & Coat tersedia dalam tiga varian yaitu Pro Plan Puppy Sensitive Skin & Coat All Size untuk anak anjing semua ukuran; Pro Plan Puppy Sensitive Skin & Coat Small & Mini untuk anjing dewasa berukuran kecil; dan Pro Plan Adult Sensitive Skin & Coat Medium & Large untuk anjing dewasa berukuran sedang dan besar. Kamu bisa mendapatkan ketiga varian Pro Plan Sensitive & Coat di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Nah, sekarang Pet Lovers sudah tahu kan, bahwa menghilangkan kutu anjing tak hanya membersihkan tubuh anjing dari kutu, tapi juga menjaga kebersihan lingkungannya. Selain itu, memberikan asupan nutrisi yang tepat untuk menjaga kesehatan kulit dan keindahan rambutnya juga tak kalah penting. Jangan lupa berkonsultasi pada dokter untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang penyakit akibat kutu yang dihadapi anjing kesayanganmu,
Kesehatan
5 Cara Merawat Anjing yang Baru Lahir
5 Cara Merawat Anjing yang Baru Lahir
3 mins read
Setelah bunting selama kurang lebih 63 hari, anjing kesayanganmu mungkin mulai menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan. Setelah anak anjingnya lahir, Pet Lovers tentu perlu melakukan beberapa hal untuk memastikan keselamatan dan keamanan anak anjing di hari-hari pertama kelahirannya. Oleh sebab itu, Pet Lovers perlu mengetahui cara merawat anjing yang baru lahir. Yuk, simak selengkapnya! Cara Merawat Anjing yang Baru Lahir Berikut ini adalah cara merawat anak anjing yang baru lahir yang perlu Pet Lovers perhatikan. Cara memelihara anjing yang baik dapat menghindari anak anjing dari hal-hal yang tak diinginkan. 1. Hindari Memotong Plasenta Anak Anjing Saat anak anjing lahir, ia akan terkurung dalam kantong yang merupakan bagian dari plasenta. Kantong ini biasanya pecah selama proses melahirkan, dan sudah menjadi hal yang normal saat induknya memakan plasenta tersebut. Jadi, Pet Lovers tak perlu memotong plasentanya, ya. 2. Bantu Anak Anjing Belajar Menyusu Bila anak anjing terlihat kesulitan menyusu, berikan sedikit dorongan lembut untuk mendekatkannya dengan puting susu induknya. Selain itu, berikan waktu kepada anak anjing untuk dekat dengan induknya. Perlu Pet Lovers ketahui, anak anjing perlu tinggal bersama induk dan saudara kandungnya setidaknya selama 8 minggu pertama kehidupannya. Selama periode ini anak anjing membutuhkan susu dari induknya dan biasanya induk akan menjaga anaknya tetap hangat dengan menggunakan panas tubuhnya sendiri. 3. Bantu Anak Anjing Belajar Makan Dry Food Masa penyapihan anak anjing harus diberikan secara bertahap dan dimulai ketika ia telah berusia 8 minggu. Pilihlah makanan anak anjing yang cocok untuk diberikan kepada anjing seusianya. Misalnya, Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development. Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development hadir dalam tiga varian sesuai ukuran tubuh anak anjing, yaitu Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Small & Mini, Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Medium, dan Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Large. Ketiga varian Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development ini sama-sama mengandung kolostrum yang terbukti dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak anjing. Tak hanya itu, Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development juga memiliki bentuk kibble yang mudah dihaluskan, sehingga memudahkan anak anjing untuk mengonsumsinya saat masa perkenalan makanan anjing. Kamu bisa mendapatkannya di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. 4. Pastikan Lingkungan Anak Anjing Bersih dan Hangat Kebersihan tempat tidur anak anjing harus Pet Lovers perhatikan untuk menjaga anak anjing terhindar dari penyakit. Selain itu, letakan lampu penghangat dan termometer untuk menjaga suhu di dalam tempat tidur anak anjing tetap hangat. Usahakan suhu berada pada 29,2-32 derajat Celsius selama beberapa hari pertama. Dari hari keempat dan seterusnya, Pet Lovers dapat mulai menurunkan panas secara bertahap. Dalam satu atau dua minggu, atur suhu pada 26.7 derajat Celsius dan turunkan kembali menjadi 22,2 derajat Celsius pada minggu keempat. 5. Cek Berat Badan Anak Anjing Secara Rutin Salah satu cara merawat anjing yang baru lahir adalah rutin mengecek dan menimbang berat badannya. Berat badan anak anjing yang ideal tergantung pada rasnya. Meski demikian, Pet Lovers perlu memperhatikan kenaikan berat badannya. Sebagai aturan sederhana, dalam sehari, berat badan anak anjing setidaknya bertambah sekitar 10-15% dari berat lahirnya setiap hari. Kapan Anak Anjing Perlu Dibawa ke Dokter? Pet Lovers perlu segera membawa anak anjing ke dokter hewan jika anak anjing terlahir dalam kantong janin dan kesulitan bernapas. Bila kantong tersebut tak pecah dan tak ada yang membantu memecahkannya, maka cairan di dalam kantong bisa masuk ke paru-paru. Kondisi ini adalah kondisi darurat dan harus segera ditangani oleh ahlinya. Ketika anak anjing sudah mulai berkembang, selain perlu dibawa ke dokter untuk vaksin, cara merawat anjing yang baru lahir adalah dengan memperhatikan kondisi kesehatannya. Itulah beberapa hal yang perlu Pet Lovers ketahui tentang cara merawat anjing yang baru lahir. Semoga informasi tersebut dapat membantumu merawat anak anjing dan induknya agar selalu sehat, ya.
Kebutuhan Anak Anjing
 Cara Bantu Kucing Memiliki Berat Badan Ideal
4 Cara Bantu Kucing Memiliki Berat Badan Ideal
2 mins read
Memiliki kucing yang sehat dengan berat badan ideal sesuai jenis dan usianya tentu jadi dambaan Pet Lovers. Tubuh kucing yang ideal bisa dilihat dari area pinggang, yaitu garis pinggangnya masih terlihat, tulang rusuk masih dapat teraba sedikit, dan perutnya terlihat dari atas maupun samping. Kondisi ini menandakan bahwa lemak tubuhnya cukup, tidak kekurangan, maupun berlebihan. Lalu, bagaimana cara menambah berat badan kucing dan cara membuat kucing gemuk dengan sehat sehingga tetap terhindar dari obesitas? Berikut triknya. 1. Pastikan Kucing Terhindar dari Stres Pastikan kucing Pet Lovers terhindari dari stres dan tetap bahagia. Kucing yang tenang adalah salah satu ciri kucing yang bahagia, karena tingkat kecemasannya rendah sehingga nafsu makannya baik. Saat memberi makan kucing, berikan ia me time untuk menikmati makanannya. Hal ini dikarenakan kucing lebih suka makan tanpa diganggu, sehingga makannya jadi lebih lahap. 2. Berikan Makanan Kucing yang Sesuai dengan Seleranya Tidak bisa dipungkiri bahwa kucing juga memiliki preferensi makanan kesukaannya. Idealnya, kucing memang diberikan kombinasi makanan basah dan kering supaya bisa mendapat manfaat nutrisi yang optimal. Namun, bila kucing Pet Lovers lebih menyukai makanan basah, berikan ia makanan kucing Pro Plan varian wet food. Kalau kucingmu lebih suka makanan kering, berikan ia Pro Plan varian dry food. Dengan begitu, akan didapatkan makanan kucing yang sesuai dengan kebutuhannya dan kesukaannya, sehingga kucing ingin memakannya. Cara ini cukup efektif diaplikasikan sebagai cara membuat kucing gemuk dengan sehat sehingga berat badannya tetap ideal. 3. Pertimbangkan Kandungan pada Makanan Kucing Pastikan makanan kucing yang diberikan sesuai dengan kebutuhan gizi kucing. Artinya, kucing perlu mendapatkan nutrisi penting untuk kesehatannya dari protein hewani sebagai cara membuat kucing gemuk dengan sehat sehingga berat badannya tetap ideal. Misalnya, memberikan Pro Plan Adult dry food dan wet food. Pro Plan Adult wet food maupun dry food mengandung protein dan lemak dengan formula yang lengkap dan seimbang untuk kucing dewasa. Apalagi, Pro Plan Adult dry food kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan. Kini kamu bisa memilih Pro Plan Adult dengan Formula Ayam atau Pro Plan Adult dengan Formula Salmon untuk kucing dewasa kesayanganmu. Keduanya dibuat dari daging ayam asli dan salmon asli sebagai bahan baku utama. Tak hanya itu, makanan kucing Pro Plan Adult juga diperkaya Probiotik untuk mendukung kesehatan pencernaan serta daya tahan tubuh kucingmu. 4. Ajak Kucing Untuk Melakukan Aktivitas Fisik Cara membuat berat badan kucing tetap ideal lainnya adalah mengajaknya untuk tetap aktif. Misalnya, mengajaknya bermain di dalam maupun di luar rumah. Menurut International Veterinary Information Service, durasi ideal kucing yang bermain setidaknya 10 menit dalam sehari. Mainan interaktif seperti lampu laser dan mainan kucing dengan tali akan memikat kucing untuk ikut bermain. Pilih laser dengan lampu putih dan hindari mengarahkan laser warna merah pada mata kucing karena dapat merusak mata kucing kesayangan Pet Lovers. Selain itu, adanya media untuk memanjat juga merupakan cara yang menyenangkan untuk kucing beraktivitas fisik. Pertimbangkan juga untuk membuat area luar ruangan yang tertutup. Jadi, kucing Pet Lovers memiliki tempat untuk mengamati alam bebas dengan aman. Demikianlah beberapa hal yang bisa Pet Lovers coba sebagai cara membuat kucing gemuk secara sehat sehingga berat badannya tetap ideal. Selain memberikan makanan kucing sesuai takaran saji yang direkomendasikan, pantau berat badan kucing secara berkala setidaknya enam bulan sekali untuk mengecek kondisi kesehatan tubuhnya secara umum. Jangan lupa untuk berkonsultasi kepada dokter hewan untuk memperoleh informasi lebih lanjut, ya. Selamat mencoba!
4 Tips Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan
4 Tips Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan
2 mins read
Salah satu perubahan perilaku yang umum terjadi pada kucing adalah perubahan selera makan atau terlalu memilih jenis makanan kucing. Oleh sebab itu, kenali apa saja faktor yang membuat kucing tidak mau makan, kandungan makanan kucing yang ideal, dan bagaimana cara mengembalikan selera makannya. Tips Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan Berikut ini adalah beberapa hal yang biasa dialami kucing sebagai alasan kucing tidak mau makan. Lakukan langkah-langkah yang disarankan berikut ini sesuai dengan kondisi yang terjadi. 1. Saat Kucing Tidak Menyukai Makanannya Bisa jadi, kucing tidak mau makan karena kurang menyukai makanan yang disajikan. Oleh sebab itu, Pet Lovers bisa memberikan variasi makanan dari segi rasa hingga kombinasi tekstur antara makanan basah dan kering. 2. Saat Kucing Baru Mendapatkan Vaksinasi Bila kucingmu kehilangan nafsu makan setelah Pet Lovers membawanya ke dokter hewan untuk vaksinasi, bisa jadi itulah penyebab kucing tidak mau makan. Meski tidak dialami oleh semua, vaksin bisa menyebabkan efek samping pada beberapa hewan, yang biasanya bersifat sementara dan ringan. Pet Lovers bisa berkonsultasi dengan dokter tempat melakukan vaksinasi untuk menanyakan apa yang sebaiknya dilakukan pasca vaksinasi. 3. Saat Kucing Kesayangan Mengalami Stres Kucing yang cemas atau stres bisa jadi kehilangan nafsu makan. Penyebab stres misalnya pindah rumah atau baru diadopsi. Agar kucing tetap merasa nyaman di lingkungan barunya dan mau makan, cobalah untuk menghangatkan makanan basah untuk kucing agar aromanya lebih kuat. Pet Lovers bisa memberikan Pro Plan Adult Sensitive wet food karena terbuat dari bahan baku yang mudah dicerna, juga mengandung prebiotik. 4. Kucing Sedang Sakit Sakit yang ringan sekalipun seperti sakit gigi, gangguan pencernaan, hingga sakit yang serius juga akan berdampak pada nafsu makan kucing yang menurun. Untuk menangani kondisi ini Pet Lovers harus berkonsultasi dengan dokter hewan segera setelah melihat adanya perubahan dalam kebiasaan makan kucing. Semakin cepat Pet Lovers menanggapi masalah, semakin cepat kemungkinan kucing akan sembuh. Sejumlah kondisi berbeda mungkin menjadi penyebabnya, termasuk infeksi hingga gangguan fungsi organ. Nah, apabila ternyata salah satu penyebab nafsu makannya menurun adalah mengalami gangguan pencernaan, Pet Lovers bisa mulai memberikan makanan kucing yang cocok untuk pemilik pencernaan sensitif. Selain makanan basah Pro Plan Adult Sensitive, kamu juga bisa memberikan makanan kering Pro Plan Adult Sensitive Skin & Stomach. Pro Plan Adult Sensitive Skin & Stomach merupakan kemasan baru dari Pro Plan Delicate. Formula di dalamnya telah ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan kucing dewasa dengan pencernaan serta kulit yang sensitif. Tak hanya diperkaya Probiotik yang baik untuk menjaga kesehatan saluran cerna, Pro Plan Sensitive Skin & Stomach juga dibuat dari ikan salmon dan tuna asli, serta mengggunakan bahan baku pilihan yang mudah dicerna. Bentuk kibble-nya yang lebih bervariasi dan mudah dicerna juga membantu meningkatkan selera makan saat kucing tidak mau makan. Kamu bisa mendapatkan Pro Plan Adult Sensitive wet food dan Pro Plan Adult Sensitive Skin & Stomach di official store Pro Plan di Lazada. Kapan Harus Dibawa ke Dokter? Ketika terlihat ada perubahan nafsu makan pada kucing, misalnya kucing menolak makanan dalam beberapa hari, Pet Lovers bisa segera membawanya ke dokter hewan. Konsultasikan dengan dokter hewan tentang cara merangsang nafsu makan kucingmu dan apakah perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kesehatan
4 Cara Membantu Kucing Melahirkan di Rumah
4 Cara Membantu Kucing Melahirkan di Rumah
4 mins read
Memasuki usia 9 minggu kebuntingan, kucing umumnya sudah memperlihatkan tanda-tanda akan melahirkan. Apakah ini pertama kalinya Pet Lovers membantu kucing melahirkan di rumah? Yuk, simak tipsnya! Tanda Kucing akan Melahirkan Sebuah penelitian menyebutkan bahwa dari 700 kucing yang berkembang biak, hanya sebanyak 2,3 persen yang berhasil melewati persalinan secara normal. Sisanya mengalami kesulitan saat melahirkan. Oleh sebab itu, sangat penting bagi Pet Lovers untuk mengetahui tanda kucing bunting dan perubahan yang muncul, sehingga dapat mengenali masalah dan cara membantu kucing melahirkan di rumah. Berikut ini adalah beberapa tanda kucing bunting yang perlu diketahui. Bila kucingmu mengalami hal-hal berikut ini, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Jadi, Pet Lovers dapat tahu cara membantu kucing melahirkandi rumah saat waktunya tiba. 1. Adanya Perubahan Fisik Perlu Pet Lovers ketahui bahwa usia kebuntingan kucing adalah sekitar 63-65 hari. Pada minggu pertama dan kedua, mungkin tanda kebuntingan belum terlihat. Namun, setelah memasuki minggu ketiga, akan terlihat warna merah muda pada puting susu. Kemudian, di minggu keempat, puting susu dan perut kucing mulai membesar. 2. Muncul Kebiasaan Baru Kucing yang bunting mulai terlihat lebih manja dan malas bergerak di minggu kelima dan keenam. Kemudian kucing juga mulai sering buang air kecil akibat berkembangnya ukuran janin. Di minggu kedelapan, kucing akan mulai berkeliling mencari tempat melahirkan. 3. Meningkatnya Nafsu Makan Di minggu keempat, biasanya nafsu makan kucing yang sedang bunting akan meningkat. Berat badannya pun akan bertambah. Meski demikian, nafsu makan yang meningkat ini juga bisa jadi tanda cacingan saat bunting. Jadi, ada baiknya bila kucing kesayangan Pet Lovers mengalami kondisi ini, segera periksakan ke dokter hewan. 4. Terjadi Perubahan Suhu Tubuh Ketika memasuki minggu kesembilan, kucing yang bunting suhu tubuhnya akan mulai turun menjadi sekitar 37.8-38.3 derajat Celsius. Bila kucing kesayangan Pet Lovers mengalaminya, segera bawa ke dokter hewan untuk memastikan apa saja yang perlu dilakukan untuk menanganinya. Tips dan Cara Membantu Kucing Melahirkan Kucing kesayangan Pet Lovers sedang bunting dan tengah menunggu masa persalinan? Nah, perhatikanlah hal-hal berikut ini agar Pet Lovers bisa lebih memahami apa saja yang perlu dilakukan untuk cara membantu kucing melahirkan di rumah. 1. Pastikan Kucing Mendapat Nutrisi yang Cukup Kucing bunting membutuhkan beberapa nutrisi penting seperti asupan kalori untuk produksi susu induk, protein untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, lemak untuk mendukung kebutuhan kalori yang tinggi, serta kalsium dan fosfor untuk mendukung pertumbuhan tulang anak kucing dan produksi susu induk. Perlu Pet Lovers ketahui, energi yang dibutuhkan kucing bunting adalah 2-6 kali lebih banyak dari kucing dewasa. Kucing yang sedang bunting juga membutuhkan makanan kucing yang mudah dicerna dan mengandung jumlah kalori yang tinggi namun memiliki jumlah kalori yang lebih banyak. Sehingga, disarankan untuk memberikan makanan padat nutrisi bagi anak kucing pada saat kucing sedang bunting. Pro Plan Kitten Starter terbuat dari daging salmon serta tuna asli sebagai bahan baku utama. Selain itu, Pet Lovers juga bisa memberikan kucing asupan Pro Plan Wet Kitten Chicken maupun Pro Plan Wet Kitten Salmon yang diformulasi untuk memenuhi kebutuhan anak kucing dari umur 4 minggu hingga 1 tahun. Pro Plan Wet Kitten mengandung DHA untuk perkembangan otak dan mata, serta antioksidan untuk kekebalan tubuh selama masa pertumbuhan anak kucing. Selain untuk anak kucing berusia kurang dari 6 bulan, Pro Plan Kitten Starter juga cocok diberikan kepada induk kucing yang sedang berada dalam masa bunting hingga menyusui. Kamu bisa mendapatkan Pro Plan Kitten Starter dan Pro Plan Wet Kitten untuk kucing bunting kesayanganmu melalui official store Pro Plan di Lazada. 2. Sediakan Tempat yang Baik untuk Induk dan Anak Kucing Setelah Lahir Arahkan kucing yang bunting bersantai di tempat yang telah disiapkan untuk melahirkan. Cobalah membuatnya tenang dan tidak seaktif biasanya. Namun, bila kucing menolak tempat yang telah Pet Lovers sediakan dan memilih tempat lain, sebaiknya Pet Lovers tidak mencoba memindahkannya dari tempat yang dipilihnya. Tempat ini akan menjadi lokasi kucing menyusui anaknya nanti setelah lahir. 3. Ketahui Waktu yang Tepat untuk Membawa Kucing ke Dokter Di minggu kedelapan, sebaiknya Pet Lovers memeriksakan kucing yang bunting secara rutin ke dokter hewan untuk mengontrol kondisi fetusnya. Momen ini merupakan hal yang penting untuk membantu kucing melahirkan di rumah. Persalinan kucing biasanya memakan waktu antara 2-5 jam. Pada beberapa kasus bisa memakan waktu hingga 24 jam. Jika kucing tampak mengejan selama satu jam namun tidak ada tanda anak kucing akan keluar, segera hubungi dokter hewan. 4. Cek Kondisi Induk dan Anak Kucing Setelah Lahir Setelah anak kucing lahir, biarkan induk membersihkan dan menyusui anaknya. Namun, jika anak kucing belum menyusu dari induknya dalam waktu satu jam setelah lahir, Pet Lovers mungkin perlu memandu anak kucing ke salah satu puting induk sebagai salah satu cara merawat anak kucing baru lahir. Jika induk kucing terlihat kesulitan merawat anak kucing atau menyusuinya, segera konsultasikan dengan dokter hewan. Bagaimanapun, anak kucing membutuhkan asupan kolostrum dari air susu induk yang kaya akan antibodi untuk melindunginya dari penyakit di minggu-minggu awal kehidupan. Setelah anak kucing berusia 3-4 minggu, Pet Lovers bisa mulai memberikan Pro Plan Kitten Starter karena di dalamnya juga mengandung kolostrum. Seperti halnya kolostrum dalam susu induk kucing, kolostrum dalam Pro Plan Kitten Starter juga berperan membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak kucing. Selain kaya nutrisi, yang merupakan salah satu pertimbangan saat memilih makanan anak kucing, kibble Pro Plan Kitten Starter juga mudah dilembutkan dengan air lho, sehingga cocok bagi anak kucing yang sedang belajar makan. Setelah berusia 8 minggu, Pet Lovers bisa mulai memberikan Pro Plan Kitten Starter tanpa dilembutkan dengan air. Itulah beberapa hal yang perlu Pet Lovers perhatikan untuk cara membantu kucing melahirkan di rumah. Jangan lupa untuk rutin berkonsultasi dengan dokter hewan guna mengetahui cara yang tepat untuk merawat kucing kesayangan Pet Lovers.
Perilaku & Pelatihan
Hati-hati, Ini 4 Makanan untuk Kucing yang Perlu Dihindari!
Hati-hati, Ini 4 Makanan untuk Kucing yang Perlu Dihindari!
3 mins read
Kucing kesayanganmu di rumah sangat mungkin tak sengaja menelan makanan manusia. Sayangnya, tak semua makanan tersebut aman baginya. Ada beberapa jenis makanan yang dapat memicu keracunan pada kucing. Yuk, kenali apa saja bahan makanan tersebut sebelum kita cari tahu cara mengobati kucing keracunan. Makanan yang Menyebabkan Keracunan Beberapa jenis makanan kesukaan Pet Lovers ini bisa mengganggu kesehatan kucingmu dan menyebabkan keracunan. Jadi, hati-hati saat menyimpannya, ya. 1. Cokelat dan Susu Cokelat dan susu merupakan bahan makanan yang umum ada di rumah dan dikonsumsi hampir seluruh anggota keluarga. Sayangnya, cokelat dan susu bukanlah makanan kucing yang aman dikonsumsi. Justru, bisa memberikan efek berbahaya. Kenapa? Secara alami, cokelat mengandung zat teobromina yang dapat mengakibatkan irama jantung tidak normal, tremor, kejang, hingga kematian, sementara susu dan produk turunannya mengandung laktosa. Faktanya, kucing umumnya memiliki intoleransi laktosa, yaitu kondisi saat tubuhnya tidak dapat mencerna laktosa dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan kucing mengalami gangguan sistem pencernaan seperti diare. 2. Bawang-bawangan Bawang dalam segala bentuk, baik mentah, dimasak, atau bubuk dapat memecah sel darah merah kucing yang kemudian menyebabkannya mengalami anemia. Sebisa mungkin jauhkan kucing kesayangan Pet Lovers dari bahan makanan yang mengandung bawang-bawangan. Termasuk juga daun bawang yang juga dapat menyebabkan masalah kesehatan. 3. Anggur dan Kismis Makan anggur dan kismis mungkin lezat bagi Pet Lovers. Sayangnya, saat mencicipi kedua makanan ini, kucingmu dapat berpotensi muntah dan hiperaktif. Konsumsi anggur dan kismis dalam jumlah besar juga bisa berisiko menyebabkan gagal ginjal pada kucing. 4. Telur mentah Bila kucing Pet Lovers mengonsumsi telur mentah, ada dua risiko kesehatan yang perlu dihadapi. Pertama, kucingmu sangat mungkin terinfeksi bakteri Salmonella atau E. coli yang terdapat dalam telur mentah. Kedua, kandungan protein dalam putih telur dapat mengganggu penyerapan vitamin B pada tubuh kucing. Hal ini berisiko mengganggu kesehatan kulit dan rambutnya. Ciri Kucing Keracunan Makanan Tanda kucing keracunan sangat bervariasi dan tergantung pada kandungan yang terdapat pada makanan yang kucingmu telan. Namun, ciri umum yang terjadi saat kucingmu keracunan adalah muntah dan diare. Beberapa ciri lain saat kucing keracunan adalah bengkak atau peradangan pada kulit, batuk hingga gangguan pernapasan, bahkan kejang. Keracunan makanan juga bisa membuat nafsu makan kucingmu menurun, Pet Lovers. Sayangnya, beberapa jenis makanan yang beracun bagi kucing ini bisa memengaruhi lebih dari satu sistem tubuh yang memungkinkan kucingmu menunjukkan lebih dari satu ciri keracunan makanan. Oleh karena itu, jika kucing Pet Lovers menunjukkan gejala keracunan, lebih baik langsung konsultasikan dengan dokter hewan kesayanganmu untuk mendapatkan cara mengobati kucing keracunan. Cara Mengobati Kucing Keracunan Untuk mengetahui cara mengobati kucing keracunan, Pet Lovers disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan kesayangan. Selain itu, Pet Lovers sebaiknya mengetahui cara mencegah kasus keracunan terjadi pada kucing kesayanganmu di rumah. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan? Jadi, ayo simak tipsnya. 1. Jauhkan dari Makanan Penyebab Keracunan Saat Pet Lovers memergoki kucing kesayanganmu sedang memakan makanan yang beracun untuknya, segera jauhkan kucingmu dari tempat tersebut. Setelah itu, pastikan untuk menyimpan makanan yang membahayakan kucing jauh dari jangkauannya. 2. Jangan Paksakan untuk Dimuntahkan Jika kucing sudah terlanjur menunjukkan gejala keracunan, jangan paksakan kucingmu untuk muntah. Memaksakan kucing untuk memuntahkan makanan justru bisa membahayakan kondisi kucing kesayangan Pet Lovers. Bila memang kucing menunjukkan gejala tertentu, akan lebih baik bila Pet Lovers berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mengatasinya. 3. Berikan Makanan yang Mengandung Probiotik Saat kucing mengalami keracunan makanan, Pet Lovers bisa memberikan asupan nutrisi yang mendukung kesehatan saluran pencernaannya. Misalnya, memberikan makanan kucing dengan kandungan prebiotik seperti Pro Plan Adult wet food; serta kandungan probiotik seperti Pro Plan Adult dry food dengan Formula Salmon dan Pro Plan Adult dry food dengan Formula Ayam. Tahukah, Pet Lovers? Pro Plan Adult dry food kini hadir dengan kemasan baru dan formula yang ditingkatkan. Pro Plan Adult diformulasikan dari daging ayam juga salmon asli sebagai bahan baku utama dan diperkaya probiotik untuk mendukung kesehatan pencernaan serta daya tahan tubuh kucing kesayanganmu. Dapatkan Pro Plan Adult baru di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia. 4. Konsultasikan dengan Dokter Hewan Selain harus dipisahkan untuk sementara waktu dari hewan lain, kucing yang mengalami keracunan tentunya membutuhkan penanganan medis. Hubungi dokter hewan Pet Lovers segera untuk mendapatkan anjuran tentang cara mengobati kucing keracunan. Pastikan juga Pet Lovers tahu kapan, di mana, dan bagaimana keracunan bisa terjadi. Dengan mengetahui cara mengobati kucing keracunan dan makanan apa yang sebaiknya dihindari, Pet Lovers bisa lebih melindungi kucing kesayangan dari kemungkinan kucing muntah makanan akibat keracunan. Semoga informasi ini bermanfaat dan jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter hewan bila diperlukan, ya.
Makanan & Nutrisi
3 Ciri Anjing Akan Melahirkan yang Perlu Diketahui
3 Ciri Anjing Akan Melahirkan yang Perlu Diketahui
3 mins read
Perubahan hormon serta perilaku juga terjadi pada anjing saat ia bunting, akan melahirkan, hingga bersiap untuk melahirkan. Oleh sebab itu, sebagai pemilik anjing yang baik, Pet Lovers tentu bisa memberikan perhatian lebih pada fase penting ini. Salah satunya dengan mengenali ciri-ciri anjing melahirkan, mendukung prosesnya, serta memberikan asupan nutrisi terbaik seperti makanan anjing Pro Plan. Yuk, simak selengkapnya! Usia dan Tanda-Tanda Anjing Bunting Perlu Pet Lovers ketahui, anjing bunting selama sekitar 56-66 hari yang diukur dari hari ovulasi hingga hari kelahiran anak anjing. Periode tersebut dibagi dalam tiga tahapan, yang masing-masing berdurasi 21 hari. Dalam beberapa minggu pertama, mungkin hanya sedikit tanda-tanda yang muncul, sehingga Pet Lovers mungkin tak menyadarinya. Meski terlihat normal saat awal-awal kebuntingan, berat badan anjing dapat bertambah sesuai usia kebuntingannya. Semakin tua usia kebuntingannya, perubahan fisik pada anjingmu mulai terlihat. Misalnya, ukuran perut dan puting yang membesar. Bahkan, beberapa anjing mengalami morning sickness selama beberapa hari pada minggu ketiga atau keempat. Hal ini normal dan bisa terjadi karena adanya perubahan hormon. Tanda lainnya dari anjing bunting adalah ia tampak lelah dan makan lebih sedikit dari biasanya. Oleh karena itu, Pet Lovers perlu berikan makanan bernutrisi tinggi untuk memenuhi kebutuhan energi pada anjing yang sedang bunting dan jangan lupa konsultasi ke dokter hewan agar kebuntingan anjingmu tetap terjaga kesehatannya. Ciri-ciri Anjing Melahirkan Nah, berikut ini adalah beberapa ciri anjing Pet Lovers yang bunting akan segera melahirkan dalam waktu dekat. Simak dan pahami agar dapat membantu proses persalinan atau perawatan anjing yang bunting. 1. Penurunan Suhu Tubuh Salah satu tanda awal persalinan pada anjing adalah penurunan suhu tubuh anjing, dari 38,5 derajat Celsius menjadi 37 derajat Celsius. Persalinan ini biasanya akan berlangsung selama 12-24 jam. Untuk mengetahui ciri-ciri anjing melahirkan ini, Pet Lovers bisa mengukur suhu tubuh induk anjing sebanyak dua kali dalam sehari menggunakan termometer rektal, pada minggu terakhir sebelum proses persalinan. Namun, apabila anjing Pet Lovers terlihat tidak nyaman atau terganggu dengan pemeriksaan suhu tersebut, hal ini bisa dihentikan. Prioritas Pet Lovers saat ini adalah membantunya untuk tetap tenang. 2. Terlihat Gelisah dan Mengasingkan Diri Anjing yang bunting mungkin sedikit gelisah dan mengasingkan diri di tempat yang tenang ketika mendekati masa melahirkan. Biasanya ciri-ciri anjing melahirkan ini disertai hilangnya nafsu makan dan anjing terlihat mengacak-ngacak tempat tidurnya. Kondisi ini akan berlangsung selama 12-24 jam sebelum persalinan. 3. Mencari Tempat untuk Proses Melahirkan Terkadang, anjing bunting suka memindahkan tempat persalinan yang telah Pet Lovers persiapkan ke sudut lain rumah. Jika hal ini terjadi, cobalah untuk tidak memindahkannya dari lokasi yang telah dipilih sendiri oleh anjingmu. Selain mengetahui ciri-ciri anjing melahirkan, Pet Lovers juga perlu tahu apa saja yang bisa disiapkan di masa tersebut. Selain membantu anjingmu tetap tenang dan menyiapkan tempat melahirkan yang nyaman, Pet Lovers juga perlu memenuhi asupan makanannya. Hal ini supaya anjing kesayanganmu tetap memiliki tenaga yang cukup. Kamu bisa membantu mencukupi nutrisi anjingmu dengan memberikan Pro Plan Performance. Pro Plan Performance merupakan makanan anjing dengan kombinasi nutrisi yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat pemulihan otot. Pro Plan Performance yang tinggi protein dan lemak ini tak hanya cocok untuk anjing yang sangat aktif dan anjing pekerja, tapi juga untuk anjing yang sedang bunting dan menyusui. Kamu bisa mendapatkan makanan anjing Pro Plan Performance dengan mudah melalui official store Pro Plan di Lazada. Kapan Harus ke Dokter? Pada umumnya anjing betina dapat menangani persalinan sendiri. Namun, pada beberapa kasus, komplikasi mungkin dapat terjadi. Segera hubungi dokter hewan ketika peliharaanmu mengalami ciri-ciri anjing melahirkan berikut ini: • Gagal melahirkan dalam waktu 24 jam setelah suhu tubuhnya turun. Suhu tubuh anjing yang rendah biasanya merupakan tanda bahwa anak anjing akan lahir. Tapi bila anak anjing tak kunjung keluar, mungkin ada kendala dalam prosesnya, sehingga memerlukan bantuan dokter hewan. • Anak anjing tak dapat dikeluarkan meski anjingmu telah kontraksi kuat selama 20-30 menit. Kondisi ini memaksa anjing harus dioperasi untuk mengeluarkan anak anjing di dalam perutnya. • Tidak ada anak anjing yang lahir dalam waktu empat jam setelah anjing bunting mengeluarkan leleran berwarna hijau atau merah kecoklatan. • Kontraksi yang lemah selama lebih dari dua jam. Semoga setelah mengetahui ciri-ciri anjing melahirkan di atas, Pet Lovers bisa membantu anjing kesayanganmu melahirkan dengan aman dan nyaman. Jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan makanan anjing berkualitas baik sehingga ia tetap kuat dan sehat saat melalui proses melahirkan, juga saat menyusui anak anjingnya nanti.
Perilaku & Pelatihan

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 61
  • Halaman 62
  • Halaman 63
  • Halaman 64
  • Halaman 65
  • Halaman 66
  • Halaman 67
  • Halaman 68
  • Halaman 69
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.