Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content
Dog breed
Pentingnya Sterilisasi Pada Anjing Kucing
2 mins read
Oleh Drh Tika Lina Putri Banyak Pet Owners yang merasa tidak ingin Kucing atau Anjing kesayangan mereka disterilisasi. Sebagian merasa kasihan tapi ada beberapa pula yang merasa hal ini tidak diperlukan. Faktanya adalah, sterilisasi sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan tingkah laku Anjing dan Kucing. Anjing dan Kucing yang telah di sterilisasi juga lebih tenang dan lebih betah di rumah. T: Apa yang dimaksud dengan sterilisasi? J: Sterilisasi adalah operasi pengangkatan organ reproduksi pada hewan kesayangan agar mereka tidak dapat berkembang biak lagi. Pada hewan jantan disebut dengan kastrasi / orchiectomy, sedangkan pada betina disebut ovariohysterectomy (OH). T : Kenapa perlu dilakukan sterilisasi? J : Alasan kenapa perlu sterilisasi yaitu: • Membantu mengurangi populasi yang berlebihan • Memperpanjang umur Kucing dan Anjing • Menjaga kesehatan Anjing dan Kucing • Mengurangi stress T: Apa manfaat sterilisasi untuk Anjing atau Kucing betina? J: Manfaat Ovariohisterectomy pada Anjing dan Kucing betina adalah: • Tidak akan berisik dan menarik pejantan untuk datang • Mengurangi atau mencegah resiko timbulnya tumor kelenjar susu (mammary gland tumor), kanker indung telur atau kanker rahim. T : Apa manfaat sterilisasi untuk anjing / kucing saya yang jantan? J : Manfaat kastrasi pada anjing kucing jantan adalah : • Mengurangi resiko spraying dan marking • Mengurangi atau mencegah resiko timbulnya tumor testis, hernia, dan penyakit prostat • Mengurangi tingkat agresif di masa kawin • Mengurangi keinginan berkeliaran T: Apakah Anjing / Kucing dapat menjadi gemuk setelah disteril? J: Sterilisasi tidak membuat semua anjing dan kucing gemuk. Faktor utama yang membuat mereka menjadi gemuk adalah jenis dan jumlah makanan serta kurangnya exercise yang dilakukan. Anjing dan Kucing yang disteril harus di ajak berolahraga dan diperhatikan pola makannya. T: Kapan waktu yang tepat untuk mensterilisasi Anjing/Kucing? J: Anjing/Kucing sebaiknya disteril sebelum memasuki masa kawin. Semakin muda umurnya, semakin mudah operasi yang dilakukan dan semakin cepat penyembuhannya. Proses sterilisasi dapat mulai dilakukan pada Anjing / Kucing jantan berumur 8 minggu. Sebaiknya sterilisasi dilakukan pada Anjing dan Kucing sebelum masa puber (umur 4-6 bulan). Sebelum melakukan sterilisasi, konsultasikan dahulu kepada dokter hewan. Marilah menjadi pemiliki Anjing dan Kucing yang bertanggung jawab.
Kesehatan
Cara Melatih Anak Anjing (Puppy)
Cara Melatih Anak Anjing (Puppy)
2 mins read
Siapa yang masih bingung cara mengajari anak anjing (puppy) di rumah? Puppy pada umumnya belum memiliki awareness akan lingkungannya. Kalau tidak dilatih sejak kecil, bisa membahayakan si puppy. Bisa saja puppy mengalami trauma ketika bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Untuk itu, sebaiknya puppy diberikan latihan dasar dan cara bersosialisasi. Seperti apa bentuk latihannya dan apa saja manfaatnya? Simak penjelasannya. Latihan Dasar “Sit dan Fetch” Perintah “sit” bermanfaat untuk berbagai situasi. Karena ketika anak anjing berada pada posisi duduk (sit), dia menjadi fokus untuk menangkap perintah dari Anda. Gunakanlah treat untuk mengajarkan puppy untuk “sit”: • Perlihatkan treat favorit puppy di genggaman Anda. • Bawa treat ke atas kepalanya sehingga dia tidak bisa mengambil, lalu taruh treat lebih rendah sehingga puppy terduduk. • Lalu katakan “Sit!” dan berikan treat dan pujian padanya. • Ulang latihan ini hingga puppy mengerti perintah sit. Selama latihan, hanya gunakan kata “Sit” dan pujian. Tujuannya agar si puppy bisa mengerti perintah ‘Sit’ dan tidak tertukar dengan kata lain. Fetch (menangkap/mengambil) • Fetch adalah permainan dimana puppy mengambil mainan yang dilempar dan mengembalikannya pada Anda. Dengan mengembalikannya, puppy belajar untuk patuh. Selain itu, permainan ini dapat meningkatkan kerja jantung dan ketangkasannya. • Puppy yang belum mengerti kata fetch bisa dilatih dengan bermain tug-of-war. • Ketika bermain tug-of-war, ambil mainan itu dari mulutnya dan goyang – goyangkan agar menarik perhatiannya. Lemparkan mainan itu, tapi jangan terlalu jauh. • Setelah puppy menggigit mainan itu, ajak bermain tug-of-war lagi. Lakukan berkali – kali dengan jarak lempar yang semakin lama semakin jauh hingga Puppy mengerti dengan konsep fetch. • Kalau Puppy sudah mengerti, bisa diajak bermain fetch dengan bola. Latihan Bersosialisasi Pada dasarnya puppy bisa mempelajari cara bersosialisasi dari Anda dan anjing lain. Simak tips berikut : Sosialisasi Dengan Owner Cara yang menyenangkan untuk mengajarinya adalah melalui mainan favorit si puppy. Ketika sedang bermain, ambil mainannya dan berikan pada puppy lagi setelah beberapa menit. Dengan begitu, puppy memahami kalau Anda adalah pemimpinnya. Sosialisasi Terhadap Anjing Lain Ajak puppy bermain bersama anjing dewasa yang sudah memahami cara bersosialisasi. Sehingga anjing dewasa dapat mengkoreksi tingkah laku si puppy melalui suara geraman ataupun gigitan kecil. Si Puppy pasti akan mengerti bahwa setiap respon (negatif) dari anjing dewasa adalah bentuk koreksi untuknya. Dan karena puppy mudah kehilangan fokus, maka Anda harus banyak bersabar untuk mengulang latihan. Jangan lupa untuk memberikan dia waktu istirahat. Yuk bentuk pola pikir dan mental puppy dari awal agar dia tumbuh menjadi anjing yang well behaved. Source: Karin – Owner JAAN / Animal Clinic Jakarta, http://www.wikihow.com/Teach-Your-Dog-to-Sit, dan https://www.aspca.org/pet-care/virtual-pet-behaviorist/dog-behavior/teaching-your-dog-play-fetch
Kebutuhan Anak Anjing
Neutering
Cara Menjinakkan Anjing Dan Kucing
3 mins read
Seringkali kita bingung bagaimana menghadapi anjing atau kucing kita yang galak terhadap orang atau hewan lain. Bagaimana sebaiknya Pet Owners? Apa ada cara menjinakkan anjing? Anjing dan kucing yang tidak patuh pada ownernya akan membahayakan lingkungan sekitar, hewan lain, Anda sendiri sebagai owner, dan diri mereka sendiri. Untuk itu, penting sekali bagi Pet Owners untuk mengajarkan kedisiplinan pada hewan kesayangan sejak usia dini. Karena kucing dan anjing memiliki karakter yang berbeda, maka berbeda pula cara menjinakannya. Anjing Anjing adalah hewan yang aktif dan tidak bisa diam, namun dengan pelatihan sejak usia dini (Puppy) akan mudah diatur atau diberi perintah olehownernya. Trik dan Cara Menjinakkan Anjing : • Masukkan dia ke dalam kandangnya. Pilih area yang sepi dari lalu lalang orang. • Biarkan dia menggonggong sesukanya selama beberapa jam. • Setelah reda emosinya, berikan air minum sedikit demi sedikit tapi rutin. Pegang mangkuk minum dengan tangan kanan Anda. Ketika dia minum, usap kepala atau lehernya. • Setelah mau minum, beri anjing Anda makan dari tangan Anda. • Ajak anjing yang mulai jinak keluar kandang. Caranya, dekati anjing perlahan-lahan, jangan panik. • Usaplah kepala atau leher dengan tangan kiri agar anjing merasa tenang. • Ketika sudah tenang, biarkan dia keluar sendiri dari kandangnya. Ajarkan juga kedisiplinan dari hal – hal sederhana sehari – hari. Seperti : • Waktu Memberi Makan Ajarkan kepatuhan pada anjing Anda ketika akan memberi makan. Jangan berikan makanannya sampai anjing Anda bisa tenang dan patuh. Kalau memiliki lebih dari satu anjing, berikan makanan pada anjing yang tenang dahulu, sehingga anjing yang lain mengerti cara mendapatkan makanan. Dog Ownersjuga perlu memberikan koreksi bila ada anjing yang mengambil makanan duluan. Jangan memarahinya, koreksi dengan nada tinggi dan kata – kata seperti, “Sshh…” atau “No!”. • Melarang Anjing Memasuki Ruangan Ajarkan disiplin pada anjing Anda melalui ruang bermainnya. Kalau Anda memiliki anjing lebih dari 1, coba anjing 1 dan 2 boleh masuk ruangan A. Sedangkan anjing 3 dan 4 hanya boleh masuk ruangan B. Secara perlahan, mereka akan mengerti ruangan mana yang dilarang karena Anda selalu mengoreksi dengan, “Ssh…” atau “No!”. Kucing Berbeda dengan anjing, kucing itu susah untuk diperintah, jadi butuh waktu untuk menjinakkannya. Coba trik ini untuk menjinakkan kucing : • Letakkan kucing di kandang. • Jangan lupa berikan makanan, minuman, dan mainan. • Biarkan dia di dalam kandang hingga terlihat sudah tenang dan nyaman. • Lalu bisa mulai dilepas di dalam rumah lagi. Kalau kucing Anda terlihat masih agresif, biasanya ada yang membuatnya stress, seperti litter box yang kotor atau ada orang / hewan baru di rumah. Cari tahu dulu apa penyebabnya sehingga bisa dicari solusinya. Cara Menyatukan Anjing Dan Kucing Biasanya yang ingin memelihara anjing dan kucing akan kesusahan untuk menyatukan mereka dalam satu tempat. Kucing tidak akan menyerang kalau tidak diserang. Sedangkan anjing tidak akan menyerang kalau kucing tidak lari. Bagaimana caranya menyatukan anjing dan kucing? • Bawa kucing didekapan Anda ketika bersama anjing Anda. • Jangan taruh kucing di posisi lebih tinggi dari anjing, karena ini akan membuat anjing Anda penasaran dan menerkam kucing. Jadi taruh anjing dan kucing dalam posisi sejajar. • Bermainlah bersama kucing Anda, karena dengan melihat kucing bermain dengan Anda, maka anjing Anda akan mengerti bahwa kucing bukan ancaman tetapi bagian dari ‘pack’ Anda. • Perlahan letakkan mereka secara berdekatan, sehingga mereka bisa saling mengendus dan berteman. • Jangan lupa selalu mengoreksi dengan kata ‘sssh..’ atau ‘no!’ kalau ada yang mulai menyerang atau agresif ke yang lainnya. Kesimpulannya, yang diperlukan untuk cara menjinakkan anjingatau kucing, juga menyatukan mereka adalah kesabaran untuk mengajarkan kedisiplinan dan pengertian pada mereka. Selamat mencoba, Pet Owners! Sumber: Doni Herdaru Tona – Owner Animal Defenders
Perilaku & Pelatihan
Penyakit Kulit Pada Anjing & Kucing Serta Pencegahannya
Penyakit Kulit Pada Anjing & Kucing Serta Pencegahannya
3 mins read
Oleh drh. Tika L. Putri Apa anjing dan kucingmu sering menggaruk atau menggigiti badannya? Hati-hati Pet Owners, ada kemungkinan kulit anjing dan kucing kesayanganmu bermasalah. Memang masalah kulit ini adalah masalah paling umum yang sering dialami anjing dan kucing. Ketika masalah ini timbul, mereka akan sering terlihat menggaruk, menjilat atau menggigit bagian tubuhnya. Apa penyebabnya dan bagaimana solusinya? Yuk simak tanya jawab di bawah ini! T: Apa yang menyebabkan masalah kulit pada kucing dan anjing? J: Penyebabnya adalah ektoparasit, infeksi, alergi, masalah metabolisme, dan stress. T: Apa saja gejala anjing dan kucing yang mengalami gangguan pada kulitnya? J: • Suka menggaruk, menjilat atau menggigit tubuhnya • Kulitnya kemerahan, berketombe, dan bulu rontok • Terdapat spot melingkar pada kulit dan timbul bau • Timbul luka berdarah & perubahan warna kulit T: Apa penyebab alergi pada anjing/kucing ? J: Alergi menyerang anjing dan kucing melalui produk grooming (shampoo dan bedak), makanan, serbuk bunga, debu, gigitan serangga hingga bahan kimia. T : Apa obat alergi? J : Bisa diberikan obat Corticosteroid yang bisa membantu mengatasi gejala alergi. Tapi, ada baiknya untuk mencari tahu dulu penyebabnya dengan konsultasi ke vet ya. T : Apa penyebab anak anjing suka ada bintil-bintil merah pada kulitnya? J : Itu infeksi bakteri bernama Impetigo. Ini penyakit kulit di perut anak anjing, terutama di sekitar alat kelaminnya. Tanda – tandanya, timbulnya bintil-bintil merah dan kadang berisi nanah yang dapat pecah seperti jerawat. Obatnya adalah antibiotik topical seperti salep. T: Tadi disebutkan kalau penyebab masalah kulit salah satunya adalah ektoparasit. Seperti apa masalah kulit karena ektoparasit? J: Ektoparasit menimbulkan masalah kulit seperti scabies, demodex, ear mites, caplak (ticks), dan kutu (fleas). T: Seperti apa kulit anjing kalau terkena Scabies dan Demodex? J: Scabies bisa menyebabkan kulit menebal, berkerak dan botak di bagian daun telinga, muka dan jari-jari kaki. Kalau Demodex dapat menyebabkan kulit merah, berbau, botak, dan kadang muncul bintil-bintil berisi darah dan nanah. T: Bagaimana cara menyembuhkan Scabies dan Demodex? J: Cara mengobatinya dengan memberikan salep anti scabies atau demodex. Kalau sudah parah, bisa dengan injeksi ke anjing kucing dengan anti scabies. Kalau demodex bisa dimandikan dengan obat khusus . T: Saya pernah dengar tentang penyakit ringworm. Apa sih tanda-tandanya? Apa obatnya? J: Kalau di kulit anjing / kucing muncul lingkaran kemerahan dan bulu rontok, kemungkinan dia terkena ringworm. Obati dengan memberi salep anti jamur atau shampo khusus. Tapi hati – hati saat memandikannya ya, karena ringworm dapat menular ke manusia lho. T: Apa sih penyakit kulit Stud Tail? J: Biasa disebut dengan “Tail Gland Hyperplasia”. Ini adalah penyakit kulit pada kucing. T: Apa penyebab dari Stud Tail? J: Penyakit ini disebabkan oleh kelenjar yang overactive pada permukaan ekornya. Biasanya rambut pada ekor kucing akan terlihat lepek dan rontok. T: Bagaimana cara mengobati Stud Tail? J: Lakukan sterilisasi (kastrasi) pada kucing jantan, harus rutin memandikan kucing dengan shampoo khusus. T: Kalau anjing & kucing punya benjolan, apa itu berbahaya? J: Kemungkinan besar itu adalah abses, tumor, atau kanker. Segera periksakan ke dokter hewan ya untuk dilakukan biopsy dan agar dapat diberikan pengobatan yang tepat. Kesimpulannya, kalau anjing dan kucingmu mengalami masalah kulit, Pet Owners harus benar-benar sabar. Karena pengobatannya cukup lama dan proses pemulihan kondisi kulit dan rambut juga membutuhkan waktu. Segera konsultasi ke dokter hewan, agar obat yang diberikan tepat dan sesuai dengan penyebab dari masalah kulitnya ya. Always keep your pet healthy and happy, Pet Owners! Sumber : courtesy of Cornell University, College of Veterinary Medicine Paterson, Sue. 2008. Manual of Skin Diseases of the Dog and Cat. Blackwell. United Kingdom. http://pets.webmd.com/cats/ss/slideshow-skin-problems-in-cats http://pets.webmd.com/dogs/ss/slideshow-skin-problems-in-dogs http://www.aspca.org/pet-care/dog-care/skin-problems http://www.cat-health-guide.org/cat-skin-problems.html http://www.catster.com/cat-health-care/cat-skin-problems http://www.dog-health-handbook.com/dog-skin-disorders.html
Kesehatan
Brushing cat's hair
Kenapa bulu Kucing Rontok?
2 mins read
Apa kamu suka panik kalau rambut kucing kesayanganmu rontok? Umumnya bulu kucing rontok secara alami karena memasuki fase pergantian rambut. Dengan menjilati rambutnya, kucing membuang rambut yang sudah mati. Dan untuk kucing betina akan mengalami bulu kucing rontok ketika sedang hamil. Bulu kucing rontok itu bisa dikategorikan tidak wajar kalau terjadi dalam jumlah banyak atau terdapat kebotakan pada tubuh kucingmu. Kalau ini terjadi, bisa dikatakan dia mengalami gejala Alopecia. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di artikel ini. Apa penyebab Alopecia? Faktor penyebabnya ada 2 yaitu : • kerontokan karena reaksi fisik dari kucing itu sendiri, dan • kerontokan karena faktor dari luar. Seperti apa faktor fisik dari si kucing ? Seperti : •Alergi Kutu: Umumnya kucing alergi pada air ludah dari kutu yang menggigit • Alergi Makanan: Alergi pada protein seperti ikan, sapi, dan ayam •Ringworm: Infeksi jamur •Feline Acquired Symmetrical Alopecia: Kelainan hormon pada kucing membuat rambut rontok • Abscess: Gigitan kucing lain akan menyebabkan nanah dan merangsang kerontokan rambut Bagaimana solusi terbaik untuk menghilangkan Alopecia karena factor fisik kucing? Segera cari tau penyebabnya dengan menanyakan langsung pada vet. Ketika membawanya ke dokter /klinik, pastikan semua data kesehatannya lengkap sehingga mempermudah vet untuk menganalisa kondisi fisik kucingmu. Seperti apa Alopecia yang disebabkan oleh faktor dari luar? Ada banyak faktor dari lingkungan yang bisa membuat Alopecia pada kucing. Beberapa kasus yang umumnya terjadi adalah : • Terbakar sinar matahari terlalu lama • Stress : Biasanya dipicu karena terlalu sering disisir (grooming), baru dioperasi atau rasa tidak nyaman disebabkan kehadiran orang / hewan baru di rumah. Cek juga kebersihan rumah, mangkuk makanan, hingga litter box-nya. • Alergi Pernafasan: Kucing bisa alergi kalau sering menghirup asap rokok. • Reaksi Obat – obatan: Kalau mengonsumsi obat yang tidak cocok. • Psychogenic: Kucing yang overly-groomed bisa menjadi stress & menjilat bulunya sampai rontok . Dari banyak faktor bulu kucing rontok di atas, yang paling sering memunculnya gejala Alopecia adalah alergi makanan. Dokter akan melakukan Trial Eliminasi Makanan untuk menguji apa kucingmu kena alergi makanan. Caranya : • Dokter hewan akan memberikan trial makanan selama 8 hingga 12 minggu. • Pastikan untuk tidak memberikan makanan, vitamin, treats, dan minuman selain yang telah disetujui. Kalau Alopecia menghilang setelah waktu yang ditentukan, maka kerontokan disebabkan oleh alergi makanan Jadi, memang banyak faktor yang bisa menyebabkan bulu kucing rontok atau Alopecia (kerontokan rambut yang banyak jumlahnya), karena itu Cat Owners harus jeli mencari tahu penyebab kerontokannya. So Cat Owners, keep your cat healthy! Sumber: http://bit.ly/1Ncal Dp http://www.peteducation.com/article.cfm?c=1+2141&aid=195 http://pets.webmd.com/cats/diseases-hair-loss-cats http://manhattancats.com/Articles/hair_loss_in_cats.html
Kesehatan
Dog and food bowl
Pentingnya Vaksin pada hewan peliharaan
2 mins read
Oleh Drh. Tika L. Putri Apa anjing kucingmu sudah divaksin? Tahukan kamu kalau vaksin sangat diperlukan oleh hewan kesayangan? Simak pembahasannya di sini! Vaksinasi merupakan salah satu tindakan pencegahan agar hewan kesayangan tidak sakit. Tujuannya untuk memberikan kekebalan pada tubuh dan melindunginya terhadap beberapa penyakit tertentu, karena ada yang bisa berakibat fatal atau mematikan. Puppy Kitten yang baru lahir akan memperoleh kekebalan pasif dari susu induknya dimana antibodi yang didapat dari induknya memberikannya imunitas secara lokal. Vaksinasi sebaiknya dilakukan mulai umur 6-8 minggu, karena pada umur ini antibodi yang diterima dari induk mulai berkurang. Dan untuk pencegahan terhadap penyakit menular tertentu, sel-sel imun puppy maupun kitten harus siap untuk melindungi tubuhnya dari penyakit yang masuk. Inilah jawaban kenapa vaksinasi penting diberikan pada hewan kesayanganmu. Kapan anjing dan kucing boleh divaksin? Berikut ini adalah tabel umur serta vaksin yang harus diberikan: Umur Vaksin KUCING 3 bulan Panleukopenia, Rhinotracheitis, Calici 4 bulan Panleukopenia, Rhinotracheitis, Calici, Chlamydia 5 bulan Rabies Ulangan 1 tahun sekali/ kucing yang belum pernah di vaksin (>6bulan) Panleukopenia, Rhinotracheitis, Calici, Chlamydia, Rabies ANJING 2 bulan Parvo 3 bulan Parvo, Distemper, Parainfluenza, Hepatitis 4 bulan Parvo, Distemper, Parainfluenza, Hepatitis, Leptospira, Corona 5 bulan Parvo, Distemper, Parainfluenza, Hepatitis, Leptospira, Corona, Rabies Ulangan 1 tahun sekali/ anjing yang belum pernah di vaksin (>6bulan) Parvo, Distemper, Parainfluenza, Hepatitis, Leptospira, Corona, Rabies Apa saja syarat anjing dan kucing yang boleh di vaksin? • Sehat • Nafsu makan baik • Tidak demam • Umur sesuai dengan syarat minimal vaksin • Sudah melalui masa adaptasi selama 7-14 hari • Tidak batuk, pilek, bersin • Tidak muntah, diare • Tidak ada masalah kulit • Tidak ada infeksi • Tidak cacingan Setelah vaksinasi, apa yang harus diperhatikan oleh Pet Owners? Setelah divaksin, hewan kesayanganmu tidak boleh dimandikan selama seminggu. Mandi bisa jadi kegiatan yang dapat memicu stress. Sehingga setelah vaksin dapat menurunkan daya tahan tubuhnya dan menghambat pembentukan antibodinya. Kamu dapat memberikan vitamin selama 10 hari pasca vaksinasi, ini dapat membantu pembentukan kekebalan tubuh secara optimal. Untuk menjaga kadar imun dalam tubuhnya, maka hewan kesayanganmu sebaiknya di booster (diulang vaksinasinya) setahun sekali ya Pet Owners. Jadi, apa anjing atau kucingmu sudah divaksin?
Kesehatan
Dog boarding
Penyebab Anjing Muntah dan Tips Mengatasinya
2 mins read
Apakah Anda pernah melihat anjing kesayangan mendadak muntah? Jangan langsung panik ya, Dog Owners. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah tenang dan berpikir jernih. Pada kebanyakan kasus, penyebab anjing muntah disebabkan karena pencernaan mereka yang menolak makanan tertentu. Atau bisa juga karena anjing Anda makan dengan terburu-buru. Muntah juga tidak selalu buruk karena dengan muntah anjing Anda akan merasa lebih nyaman. Bisa saja anjing Anda baru saja menelan sesuatu yang berbahaya. Tapi, Anda bisa mulai berhati – hati ketika anjing Anda muntah secara berulang – ulang. Kemungkinan besar penyebab anjing muntah tersebut mengidap suatu penyakit yang tidak ringan. Apalagi jika usia anjing Anda tergolong tua, cobalah untuk melihat riwayat kesehatan anjing tersebut untuk mencari tahu penyakitnya. Kejadian seperti ini memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter hewan. Jika anjing Anda mengalami hal ini, terus awasi dan perhatikan anjing Anda dan segera membawanya ke dokter jika muntah terus berlanjut. Penyebab anjing muntah apalagi sampai yang berkelanjutnya bisa membahayakan anjing tersebut. Dia bisa mengalami dehidrasi karena cairan dari tubuhnya secara terus – menerus berkurang. Ada banyak faktor yang menyebabkan anjing mengalami muntah berkali – kali. Berikut adalah beberapa faktor penyebab anjing muntah yang perlu diperhatikan: • Infeksi bakteri / virus / uterus • Perubahan pola dan jenis makanan • Parasit pada usus • Radang pankreas / empedu • Mual setelah operasi Faktor – faktor di atas memerlukan treatment khusus dari dokter hewan. Treatment yang akan diterima anjing Anda di klinik tergantung pada umurnya, riwayat kesehatan, physical examination akan kemungkinan penyakitnya, dan bermacam diagnosa yang berhubungan dengan tekanan darah, hasil radiografi, ultrasound, endoscopy, biopsy, atau bahkan tindakan operasi jika diperlukan. Terkadang Anda tidak sempat membawanya ke klinik hewan langsung. Jika hal ini terjadi, maka ada baiknya Anda memberikan pertolongan pertama kepada anjing Anda. Hal paling mendasar yang dibutuhkan anjing yang sakit adalah perhatian dari tuannya. Setelah mengalami muntah, buatlah anjing Anda menjadi nyaman dengan cara: • Membelai dan memeluknya. • Hiburlah dengan mengajaknya berbicara. • Berikan tulang / mainan yang dia sukai. • Berikan selimut hangat favoritnya untuk tidur. Karena muntah itu disebabkan oleh pencernaan yang tidak sehat, sebaiknya berikan makananan hangat yang mudah dicerna. Ada beberapa pilihan masakan yang praktis untuk dibuat, seperti kentang rebus dan ayam yang sudah dikuliti. Dan sebaiknya Anda memberhentikan konsumsi air hingga 4 – 6 jam sejak anjing Anda muntah. Apabila dia kehausan, Anda bisa memberikannya batu es untuk dijilat-jilat. Nah, sekarang Anda sudah tahu ya penyebab anjing muntah dan bagaimana cara menolong anjing Anda kalau dia muntah. Semoga dia segera sehat kembali ya Dog Owners… Sumber: http://bit.ly/1Wc1Ha O
Kesehatan
Dog sleeping in bed
Berapa Kebutuhan Air dan Gizi Hewan Peliharaan?
2 mins read
Air: Kebutuhan Gizi • Kadar total air dalam tubuh anjing atau kucing dapat diperkirakan sebesar 60% dari bobot tubuh. Air sangat penting untuk melakukan hampir semua fungsi dalam tubuh hewan. Ketika ketersediaan air kritis, beberapa hewan dapat beradaptasi sehingga hanya membutuhkan sedikit air. Namun ketika cuaca panas, rata-rata anjing atau kucing dapat mengalami dehidrasi hanya dalam waktu beberapa jam, jika tidak ada air bersih yang tersedia. Air demikian penting sehingga seringkali keberadaannya diremehkan. Dengan mempertimbangkan sejumlah besar air serta pentingnya air dalam kehidupan, penting untuk menjaga agar kualitas air yang tersedia adalah yang terbaik. Berapa banyak? • Setiap hewan mempunyai kapasitas normal untuk mengonsumsi air setiap hari. Rata-rata konsumsi air secara normal untuk anjing adalah maksimal 90 ml/kg/hari dan untuk kucing adalah maksimal 45 ml/kg/hari, akan tetapi hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai hal seperti aktivitas, kandungan air dalam makanan dan kesehatan tubuh hewan itu sendiri. Berbagai faktor seperti cuaca yang sangat panas dan tindakan menyusui dapat meningkatkan kebutuhan jumlah air hingga tiga kali di atas normal. Hewan yang makan makanan kaleng dapat memperoleh cairan dari makanan dan ini menyebabkan mereka minum lebih sedikit dibandingkan pemakan dry food/makanan kering. Kualitas air. • Banyak pemilik hewan piaraan yang memberi minum hewan mereka menggunakan air kemasan, jika kualitas air rumah tangga mereka meragukan. Namun mangkuk air yang tidak pernah dicuci dapat memiliki berbagai organisme yang buruk bagi kesehatan hewan. Belilah mangkuk berbahan aluminum foil bukan dengan plastik dan selalu mengganti setiap hari apabila terlihat mulai tampak haus serta memiliki banyak goresan. Hal lain yang harus dipertimbangkan dalam kualitas air adalah suhunya. Hewan piaraan lebih menyukai air dingin di musim panas, dan air yang sesuai suhu ruang di musim dingin. Jika Anda memiliki hewan piaraan yang tinggal di luar rumah, pastikan mereka minum air yang dihangatkan pada penampung atau wadahnya. Air dan hewan yang sakit Demam atau proses perkembangan penyakit lain dapat menyebabkan meningkatnya kebutuhan air pada hewan. Ketika dua hal ini terjadi bersamaan, secara cepat hewan akan mengalami dehidrasi. Aspek yang paling penting dalam merawat hewan yang sakit adalah mengganti cairan tubuh mereka yang hilang sekaligus mencegah dehidrasi. Jika anjing tidak dapat dibujuk untuk minum, cairan akan dimasukkan ke dalam tubuhnya melalui infus atau suntikan ke bawah kulit. Beberapa jenis penyakit seperti misalnya gagal ginjal atau diabetes mellitus akan menyebabkan hewan minum lebih banyak dan juga kencing lebih sering. Seekor hewan yang terus muntah atau diare yang berkepanjangan harus memerlukan perawatan dan infus. Indikator dehidrasi secara umum adalah melalui kulit hewan yang ditarik pada bagian tengkuknya, perhatikan seberapa cepat kulit tersebut kembali ke tempatnya. Kulit hewan yang sehat akan segera kembali dalam waktu 3 detik, sedangkan kulit hewan yang mengalami dehidrasi tidak akan segera kembali dalam waktu 3 detik. Jika Anda merasa bahwa hewan terkena dehidrasi, segera bawa ke dokter hewan terdekat untuk pertolongan selanjutnya.
Kesehatan
Cat ticks causes, signs and treatment
Pertolongan Pertama Pada Kucing
2 mins read
Oleh Drh Hamdy Dalam kondisi darurat (emergency) kucing harus segera mendapatkan pertolongan, kalau tidak akan berakibat fatal/kematian. Pertolongan yang terbaik tentunya oleh dokter hewan, akan tetapi kalau kondisi tidak memungkinkan maka harus ada yang dilakukan oleh pemilik atau siapa saja yg berada di sekitar hewan tersebut. Ada beberapa kondisi yang harus di berikan pertolongan pertama sbb : • Pendarahan/luka • Bersihkan dan gunting bulu disekitar luka • Angkat dan buang duri /kaca penyebab luka • Bersihkan luka dengan larutan garam atau H2O2 • Tutup /balut luka dengan verban/kain bersih • Bawa ke dokter hewan • Patah tulang • Batasi gerakan kucing sedapat mungkin • Kalau mungkin beri penopang kaki dengan mengikat koran atau majalah ke kaki yang patah • Gunakan kain yang lebar atau selimut untuk mengangkat pet dibawa ke dokter hewan • Keracunan • Racun bersumber dari menjilat­­-jilat bulu, makanan beracun,menghirup udara beracun lewat kulit, dan lain-lain • Cuci mulut pet atau basuh dari sisa racun atau makanan beracun • Kalau racun tidak bersifat korosif diusahan muntah dengan menelankan 1 sendok garam • Berikan senyawa penyerap racun (arang aktif 6 tablet) • Penawar racun terhadap asan berikan 1 sendok the Natrium bicarbonate • Penawar racun terhadap basa : beberapa sendok air cuka atau air jeruk • Bawa ke dokter hewan • Muntah - muntah • Muntah adalah cara alami utk membuang benda asing dari lambung yang tidak bisa dicerna • Puasakan (tanpa air dan makanan) sekitar 4-6 jam • Kalau terlihat kehausan berikan batu es untuk di jilat-jilat • Kalau masih muntah bawa ke dokter hewan • Diare berulang-ulang • Dipuasakan 4-6 jam • Berikan obat diare umum, atau konsultasi ke dokter hewan • Ganti dengan makanan diet khusus diare • Ganti makanan bertahap • Stop susu dan makanan berlemak • Melahirkan • Sunsang: kaki belakang tarik perlahan sesuai kontraksi • Keluar cairan hijau atau nanah dari vagian bawa ke dokter hewan • Lewat usia kehamilan bawa ke dokter hewan • Heat Stroke/sengatan panas • Bawa pets ke tempat yang sejuk • Basahi dengan air dingin • Kompres dengan alcohol 70% • Segera bawa ke dokter hewan • Hipotermi/suhu tubuh rendah • Hangatkan dengan botol berisi air hangat dibungkus kain • Pasang lampu pijar utk menghangatkan udara • Ditaruh di kandang supaya nyaman dan beristirahat • Pendarahan dari lubang hidung (epistaksis) • Letakkan kantung es di atas hidung • Segera bawa ke dokter hewan • Bola mata keluar (prolaps bulbi) • Basahi mata dengan cairan Na Cl fisiologis • Tutup mata dengan kain kassa • Basahi kain kasa setiap 10 menit dg Na Cl fisiologis • Segera bawa ke dokter hewan
Kesehatan
Dog running outdoors
Pertolongan Pertama Pada Anjing
2 mins read
Oleh Drh Hamdy Dalam kondisi darurat (emergency) anjing harus segera mendapatkan pertolongan, kalau tidak akan berakibat fatal/kematian. Pertolongan yang terbaik tentunya oleh dokter hewan, akan tetapi kalau kondisi tidak memungkinkan maka harus ada yang dilakukan oleh pemilik atau siapa saja yg berada di sekitar hewan tersebut. Ada beberapa kondisi yang harus di berikan pertolongan pertama sbb : • Pendarahan/luka • • Bersihkan dan gunting bulu disekitar luka • • Angkat dan buang duri /kaca penyebab luka • • Bersihkan luka dengan larutan garam atau H2O2 • • Tutup /balut luka dengan verban/kain bersih • • Bawa ke dokter hewan • Patah tulang • • Batasi gerakan anjing sedapat mungkin • • Kalau mungkin beri penopang kaki dengan mengikat koran atau majalah ke kaki yang patah • • Gunakan kain yang lebar atau selimut untuk mengangkat pet dibawa ke dokter hewan • Keracunan • • Racun bersumber dari menjilat­­-jilat bulu, makanan beracun,menghirup udara beracun lewat kulit, dan lain-lain • • Cuci mulut pet atau basuh dari sisa racun atau makanan beracun • • Kalau racun tidak bersifat korosif diusahan muntah dengan menelankan 1 sendok garam • • Berikan senyawa penyerap racun (arang aktif 6 tablet) • • Penawar racun terhadap asan berikan 1 sendok the Natrium bicarbonate • • Penawar racun terhadap basa : beberapa sendok air cuka atau air jeruk • • Bawa ke dokter hewan • Muntah - muntah • • Muntah adalah cara alami utk membuang benda asing dari lambung yang tidak bisa dicerna • • Puasakan (tanpa air dan makanan) sekitar 4-6 jam • • Kalau terlihat kehausan berikan batu es untuk di jilat-jilat • • Kalau masih muntah bawa ke dokter hewan • Diare berulang-ulang • • Dipuasakan 4-6 jam • • Berikan obat diare umum, atau konsultasi ke dokter hewan • • Ganti dengan makanan diet khusus diare • • Ganti makanan bertahap • • Stop susu dan makanan berlemak • Melahirkan • • Sunsang: kaki belakang tarik perlahan sesuai kontraksi • • Keluar cairan hijau atau nanah dari vagian bawa ke dokter hewan • • Lewat usia kehamilan bawa ke dokter hewan • Heat Stroke/sengatan panas • • Bawa pets ke tempat yang sejuk • • Basahi dengan air dingin • • Kompres dengan alcohol 70% • • Segera bawa ke dokter hewan • Hipotermi/suhu tubuh rendah • • Hangatkan dengan botol berisi air hangat dibungkus kain • • Pasang lampu pijar utk menghangatkan udara • • Ditaruh di kandang supaya nyaman dan beristirahat • Pendarahan dari lubang hidung (epistaksis) • • Letakkan kantung es di atas hidung • • Segera bawa ke dokter hewan • Bola mata keluar (prolaps bulbi) • • Basahi mata dengan cairan Na Cl fisiologis • • Tutup mata dengan kain kassa • • Basahi kain kasa setiap 10 menit dg Na Cl fisiologis • • Segera bawa ke dokter hewan
Kesehatan

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • …
  • Halaman 66
  • Halaman 67
  • Halaman 68
  • Halaman 69
  • Halaman 70
  • Halaman 71
  • Halaman 72
  • Halaman 73
  • Halaman 74
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.