Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

Purina Pet Club - Email Verification

Cat and dog lying in blanket
Pet Club Logo

Loading...

Purina Pet Club - Reset Password

Cat and dog lying in blanket
Pet Club Logo

Loading...

Cara Merawat Anjing Shih Tzu Agar Selalu Sehat dan Bahagia_
Cara Merawat Anjing Shih Tzu Agar Selalu Sehat dan Bahagia
3 mins read
Anabul jenis Shih Tzu dikenal sebagai ras yang manis, lembut, dan penuh kasih sayang. Namun, di balik tampilannya yang menggemaskan, Shih Tzu membutuhkan perhatian dan perawatan yang cukup intensif. Jika Anda sedang atau akan memelihara Shih Tzu, penting untuk memahami cara merawat anjing Shih Tzu agar ia tumbuh sehat dan bahagia. Perawatan Rambut: Menyikat dan Grooming RutinSalah satu hal terpenting dalam perawatan anjing Shih Tzu adalah menjaga rambutnya tetap bersih dan tidak kusut. Shih Tzu memiliki rambut panjang dan lebat, sehingga mudah kusut jika tidak dirawat secara rutin. Berikut cara merawat rambut anjing Shih Tzu: Sisir setiap hari dengan sisir bergigi rapat untuk mencegah kusut Mandikan secara rutin (sekitar 2 minggu sekali) menggunakan sampo khusus anabul Keringkan dengan benar untuk menghindari kelembapan yang bisa menyebabkan iritasi kulit Potong rambut secara berkala, terutama di area mata dan telinga, agar tidak mengganggu penglihatan atau menumpuk kotoran Jika Anda belum terbiasa grooming sendiri, tidak ada salahnya membawa Shih Tzu ke pet groomer terpercaya secara berkala. Kebutuhan Makanan: Diet Seimbang untuk Shih Tzu Setiap anabul punya kebutuhan nutrisi yang berbeda, termasuk Shih Tzu yang cenderung memiliki perut sensitif dan mudah mengalami masalah pencernaan. Oleh karena itu, pemilihan makanan perlu diperhatikan. Untuk cara merawat anjing Shih Tzu umur 2 bulan, pilih makanan khusus anak anabul yang mudah dicerna dan mengandung kolostrum untuk daya tahan tubuh. Salah satu pilihan tepat adalah Pro Plan® Puppy Healthy Growth & Development, yang tersedia untuk ukuran Small & Mini. Makanan ini dilengkapi kolostrum dan DHA dari minyak ikan untuk mendukung pertumbuhan otak serta sistem kekebalan. Sementara untuk Shih Tzu dewasa, Anda bisa memilih makanan dengan kandungan protein seimbang, omega 3 dan 6 untuk rambut sehat, serta serat untuk pencernaan. Untuk itu, Anda dapat mempertimbangkan Pro Plan® Adult Sensitive Skin & Coat – Small & Mini, yang menggunakan protein salmon sebagai bahan utama dan diformulasikan khusus untuk anabul dengan kulit sensitif dan rambut panjang seperti Shih Tzu. Dengan pilihan makanan yang sesuai, Anda tidak hanya mendukung sistem imun dan pencernaan, tetapi juga menjaga rambut Shih Tzu tetap lembut dan sehat setiap hari. Olahraga: Aktivitas Fisik yang SesuaiMeskipun Shih Tzu bukan tipe anabul yang sangat aktif, mereka tetap membutuhkan aktivitas fisik rutin untuk menjaga berat badan dan kestabilan emosinya. Anda bisa: Mengajak jalan-jalan santai setiap pagi atau sore Bermain lempar-tangkap bola di halaman Melatih keterampilan ringan di rumah sebagai stimulasi mentalAktivitas ini penting untuk mencegah kebosanan dan menjaga hubungan Anda dengan anabul tetap dekat. Kesehatan: Vaksinasi dan Pemeriksaan RutinBagian dari merawat anjing Shih Tzu adalah menjaga kesehatannya melalui vaksinasi dan pemeriksaan rutin. Pastikan anabul Anda mendapatkan: Vaksinasi dasar dan lanjutan sesuai anjuran dokter hewan Cek kesehatan rutin minimal 1–2 kali setahun Pemeriksaan gigi dan telinga secara berkala Shih Tzu dikenal memiliki kecenderungan masalah kesehatan tertentu, seperti: Masalah mata (karena bentuk wajahnya yang cembung) Gangguan pernapasan (akibat hidung pendek/brachycephalic) Masalah kulit dan alergiMenjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, serta memilih makanan berkualitas, bisa membantu mengurangi risiko gangguan tersebut. Sosialisasi: Pentingnya Interaksi SosialSelain kesehatan fisik, perawatan anjing Shih Tzu juga mencakup aspek emosional. Shih Tzu adalah ras yang sangat sosial dan senang berada di dekat manusia. Mereka juga cenderung akur dengan hewan lain. Untuk menjaga kondisi psikologisnya tetap stabil: Luangkan waktu bermain atau sekadar duduk bersama anabul Kenalkan dengan orang baru dan anabul lain secara bertahap Berikan stimulasi dengan mainan interaktif saat Anda sedang tidak bisa menemaninyaShih Tzu tidak hanya tentang menjaga tampilannya tetap lucu, tapi juga memenuhi semua kebutuhan fisik dan emosionalnya. Mulai dari cara merawat bulu anjing Shih Tzu, memberi makanan yang tepat, olahraga, hingga perhatian terhadap kesehatannya. Dengan perawatan yang konsisten dan penuh kasih sayang, Shih Tzu Anda akan tumbuh menjadi anabul yang sehat, bahagia, dan setia menemani Anda setiap hari.
Perilaku & Pelatihan
Anjing Gila Gejala Penyebab Cara Mengobati dan Tips Mencegahnya
Anjing Gila: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Tips Mencegahnya
3 mins read
Istilah anjing gila sering kali terdengar menakutkan dan membuat banyak orang merasa cemas, apalagi jika ada kasus gigitan anjing liar di lingkungan sekitar. Dalam dunia medis, anjing gila merujuk pada anabul yang terinfeksi virus rabies, penyakit serius yang bisa menyerang otak dan sistem saraf pusat. Berikut ini ktia akan mempelajari apa sebenarnya yang dimaksud dengan anjing gila, tanda-tanda rabies pada anjing, penyebabnya, serta langkah-langkah yang bisa Anda ambil untuk mengobati dan mencegahnya. Apa Itu Anjing Gila?Secara medis, anjing gila adalah anabul yang terinfeksi virus rabies, penyakit zoonosis (bisa menular ke manusia) yang menyerang sistem saraf pusat. Virus ini biasanya ditularkan melalui gigitan anjing atau air liur dari hewan yang sudah terinfeksi. Virus rabies menyerang otak dan sumsum tulang belakang sehingga mengganggu perilaku dan fungsi tubuh anabul secara drastis. Jika tidak ditangani dengan cepat, penyakit ini hampir selalu berakhir fatal—baik untuk hewan maupun manusia yang terinfeksi. Gejala Anjing GilaMengenali gejala rabies pada anjing sedini mungkin sangat penting agar Anda dapat segera mengambil tindakan. Berikut adalah beberapa tanda-tanda anjing gila yang perlu Anda waspadai: Perubahan perilaku ekstrem: anabul menjadi agresif atau sebaliknya, sangat pasif Takut air (hidrofobia) Mengejar dan menggigit tanpa sebab Mengeluarkan air liur berlebihan Otot kejang atau lumpuh, terutama di bagian belakang tubuh Kehilangan keseimbangan dan disorientasi Tidak mampu menelan makanan atau air Jika anabul Anda menunjukkan salah satu atau beberapa tanda-tanda rabies pada anjing seperti di atas, segera bawa ke dokter hewan. Penanganan dini bisa menyelamatkan nyawa. Penyebab Anjing GilaPenyebab rabies pada anjing utamanya adalah virus rabies yang masuk melalui luka terbuka. Cara penularan paling umum adalah: Gigitan anabul lain yang sudah terinfeksi rabies Kontak air liur dari hewan yang terinfeksi dengan luka terbuka Paparan pada mata, hidung, atau mulut dari air liur yang mengandung virus Beberapa kondisi yang meningkatkan risiko infeksi antara lain: Anabul tidak mendapatkan vaksin rabies Sering dibiarkan berkeliaran bebas tanpa pengawasan Kontak dengan hewan liar seperti musang, kelelawar, atau anjing liar Cara Mengobati Anjing GilaSayangnya, cara mengobati anjing gila sangat terbatas. Setelah gejala klinis rabies muncul, biasanya penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Oleh karena itu, pencegahan adalah langkah terbaik. Namun jika anabul baru saja terpapar atau digigit oleh hewan yang diduga rabies, dokter hewan bisa mengambil tindakan berupa: Isolasi anabul untuk mencegah penularan Pemberian vaksin rabies darurat (booster) jika belum menunjukkan gejala Pemantauan intensif untuk melihat perkembangan kondisi selama 10–14 hari Bagi manusia yang terkena gigitan anjing yang dicurigai rabies, cara mengobati luka digigit anjing meliputi: Cuci luka dengan sabun dan air mengalir selama 15 menit Segera ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan suntikan vaksin rabies Ikuti jadwal vaksin lanjutan sesuai anjuran dokter Tips Mencegah Anjing Gila Karena belum ada pengobatan yang efektif setelah gejala muncul, pencegahan jadi langkah utama. Anda pun bisa menerapkan tips berikut ini: Memberikan vaksin rabies secara rutin Tidak membiarkan anabul berkeliaran bebas Menjaga kebersihan lingkungan Segera menangani luka gigitan Menjaga daya tahan tubuh anabul dengan nutrisi seimbang dari Purina, seperti: Pro Plan® Puppy – Healthy Growth & Development untuk anak anabul Pro Plan® Adult – Essential Health untuk anabul dewasa Pro Plan® Sensitive Skin & Stomach bagi anabul dengan kulit atau pencernaan sensitifAnjing gila atau rabies adalah penyakit serius yang bisa menyerang anabul Anda dan juga berisiko menular ke manusia. Mengenali tanda-tanda anjing gila, memahami penyebab rabies pada anjing, serta tahu cara mengobati luka digigit anjing adalah hal penting yang sebaiknya Anda kuasai.
Kesehatan
Apakah Anjing Boleh Makan Nasi Ini Jawabannya!
Apakah Anjing Boleh Makan Nasi? Ini Jawabannya!
3 mins read
Sebagai pemilik anjing yang ingin memberikan yang terbaik untuk anabul, Anda mungkin pernah bertanya-tanya: apakah anjing boleh makan nasi? Apalagi kalau Anda terbiasa berbagi makanan rumah dengan anabul. Jawabannya: boleh, dengan catatan tertentu. Nasi bisa menjadi bagian dari pola makan anabul, asalkan disajikan dengan tepat dan tidak menggantikan seluruh kebutuhan nutrisinya. Yuk, kita bahas lebih lanjut agar Anda bisa memberikan nasi dengan aman dan sehat! Apakah Anjing Boleh Makan Nasi?Ya, anjing boleh makan nasi, baik nasi putih maupun nasi merah. Nasi termasuk sumber karbohidrat yang mudah dicerna oleh anabul dan sering digunakan dalam resep makanan anjing rumahan maupun dalam produk komersial. Namun, bukan berarti semua jenis nasi aman. Penting untuk membedakan antara nasi polos dengan nasi yang sudah diberi bumbu seperti nasi goreng. Lalu bagaimana dengan pertanyaan seperti: Apakah anjing boleh makan nasi goreng? Apakah anjing golden boleh makan nasi? Apakah anjing pom boleh makan nasi? Apakah anjing poodle boleh makan nasi? Jawabannya akan tergantung pada jenis nasi dan cara penyajiannya. Simak terus ya, Anda akan menemukan jawabannya di bawah. Manfaat Nasi untuk AnjingJika disajikan dengan benar, nasi memiliki beberapa manfaat, di antaranya: Sumber energi dari karbohidrat kompleks. Mudah dicerna, terutama untuk anabul yang sedang sakit atau mengalami gangguan pencernaan. Membantu mengencangkan feses pada anabul yang sedang diare ringan. Bisa menjadi bahan pelengkap makanan utama, terutama jika dicampur dengan protein seperti ayam rebus. Jenis Nasi yang Aman untuk AnjingBerikut beberapa jenis nasi yang umumnya aman: 1. Nasi Putih Jawaban untuk “apakah anjing boleh makan nasi putih” adalah boleh. Nasi putih adalah jenis paling umum dan paling mudah dicerna. Cocok untuk anabul dengan masalah pencernaan atau yang sedang dalam masa pemulihan. 2. Nasi Merah “Apakah anjing boleh makan nasi merah?” Juga boleh. Nasi merah mengandung lebih banyak serat dan nutrisi dibanding nasi putih. Namun, karena seratnya tinggi, nasi merah sebaiknya diberikan dalam jumlah terbatas agar tidak menyebabkan gangguan perut. Lalu, bagaimana dengan nasi goreng? “Apakah anjing boleh makan nasi goreng?” Sebaiknya tidak. Nasi goreng biasanya mengandung bawang putih, bawang merah, garam, dan minyak berlebih yang bisa berbahaya untuk anabul. Jadi, nasi goreng bukan pilihan yang aman. Cara Menyajikan Nasi untuk AnjingBerikut cara menyajikan nasi agar tetap aman: Rebus tanpa garam, minyak, atau bumbu lainnya Campurkan dengan protein rendah lemak seperti ayam rebus tanpa kulit Hindari bahan tambahan seperti bawang, keju, atau saus Sajikan dalam suhu ruang atau hangat (jangan panas) Berikan dalam porsi kecil sebagai pelengkap makanan utama, bukan pengganti total Bagaimana Nasi Bisa Menjadi Bagian dari Makanan Seimbang untuk AnjingNasi sebaiknya tidak diberikan sebagai satu-satunya makanan utama. Meskipun memberikan energi, nasi tidak mengandung semua nutrisi penting yang dibutuhkan anabul, seperti protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Untuk itu, nasi bisa digunakan sebagai: Campuran dalam homemade food yang lengkap Pelengkap saat anabul mengalami gangguan pencernaan Makanan darurat, jika Anda belum sempat membeli makanan anjing Tanda-Tanda Bahwa Nasi Tidak Cocok untuk Anjing TertentuMeski umumnya aman, tidak semua anabul cocok dengan nasi. Berikut beberapa tanda nasi tidak cocok: Muntah atau diare setelah makan nasi Perut kembung atau bergas Gatal-gatal atau reaksi alergi pada kulit Anabul terlihat lemas atau tidak bersemangat setelah mengonsumsi nasi Jika Anda melihat gejala tersebut, hentikan pemberian dan konsultasikan ke dokter hewan. Rekomendasi Makanan Anabul dari PurinaUntuk memberikan nutrisi harian yang lengkap, Anda bisa memilih produk dari Purina Pro Plan®, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan anabul di setiap tahap kehidupannya. 1. Pro Plan® Puppy – Healthy Growth & Development Cocok untuk anabul kecil hingga besar Mengandung kolostrum dan DHA untuk perkembangan otak dan sistem imun 2. Pro Plan® Adult Essential Health Kaya protein dari ayam Menjaga sistem pencernaan, rambut yang sehat, dan tubuh ideal 3. Pro Plan® Sensitive Skin & Stomach Menggunakan protein salmon untuk anabul dengan masalah pencernaan atau kulit sensitif Demikianlah pembahasan tentang apakah anjing boleh makan nasi. Intinya, anjing boleh makan nasi selama diberikan dalam bentuk polos, tanpa bumbu, dan dalam porsi yang tepat. Nasi putih maupun nasi merah dapat menjadi tambahan makanan yang bergizi jika disajikan dengan cara yang aman.
Perilaku & Pelatihan
Malassezia pada Anjing Ciri Ciri Penyebab Cara Mengatasi dan Tips Mencegah
Malassezia pada Anjing: Ciri-Ciri, Penyebab, Cara Mengatasi, dan Tips Mencegah
3 mins read
Infeksi kulit bukan hal asing bagi pemilik anabul. Salah satu masalah kulit yang umum namun sering terabaikan adalah Malassezia pada anjing, yaitu infeksi jamur yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kualitas hidup anabul. Meskipun sering dianggap ringan, jamur Malassezia pada anjing dapat berkembang menjadi kondisi kronis bila tidak segera ditangani. Berikut ini kita akan mengenal lebih dekat apa itu Malassezia, bagaimana mengenali gejalanya, serta cara mengatasi kulit anjing jamuran secara efektif. Apa Itu Malassezia?Malassezia adalah jenis jamur yang secara alami hidup di permukaan kulit anabul. Dalam kondisi normal, keberadaannya tidak membahayakan. Namun, ketika keseimbangan kulit terganggu; misalnya karena alergi, kelembapan berlebih, atau sistem imun yang melemah — jamur ini bisa berkembang biak secara berlebihan dan menyebabkan infeksi. Infeksi Malassezia pada anjing umumnya menyerang area kulit yang lembap seperti telinga, sela-sela kaki, leher, dan lipatan tubuh lainnya. Ciri-Ciri Malassezia pada AnjingMengenali ciri jamur pada anjing sejak awal sangat penting untuk mencegah infeksi menjadi semakin parah. Berikut beberapa gejala umum yang bisa Anda perhatikan: Kulit kemerahan, menghitam, atau bersisik Gatal berlebihan, anabul sering menggaruk atau menjilat area tertentu Bau tak sedap dari area kulit atau telinga Kerontokan rambut di area yang terinfeksi Kulit terasa lengket atau berminyak Telinga anabul tampak kotor, basah, atau mengeluarkan cairan Jika Anda menemukan satu atau lebih dari gejala di atas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter hewan untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat. Penyebab dan Faktor Risiko Malassezia pada AnjingBeberapa kondisi bisa menjadi pemicu berkembangnya jamur Malassezia pada anjing, di antaranya: Alergi makanan, kutu, atau lingkungan Infeksi bakteri sekunder Kulit yang terlalu lembap, misalnya setelah mandi tidak dikeringkan dengan benar Gangguan hormonal seperti hipotiroidisme Pola makan yang tidak seimbang atau kekurangan nutrisi tertentu Faktor-faktor ini bisa melemahkan sistem pertahanan kulit, memicu pertumbuhan jamur berlebih, dan memunculkan infeksi jamur anjing yang sulit hilang jika tidak ditangani secara menyeluruh. Cara Mengatasi Malassezia pada AnjingJika anabul Anda terdiagnosis mengalami malassezia anjing, berikut cara mengatasi yang bisa Anda lakukan: Obat antijamur dari dokter hewan Pengobatan biasanya diberikan dalam bentuk salep topikal, sampo antijamur, atau obat oral sesuai tingkat keparahan infeksi. Mandi dengan sampo khusus Gunakan sampo yang mengandung ketoconazole atau chlorhexidine untuk mengurangi pertumbuhan jamur. Pastikan area tubuh anabul dikeringkan sempurna setelah mandi. Perhatikan kebersihan lingkungan Jaga kebersihan tempat tidur, mainan, dan area bermain anabul untuk mencegah infeksi ulang. Perbaiki pola makan Salah satu bentuk pencegahan dan pemulihan adalah dengan memberikan nutrisi lengkap yang mendukung kesehatan kulit dan sistem imun. Tips Mencegah Malassezia pada AnjingLebih baik mencegah daripada mengobati. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan: Rutin memeriksa dan membersihkan telinga anabul. Mengeringkan tubuh anabul secara menyeluruh setelah mandi. Menghindari paparan lembap berlebihan atau suhu panas yang lembap. Memberikan makanan berkualitas tinggi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap optimal. Rutin memeriksakan anabul ke dokter hewan, terutama jika ia memiliki riwayat alergi atau infeksi kulit. Rekomendasi Makanan Anjing PurinaPola makan memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan kulit dan mencegah infeksi berulang. Jika Anda sedang mencari makanan yang cocok untuk anabul yang rentan masalah kulit, berikut beberapa pilihan dari Purina yang bisa Anda pertimbangkan: 1. Pro Plan® Sensitive Skin & Coat Diformulasikan dengan protein salmon, cocok untuk anabul dengan sensitivitas kulit. Mengandung Omega 3 dan 6 untuk mendukung kesehatan rambut dan kulit. Diperkaya dengan vitamin dan mineral penting yang mendukung sistem imun dan pencernaan. 2. Pro Plan® Adult Essential Health Cocok untuk anabul dewasa aktif. Membantu menjaga rambut tetap sehat dan tubuh ideal. Mengandung bahan berkualitas tinggi yang mudah dicerna. 3. Pro Plan® Puppy – Healthy Growth & Development Cocok untuk anak anabul dalam masa pertumbuhan. Diperkaya dengan kolostrum dan DHA untuk daya tahan tubuh dan perkembangan optimal. Demikianlah informasi tentang malassezia pada anjing. Intinya, masalah ini adalah infeksi jamur yang bisa berdampak cukup besar jika tidak ditangani dengan tepat. Dengan mengenali gejalanya sejak dini, memahami faktor penyebab, serta melakukan perawatan dan pencegahan yang tepat, Anda bisa membantu anabul terhindar dari ketidaknyamanan yang ditimbulkan.Jangan lupa untuk selalu mengombinasikan perawatan luar dengan asupan nutrisi seimbang seperti yang ditawarkan oleh Purina Pro Plan®, agar kulit dan rambut anabul Anda tetap sehat dari dalam.
Kesehatan
Apakah Anjing Boleh Makan Apel Ini Manfaat dan Cara Menyajikannya dengan Aman
Apakah Anjing Boleh Makan Apel? Ini Manfaat dan Cara Menyajikannya dengan Aman
3 mins read
Sebagai orang yang ingin memberikan yang terbaik untuk anabul, mungkin Anda pernah bertanya-tanya: apakah anjing boleh makan apel? Jawabannya: boleh, anjing bisa makan apel; selama diberikan dengan cara yang aman dan dalam jumlah yang tepat. Buah apel memang mengandung berbagai nutrisi bermanfaat dan bisa menjadi camilan sehat. Namun, tidak semua bagian apel aman dikonsumsi oleh anjing. Karena itu, penting bagi Anda untuk memahami manfaatnya, bagian yang harus dihindari, serta cara penyajiannya agar tidak membahayakan kesehatan si kecil. Manfaat Apel untuk AnjingApel kaya akan vitamin A, C, serta serat, dan rendah kalori. Kombinasi ini menjadikan apel pilihan camilan yang baik bagi anjing yang membutuhkan alternatif sehat dari snack olahan. Berikut beberapa manfaat utama anjing makan apel: Vitamin A dan C membantu mendukung sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan mata serta kulit. Antioksidan alami dalam apel bermanfaat untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan. Serat membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan lancar. Kandungan air yang tinggi juga membantu menjaga hidrasi tubuh, terutama saat cuaca panas. Bagian Apel yang Aman untuk AnjingSaat Anda ingin memberikan apel, pastikan hanya memberikan bagian daging buahnya. Bagian ini lembut, mudah dikunyah, dan disukai banyak anjing karena rasa manis alaminya. Apakah anjing boleh makan kulit apel? Ya, kulit apel aman selama dicuci bersih. Namun, untuk anjing dengan pencernaan sensitif, Anda bisa mengupas kulitnya agar lebih mudah dicerna. Bagian Apel yang Perlu Dihindari Oleh AnjingMeski daging buahnya aman, biji dan batang apel sebaiknya tidak diberikan. Biji apel mengandung senyawa yang dapat menghasilkan sianida dalam jumlah kecil. Jika tertelan dalam jumlah banyak, biji ini bisa menyebabkan keracunan. Selain biji, batang dan bagian tengah apel juga sebaiknya dibuang. Teksturnya keras dan bisa menyebabkan tersedak atau gangguan pencernaan. Jadi, bolehkah anjing makan apel? Boleh, asal bijinya tidak ikut termakan. Cara Menyajikan Apel yang Aman untuk AnjingBerikut langkah-langkah sederhana agar Anda bisa memberikan apel untuk anjing secara aman: Cuci apel hingga bersih untuk menghilangkan sisa pestisida atau kotoran. Kupas kulitnya jika anjing Anda sensitif terhadap serat tinggi. Buang biji dan batangnya secara menyeluruh. Potong kecil-kecil agar mudah dikunyah dan mencegah tersedak. Berikan apel sebagai camilan atau campuran makanan, bukan sebagai pengganti makanan utama. Berapa Banyak Apel yang Boleh Diberikan Kepada Anjing?Segala yang berlebihan tentu tidak baik, termasuk anjing makan apel. Karena apel mengandung gula alami, terlalu banyak bisa menyebabkan gangguan perut atau lonjakan gula darah, terutama untuk anjing dengan masalah metabolisme seperti diabetes. Aturan Pemberian Apel Kepada AnjingApel boleh diberikan sebagai camilan sekitar 10% dari total asupan harian anjing Anda. Untuk anjing kecil, satu hingga dua potong kecil per hari sudah cukup. Sementara untuk anjing besar, bisa diberikan hingga setengah apel ukuran sedang (tanpa biji tentunya). Selalu perhatikan reaksi anjing Anda setelah mencoba makanan baru. Jika muncul tanda alergi atau masalah pencernaan, hentikan pemberian dan konsultasikan ke dokter hewan. Rekomendasi Makanan Anjing PurinaSelain camilan seperti apel, pilihan makanan utama yang bernutrisi juga penting untuk menunjang kesehatan anjing Anda secara menyeluruh. Purina menghadirkan berbagai pilihan makanan kering untuk anjing sesuai kebutuhan mereka. Berikut beberapa yang bisa Anda pertimbangkan: Pro Plan® Puppy – Healthy Growth & Development Cocok untuk anjing kecil hingga besar. Mengandung kolostrum untuk mendukung kekebalan tubuh sejak dini. Dilengkapi dengan DHA dari minyak ikan untuk perkembangan otak dan penglihatan. Pro Plan® Adult – Essential Health Dirancang untuk mendukung sistem pencernaan, rambut yang sehat, dan sistem imun yang kuat. Memiliki kombinasi nutrisi seimbang dengan sumber protein berkualitas. Pro Plan® Adult 7+ Bright Mind Diformulasikan khusus untuk anjing senior. Mendukung fungsi otak dengan kandungan MCT dari minyak botani dan antioksidan. Jadi, bolehkah anjing makan apel? Boleh, selama Anda memberikan bagian yang aman, dalam jumlah yang tepat, dan dengan cara penyajian yang benar. Apel bisa menjadi tambahan nutrisi dan variasi camilan yang sehat untuk anjing And
Perilaku & Pelatihan
Anjing Kentut Normal atau Masalah Ini yang Perlu Diketahui
Anjing Kentut: Normal atau Masalah? Ini yang Perlu Diketahui!
3 mins read
Sama seperti manusia, anjing bisa kentut. Flatulensi, atau keluarnya gas dari saluran pencernaan, adalah proses biologis yang normal. Akan tetapi, membedakan antara kentut anjing yang merupakan hal biasa dan yang mungkin menjadi sinyal adanya kondisi medis tertentu adalah hal yang penting bagi pemilik. Kentut anjing yang berlebihan atau berbau sangat tidak sedap tentu bisa mengganggu dan menimbulkan kekhawatiran. Artikel ini akan membantu Anda memahami penyebab umum anjing kentut, membedakan antara kondisi normal dan masalah potensial, serta tips mengatasinya. Penyebab Umum Kentut pada AnjingBeberapa faktor utama dapat menyebabkan kentut anjing, di antaranya: Diet: Ini adalah penyebab paling umum. Makanan anjing yang mengandung bahan sulit dicerna (seperti kacang-kacangan, kedelai, produk susu bagi anjing intoleran laktosa, atau pengisi berkualitas rendah), tinggi serat, atau tinggi lemak dapat menghasilkan gas berlebih selama proses pencernaan. Perubahan diet yang tiba-tiba juga bisa memicu anjing sering kentut. Aerophagia (Menelan Udara): Anjing yang makan terlalu cepat cenderung menelan banyak udara bersama makanannya. Udara ini harus dikeluarkan, seringkali dalam bentuk kentut atau sendawa. Ras anjing brachycephalic (bermuka datar) lebih rentan menelan udara. Intoleransi atau Alergi Makanan: Ketidakmampuan mencerna komponen makanan tertentu (misalnya protein atau biji-bijian tertentu) dapat menyebabkan fermentasi berlebih di usus, menghasilkan gas. Kentut Anjing: Kapan Dianggap Normal?Sesekali mendengar atau mencium anjing kentut adalah hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Frekuensi "normal" bisa bervariasi tergantung pada individu anjing dan dietnya. Selama kentut anjing tidak terjadi terus-menerus, tidak berbau luar biasa busuk, dan anjing Anda tampak sehat serta nyaman, kemungkinan besar itu hanyalah bagian dari fungsi pencernaan yang normal. Tanda Peringatan: Kentut yang Menjadi MasalahAnda perlu lebih waspada jika memperhatikan hal berikut: Anjing sering kentut atau anjing kentut terus dengan frekuensi yang meningkat signifikan dari biasanya. Kentut anjing bau yang sangat menyengat atau busuk. Aroma anjing bau kentut atau anjing kentut bau yang ekstrem bisa jadi tanda adanya masalah pencernaan. Kentut disertai gejala lain seperti diare, muntah, penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, kelesuan, perut terlihat kembung, atau menunjukkan tanda kesakitan saat perutnya disentuh. Kondisi ini bisa mengindikasikan masalah pencernaan yang lebih serius, malabsorpsi, atau kondisi medis lain yang memerlukan perhatian dokter hewan. Cara Membantu Mengurangi Kentut AnjingJika anjing kentut Anda tergolong normal namun cukup mengganggu, ada beberapa langkah yang bisa dicoba: Evaluasi Diet: Pilih makanan anjing berkualitas tinggi yang mudah dicerna. Hindari bahan-bahan yang sering memicu gas. Jika mengganti makanan, lakukan transisi secara bertahap selama 7-10 hari. Perlambat Makan: Jika anjing Anda makan terlalu cepat, gunakan mangkuk makan lambat (slow-feeder) atau bagi porsi makannya menjadi beberapa kali lebih kecil dalam sehari. Kontrol Asupan Selain Pakan Anjing: Cegah pemberian makanan sisa manusia untuk anjing Anda, lebih-lebih jenis yang berlemak, menggunakan banyak rempah, atau termasuk pemicu gas pencernaan. Dukungan dari Olahraga: Pastikan anjing Anda mendapatkan porsi aktivitas fisik harian yang cukup, karena hal ini mendukung kerja sistem cerna dan mengurangi potensi pembentukan gas berlebih. Kapan Sebaiknya Berkonsultasi dengan Dokter Hewan?Segera hubungi dokter hewan jika: Frekuensi anjing kentut terus meningkat drastis dan persisten. Kentut anjing bau busuk yang tidak biasa atau sangat kuat. Kentut disertai dengan gejala lain seperti diare, muntah, lesu, atau sakit perut. Anda mencurigai adanya intoleransi makanan atau masalah kesehatan lain. Dokter hewan dapat membantu mendiagnosis penyebabnya, menyingkirkan kondisi medis serius, dan merekomendasikan penanganan yang tepat. Meskipun anjing bisa kentut dan itu seringkali normal, penting untuk memperhatikan pola flatulensi anjing Anda. Waspadai jika terjadi lonjakan frekuensi gas, bau busuk yang ekstrem (anjing kentut bau), atau gejala tambahan, karena ini bisa menandakan masalah. Sementara itu, penyesuaian diet yang sesuai dan perbaikan cara makan umumnya bisa membantu menekan produksi gas yang berlebihan pada anjing. Jika, dibutuhkan mungkin Anda perlu mengganti makanan anjing khusus untuk perut yang sensitif. Purina hadir dengan makanan anjing khusus pencernaan sensitif Pro Plan Adult Sensitive Digestion All Size Lamb. Atau, Anda juga bisa memberikan PRO PLAN Adult Sensitive Skin & Stomach. PRO PLAN Adult Sensitive Skin & Stomach adalah makanan kering yang dirancang khusus untuk anjing dewasa dengan kulit sensitif dan sistem pencernaan yang rentan. Tersedia dalam varian ukuran 3 kg dan 12 kg, makanan ini menggunakan formula aksi ganda yang dikembangkan secara ilmiah untuk mengurangi kemerahan dan peradangan kulit serta menjaga kelembapan agar kulit tetap sehat. Diperkaya dengan bahan-bahan yang lembut dan mudah dicerna, produk ini ideal bagi anjing yang mengalami peradangan saluran pencernaan. Dengan bahan utama salmon dan tuna, serta protein alternatif yang dipilih dengan saksama, PRO PLAN membantu menurunkan risiko reaksi negatif terhadap makanan dan mempromosikan kesehatan kulit dan perut anjing Anda.
Kesehatan
Mengatasi Scabies pada Anjing Tips Menangani dan Mencegah Penyebaran
Mengatasi Scabies pada Anjing: Tips Menangani dan Mencegah Penyebaran
2 mins read
Melihat anjing kesayangan Anda menderita gatal hebat bisa jadi menyedihkan. Salah satu penyebabnya mungkin scabies pada anjing, kondisi kulit akibat tungau yang menular dan sangat tidak nyaman. Penting untuk memahami penyakit kulit anjing scabies ini adalah langkah awal penanganan efektif. Simak panduan singkat untuk membantu Anda mangatasi anjing scabies dengan tepat. Apa Itu Scabies pada Anjing?Jadi, scabies anjing adalah penyakit kulit parasitik, dikenal juga sebagai kudis pada anjing. Penyebab scabies pada anjing adalah tungau Sarcoptes scabiei var. canis yang sangat kecil, yang menggali ke dalam kulit untuk hidup dan bertelur. Serangan tungau ini menyebabkan iritasi kulit yang signifikan, berupa reaksi alergi dan gatal yang hebat. Penularan terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi atau lingkungan yang terkontaminasi tungau. Mengenali Gejala Scabies (Kudis) pada AnjingMengenali ciri-ciri scabies pada anjing sejak dini sangat penting untuk penanganan yang cepat. Gejala utamanya meliputi: Gatal Hebat (Pruritus): Ini adalah tanda paling umum yang bisa diamati dari kebiasaan anjing kesayangan Anda. Anjing akan menggaruk, menggigit, atau menggosok-gosokkan badannya secara berlebihan, seringkali tampak sangat gelisah. Kerontokan Rambut (Alopecia): Biasanya dimulai pada area tertentu seperti tepi telinga, siku, kaki, dada, dan perut. Perubahan Kulit: Kulit tampak kemerahan, iritasi, menebal, berkerak, dan terkadang muncul bintik-bintik atau luka akibat garukan.Gejala dapat bervariasi antar individu, namun gatal hebat adalah indikator kuat adanya scabies pada anjing. Diagnosis oleh Dokter HewanDiagnosis pasti memerlukan pemeriksaan dokter hewan. Dokter akan melihat riwayat, gejala klinis, dan mungkin melakukan kerokan kulit (skin scraping) untuk mencari tungau di bawah mikroskop, meskipun tungau ini terkadang sulit ditemukan. Jangan mendiagnosis sendiri. Pengobatan Medis untuk Anjing ScabiesPengobatan efektif anjing scabies harus dari dokter hewan untuk membasmi tungau. Umumnya, obat scabies anjing meliputi: Obat antiparasit khusus (acarisida) dalam bentuk oles (spot-on), suntik, atau minum (tablet). Obat pendukung untuk mengurangi gatal atau mengobati infeksi kulit sekunder jika ada.Penting untuk mengikuti seluruh instruksi pengobatan. Terkait cara mengobati scabies pada anjing secara alami, perlu dipahami bahwa metode ini saja tidak cukup untuk membunuh tungau Sarcoptes. Pengobatan medis dari dokter hewan adalah keharusan. Diskusikan semua opsi dengan dokter hewan Anda. Pencegahan Penyebaran ScabiesPenyakit kulit anjing scabies mudah menular antar anjing. Mengenai apakah scabies anjing menular ke manusia, jawabannya bisa, namun tungau anjing biasanya tidak bisa berkembang biak pada manusia dan hanya menyebabkan gatal sementara yang akan hilang sendiri. Langkah pencegahan utama: Isolasi anjing terinfeksi selama awal pengobatan. Cuci bersih semua alas tidur, mainan, dan alat perawatan dengan air panas. Vakum rumah secara rutin, terutama karpet dan sofa. Hindari kontak dengan hewan yang mungkin terinfeksi. Scabies pada anjing atau kudis pada anjing adalah kondisi serius namun dapat diobati dengan penanganan dokter hewan yang tepat. Penggunaan obat scabies anjing sesuai resep, kebersihan lingkungan, dan pencegahan penularan adalah kunci kesembuhan. Nutrisi yang tepat berkontribusi besar terhadap kesehatan kulit anjing Anda dan dapat membantu melindungi dari berbagai kondisi dermatologis. Khususnya bagi anjing berkulit sensitif, komposisi dalam makanan tertentu bisa memberikan efek menenangkan. Sebagai pilihan, Purina menawarkan Pro Plan Sensitive Skin & Stomach (Salmon & Mackarel), diformulasikan untuk anjing dengan kebutuhan khusus ini. Rangkaian produk ini mencakup varian untuk anak anjing segala ukuran (Puppy All Size), serta untuk anjing dewasa ras kecil/toy dan ras medium/besar.
Kesehatan
Mengenal Lebih Dekat Anakan Golden Retriever.
Mengenal Lebih Dekat Anakan Golden Retriever
3 mins read
Golden Retriever secara konsisten menjadi salah satu ras anjing paling populer di dunia, dikenal karena sifatnya yang ramah dan penampilannya yang menawan. Memiliki anak golden retriever adalah pengalaman yang membahagiakan, namun disertai tanggung jawab besar untuk memastikan mereka tumbuh menjadi anjing dewasa yang sehat dan berperilaku baik. Artikel ini akan memberikan panduan esensial bagi Anda yang sedang mempertimbangkan atau baru saja menyambut anakan anjing golden retriever dalam keluarga. Karakteristik Umum: Pesona Anakan Golden RetrieverAnakan golden dikenal dengan energi dan antusiasmenya yang tinggi. Pada usia muda, mereka tumbuh dengan cepat. Warna rambut mereka berkisar dari krem muda hingga emas gelap yang kaya. Salah satu daya tarik utama golden retriever anakan adalah kepribadiannya; mereka cerdas, mudah dilatih, sabar, sangat setia, dan umumnya bersahabat dengan semua orang, termasuk anak-anak dan hewan peliharaan lain, menjadikannya pilihan ideal sebagai anjing keluarga. Seringkali orang bertanya perbedaan labrador dan golden retriever; secara umum, Golden Retriever memiliki rambut lebih panjang dan bergelombang serta struktur kepala sedikit berbeda, namun keduanya berbagi temperamen ramah dan mudah dilatih. Kebutuhan Perawatan EsensialBagian penting dari cara merawat anjing golden retriever adalah perawatan rutin. Rambut ganda mereka memerlukan penyisiran beberapa kali seminggu untuk mengurangi kerontokan dan mencegah kusut. Mandi sesekali diperlukan, bersama dengan pemotongan kuku rutin dan pemeriksaan serta pembersihan telinga untuk mencegah infeksi. Nutrisi yang tepat sangat krusial. Berikan makanan anak anjing berkualitas tinggi yang diformulasikan untuk ras besar guna mendukung pertumbuhan tulang dan sendi yang sehat. Ikuti panduan porsi dan jadwal makan yang konsisten. Sebagai ras yang aktif, anak golden retriever membutuhkan olahraga teratur setiap hari, seperti jalan-jalan dan waktu bermain. Namun, hindari aktivitas fisik berlebihan yang dapat membebani sendi mereka yang masih berkembang. Pelatihan Dasar Sejak DiniKecerdasan anakan anjing golden retriever membuat mereka relatif mudah dilatih, namun penting untuk memulai sedini mungkin. Gunakan metode penguatan positif (positive reinforcement) seperti pujian, belaian, dan camilan sehat. Fokus pada perintah dasar seperti "duduk", "diam", "datang", serta latihan berjalan dengan tali (leash training) dan toilet training (potty training). Konsistensi dan kesabaran adalah kunci. Sesi latihan sebaiknya singkat dan menyenangkan agar anakan golden tetap termotivasi. Pentingnya SosialisasiSosialisasi dini sangat penting agar golden retriever anakan tumbuh menjadi anjing dewasa yang percaya diri dan nyaman dalam berbagai situasi. Paparkan mereka secara positif pada berbagai orang, tempat, suara, pemandangan, dan anjing lain yang berperilaku baik sejak usia muda (setelah vaksinasi awal). Kelas sosialisasi anak anjing bisa menjadi pilihan yang sangat baik. Kesehatan Umum Anak Anjing GoldenKunjungan awal ke dokter hewan sangat penting untuk pemeriksaan kesehatan umum, jadwal vaksinasi inti, dan program pengendalian parasit (kutu, caplak, cacing). Golden Retriever rentan terhadap kondisi genetik tertentu seperti displasia panggul dan siku, masalah jantung, serta kondisi mata. Memilih peternak yang bertanggung jawab dan melakukan tes kesehatan pada induk dapat membantu mengurangi risiko ini. Mengenai harga anakan golden retriever, biasanya bervariasi tergantung pada reputasi peternak, garis keturunan, dan tes kesehatan yang dilakukan; harga yang lebih tinggi seringkali mencerminkan investasi peternak pada kesehatan dan kualitas anakan. Pahami tanda-tanda umum masalah kesehatan seperti kelesuan, kehilangan nafsu makan, atau perubahan perilaku sebagai bagian dari cara merawat anjing golden retriever. Untuk memaksimalkan pertumbuhan anakan anjing golden retriever, Anda bisa memberikan Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Large Chicken. Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development dilengkapi dengan kolostrum yang bantu menjaga imunitas. Selain itu, perlu diingat di usia 3-5 minggu berikan kibble yang dilembutkan. Takarannya adalah 1 bagian kibble + 2 bagian air hangat. Memelihara anak golden retriever adalah komitmen jangka panjang yang membutuhkan perhatian pada perawatan, pelatihan, sosialisasi, dan kesehatan. Dengan pemahaman dan dedikasi, anakan anjing golden retriever Anda akan tumbuh menjadi teman setia yang membawa banyak kegembiraan bagi keluarga. Jadi, jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhannya.
Kebutuhan Anak Anjing

Pagination

  • First page
  • Previous page
  • Halaman 1
  • Halaman 2
  • Halaman 3
  • Halaman 4
  • Halaman 5
  • Halaman 6
  • Halaman 7
  • Halaman 8
  • Halaman 9
  • …
  • Next page
  • Last page
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
Purina Pet Club logo

Gabung Purina Pet Club untuk tips ahli, saran bermanfaat, promo & hadiah eksklusif lainnya.

Daftar Sekarang
Nourishing pets Purina pets grid card
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
  • Kucing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Anjing
    • Panduan Perawatan
    • Temukan Hewan Peliharaanmu
    • Makanan
    • Merek Purina
  • Mengenal Purina
    • Misi Kami
    • Tentang Kami
    • Komitmen Purina
    • Purina & Komunitas
  • Lainnya
    • Gabung Purina Pet Club
    • Pilihan Ras Hewan Peliharaan
    • Hubungi Kami
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.

©Reg. Trademark of Nestlé S.A.

Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi
Cookies
© 2026 Purina. All Rights Reserved.
© 2026 Purina. All Rights Reserved.