Artikel ini menekankan pentingnya pemilik anjing mengenali tanda penyakit sejak dini karena anjing tidak dapat menyampaikan keluhan secara langsung. Lima masalah kesehatan yang umum meliputi penyakit kulit, pencernaan, pernapasan, gigi dan mulut, serta saluran kemih, masing-masing dengan gejala khas seperti gatal dan kerontokan, muntah/diare, batuk/sesak, bau mulut/nyeri mengunyah, hingga sering kencing atau darah dalam urin. Tanda anjing sakit yang perlu diwaspadai termasuk perubahan nafsu makan, lethargy, perubahan perilaku, pola buang air yang tidak normal, batuk/bersin/napas berat, demam (di atas 38–39,2°C), serta gejala darurat seperti kesulitan bernapas, kejang, pingsan, tidak bisa kencing, muntah berlebihan, perdarahan, atau perut membesar. Langkah penanganan: tetap tenang, lakukan pemeriksaan awal di rumah, segera hubungi dokter hewan, berikan perawatan awal sesuai anjuran, dan pantau ketat gejala. Pencegahan mencakup olahraga dan stimulasi mental teratur, kontrol rutin ke dokter hewan, serta pemberian nutrisi seimbang sesuai usia dan kondisi.
Ciri-ciri Anjing Sakit: Kenali Tanda-tanda dan Cara Menanganinya dengan Cepat
Artikel ini ditinjau oleh drh. Dian Putri Gupitasari
Sebagai pemilik anjing, kesehatan hewan peliharaan adalah prioritas utama. Menjaga anjing tetap sehat bukan hanya sekadar memberi makan dan memandikannya secara teratur. Memperhatikan tanda-tanda kesehatan yang menurun adalah bagian penting dari tanggung jawab ini. Anjing tidak bisa berbicara dan memberi tahu kita langsung ketika mereka merasa tidak enak badan. Oleh karena itu, memahami ciri-ciri anjing sakit dapat membantu kita memberikan perawatan yang tepat sebelum kondisi mereka memburuk.
5 Penyakit pada Anjing
Seperti manusia, anjing juga rentan terhadap berbagai macam penyakit. Pemahaman mengenai berbagai penyakit anjing dan tanda-tanda yang muncul sangat penting untuk menjaga kesehatan hewan kesayangan Anda. Berikut adalah beberapa penyakit yang sering terjadi pada anjing:
1. Penyakit Kulit
Anjing sering mengalami masalah kulit seperti dermatitis, alergi, dan infeksi jamur. Ciri-ciri anjing sakit ini biasanya terlihat adalah rasa gatal berlebihan, kemerahan pada kulit, dan rambut yang rontok secara tidak normal. Anjing yang sering menggaruk atau menjilati area tertentu pada tubuhnya mungkin mengalami iritasi kulit.
2. Penyakit Pencernaan
Gangguan pencernaan seperti muntah, diare, dan konstipasi adalah penyakit pada anjing yang menandakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan sistem pencernaannya. Penyebabnya bisa berkisar dari intoleransi makanan hingga infeksi bakteri atau parasit.
3. Penyakit Pernapasan
Pneumonia, bronkitis, dan infeksi saluran pernapasan atas adalah beberapa contoh penyakit pernapasan yang dapat menyerang anjing. Batuk, sesak napas, dan keluarnya cairan dari hidung adalah gejala yang menunjukkan adanya masalah dengan paru-paru atau saluran pernapasan anjing.
4. Penyakit Gigi dan Mulut
Penyakit periodontal adalah masalah gigi yang sering terjadi pada anjing. Plak dan tartar yang menumpuk bisa menyebabkan infeksi gusi dan gigi yang goyah. Bau mulut dan kesulitan mengunyah makanan adalah tanda-tanda umum dari penyakit ini.
5. Penyakit Saluran Kemih
Terutama pada anjing yang lebih tua, infeksi saluran kemih dan batu kandung kemih bisa menjadi masalah serius. Tanda-tanda yang perlu diperhatikan meliputi sering buang air kecil, darah dalam urin, dan berusaha keras saat buang air kecil.
7 Ciri-Ciri Anjing Sakit
Mengenali ciri-ciri anjing sakit bisa menjadi langkah pertama dalam memberikan perawatan yang tepat. Berikut adalah beberapa gejala yang mungkin mengindikasikan anjing Anda sedang sakit:
1. Perubahan Nafsu Makan
Anjing yang tiba-tiba kehilangan nafsu makan atau justru makan secara berlebihan bisa menjadi indikasi penyakit anjing. Perubahan pola makan sering dikaitkan dengan penyakit sistemik seperti infeksi, gangguan pencernaan, atau masalah organ internal.
Jika anjing tidak makan selama lebih dari 24 jam atau menunjukkan perubahan drastis dalam pola makannya, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter hewan.
2. Lethargy atau Kehilangan Energi
Anjing yang tampak lemas, kurang aktif, atau tidak tertarik pada aktivitas biasa dapat mengalami lethargy sebagai tanda penyakit. Kondisi ini sering menunjukkan adanya gangguan serius seperti infeksi, penyakit kronis, atau nyeri internal.
Lethargy juga menjadi salah satu gejala anjing sakit paling umum yang sering diabaikan, padahal bisa menjadi tanda awal kondisi medis yang memerlukan perhatian.
3. Perubahan dalam Perilaku
Perubahan perilaku seperti menjadi lebih agresif, cemas, atau justru menarik diri sering menjadi tanda awal penyakit pada anjing. Perubahan perilaku sering kali berkaitan dengan rasa sakit atau penyakit anjing yang belum terdeteksi secara fisik, sehingga menjadi indikator penting dalam diagnosis dini.
Perilaku seperti gelisah, sering bersembunyi, atau kehilangan minat bermain dapat menunjukkan adanya rasa tidak nyaman atau gangguan kesehatan.
4. Perubahan dalam Pola Buang Air
Diare, sembelit, perubahan frekuensi buang air kecil, atau adanya darah dalam urin dan feses merupakan tanda yang tidak normal. Gejala ini sering berhubungan dengan gangguan pencernaan, infeksi, atau masalah saluran kemih.
Jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus atau disertai gejala lain, penting untuk segera melakukan pemeriksaan medis.
5. Batuk, Bersin, dan Sesak Napas
Batuk berkepanjangan, bersin, atau kesulitan bernapas dapat mengindikasikan masalah pada sistem pernapasan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi, penyakit jantung, atau gangguan paru-paru yang memerlukan penanganan segera.
Masalah pernapasan, terutama yang disertai napas berat atau terengah-engah, termasuk kategori gejala serius yang tidak boleh diabaikan.
6. Demam dan Perubahan Suhu Tubuh
Demam pada anjing ditandai dengan suhu tubuh di atas kisaran normal, yaitu sekitar 38–39,2°C. Demam biasanya merupakan respons tubuh terhadap infeksi, peradangan, atau penyakit tertentu.
Gejala demam sering disertai lethargy, kehilangan nafsu makan, dan menggigil, sehingga pemeriksaan suhu tubuh menjadi langkah penting dalam deteksi penyakit anjing secara dini.
7. Tanda Darurat yang Harus Segera Ditangani
Beberapa gejala menunjukkan kondisi darurat yang memerlukan penanganan medis segera, seperti kesulitan bernapas, kejang, kehilangan kesadaran, atau tidak bisa buang air kecil. Kondisi ini bisa mengancam nyawa dan membutuhkan penanganan cepat di klinik atau rumah sakit hewan.
Gejala lain seperti muntah berlebihan, perdarahan hebat, atau perut membengkak juga termasuk tanda darurat yang tidak boleh ditunda.
Apa yang Harus Dilakukan dengan Anjing yang Sakit?
Jika Anda menemukan salah satu atau lebih dari ciri-ciri anjing sakit di atas pada peliharaan kesayangan, langkah-langkah berikut ini dapat membantu Anda menangani situasi dengan baik:
1. Jangan Panik
Tetap tenang dan jangan panik. Anjing bisa merasakan kecemasan pemiliknya dan ini dapat memperburuk kondisi mereka. Meskipun Anda mungkin khawatir, cobalah mencari solusi dengan kepala dingin.
2. Lakukan Pemeriksaan Awal di Rumah
Anda dapat melakukan pemeriksaan sederhana seperti mengecek suhu tubuh, kondisi mata, hidung, dan nafsu makan untuk mengetahui kondisi umum anjing. Pemantauan fisik dan perilaku secara rutin di rumah membantu mendeteksi penyakit lebih dini sebelum gejala berkembang menjadi lebih serius.
3. Hubungi Dokter Hewan
Langkah pertama dan paling penting adalah menghubungi dokter hewan Anda. Jelaskan dengan detail tentang gejala yang Anda perhatikan, berapa lama gejala tersebut sudah berlangsung, dan perubahan apapun yang terjadi pada perilaku anjing. Setelah berkonsultasi, catat dan perhatikan cara mengobati anjing sakit yang dianjurkan oleh dokter.
4. Berikan Perawatan Awal dan Makanan yang Tepat
Jika dianjurkan oleh dokter hewan, berikan perawatan awal seperti meningkatkan asupan air, memberi makanan untuk anjing sakit yang mudah dicerna (misalnya ayam rebus dan nasi), atau mengisolasi anjing dari hewan peliharaan lainnya untuk mencegah penularan penyakit. Nutrisi yang tepat dapat membantu pemulihan karena makanan yang mudah dicerna sering direkomendasikan untuk anjing dengan gangguan pencernaan atau kondisi lemah.
5. Pantau dengan Seksama Kondisi dan Kenali Tanda Darurat
Perhatikan perkembangan kondisi anjing Anda. Catat gejala yang muncul, frekuensi, dan intensitasnya. Informasi ini akan sangat membantu dokter hewan dalam mendiagnosis dan merencanakan perawatan lanjutan. Jika muncul tanda darurat seperti kesulitan bernapas, kejang, tidak bisa berdiri, atau tidak bisa buang air kecil, segera bawa ke klinik hewan karena kondisi tersebut dapat mengancam nyawa
Melihat anjing kesayangan kita sakit adalah pengalaman yang kurang menyenangkan. Oleh karena itu, kita dapat mencegah penyakit pada anjing dengan berupaya rutin menjaga kesehatannya.
3 Tips Menjaga Kesehatan Anjing
1. Rutin Memberikan Aktivitas Fisik dan Stimulasi Mental
Olahraga secara teratur membantu menjaga berat badan ideal, kesehatan jantung, serta mengurangi risiko penyakit seperti diabetes dan gangguan sendi. Selain itu, aktivitas fisik dan mental juga membantu mencegah stres serta perilaku destruktif pada anjing.
2. Lakukan Pemeriksaan Kesehatan ke Dokter Hewan Secara Berkala
Pemeriksaan rutin ke dokter hewan sangat penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini dan memastikan anjing mendapatkan vaksinasi serta perawatan yang diperlukan. Perawatan preventif seperti pemeriksaan tahunan terbukti membantu menjaga kesehatan jangka panjang anjing.
3. Berikan Nutrisi Seimbang dan Berkualitas
Memberikan makanan dengan nutrisi seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit pada anjing. Diet yang tepat harus mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral sesuai usia serta kondisi kesehatan anjing.
Rekomendasi Makanan Anjing
Untuk membantu menjaga kesehatan anjing, penting memberikan makanan yang sesuai dengan kebutuhannya, seperti:
• PRO PLAN Puppy Healthy Growth & Development Small & Toy Chicken
Produk ini dirancang khusus untuk anak anjing ras kecil dan toy, membantu pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Mengandung nutrisi seimbang serta kolostrum untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan protein berkualitas tinggi dari ayam untuk perkembangan otot.
• PRO PLAN Adult Essential Health Small & Toy Chicken
Makanan ini diformulasikan untuk anjing dewasa ras kecil dan toy. Kaya akan protein dari ayam serta nutrisi seimbang yang mendukung kesehatan tubuh, pencernaan, dan sistem imun.
Menjadi pemilik anjing yang bertanggung jawab berarti selalu siap menghadapi berbagai kondisi, termasuk saat anjing sakit. Mengenali ciri-ciri anjing sakit menjadi langkah penting untuk memberikan penanganan yang tepat dan cepat. Dengan perhatian yang baik serta konsultasi dengan dokter hewan, Anda bisa membantu anjing tetap sehat dan menjalani hidup yang bahagia.
Pertanyaan Seputar Ciri Anjing Sakit
1. Bagaimana perilaku anjing jika sedang sakit?
Anjing yang sakit biasanya menunjukkan perubahan perilaku seperti menjadi lebih lemas, menarik diri, atau kurang tertarik bermain. Mereka juga bisa menjadi lebih sensitif, gelisah, atau justru lebih banyak tidur dari biasanya.
2. Ketika anjing sakit, apa yang harus dilakukan?
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan segera menghubungi dokter hewan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Anda juga bisa memberikan perawatan awal seperti memastikan anjing cukup minum dan memantau gejalanya dengan saksama.
3. Kenapa anjing tiba-tiba diam dan lemas?
Anjing yang tiba-tiba diam dan lemas bisa jadi sedang mengalami kelelahan, stres, atau gejala awal penyakit seperti infeksi atau gangguan organ. Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama jika berlangsung lama atau disertai gejala lain seperti tidak mau makan atau muntah.
Referensi:
1. American Humane Society. (2022). Recognizing & caring for a sick pet. https://www.americanhumane.org/public-education/recognizing-caring-for-…;
2. Lantry, S. (2025). Lethargy in dogs: When to worry. PetMD. https://www.petmd.com/dog/symptoms/lethargy-in-dog
3. Cornell University College of Veterinary Medicine. (n.d.). Recognizing pain in dogs. https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/riney-ca…
4. Fries, W. C. (2025). Dog weakness and lethargy: Causes and treatments. WebMD. https://www.webmd.com/pets/dogs/my-dog-weak-lethargic
5. Meeks, C. (2024). Fever in dogs: Signs, symptoms, and treatment. PetMD. https://www.petmd.com/dog/care/why-do-dogs-get-fevers
6. American Kennel Club. (2025). Can dogs eat rice? https://www.akc.org/expert-advice/nutrition/can-dogs-eat-rice/ American Humane Society. (2026). Exercising your pet: A guide to healthy, happy animals. https://www.americanhumane.org/public-education/exercising-your-pet/
7. Mitchell, S. C. (2023). 8 tips for a healthy dog. PetMD. https://www.petmd.com/dog/general-health/tips-for-a-healthy-dog
8. WebMD Editorial Contributors. (2024). Diet & nutrition tips for a healthy dog. WebMD. https://www.webmd.com/pets/dogs/guide-chapter-dogs-diet-nutrition