Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Waspada_10 Makanan yang Tidak

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Anjing: Daftar Wajib Tahu

6 mins read
|
28 May 2025

Dengarkan artikel ini

Ringkas dengan AI

Bagikan

Artikel ini ditinjau oleh drh. Dian Putri Gupitasari

 

Apakah Anda tahu bahwa tidak semua makanan yang sering kita konsumsi sehari-hari ternyata berbahaya untuk anjing kesayangan kita? Hal ini tentu perlu Anda ketahui mengingat salah satu cara terbaik untuk menjaga kondisi kesehatan mereka adalah dengan menghindari memberikan makanan yang tidak boleh dimakan anjing. Untuk tahu lebih jelas anjing tidak boleh makan apa, dampaknya pada kesehatan, dan jenis makanan manusia apa yang boleh, berikut bahasan lengkapnya.

 

11 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Anjing

 

Beberapa makanan yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi anjing namun biasa dikonsumsi manusia ini punya dampak negartif pada kesehatannya. Berikut makanan yang dilarang untuk anjing yang perlu Anda ketahui.

 

1. Cokelat


Cokelat mengandung theobromine dan kafein yang sangat berbahaya bagi anjing. Konsumsi cokelat dapat menyebabkan muntah, diare, kegelisahan, detak jantung tidak normal, kejang, dan bahkan kematian pada anjing.

2. Bawang putih dan bawang merah


Bawang putih dan bawang merah mengandung senyawa yang dapat merusak sel darah merah pada anjing, menyebabkan anemia. Bawang juga termasuk makanan yang tidak boleh dimakan anjing Shih Tzu. Gejala yang bisa muncul termasuk kelemahan, napas cepat, dan urine berwarna gelap.
 
3. Anggur dan kismis


Selain cokelat dan bawang, makanan yang dilarang untuk anjing adalah anggur dan kismis dapat menyebabkan keracunan pada anjing, yang berakibat pada gagal ginjal akut. Gejalanya meliputi muntah, diare, lesu, dan hilangnya nafsu makan. Keracunan ini bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

4. Alpukat


Alpukat mengandung persin, zat yang dapat menyebabkan muntah dan diare pada anjing. Selain itu, biji alpukat bisa menyebabkan penyumbatan saluran pencernaan jika tertelan.

5. Jamur


Beberapa jenis jamur liar bisa sangat beracun bagi anjing dan dapat menyebabkan berbagai gejala termasuk muntah, diare, kegelisahan, bahkan kematian. Karena sulit membedakan jamur yang aman dan yang beracun, sebaiknya Anda tidak memberikan jamur sama sekali untuk anjing kesayangan.

6. Kubis


Sayuran kubis, terutama kubis hijau dapat menyebabkan gas dan gangguan pencernaan. Jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan sering, bisa menyebabkan hipotiroidisme pada anjing.

7. Xylitol


Xylitol adalah pemanis buatan yang sering ditemukan dalam permen karet, permen bebas gula, dan beberapa produk roti. Konsumsi xylitol dapat menyebabkan pelepasan insulin yang cepat pada anjing, mengakibatkan hipoglikemia (gula darah rendah), gagal hati, dan kematian.

8. Kacang macadamia

Kacang macadamia mengandung zat yang tidak diketahui yang dapat menyebabkan kelemahan, muntah, tremor, dan hipertermia (suhu tubuh tinggi) pada anjing. Gejalanya biasanya muncul dalam 12 jam setelah konsumsi dan dapat berlangsung hingga 48 jam.

9. Tomat


Tomat hijau dan bagian tanaman tomat (daun, batang) mengandung solanin, yang beracun bagi anjing. Solanin dapat menyebabkan gangguan pencernaan, detak jantung tidak normal, dan tremor. Tomat matang dalam jumlah kecil biasanya aman, tetapi tetap harus dihindari untuk menghindari risiko.

10. Tulang masak


Tulang yang sudah dimasak bisa sangat berbahaya karena dapat pecah menjadi serpihan tajam yang dapat melukai mulut, tenggorokan, atau usus anjing. Selain itu, tulang juga bisa menyebabkan penyumbatan saluran pencernaan.
 

11. Garam dan Makanan Asin 


Garam dan makanan asin seperti keripik atau camilan manusia sebaiknya tidak diberikan pada anjing secara rutin. Konsumsi garam dalam jumlah berlebih dapat menyebabkan haus berlebihan, sering buang air kecil, muntah, diare, serta depresi, dan pada kasus yang lebih parah dapat berkembang menjadi tremor, kejang, hingga kematian. Meskipun jumlah kecil mungkin tidak langsung berbahaya, anjing dengan kondisi seperti penyakit jantung, ginjal, atau tekanan darah tinggi lebih rentan terhadap efek negatif garam sehingga perlu dihindari sepenuhnya. 
 

Dampak Toksik Makanan bagi Anjing

 

Makanan yang berbahaya bagi anjing dapat menimbulkan dampak toksik karena sistem metabolisme mereka berbeda dengan manusia dan tidak mampu memproses zat tertentu seperti theobromine, kafein, atau xylitol dengan baik. Paparan zat beracun ini dapat memengaruhi berbagai sistem tubuh seperti pencernaan, sistem saraf, dan jantung, sehingga menyebabkan gangguan serius seperti aritmia, kerusakan organ, hingga gagal hati atau ginjal. Dalam kasus yang parah, keracunan makanan bahkan dapat berujung pada kondisi fatal atau kematian jika tidak segera ditangani secara medis. 

 

5 Gejala Keracunan Makanan pada Anjing

 

Keracunan makanan pada anjing dapat menimbulkan berbagai gejala yang perlu dikenali sejak dini agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Memahami tanda-tanda awal ini sangat penting agar pemilik dapat segera mengambil tindakan yang tepat. Berikut beberapa gejala umum keracunan makanan pada anjing yang perlu Anda waspadai:  

 

1. Muntah dan Diare


Muntah dan diare merupakan gejala paling umum yang muncul saat anjing mengalami keracunan makanan. Kondisi ini biasanya terjadi sebagai respons tubuh untuk mengeluarkan zat beracun dari sistem pencernaan. Jika berlangsung terus-menerus, gejala ini dapat menyebabkan dehidrasi dan membutuhkan penanganan segera.


2. Kelemahan dan Lemas


Anjing yang keracunan sering menunjukkan tanda kelelahan, lemas, dan kurang energi. Hal ini terjadi karena tubuh mengalami gangguan metabolisme akibat racun yang masuk. Dalam kondisi tertentu, anjing juga bisa kehilangan koordinasi dan tampak sulit berdiri. 


3. Gangguan Pernapasan dan Detak Jantung


Beberapa zat beracun dapat memengaruhi sistem kardiovaskular dan pernapasan anjing. Gejala yang muncul bisa berupa napas cepat, detak jantung tidak normal, atau bahkan kesulitan bernapas. Kondisi ini termasuk serius dan memerlukan penanganan dokter hewan sesegera mungkin. 


4. Tremor dan Kejang


Keracunan tertentu, terutama akibat kafein atau cokelat, dapat memicu gangguan pada sistem saraf. Anjing bisa mengalami gemetar (tremor), gelisah, hingga kejang yang berpotensi membahayakan nyawa. Gejala ini menunjukkan bahwa racun sudah memengaruhi sistem saraf pusat. 


5. Perubahan Perilaku (Gelisah atau Depresi)


Anjing yang keracunan juga dapat menunjukkan perubahan perilaku seperti menjadi sangat gelisah, agresif, atau justru tampak depresi dan tidak responsif. Hal ini terjadi karena zat toksik memengaruhi fungsi otak dan sistem saraf. Perubahan perilaku yang tiba-tiba sebaiknya segera diperiksa untuk mencegah kondisi yang lebih parah. 
 

5 Makanan yang Boleh Dikonsumsi Anjing

 

Selain makanan khusus anjing, lalu anjing makan apa yang tidak membahayakan kesehatannya? Berikut beberapa makanan yang aman dan bergizi untuk anjing.

 

1.    Daging tanpa lemak


Daging tanpa lemak merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang penting untuk menjaga massa otot dan energi anjing. Selain itu, daging juga mengandung vitamin dan mineral yang mendukung pertumbuhan serta kesehatan tubuh secara keseluruhan. Daging baik untuk semua jenis anjing termasuk sebagai makanan anjing kecil, seperti ras Cihuahua, Pomeranian, Shih Tzu, Maltese dan Yorkshire Terrier.


2.    Sayuran tertentu


Sayuran seperti wortel, timun, dan labu siam aman diberikan sebagai tambahan nutrisi untuk anjing. Sayuran tersebut menjadi sayuran yang boleh dimakan anjing. Kandungan serat, vitamin, dan air di dalamnya membantu menjaga kesehatan pencernaan dan hidrasi tubuh.


3.    Buah-buahan


Dalam memenuhi asupan nutrisi, terdapat beberapa buah yang boleh dimakan anjing. Buah seperti apel (tanpa biji), blueberry, dan pisang dapat menjadi camilan sehat bagi anjing. Buah-buahan ini mengandung antioksidan, vitamin, dan serat yang mendukung sistem imun dan kesehatan pencernaan.


4.    Telur


Telur yang dimasak dengan baik merupakan sumber protein lengkap serta nutrisi seperti vitamin dan asam amino. Pemberian telur matang membantu menghindari risiko kontaminasi bakteri seperti Salmonella.


5.    Ikan 


Ikan seperti salmon dan sarden kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang baik untuk kesehatan kulit dan rambut anjing. Nutrisi dalam ikan juga membantu mendukung fungsi otak dan menjaga kesehatan jantung.  
 

Ingatlah selalu untuk berkonsultasi dengan dokter hewan sebelum membuat perubahan signifikan pada diet anjing Anda.

Perlu diingat setiap anjing memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda dan berubah dengan tahapan usianya. Purina PRO PLAN dapat memberikan manfaat yang terbukti secara ilmiah yang membantu mendukung kebutuhan tersebut yang disesuaikan usia dan kondisi kesehatan hewan peliharaan Anda. Dari nutrisi yang mendukung sistem kekebalan tubuh, hingga nutrisi makanan anjing untuk mendukung fungsi otak, kulit sensitif, dan pencernaan.

Itu tadi bahasan seputar makanan yang tidak boleh dimakan anjing dan apa yang bisa dikonsumsi mereka. Dengan menjaga pola makannya, anjing kesayangan Anda akan selalu terjaga kesehatannya.
 

Pertanyaan Seputar Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Anjing

 

1. Makanan apa saja yang tidak boleh diberikan kepada anjing?


Anjing tidak boleh mengonsumsi makanan seperti cokelat, anggur, bawang, dan xylitol karena dapat menyebabkan keracunan serius hingga kerusakan organ. Beberapa makanan manusia juga dapat memicu gangguan pencernaan atau masalah kesehatan jika diberikan dalam jumlah tertentu.


2. Apa makanan yang sehat untuk anjing?


Makanan sehat untuk anjing meliputi protein berkualitas tinggi seperti daging tanpa lemak, ikan, dan telur matang. Selain itu, buah dan sayuran tertentu dapat menjadi sumber vitamin dan serat yang baik untuk kesehatan.


3. Ciri-ciri anjing yang terkena racun?


Anjing yang terkena racun biasanya menunjukkan gejala seperti muntah, diare, lemas, atau kehilangan nafsu makan. Pada kondisi serius, dapat muncul kejang, tremor, atau kesulitan bernapas yang memerlukan penanganan segera.


Referensi:
1.    PetMD. (2023, June 25). What can dogs not eat?https://www.petmd.com/dog/nutrition/what-can-dogs-not-eat
2.    WebMD. (2026, February 17). Toxic and dangerous foods your dog should never eat. https://www.webmd.com/pets/dogs/ss/slideshow-foods-your-dog-should-neve…